Nuna.. Marry Me ? [Part 1]

nuna marry me copy

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Nuna.. Marry Me ?

Genre :: Romance

Length :: Chaptered

A/N:: Ini hanya sebuah fanfiction, just fiktif belaka not real . okay

 

Cast ::

Shin Hyemi /Ocs (YOU)

Kim Jongin/KAI  (EXO-K)

Kim Kibum / KEY (SHINee)

Lee HyukJae/ Shin HyukJae/ Eunhyuk (SUJU)

“Mwo? Perjodohan ? Micheosseo” Teriak seorang namja seolah tidak terima dengan ucapan kedua orangtuanya.

“Ne aku sudah memilihkan yeoja yang tepat untukmu. Dia anak dari rekan bisnisku yang sekaligus sahabat dekatku dan kami sepakat untuk menjodohkan anak – anak kita”

“Tsk! Ini konyol appa , Perjodohan !” Namja ini memasang wajah tidak percayanya.

“Ini tidak konyol Kim Kibum. Sebuah pernikahan mana bisa di bilang hal yang konyol”

“Ini benar – benar konyol Appa , Kalian menjadikan anak-anak kalian tumbal dalam berbisnis. Ini tidak masuk akal” Cetus namja bernama Kim Kibum ini.

“Kau jangan berfikir seperti itu Kibum, Appamu sudah bersahabat lama dengan keluarga Shin. Kami pun sudah tahu benar anak itu sepertinya cocok untukmu” Ujar yeoja paruh baya.

“Yeoja itu cocok untuk kalian, bukan cocok untukku!”

“Kibum ! Kau ingin menentangku” Suara keras terlontar dari bibir namja paruh baya yang tidak lain ayah Kibum.

“Bukan begitu appa, Hanya saja kenapa harus aku ? Kenapa tidak dia saja Jongin” Tuntut Kibum menunjuk pada satu namja yang sedari tadi hanya mendengar percakapan tiga orang di sekitarnya ini.

“MWO? NAEGA?” Pekik namja bernama Jongin tidak percaya

“Kibum-ah, Kau ini berbicara apa? Apa kau tidak sadar Jongin adikmu ini masih SMA” Medengar ucapan itu Jongin tersenyum sengit kemenangan.

“Eomma , Sekarang sudah tidak jarang anak SMA di jodohkan”

“Kibum aku sudah memutuskan kau yang ku jodohkan. Lagi pula aku tahu kalau yeoja itu 2 tahun lebih muda dari mu dan mengingat umurmu yang memang sudah seharusnya menikah. Tidak mungkin aku menjodohkannya pada Jongin, Dia belum bisa melakukan apa – apa” mendengar hal itu entah kenapa namja yang bernama Jongin itu rahangnya langsung mengeras.

“Aku belum ingin menikah, Aku yakin Jongin dapat melakukan dengan baik. Kau bisa menjodohkan yeoja itu dengan Jongin”

“Wae? Kenapa harus Jongin ? Dia masih sekolah dan belum memiliki usaha apa, Berbeda dengan kau Kibum di usiamu ini sudah seharusnya menikah, Terlebih lagi kau sudah mapan. Sudah mempunyai perusahaan sendiri yang kau bangun, apa itu tidak memungkinkan untuk menikah?” Kibum diam membeku menatap Jongin , Dia sadar betul kalau adiknya terlihat kesal dengan ucapan ayahnya tadi.

“Appa, Tapi Jong..”

“Tidak ada tapi-tapian Kibum, Sudah ku putuskan kau yang akan ku jodohkan. Karena aku tahu kalau kau tidak akan membangkang ucapanku,Maka dari itu aku lebih memilihmu di banding Jongin, Nanti akan ku beritahu jadwal pertemuanmu dengan yeoja itu” Tanpa seijin Kibum namja paruh baya itu berlalu , Di susul dengan istrinya namun sebelumnya menatap kepada kedua anaknya terutama Jongin, Dia menatap penuh sendu.

Jongin yang mendengar hal tersebut seolah muak, Karena memang untuk kesekian kali baginya mendengar ‘Kibum kau lebih baik dari Jongin’ itu yang sering terucap dari mulut ayahnya. Namun yang dia lakukan hanya diam enggan mencari keributan dengan ayahnya.

“YA ! Appa ini keputusan sepihak, Aku belum menyetujui perjodohan ini” Ucapan Kibum seolah angin lalu bagi ayahnya itu “Appa. YA, Dengarkan aku. Aku tidak mau di jodohkan” kibum terlihat frustasi karena ucapannya sama sekali tidak di gubris.

“Tsk! Terimakan saja perjodohanmu itu hyung, Bukankah kau jauh lebih baik dariku dan hanya kau anak kebanggaan mereka. Chukkae” Ujar Jongin namja yang 5 tahun lebih muda dari Kibum , Ia berlalu meninggalkan Kibum yang diam terpaku mendengar ucapan adiknya itu.

“Ahh kenapa jadi seperti ini, Jongin-ah tidak seharusnya kau berfikir seperti itu” Kibum benar – benar merasa frustasi saat ini.

