Marry U .. (Part 2)

Author :: Kim RaeMi

Tittle ::  Marry U

Length :: Chaptered

Genre :: Romance

Rating :: Teenager

Summary :: marry me? though too late.  I love you!

BackSound :: IU – Secret , Teacher , Last Fantasy . U-Kiss ~ Take Me Away ,

A/N :: Masih inget kan kisah cinta Jieun yang judulnya Your Eyes , Make Me Your Lady , Memories For You .. 

Part 1

Cast ::

  • Lee Jieun
  • KEY (SHINee)
  • Choi Minho (SHINee) 

*****

Jieun tersenyum riang seolah mendapatkan sesuatu yang berharga .. Tidak justru dia mendapat sebuah ide yang cemerlang untuk menghadapi anak didiknya saat ini .. Tangan kananya terdapat sebuah bekal yang dia buat kemarin dan di sebelah kirinya terdapat sebuah bok besar berbentuk gitar ..

“ aku tidak ingin membuat anak kecil kecewa .. aku ingin membuat mereka tersenyum” Gumam Jieun dan secara perlahan dia membuka pintu kelasnya “ Pagi anak – anak “ Jieun tersenyum riang membuat para murid itu terdiam dengan bawaan Jieun tidak mengerti apa yang akan di lakukan Jieun saat ini ..

****


“ Wae? Kenapa wajahmu murung seperti itu ? “ Tanya Minho yang memang menyadari kalau tidak ada suara dari Jieun selama perjalanan pulang ini “ aniyo , aku merasa bersalah pada seorang anak “

“ Mwo ? Kau membuat kesalahan pada anak muridmu ?” Jieun menganggukan kepalanya dan menceritakan kejadian tadi dimana Eunji bertanya pada Daniel namun tidak di tanggapi , Sampai bekal Daniel jatuh begitu saja di lantai ..

“ Aku benar – benar merasa bersalah pada Daniel , Terlebih lagi setiap aku mengajar anak muridku sibuk dengan akifitas mereka masing – masing “ Jieun semakin murung , Di sela menyetirnya Minho langsung berhenti mendadak tepat di pinggir jalanan , Saat itu juga Minho langsung meraih tangan kanan Jieun dan membuatnya sedikit kaget dengan genggaman Minho

“ Pertama , Mungkin saja anak itu sedang mempunyai masalah makanya dia bersikap acuh tak acuh “ Jieun langsung memotong ucapan Minho “ Tapi dia selalu bersikap seperti itu oppa “

“ Oke , Mungkin ada sesuatu yang dia sembunyikan ! Kita tidak tahu masalah seorang anak , TErlebih lagi dia bersikap seperti itu .. Kalau pemikiranku mungkin saja dia kekurangan kasih sayang , Kau jangan menyalahkan dirimu sendiri Jieun-ah “

“ Tapi aku merasa bersalah oppa padanya , TErlebih lagi bekal makananya yang secara tidak langsung jatuh karena pertanyaanku yang membuatnya kesal .. Aku pun merasa anak sekelasku tidak menyukaiku , Makanya mereka bersikap cuek – cuek saja saat aku mengajar atau cara mengajarku membosankan “

Minho semakin mengenggam tangan Jieun dan menatapnya tajam “ Jieun-ah jangan pesimis seperti itu , Aku yakin kau bisa ! Mengenai bekal makanan anak itu , Sepertinya kau harus membuatkan bekal makanan anak itu untuk besok sebagai permintamaaf kau karena ucapanmu tadi “ Jieun langsung tersenyum dan mengangguk

“Mengenai anak muridmu ! Lagi – lagi jangan pesimis , yeoja secantik kau mana mungkin anak murid di kelas tidak ada yang suka “ Mendengar hal itu Jieun langsung tersipu malu “ Jangan geer dulu aku sedang tidak memujimu “ Minho selalu saja bersikap seperti ini , Kadang dia bisa bersikap manis terkadang bersikap jahil pada Jieun .. Tapi kalau dulu Minho lebih sering menjahili Jieun di banding bersikap manis padanya tidak heran Jieun mendengar ucapan ini akan terlontar dari bibir Minho ..

“ arayo “ Jieun langsung melepaskan genggaman Minho seraya mengerucutkan bibirnya , Minho tersenyum saja dengan sikap Jieun “ Hey ! Kalau kau merasa cara mengajarmu membosankan , Bukankah seorang Jieun mempunyai banyak ide “ Jieun mengerutkan alisnya

“ Kau kan mempunyai banyak ide gila ! Ingat ketika kau mengatakan ingin menyanyikan lagu untuk Key dan membuat kenang – kenangan untuk Key ? “ Mimik wajah Jiuen berubah begitu saja “ Itu masa lalu oppa “

“ arayo , aku hanya memberi contoh dari ide konyolmu ! Bagiku idemu yang dua itu terkesan gila , Karena secara tidak langsung kau mengharapkan sekali seorang Key , Jarang sekali yeoja yang mempunyai pemikiran seperti itu .. Bahkan tidak ada , Itu hanya kau menurutku “

Entah kenapa Jieun merasa risih dengan masalalu yang cukup pahit itu , Jieun menatap tajam Minho seolah tidak suka dengan pembicaraan yang melenceng dari topic awal “JAngan menatapku seperti itu , Aku tahu kau tidak suka mengungkit – ungkit masa lalu .. Tapi di balik ini apa kau tidak mempunyai sebuah ide mengubah cara mengajarmu , Kau mengajar kesenian Jieun dan suaramu bagiku sangat bagus .. Kali ini aku berkata jujur”

Mendengar hal itu Jieun cukup tenang , Dia tersenyum puas pada Minho , Seolah mendapat semangat baru ! “ Oppa sepertinya aku tahu apa yang harus aku lakukan , Mendengar ucapan oppa aku seeprti dapat ide yang tiba – tiba muncul dari otakku “

“ Jinja ?” Jieun mengangguk mantap “ Syukurlah sepertinya kau cepat menanggap .. Tidak seperti dulu “ Minho mengacak lembut rambut Jieun , Masih sama seperti dulu yang sering di lakukan Minho pada Jieun ..

“ Gomawo ! Sepertinya kau sudah sangat dewasa oppa , Ucapanmu benar – benar bijak .. Terlebih lagi kau sudah jarang untuk mengerjaiku atau pun mengataiku jelek”

“ Issh bagiku kau tetap Jieun yang dulu , si jelek yang suka bergerutu tidak jelas apabila ada masalah dan meminta solusi padaku “ Jieun dan Minho pun hanya bertatapan satu sama lain seraya tersenyum mengingat masalalu itu .

****

Masih dengan senyum sumringahnya Jieun menatap satu persatu muridnya itu , Tapi sang murid bingung tatapan senang yang disiratkan dari mata Jieun .. Saat itu Jieun langsung mengeluarkan gitar kesayangannya ..

“ Sonsaengnim , Untuk apa kau membawa gitar itu ?” Tanya salah satu muridnya yang memang sedari tadi memandangi gitar Jieun “ Pertanyaan bagus Yangpa .. apa kalian tahu aku akan melakukan apa ?” Semua murid mengeleng bingung

“ Karena aku mengajar kesenian , aku ingin mengajari kalian bernyanyi “ Sontak semua terlihat kaget “ Memang Sonsaengnim bisa bernyanyi ?” Jieun hanya tersenyum tidak menjawab ucapan muridnya itu “ Aku ingin menyanyikan lagu untuk kalian “

Keadaan semakin gaduh , Semua murid banyak yang berbicara tidak jelas .. Ada yang mengatakan tidak ingin belajar bernyanyi , membaca dongeng saja lah , bahkan masih saja sibuk dengan mainannya itu .. Jieun memandang Daniel yang memperhatikannya sedari tadi , Seuntaui senyuman di lemparkan kearah Daniel namun tidak di tanggapi sama sekali .

Di petik lah gitar kesayangan Jieun, Sesaat dia melantunkan sebuah lagu  ‘IU – Teacher’ …

Kkineun deo jaraji anhneun geot gateunde

Shiganeun jakkuman jaechok haneyo

Eoreun I dwegien ajik ireun jeoreul nalmada bochaeyo

Bait pertama di nyanyikan oleh Jieun dan membuat para murid terperangah dengan suara yang lembut , Sontak keadaan gaduh tadi berubah menjadi  Hening ~  Semua memperhatikan Jieun bernyanyi  .

Pyojeong eopneun eolgul chuk cheojin eokkae

Su manheun eoreum deureui himgyeoun jeo moseubi

Hokshi je moseubi dwelkka bwa neul geobi natjyo

Eotteohkehaeya joheulkkayo?

 

Teacher gareuchyeoweoyo

Seotul giman han jeodo eoreuni dwelkkayo

Teacher gareuchyeo juseyo

Nuguboda haengbokhage sallaeyo

Jigeum cheoreom~ ireohke maryeyo

 

Teacher kkeodaran sesange umcheureo deulmyeon eojjeojyo

Teacher~ eoryeom puthage geuryeo watteon

Sangsangsok meotjin moseubeun

Anideorado eokkaereul pyeolkeyo

Aju jageun gomingwa yakganeui geokjeong malgon

Modeunge jeulgeoun jigeumeui nae moseubi

Sarajyeo beorilkkabwa neul geobinayo

Eotteohkehaeya joheulkkayo?

 

Teacher gareuchyeoweoyo

Seotul giman han jeodo eoreuni dwelkkayo

Teacher gareuchyeo juseyo

Nuguboda haengbokhage sallaeyo

Jigeum cheoreom~

 

 

Seolah terhipnotis dengan suara Jieun , Mereka terus memperhatikan Jieun yang bernyanyi sesekali melontarkan senyuman khasnya .. Bahkan beberapa anak muridnya ada yang ikut bernyanyi pada bagian reff , Begitu juga dengan Daniel yang juga terhanyut dengan petikan gitar Jieun serta suaranya ..

