Me and Dad Part 11

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Me and Dad

Ganre ::AU , Angst , Family , Romance

Rating : Teenager

Length :: Chaptered

Summary ::  Saranghae Appa ..

BackSound : Park Yoochun – The empty space for u , Kim Jaejoong – II’I Protect u , Kim Junsu –  You are so beautiful ,  A Pink – Hope you like us , Jung Yonghwa  – I Miss U ,Kang Minhyuk – Star  , JYJ – In Heaven , JYP – Falling .

Disclaimer :: FF ini hanya fiktif belaka , Semua cast milik pembaca anggap cast ocs itu diri kalian .. Cerita hanya milik saya dan murni dari otak saya .. Kekke~

Main Cast ::

  • Kim Jaejoong
  • Kim RaeMi ( YOU )
  • Kim Raeyeon
  • Choi Minho

Other Cast 

  • Park Yoochun
  • Lee Jinki
  • Lee Taemin
  • Lee Sueun
  • Park Hyeshi

“Appa kita naik perahu bebek itu ne “ Ajak RaeMi , Jaejoong tersenyum sok manis “ Ne, Bocah tengil ! Kajja “ RaeMi langsung berjalan menuju pusat permainan itu sambil mengayun – ayunkan genggaman tangannya pada Jaejoong ..

“ Nuna kita naik perahu bebek itu saja , Okay “ Sepertinya suara itu RaEMi mengenalnya dan langsung menoleh kearah yang memang berada di sampingnya “ Ya , Choi Minho micheosso . Kita menaiki perahu itu “ Suara tersebutpun sepertinya Jaejoong mengenalnya

DAMN !

Pandangan Jaejoong berubah seketika melihat orang di sampingnya orang yang dia kenal , Begitu juga RaeMi sangat kaget dengan pemandangan yang dia lihat ini

“ Minho sunbae , Raeyeon eonni “

“ Bocah tengik , Yeoja ceroboh “ Secara bersamaan Jaejoong dan RaeMi mengucapkan kalimat tersebut , Sepertinya orang yang di panggil mereka pun  cukup kaget ..

Secara bersamaan pula mereka mengucapkan ..

“ Jaejoong~si , RaeMi “

“ Yeoja babo , Ahjjusi menyebalkan “

******

“ YA Choi Minho ini bukan arah ke apartmentku babo “ Ujar Raeyeon setengah berteriak karena dia sadari kalau arah yang di tuju Minho berbeda dengan tujuannya untuk pulang , Tapi sayangnya Minho tidak menjawab dia focus pada laju kendarannya ..

PLAAKKKK

Raeyeon memukul kepala Minho yang memang terlapisi helm hitamnya “ BOCAH TENGIK JAWAB AKU , KAU MAU MEMBAWKU KEMANA “

Citttttttt

Minho langsung mengerem mendadak membuat Raeyeon kaget “ NUNA ! Kenapa kau memanggilku bocah tengik ? Sama seperti ahjjusi menyebalkan itu “ Minho terlihat sebal dengan kata – kata itu “ Lagi salah kau sendiri kenapa tidak menjawab .. Sebenarnya kau ini mau membawaku kemana ? Ini bukan arah apartementku “

“ Ini memang bukan arah ke apartment nuna “ Jawab Minho santai , Raeyeon membulatkan matanya “ MWO ? Lalu kau mau membawaku kemana ?” Minho menjawab dengan senyuman “ Sudah nuna nanti juga tahu , cepat pegangan erat “

“ eoh ?” Raeyeon masih tidak percaya dengan ucapan Minho , Namun dengan cepat Minho menstater dan menggas membuat Raeyeon tidak bisa berkata apa – apa alhasil dia berpegangan erat pada Minho .

“ CHOI MINHO ! Pelan – pelan membawa motornya “ Seakan angin lalu ucapan Raeyeon tidak di perdulikan justur Minho semakin mempercepat lajunya “ CHOI MINHO” Raeyeon semakin memeluk erat Minho dan hal ini membuat Minho hanya tersenyum .

Tidak lama mereka pun sampai pada tujuan mereka , Tidak ! Maksudnya tujuan Minho .. Raeyeon hanya dapat terbengong seperti orang bodoh menatapi pintu gerbang ini “ YA , Jadi tempat yang kau maksud taman bermain ini ?” Minho mengangguk mantap sambil tersenyum .