***

“Saeng-il Chukaeyo Hyemi”

“Chukahamnida Hyemi”

Nyaris satu kelas ini mengucapkan kalimat yang sama pada yeoja yang masih tidak percaya kalau dirinya tadi di kerjai oleh teman-temannya. Bahkan dosennya pun ikut mengerjai yeoja ini.

“SHIN HYEMI NAE CHINGU SAENG-IL CHUKAEYO” Teriak seorang yeoja sambil memegang kue, Membuat yeoja bernama Hyemi sontak menatapnya “Wae? Hyemi kenapa menatapku seperti itu ?”

“Ya! Park Jirin , Aku tahu ini ulahmu untuk mengerjaiku kan” Ujar Hyemi , Di sambut tawaan dari teman – temannya terutama sahabatnya Jirin.

“Sudah cepat tiup lilinnya dan make a wish” Ujar Jirin yang menyodorkan kue dengan lilin berangkakan 22.

Fuh~

Serentak teman sekelas Hyemi bertepruk tangan dan memberikan selamat kepada Hyemi yang memang berulangtahun ke 22. Mahasiswi universitas inha, fakultas ekonomi, semester 6 ini benar – benar tidak menyangka akan di beri kejutan oleh teman-teman sekelasnya. Sungguh membuatnya sangat senang dan dia tahu semua ini adalah ide sabahatnya Park Jirin.

“Ya, Make A Wish tadi kau meminta apa?” Tanya Jirin ketika keadaan kelas sudah mulai sepi

“Emmmmm” Hyemi memutarkan bola matanya seolah meledek Jirin

“YA!  Katakan padaku, Jangan hanya emmm saja. Apa kau meminta kekasih di umurmu yang sudah 22 ini ? Setahu ku kan selama 5 tahun ini kau tidak mempunyai pacar” Hyemi menatap geram temannya “ Sial kau”

“Hahaha memang benar kan ? Cepat katakan saja padaku , Benar kan kau meminta kekasih?” Goda Jirin

“Aniyo , Aku meminta suami . hahaha” Jirin membulatkan matanya tidak percaya dengan ucapan Hyemi “Mwo? Michesseo? Memang kau sudah siap untuk menikah ?”

“Tidak” Jawab Hyemi polos, Jirin hanya menghebuskan nafas kesalnya “Dasar gila mana pernah kau berbicara serius padaku” Di teloyor kepala Hyemi oleh Jirin.

“Hahaha, Mana mungkin aku meminta suami. Hello, aku masih muda umurku masih 22 belum saatnya untuk menikah, Make a wish tadi aku hanya meminta agar aku cepat lulus :p” Hyemi menjulurkan lidahnya pada Jirin.

“Aiissh , aku tidak butuh celotehmu Shin Hyemi. Tapi aku butuh traktiranmu, Kajja” Tanpa seijin Hyemi, Jirin sudah menarik tangan sahabatnya itu “Ya! Siapa bilang aku ingin mentraktirmu”

“Tidak perduli, Pokoknya kau harus mentraktirku” Paksa Jirin dan mau tidak mau Hyemi menuruti keinginan sahabatnya ini.

****

“Aku pulang” Seru Hyemi ketika membuka pintu rumahnya

“Akhirnya kau pulang juga Hyemi” Tutur Seorang namja yang sudah ada di hadapan Hyemi.

“Eoh? Eunhyuk Oppa wae?”

“Wae? Wae? Wae? Selalu begitu ketika aku berbicara” Ujar Namja itu terlihat kesal, Namun Hyemi hanya cengengesan “Hehe, Lagi kau kan kalau berbicara setengah – setengah , Memang ada apa?”

“ Eomma dan appa sudah menunggumu di ruang tengah, Mereka ingin berbicara denganmu” Hyemi mengerutkan alisnya “Berbicara apa oppa?”

“Molla, Sepertinya sangat serius. Palli ke ruang tengah” Ujar Eunhyuk yang berlalu meninggalkan Hyemi , Sedang Hyemi hanya membuntuti kakaknya melangkah ke ruang tengah.

“Annyeong Eomma, Appa. Kata Eunhyuk oppa ada yang ingin kalian bicarakan padaku, Benarkah?” Ujar Hyemi yang langsung duduk di hadapan kedua orangtuanya ini.

“Aiissh HyukJae, Sudah ku bilang jangan katakan apa-apa dulu pada Hyemi. Kejutan kali ini gagal kan”Ujar Ayahnya kecewa.

“Appa, Aku tidak mengatakan apa – apa kok. Aku mengatakan pada Hyemi, Kalau kalian ingin berbicara yang serius. Karena aku pun penasaran dengan itu” Tutur Eunhyuk yang memang penasaran

“Sama saja HyukJae” Kali ini ibunya angkat bicara

“Omo. Jadi kalian ingin memberiku kejutan ? Apa eomma , appa?” Hyemi kali ini sangat antusias dengan apa yang ingin di bicarakan oleh orangtuanya ini, Bahkan yang ada di fikirannya mungkin orangtuanya akan memberikan tiket liburan hadiah ulangtahunnya.