Prok prok prok

Semua bertepuk tangan setelah Jieun selesai bernyanyi “ Sonsaengnim suaramu sangat indah”

“ aku suka lagu ini “

“ aku ingin bernyanyi bersama sonsaengnim “

“ Sonsaengnim kita bernyanyi bersama”

Tanggapan baik dari anak muridnya membuat Jieun kewalahan dengan keinginan para muridnya , Bahkan sampai anak muridnya berteriak – teriak ingin bernyanyi bersama “ Aku ingin mempunyai suara indah seperti Sonsaengnim “

Jieun mengaruk – garuk kepalanya yang tidak gatal memperhatikan anak muridnya yang mengacungkan tangan dan melontarkan pertanyaan serta pujian , Tapi pandangan Jieun terarah pada Daniel yang terlihat diam saja dari tadi , Tidak dapat di pungkiri Daniel pun sama seperti anak murid lainnya terhipnotis dengan suara indah Jieun .

Dengan ragu Jieun memberi senyuman pada Daniel , Tanpa di duga olehnya Daniel membalas senyumannya .. Sungguh pemandangan yang langka untuk Jieun , Tapi dia merasa puas “ Baiklah anak – anak sekarang kalian yang harus bernyanyi , Sementara itu aku yang memainkan gitar “

“ Ayo “ Serentak semua murid yang mengkerubungi Jieun menjadi bentuk lingkaran , Daniel yang jarang bergamung dengan teman – temannya sekarang ikut bergabung dan bernyanyi bersama – sama ..

Dari  arah jendela Tiffany yang bernotebane kepala sekolah, Dia puas dengan apa yang di lakukan Jieun ‘Minho tidak salah pilih’  fikirnya

***

Jieun tengah asik duduk di balkon sekolah tk sambil memetikan gitar kesayanganya  ini, Hanya petikan – petikan saja yang dia keluarkan tanpa suara indah yang dia miliki alunan music tersebut mengalun dengan lembut ..

Seiring menikmati kesejukan angin yang berhembus dan menatap anak – anak murid yang tengah beristirahat sambil bermain .. Senyuman manis tersirat dari bibir Jieun dan tetap menatap murid – muridnya itu .

Sebenarnya Jieun ke balkon ini berniat ingin bertemu dengan Daniel untuk memberikan bekal yang sudah dia buat tadi pagi .. Tapi sayangnya anak yang di cari belum muncul juga , Biasanya Jieun melihatnya tengah memperhatikan teman – temannya di balkon ini ..

“ Sonsaengnim “ Jieun langsung terarah pada suara tersebut “ Eoh , Daniel dari tadi aku menunggumu “ Jieun tersenyum puas melihat anak yang sedari tadi dia cari “ Menungguku untuk apa ?” Daniel terlihat polos dengan mimic wajah yang bingung

“ Mianhae yang kemarin , Seprtinya aku salah bertanya padamu .. Sampai kau marah dan menjatuhkan bekalmu kemarin “ Daniel terlihat memutarkan bola matanya , Jieun langsung meraih bekal itu dan menyodorkannya pada Daniel “ Ige sebagai ganti bekalmu yang kemarin .. Mianhae aku benar – benar tidak sengaja “

“ apa ini sebagai permintamaaf mu padaku sonsaengnim “ Jieun mengagguk sepertinya Daniel mengerti dengan maksud Jieun “ Shireo ! Aku tidak memaafkanmu “ tolak Daniel sambil mendorong kembali bekal itu dan Jieun cukup kaget di buatnya

“ Wae? Apa kau masih marah padaku ? Ucapanku kemarin terlalu menyakitimu “Jieun terlihat panic karena memang dirinya merasa bersalah pada Daniel , Tapi Daniel anak ini terlihat tersenyum simpul namun memutar bola matanya seolah berfikir “ Gheure aku sangat marah “

“ Mianhae .. aku benar – benar tidak sengaja berkata demikian .. Mianhae “ Jieun langsung tertunduk lemas perasaan bersalahnya semakin mendalam “Sonsaengnim .. Apa kau ingin aku maafkan ?” Jieun langsung menatap Daniel dan mengangguk mantap “ Tentu saja , Aku merasa sangat bersalah padamu “

“ Kalau kau ingin aku maafkan ! Sekarang ajari aku gitar itu “ Tunjuk Daniel pada gitar Jieun , Jieun langsung tersenyum mengerti sepertinya Daniel sedikit mengerjainya karena senyuman langsung mengembang dari bibir Daniel “ Tentu saja akan ku ajari , Tapi kau harus memakan bekal ini .. Kau belum makan kan ?”

Daniel menganggukan mantap “ Tentu saja ! Tapi aku ingin di suapi “ Jieun mengerutkan alisnya , Tidak biasanya Daniel berbicara banyak dan banyak maunya “Omo tidak biasanya kau berbicara banyak , Biasanya kau bersikap acuh tak acuh “

“Sepertinya aku mulai menyukaimu “ Jieun semakin mengerutkan alisnya dan Daniel langsung duduk di samping Jieun “ sonsaengnim suapi aku dulu ya , baru kau ajari aku bermain gitar “ Mendapati sikap Daniel yang tiba – tiba seperti ini membuat Jieun hanya bisa tersenyum dan menurut saja , Terlebih lagi dia pun merasa bersalah pada Daniel .

Ya .. Sebenarnya Daniel di buat kagum oleh Jieun , Dia sangat suka permainan gitar dan suara Jieun yang merdu .. entah kenapa dia merasa nyaman dengan petikan gitar itu dan suara lembut Jieun .. Dan sebenarnya Daniel tidak mempermasalahkan hal kemarin .

****

_ Tiga hari kemudian _

“o neomu bukkeureoweo chyeodabol su eopseo

sarange ppajyeotseo soojoobeun geol

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby”

Jieun menyanyikan lagu SNSD – Gee dan berjoged , karena dia di kalahkan oleh Daniel hanya karena bermain gunting , kertas , batu ..

“ Haha Sonsaengnim kau lucu sekali , Kau benar – benar tidak cocok berjoged ala snsd “ Jieun mengerucutkan bibirnya “ Ahh sepertinya aku benar – benar di kerjai oleh anak kecil tengil “ Gerutu Jieun kesal

“ Aku tidak mengerjaimu Sonsaengnim , Tapi kau yang kalah jadi kau mendapat hukuman .. Itu permainan yang kau katakan Sonsaengnim “ Jieun tersenyum kecut karena memang permainan ini ide darinya “ Issh kenapa anak jaman sekarang pandai sekali menyahuti ucapan orang yang lebih tua “ Daniel hanya cekikikan

“ Sonsaengnim kita bermain sekali lagi “ Pinta Daniel , Namun Jieun mengerucutkan bibirnya “ Shireo “ Daniel memicingkan matanya “ wae , kau takut aku kalahi lagi kan ?” Jieun membulatkan matanya melihat Daniel setengah meledek “ Isshh anak ini , Baiklah , Baiklah kita mulai “

Jieun dan Daniel setiap beristirahat akan bermain bersama , TErlebih lagi Daniel sangat suka dengan gitar milik Jieun dan meminta ajari gitar tersebut pada Jieun , Walau memang dia belum bisa memainkan gitar itu karena ukuran gitar memang besar masih bisa di jangkaunya untuk memetik gitar tersebut  ..

Bukan hanya itu Daniel pun minta di ajari menyanyi oleh Jieun , Suara Daniel yang memang masih terkesan anak – anak membuat Jieun ingin tertawa mendengarnya , Tapi entah kenapa Jieun suka mengajarainya dan dia suka bernyanyi bersama ..

“ Kawi , Bawi , Bo “ secara bersamaan mereka menyodorkan tangan mereka masing – masing dan

DAMN !

Jieun kalah lagi “ Haha Sonsaengnim kau kalah lagi” Daniel tertawa terbahak – bahak mendapati Jieun yang kalah lagi darinya , Jieun langsung mengerutkan alisnya “Omo kenapa aku selalu kalah dari anak ini , Padalah dulu setiap bermain permainan ini dengan Minho oppa , aku selalu menang “ Gumamnya kesal

“ Sonsaengnim kali ini aku ingin kau menyanyikan lagu IU – marshmallow “ Jieun langsung menepukkan jidatnya tidak percaya , Namun tingkah Jieun membuat Daniel tertawa lagi “ Sonsaengnim cepat lakukan “

“ Baiklah , Baiklah “ Jieun menyanyikan lagu marshmallow sambil menari dan itu terlihat lucu bagi Daniel , Dia tertawa dengan puasnya melihat Jieun yang seperti orang bodoh di kerjai anak kecil “Kau lucu sekali dalam bernari sonsaengnim”

“ Sudah ku bilang aku tidak terlalu bisa menari “ Jieun langsung mengakhiri aksinya dan duduk di samping Daniel yang  masih tertawa “ Tapi ayahku bisa bernari “ Jieun mengerutkan alisnya “ Jinja? Apa kau pun bisa menari “

Daniel mengelengkan kepalanya “ appa bilang nanti kalau aku sudah besar baru aku akan di ajari olehnya “

“ Issh appa mu pelit sekali untuk mengajari anaknya sendiri “

“ Appa bukan pelit hanya saja katanya untuk kebaikanku “

“ Omo sepertinya kau sangat menurut ucapan appamu “ Daniel mengangguk mantap “ Tentu saja itu karena aku menyayangi appa “ Jieun tersenyum dan mengacak rambut Daniel “ apa appamu sering menari di depanmu “

“ Ne, Kalau aku marah dan menangis appa pasti bernari di depanku sambil memohon agar aku berhenti menangis dan memaafkannya “ Jieun memandangi Daniel “ Lalu kau memaafkannya ?”

“ Ne , Tarian appa sangat keren ! dia sering menghiburku dengan tarian dan gaya rappernya yang dia buat – buat  “ Jieun tersenyum sekaligus takjub mendengar cerita Daniel  “ appa mu bisa ngerapp ?”

Daniel menganggukan kepalanya “ Ehhmmm , Dia pernah menirukan rapper thunder mblaq , Tapi dia buat – buat dengan gaya lucunya “ Daniel tertawa sendiri dan itu pun sukses membuat Jieun tersenyum , Dia memperhatikan Daniel yang bercerita seolah tak ada beban untuknya ..