Raeyeon menatap garang Minho “ MICHESSEO !! Untuk apa kita ke tempat seprti ini babo “Raeyeon memukul – mukul Minho dengan tasnya membuatnya meringis kesakitan “ auu nuna , ya nuna” Minho berusaha menahan pukulan  Raeyeon

“ Babo untuk apa kita ke tempat ini “ Raeyeon akhirnya menghetikan pukulannya “ Nuna kita sudah lama tidak ke taman bermain ! Lagi pula kau sudah lama tidak jalan – jalan kan “

“ YA kau fikir aku katro begitu ? Maka dari itu sekarang kau mengajakku kesini” Raeyeon ingin memukul Minho lagi (?) namun dengan cepat Minho menahannya “ Nuna maksudku bukan seperti itu .. Hanya saja dulu saat aku masih kecil nuna sering sekali mengajakku kesini “

“ Minho~ya itu kan saat kau masih kecil , Sekarang kan kau sudah besar “ Raeyeon menatapi Minho dari atas sampai bawah “ Arayo ! Keunde hanya nuna yang bisa menemaniku di taman bermain , Sedangkan eomma dan appa mana pernah mereka memikirkan aku “Minho memasang wajah melasnya mengingat masa lalu .

“ Aiissh anak ini sudah sma juga ….” Raeyeon belum melanjutkan ucapannya sudah di potong oleh Minho “ Jebal nuna ! kau ingatkan dulu pernah berjanji padaku , akan menemaniku ke taman bermain kapanpun aku mau “

Raeyeon terdiam begitu saja mengingat masa lalunya

_Falsback_

“ Hikkss, hiks Raeyeon nuna “Seorang namja kecil menangis tersedu – sedu “ Wae Minho-ya ?” Ujar yeoja sekiranya berumur 17 tahun ini.

“ Aku takut tidak bisa ke taman bermain lagi , Hiks hiks” Isaknya “Wae? Kenapa kau berfikiran seperti itu Minho~ya “ Tanya Raeyeon

“ Eomma dan appa terlalu sibuk bekerja , Aku takut tidak ada yang menemaniku lagi untuk ke taman bermain “ Raeyeon menyeka air mata Minho “ Kau jangan berfikir seperti itu Minho-ya , Masih ada aku yang akan menemanimu kesini “

Namja kecil itu langsung tersenyum “ Yakseo ? Kau akan menemaniku kesini ?”Minho mengulurkan jari kelingkingnya , Raeyeon menganguk manatap seraya membalas ulurang kelingking Minho “ Yakseo ! Aku janji akan menamanimu apabila ingin ke taman bermain “

_end Flashback _

Mengingat hal itu membuat Raeyeon tidak bisa berkata apa – apa “ Baiklah .. Aku ingat janji itu , Hanya kali ini saja kita ke taman bermain “ Minho mengangguk seolah mengerti “ Arayo ! Kajja” Tanpa pamrih Minho menarik tangan Raeyeon memasuki taman bermain ini .

“ Nuna lihat kan permainan itu , Dulu kau sangat sering mengajakku bermain permainan extrem itu “ Tunjuk Minho pada salah satu permainan halilintar “ Ya , Jangan bilang kau ingin menaikinya “ Minho menganggukan kepalanya

“ Tentu saja , Wae? Nuna takut kah ?” Minho menatap Raeyeon penuh selidik “ Ahh , Aahh , Mana mungkin aku takut “

“ Jinja ? Kalau begitu kita naik .. Kajja “ Raeyeon hanya biisa pasrah dengan tarikan tangan Minho yang seenaknya , Padahal sebenarnya dia cukup takut menaikinya

“ KYAAAAAAAAAAAAAA MINHO “ Raeyeon terus berteriak menaiki permainan tersebut , Sampai terus mengamit tangan Minho dengan kuat , Minho yang mendapati hal ini hanya tersenyum seakan puas .

Beberapa permaianan di taiki mereka . Hal ini Minho lah yang langsung menarik Raeyeon agar menaiki permaianan yang dia mau .. Mereka terus tertawa lepas menaiki tiap permaianan yang ada ..

