Married To My Brother ? Oh No !

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Married To My Brother ? Oh No !

Length :: OneShoot

Genre :: Romance, Friendship , Family ,comedy (maybe)

Summary :: friends from school, getting married to my brother?

Cast ::

Lee Jieun (IU)

Lee Jinki (SHINee)

Park Jiyeon (T-ara)

Support cast ::

Kim Jonghyun (SHINee)

Kim Kibum (SHINee)

Choi Minho ( SHINee)

Lee TaeMin (SHINee)

 Kim Jongin (EXO-K)

Seorang wanita dan empat pria di sampingnya  tengah memperhatikan dua sejoli yang tersenyum penuh riang , Dua sejoli itu tengah bertukar cincin seolah pengikat antara mereka berdua. Setelah itu teprukan tangan di sambut penuh riuh pikuk di ruangan ini .

“ Omo akhirnya mereka bertunangan juga ya “ Seru seorang pria berwajah cantik “ Kau benar Taemin ,Akhirnya mereka bertunangan juga setelah 4 tahun berpacaran “Timpal pria tampan di sampingnya .

“ Tentunya Kibum , kita semua mengharapkan semua ini “Seorang pria berwajah charisma menanggapi ucapan temannya tadi “ Bukan hanya itu Minho , Tidak lama lagi mereka akan menikah “ Timpal pria berwajah tampan dan berbadan kekar .

“ Gheure Jonghyun , Yang jelas Jinki dan Jiyeon akan mendahulukan kita” Ujar pria bernama Kibum

“ Kalau Jinki memang sudah cukup umur untuk menikah , Sedangkan yang dinikahinya seumuran dengan “ Ucapan pria yang bernama Minho tertahan , Karena keempat pria ini menatap wanita yang ada di sampingnya , Wanita ini masih saja menatap tajam kedua sejoli yang berbahagia itu ..

“ Jieun-ah , Jinki oppa mu terlihat cocok ya dengan Jiyeon “ Ujar Pria yang bernama TaeMin , Namun di sambut dengan tatapan tajam ketiga pria lainnya , Wanita yang di panggil Jieun itu hanya menatap datar TaeMin dan berlalu meninggalkan keempat pria ini .

‘sepertinya ucapan TaeMin salah besar ‘ pikir tiga pria yang sekarang semakin menatap tajam TaeMin , Sedangkan yang di tatapi hanya cengengesan “Hehe Mian tadi aku tidak sengaja suerrr” TaeMin memasang tanda V .

Jieun yang memang sedari tadi memandang dua sejoli ini dan sekarang berada di balkon , Masih saja dirinya memandangi dua sejoli tersebut sambil tersenyum “ Bukan aku tidak rela oppa , Aku rela kau bertunangan dengan temanku di masa smp dulu , Hanya saja aku takut kau berubah padaku oppa “ Tanpa terasa air matanya jatuh begitu  saja membasahi pipi mulusnya .

Lee Jieun , Wanita yang berkuliah di universitas Inha dan memasuki fakultas seni semester 4 ini .. Dia mempunyai seorang kakak lelaki yang bernama Lee Jinki yang berumur 25 tahun dan sudah berkerja di perusahaan ayahnya , Dari dulu sampai sekarang Jieun sangat dekat dengan Jinki kakaknya itu .

Sikap Jieun terhadap Jinki yang sangat dekat , Membuat Jieun terlalu manja terhadap kakaknya itu. Dari dulu saat sekolah Jieun selalu di antar jemput oleh Jinki , Bahkan keinginannya ketika ingin berpergian di turuti oleh Jinki membuat Jieun semakin manja terhadap kakaknya itu .

Namun satu hal yang membuat Jieun sangat kaget , Dimana dia saat sma mengetahui kalau Jinki berpacaran dengan teman smp Jieun .. Mengetahui hal tersebut Jieun setengah tidak percaya , Sampai pada akhirnya sosok wanita itu di ajak ke rumah Jieun .

Jieun sangat kaget melihat orang yang sangat dulu dia kenal adalah kekasih kakaknya Lee Jinki .. Park Jiyeon teman semasa smp Jieun , Wanita itu sangat popular saat smp .. Nyaris semua siswa di sekolah mengenalnya, Karena dia memang cantik dan pintar tidak jarang para pria yang mengincarnya .

Namun tidak di sangka kalau Jiyeon menjadi kekasih Jinki kakak kandungnya sendiri , Awal pertama mengetahui hal ini Jiyeon terlihat kikuk pada Jieun , Begitu juga dengan Jieun yang masih sulit menerima hal tersebut .

Seiring berjalannya waktu  Jieun perlahan dapat menerima keberadaan Jiyeon , Walau agak ada perubahan pada diri Jinki .. Dia sudah jarang menjemput Jieun , Walau sesekali menjemput Jieun ke kampus , Namun waktunya di luangkan untuk Jiyeon .

4 tahun ini Jieun memang menjadi dekat dengan Jiyeon , Bahkan Jiyeon sangat baik pada Jieun. Hal ini semakin di tanggapi positif oleh Jieun , Terlebih lagi orang tua dari Jieun dan Jinki sudah merestui sekali seorang Jiyeon .

Sampai saatnya hari ini Jinki dan Jiyeon bertunangan , Membuat suatu pengikat dalam hubungan mereka untuk jenjang keseriusan .

Jieun menatapi mereka bukan karena dia tidak setuju , Hanya saja dia takut kehilangan seorang kakak yang selama ini menemani hari – harinya , Seorang kakak yang sering bercanda dan meledekinya .. TErkadang Jinki bersikap menyebalkan , Namun tetap saja Jieun menyukainya .

Jieun senang dengan pertunangan ini , Hanya saja dengan pertunangan ini membuat Jinki tidak lagi perhatian padanya .. itu yang di takutkan Jieun saat ini ..

“ Oppa , Mianhae .. Keunde haengbokhae oppa “ Air mata Jieun semakin mengalir deras sambil memandangi kakak yang sangat dia sayangi itu .

Di sisi lain empat pria menatap Jieun yang menangis , Ingin menenangkan  Jieun . Hanya saja salah satu dari mererka berkata “ Biarkan ! Mungkin  Dia ingin sendiri dulu” Ucapan  itu membuat yang lain menahan langkah mereka untuk medekati Jieun.

****

Jieun duduk santai di taman kampusnya , Setelah beberapa menit lalu menghabiskan waktu di dalam kelas membuatnya sangat suntuk dengan pelajaran – pelajaran yang ada ..

“ Heii , Minum ini “ Ujar seorang wanita cantik memberikan orange juice kesukaan Jieun “ Gomawo Suzy-ah “ Jieun meraih minuman tersebut dan meneguknya .

“ Ahhh senangnya bisa keluar kelas dan tidak ada mata kuliah lagi “ seru Suzy yang memang sahabatnya dari sementer 1 walau mereka dekatnya pada semester 2 , Mereka bagai prangko dengan amplop tidak akan terpisahkan apabila di kampus .

“ Benar , aku cukup bosan dengan pelajaran tadi “ Suzy mengangguk mantap membenarkan ucapan Jieun “ Setelah ini mau kemana ? apa langsung pulang ?” Ujar Suzy

Biasanya kalau ada waktu kosong kedua sahabat ini mereka akan berpergian tidak jelas , Asal mereka senang tempat itulah tujuan mereka .

“ Sepertinya aku langsung pulang saja , sedang malas kemana – mana “ Suzy mengangguk mengerti “ arayo , Lalu kau di jemput oleh Jinki oppa ?”