Selama tiga hari ini bersama Daniel , Dia merasakan perubahan drastic pada Daniel .. Meski Jieun sadari Daniel masih suka bersikap acuh tak acuh pada teman – temannya , Tapi akhir – akhir ini terlihat raut wajah ceria Daniel dan Jieun sama sekali tidak mengerti kenapa Daniel seperti itu .

Jieun merasa senang melihat perubahan ini , TErlebih lagi melihat senyum Daniel seolah merasakan kebahagiaannya , Seketika dia pun teringat seseorang ‘Senyuman ini’ batinnya memperhatikan bibir tipis yang tersenyum manis .

‘aniyo Jieun , Kau tidak boleh memikirkan orang itu lagi’ tepis Jieun

***

“ Daniel , Kau menunggu appamu ?” Tanya Jieun yang memang suka memberi sapaan sampai jumpa pada anak muridnya “ Ne, Sonsaengnim kau juga mau pulang kan ?” Jieun hanya mengangguk dan tersenyum

“ Kau pulang denganku saja sonsaengnim “ Jieun tersenyum simpul “ Aku bisa pulang sendiri Daniel-ah , Lagi pula aku akan di jemput “

“ ahh sayang sekali , eoh sonsaengnim sepertinya appa sudah menjemputku “ Tunjuk Daniel pada sebuah mobil hitam yang sudah terparkir di depan sekolahnya “ Ya sudah kau pulang dan hati – hati “ Jieun mengacak lembut rambut Daniel

“ Sonsaengnim , Bisakah kau tetap menatap kearahku sampai aku di depan appa “ Jieun mengerutkan alisnya “ appa ingin melihatmu “ Jieun semakin di buat bingung oleh Daniel , Namun Daniel langsung berlari kearah ayahnya ..

“ Jieun-ya , Bisa kau membantuku membawakan kertas – kertas ini ?” Pinta Tiffany dan saat itu juga Jieun langsung membantu Tiffany membawa berkas tersebut ke dalam ruangannya ..

Seketika Daniel sudah berada di depan appanya “ Mana guru yang kau banggakan itu ?” Daniel langsung menunjuk  pada Jieun , Sayangnya Jieun menghadap membelakanginya “ Aahh tadi kan ku bilang agar terus menatap ke arahku “ Keluh Daniel sedikit kesal

“Sudahlah mungkin dia sedang buru – buru , Jangan menyalahinya “ Daniel mengangguk saja mengerti ucapan appanya “ Palli kita pulang “ appanya membukakan pintu untuk Daniel dan membiarkan anaknya memasuki mobil tersebut ..

Belum namja yang bernotebane ayah Daniel itu memasuki mobilnya “Jieun-ah “ Panggil seseorang , Sontak dia menengok kearah suara tersebut , Terlihat seorang namja setengah berlari kearah sekolah tk itu “ Jieun” gumam appa Daniel , Seketika mengingat kalau nama itu nama guru Daniel …

****

“ Minho oppa “ Pekik Jieun ketika sadar Minho sudah berada di depan pintu ruang kepala sekolah “ Dari tadi aku memanggilmu dari luar sekolah , Tapi kau tidak mendengar “ Minho mengerucutkan bibirnya

“ Mianhae , Aku di suruh Tiffany eonni membawakan berkas miliknya yang bertumpuk – tumpuk “ Jelas Jieun “ Arayo makanya aku menunggu di luar saja , Kajja” Minho langsung menarik tangan Jieun namun dengan cepat di tahannya

“ Oppa , Sepertinya aku tidak bisa pulang bersamamu “ Minho mengerutkan alisnya “ Wae?”

“ Tadi Jiyeon menelponku , Katanya dia ada di seoul dan ingin bertemu denganku di cafe ! Kebetulan juga dia bersama Chunji suaminya , Sudah lama kami tidak bertemu .. Maka dari itu aku ingin bertemu dengan mereka “

“ Ya sudah ku antar kau menemui dua sahabatmu itu “ Jieun menatap Minho tidak percaya “ Tapi oppa , kau kan harus ke kantormu lagi .. Kalau kau mengantarkanku ini akan membuatmu repot oppa”

Minho tersenyum simpul “ Hey ! Kantor itu milikku dan sudah ku handle .. Kau tenang saja hal ini bagiku tidak merepotkan ara “ Minho menarik hidung Jieun “ Tapi…” Minho mengelengkan kepalanya “ Tidak ada tapi – tapian kajja”

Jieun hanya bisa pasrah menerima perlakuan Minho yang baginya terlalu baik , Entah kenapa Jieun merasakan kalau Minho jauh lebih baik dari yang dulu .. Minho sering menjemput Jieun dan terkadang mengantar ke sekolah tempatnya bekerja .

Café~

“ Jieun-ya “ Panggil seseorang yang tidak lain tidak bukan adalah Jiyeon dan di sebalahnya terdapat Chunji yang tengah bercanda dengan anaknya “ Jiyeon-ah “ Saat itu juga Jieun dan Minho menghampiri pasangan bahagia ini ..

“ Sudah lama ?” Ujar Jieun ketika duduk di depan kedua pasangan ini Jiyeon mengelengkan kepalanya “ Ya, Lee Jieun ! Kau masih ingat aku kan ?” Ujar Chunji

“ Aiissh seharusnya aku yang berkata seperti itu babo ! “ Mendengar ucapan Jieun membuat gelak tawa Chunji “ Ckckck ! Mianhae setiap kau dan Jiyeon saling bertemu , Aku jarang ada. Bukan tidak ingin bertemu teman lama namun waktunya tidak mendukung “ Jieun melihat sikap dewasa Chunji hanya tersenyum “ Arayo ! Lagi pula aku lebih rindu istrimu .. hahaha” Chunji mengerucutkan bibirnya sedangkan Jiyeon tertawa puas .

“ Ehhmmm” Dehem Minho seolah menyadarkan tiga sahabat ini yang mempunyai acara sendiri tanpa menyadari keberadaanya “ Mianhae oppa aku mengabaikanmu “ Minho hanya tersenyum simpul “ Arayo kalian saling merindukan “

Jiyeon dan Chunji yang menyadari keberadaan Minho langsung merasa bersalah  “ Mianhae kami terlalu keasikan “ UCap kedua pasangan ini “  Ghwencana”

“ Oppa , aku mendengar semuanya dari Jieun ! Kau yang memberikan pekerjaan pada Jieun .. Kau bagus oppa memberikannya pekerjaan , KArena selama ini yeoja satu ini sangat sulit mencari pekerjaan .. Bahkan sering sekali berkeliling Seoul tidak jelas seperti orang bodoh” Cetus Jiyeon yang memang sudah di ceritakan Jieun akan perkejaanya , Jieun menatap Jiyeon tajam “ ya ! Park Jiyeon kau jangan berbicar yang macam – macam”

“ Sepertinya ucapan istriku Jiyeon benar ! Kau bagus Hyung memberikan pekerjaan pada Jieun menjadi guru , Biar dia bisa belajar nanti kalau mempunyai anak “ Timpal Chunji membuat Jieun menatapnya “ YA ! CHUNJI”

Tawa meledak begitu saja di meja ini , Jiyeon dan Chunji sangat puas dengan ucapannya itu .. MEreka suka sekali meledeki Jieun “ Sudah seharusnya Jieun mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan keahliannya menjadi guru seni”

“ Minho oppa sudah baik memberikan pekerjaan padaku ! Walau itu hanya sementara untuk menggantikan guru di sekolah itu , Setelah itu pun aku akan keluar dari sekolahan tk “ Raut wajah Minho, Jiyeon dan Chunji berubah seketika mendengar ucapan Jieun , MEnatap miris padanya ..

“ ahh cuaca hari ini terlihat sangat cerah ne “ Ujar Jiyeon yang mengalihkan pembicaraan sambil menatap keluar jendela , Seolah mengerti dengan keadaan canggung ini Minho menatap anak kecil yang berada di dekat kedua pasangan di hadapanya “ Omo ini anak kalian , Ahh lucunya“ Minho mencubit pipi Yeonji  dengan gemas

“hyung apa kau tidak berniat untuk mempunyai anak yang lucu seperti Yeonji “ Ujar Chunji , Minho hanya tersenyum “ Nanti kalau aku sudah menikahi yeoja yang ku cintai , Aku ingin mempunyai banyak anak darinya” Minho sedikit melirik kearah Jieun ..

“ Omo sepertinya yeoja yang kau maksud itu sangat special sekali di hatimu  ! Kata Jieun kau datang kembali ke korea hanya untuk menikahi seorang yeoja yang kau cintai .. Siapa yeoja itu oppa ?” Ujar Jiyeon yang penasaran

Minho lagi – lagi hanya tersenyum “ Issh denganku saja dia masih merahasiakan ! Dia tidak ingin memberitahu pada siapapun , Apalagi kau Jiyeon “ Jieun mengerucutkan bibirnya

Minho mengacak rambut Jieun “ Ya ! Belum saatnya aku memberitahu pada kalian .. Ini rasahasia pribadi “ yang lain hanya menghelakan nafas kecewanya mendengar ucapan Minho , Tapi mereka mengerti betul ..

Empat orang ini sangat seru sekali bercerita , Ada saja bahasan bagi mereka untuk bercerita ! Di tengah – tengah pembicaraan Minho pamit untuk ke toilet dan ketiga sahabat ini masih asik saja berbicara.

“ YA ! Jieun ,  apa kau tidak berniat membuka hatimu untuk Minho Hyung “ Ujar Chunji tiba – tiba membuat Jieun dan Jiyeon menatapnya “ Ya ! Kenapa kau tiba – tiba berbicara seperti itu babo! Micheo” Cibir Jieun

“ Aniyo ,Aku merasa tatapan Minho Hyung padamu sangat berbeda “ Jieun mengerutkan alisnya “ Jangan berfikir yang macam – macam ! Minho oppa sudah ada yeoja yang dia cintai “

“ Tapi dari tadi aku memperhatikannya terlihat berbeda menatapmu, Aku ini namja jadi bisa merasakannya “ Jiyeon pun yang sedari tadi diam saja seakan tersadar “ Sepertinya aku setuju , Aku pun melihatnya seperti itu .. TErlebih lagi dia sudah memberikan pekerjaan padamu , menjemputmu ! “

“ Dia memberi pekerjaan padaku , Karena dia menganggapku sebagai adiknya .. Jangan berfikir yang macam – macam .. Ingat dia sudah mempunyai yeoja yang di cintainya “ Jiyeon dan Chunji hanya dapat menganggukan kepalanya saja mendengar ucapan Jieun ..