“ Nuna sebaiknya kita berfoto box bersama ne “ ajak Minho , Raeyeon cukup terkaget dengan ucapan Minho “ MWO ? Foto di tempat seperti itu “

“ Ne , Wae?”

“ Ya , Lihatlah semua yang ingin berfoto kalangan anak sma semua .. Sedangkan aku …” Raeyeon menunjuk dirinya yang memang sudah berumur , Minho mengelengkan kepalanya “ Ada aku yang masih sma nuna “

Pletaakk

“ Babo , Itu kan hanya kau yang anak sma “ Minho yang sedikit meringkis kesakitan akibat pukulan Raeyeon lagi – lagi mengelengkan kepalanya “ Tidak perduli , yang jelas aku mau foto bersama nuna “ Minho menarik tangan Raeyeon tampa pamrih

Sampai akhirnya Raeyeon mau juga berfoto dengan Minho , Walau cukup banyak yang memperhatikan mereka sebelum memasuki sebuah foto box tersebut .. Namun ketika sudah di dalam beberapa pose mereka ambil , Bahkan mereka tidak tangung – tangung memakai atribut yang menggemaskan satu sama lain ..

“ Ahh jinja ! Kau benar – benar lucu nuna “ Ujar Minho menatapi beberapa foto yang sudah jadi itu “ Lucu dari mana babo “

“ Lihat saja yang ini , ekpresi mengemaskanmu nuna ….” Minho mencubit pipi Raeyeon dengan gemas “ YA ! CHOI MINHO “ Kesal Raeyeon dengan tindakan Minho

“ Hehe , Nuna kau tidak terlihat seperti seorang guru ! Coba kau memakai pakaian biasa , Kau akan terlihat seperti anak muda biasanya “ Raeyeon menatap sebal Minho “ Kau menyindirku ?”

“ Aniya nuna ini sungguhan “Seakan tidak menghiraukan ucapan Minho , Raeyeon meninggalkan ocehan Minho begitu saja “ Nuna aku sungguhan “ Minho berteriak tidak jelas sambil mengejar Raeyeon .

“ Nuna sebaiknya kita menaiki perahu bebek  itu ne “ Tarik Minho tanpa sepengatuan Raeyeon

*****

“ Ya , Kalian bagaimana bisa berada disini ?” Pekik Jaejoong masih tidak mempercayai dengan dua orang di hadapannya saat ini “ Seharusnya aku yang bertanya seperti itu Jaejoong~si , Bagaimana bisa kau berada disini ?” Raeyeon malah bertanya balik

“Issh malah balik bertanya ! Babo tentu saja aku disini menikmati permainan bersama bocah kecil ini .. Ya , apa kau membuntutiku ?” Jaejoong memasang wajah curiganya “ YA ! Aku mengikutimu ? Tidak akan aku mau membuntutimu , aku di ajak kesini oleh bocah   ini” Raeyeon melirik kearah Minho

“Ya , Bocah tengik ikut – ikutan saja kau ke taman bermain “ Minho sama sekali tidak menanggapi ucapan Jaejoong , Justru sekarang RaeMi yang sedari tadi berfikir dengan ucapan Raeyeon “Sunbaenim , Kau yang mengajak Raeyeon eonni untuk kesini ? Kau juga tahu kan kalau aku kesini ? apa kau….”

Seolah mengerti ucapan RaeMi dengan cepat Minho menatap tajam RaeMi “ Ya Yeoja babo ! Dengar baik – baik , Aku memang tahu kau kesini ! Keunde , aku sama sekali tidak mengikutimu seperti apa yang kau fikirkan itu ! Justru aku mengajak Raeyeon nuna , Karena memang sudah lama tidak kesini .. Puas “ cibir Minho kesal

Raeyeon , Jaejoong dan RaeMi hanya dapat terbengong dengan cibiran Minho itu , Padahal tadi RaeMi hanya berbicara sedikit saja kenapa jadi Minho yang marah – marah seperti itu (?)

“ arayo “ RaeMi mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan seperti itu dari mulut Minho ..

