Hey! The first kiss

 poster-ff-hey

Author : Kimraemi

Tittle : Hey! The first kiss

Genre : Romance

Length : Ficlet

Summary : “Tolong sembunyikan aku” | “Mwo?” | “Kumohon”| Chu~

A/N : Saya ga tahu mau buat FF apa Cuma yang ada dipikiran saya Jungkook & IU. Gegara Jungkook pake kostum Bunny yang pernah di pakai IU, disitu saya makin excited sama mereka. Jungkook ngasih kode mulu sama IU berharap mereka bisa Duet. Ini hanya ficlet jadi sedikit.

Cast :

  • Jeon Jungkook
  • IU / Lee Jieun

 

 

Hey! The first kiss

Satu buket bunga lily tampak menjadi pusat perhatian Jungkook “Ahjjuma, aku pilih bunga ini”

“Aigo anak muda pilihan tepat untuk memberi pada kekasihmu” kata ahjjuma penjual bunga.

Jungkook tersenyum tipis “Bunga lily sangat indah, sayangnya aku tidak memberi bunga ini pada kekasihku” kata Jungkook sambil membayar bunga tersebut.

“Loh?”

Tak ada jawaban dari Jungkook, ia justru meraih bunga tersebut dan sambil tersenyum ia keluar dari toko bunga.

Namun…..

Sebuah pemandangan menarik perhatiannya, dimana seorang gadis tengah berlari melewatinya membuatnya membulatkan kedua mata. “Heol~ bagaimana bisa gadis itu berlari cukup kencang” sadar Jungkook.

Ia pun mendapati beberapa pria bertubuh kekar dengan setelan jas hitam tampak berlari mengejar gadis tersebut. Jungkook hanya mengerutkan keningnya, seolah tak ingin perduli ia berjalan menelusuri trotoar berniat keparkiran motor yang tak jauh dari toko bunga.

“Kemana perginya gadis itu”

“Kita berpencar, cepat cari dia sampai ketemu”

Terdengar jelas ditelinga Jungkook para pria berjas hitam itu tampak membicarakan gadis yang tengah dikejarnya tadi, sepertinya mereka kehilangan jejak gadis itu. Tak perduli Jungkook justru menatap bunga lily dengan senyum sumringahnya, namun langkah Jungkook terhenti tepat digang kecil. Ia menatap seorang gadis tengah bersembunyi digang kecil tersebut, tanpa terasa kedua mata mereka saling bertemu.

“Apa gadis ini gadis yang tengah dikejar oleh pria-pria itu” batin Jungkook sambil menatap kearah pria yang tampak terlihat seperti Mafia, ia pun kembali menatap gadis tersebut.

“Ya, bersembunyi dimana gadis itu” ujar salah seorang Mafia

Spontan gadis tersebut membulatkan kedua matanya dan menarik Jungkook untuk menutupi tubuh mungilnya “Tolong sembunyikan aku” ujar gadis tersebut

“Mwo?” hanya kata itu yang keluar dari mulut Jungkook

“Kumohon” pinta gadis itu

Jungkook tak mampu berkutik, tatapan sendunya seakan melumpuhkan kakinya.

“Ya, cek gang kecil itu. Bisa saja dia bersembunyi disana” ujar seorang Mafia.

“Andhwae….” Pekik gadis ini dan entah apa yang ada dipikirannya, saat itu gadis tersebut semakin mendekat pada Jungkook dan…..

Chu~

Gadis tersebut mencium Jungkook dan sukses membuatnya membulatkan kedua mata tak percaya dengan tindakan gadis ini. Jungkook ingin melepas ciuman tersebut namun gadis tersebut justru menarik kerah Jungkook, hingga tanpa sadar ia menikmati sensasi sentuhan bibir gadis tersebut dan membalas ciumannya.

“Aissshh orang berpacaran, gadis itu tak ada digang ini boss” seru seorang mafia mengira sepasang kekasih tengah berpacaran digang.

****

Universitas Taewon

“Sampai disini penjelasanku dan jangan lupa kerjakan tugas mata kuliahku. Arasseo”

“Ne sam”

Hiruk pikuk suasana kelas Design  semester 1 yang baru saja selesai menerima mata kuliah autocad, mendadak ricuh dengan celoteh mahasiswa dan mahasiswi yang bergegas untuk keluar kelas. Lain halnya dengan Jungkook, sedari tadi penjelasan yang diberikan dosen tampak tak dicernanya karena pikirannya saat ini tertuju pada kejadian beberapa hari yang lalu.