“ Keunde .. Jieun ! Kau masih ingat kan ucapanku , Buka hatimu untuk orang lain .. Kau harus bisa melupakan Key sunbae “ Jiyeon mengenggam tangan Jieun “ Ghuere kau harus membuka hatimu untuk orang lain ! Ingat Key Hyung sudah menikah dengan Krystal “ Timpal Chunji membuat Jiyeon menatapnya tajam dengan ucapannya yang semena – mena itu

Jieun hanya dapat diam membeku mendengar ucapan Chunji “ Yeobo ! Kau jangan berbicara yang menyakitkan bagi Jieun “

“ aku hanya ingin dia membuka mata hatinya saja ..  ini demi kebaikan sahabatku juga “Jieun menatap Chunji penuh makna “ Arayo ! Ucapanmu memang benar adanya , Gomawo untuk kalian yang selalu ada di sisiku”Jiyeon dan Chunji tersenyum mendapati ucapan Jieun.

Jieun pun terdiam seketika mencerna ucapan sahabatnya ini , MEmang benar adanya ucapan sahabat – sahabatnya ini ! Sudah saatnya dia membuang kenangan tentang Key dan membuka hatinya untuk orang lain yang memang layak di cintai .

****

Minho berjalan melewati lorong kelas TK yang biasa dia datangi , Tapi kali ini dia datang bukan di jam pulang Jieun namun di jam istirahat Jieun .. Dia berniat ingin bertemu dengan Jieun , Tapi Langkahnya terhenti seketika mendapati seorang anak kecil yang berada di balkon ..

Segores senyuman tergores dari bibir Minho , Sepertinya dia mengenali anak kecil itu ! Anak kecil yang sering di ceritakan Jieun “ Daniel “ Sontak anak kecil itu menengadahkan kearah Minho “ TErnyata dugaanku benar “ Daniel mengerutkan alisnya menatap Minho , Sepertinya dia mengenal Minho karena dia sering melihat Minho menjemput Jieun di sekolah ini ..

“ Daniel-ah , Apa kau tau Jieun sonsaengnim dimana ?” Tanya Minho dengan ramah “ Molla , Aku pun sedang menunggunya” Jawabnya acuh tak acuh , Benar saja apa kata Jieun kalau Daniel suka bersikap acuh tak acuh “ JAdi kau menunggunya disini “

Daniel menganggukan kepalanya “ Nanti juga Sonsaengnim datang kesini” Minho menganggukkan kepalanya dan duduk di samping Daniel , Tapi Daniel menatap Minho tajam “ Ahhjjusi nuguya ?” Minho tersenyum “ Naega ! Choi Minho imnida “ Minho mengelurkan tanganya pada Daniel , Tapi tidak dibalas olehnya.

“ Bukan itu maksudku ahjjusi ! Kau ini siapa Jieun Sonsaengnim? Kekasihnya kah ? Aku sering melihatmu menjemput Jieun Sonsaengnim  “ Minho cukup terkaget dengan ucapan yang terlontar dari mulut Daniel “ Apa kau suaminya ?” Minho semakin terlonjak kaget di buatnya , Dia tertawa terbahak – bahak mendapati ucapan Daniel “ Wae? Kenapa kau tertawa seperti itu ?”

“ Aniyo , Pertanyaanmu sangat lucu ! Bagaimana bisa anak seumurmu bisa memberi pertanyaan seperti itu padaku “ Minho mengacak lembut rambut Daniel “ Isssh aku kan hanya bertanya saja padamu ahjjusi”Daniel mengerucutkan bibirnya

“ Ehhhmmm “ TIba – tiba saja seseorang berdehem menyadarkan kedua orang ini “ Jieun sonsaengnim” Daniel dan Minho baru sadar Jieun yang datang ke balkon ini “ Sepertinya pembicaraan kalian sangat asik sekali , Aku melihat tadi Minho oppa tertawa – tawa “

“Ahjjusi ini aneh ! Tadi aku menanyakan siapa dia , KEkasih Sonsaengnim atau suami Sonsaengnim .. Tapi dia malah tertawa “ Ujar Daniel , Dalam sekejap Minho dan Jieun bertatapan satu sama lain lalu menahan tawanya “ Daniel-ah apa kau ingin bermain gunting, kertas ,batu dengan ahjjusi itu “ Tunjuk Jieun pada Minho seolah mengalihkan pembicaraan

“ Mwo ? Naega ?” Pekik Minho , Daniel menatap Minho ragu “ Aku tidak yakin ahjjusi ini akan menang dariku “ Minho membulatkan matanya “ Hey ! Aku tahu Jieun selalu kalah darimu , Tapi sepertinya kau meremehkanku .. kita main permainan itu “

Daniel tersenyum “ Baiklah siapa takut , yang kalah harus mendapat hukuman “ Minho membalas senyuman Daniel “ Ok kita mulai .. Kawi , Bawi , Bo “

Jieun hanya dapat tersenyum memperhatikan dua orang ini yang asik dengan permainannya ! Minho dan Daniel menikmati betul permainan yang mereka mainkan ini , Meski terkesan kekanak – kanakan tapi sangat menyenangkan bagi Minho dan Jieun ..

Beberapa kali Minho kalah dari Daniel , Membuatnya mendapat hukuman dari Daniel .. Berjoged , Bernyanyi , Memasang wajah jelek , Sampai terakhir ini di suruh ngerapp. Daniel cukup terkesan dengan cara Minho ngerapp membawakan lagu SHINee – Hello ..

“ Rapp mu bagus ahjjusi ! Tapi tidak sebagus appaku” Minho mengerucutkan bibirnya , Sedang Jieun hanya cekikikan mendengar hal itu “ Sudah kita lanjut , Kawi , Bawi, Bo” Minho kembali melemparkan tangannya untuk melanjutkan permainan itu .. Mereka sampai lupa waktu dengan permainan tersebut .

****

Jieun siap bergegas ingin pulang , Sepertinya Minho tidak menjemputnya hari ini ! Karena biasanya Minho sudah stand by di depan sekolahan , Tapi kali ini tidak ada sosok orang tersebut .. Lagi pula sebenarnya Jieun tidak ingin di jemput, Dia takut merepotkan Minho .. Tapi Minho yang terus menjemputnya membuatnya tidak bisa berbuat apa – apa .

Tapi ketika Jieun berjalan menuju gerbang , Tepat di depan gerbang terdapat anak muridnya yang dia kenal tengah berdiri seperti menunggu seseorang “ Daniel kau belum pulang ?” Jieun cukup terkaget karena jam 12 Daniel masih berada di depan sekolah

“ Sonsaengnim sepertinya appa telat menjemputku hari ini “TErlihat raut wajah Daniel yang kesal “Jinja ? Jadi dari tadi kau menunggu appamu disini ? Kenapa kau tidak menunggu di dalam sekolah saja “

“ Sonsaengnim bisa kau mengantarku pulang ?”Jieun membulatkan kedua matanya “ Mwo ? Mengantarmu pulang ?” Daniel mengangguk mantap “ Aku bosan menunggu disini , Kau mau kan mengantarkanku ?”

Jieun sedikit berfikir “ Tapi kalau appamu datang kesini bagaimana kalau kau tidak ada di  sekolah “ Daniel memasang puppy eye-nya “ Jebal Sonsaengnim , Aku ingin pulang di antarmu ! “ Jieun benar –benar tidak tega melihat Daniel yang memohon seperti ini “ Huuhh baiklah akan ku antar kau , Tapi aku beritahu satpam dulu .. Takutnya appamu kesini “ Daniel mengangguk patuh

Setelah sedikit berbicara pada sang Satpam sekolah Jieun kembali pada Daniel “Kajja “ Jieun mengenggam tangan Daniel “ Sonsaengnim ahjjusi itu tidak menjemputmu ?”Jieun mengeleng “ Aniyo , Kita pulang naik bis . okay “ Daniel mengangguk bahagia dan membalas genggaman tangan Jieun erat .

****

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menaiki bis menuju rumah Daniel , Terlebih lagi Daniel dan Jieun dalam perjalanan bermain tebak – tebakan , Bahkan bernyanyi bersama seolah mereka saja yang berada di bis umum itu ..

Jieun dan Daniel mereka berjalan berdampingan sambil bergenggaman ! Mereka pun mengayun – ayunkan tangan mereka berdua “ sonsaengnim itu rumahku” Tunjuk Daniel pada sebuah rumah besar “ Jinja ? rumahmu sangat besar Daniel-ah , Pasti keluargamu sangat banyak ne “ Daniel hanya tersenyum tapi terlihat beda dari biasanya dia tersenyum miris “ Wae? Apa aku salah berbicara” Jieun merasa bersalah melihat senyuman Daniel seperti itu

“Aniyo ..  Kajja sonsaengnim kita hampir sampai “ Daniel menarik tangan Jieun sampai di depan gerbang rumahnya “ Huaah sampai juga sonsaengnim” Seru Daniel

Jieun hanya tersenyum pada Daniel “ Gheure kita sudah sampai dan sekarang kau masuklah ke dalam “ Jieun mengacak lembut rambut Daniel , Tapi Daniel menatap Jieun penuh makna “ Wae? Kenapa kau diam saja “

“ aniyo , aku sangat senang kau mengacak rambutku .. gomawo sonsaengnim “ Daniel tersenyum penuh ketulusan “ehhmm masuklah “Jieun sedikit mendorong tubuh Daniel untuk masuk ke dalam rumahnya “Sonsaengnim apa kau bisa mampir ke rumahku dulu “

Jieun tersenyum kecut pada Daniel dan mencubit pipinya pelan “ anak ini banyak maunya sekali “ Dengan gemas Jieun mencubit pipi Daniel “ Issh appo Sonsaengnim “ Ringisnya sambil memegangi pipinya “ Kau pantas mendapatkannya , Karena banyak maunya “ Ledek Jieun

Sedang Daniel mengerucutkan bibirnya “ Jebal sonsaengnim , Kau ke rumahku sebentar saja “ rengek Daniel sambil menarik – narik baju Jieun , Terlihat lucu sekali membuat Jieun ingin tertawa “ Daniel-ah……. “ Belum sempat melanjutkan kata – kata Jieun

Tiba – tiba saja sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan mereka berdua ..