“ Ne , tadi aku sudah mengirim sms padanya , Menunggu balasannya saja “ Memang benar tadi sebelumnya Jieun mengirim pesan singkat yang berisikan ‘ oppa jemput aku sekarang . oke oppa ‘.

Drrrttt ddrrtttt

Di rasakan oleh jieun ponselnya berbunyi dan mendapati satu pesan singkat di layar ponselnya “ Cepat buka , siapa tahu itu Jinki oppa “ Jieun mengangguk dan membuka pesan singkat itu

Jieun-ah Mianhae oppa tidak bisa menjemput .

Tapi aku menyuruh Kibum untuk menjemputmu , Kau tunggu saja ya ..

Jieun menghelakan nafas kesalnya “ Kau lihat ini , Jinki oppa sudah berubah .. Dia sudah tidak mementingkan aku lagi “ Suzy mengelengkan kepalanya bertanda tidak setuju “ Kau terlalu naïf Jieun , Jangan berfikiran seperti itu . Siapa tahu oppamu sibuk dengan perkejaannya , Maka dari itu dia tidak dapat menjemputmu . Jangan berfikir yang negative dulu “

“ ARayo , Keunde….. “ UCapan Jieun terpotong karena Suzy langsung berbicara “ Sudah ku bilang jangan negative thingking Jieun “

Jieun mengelakan nafasnya “ Bukan itu , Masalahnya aku akan di jemput dengan Kibum oppa menyebalkan “ Seolah memasang wajah mirisnya Suzy malah tertawa terbahak – bahak “ Hahaha yang sabar ya chagi , kau pasti tahan dengan cerocosan Kibum oppa itu “

“ Sial malah menertawakanku “ Jieun mendorong Suzy pelan , Namun Suzy masih saja tertawa puas ..

###

Tin Tin Tin

Suara klakson terdengar jelas di telinga Jieun dan Jieun menatap mobil yang sangat sudah dia kenal ..

Tinn Tinnn

Klakson tersebut semakin terdengar tidak sabar , Hal ini membuat Jieun sedikit kesal “ Aku pergi dulu ne Suzy , Lihatlah pria bodoh itu sudah mengklakson bertanda kalau dia tidak sabaran “ Suzy hanya terkekeh dengan ucapan Jieun dan melambaikan tangan dengan kepergian Jieun ..

Bruuggggg

Di tutupnya pintu mobil oleh Jieun ketika sudah duduk di kursi belakang “ YA ! LEE JIEUN JANGAN KENCANG – KENCANG MENUTUP PINTU MOBILKU , NANTI RUSAK “ Teriak Kibum dengan intonasi yang cukup mengerikan bagi Jieun .

“ Issh kau tidak sabaran , Tadi aku hanya pamitan sebentar dengan temanku “ Kibum menatap tajam Jieun “ Tidak perduli ! Dan Kau , Siapa yang menyuruhmu untuk duduk di belakang cepat pindah ke depan , Kau fikir aku supirmu .. Cepat pindah “

Jieun menghelakan nafas kesalnya dan menuruti ucapan Kibum , Dia duduk di kursi depan sambil bergumam “ Issshh cerewet sekali dia !”

“ Aku mendengarnya Lee Jieun dan tarik kata – katamu tadi “ Jieun menelan ludahnya dalam – dalam “ Arayo Kibum oppa “

Kibum tersenyum pada Jieun “ Gitu dong baru adik yang baik “ Kibum langsung melajukan mobilnya setelah berkata seperti tadi . Sedangkan Jieun mengerucutkan bibirnya kesal pada pria di sampingnya ini .

Hal seperti inilah yang di segani oleh Jieun , Kibum tipikal pria yang tidak sabaran .. Dia seumuran dengan Jinki dan dia membuka usaha restaurant masakan itali  di beberapa kota, Restaurant itu pun memang sudah cukup terkenal di kalangan orang banyak , Terelebih lagi dengan hobinya memasak dia pun berpartisipasi dalam memasak makanan itali di restaurant miliknya .

Setiap kali bertemu Jieun ada saja hal yang membuat Jieun kesal , Kibum memang cerewet namun dia berhati lembut . sisi lain yang tidak di ketahui orang lain , Namun tetap saja Jieun terkadang kesal dengan kecerewetan Kibum.

“ Kau tidak menjaga restaurantmu oppa?” Tanya Jieun menetralisir keadaan

“ Tidak ! Gara – gara menjemputmu , Restaurantku terlantar “Jieun memasang wajah jengkelnya “ KAlau begitu jangan menjemputku tadi “

Kibum terlihat terkekeh dengan kejengkelan Jieun “ Jinki menyuruhku menjemputmu karena dia sibuk , Lagi pula tidak mungkin aku membiarkan adiknya temanku yang sudah ku anggap seperti adikku sendiri harus pulang sendirian ketika minta di jemput “

Jieun cukup terharu dengan ucapan Kibum , Walau pria ini cerewet dan menyebalkan .. Dia memiliki sisi baik juga “ Kau mengkhawatirkanku oppa ?”

“ Aniyo !” Ucap Kibum cepat , Baru sedetik Jieun melihat Kibum yang baik hati sekarang sudah menjengkelkan lagi “ Jieun , Kau tahu tidak .. Aku menemukan resep baru untuk  makanan di restaurantku “ Seru Kibum

Jieun yang matanya focus dengan ponsel di hadapannya membalas pesan dari sahabatnya Suzy hanya menanggapi dengan “ oh ! Terus “

Mendapati tanggapan singkat dari Jieun membuat Kibum kesal “ LEE JIEUN DENGARKAN AKU INGIN BERCERITA KECIL “ Jieun terkaget dengan teriakan Kibum , Bahkan ponselnya nyaris  ingin terjatuh .

Jieun kesal dengan teriakan Kibum itu “ KALAU INGIN BERCERITA YA BERCERITA SAJA ! AKU TIDAK TULI OPPA “ Balas Jieun dengan teriakan super tepat di wajah Kibum

Kibum hanya mengangguk – angguk mendapati hal ini dan bercerita pada Jieun .. Kibum memang selalu seperti itu pada Jieun , Dia cerewet , Sering bercerita tentang masakan baru yang dia olah sendiri , Tidak suka kalau ucapannya tidak di tanggapi atau tidak di dengar .

****

 Di rumah Jieun terlihat ramai , Kenapa ? Tepat di balkon Jinki dan Jiyeon , Serta keempat teman Jinki begitu juga dengan orangtua  Jieun berada di balkon .. Mereka berkumpul dan bercerita seru .

Jieun yang baru saja turun dari kamarnya , Dia menghampiri kumpulan keluarganya ini entah apa yang mereka bicarakan , Namun Jieun berniat minta antar Jinki menemaninya membeli buku .

“ Annyeong “ Sapa Jieun dan si sambut sumringah oleh yang lainnya “ Annyeong Jieun “

“ Jieun lihat undangan pernikahan yang ini bagus tidak ?” Ujar orangtuanya yang sibuk memilih – milih undangan pernihakan untuk kedua pasangan yang belum lama melangsungkan pertunangan itu ,.

