Basic To Love

kai minhyun zelo copy

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Basic To Love

Length :: Ficlet

Genre :: AU

Rating :: T

Cast::

Lee Sueun (YOU)

Choi Jun Hong/Zelo (B.A.P)

Hwang Minhyun (Nuest)

Kim Jongin (EXO-K)

 

Other Cast ::

Kim Jonghyun/JR ( Nuest)

Kang Dongho/ Baekho (Nuest)

Aron  (Nuest)

Choi Minki/ Ren (Nuest)

“Ya! Melamun saja, selalu seperti ini” ujar seorang namja pada seorang yeoja yang bergelut dengan pikirannya sendiri tanpa menyadari sahabatnya sudah ada di hadapannya.

“Eoh? Minhyun-ah, kau rupanya” sadar yeoja itu

“Memangnya siapa lagi Lee Sueun, pangeranmu? Kkkk” ledek namja itu sambil cekikikan

“Aiisshh, kau percaya diri sekali”

“Lagi kau hanya melamun saja, wae?” yeoja yang bernama Sueun itu memandang sahabatnya sambil mengelengkan kepalanya.

Namun mata yeoja itu menatap lurus arah depan, kearah seorang namja yang asik berduaan bersama seorang yeoja. Terlihat jelas dari mata seorang Lee sueun, namja itu tersenyum cerah bersama yeoja yang tengah bersamanya.

“Huh, apa kau masih sulit melupakan seorang KAI itu?” Minhyun menyadari siapa yang sedari tadi yeoja ini pandangi.

“Aniyo, aku sudah melupakannya” mendengar hal itu Minhyun menatap tajam sahabatnya ini

“Jinja?” Sueun mengangguk mantap mendengar ucapan Minhyun “Kalau sudah melupakannya kenapa masih memandanginya seperti itu? Sampai tidak menyadari kehadarianku ini” Minhyun sedikit mengerucutkan bibirnya

“Jongin, terlihat bahagia bersama yeojachingunya sekarang” Minhyun menatap Sueun penuh makna “aku bahagia melihatnya tersenyum cerah seperti itu” Sueun tersenyum sambil menatap Minhyun

Lee Sueun mahasiswa universitas Ginie fakultas sastra dan masih semester 4 ini memang tengah memandangi namja yang pernah menjadi kekasihnya. Mungkin lebih tepat sekarang mantan kekasihnya, namun itu sudah cukup lama terjadi 6 bulan lalu Kim Jongin mahasiswa fakultas ekonomi ini  meminta untuk mengakhiri hubungannya bersama Sueun.

Sueun cukup sulit menerimanya, namun bagaimana pun Sueun harus menerima kenyataan kalau Jongin ingin mengakhiri semua hubungan mereka yang memang sebenarnya sudah terjalin 6 bulan saja, namun cukup bermakna untuk Sueun.

Tidak menyangka mereka dapat sering bertemu karena berada di universitas yang sama. Sayangnya tidak lama selang perkuliahan Jongin meminta putus.

6 bulan terakhir Hwang Minhyun yang satu fakultas dengan Sueun dan  memang sahabatnya sejak smp selalu menghibur agar Sueun tidak terlalu kalut dalam kepedihan putus cinta.

“Aku tahu kau masih sulit melupakannya Sueun-ah, tapi bagaimanapun dia yang meminta putus padamu tidak ingat dulu kah ketika dia meminta hubungan kalian berakhir” Minhyun membayangkan kejadian 6 bulan lalu sambil menatap Sueun.

“Arayo, Hwang Minhyun. Lagi pula itu sudah lalu dan aku memang sudah tidak ingin mengingat itu” mendengar ucapan sahabatnya itu Minhyun hanya tersenyum

“Sudah, aku benci keadaan mellow seperti ini, kajja tidak ingat sekarang mata kuliah Jang Sonsaengnim. Kajja , kajja” Minhyun langsung menarik tangan Sueun pergi dari tempat yang tadi di singgahi mereka, sedang Sueun hanya menurut saja tanpa menolak genggaman tangan Minhyun.