“Eomma, Appa cepat katakan. Aku pun penasaran” Seru Eunhyuk

“Oppa, Memangnya kau tidak tahu mereka ingin berbicara apa?” Bisik Hyemi pada Eunhyuk “Aniyo, Makanya aku ingin tahu”Hyemi hanya mengangguk mengerti.

“Begini Hyemi , Kau tau Kim ahjjusi kan?” Hyemi memutar otaknya seolah mengingat sesuatu “Aku ingat appa, Dia rekan bisnis appa sekaligus sahabat appa kan” Celetuk Eunhyuk

“HyukJae, Aku sedang bertanya pada adikmu Hyemi”

“Tapi, Aku mewakilinnya untuk mengingat itu appa”

“Terserah. Hyemi, Kau mengingatnya kan?” Tatapan ayahnya kembali pada Hyemi

“Tentu saja appa, Hyemi pa….”Belum sempat melanjutkan ucapan Eunhyuk sudah di potong “HyukJae, Jangan memotong ucapanku” Ayahnya menatap seolah geram

“Arayo appa” Saat itu juga Eunhyuk langsung menutup mulutnya , Melihat hal itu Hyemi dan ibunya hanya cekikikan.

“Ne, Appa aku mengingat Kim ahjjusi . Memang ada apa dengannya appa?” Ujar Hyemi yang mengingat ayahnya sering menceritakan sahabatnya itu dan memang pernah beberapa kali ke rumah hyemi untuk membicarakan bisnis.

“Begini, Aku dan Kim Ahjjusi sepakat akan menjodohkanmu dengan anaknya yang bernama Kim Kibum” Ujar ayahnya santai , Tapi tidak dengan Hyemi dan Eunhyuk yang membulatkan kedua mata mereka “MWO? DI JODOHKAN?” Pekik Kakak beradik ini.

“Ne, Kami sudah menetapkan perjodohanmu dengan Kibum , Sabtu malam minggu ini kalian akan bertemu dan agar kau tidak bingung mencari namja itu .. Ku berikan foto Kibum” Ayahnya menyodorkan secarik foto namja berparas tampan tepat di meja.

DEG!

Jantung Hyemi berhenti seketika, Jadi kejutan yang dia dapatkan ini? Ini sih bukan kejutan namanya namun malapetaka. Batin Hyemi

Hyemi dan Eunhyuk bersamaan menatap foto tersebut “Masih lebih tampan aku di bandingnya” Ujar Eunhyuk pelan, Hyemi langsung menatap kakaknya itu “Oppa ini tidak sungguhan kan” Bisik Hyemi

“Kau di jodohkan”

“Tidak sungguhan kan oppa?”

“Sungguhan”

“Ini hanya mimpi kan oppa?”

“Ini nyata”

“Shireo, Bantu aku membatalkannya”

Melihat kedua anaknya saling berbisikkan membuat kedua orangtua ini menatapnya “YA ! Apa yang kalian bisikkan? Hah”

“Appa, Bagaimana bisa aku di jodohkan. Aku tidak ingin di jodohkan , SHIREO” Tekan Hyemi menolak perjodohan itu.

“YA ! Hyemi kau tidak bisa menolaknya, Ini sudah kesepakatan Appa dan Kim Ahjjusi”

“Appa, Shireoyo. Shireo” Hyemi seolah memohon pada ayahnya

“Hyemi-ah, Kim Ahjjusi dan appamu sudah bersahabat lama. Mereka hanya ingin menyatukan tali silaturahmi mereka dengan menjodohkan anaknya. Lagi pula pilihan ayahmu ini pasti sudah terbaik untukmu Hyemi” Ujar Ibunya yang angkat bicara.

“Keunde, Eomma. Aku belum ingin menikah”

“Umurmu sudah 22 tahun Hyemi, itu cukup untuk menjalin rumah tangga”

“Tapi aku masih mahasiswi dan belum lulus”

“Bagi appa itu tidak masalah, Toh sebentar lagi pun kau lulus. Tidak ada alasan bagimu untuk menolak Hyemi”Ujar ayahnya yang membuat Hyemi diam membeku

“Sudah Hyemi, Lebih baik kau terima saja perjodohan itu. Sepertinya namja itu terlihat baik” Terawang Eunhyuk sambil menatap foto Kibum.

“Tumben kau berbicara benar oppa, Memangnya kau mau aku langkahi dalam menikah?” Eunhyuk mencerna ucapan Hyemi yang memang baru dia sadari ucapannya itu sangat berpengaruh untuk masa depan Eunhyuk yang memang masih Jomblo.

Brukk

Eunhyuk menggebrakan meja,  Membuat yang lain cukup kaget dengan tindakannya “Ya! Eomma, Appa. Kalian tidak bisa menikahi Hyemi sebelum aku yang menikah duluan. Hyemi tidak boleh di jodohkan, Lebih baik aku saja yang di jodohkan”Jelas Eunhyuk tidak terima

Hyemi yang mendengar hal itu tersenyum gembira, Sedang Ayah dan ibunya hanya menatap Eunhyu heran “Ya, Memangnya kau ingin di jodohkan dengan namja juga?”