Mimik wajah Jieun langsung berbuah seketika , Namun dia memandang Jinki kakaknya itu “ Jinki oppa , Temani aku membeli buku “ Ujar Jieun

Namun terlihat Jinki menatap Jiyeon “ Saeng-ah Mian oppa sedang memilih beberapa undangan yang cocok “ Jieun cukup kesal dengan ucapan Jinki yang memilih tetap diam mencari kartu undangan yang pas untuk mereka berdua “ Jadi kau tidak mau mengantarku oppa “

Jinki merasa sadar kalau Jieun marah , Hal ini membuat yang lain menatap kearah mereka “ Jieun-ah , Kau kan bisa minta antar oleh teman oppamu .. Kau lihat kan ada Jonghyun , Kibum , Minho dan TaeMin , Kau lihat kan Jinki dan Jiyeon mereka sibuk memilih undangan yang tepat “ Ujar Eomma Jieun

Jieun semakin kesal dengan ucapan eommanya itu , Jiyeon yang menyadari hal itu angkat bicara “ Ghwencana oppa , kau antar Jieun saja dulu . Biar aku dan yang lain memilih undangannya “ Ujar Jiyeon

“ Tidak Jiyeon , Jieun sudah besar .. Hal ini lebih penting “ Ujar appa Jieun yang menimpali ..

Jinki menatap Jieun yang semakin kesal “ Ya sudah , Jieun-ah .. Biar Minho yang mengantarkanmu ke took buku , Mianhae oppa benar – benar tidak bisa dan lagi pula tidak mungkin semua teman oppa mengantarmu “

Jieun menghelakan nafas kesalnya “ Gheure Minho yang akan menemanimu, Dia seorang atlet jadi dapat menjagamu Jieun “ Seru eomma Jieun

“ Jinki , Kenapa kau tidak menyuruh aku  mengantarkan Jieun?” Cablak Jonghyun, Semua yang ada di balkon ini menatap Jonghyun dan keempat temannya sedikit berteriak “ ANDHWAE”

“ Aku merasa tidak aman apabila Jieun di dekatmu , Mata kau kan sering jelalatan bak playboy kelas atas .. Nanti kau bukan menemani Jieun mencari buku , Kau malah menggoda para wanita yang ada di sana “ Ujar Jinki dan di timpali dengan yang lain “ Gheure tidak aman “

Jonghyun mengerucutkan  bibirnya kesal membuat yang lain terkekeh “ Minho kau mau kan mengantar Jieun ?” Ujar Jinki , Minho hanya tersenyum dan mengangguk mantap .

Jieun hanya dapat pasrah saja mendapati hal ini dan mau tidak mau di antar Minho , Pria paling dingin yang penah dia kenal .

####

Selama perjalanan menuju toko buku tidak ada pembicaraan di antara Minho dan Jieun , Walau sesekali Jieun bertanya pada Minho dan di jawab dengan jawaban singkat ..

Sampai di toko buku pun Jieun mencari buku yang dia cari dan beberapa novel yang dia inginkan. “ Oppa , novel ini bagus tidak ?” Jieun memamerkan satu buku novel yang paling terbaru di toko ini dan menyerahkan pada Minho .

Minho sedikit memebaca synopsis di belakang buku “ Tidak “ Minho mengembalikan buku tersebut pada jieun “ Tidak bagus oppa ?” Minho mengangguk mantap tanpa berkata sedikit pun .

“ Oppa kalau yang ini ?” Jieun menyodorkan novel lagi pada Minho , Minho langsung menjawab “ Tidak “

“ Oppa , Buku yang ini ?”

“ Tidak “

“ yang ini ?”

“ Tidak “

“ Ini “

“ Tidak “

“ Yang ini “

“ Tidak Jieun “

Jieun cukup frustasi dengan pengamatan Minho akan masalah buku , Jieun berfikir sejenak ‘apa dia tidak tahu tentang buku ?’ karena sudah beberapa buku yang di berikannya pada Minho dia menjawab dengan ‘tidak’

“ Oppa , dari tadi aku meminta saranmu akan buku . Tapi kau malah menanggapi dengan tidak , apa kau tidak tahu tentang buku ? hah “ Minho hanya tersenyum “ Bukan aku tidak tahu Jieun , Hanya saja kau salah menanyakannya padaku . Karena aku tidak tertarik dengan novel , Lihat ini Komik yang sangat aku suka “

Jieun menepuk jidatnya mendapati Minho memamerkan komik slam duck seri terbaru yang memang kesukaannya , Jieun hanya mengangguk – angguk mendapati Minho yang sibuk dengan mencari komik lainnya .

“ Gheure memang salah ! Jinki oppa salah menyuruh Minho oppa mengantarkanku “ Gerutu Jieun kesal, Namun di dengar jelas oleh Minho “ aku mendengarnya Lee Jieun “

“Oppa , aku kesebelah sana ne . mencari buku yang tepat oke” Seakan mengalihkan pembicaraan Jieun sedikit berlari meninggalkan Minho yang memilih beberapa komik .

Choi Minho pria satu ini memang teman Jinki , Dia seorang atlet basket ! Terkadang dia pun mengajari anak – anak sma mengajari basket . Tidak jarang sikapnya sangat dingin , terlebih lagi dengan orang yang baru dia kenal .

Karena sikap dinginnya itu membuat orang terkadang tidak tahan , Jieun pun cukup frustasi ada di dekat Minho , Karena terlihat jelas Minho sangat menjaga image cool dan kharismanya . Tapi di balik itu dia pun dapat berbicara banyak apabila berkumpul , Walau terkadang ada beberapa jeda yang selalu di gantungkan olehnya dan memasang wajah coolnya itu .

***

“ Jinki Oppa “ Seru Jieun ketika menuruni anak tangga rumahnya , Dia menatap Jiyeon yang memang  ada di samping dan memberi senyum padanya “ Annyeong Jiyeon “ Sapa Jieun seperti biasanya

“ Annyeong adik ipar “ Balas Jiyeon , Jieun terdiam sejenak namun dia tetap tersenyum mendengar hal tersebut .

“ Wae? Ada apa memanggilku ?” Ujar Jinki yang memang sadar tadi di panggil , Jieun tersenyum dan mengelayut manja pada Jinki “ Oppa , Temani aku ke ulangtahun teman sma ku ne , Aku tidak mau datang sendirian . Lihat aku sudah rapi seperti ini ,Kita tinggal berangkat . oke oppa “

“ Sekarang ?” PEkik Jinki seakan tidak percaya ,Jieun mengangguk mantap “ Ne, Acaranya memang sore ini oppa , Sekarang “

“ Jieun-ah Mianhae , Oppa dan Jiyeon mau pergi melihat gaun pengantin dulu , sudah janji dengan designernya sore ini juga mau ke butiknya “ Jieun mendadak lesu mendengar hal ini “ Jadi kau tidak bisa mengantarku ?”

Jinki terlihat merasa bersalah dan menatap Jiyeon , Dia bingung di antara Jieun yang memang adiknya kandungnya sendiri dan wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya . kedua wanita yang dia cintai ini memang membuat Jinki bingung .

“ Heiii , kenapa kalian diam mematung di depan tangga seperti ini ?”Seru seorang pria yang langsung menepuk pundak Jinki , Mendapati pria tampan , rapi dan memiliki aroma yang sangat harum membuat Jinki tersenyum seolah mendapatkan ide .

“ Heiii , Jonghyun kebetulan kau datang ! Sepertinya kau habis berkencan ?” Jinki memasang wajah curiganya pada sahabatnya satu ini , Pria tampan ini hanya tersenyum “ Tentunya dengan yeojachingku “

“ Jonghyun , Kau tolong temani Jieun ke acara ulangtahun teman smanya , aku tidak bisa mengantar karena ingin melihat gaun pengantin “

“ MWO ?” PEkik Jonghyun dan Jieun yang sangat kaget dengan tindakan Jinki , Jieun tidak habis fikir Jinki akan menyuruh Jonghyun , Padahal yang paling di larang untuk mengantar Jieun adalah seorang Jonghyun sang playboy satu ini.