Tanpa di ketahui Sueun dirinya di tatap seseorang, entah tatapan apa yang di berikan orang tersebut padanya.

*****

Seperti biasa Sueun kemana-mana selalu bersama Minhyun sahabatnya ini. Semua teman fakultasnya memang sudah tahu dua orang ini bersahabat, bahkan ada beberapa dari mereka yang mengira kedua orang ini berpacaran namun segera di tepis mereka.

“Minhyun, kau mengerti yang tadi kim sonsaengnim jelaskan” sambil berjalan dan membaca buku Sueun menanyakan pelajaran yang memang belum di pahamnya tadi

“Tentu saja aku mengerti, wae? Apa kau tidak mengerti lagi?” seolah sudah tahu pikiran sahabatnya ini Minhyun berkata sepeti itu, sedang yang di ajak bicara hanya cengengesan saja

“Ajari aku jebal” Mohon Sueun, melihat kesekian kali sahabatnya memohon memang sudah tidak asing lagi bagi Minhyun

“Selalu seperti ini. Baiklah, jangan lupa—“ucapan Minhyun terpotong begitu saja dengan ucapan Sueun

“Coklat hangat kesukaanmu, aku akan membelikannya yang special untukmu” mendengar ucapan sahabatnya Minhyun tersenyum puas, karena memang dirinya sangat menyukai coklat hangat.

Ketika Sueun dan Minhyun tengah menuju parkiran, tanpa sengaja mata Sueun terarah pada seorang namja yang memang tengah menatapnya.

Kim Jongin, ya namja itu yang tengah di tatap Sueun. Namja itu terlihat bersama yeojachingunya , di rasakan jelas oleh Sueun seorang Jongin menatap kearahnya entah tatapan apa yang di berikan namja itu.

Menyadari hal tesebut buru-buru Minhyun memegang pundak Sueun “ Kajja, jangan hiraukan tatapan namja itu” Minhyun langsung mendorong tubuh Sueun memasuki mobilnya, sedang Sueun mengerti tindakan Minhyun untuk menyelamatkannya.

****

Minhyun menatap bosan kearah Sueun yang bergelut dengan buku pelajaran miliknya, saat itu juga Minhyun berinisiatif menutup buku yang tengah di baca Sueun dan ini sukses sahabatnya menatap tajam.

“Aku bosan melihatmu membaca buku terus, lebih baik kita pergi. Kajja” mendapati tindakan Minhyun yang asal menarik Sueun membuatnya terkaget

“Ya oddie?” Minhyun hanya tersenyum

“Nanti kau juga tahu” mendapati ucapan sahabatnya Sueun hanya menurutinya saja dan membiarkan Minhyun membawanya entah kemana.

Tanpa mereka sadari pun seseorang menatap kearah mereka dan entah pandangan apa yang di pikirkan orang tersebut.

****

Sueun menatap gedung yang menjulang tinggi di hadapannya ini, namun menatap tidak asing pada tempat yang sekarang di singgahinya saat ini.

“Aiishh aku pikir kau mau membawaku kemana Hwang Minhyun” yang di ajak bicara hanya cekikikan

“Memangnya kemana lagi aku akan membawamu kalau bukan universitas Amigo”

“Ahhh aku masih belum terbiasa ke kampus ini” mengingat Sueun yang memang baru dua kali ke kampus ini membuat rasa canggung menapaki kakinya di kampus ini

“Masih saja kau, lagi pula teman-temanku disini ingin bertemu denganmu” Sueun mengerutkan alisnya, namun dia sada siapa yang ingin bertemu dengannya

“Ingin bertemu denganku?” Minhyun tidak menjawab ucapan Sueun, justru Minhyun kembali menarik Sueun menuju taman dari universitas Amigo ini.