“Aissshh orang berpacaran, gadis itu tak ada digang ini boss” seru seorang mafia mengira sepasang kekasih tengah berpacaran digang.

“cari ditempat lain”

Sesaat memastikan para Mafia pergi gadis tersebut melepaskan ciumannya pada Jungkook. “Mianhae dan terima kasih sudah membantuku” kata gadis tersebut, tanpa menunggu jawaban Jungkook ia pergi begitu saja.

Jungkook diam saja karena ia sangat kaget dengan tindakan gadis tersebut, hingga ia tak mampu mengeluarkan sepatah katapun untuk protes pada gadis itu.

Mengingat kejadian tersebut tanpa terasa Jungkook memegang bibirnya, namun “Aissshhh kenapa aku kepikiran hal itu” gerutunya dengan kesal “Yeoja itu pergi seenak jidat tanpa bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya padaku dan kenapa aku membiarkan dia pergi begitu saja arrgggttt” Jungkook meruntuki dirinya sendiri dengan kejadian beberapa hari lalu.

“Ya, waeyo? Masih kepikiran gadis itu?” tanya Jimin teman sekelasnya

“Ani…” jawab Jungkook santai

“Aisshh memang aku tuli, kau bergerutu membicarakan gadis itu. Kau jatuh cinta padanya?”

“Ya, jangan sembarangan kau”

“Biasanya jika terus memikirkannya, pertanda kau jatuh cinta kepadanya” timpal Taehyung menggoda Jungkook

“Molla, aku hanya kesal dengan gadis itu. Kenapa dia pergi begitu saja setelah menciumku, bahkan aku tak tahu namanya” gerutu Jungkook

“Satu-satunya kau harus kembali ketoko bunga itu. Siapa tahu dia dikejar para Mafia dan bertemu denganmu lagi” canda Jimin membuat Jungkook menatapnya datar

“Jika tak punya solusi jangan memberi solusi yang tak masuk akal” tekan Jungkook dengan kesal dan berlalu meninggalkan kedua temannya, justru kedua temannya ini tertawa kecil dengan sikap Jungkook dan mengejarnya.

****

“Ya, jangan habiskan kentangnya” protes Jimin pada Taehyung yang nyaris menghabiskan kentang miliknya.

“Aku hanya mencicipinya” sangkal Taehyung

Lain halnya dengan Jungkook tampak menikmati orange jus sambil memainkan game di ponselnya “Tolong sembunyikan aku, kumohon”  seketika suara tersebut terngiang begitu saja di pikiran Jungkook.

“Aisshhhh” gerutunya yang tanpa sadar terus memikirkan gadis itu “Yeoja itu, aku benar-benar tak tahan”

Spontan kedua temannya menatap Jungkook “Aku sudah mencari gadis sesuai ciri-ciri yang kau katakan, tapi tampaknya begitu sulit” ujar Jimin

“Aku mencari dijejaring sosial pun tidak ada, lagi pula jika kau bertemu dengannya kau mau apa?” timpal Taehyung

“Aku akan meminta pertanggung jawabannya” ujar Jungkook

“Hahahahaha pernyataan konyol macam apa ini?” tak pelak Jimin tergelak tawa, namun Jungkook menatapnya tajam membuat Jimin terdiam “uhhh… si evil ini”

“Sepertinya kau sudah jatuh cinta pada gadis itu, tak biasanya kau memikirkan seorang gadis. Biasanya kau kerap menghindari yeoja” ujar Taehyung

Tak ada jawaban dari Jungkook seakan membenarkan ucapan Taehyung kalau dirinya jatuh cinta pada gadis tersebut. Ia pun tak mengerti kenapa hal itu bisa terjadi padanya, ia menghindari para gadis yang mendekati bukan karena ia tak menyukai wanita hanya saja ia tak suka jika para gadis mendekatinya hanya karena mengetahui kalau ayahnya pemilik dari Hankook Group perusahaan berlian yang sangat terkenal.

“Jungkook-ah~” seru beberapa gadis dari jauh.