Brukk

Gebrakan pintu terdengar nyaring dari mobil tersebut “ Daniel-ah “ Ujar seseorang yang langsung memeluk Daniel dan membelakangi Jieun ! Tapi Jieun tahu siapa orang itu ‘pasti ayah Daniel’ fikirnya sambil tersenyum menatap namja yang masih memeluk Daniel dengan erat ..

“ Mianhae , Appa terlambat menjemputmu ! di kantor tadi ada rapat dadakan .. Mianhae “ Daniel melepaskan pelukan namja itu “Ghwencana appa , Lagi pula aku pulang dengan selamat berkat sonsaengnim “

Namja itu mengangguk “ Ne aku dengar dari satpam sekolah , Kau di antar oleh gurumu ! Aku cukup tenang mendengarnya .. dimana gurumu ?” Daniel hanya mengelengkan kepalanya “ Dia di belakangmu appa”

“ Sepertinya appamu sangat mengkhawatirkanmu Daniel , sampai tidak menyadariku “ Jieun cekikikan begitu juga dengan Daniel

“ Ahh Jinja ! Sonsaengnim gomawo kau sudah mau mengantarkan anakku “ Ujar namja itu yang membalikkan arah pada Jieun “ Ne, Ghwencana….” Ucapan Jieun tertahan begitu saja melihat ayah Daniel ..

Cetarrrr~

Dalam sekejap Jieun membulatkan kedua matanya mendapati namja di hadapannya,Senyuman Jieun yang sedari mengembang seakan pudar ,  Begitu juga dengan namja itu yang tak kalah kaget melihat Jieun ..

“ Ke .. Key sunbae “ Lidah Jieun seperti tercekat mengucapkan kalimat itu dan membekap mulutnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat ini “ Lee .. Jieun” Terlihat namja di hadapannya pun sangat kaget mendapati Jieun .

Hening~

Suasana menjadi sangat hening , Jieun masih menatap namja di hadapannya penuh horror ! Begitu juga dengan namja itu yang menatap Jieun .. Sungguh saat ini tubuh Jieun terasa bergetar dan kakinya benar – benar lemas , Terlebih lagi matanya mulai memanas seolah ingin mengeluarkan cairan bening ! Tapi Jieun menahan agar cairan itu tidak keluar ..

Yang tidak dapat dia percaya bagaimana bisa seorang namja yang ingin sekali dia lupakan dan sudah 10 tahun tidak melihat sosok orang ini sekarang ada di hadapannya ! Ya KEY berada di hadapannya .. Masih seperti dulu saat masih sma Key tetap tampan , Bahkan sekarang lebih tampan mengenakan jas hitam ..

“ Appa , sonsaengnim ! kalian kenapa “ Suara Daniel seolah menyadarkan dua orang ini “ Ghwencana Daniel-ah “

“ Sudah lama Jieun tidak bertemu “ Ujar Key yang tiba – tiba berbicara dan tersenyum , Jieun membulatkan matanya tidak percaya senyuman itu senyuman yang sangat dia hafal , Jieun merasa senyuman Key tidak berubah masih seperti dulu “ Ahh ne sunbae sudah lama, Daniel anakmu ?” Jieun tersenyum memaksakan karena merasa canggung .

Key tersenyum seraya menganggukan kepalanya “ Ne , dia anakku “ Sesak sekali rasanya mendengar hal ini , Jadi Daniel anak Key dan sudah pasti ibunya adalah Krystal .. Batin Jieun terus bertanya – Tanya ..

“ Appa , Sonsaengnim ! Kalian saling kenal ?” Daniel terlihat bingung “ ahh Daniel-ah ini…” Jieun pun sangat bingung harus menjawab apa sampai menggantungkan ucapannya .

“ Jieun sonsaengnim adik kelas appa , Lebih tepatnya kami berteman “ Jieun sangat kaget dengan pernyataan Key “ Chingu ? Dulu kalian berteman “ Daniel pun merasa tidak percaya tapi dia merasa senang mendengarnya “ Tentu saja kami berteman ! Kau tanyakan saja sendiri”

“ Sonsaengnim benar kah itu , Kalian berteman” Jieun yang sedari tadi terdiam sontak menjawab asal “ ahh Ne” Jieun hanya dapat tersenyum masam dan menatap Key ‘kenapa kau harus mengatakan kita berteman , berbicara berdua saja tidak pernah’ kali itu mata Jieun semakin memanas namun berusaha agar carian tidak keluar dari matanya ..

“ Aku tidak menyangka , Kalau Jieun sonsaengnim teman appa ! Aku sangat senang mendengarnya .. Apa kalian berteman baik ?” Key mengangguk mantap ,Daniel semakin riang mendengarnya .. Tidak dengan Jieun yang hanya diam saja “ Daniel, Sunbae sepertinya aku harus pulang” sedari tadi Jieun sudah tidak sanggup berada di sini ingin rasanya dia pergi dari tempat ini ..

“ Sebaiknya kau mampir dulu , Kau kan sudah mengantarkan Daniel “ Ujar Key menawarkan , Tapi Jieun mengelengkan kepalanya “ Aniyo aku harus pulang “

“ Sonsaengnim , Benar kata appa kau masuk ke rumahku dulu ne “ Daniel kembali memasang puppy eye-nya , Tapi Jieun hanya tersenyum simpul “ Mianhae , Aku masih ada urusan  !Lain kali aku akan mampir , Aku pergi dulu annyeong Sunbae , Daniel “

Tanpa melihat kearah Key , Jieun berlalu begitu saja dari hadapan dua orang ini ! Daniel yang tidak mengerti dia beteriak “ Hati – hati Sonsaengnim “ Sedang Key hanya menatap punggung Jieun dari kejauhan sedikit bergumam pelan‘ Lee Jieun’

####

Jieun PoV

Ku pandangi beberapa foto yang memang sudah tidak asing lagi , Foto yang ku simpan di sebuah kotak dan ku timbun beberapa tahun yang lalu .Sekarang aku membukanya kembali , Seolah kenangan masalalu terekam kembali pada memori otakku ..

Foto – foto key yang pernah ku ambil saat sma , dimana aku pernah membuat sebuah kenang – kenangan untuk key .. Mungkin dia sudah lupa dengan kenang – kenangan itu , Tapi aku jujur saja selama ini perasaanku pada Key tidak pernah berubah ..

Sampai aku memutuskan menimbun foto – foto Key yang masih ku simpan , Ribuan foto Key berada di kotak ini .. Aku pun berfikir aku sudah gila melakukan hal bodoh seperti itu , Melakukan hal yang sia – sia untuk orang yang tidak pernah tahu cintaku ..

“ Kau tahu kenapa aku menimbun fotomu ?” Aku seperti orang bodoh berbicara pada sebuah foto Key “ Aku ingin melupakanmu , sungguh itu harapanku ! Menghilangkanmu Dari otakku , Ku fikir aku bisa melupakanmu dengan menimbun foto – foto masalalumu ..  Tapi kenapa sulit sekali melupakanmu “ Kuremas kasar foto Key menahan emosilku.

Pertemuan tadi memang terasa singkat tapi itu sukses membuat dadaku sesak mengingatnya ! Air mata yang sedari tadi kutahan pun mengalir begitu saja .. Key sunbae apakah tadi itu benar – benar dia ? Kenapa aku harus bertemu dengannya lagi setelah 10 tahun berlalu .

Aku memang mengharapkan bisa melihatnya lagi , Tapi ketika melihatmu kenapa hatiku merasa sesak ! Seharusnya aku bahagia bisa melihatnya kembali .. Apa begitu sulit bagiku menerima kenyataan kalau Daniel anak Kau dan Krystal ..

Ya tuhan kenapa kau memberikanku penderitaan cinta seperti ini , Apa  tidak boleh aku mendapatkan cinta yang aku inginkan !

“ WAE ? WAE? KENAPA DI SAAT AKU INGIN MELUPAKANMU KAU DATANG KEMBALI ! WAE “  aku berteriak seperti orang bodoh dan melemparkan kasar kotak itu membuat seisinya bertaburan di kamarku  , Air mataku benar – benar tidak bisa di tahan lagi !

“ Wae? Kenapa kau harus kembali “ Aku pun bingung kenapa aku merasa sedih dan lagi – lagi aku menangis karena namja yang tidak pernah tahu aku bahkan mungkin keberadaanku sama sekali tidak di rasakannya ..

Ku hempaskan kasar tubuhku di ranjang menatap langit – langit atap kamarku ! Sungguh miriskan kisahku ini . Mencintai orang yang tidak pernah menyadari keberadaanku ! Bahkan perasaan ini sudah terlanjur dalam membuatku sulit jatuh cinta lagi pada namja lain .

Bertahun – tahun aku memendam perasaan ini dan betapa sulitnya diriku untuk melupakanmu .. Ketika aku tahu kau sudah menikah itu memang sulit adanya namun aku berusaha menerima hal tersebut ! Tapi aku tidak menyangka kalau anak muridku adalah anakmu .

Aku tidak menyalahkannya sama sekali , KArena itu bukan salah Daniel … aku yang terlalu bodoh mencintai namja yang tidak penah mencintaiku … Seiring berjalannya waktu mungkin aku bisa melupakanmu , Itu pemikiranku setelah tahu kau sudah menikah ..