“ oppa kau serius menyuruh Jonghyun oppa mengantar Jieun ?” Jiyeon seperti khawatir dengan tindakan Jinki “ Mau bagaimana lagi , temanku yang lain tidak ada . ini kepepet Jiyeon , Kebetulan sekali kan dia datang ? Kau tenang saja sebenarnya Jonghyun dapat menjaga orang dengan baik , Telebih lagi adikku Jieun “ Jiyeon hanya mengangguk pasrah

“ Kau menyuruhku mengantarkan Jieun ? Bukannya biasanya kau selalu melarangku untuk mengantarkan Jieun ?” Ujar Jonghyun

“ Wae? Kau tidak mau ?” Jonghyun mengeleng cepat dengan ucapan Jinki “ aniyo , tentu saja aku mau mengantarkan Jieun , Kajja Jieun .. Kau mau minta antar ke rumah temanmu yang ulangtahun ? dimana rumahnya ? beritahu aku ? akan ku antarkan kau dengan selamat “ Sepertinya Jonghyun sangat antusias untuk mengantarkan Jieun , Bahkan sekarang tangan Jieun sudah ada di gengagamannya .

Melihat hal ini cepat – cepat Jinki memisahkan tangan Jieun dan Jonghyun “ YA ! Kau boleh mengantarnya bukan berarti kau bisa menyentuh adikku seenaknya . Aku menyuruhmu karena tidak ada yang lain , Jaga adikku dengan selamat .. Kalau tidak mati kau Kim Jonghyun “ Jinki mengepal – ngepalkan tangannya dan memasang wajah evil pada Jonghyun .

Mendapati hal itu Jonghyun hanya dapat menelan ludah “ arayo ! Dia sudah ku anggap seperti adikku bahkan lebih . Jadi aku tidak akan membiarkan orang lain berbuat macam – macam padanya , Kajja Jieun “ Dengan cepat Jonghyun mendorong tubuh Jieun agar berjalan di depannya meninggalkan Jinki dan Jiyeon .

“ Justru aku takut kau akan macam – macam pada adikku” Umpat Jinki

Sedang Jieun hanya dapat pasrah harus di temani dengan Jonghyun , padahal kan yang dia harapkan di temani dengan kakak kandungnya sendiri .

####

Di acara ulangtahun teman Jieun , Jangan harap Jonghyun akan berdiam diri . Jonghyun menggoda beberapa wanita yang ada di pesta ini , Sungguh bukan seorang Jonghyun kalau dia tidak membuat rayuan gombal miliknya yang paling ampuh ..

Sedang Jieun dia hanya dapat mengelengkan kepalanya memperhatikan kelakuan teman kakaknya yang memang langsung akrab dengan para wanita yang tidak lain tidak bukan teman Jieun juga .. Jieun asik dengan orange juice miliknya sambil memperhatikan teman – temannya yang seperti reouni .

“ Aiissh anak ini kenapa hanya diam saja disini ?” Seru Jonghyun yang tiba – tiba sudah berada di samping Jieun , Jieun hanya melirik sebentar kearah Jonghyun dan kembali menyeruput minumannya “ Tidak di jawab , Kau tidak begabung dengan teman – teman lamamu yang reoni itu ?”

Jieun menatap malas pada Jonghyun “ Ahh aku sedang tidak mood oppa “ Memang Jieun kalau tidak mood tidak ingin melakukan apa – apa , Dia masih kesal dengan Jinki yang tidak bisa mengantarkannya .

“ Oh begitu , Jieun-ah !Gaunmu cantik , ehh tidak .. Maksudku,  Kau terlihat cantik dengan gaun itu“ Puji Jonghyun ,Namun di tatap tajam oleh Jieun “ Issshhh tentu saja aku menggunakan gaun, tidak sadar ini acara pesta ulangtahun .. Jangan mencoba menggombal oppa , Tidak mempan !”

Jonghyun hanya terkikik dengan ucapan Jieun , Dia memang sudah tahu tanggapan Jieun akan seperti itu dan memang sudah sering Jonghyun menggombal tapi tidak di tanggapi serius oleh Jieun ,bahkan di pandang datar saja oleh Jieun .

“Aku mau ke toilet dulu oppa “ Jieun beranjak dari duduknya di ikuti dengan Jonghyun “ Aku ikut“  Jieun menatap tajam Jonghyun

“ Untuk apa mengikutiku ?” Sinis Jieun

“ Tidak ingat ucapan oppamu tadi , aku harus menjagamu dan lagi pula aku pun ingin ke toilet “ Jieun mengangguk mengerti dan berjalan kembali seraya bergerutu” aku fikir dia ingin menggombal pada yeoja lagi “ namun di dengar oleh Jonghyun dan di lirik pedas oleh Jonghyun , Membuat Jieun sadar kalau ucapannya membuat satu orang ini tersindir .

Kim Jonghyun pria tampan satu ini adalah CEO perusahaan Amigo yang sangat terkenal ,Pria ini pun cukup terkenal dalam artikata playboy. Dia memang sering menggoda para wanita bahkan sekertarisnya pun dia gombali ..

Dia bersikap seperti hanya ingin mencari yang benar – benar baik untuknya , Di lain sisi pun Jonghyun memiliki sisi kewibawaaan dan tegas .

Jieun yang baru saja keluar dari toilet wanita , Tepat di dekat Toilet itu tidak sengaja Jieun mendengar seorang wanita yang sedang berumpi .

“ Kau tahu tidak Jiyeon “

DEG!

Sebenarnya Jieun malas mendengarkannya , Namun mendengar nama Jiyeon yang sangat tidak asing baginya membuat dia menghentikan langkahnya .

“Kenapa dengan Jiyeon ?”

“ Jiyeon akan menikah dengan kakak Jieun , JInki oppa .. Kau tahu kan kakak Jieun yang tampan itu ?”

Jieun sepertinya mengenal suara tersebut dan benar saja … Kim Jisun musuh Jiyeon saat smp , Bukan maksudnya saat smp Jisun sangat iri dengan kecantikan yang di miliki Jiyeon. Maka dari itu dia tidak mau kalah saing dengan Jiyeon .

Jieun pun baru sadar kalau Jisun itu saudara Kim RaeMi temannya yang sedang berulangtahun , Lantas saja Jisun bisa berada di tempat ini . Beberapa wanita yang bersama Jisun ada teman smp Jieun juga yang memang satu sma dengannya .

“ Jinja ? Wajarlah Jiyeon itu cantik “

“CIh ! Bukan hanya itu , Aku yakin dia menggoda Jinki oppa sampai dia mau bersamanya . aku yakin sekali , Dasar wanita penggoda“

DEG !

Jieun membulatkan matanya mendengar hal tersebut . Jieun merasa tidak senang mendengar hal ini , Entahlah dia tidak terima mendengar hal tadi  ! Saat itu juga Jieun menghampiri para wanita tersebut terutama di depan Jisun.