“Fansmu” kata Jimin

“Aisshh, kalian hadapi mereka” Jungkook langsung meraih ranselnya dan meninggalkan kedua temannya dikantin. Tampak jelas para gadis tersebut ingin mengejar Jungkook namun ditahan oleh Jimin dan Taehyung.

Hingga kali ini ia menuju parkiran berniat untuk meninggalkan kampus, namun tepat di fakultas Ekonomi tanpa sengaja matanya menatap seorang gadis tampak tak asing baginya. “Geu yeoja” pekik Jungkook tak percaya gadis yang selama ini menghantui pikirannya.

Tanpa pikir panjang Jungkook langsung menghampiri gadis tersebut dan menggenggam tangannya “Ya neo…. Akhinya aku menemukanmu” ujar Jungkook

Gadis tersebut tampak kaget dan ingin protes, namun tak jadi ketika ia melihat sosok Jungkook “Neo….” pekik yeoja tersebut.

Jungkook tersenyum simpul “Kau masih mengenalku kan? Ahh~ tentunya kau masih mengenalku, seorang namja yang kau cium di gang kecil.”

Gadis tersebut membulatkan kedua matanya dan menarik tangan Jungkook mengajaknya ke belakang fakultas. Karena ucapan Jungkook tadi cukup didengar teman-teman gadis tersebut “Bagaimana bisa kau ada disini?” tanya gadis itu

“Seharusnya aku bertanya itu padamu, apa kau berkuliah disini juga?” ujar Jungkook

“Seolma~” pekik gadis itu tak percaya

Jungkook tersenyum “Tak disangka kita berkuliah ditempat yang sama, siapa namamu?”

Gadis itu mengerjapkan kedua matanya “Kau tak perlu tahu namaku”

“Tidak bisa, ingatlah apa yang sudah kau lakukan padaku waktu itu” kata Jungkook

Gadis itu menghelakan napasnya “Lee Jieun, puas kau!”

“Aniyo..” sahut Jungkook

“Sebenarnya apa maumu? Aku sudah minta maaf dan terima kasih padamu”

“Aku meminta pertanggung jawaban atas perbuatanmu padaku” ujar Jungkook

“Mwo????” pekik Jieun

“Tentu, kau menciumku sembarangan dan pergi begitu saja. Tidak punya rasa tanggung jawab sama sekali” ujar Jungkook sedari tadi ia cukup memandangi gadis bernama Jieun ini.

“Aku kan sudah minta maaf dan terima kasih”

“Itu tidak cukup, kau sudah merebut ciuman pertamakku”

“Mwo????” pekik Jieun semakin tak percaya “Ya! Jika itu ciuman pertamamu, kenapa saat itu kau membalas ciuman itu?” ingat Jieun saat Jungkook membalas ciumannya.

Jungkook tampak memutar bola matanya “Molla, tapi saat ini kau harus menerima apa yang sudah kau lakukan padaku”

“Ne?”

Saat itu Jungkook justu meraih pipi Jieun dan tanpa ragu ia mengecup Jieun dengan lembut. Spontan Jieun membulatkan kedua matanya, keadaan tampak terbalik dimana saat digang Jungkook dibuat kaget oleh Jieun. Namun kali ini Jieun lah yang di buat kaget oleh Jungkook, sesaat Jungkook melepaskan kecupan tersebut.

Masih memegang pipi Jieun “Kau harus bertanggung jawab atas perasaanku saat ini, mulai sekarang kau adalah milikku” kata Jungkook tersenyum puas dan belalu begitu saja.

Jieun diam membeku tak tahu apa yang harus ia katakan, ia benar-benar dibuat tak percaya dengan tindakan Jungkook.

****

FIN~

Udah ya segini aja Ficletnya, gaje kan? Hahahaha

Terima kasih jangan lupa meninggalkan jejak🙂 :) 

Maaf ya saya ga buat FMV soalnya ini FF saya buat dadakan, tetiba ada diotak langsung saya ketik. hehe

poster-ff-kooku

 

3 thoughts on “Hey! The first kiss

  1. wah masih penasaran…
    penasaran siapa yg ngejar jieun..
    penasaran dg perasaan jieun ke jungkook..
    penasaran dg kelanjuatan ceritanya..

    pokoknya banyak yg bikin penasaran, setuju sm sist ririn, dibuat chapternya dong..
    please..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s