“Aniyo, Jodohkan aku dengan anak perumpuannya Kim ahjjusi itu baru benar”

“HyukJae, Kim ahjjusi tidak memiliki anak perumpuan” Eunhyuk diam seketika menelan ludahnya dalam-dalam “Lebih baik kau cari jodohmu sendiri Eunhyuk, Karena seorang namja harus memilih” Lanjut ayahnya memberi saran

Eunhyuk tersenyum puas “Kau benar appa. Kim Mina, Aku akan mengerjarmu” Eunhyuk teringat akan yeoja yang di sukainya itu , Melihat hal itu kedua orangtuanya hanya mengelengkan kepalanya. Sedang Hyemi menundukkan kepalanya seakan kehidupannya tidak akan terselamatkan.

“Kau Hyemi, Tidak dapat menolak keputusan kami. Bagaimanapun ini semua untuk kebaikanmu, ingat sabtu malam minggu kau harus menemuinya” Ujar ayahnya penuh kemenangan

Hyemi hanya dapat membenamkan kepala di telapak tangannya. Tamat riwayatmu Hyemi, Kau bisa mengelak,Mereka tahu kau tidak mempunyai kekasih, Kehidupan barumu akan di mulai Hyemi. Batin Hyemi seolah mengutuk diri.

****

Genie High School, Banyak murid yang lalu lalang di koridor kelas. Namun mata mereka terhenti ketika tiga orang namja tampan berjalan santai melewati koridor kelas, Hanya saja mata para yeoja lah yang terarah pada tiga popular di sekolah ini.

“KIM JONGIN, OH SEHUN, PARK CHANYEOL” Teriak para yeoja yang di sambut senyuman Sehun dan Chanyeol, Tidak dengan Jongin yang berjalan santai tanpa melihat para yeoja yang meneriakinya.

“Jongin , Sehun. Kita langsung ke lapangan basket, Luhan dan yang lain sudah menunggu kita. Kajja” Ujar Chanyeol

“Tentu saja, Aku sudah tidak sabar untuk latihan saat ini” Seru Sehun. Jongin tidak banyak berkata – kata, Ia hanya berjalan santai menuju lapangan basket sesuai ucapan temannya tadi.

Kim Jongin, Siswa kelas 3 Sma ini sangat popular di sekolahnya. Nyaris semua siswa mengenalnya, Bahkan tidak jarang para yeoja yang mengungkapkan perasaan padanya. Jongin yang memang sifatnya sulit di tebak, Ia selalu menghiraukan ucapan – ucapan itu.

Seperti biasa sore ini Jongin berlatih olahraga kesuakaannya Basket, Berhubung sebentar lagi akan ada perlombaan basket antar sekolah. Jongin berlatih lebih giat lagi dari biasanya, Dia hanya ingin menunjukkan kalau dirinya pun bisa dan mempunyai bakat yang bisa di banggakan walau hanya untuk diri sendiri.

Sedari tadi tidak ada bola yang melesat pada ringnya, Hal itu membuat teriakan para yeoja menggema di lapangan basket ini “JONGIN”

Walau terdengar beberapa teriakan untuk teman – temannya, Jongin hanyalah Jongin yang terus berlatih agar kemampuannya di akui. Dia sangat berharap kemampuannya di akui oleh ayahnya, Hanya itu harapannya.

Jongin kembali mendarbble bola dan memasukannya kedalam ring . Kembali teriakan menggema di lapangan ini.

“Hebat Jongin, Kita akan berlatih sampai malam” Seru Luhan

“Oke” Jongin menyetujui ucapan Luhan tadi.

^^^^

Jongin baru saja sampai rumah, setelah sore tadi berlatih basket cukup membuatnya pegal. Ia sedikit merenggangkan otot-ototnya, namun ketika Jongin ingin menaiki anak tangga.

“Kim Jongin, dari mana saja kau baru pulang jam segini ? Hah” Suara itu sudah tidak asing lagi di telinga Jongin “Eoh? Appa, aku habis berlatih basket”

“Berlatih basket hingga larut malam seperti ini? Apa kau tidak sadar sekarang pukul berapa?”

“Ini masih pukul 8 malam appa, belum terlalu larut bagiku” Sahut Jongin asal

“Tapi bagiku ini sudah sangat larut Jongin, berapa kali kau mau melanggar peraturan di rumah ini? Hah” Ucapan ayahnya cukup di keraskan “Kau ingat peraturan di rum…”

“Annyeong appa, Jongin” Ujar Kibum yang memotong ucapan ayahnya tadi, sontak semua menatap kearah Kibum.

“Kibum kau sudah pulang? Apa kau sudah makan?” Jongin menatap ayahnya yang berbicaranya agak berubah ketika Kibum datang.