“ YA KIM JISUN .. BERANI – BERANINYA KAU MENJELEKKAN JIYEON KAKAK IPARKU ! TERIMA INI “

BUGGGGGG

Satu tinju mendarat tepat di wajah Jisun , Wanita yang sangat kaget dengan tindakan Jieun “ Jangan pernah mencoba untuk menjelekan Jiyeon , Aku Tidak suka ! dan Kaulah wanita penggoda itu ! “ Setelah berkata seperti itu Jieun langsung meninggalkan Jisun

Melihat hal itu semua hanya tecengang kaget , Terutama Jisun yang merasakan sakit akibat di tinju Jieun ..

Jonghyun yang memang mendengar pembicaraan para wanita itu dan melihat kejadian tadi hanya terbengong – bengong mendapati Jieun yang bersikap seperti itu .

“ Kajja oppa , Kita pulang! Aku muak berada disini! “ Mendapati ucapan Jieun yang melongos pergi , Jonghyun hanya dapat menelan ludahnya “ Omo anak ini rupanya mempunyai jiwa preman juga “ Jonghyun mengelengkan kepalanya sambil mengikuti Jieun dari belakang .

Satu jam kemudian

Sampai di rumah Jieun memasang wajah kesalnya , sungguh dia tidak terima ada yang menjelekkan Jiyeon .. Meski dia masih sulit menerima Jiyeon yang akan menjadi kakak iparnya , Hanya saja mendengar kata – kata menjelakan Jiyeon itu membuatnya sangat jengkel .

Kalau bisa tadi ingin rasanya Jieun menarik rambut panjang Jisun , Namun dia rasa satu tinju untuk pelajaran wanita tadi .

“ Kau sudah pulang Jieun “ Sapa Jinki yang menyadari Jieun sudah pulang , Namun Jieun tidak menanggapi ucapan Jinki , Dia melongos memasuki kamarnya dan

BRUUKKK

Mendapati hal itu Jinki dan Jiyeon terbengong dengan sikap Jieun yang terkesan sangat marah , Kali ini mereka menatap Jonghyun yang baru saja masuk ke dalam rumah .

“ Jonghyun ! Kau apakan adikku , sampai – sampai marah seperti itu ?” Merasa tertuduh dengan cepat Jonghyun menjelaskan kejadian tadi .. Membuat Jinki dan Jiyeon mengerti serta  salut dengan Jieun .

“ Dia membelamu Jiyeon “ Ujar Jinki

“ Ne, Oppa , aku tahu sebenarnya dia perduli “ Ujar Jiyeon

Mereka membiarkan Jieun meredamkan emosinya sendiri , Karena mereka tahu kalau Jieun sedang marah membutuhkan waktu untuk sendirian .

*****

“ Jieun-ah “ Seru Suzy yang menghampiri Jieun di taman , Jieun menyambut dengan senyuman manisnya “ Suzy-ah”

“ Kau kebiasaan sekali meninggalkanku di kelas tadi “

“ Lagi kau kalau sudah ngobrol akan melupakanku “ Suzy hanya cengengesan

“ Oiya , Tadi kakak tercintamu mencarimu “ Jieun mengerutkan alisnya tidak mengerti “ Eunhyuk oppa , Pengagum rahasiamu itu tadi menanyaimu, Dia titip salam padamu “ Entahlah Jieun sedang enggan membahas masalah pengagumnya itu .

“ Untukmu saja salamnya ! aku ingin minta jemput Jinki oppa “ Suzy mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Jieun ..

“ Oppa , Bisa menjemputku sekarang “ Ya, Jieun tengah menelpon Jinki .

“ Mian Jieun , Oppa tidak bisa . Oppa mau melihat gedung yang akan di pakai di pesta pernikahan nanti , Kau di jemput dengan TaeMin saja ya. Aku akan menyuruhnya , Dia pasti mau , Bye “

“ Oppa , YA ! JINKI OPPA “

Tutt tutt tuttt

Sial ~ Secepat kilat telpon Jieun di matikan oleh Jinki , Jieun mengelakan nafas kesalnya “ Kau lihat ini Jinki oppa benar  – benar sudah berubah padaku . Bukan Jinki oppa yang ku kenal lagi ! Menyebalkan “

“ Kau jangan salah faham dulu Jieun “ Suzy berusaha menenangkan “ Suzy-ah ini kesekian kalinya dia tidak mau mengantarku atau menjemputku ! Sepertinya aku memang sudah di lupakan “

Saat itu Jieun berlalu meninggalkan Suzy sendirian di taman , Sedang Suzy tidak dapat berbuat apa – apa dia hanya dapat mengelengkan kepalanya saja .

###

Cukup lama Jieun menunggu TaeMin , Namun pada akhirnya mobil berseri TA 3 MIN itu sudah berhenti tepat di depan Jieun dan tanpa ragu Jieun masuk kedalam mobil tersebut .

“ Lama Menunggu Jieun ?” Ujar TaeMin yang mendapati Jieun memasuki mobilnya .

“Ne sampai aku lumutan menunggumu oppa “ Jujur Jieun

“ Mianhae Jieun-ah , Tadi aku melatih dance di sanggarku dulu jadi agak lama “

“Arayo ! Tapi sebagai gantinya kau harus mentraktirku ice cream  di toko itu “ Tunjuk Jieun pada sebuah toko dekat kampusnya .

“ Baiklah “

Jieun menyuruh Taemin membelikan Ice cream di toko tersebut sendirian ! KArena dia ingin makan di dalam mobil saja , Hal ini memang sudah sering Jieun lakukan pada Taemin , Pria satu ini memang menurut – nurut saja .

“ Ige , aku tidak punya hutang rasa bersalah padamu . Oke “ Ujar TaeMin yang menyodorkan ice cream pada Jieun “ Oke oppa .. Lets Go “ TaeMin hanya tersenyum mendapati tingkah Jieun dan melajukan kembali mobilnya .

Di sadari oleh Jieun kalau sedari tadi Taemin diam – diam menatap Jieun “ Wae  oppa ? Kenapa menatapku seperti itu ?” TAeMin tersenyum kecil “ aniyo itu ada coklat di bibirmu “

Jieun yang kaget langsung berusaha menghapus coklat yang ada di bibirnya “ Jinja ? omo sepertinya aku makan berantakan “ Tapi sayangnya tidak terhapus oleh Jieun .

“ Kau ini memang kalau makan selalu berantakan Jieun , Sini ku hapus “ Tanpa seijin Jieun , TaeMin langsung menyeka bibir Jieun dengan jemarinya menghilangkan noda coklat pada bibirnya .  Jieun cukup kaget dengan tindakan TaeMin namun hal ini sering di lakukan TaeMin padanya “ Gomawo oppa “ TaeMin hanya mengangguk saja

“ Huh aku bingung kenapa selalu di samakan dengan Jongin adikku “ Tiba – tiba TaeMin berkata seperti itu , Jieun yang memang sudah sering mendengar hal ini hanya menatap TaeMin “ Kejadiannya , Aku berniat ingin melanjutkan perusahaan appaku .  Tapi saat bertemu dengan teman appaku dia memanggilku dengan Jongin “

Medengar hal itu Jieun tertawa terpingkal “ ckck , Wajahmu itu memang sangat mirip dengan adikmu oppa , Tapi bedanya wajah kau terlihat lembut , Sedang Jongin itu gentle man “

TaeMin memasang wajah kesalnya mendengar ucapan Jieun “ Isshh setiap kali ada acara keluarga pun yang lain mengatakan seperti itu padaku ! Bahkan teman appaku itu pun berkata seperti kau , Issh aku tidak suka di banding – banding kan “

“ ckck Kau aneh oppa ! Kalian kan sedarah bagaimana tidak kalian tidak di bandingkan , Wajah kalian sangat mirip sekali oppa “

“ Huh .. Tapi kau harus tahu Jieun , Jongin semakin sulit di atur . Padahal aku hanya bilang jangan mempermainkan hati wanita , Tapi tetap saja ucapanku seolah tidak di gubris “

“ Danger ! Jangan – jangan dia di ajari oleh JOnghyun oppa , Jadi seperti  itu “ Celetuk Jieun asal , Taemin sedikit berfikir “ Memang iya sih , Setiap kami berkumpul pasti Jongin sangat akrab sekali dengan Jonghyun .. Wah Modus ini “ TAeMin mengelengkan kepalanya

“ Dia kan masih sekolah oppa , Mungkin saja emosinya masih labil “ TaeMin menatap Jieun kagum “ Sejak kapan kau bisa berbicara sedewasa ini Jieun .. Kau tidak sedang kerasukan kan ?” TaeMin memegang kening Jieun memastikan , Namun buru – buru jieun menepis .