Tidak membutuhkan wkatu yang lama untuk sampai di taman kampus ini, karena jaraknya dengan parkiran memang tidak jauh. Untuk kedua kalinya Sueun ke kampus ini, dia memang berdecak kagum karena kalangan mahasiswa yang berkuliah disini bernotebane anak pengusaha.

Bukan berarti Sueun dan Minhyun tidak bisa berkuliah disini, hanya saja Ginie university adalah universitas negeri dan tidak jarang juga yang ingin memasuki universitas tersebut. Sueun dan Minhyun pun sebenarnya mendaftarkan diri di universitas amigo, namun tidak di sangka mereka di terima di universitas Ginie.

Beberapa kasat mata memandang kearah mereka, namun itu tidak di hiraukan oleh mereka. Karena Minhyun memang sudah sering sekali ke kampus ini.

Terlihat jelas dari kasat mata Sueun dan Minhyun, di taman dekat air mancur tepatnya di meja taman paling ujung terdapat empat orang namja yang sudah mereka kenal.

“Heiiii”sapa Minhyun pada empat namja yang sibuk mengobrol dan entah apa yang mereka bicarakan, menyadari kehadiran Minhyun sontak keempat namja ini terarah padanya.

“Kau rupanya, cepat juga sampainya” ujar namja berambut cepak

“Hei Baekho, Minhyun memang tepat waktu tidak sepertimu” ujar namja berwajah tampan di hadapannya.

“Aiissh seperti kau tidak pernah saja terlambat Aron” ujar namja yang bernama baekho

“Heii sudah lihat aku membawa siapa” Minhyun langsung mendorong tubuh Sueun yang memang sedari tadi diam saja dan itu membuat empat namja ini terarah pada Sueun.

“Eoh? Sueun-ah, cepat duduk ” Ujar keempat namja ini bersamaan membuat mereka bertatapan satu sama lain, Sueun hanya tersenyum dan duduk di samping namja berwajah cantik sungguh Sueun kagum dengan namja berparas cantik ini.

“Annyeong Jonghyun-ah, Dongho-ah, Aron-ah, Minki-ah” sapa Sueun membuat para empat namja ini terdiam membeku menatap Sueun seolah sudah terbiasa, namun terdengar heran.

“Selalu saja yeoja satu ini memanggil nama kita dengan nama asli” Ujar Baekho yang memang cukup frustasi apabila di panggil nama aslinya “Sueun-ah tidak bisa kah kau memanggilku Baekho saja” sambungnya meminta pada Sueun

Mendengar ucapan Baekho buru-buru yang lain pun menatap kearah Sueun “Kau juga panggil aku JR saja jangan Jonghyun, arayo” ujar JR yang memang sudah kesekian kalinya menyuruh Sueun memanggilnya JR namun tetap saja dia memanggil JR dengan sebutan Jonghyun yang memang nama asli namja ini.

“ Kalau aku sepertinya menyerah meminta Sueun memanggilku Ren saja bukan Choi Minki” Raut wajah namja berparas cantik ini benar-benar sulit di artikan, karena sama seperti JR yang cukup frustasi meminta Sueun memanggilnya Ren tetap saja memanggilnya Minki.

“Sepertinya hanya namaku saja yang normal Aron, ahh beruntungnya aku memiliki nama itu” ujar Aron cekikikan membuat yang lain mengerucutkan bibirnya dan tawaan meledak dari mulut, Sueun , Minhyun dan Aron.

“Mianhae, tapi aku lebih suka memanggil nama asli kalian”ujar Sueun sambil tersenyum, namun mimik wajah yang lain seolah kembali normal mendapati senyuman Sueun.

“Sudahlah, yang jelas kami merindukanmu Sueun. Berapa lama kita tidak bertemu?” Ujar Ren membuat semua mata tertuju padanya, terutama Sueun yang mengerutkan alisnya.