“Sudah appa”

“Bagus kalau begitu, naiklah ke atas. Kau pasti lelah seharian bekerja” Kibum sedikit mengangguk mendapati ucapan ayahnya itu, Namun dia pun menatap Jongin yang terlihat kesal

“Appa, Jongin. Kalian sedang apa?” Tanya Kibum keheranan

“Seperti biasa, dia pulang larut malam. Aku akan mengajarinya untuk lebih di siplin, harus sepertimu dulu yang selalu mendengarkan ucapanku”

Kibum terlihat menghelakan nafasnya mendengar ucapan ayahnya itu, dulu memang benar kalau dirinya selalu menuruti ucapan ayahnya hingga sukses sekarang. Tapi sepertinya Kibum berfikiran beda akan Jongin yang tidak suka di atur-atur.

“Appa, aku pun pulang larut malam. Kenapa appa tidak memarahiku” Ujar Kibum membuat Jongin menatapnya.

“Ini berbeda Kibum, kau pulang larut malam seperti ini karena kau bekerja agar perusahaanmu asetnya semakin meningkat. Sedang Jongin apa yang dia lakukan, hanya bermain basket. Aku rasa itu hanya membuang – buang waktu saja”

Mendangar ucapan itu sontak Kibum menatap Jongin yang  tersenyum kecut “Bukankah  dimatamu hal yang aku lakukan itu membuang – buang waktu dan tidak berguna. Aku selalu salah di matamu abojji” Ujar Jongin yang berlalu meninggalkan kedua orang di hadapannya.

“Ya, Kim Jongin. Aku belum selesai berbicara”Jongin tidak menghiraukan ucapan ayahnya dan berjalan kesal memasuki kamar yang di ikuti ibunya untuk menenangkannya.

Kibum lagi-lagi menghelakan nafas beratnya “Appa sepertinya ini sudah keterlaluan, ketahuilah Jongin tipikal orang yang tidak suka di atur-atur”

“Aku mengaturnya untuk menjadikannya anak yang berguna dan sukses sepertimu Kibum”

“Tapi…”

“Jangan berusaha membelanya Kibum” Ayahnya hanya menatap Kibum dan meninggalkannya pergi sendirian. Kibum tidak tahu harus melakukan apa, Karena memang ucapan ayahnya ini sulit untuk di tentang.

****

“Ingat Kibum, hari sabtu malam minggu kau harus bertemu dengan Hyemi” Ucapan itu terngiang – ngiang di telinga Kibum , mengingat ucapan ayahnya yang memberitahu akan pertemuannya dengan yeoja pilihannya itu.

Mengingat dimana sepertinya malam itu Kibum tidak bisa menemui yeoja bernama Hyemi , Karena dia sudah ada janji dengan seseorang.

Kibum menatap sebuah gantungan kunci Teddy bear laki-laki mengenakan jas pengantin “Aku harus bagaimana my angel?” Seolah Kibum berbicara pada boneka itu “ Haruskah aku menerima perjodohan itu?”

Kibum memejamkan matanya dan sedikit mengeleng “Ani, aku tidak boleh bertemu dengan dengan yeoja bernama Hyemi itu. Aku harus menemukanmu dulu”

Tanpa sengaja dari arah balkon Kibum melihat Jongin yang berjalan santai ingin menuju kamarnya. Entah kenapa sebuah ide terlintas dari otak Kibum, tanpa ragu dirinya mengikuti Jongin sampai kamar.

“Hyung untuk apa kau ke kamarku?” Ujar Jongin yang menyadari keberadaan Kibum.

“Jongin-ah, ada yang ingin ku bicarakan” Jongin terlihat memasang wajah curiganya “Katakan” Jawab Jongin dingin.

“Aku ingin meminta tolong padamu” Jongin mengerutkan alisnya “Sabtu malam minggu aku harus bertemu dengan Hyemi yeoja yang akan di jodohkan denganku. Tapi malam itu aku sudah ada janji dengan seseorang”

“Your angel” Tebak Jongin seolah sudah tahu fikiran Kibum.

“Katanya begitu, dia sudah menemukan My angel” Jongin hanya mengangguk mengerti “Lalu?” Tanya Jongin santai

“Aku minta tolong padamu untuk menggantikanku bertemu dengan Hyemi” Jongin mengerutkan alisnya “Heii hyung, bukankah kau selalu menuruti apa kata appa. Sekarang kau ingin membatalkan perjodohanmu dengan cara aku menggantikanmu bertemu yeoja itu”

“Kalau aku bisa, aku sudah membatalkan perjodohan itu dari awal Jongin, kau tahu sikap appa yang keras membuatku tidak bisa menentangnya”

“Jelas saja kau tidak bisa membatalkan perjodohan itu. Karena kau tidak pernah mencoba menentang perkataannya hyung”

Kibum menghela nafasnya “Jongin, aku sadar kita memiliki sifat yang berbeda. Tapi untuk kali ini aku memohon padamu untuk menemui Hyemi,ini hanya sementara kau berpura – pura menjadi diriku”

“Mwo? Berpura – pura menjadi dirimu? Hyung aku bukan pantulan darimu”

“Jongin-ah, kau jangan berfikir seperti itu. Ini hanya sementara”

“Sementara? Kalau dia mengetahui aku bukan dirimu bagaimana?”