Kerinduan terhadapmu mungkin tidak terbalaskan ! Tapi aku merasa semakin bodoh merindukan mu yang tidak pernah mempunyai rasa yang sama .. Cinta bertepuk sebelah tangan itu sangat menyakitkan ..

“ Kau tidak tahu Key ! aku benar – benar tersiksa karenamu .. Sungguh aku ingin sekali melupakanmu , Bisakah tuhan menghapus memori tentangmu di otakku “ Tanpa ku sadari mataku terpejam saja ! Sungguh aku lelah dengan keadaan ini .

****

Author PoV

Semalam Jieun menangis membuat matanya terlihat sembab ! Minho ketika mengantarnya pun bertanya – Tanya kenapa mata Jieun sembab , Tapi Jieun tidak becerita sama sekali kejadian kemarin dimana dia bertemu dengan Key ..

Di sekolah pun Jieun tidak terlalu berkonsentrasi , Terutama ketika melihat Daniel dia teringat akan Key . Tadi saja dia tidak beristirahat di tempat biasanya bersama Daniel , Sampai – sampai Daniel menghampirinya ke kantor untuk bermain bersamanya saat itu , Sayangnya Jieun menolak dengan beralasan banyak tugas yang harus dia kerjakan ..  Tapi bagaimanapun Jieun berusaha bersikap biasa saja pada Daniel , Karena Jieun pun sadar ini bukan salah Daniel..

Sampai pulang sekolah Jieun berjalan sedikit gontai menuju gerbang “ Sonsaengnim “ Sapa seseorang yang suaranya sudah sangat di kenal Jieun “ eoh Daniel-ah , Kau belum pulang ?”

“ Sepertinya appa terlambat lagi .. Sonsaengnim bisa kau mengantarkanku lagi pulang ?”entah kenapa Jieun merasa malas “ Mianhae Daniel-ah , Aku harus pulang “

“ Jebal sonsaengnim .. Aku tidak berani pulang sendirian lagi , apalagi menunggu disini sendirian “ Jieun melihat keadaan sekitar yang sangat sepi , Tidak mungkin juga baginya meninggalkan Daniel sendirian disini “ Baiklah , Kajja “

Setengah tidak ikhlas Jieun berucap seperti tadi , Namun dia pun tidak tega melihat Daniel sendirian .. Terlebih lagi Daniel anak didiknya , Dia pun harus bertanggung jawab dengan anak didiknya ..

Jieun berjalan sejajar dengan Daniel , Namun tidak biasanya dia tidak menggenggam tangan Daniel .. Ini membuat Daniel sedikit kecewa , Namun dengan cepat Daniel meraih tangan Jieun menggenggam erat tangan Jieun seraya mengayunkannya “ Seperti ini  lebih nyaman sonsaengnim “ Daniel tersenyum riang dan Jieun hanya tersenyum saja dengan hal ini .

####

Tidak membutuhkan waktu yang lama saat ini kedua orang ini sudah sampai pada tujuan rumah Daniel “ Sonsaengnim kau ke rumahku dulu ne ?” Jieun tersenyum tipis menatapi Daniel begitu juga rumah mewah di hadapannya ini “Aku harus segera pulang Daniel , Mianhae”

“ Jebal sonsaengnim .. Temani aku di rumah sebelum appa pulang “

Deg !

Justru itu yang membuat Jieun ingin cepat pulang , agar dia tidak bertemu dengan Key “ Mianhae Daniel , aku memang harus cepat – cepat pulang “

“ sonsaengnim .. Jeballlll “ Rengek Daniel sambil menarik – narik baju Jieun “ Kau kan teman appa juga .. jebal temani aku “ rengek Daniel lagi “ Mianhae daniel , lain kali saja ne “

“ sonsaengnim , Kau ini kenapa sih dari tadi aku ajak bermain kau sibuk dengan tugasmu , aku mau minta antar pulang tadinya kau menolak , sekarang aku hanya ingin kau menemaniku sebentar kau tidak mau  “ Daniel mengerucutkan bibirnya , Jieun merasa tersadar dengan sikapnya yang terkesan kekanak – kanakan ini , Dia berjongkok menyetarakan dengan tinggi Daniel “ Bukan begitu Daniel-ah , Hanya saja…”Jieun mengangungkan ucapannya

Tapi sedari tadi Daniel memperhatikan mata sembab Jieun “ Sonsaengnim , apa semalaman kau menangis ? Matamu “ sontak saat itu juga Jieun menutup kedua matanya “ Aahh aniyo Daniel “ sanggah Jieun

“ Sonsaengnim , siapa yang membuatmu menangis? Apa kau baru saja putus cinta dengan ahjjusi itu ,ahjjusi yang sering menjemputmu “Daniel terlihat mengelus – elus dagunya seolah menerawang jauh membuat Jieun tertawa geli ..

“YA , Siapa yang mengajarimu tentang putus cinta , kau belum cukup umur untuk mengetahui hal itu “ Jieun mendelikkan matanya pada Daniel seolah menasihatinya “ Issh Sonsaengnim .. Aku sering melihat Yura ahjjuma menangis dan dia selalu mengatakan tengah patah hati karena putus cinta “

Jieun mengerutkan alisnya “ Yura ahjjuma ??” Dia merasa asing dengan nama tersebut “ Yura ahjjuma adik appa .. Kasihan sekali dia sonsaengnim , sering sekali putus cinta dan menangis “ Jieun baru sadar memang pernah mendengar kalau Key mempunyai adik tapi dia tidak tahu siapa namanya

“ Jangan seperti itu , bagaimanapun dia ahjjuma mu ! Kalau kau merasa kasihan seharusnya kau menghiburnya “ Jieun mengacak lembut rambut Daniel “ Kalau begitu kau menemaniku di rumah ini ne , Yura ahjjuma tidak bisa menemaniku hari ini .. Sebagai gantinya aku akan menghiburmu sonsaengnim , kau kan sedang putus cinta , aku tidak ingin melihatmu menangis dan mata sembabmu itu sangat jelek “

Jieun tidak bisa berkata apa – apa dengan ucapan Daniel yang cukup membuatnya terharu “ Jebal sonsaengnim “ Jieun hanya tersenyum saja dan menganggukkan kepalanya “ Yeahhh kajja sonsaengnim “ Daniel langsung menarik Jieun memasuki rumah mewahnya itu ..

Awalnya Jieun merawa ragu untuk masuk ke dalam rumah ini , Tapi mau tidak mau dia harus masuk ! sampai di ruang tengah Jieun terkagum – kagum dengan interior rumah key yang classic namun terlihat mewah .. Terlebih lagi ruangannya teridentik warna putih , Warna kesukaan Jieun ..

“ Wae sonsaengnim ?” Tanya Daniel memperhatikan Jieun yang sedari tadi diam saja “ Rumahmu sangat indah .. Warna putih yang natural “

“ Aku juga bingung sonsaengnim , Aku Tanya pada appa ! apakah dia menyukai warna putih ? dia menjawab tidak .. Lalu aku bertanya lagi , kenapa appa terlalu banyak memakai warna putih di rumah ini ? Dia tidak menjawab ucapanku “ Daniel menjelaskan dengan cirri khasnya yang polos dan lucu .

Mendengar hal ini Jieun hanya tertawa saja “Kau ini ada – ada saja Daniel memberi pertanyaan seperti itu pada appamu , Keunde .. Mungkin saja eommamu yang menyukai warna putih “ Daniel mengelengkan kepalanya “ Kata appa , eomma tidak menyukai warna putih “ Jieun mengerutkan alisnya “ Lalu kenapa kau tidak Tanya langsung pada eommamu , Kenapa kau harus bertanya pada appamu .. siapa tahu eommamu menyukai warna putih “

Mimic warah Daniel berbubah sendu , Tapi dia tersenyum tanpa menjawab ucapan Jieun ,dia duduk di ruang tengah sibuk melepaskan tasnya .. Jieun tidak mengerti dengan tingkah Daniel yang terkesan aneh ini ..

Jieun memperhatikan ruang tengah ini , Tepat Jieun menengok kearah sebelah kanannya terdapat sebuah foto berukuran sangat besar , KEnapa dia baru menyadari foto sebesar ini ! Batinnya ..

Jieun menatap lekat foto tersebut , Terlihat Key tersenyum bahagia bersama yeoja di sebelahnya Krystal .. di foto itu key dan Krystal mengenakan pakaian pernikahan mereka tersenyum bahagia tanpa ada beban , Terutama Krystal yang terlihat sangat bahagia sambil menggamit tangan Key ..

Tanpa Jieun sadari air matanya jatuh begitu saja “ Ahh kenapa aku harus menangis” Gumam Jieun yang langsung menyeka air matanya , Selama ini dia benar – benar merasa bodoh menyukai namja yang jelas – jelas sudah bahagia bersama yeoja yang di cintainya “ Mereka benar – benar cocok”

Hatinya merasa sakit melihat foto ini , Sekaligus dia merasa senang karena senyuman Key yang sangat bahagia ! ‘Hey Jieun sadarkan kau ! Key sudah bahagia dengan Krystal , Terlebih lagi Daniel itu anak dari pernikahan mereka ‘ Jieun terus berseturu dengan hatinya , Tapi dia memang sadar akan semua ini ..

Tut tut tut

Jieun menatap Daniel yang terlihat sibuk dengan piano di hadapannya , Namun dia memencet asal piano tersebut Jieun tersenyum dan menghampirinya “ Kau bisa memainkan ini ?” Daniel terarah pada Jieun yang sudah duduk di sampingnya “ Sedikit”

“ Coba mainkan ! Katanya kau ingin menghiburku “Daniel tersenyum malu dan memainkan piano tersebut , Dia memainkan lagu Wonder Girl – Be My Baby namun menekan notnya masih mengunakan satu tangan terdengar lucu untuk Jieun .

Seketika Jieun mendengarkan dengan jelas lagu itu Jieun langsung membulatkan matanya , Memori masalalunya seakan berputar kembali di otaknya “ Lagu ini” sungguh dia teringat kembali dimana Jieun menyanyikan lagu ini untuk Key dan itu sia – sia untuknya ..