“Sepertinya kau berlebihan Minki, kita kan seminggu yang lalu belum lama bertemu di café Dazzling” Ujar Sueun yang cukup menahan tawa dan yang lain hanya cekikikan

“Kkk~ Ren sepertinya kau rindu berat dengan Sueun ya”ledek Baekho sambil menyenggol lengan Ren membuat namja ini menatap tajam temannya itu

“Aiiissshh kau .. lagi pula disini bukan hanya aku yang merindukan Sueun. Kau Baekho, kau JR, kau Aron dari tadi kalian bertanya Minhyun mengajak Sueun tidak membuat kepalaku pusing mendengarnya.. mengaku, mengaku” Ren menunjuk kearah teman-temannya agar memberi pengakuan tadi sebelum Sueun datang, hal ini membuat 3 namja merasa di pojokkan dan membulatkan kedua mata mereka.

“YA Choi Minki kau—“ ketiga namja itu siap ingin memukul Ren namun dengan cepat Ren menghindar, membuat yang lain tidak dapat melakukan hal tadi, justru sekarang tawaan lah yang meledak dari mulut mereka masing-masing.

Keempat namja ini teman Minhyun saat dulu dimana dia masih di bangku sekolah SMA, Minhyun memang suka sekali ke sekolah lain dan mengikuti beberapa festival karena hobi Minhyun pun adalah bernyanyi maka dari itu tidak jarang Minhyun berkenalan dengan murid sekolah lain dan membuatnya cukup banyak teman.

Sueun memang baru di kenalkan 4 bulan yang lalu dengan teman-teman Minhyun ini. Sueun memang jarang ke universitas empat namja ini, namun mereka lebih sering bertemu di luar missal sebuah caffe. Ya beberapa minggu sekali mereka bertemu untuk bersenda gurau saja menghilangkan penat.

Sueun pun terhibur dengan beberapa celoteh yang mereka berikan untuk Sueun, hal ini pun membuat Sueun senang dapat mengenal empat namja ini dan terutama Minhyun sahabatnya sendiri. Sedari tadi mereka bersenda gurau tidak menghiraukan orang sekitar yang sesekali memperhatikan mereka, karena tawaan selalu keluar dan membuat yang lain terarah pada mereka.

Namun itu tidak di hiraukan sama sekali oleh mereka, terlebih lagi Sueun yang memang tadi merasa cukup canggung, sekarang tidak dengan keadaan seperti ini membuat Sueun tidak ada rasa kecanggungan sama sekali.

“Sudah tidak canggung lagi kan?” ujar Minhyun pada Sueun, menyadari hal itu Sueun mengangguk mantap

“Kau bersikap santai saja Sueun-ah, anggap saja kau mahasiswa universitas ini. Tidak akan ada yang menyadari hal tersebut kalau kau bukan mahasiswa sini” ujar Aron yang memang medengar ucapan Minhyun tadi

Sueun hanya tersenyum mendengar ucapan Aron “Arayo” kembali Sueun menebarkan senyuman manisnya.

Di saat mereka kembali bersenda gurau, tiba-tiba di sadari oleh mereka tepat di depan gedung kampus ini yang memang jaraknya tidak jauh dari taman, membuatnya jelas menatap kearah tersebut. Beberapa mobil berwarna hitam berhenti dengan rapi tepat di depan gedung kampus.

Beberapa namja berpakaian hitam bak bodyguard keluar dari mobil masing-masing dan membuka satu pintu mobil yang ada di tengah. Tepat saat itu juga keluar seorang namja berparas tampan sambil melepaskan kaca mata miliknya.

Hal ini membuat para yeoja yang memang menunggu namja itu berteriak histeris “AAAAAAAAAAAAAAAAAAA ZELO” namja itu hanya menarik sebelah bibirnya saja dan berjalan melewati kerumunan yeoja yang mulai menghampirinya .

“AAAAAAAAAAAAAAAAA ZELO” teriakan semakin menggema membuat telinga yang mendengarnya sangat pengang.