“Aku akan menjelaskan, aku sadar betul konsekuensinya. Bagiku My angel lebih penting dari ini semua”

“Tsk! Miris sekali yeoja itu harus menikah dengan namja yang mengejar ‘My Angelnya’” Ledek Jongin

“Terserah kau mau berbicara apa, sekarang kau hanya tinggal menjawab mau membantuku atau tidak” Kibum menantikan reaksi Jongin.

“Baiklah, ini hanya sementara kan?” Ujar Jongin membuat Kibum terlihat senang “Jinja kau mau membantuku?”

“Tapi ini tidak gratis Hyung” Jongin tersenyum evil ciri khasnya membuat Kibum mengerutkan alisnya “Aku sedang ingin motor sport keluaran terbaru, bisa kau membelikannya”

Kibum hanya tersenyum dan sudah menduga apa yang di inginkan Jongin “Oke aku akan belikan, Deal”

*****

Hyemi menatap secarik foto yang di pegangnya “Jirin-ah, Haruskan aku menemui namja ini” Hyemi melambai-lambaikan foto ini.

“Temui saja”

“Tapi aku tidak yakin” Jirin yang tadi asik dengan layar laptopnya menatap sahabatnya ini.

“Kalau aku jadi kau, aku akan menemui namja tampan itu. Orangtuamu memilihkan namja yang tepat untuk di jodohkan dan sepertinya ucapanmu waktu itu di jawab oleh tuhan. Menginginkan suami ckck” Jirin sedikit mengungkit ucapan Hyemi di hari ulangtahunnya waktu itu.

“Isssh jangan mengungkitnya, aku pun menyesal sudah berkata demikian”

“Di beri namja tampan seperti itu kau menyesal. Bukankah kau sudah menerima perjodohan ini”

“Aku belum mengatakan iya pada appaku”

“Tapi posisimu sangat memungkinkan untuk di jodohkan Hyemi” Kedua mata Hyemi menatap tajam sahabatnya ini “Ya, Park Jirin seharusnya kau membantuku agar perjodohan ini gagal”

Jirin mengelengkan kepalanya “Aniyo, aku justru setuju kau di jodohkan. Kau kan sudah lama tidak berpacaran, sekarang aku mendengar kau di jodohkan. Aku sangat senang mendengarnya Hyemi”

Hyemi hanya menepuk jidatnya mendengar ucapannya ini “Lama-lama yeoja ini mirip dengan Eunhyuk oppa” Gumam Hyemi sedikit kesal

“Mwo?” Jirin sepertinya menyadari ucapan Hyemi tadi “Aniyo , aku tidak mengatakan apa-apa”

“Isssh, Lebih baik kau bersiap – siap untuk pertemuanmu nanti malam dengan sang pangeran” Ledek Jirin di sambut teriakan Hyemi “YA! PARK JIRIN”

****

Hari berlalu dengan cepat, malam ini Hyemi baru saja sampai di sebuah café Dazzling dimana dia akan bertemu dengan namja bernama Kibum, namja yang akan menjadi suaminya jika nanti menikah.

“Mau ku temani bertemu dengan si Kibum itu?” Ujar Eunhyuk yang mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil.

PLETAKK

Satu pukulan mendarat tepat di kepala Eunhyuk “Appa, kenapa memukulku”

“Ya! HyukJae, kau ingin menganggu acara pertemuan adikmu ini dengan calon suaminya ? tidak akan ku biarkan HyukJae”

“Aiissh appa, aku hanya mengantisipasi kalau terjadi apa-apa pada Hyemi”

“Jangan berfikir yang tidak – tidak Hyukjae, Sudah Hyemi jangan kau dengarkan oppamu ini. Cepat kau masuk takut Kibum lama menunggu” Ujar Ibunya angkat bicara , Hyemi hanya mengangguk patuh “Ne eomma, appa , oppa. Aku kedalam dulu”

“Hyemi kalau ada apa-apa kau bisa hubungi oppamu ini, ingat tekan tombol 1 kau akan terhubung langsung denganku” Teriak Eunhyuk yang sudah di bawa pergi orangtuanya, namun terdengar jelas di telinga  Hyemi.

Saat itu Hyemi langsung mengerutkan alisnya mendapati settingan ponselnya sudah di ubah kakaknya “Aiissh orang ini seenak jidat saja menaruh nomor ponselnya di tombol 1” Gerutu Hyemi sambil menaiki anak tangga café ini.

^^^^

Jongin berjalan santai menaiki anak tangga café Dazzling , Sesuai dengan permintaan Kibum. Jongin ke café ini untuk menemui Hyemi yeoja yang akan di jodohkan dengan kakaknya Kibum.

Jongin menatap foto Hyemi yang di berikan Kibum “Tsk. Biasa saja” Jongin sedikit mengomentari foto yang di genggamnya ini. Namun sekarang mata Jongin mencari yeoja yang harus di temuinya saat ini.

Tanpa sengaja anak mata Jongin menangkap seorang yeoja menghadap kearah luar jendela “Mungkin saja itu dia” Pikir Jongin asal dan menghampiri yeoja itu.