“ Sial kau oppa , Tentu saja tidak “

“Tapi aku sedikit kesal , Jongin semakin bertindak seenak jidat saja ! Dia terlalu bandel dalam sekolah , Bahkan sering bolos dan alhasil aku yang harus datang ke sekolahnya .. Mau jadi apa dia kalau bolos – bolosan terus .. Omo anak itu sungguh … “ TaeMin terus begerutu tentang Jongin

Pria satu ini Lee TaeMin , Dia jago ngedance dan memiliki beberapa sanggar tari  di bebagai daerah .. Dia memiliki adik laki – laki yang masih bersekolah , Pada Jieun lah TaeMin terus bercerita tentang Jongin . Sampai – sampai Jieun bosan mendengar cerita TaeMin .

Kali ini Jieun cukup bosan juga mendengarnya “ Isssh oppa , Kalau kau sebal dengan Jongin seharusnya kau membuang saja foto in…” Belum sempat Jieun membuang foto  yang terpajang di depan dashboard mobil TaeMin . Foto itu foto TaeMin dan Jongin mereka tertawa bersama menyiratkan kebahagiaan mereka sebagai adik – kakak .

“ ANDHWAE !” Teriak TaeMin sampai mengerem mendadak dan merebut foto tersebut dari tangan . Tindakan TaeMin membuat jieun terkaget “ Walau Jongin menyebalkan tetap saja dia adikku dan … aku menyayanginya “

Fuih ~

Jieun hanya dapat mengelengkan kepalanya mendapati pria satu ini , Dia tahu walau TaeMin terlihat kesal dengan adiknya Jongin . Namun sebenarnya dia bertindak seperti itu karena menyayangi Jongin .

****

Jieun tanpa sengaja melewati kamar Jinki , Terlihat Jinki yang memandangi jas yang akan di kenakannya besok di hari pernikahannya .

“ Besok kau akan menikah oppa “ Ujar Jieun yang memasuki kamar Jinki dan berdiri di samping kakaknya itu , Jinki tersenyum “ Ne, Impianku untuk menikah akan terkabul Jieun “ Jinki sedikit mengacak lembut rambut Jieun .

“ Gheure ! Kau akan semakin melupakanku oppa “ Jinki langsung menoleh menatap Jieun yang berbicara seperti itu “ Kenapa kau berbicara seperti itu Jieun ?”

“Aku merasa kau sudah melupakanku oppa, Semenjak pertunangan itu kau sama sekali tidak ada waktu untukku oppa . Kau sibuk dengan embel – embel pernikahanmu , aku yakin setelah kau menikah , kau pasti akan melupakanmu adikmu ini .. Oppa , Kau satu – satunya kakak yang aku miliki . Tidak ingat saat kecil kau berjanji kapan kau akan melindungiku , Tapi setelah menikah sudah tidak ada lagi yang akan melindungiku dan mejagaku “ Tanpa terasa air mata Jieun mengalir begitu saja

Namun dengan cepat Jinki membalikkan arah Jieun agar berhadapan dengannya , Di pegangnya pundak Jieun “ Jieun-ah, Mianhae kemarin aku terlalu sibuk dengan hal itu .. Ketahuilah ini adalah hal yang seumur hidup akan terjadi , maka dari itu aku mempersiapkan matang –matang .. Pernikahan bukan sebuah permainan Jieun dan kau harus tahu “

“ arayo dan kau akan melupakanku oppa “ Air mata Jieun semakin mengalir deras

“ Uljima dongsaeng-ah .. Kau harus tahu , aku selalu ingat janjiku saat kecil padamu . Meski aku menikah nanti aku akan tetap menjagamu , Karena bagaimana pun aku adalah kakakmu . Tapi mungkin akan berbeda Jieun , Mungkin kau akan menjadi nomor dua Jieun . Karena Jiyeon akan menjadi tanggung jawabku , Dia akan menjadi istriku dan harus ku utamakan . Tapi bukan berarti aku akan melupakan adikku yang sudah tinggal denganku semasa hidupku ini .. aku tahu kau akan sulit menerima hal ini “

“ Tentu aku akan merasa kehilanganmu oppa “ sambar Jieun memotong ucapan Jinki

“Jieun , Hidup adalah pilihan. Tidak selamanya saudara saling terkait , Pasti ada jeda yang sedikit memisahkan yaitu pernikahan . Kau pun akan merasakan hal itu Jieun , Kau fikir aku akan rela melihatmu menikah ? Tapi ini kodrat hidup , semua orang di dunia hidup saling berpasang – pasangan dan mendapati jodohnya . Kau pun akan mendapatkan jodohmu sepertiku yang menemukan seorang Park Jiyeon .. Kau jangan berfikir aku akan melupakanmu , Karena aku akan selalu ada untukmu Jieun sebagai kakakmu yang bisa kau minta saran .. Dan ketahuilah teman – temanku adalah kakakmu juga , Kau bisa bercerita pada mereka . Kau tidak sendirian Jieun , Semua menyayangimu “

Mendengar tiap kata yang terlontar dari mulut Jinki , Membuat Jieun sadar ! Saat itu juga Jieun yang masih menangis langsung memeluk Jinki “ Mianhae oppa , Mianhae . aku terlalu naïf berfikir seperti itu , Mianhae”

Jinki membelai lembut rambut Jieun “kau tidak salah Jieun , itu wajar seorang adik merasa kehilangan seorang kakaknya yang sebentar lagi akan menikah . aku mengerti perasaanmu Jieun , aku menyayangimu  Jieun , Kau adik terbaik yang penah ku miliki “

Jieun semakin mengeratkan pelukannya pada Jinki , Begitu juga dengan Jinki yang memeluk Jieun dengan erat “ aku pun menyayangimu oppa , Kau oppa yang paling baik .. Besok kau harus mengucapkan janji suci dengan benar ya oppa . Jangan membuat kesangtae-an mu itu “ Jinki cukup terkikik mendengar ucapan Jieun , namun dia menangguk mantap .

***

Dua sejoli berdiri berdampingan , Mengenakan pakaian pengantin dan berada di altar yang hanya akan terjadi satu kali dalam seumur hidup mereka.  Ya, Jinki dan Jiyeon akan melangsungkan janji suci antara mereka berdua membuat sebuah pengikat agar mereka tidak terpisahkan satu sama lain.

Hal inilah yang paling mendebarkan bagi mereka , begitu juga dengan orang – orang yang hadir pada hari pernikahannya ini.