“ Daniel , lagu ini bagaimana bisa kau tahu ?” Daniel menghentikan permainannya “Appa sering menyanyikan lagu ini , Kalau aku menangis dia pasti menyanyikan lagu ini sambil bernari – nari .. Please be my baby” Daniel menirukan tarian dari wonder girl yang biasa di lakukan appanya .

Jieun tersenyum geli “ Jinja , appamu sering menyanyikan ini ?” Daniel menganggukan kepalanya “ Ne , aku sampai bosan mendengarnya .. Seperti tidak ada lagu lain , Saat masak pun dia sering menyanyikan lagu ini “ Jieun semakin geli mendengarnya “ Memang kenapa dengan lagu ini sonsaengnim ?” Lanjut Daniel

Jieun mengelengkan kepalanya “ aniyo , Hanya saja ini lagu lama dan lagu cinta .. Tidak cocok untuk seukuranmu .. Coba kau nyanyikan lagu twinkle –twinkle little star sambil memainkan piano ini “ Daniel mengangguk dan menuruti apa kata Jieun ! Dia memainkan piano dengan satu tangan lagi dan bernyanyi terdengar sangat lucu karena suara Daniel yang masih memang anak – anak ..

Jieun memperhatikan foto kecil yang berada di dekat piano , Foto yeoja cantik yang memang dia tahu .. Siapa lagi kalau bukan Krystal , Jieun hanya tersenyum tulus ‘pantas saja Key mencintai Krystal , dia memang sangat cantik’ batinya

“ Neo eomma yeoppo” Ujar Jieun , Daniel melihat foto itu sebentar menganggukan kepalanya lalu kembali dengan pianonya “ Daniel-ah , eommamu ? dimana ? aku dari tadi tidak melihatnya “ Pertanyaan yang sedari tadi ingin di lontarkan oleh Jieun , Memang sedari tadi Jieun tidak melihat batang hidung Krystal sama sekali .

Mendengar hal itu permainan piano dan bernyanyi Daniel berhenti seketika dan menatap Jieun “ Apa eommamu bekerja juga dan belum pulang dari kantornya .. makanya kau memintaku untuk menemanimu ?” Daniel hanya diam saja dan tiba – tiba dia meneteskan airmatanya “ Daniel waeyo ? apa aku salah berbicara lagi (?)”

Jieun sangat kaget melihat Daniel yang meneteskan airmatanya , Dengan cepat Jieun menyeka airmata Daniel “ eomma sudah di surga ! Dia meninggal ketika melahirkanku .. Hiks ..Hiks “ Jieun terbelalak kaget dengan pernyataan Daniel “ Jadi Krystal sudah meninggal” Gumam Jieun tidak percaya ..

Daniel menangis tersedu – sedu “ Eomma meninggal gara – gara aku sonsaengnim … Hiks hiks” Jieun menatap miris Daniel , Baru kali ini dia melihat Daniel anak yang terkesan dingin menangis di hadapannya , Tapi dengan cepat Jieun meraih tubuh Daniel kedalam pelukannya ..

Daniel terlihat kaget dengan perlakuan Jieun yang memeluknya” eomma di surga gara – gara aku, eomma pasti membenciku “ Lagi – lagi Daniel mengucapkan kalimat itu sambil menangis di pelukan Jieun  “ Uljimayo .. Ini bukan salahmu Daniel , Eommamu meninggal bukan karenamu ini sudah takdirnya .. kau tidak boleh berfikiran seperti itu” Jieun mengelus lembut rambut Daniel , Seolah menikmati pelukan itu Daniel mengeratkan pelukannya pada Jieun , BEgitu juga dengan Jieun berusaha menenangkan anak kecil ini..

“ Kau tidak boleh berfikiran seperti itu ne , Bagaimanapun eommamu itu orang baik ! Tidak mungkin dia membencimu , Justru karena dia mencintaimu maka dari itu dia merelakan nyawanya untuk melahirkanmu “ Jieun melepaskan pelukannya dan menyeka air mata Daniel “ aku merindukannya sonsaengnim “ Jieun tersenyum “ eommamu pun pasti merindukanmu “ Daniel membalas senyuman Jieun “ Aku belum pernah merasakan di peluk olehnya , aku merindukannya “

Jieun kembali memeluk Daniel sebentar “ eommamu pun pasti merasakan hal yang sama sepertimu Daniel dan kau jangan pernah berfikir yang macam – macam .. karena aku yakin eommamu sangat mencintaimu “Jieun mengelus lembut rambut Daniel

“ Sonsaengnim , kata – katamu sama seperti appa .. Eomma sangat mencintaiku , eomma tidak pernah membenciku ! Bahkan appa menyuruhku agar tidak menangis , seorang namja harus kuat .. Huhh haruskah orang dewasa terus berkata seperti itu “ Daniel mengerucutkan bibirnya , Jieun hanya tersenyum “ Karena appamu sangat menyayangimu “

Daniel mengangguk mengerti “ Sonsaengnim . Kau jangan mengatakan pada appa kalau tadi aku menangis .. Aku bisa – bisa di bilang cengeng oleh appa sudah menangis di depanmu “ Jieun memutar bola matanya dan tersenyum “ Baiklah aku akan tutup mulut “

KEdua orang ini tertawa puas bersama “ sonsaengnim , Kau sudah membuatku menangis tadi .. Jadi sebagai gantinya kau yang menghiburku “ Seolah mengerti Jieun mengangguk dan memainkan piano yang ada di hadapnnya , Dia menyanyikan lagu IU – Secret .

oneuldo nan sonkkeuteuro

ne apeseo mollae pyeonjireul sseo

yurijane maechin mullo

hanassik sseonaeryeo nae maeumeul

 

maju anja nareul bonda

gogaeneun tto sugyeojigo

sumgil mami deo manheun nan

machi jalmotan ai gata

 

bimiri cham manhajin na

kkeonaegi eoryeoun

yaegiman ssahyeoganda

geuraedo nan kkumeul kkunda

nalgaereul dan nae mam

bamhaneure naraga naraganda

Daniel sangat menikmati alunan music dan suara merdu Jieun ,  Tapi tanpa sengaja mata Daniel menanggap seorang namja yang sangat dia kenal .. Saat itu juga Daniel langsung tersenyum puas “ Appa “ Teriak Daniel sambil berlari kecil menghampiri namja itu ..

Menyadari hal itu Jieun menghentikan permainannya dan dengan ragu terarah pada dua orang yang berada di belakangnya “ annyeong sunbae “ Sapa Jieun ketika tahu orang itu memang Key , Hal ini yang sangat di takuti Jieun melihat Key membuatnya tidak bisa berkata – kata ..

“ Annyeong Jieun-ssi , Senang bertemu denganmu lagi” Ujar Key yang tersenyum “ Appa ! Kau lama sekali ke sekolahku .. Apa kau sibuk lagi ?” Tanya Daniel yang memang tengah di gendong oleh Key “Mianhae .. Tapi kau menyuruh Jieun sonsaengnim untuk mengantarmu lagi , Merepotkan sekali “

“ appa terlalu lama , Jadi aku meminta Jieun sonsaengnim mengantarkanku “ Key mengangguk mengerti “ Jieun-si gomawo sudah mengantarkan anakku lagi “ Jieun tersenyum simpul dan menganggukan kepalanya “ Sepertinya tugasku sudah selesai Daniel –ah , appamu sudah pulang ! Maka dari itu aku pamit dulu” Belum sempat Jieun meraih tasnya

“ Kenapa cepat sekali , aku baru pulang “ Ujar Key sukses membuat Jieun mengerutkan alisnya “Maksudku , kau jangan buru – buru ! Kita makan siang bersama “ Jieun membulatkan matanya “ Ne ? Makan bersama ?”

Sungguh sebenarnya Jieun ingin cepat – cepat pergi dari tempat itu , Dia benar tidak sanggup melihat Key memori masalalunya teringat kembali pada otaknya , Begitu pula dengan detak jantungnya yang sangat kencang , Dia pun takut akan perasaannya yang sudah bulat ingin melupakannya tergoyahkan hanya sebuah pertemuan yang mungkin bagi Key biasa saja bahkan tidak berarti .

“ sonsaengnim makan siang disini saja , aku dan appa akan memasak “ Ujar Daniel dan Key menganggukan kepalanya “ Ya sudah kau ganti baju sana “ Key menurunkan Daniel “ Baiklah appa tunggu  ne,aku ingin memasak bersamamu untuk sonsaengnim “ Daniel berteriak sambil berlari kecil ke  lantai dua ..

Jieun tidak tahu harus berbuat apa .lagi – lagi dia harus menuruti ucapan anak kecil itu ..

Hening ~

Tidak ada sepatah kata yang terlontar dari mulut dua orang ini , Mereka diam dalam fikiran mereka masing – masing .. Entah kenapa perasaan canggung muncul begitu saja “Kenapa jadi canggung seperti ini , Jieun-ssi kau duduklah dulu “ Jieun menurut saja dan duduk “ aku buatkan air minum untukmu “

“ aniyo , Ghwencana aku membawa air mineral sendiri “ dengan gugup Jieun mengeluarkan sebotol air mineral dan dengan gugup Jieun meneguk air itu , sayangnya kegugupannya melebihi rasa tenangnya membuat air yang di teguknya tumpah pada roknya  “ Jieun-ssi ghwencana” Dengan cepat Key mengambil tissue dan membersihkan rok Jieun yang basah , Cepat – cepat Jieun merebut tissue tersebut dari tangan Key “ Ghwencana aku bisa sendiri “

‘iissh jieun babo , ini sangat memalukan ! kenapa aku harus gugup seperti ini di hadapannya’runtuk Jieun pada dirinya sendiri ..

Key hanya tersenyum saja memperhatikan Jieun yang membersihkan roknya “ Mianhae kalau Daniel sudah banyak merepotkanmu “ Jieun sontak terarah pada Key “ eoh ? ghwencanayo sunbae” MAsih dengan nada gugup Jieun mengucapkan kalimat tersebut

‘a-yo Jieun kau harus bersikap biasa saja ‘ Jieun terus bergumam menyemangati dirinya sendiri dan terus menghelakan nafas agar sedikit tenang  , Tapi tiba – tiba matanya kembali terarah pada foto pra wedding Key dan Krystal yang terpajang jelas di ruangan terebut .