“Selalu seperti ini teriakan menggema membuat pengang saja” gerutu JR sambil membekap telinganya dengan kedua tangannya.

Kelima namja ini benar-benar tidak menyangka para yeoja itu berteriak histeris membuat mereka membekap telinga mereka saking pengangnya dan baru berani melepas bekapan telinga mereka ketika para yeoja itu sudah berlalu mengejar namja tampan tadi yang memasuki gedung kampus.

Sedang Sueun cukup memperhatikan sosok namja tadi, dia kagum akan ketampanan namja tadi dan pantas para yeoja mengkerubungi namja itu yang memang ketampanannya membuat kaum hawa kagum.

“Nuguya?” tanpa sadar Sueun melontarkan pertanyaan tersebut , kelima namja ini memang cukup menyadari kalau Sueun memandangi namja tadi.

“Zelo mahasiswa fakultas seni, semester 4. Sekaligus anak pemilik dari Universitas Amigo ini” jelas Baekho membuat dada Sueun tercekat seketika mendengarnya, pantas saja dia gantungi para yeoja , bukan hanya tampan saja dia anak pemilik Universitas ini.

“Zelo? Nama aslinya?” Sueun cukup penasaran dengan nama asli namja tadi

“Choi Jun Hong, jangan pernah berusaha memanggil nama aslinya kalau kau ingin selamat.. Semua mahasiswa disini memanggilnya dengan sebutan Zelo bukan Choi Jun H0ng” Terang Baekho kembali mejelaskan

“Choi Junhong? Ahhh ara, ara” Sueun bergumam sendirian membuat Kelima namja ini cukup bingung dengan tingkah Sueun

“Wae? Apa kau tertarik dengannya?” Ujar Minhyun menatao curiga Sueun

“Aniyo” Sueun menyilangkan kedua tangannya memberi isyarat pertanyaan Minhyun tidak benar

“Sueun-ah lebih baik kau tidak usah mengenal namja itu, lagi pula dia memiliki kriteria yeoja tersendiri” ujar JR yang tiba-tiba memberi saran, namun sukses membuat Sueun bingung

“JR benar lebih baik kau tidak usah mengenalnya.. Karena peluang untuk yeoja yang mengaguminya itu sangat tipis.. u know, dia sangat di kagumi para yeoja di kampus ini. Bukan hanya di kampus ini saja, mungkin di kampusmu pun dia pasti sudah di kenal namanya” Sueun semakin terbengong mendengar ucapan Aron yang memang menimpali ucapan JR tadi.

“Jinja?” Sueun mengelengkan kepalanya tidak percaya dengan pernyataan para namja ini

“Sueun-ah benar apa yang mereka katakan, jangan sampai kau tertarik dengannya” ujar Ren angkat bicara membuat Sueun menatapnya

“Aniyo, aku hanya kagum saja bukan berarti tertarik kan.. lagi pula cara dia menanggapi para yeoja tadi menarik sebelah bibirnya, mengingatkanku dengan seseorang” mendengar hal itu sontak keempat namja ini menatap kearah Sueun.

Namun tidak dengan Minhyun yang memang sedari tadi hanya diam saja. Dia tahu apa yang di pikirkan Sueun saat ini, maka dari itu dia memilih bungkam.

“Nuguya?” Baekho terlihat memasang wajah penasarannya, memang tidak dapat di pungkiri kalau keempat namja ini penasaran dengan ucapan Sueun

“Mantanku, entah kenapa aku merasa Choi Junhong memiliki kemiripan sikap dengan mantan kekasihku Kim Jongin” tegas Sueun , namun mendengar nama ‘Kim Jongin’ membuat mata empat namja ini membulat seketika

“MWO? KIM JONGIN?” pekik keempat namja ini bersamaan, sukses membuat Sueun mengerutkan alisnya

“Kim Jongin? Kai? Mahasiswa di kampusmu itu? Dia mantan kekasihmu?” Ujar JR

Sueun mengangguk mantap “Ne, Kai. Aku selalu memanggil nama aslinya Jongin ,dia mantan kekasihku. Wae?”