“Annyeong Hyemi, Mian sudah membuatmu menunggu terlalu lama” Ujar Jongin

Terlihat jelas oleh Jongin , yeoja yang mengenakan gaun berwarna putih itu membalikan wajahnya kearahnya dan

-yeoppo-

Satu kata itu terlintas dari benak Jongin, namun dengan cepat Jongin mengelengkan kepalanya.

“Kibum ?” Ujar yeoja itu sedikit ragu.

Sepertinya yeoja ini tidak mengetahui sosok Kibum hyung, Apa appa tidak memberikan foto Kibum Hyung? Entahlah. Batin Jongin

“Ne, Kim Kibum imnida” Jongin menjulurkan tangannya , Terlihat yeoja yang bernama Hyemi sedikit ragu meraih tangan Jongin “Shin Hyemi imnida”

Selang beberapa saat mereka memesan makanan di café ini, Jongin cukup memerankan karakter Kibum yang memang terkesan ramah.

“Aku dengar kau masih kuliah?” Ujar Jongin

“Ne, aku masih kuliah”

“Semester berapa?”

“ Semester 6”

“Ahh sudah mau lulus ya”

“Aku harap begitu, Bagaimana dengan perusahaanmu Kibum?” Jongin memutar otaknya untuk menjawab ucapan Hyemi “Perusahaan? Tentu saja baik-baik saja”

“Jinja?”

“Emm” Seolah keadaan Jongin yang bersikap dingin keluar , namun Jongin berusaha menetralisir keadaan “Tentunya Hyemi” Sungguh baru kali ini Jongin harus berubah menjadi seorang Kibum, bertolak belakang sekali dengan karakter sesungguhnya.

“Katakan padaku” Ujar Hyemi tiba – tiba membuat Jongin bingung “Maksudmu?”

Hyemi terlihat menatap tajam Jongin dan

Brakk

Hyemi menggebrakan satu tangannya di meja, membuat Jongin terkaget dan beberapa orang sekitar mereka cukup memperhatikan.

“Katakan sejujurnya padaku, Siapa kau sebenarnya?” Jongin mengerjapkan kedua matanya mendapati ucapan Hyemi “Kau bukan Kim Kibum, Siapa kau sebenarnya?” Lanjut Hyemi sambil menyodorkan foto Kibum tepat di depan wajah Jongin ..

Gleg ~

Baru kali ini Jongin mendapati tatapan tajam yang menurutnya berbeda dari tatapan yeoja lainnya.

_Tbc_

Review

“Ckck aku memang bukan Kibum”

“Ya ! Nuguya? “

anak ini terlihat masih sma..

***

“Aku sudah mengetahui akan Jongin yang bertemu dengan Hyemi, Bukan kau Kibum yang menemui Hyemi”

“Aku ingin perjodohan ini batal”

“Tidak bisa Kibum”

“Aku sudah mempunyai yeojachingu”

**** 

“Dia tidak ingin di jodohkan olehmu”

“MWO?”

***** 

“HUWAAA ini gila bagaimana bisa aku di jodohkan dengan namja di bawah umur”

maaf ya lagi – lagi aku buat FF yang gaje , maaf juga belum bisa lanjutin FF yang lain .

maaf juga nama eunhyuk aku ubah marganya jadi Shin hehe ^^

udah membuka jgn lupa di komen ya . hehe

60 thoughts on “Nuna.. Marry Me ? [Part 1]

  1. wkwkwk sesuai yg kita omongin semalam ye, soal 18 VS 21

    ngapa lu jd ke bawa alur FF hahahahaha xddd

    duh cucok deh, ahjumma” sm namdongsaeng -_- sesuatu banget ya ma hahahaha

    kenapa harus berpart, gue demen yg oneshoot, bagus gue suka, tumben”an ya double kim masuk jd cast haghaghag😀

    eh i guest so, gue nebak ye, My Angelnya si Key itu jangan” si Hyemi lagi, kalo tebakkan gue bener, lu punya utang sm gue hahaha

    lanjut ye part 2 nya, semangaaaatt!! ^^

  2. Lah knapa masuknya cumin stengah????
    Hyakkkk!!!! Skali lg deh…>>>

    eonni…, aku datang >o<

    tp ttap bgus kok, ngomong2 tu poster bagus
    ekspresi key d stu sesuatu bgt, haha
    lanjutkan ya… di tunggu next part

  3. Keren, jarang loh FF part yang ada reviewnya eon ><
    Okesip, ini FF pertama yang aku baca disini, udah keren banget cetarr badai membahana halilintar guntur tsunami ulala~ *apabangedah* FF selanjutnya gimana ya? Kayaknya keren banget AAA! Aku tunggu part selanjutnya eon ^^b

  4. annyeong eonni, aku reader baru di sini.
    aku sering baca ff mu di ffindo.
    ff mu keren🙂
    suka pokoknya…
    oh ya, gmn kelanjutannya me and dad ??
    penasaran eon.
    lanjut baca ya ?