“Saudara Lee Jinki apakah anda bersedia menerima saudariPark Jiyeon  menjadi pendamping hidup anda? Apakah anda bersedia mencintai dirinya dengan sepenuh hati dalam keadaan,senang,sedih,sehat maupun sakit hingga maut memisahkan kalian?” Terdengar jelas suara pendeta mengucapkan kalimat tersebut

“saya bersedia menerima Park Jiyeon  sebagai pendamping hidup saya dan mencintainya sepenuh hati sampai maut memisahkan “ ujar Jinki sedikit gugup namun penuh dengan keyakinan.

“Saudari Park Jiyeon  apakah anda bersedia menerima saudara Lee Jinki menjadi pendamping hidup anda? Apakah anda bersedia mencintai dirinya dengan sepenuh hati dalam keadaan,senang,sedih,sehat maupun sakit hingga maut memisahkan kalian?”ujar pendeta

“Saya bersedia menerima Lee Jinki sebagai pendamping hidup saya dan mencintainya sepenuh hati sampai maut memisahkan “Ujar Jiyeon yang tidak dapat di pungkiri dirinya pun merasa gugup .

Janji suci itu terdengar jelas di telinga Jieun dan orang sekitarnya yang menyksikan hal tersebut , Setelah janji itu terlontar semua bersoak ria merasakan kebahagiaan yang kedua sejoli ini rasakan .

Prokk

Prokk

Tepruk tangan semakin memnggema di gedung ini , Keadaan semakin riuh ketika merka saling berciuman ..

Jieun yang menyaksikan hal ini hanya dapat tersenyum , begitu juga dengan keempat teman kakaknya yang ikut senang akan hal tersebut ..

Banyak orang yang langsung member selamat pada mereka dan Jieun pun tidak mau kalah ..

“ Chukaeyo oppa “ Jieun langsung memeluk erat jinki dan sib alas dengan pelukan hangat oleh  Jinki “ Gomawo , adiikku tersayang .. ingatlah aku tidak akan melupakanmu “ Jieun mengangguk mengerti dan melepaskan pelukannya .

“ Jiyeon-ah chukaeyo”Jieun langsung memeluk Jiyeon “ Hanya Jiyeon saja ?” Ujar Jiyeon yang membalas pelukan Jieun. Seolah mengerti Jieun menatap Jiyeon “ Haruskan aku memanggilmu eonni ?” Ledek Jieun

Jiyeon mengangguk “ Sudah seharusnya seperti itu , aku kakak iparmu “ Ledek Jiyeon lagi dan mengundang tawa di antara mereka “ Tentunya eonni “ Ucapan Jieun membuat tawa mereka semakin meledak.

“Aku sudah menikah. Sekarang giliran kau yang mencari pria yang tepat untukmu “ Ujar Jiyeon

“ Gheure Jiyeon benar ! Sudah saatnya kau mencari namjachingu , akan lebih mudah kalau kau berpergian minta antar namjachingumu “ Timpal Jinki , Membuat Jieun mengerucutkan bibirnya

“ sial kau oppa “ Jieun sedikit memukul jinki dan membuat kekehan di antara mereka “ Kau ini padahal banyak namja di sekitarmua .. Lihat empat temanku itu apa salah satu dari mereka kau tidak tertarik ?” Jinki menunjuk kearah teman-temannya yang  memang menuju kearah tiga orang ini .

Jieun memandang empat pria yang mempunyai kepribadian berbeda dan talenta masing – masing .. Dia pun mengingat kelakuan empat pria itu yang bagi Jieun sulit di artikan “ Aiishh oppa kau ini berbicara apa sih .. Mereka itu kan aneh – aneh kelakuannya “ Jinki dan jiyeon langsung tertawa terpingkal

“ Mereka memiliki kepribdian yang berbeda , walau sedikit aneh mereka tetap baik hati kok ! Kau bisa memilih dari salah satu mereka “Ledek Jinki membuat Jieun mengerucutkan bibirnya “ OPPA ” teriak jieun membuat kekehan pada jinki dan jiyeon

Di sadari oleh mereka empat pria tampan yang sudah ada di depan mereka , empat pria ini menatap kearah Jinki , tatapan yang sulit di artikan “HEY BRO CHUKAEYO “ Seru empat pria ini secara serempak dan memeluk Jinki bersamaan membuat Jinki terjatuh , namun tetap saja empat pria ini memeluk erat jinki

“ bagus kau mendahulukanku bro “ ujar jonghyun dengan nada meledek dan beberapa jitakan mendarat di kepala Jinki .

Hal ini memang sudah sering di lakukan kelima pria ini , Jadi tidak asing lagi bagi jieun dan jiyeon justru mereka terkekeh dengan tingkah lima pria ini yang terkesan kekanak – kanakan . namun terasa jelas persahabatan mereka yang kental dan akrab.

1 jam kemudian .

Alunan music acoustic mengiringi kebahagiaan dua sejoli yang sibuk dengan ucapan selamat , berbondong – bondong orang datang mengucapkan selamat pada mereka.

Jieun sedang asik menikmati hidangan di pesta pernikahan ini di temani lima pria tampan di dekatnya , Satu di antara mereka adik Taemin yaitu Jongin , Dia memang sengaja mengajak Jongin karena memang sudah dekat dengan Jinki.

“ Omo akhirnya mereka menikah juga “ seru TaeMin menatap takjub dua sejoli yanga masih berada di atas altar .

“ Aku sudah menunggu lama moment ini “ Seru Minho

“ Bukan hanya itu mereka benar – benar terlihat cocok sekali , Omo manisnya kedua pasangan itu” Seru Kibum yang memasang ekpresi berlebihannya

“ Pada akhirnya seorang Jieun menerima seorang Jiyeon teman smpnya menjadi kakak iparnya sendiri “ Ujar Jonghyun melirik kearah Jieun , Jieun hanya tersenyum “ Sudah seharusnya seperti itu oppa , aku ingin melihat jinki oppa bahagia .. Dengan siapapun dia menikah asal dia senang akupun ikut senang “

Keempat pria yang dari tadi berceloteh menatap takjub pada Jieun dan teprukan tangan di berikan oleh empat pria ini “ omo sejak kapan kau bisa berbica sedewasa ini Jieun ? Aku baru tahu si kecil bisa berbicara seperti ini” Ucap Kibum

“ Bagus Jieun kau memiliki pemikiran seperti ini “ ujar Minho dengan nada cirri khasnya yang dingin , Namun penuh dengan kehangatan (?) Dia mengacak pelan rambut Jieun .

“Jieun kita berubah , Kalau begitu kapan kau akan menyusul Jinki ? “ Celetuk Jonghyun membuat yang lain menatap Jonghyun

“ Jonghyun benar , Kapan kau akan menyusul “ Timpal TaeMin membuat pandangan semakin sulit di artikan .

Jieun hanya mengerucutkan bibirnya saja “ Kalian meledekku ? Karena tidak mempunyai namjachingu ? Isshh seharusnya aku yang bertanya seperti itu , tidak sadar kalau kalian sudah berumur “ cibir Jieun menatap satu persatu empat pria ini.

“ Sial kau Bocah “ seru empat pria ini sambil melempar tissue kearah Jieun , Namun di sambut kekehan oleh Jieun dan Jongin “ dan kau bocah tengil , Jongin jangan ikut – ikutan si Jieun ini” serempak empat pria membuat Jongin terdiam seketika .