Mendengar ucapan Sueun sontak mata empat namja ini menatap kearah Minhyun yang asik dengan coklat hangatnya. Seolah tidak menghiraukan tatapan tajam dari keempat temannya ini “Kenapa kau tidak bilang kalau Sueun adalah mantan Kai?” bisik Ren pada Minhyun

“Aku rasa itu hal yang tidak penting untuk ku ungkapkan” balas Minhyun santai , namun cukup di dengar empat namja ini dan hanya menatap kearah Minhyun.

“Kalian tidak menjawab pertanyaanku, memang kenapa kalau aku mantan kekasih Jongin? Apa kalian mengenalnya juga?” Tanya Sueun membuat keempat namja ini tersadar dan langsung berucap

“Ahhhh Ghwencanayo Sueun-ah, kami hanya tahu nama Kai. Dia cukup terkenal juga di kampus ini” ujar Aron asal berbicara , namun memang tidak dapat di pungkiri Sueun kalau Jongin mantan kekasihnya itu memang cukup terkenal di univeritas manapun.

Entah kenapa Minhyun merasa gerah mendengarnya, saat itu juga Minhyun berdiri membuat yang lain bingung “Ahhh aku bosan, Sueun-ah aku ingin pulang” Tanpa menarik tangan Sueun, saat itu juga dengan santai Minhyun berjalan meninggalkan Sueun dan keempat temannya ini.

Menyadari sikap Minhyun yang sedikit berubah Sueun pun langsung pergi dari hadapan empat namja ini “Aku pergi dulu ya .. bye” Sueun melambaikan tangannya pada empat namja itu dan di balas oleh mereka

“Ya, Hwang Minhyun tunggu aku” Sueun berlari kecil mengejar Minhyun yang memang berjalan santai menuju parkiran “Ya, Minhyun-ah chankamanyo” kembali Sueun berlari kecil mengejar sahabatnya itu tanpa menyadari ada seseorang yang berjalan santai di depannya

Baru menyadari seseorang yang berjalan santai di depannya, membuat Sueun membulatkan matanya ingin menahan kakinya sayangnya jarak antara dirinya dengan orang tersebut sudah sangat dekat , terlihat jelas kalau orang tersebut membulatkan kedua matanya “Omo, omo” pekik Sueun dan saat itu juga

BRUGGGG

Sueun yang memang memejamkan matanya membuka matanya dan betapa kaget dirinya mendapati hal ini..

Sueun berada tepat di atas seorang namja , bahkan bibir Sueun dan bibir namja itu menjadi satu bak tengah berciuman. Sueun membulatkan matanya menyadari hal ini, begitu juga namja tersebut yang membulatkan matanya seolah terkaget. Dan yang lebih membuat Sueun kaget ketika menyadari namja tersebut adalah ‘Choi Junhong/Zelo’ batin Sueun tidak percaya.

Waktu seolah terhenti seketika, semua orang yang ada di universitas ini menyaksikan adegan tersebut. Terutama Minhyun yang benar- benar kaget dengan tersebut, begitu juga empat namja yang menyadari hal tersebut menepuk kening mereka masing- masing menyaksikan adegan itu.

****

Fin ~

Fanfic gaje kkkk ~

Maap yak bikin finishnya gantung gini kkkk~

mian kalo kagak nyambung sama judulnya 

4 thoughts on “Basic To Love

  1. akhirnya jadi ficlet juga ini yak? gak ada lanjutan nih eon??? aku berharap ada tapi terserah deh, wkwkwkwkwkw
    aduh yang lagi falling in lope ama baby zelo….
    tapi itu lumayan bikin pnasaran loh, stelah mreka gk sengaja ciuman gitu, apa yang akan trjadi slanjutnya????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s