  5. huah bru part awal aja udah seru banget xD
    d bikin ngakak ma tingkah eunhyuk,kkkkk
    ya iyalah hyemi tw klw yg d temui ma dya itu bukan kibum jelas2 kibum ma jongin itu g ada mirip2’y klw jongin ma taem bru ada mirip’y *apadeh*kkkkkkkkk

  6. meskipun udah sering baca ff bernuansa perjodohan, tp selalu penasaran dg endingnya.
    awal yg menarik, kirain hyemi bakal diem aja gr2 d tipu..

    hmm neeeext🙂

  7. anyonghikaseyo cingu…
    salam kenal,,q reader bru disini…🙂

    cingu…ffnya menarik bgt…part 1 nya aja dah bkin pnasaran next part nya,,
    uri j0ngin kasian chingu,,,selalu dpndang sblah mata sama appa nya…😦

  8. annyeong Thor🙂
    aku reader baru nih di sini
    dan kebetulan aku nemu ff kai
    wahhhh kerennnn

    knp karakter eunhyuk di sini jail,kocak banget suka banget deh.. hehehw

    terus knp sih kibum itu ga mau nikah sma raemi??? sayang banget deh jadinya kai sbagai adik harus ngalah,,,
    pknya kerennn

  9. Annyeng aku reader bru di wp mu, aku suka FF2 disini, keren, apalagi yg ini, SUKA BANGEETT^^
    Suka sm karakter Eunhyuk disini xD, konyol, 11 12 sm aku xD…
    Kai sm aku aja, kan kita seumuran #Plak!
    Mau lanjut comen di part 2 dulu😀

  10. haha hyukjae kocak sekocak mukanya k k k k …
    udah bsa ngbayangin gmana kocak’a hyukjae n’ btapa berisik’a dy haha #mian 4 fans hyukjae (⊙o⊙)
    eon fighting !!

  11. wahhh penasaran.. daebak alur ceritanya gk ketebak euy b(^.^)b pokonya 2 jempol!!! ohh ya perkenalkan saya readers baru *bow btw saya suka posternya kai key nya gk nahan ><

  12. i’m new reader yang suka banget ama ff author kim raemi, mianhe thor saya baru coment padahal sebenarnya kagak mau jadi silent reader, tapi gimana lagi saya bacanya ffnya ini di hp, jadi bingung kalau mau comentnya gimana..😄😥
    aduh kasian sekali dirimu kim jong in xD …
    kurasa kau harus lebih pintar untuk membohongi seseorang..
    ya ampun thor aku baca ini kagak bosen bosen, bye mau coment ke next partnya..🙂

  13. halo eonni. aku new reader nih. aaa ffnya seruu. tapi kasian banget jongin dibanding2in sama kibum disitu. enak banget jadi hyemi dijodohin sama yang ganteng/? hahaha. baca part 2 ah:D

  14. annyeong… aq reader baru… dsn….
    slm kenal… smpah ceritanya keren walpun mash ada kta2 ygvagak gk nyambung.. tpi tetp keren kok…
    lanjut ne…kekeke

  15. Pertama nya bingung sama jalan cerita nya. Karna dari awal memang pengen baca yg berhubungan dengan kai, tapi disini yang diceritain awalnya kibum. Tapi setelah dibaca sampai akhir baru ngerti hehe. Ceritanya bagus banget. Apalagi sikap kai yg dingin kayak asli nya, jadi bisa di bayangin hehe. Lanjut ya thor. Fighting.

  16. annyong ,, aku reader baru
    pas awal cerita kurang begitu paham tapi pas pertengahan dah mulai tau jalan critanya .. wah jangan” yg dicari kimbum oppa kim reami sndiri ???

  17. Ping-balik: Rekomendasi Fanfictions [ FF ] | Sasa Fanfiction

  18. Annyeong eon^^
    aku reader baru disini…
    suka banget sama ff ini…
    keren ceritanya🙂
    jongin akhirnya ketahuan dgn penyamarannya.. wkwkwk
    dijodohin dibawa umur? omg ><

  19. Wah, wah Daebakk. Cari Rekomendasi FanFict di Google. Dan langsung ke sasar ke tempat ini. Hihiihiihii, ceritanyaa Kerennn bnget, gaya bahsanya mudah dipahami dan simpleee. Okayy, lgsung ke next chapt aja.

  20. Hy thor rider baru nih🙂
    Ada temen yg ngerekomin FF ini nih, ternyataaa bnr kata tmn ku FF Daebaaaaakk, keep writing yaah🙂
    Sekalian ijin baca ^^

  21. Hy thor rider baru nih ^^
    Ada temen yg ngerekomin FF ini nih, ternyataaa bnr kata tmn ku FF Daebaaaaakk, keep writing yaah
    Sekalian ijin baca ^^

  22. annyeong author-shi~
    aku izin baca ne😀
    aku reader baru nih, kebetulan ada yg ngerekomendasiin ff ini dan wow ceritanya daebak (y)
    lanjut ne~

  23. hahahhahah si jongin shock gitu pas digebrak ama hyemi😄
    udah gitu si enhyuk kocak amat tingkahnya hahahah masa dilangkahin adiknya nikah kkk~
    nice ff thor ^^
    izin baca next chap ya ^^V

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s