“Kau masih mengingatnya kan ?” Ujar Key yang menatap lekat foto Krystal , Jieun hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya “ Dia meninggal ketika melahirkan Daniel , Sampai Daniel berfikiran kalau dirinya penyebab meninggalnya eommanya .. Padahal sama sekali tidak dari awal Krystal sudah mempunyai penyakit maka dari itu dia lebih memilih Daniel di banding dirinya sendiri untuk hidup “

Jieun terbelalak kaget dengan ucapan yang di lontarkan Key “ Krystal memiliki penyakit ?” Key menganggukan kepalanya “ Dia di fonis terkena kanker darah dan ketika dia hamil 8 bulan ! Kanker yang di milikinya sudah mencapai stadium 3 dan harus segera di operasi .. ketika melakukan operasi dia sebelumnya mengatakan ‘kalau operasi ini tidak berhasil , biar aku yang mati dan ambillah anak ini dari rahimku ! ‘dia sangat menginginkan Daniel tetap hidup , walau Daniel terlahir dengan premature , aku fikir Daniel tidak akan bisa di selamatkan ! TErnyata tuhan baik padaku masih mau memberikan Daniel untukku .. Daniel sering menanyai tentang Krystal bahkan sering sekali aku mendengar dia merindukan krystal “

Jieun cukup tercengang dengan ucapan Key “ Mian aku sudah bercerita terlalu banyak padamu ! Padahal kita ..” Key menggantungkan ucapannya tidak melanjutkan ucapannya tadi “ Ghwencana , aku jadi mengerti selama ini Daniel bersikap acuh tak acuh pada seseorang ,mungkin ini penyebabnya kenapa Daniel lebih banyak diam “

“ Tiffany kepala sekolah Daniel pun sering berbicara seperti itu , Di sekolah dia lebih banyak diam bahkan jarang bermain bersama teman – temannya , Terlebih lagi aku dengar dia sering menyendiri .. aku jadi mengkhawatirkannya karena dia jarang berinteraksi dengan orang , padahal di rumah dia bersikap biasa saja , tapi aku tahu Daniel memang sulit untuk berinteraksi dengan orang yang belum dia kenal “

“ Sepertinya dia sangat merindukan Krystal eommanya .. LEbih tepatnya kasih sayang eommanya “ Ujar Jieun tersenyum tipis

“ Tapi sepertinya aku sudah lega , Kepala sekolahnya mengatakan kalau ada seorang guru yang bisa berteman dengan Daniel , bahkan membuatnya sedikit berubah dari kebiasaan buruknya berdiam diri “ Key menatap Jieun lekat “ Gomawo Jieun-ssi ” Jieun langsung kearah lain tidak ingin membalas tatapan Key “ kau ini berbicara apa sunbaenim “ Jieun merasa sangat canggung dengan tatapan Key dan membuatnya berbicara sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“ hahh aku rindu masa sma dulu “ Ujar Key tiba – tiba membuat Jieun terarah padanya “ Album kenangan yang kau berikan itu…” Key mengantungkan ucapannya sambil tersenyum pada Jieun , Namun Jieun langsung membulatkan matanya “ album itu sangat lucu , semua fotoku yang terlihat bodoh ada di situ .. membuatku selalu ingat masa sma”

entah kenapa Jieun merasa tidak suka hal itu di bahas , TErlebih lagi dengan ucapan Key yang mengatakan ‘album itu sangat lucu’ . tidak sadarkah dia kalau Jieun sangat berjuang mendapatkan tiap potret Key .

Kali ini Jieun memberanikan diri menatapan Key “ Gheure album itu memang sangat lucu , terkesan kekanak – kanakan dan bodoh .. seharusnya kau membuangnya saja ” Key langsung terdiam mendengar ucapan Jieun sepertinya dia salah berbicara pada Jieun “Mianhae sepertinya aku harus segera pulang , annyeong “ Tanpa babibu Jieun meraih tasnya dan pergi dari hadapan Key …

Jieun benar – benar tidak tahan dengan ucapan Key tadi “ Huhh bagaimana bisa dia berfikir seperti itu ? album itu lucu ? Dia benar – benar tidak berfikir betapa sulitnya aku mendapatkan tiap potretnya .. Gheure album itu sangat lucu dan kekanak – kanakan .. bahkan aku bodoh sudah memotretmu dan lebih bodohnya aku mencintaimu terlalu dalam “ Gerutu Jieun dengan kesal , Namun sesaat kemudian air mata yang sedari tadi dia tahan keluar begitu saja , Tapi dengan cepat Jieun menyekanya “ Lee Jieun kau tidak boleh menangis karena namja itu lagi , bahkan dia saja menganggap album itu lucu dan bodoh .. andhwae kau tidak boleh menangis karenanya lagi “

Sepanjang perjalanan Jieun terus begerutu seolah menyemangati dirinya sendiri , Menghilangkan kekesalannya tadi dengan menghibur dirinya sendiri .. Walau ucapan key tadi sangat menyakitkan baginya tapi dia harus berusaha setegar mungkin menerima kenyataan .

****

Key PoV

_tbc_

kalian mau liat gambaran dari kisah cinta IU kan ? aku di buatin TRAILER sama dongsaeng aku Thya author FFI juga .. menurut aku trailernya itu sangat , sangat , sangat bagus .. aku suka bgt sama trailernya , ngegambarin bgt cerita di ini FF .. Buat Thya gomawo saeng-ah ..

Trailer by: Choi Jinhya a.k.a @LIDERONYU

blm ada priview disini cush aku blm lanjutin .. hehe

tapi udah liat trailernya kan ? ada gambaran dari kisah cinta mereka kan ?

terus aku jadiin chaptered tapi ga banyak , gpp kan ?

bosen ga sama ff ini ?

mian ne kalo membosankan ..

jangan lupa Membuka , Membaca , Komen … di komen juga trailernya .. hihi

38 thoughts on “Marry U .. (Part 2)

  1. Kasian jieun..
    Sungguh termenung bc part ini..
    Jd inget cinta ms lalu dng sunbae jg..
    Wuaa.. Penasaran sm key Pov nya nih.. Slma dicrita key ga ketahuan isi htinya..
    Jd pngen tau
    Ditunggu part selanjutny
    Hwaiting

  2. Annyeong kakak ^^ reader baru nih. Maaf ya baru komen di marry u part 2nya *bungkuk dalam-dalam*.
    Dari baca ficlet your eyes sampe marry u ini aku bingung tujuh keliling, sebenernya key ini suka apa enggak ya sama si IU? walaupun bias pertama dia shinee itu key, aku lebih setuju IU sama minho *nyengir kuda/plak* Untuk thillernya aku ga bisa liat kak~ soalnya onlen hape u,u mianhae~ *bungkuk dalam-dalam (lagi)* Lanjutannya jangan lama kak ^^)_]

    • annyeong ..
      ghwencana mau komen di part berapapun .
      aku udah seneng kamu udah baca ff aku ..
      waduh key-iu n min-iu ..
      mereka sama” cocok , tapi tebak aja nanti iu jadinya sama siapa . hihi
      gomawo chingu

      • hihi😀 gomawo.. gelagatnya sih~ si (eng)Key kayak mulai ngedeketin iu :3 udah kaaaak.. si iu sama minho aja, kasian minhonya *evil kumat*
        Cheonma kakak ^^

  3. Seriussssss,,,,,ini ff keren bgt,,,,masih penasaran sm key pov,,,sebenarnya dy suka g sih sm jieun????berharap sih key sm jieun tp kasian minho,,,,tp daniel bs berubah gr2 jieun,,,dtggu lanjutannya saeng,,,blm bs liat trailernya soalnya baca pake hp,,,,bsok dliat,,,,good job!!!🙂

  4. aigoo , wktu jieun nangis . ak jg jd iktan ngrsain sakitnya ~ T.T
    sbarlah jieun-ah . .
    key oppa , tnjukkanlah prasaanmu . jg mmbuat jieun galau (?)
    gag kok chingu , ak ngrasa bsen ma ff ini . mlah pnsran bgt sma klnjutannya~
    dtnggu klnjatannya~~~🙂

  5. anyeong.. Cingu aku baca part 2 ini d FFindo . Jadi aku comentnya disana deh. Hehehe
    Gilaaaa ini author suka bgt bikin readernya mati penasaran . pas seneng”nya ada key pov, eh malah TBC . Amsyoooong . Hehehe
    Cpt next cingu sbelum diteriakin para readers. Hahaha
    Hwaiting^^

    • ya..ya.. Bukan maksudku ngatain gila cingu.. Hehhee ^^
      Kapan ini dilanjut cingu? Aku bener” nggak sabar ama kelanjutannya . Dan udah penasaran tingkat akut ama key POV nya . Aish… Bisa gila saya nunggunya #lebay hahaha ^^

  6. . Eonnie kapan lanjutan ayo dong cept upadate udah ga sabar nunggu part 3’nya ..
    Aku suka ama jalan ceritanya
    Aku udah duga krystalnya meninggal ,
    Krystal ma key tuh dijodohin ga si terus keynya suka ga ma ji eun

  7. wah part 3 nya mana ya,
    bagus ceritanya, aq penasaran sama next partnya, udah ada blom ya?
    oh iya salam kenal, aq reader baru🙂

  8. eonni,, lanjutin FF ini dong? msh penasaran bgt nih sampek skrg, sampek tahun 2012-nya kelar. Huhuhu ^^
    Secepatnya di update yah eon, pengen tau bgt key POV kaya gimana. Hehehe
    Fighting eonnie,, daebak !

  9. kyaa,,
    kpan di lanjut nih
    dah nunggu lama dari thn 2012
    skrg dah thn 2013 msih lump jg di lanjut haduh dah penasaran tingkat dewa nich
    author fighting
    critanya bgs
    ^_^
    daebak thor,smoga cepet dpt ide
    amiin,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s