“Kau jangan asal sembarangan berbicara Jieun , Aku sudah menemukan calon istiku “ Pengakuan Jonghyun membuat yang lain menatapnya tajam “ Kau tidak memberitahu pada kami akan hal ini Jonghyun “ Ujar Minho mewakili tatapan yang lain seolah ingin menanyakan hal ini juga .

“ Mian, Tapi sekarang aku mau jujur saja sebelum terlambat “ Ujar Jonghyun , ketiga pria lainnya saling berpandangan “ Sebenarnya aku pun sudah menemukan calon istriku “ Kali ini TaeMin membuat pengakuan yang tak kalah hebatnya dengan Jonghyun.

“ Ehhhmm , Aku juga mau mengaku. Kalau aku pun sudah menemukan calon istriku , pilihan hatiku “ Kibum membuat keadaan semakin panas , Semua menatapnya dan tatapan itu sekarang terarah pada Minho “ Tidak dapat di pungkiri aku pun sudah menemukan calon istriku “

Keempat pria ini seakan membuat pengakuan yang belum pernah di katahui dari mereka masing – masing . Hal ini membuat keempat pria saling bertatapan satu sama lain .

Sedang Jieun dan Jongin saling berpandanga – pandangan seolah banyak pertanyaan pada otak mereka , Namun Jongin yang tidak perduli hanya menagangkat pundaknya bertanda tidak tahu .

“ ckck kalian ternyata kompak ya , semuanya sudah menemukan calon istri . hal yang bagus oppadeul “Ujar Jieun menetralisir keadaan dan mengacungkan ibu jarinya

Empat pria ini hanya menatap Jieun dan tersenyum “ Tentunya” Serempak empat pria ini bersamaan

“ Jinja ?” Ujar Jieun

“ Jinja “ seru empat pria ini bersamaan lagi .

“ Pasti wanita itu adalah wanita yang sempurna bagi kalian , Beruntungnya para wanita itu “ ujar Jieun takjub

“ Gheure sangat sempurna “ lagi – lagi keempat pria ini berbicara secara bersamaan , Mereka saling pandang satu sama lain bingung kenapa mereka bisa berbicara berbarengan seperti ini ..

“ Omo kalian benar –benar kompak , berbicara saja sampai bersamaan seperti itu .. Ehhmm kalau boleh tau siapa wanita – wanita yang akan menjadi calon istri kalian . cepat ceritakan “Ujar Jieun antusias mendengar kisah cinta keempat pria ini .

“ Tentu saja , Lee Jieun mau kah kau menikah denganku ?”  seru keempat pria ini

DEG !

Semua saling berpandangan satu sama lain ,Tidak percaya dengan ucapan yang terlontar dari pada mereka masing – masing .

Jieun benar – benar kaget dengan ucapan para pria ini dan

Plukkk

Bunga pengantin yang baru saja di lemparkan Jiyeon terjatuh begitu saja tepat di pangkuan Jieun , Semua semakin membulatkan kedua mata mereka , Tidak dengan orang – orang yang bertepruk tangan kearah Jieun karena bunga pengantin yang jatuh begitu saja pada dirinya .

Apa ini sebuah pertanda ??

“ Nuna , Kau tidak menjawab lamaran empat pria ini . Kalau begitu menikah saja denganku “ Ujar Jongin santai di sambut tatapan tajam empat pria di sampingnya “ YA ! JONGIN “

PELETAAAKKKK

Beberapa pukulan mendarat tepat di kepala Jongin ..

FIN ~

Oke ini ff gaje bed ya ?
mian ya aku buat ff yang selalu gaje
apalagi ini endingnya , aku selalu gagal kalo buat ending . pasti ujung entah gantung klo ga gaje bed kaya gini .

Tapi tetep ya buat reader bagi yang udah membaca tolong komennya ya .. satu komen dari kalian itu berharga bangat buat aku

-Gomawo-

18 thoughts on “Married To My Brother ? Oh No !

  1. Wwaaww😮 ….. Knapa jinki oppa kyak gtu sih … Ikut sebel brg Jieun … Jieun sm eunhyuk aj ya ??? Kkkeee … Sequel Sequel .. Minta sequel bwt kisah.a jieun ???? #PuppyEyes

  2. jujur, aku juga ga rela eonni… soalnya aku ngeship onew -IU… -_-
    akhirnya jieun sama siapa dong? bikin sequelnya eon,
    oh iya, itu marry you lanjutannya kapan eon?

  3. hahaha.. eonni yg satu ini emg gak pernah kehabisan ide cerita yak? Bisa aja bikin FF yg super keren . Hahaha
    Itu jieun eonni enak bgt, kehilangan (eits.. Nggak juga sih) onew, eh malah dptnya kebanyakan (minho-jonghyun-taemin-key) + dapet bonus ‘kai’ pula . Ckckck..
    Mau bgt jadi dia . Kekeke

  4. Wkwkwkwk.. Jongin msh skul plaur banget ngajakin Jieun nikahh.. it mereka berempat kompakan banget ngajakinn nikah si Jieun… wkwkwkWkwk..
    Eonni, aku gak rela Jiyeon nikah ma jinkiku.. Ondubu hanya milik Ojin dan Ayam seorang(?)… kkkkk
    klo Jinki sama Jieun aku msh Ok. Apalagi jieun ma Key.. kkkkkk.. bukan berarti ojin antisna jiyeon lohh.. cuma… ya gitu dehh

  5. like…like…like… ^^
    ternyata jieun eonnie di sukai zma key,minho,jonghyun and minho oppa😀
    siapa yang akan dipilih ?
    SeQuelnya donk eonnie…

    Marry U kapan ada SeQuelnya ???…
    aku suka banget, tapi dah lama gak ada lanjutannya, lanjutin yah eonnie…
    @_@ puppy eyes

  6. thor……….
    FF yang “me and dad” kok ga` di lanjutin lagi…..???????????
    aku suka banget ma FF itu…
    aku dah nunggu lama tapi kok ga` keluar2……….
    FF yang itu di lanjutin lagi ya thor………

  7. Waah waah aku baru baca nih ff’a hehe😀

    Eeehhhmm akhirnya Jieun setuju juga si Jinki nikah sama Jiyeon..aku pikir Jinki gak jadi nikah #plakkk *ditabok Jinki

    Aku pikir juga tadinya si Jieun bakalan nikah sama salah satu diantara temen2nya si Jinki,ternyata gak hehe
    Jadi si Key,Minho,Jonghyun ama Taemin itu cuma ngeledek si Jieun? Apa emang beneran suka? Bisa bareng gitu ngomongnya..haha terus si Jongin pake nyeletuk juga lagi😀

    Tapi bener juga,si Jinki udah punya istri kenapa temen2nya gak punya pacar? Lucu juga jadinya kalo nantinya Jieun akhirnya ganti2an dijagain ama tuh 4 orang😀

    Ceritanya bagus Er,ini buat pelajaran juga..gak selamanya kakak yg slalu sama kita bisa terus selamanya sama kita *aku juga punya kakak T_T
    Tapi pastinya kalo ada apa2 kakak kita bakal terus peduli karena kita adiknya hehe

    Ohh yaa kalo si Minho disini blom punya istri juga,aku siap kok jadi istrinya haha #abaikan

  8. wkwk ceritanya lucu bgt
    endingnya jg apalagi
    dan yang bikin gak nyangka pas si jongin bilang klo JIEUN SAMA JONGIN AJA
    itu bener-bener lucu bgt.. :))))))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s