Tapi mata Minho tanpa sengaja menangakap pemandangan yang menurutnya terlihat lucu “HAHAHAHAHA” yang lain cukup terkaget dengan tawaan Minho secara tiba – tiba itu “ Bandomu “ Tunjuk Minho pada bando yang di kenakan Jaejoong masih dengan tawaannya.

Menyadari hal itu Raeyeon pun tak kalah kagetnya , Dia pun tertawa sambil menutupi mulutnya .. “ Ya kalian memakai bando couple itu . Ckckck” Saat itu juga Jaejoong buru – buru melepas bando tersebut dari kepalanya “ Diam kau bocah tengik”

“aku yakin yeoja babo ini yang menyuruhmu memakai bando itu .. hahaha” Masih saja Minho tertawa terpingkal – pingkal “ Aiiish sudah kubilang , Diam kau bocah tengik ! RaeMi lebih baik kita pergi meninggalkan dua orang menyebalkan ini “ Belum satu langkah Jaejoong dan RaeMi melangkah

“ Ahjjusi ! Bagaimana kalau kita double date “ Ucapan Minho semakin membuat yang lain terbelalak kaget “ Michesseo “ Pekik Raeyeon penuh amarah pada Minho

Sedang Jaejoong yang mendengar hal itu hanya tersenyum masam “ Kau menantangku bocah tengik ? Oke bagaimana kalau kita beradu perahu bebek “ Jaejoong memasang wajah liciknya “ Ne baiklah kita beradu perahu bebek “

Raeyeon dan RaeMi yang mendengar hal itu mereka saling bertatapan satu sama lain sambil menepuk jidat mereka masing – masing .. Masih tidak percaya dengan tindakan dua orang ini ..

“ Ahjjusi menyebalkan , Siapa yang lebih cepat sampai pada bendera berwarna merah itu .. Dialah pemenang “ Ujar Minho ketika mereka sudah berada tepat di depan permaianan perahu bebek “ Oke siapa takut .. Kajja RaeMi “ Tanpa babibu Jaejoong langsung menarik tangan RaeMi untuk menaiki perahu bebek tersebut , Begitu juga dengan Minho yang menarik tangan Raeyeon ..

“ Hana , Dul , Set” Teriak Minho dan Jaejoong seolah memulai permaianan mereka .

Tepat saat itu juga Jaejoong dan Minho melajukan perahu bebek mereka di bantu dengan dua yeoja di samping mereka masing – masing .

Keempat orang ini melajukan perahu bebek mereka dengan secepat mungkin , Terutama Jaejoong dan Minho yang tekesan sangat antusias dengan tindakan mereka .. Raeyeon terlihat malas danmenghentikan laju kakinya membuat Minho saja yang melajukan kakinya ..

“ Nuna kenapa berhenti , Cepat kayuhkan kakimu “ Raeyeon menatap sebal Minho “ Bocah bodoh ! Tindakanmu dan Jaejoong benar kekanak – kanakan ,untuk apa melakukan hal ini “

“ Nuna di saat seperti ini jangan memandang kenakanak – kanakan ! Tapi ahjjusi itu sudah menantangku , ini menyangkut harga diriku “Raeyeon semakin tidak percaya dengan ucapan Minho itu “ Michesseo ?”

“ Dadah sepertinya aku yang akan menang bocah tengik ! Kalian berdebatlah okeh “ Jaejoong benar – benar puas melihat Minho yang bertengkar dengan Raeyeon , Dengan cepat Jaejoong pun melajukan perahu bebeknya itu “ Issh ahjjusi menyebalkan kau lihat ini , akan ku kejar kau “

“ Nuna bantu  aku jebal … Tidak ingat ucapanku dulu apa yang mau menemani…” Ucapan Minho terpotong begitu saja karena Raeyeon “ arayo , arayo akan ku bantu mengayuh “ Mau tidak mau Raeyeon mengayuh kembali dan Minho tersenyum puas dengan hal ini .

“ Appa aku lelah “ Tiba – tiba saja RaeMi berkata seperti itu dan menghentikan lajunya “ Bocah kecil tunggu dulu lelahnya cepat kayuh dulu , Tinggal sedikit lagi “

“ Appa tapi aku lelah “ RaeMi semakin menghentikan lajunya , Jaejoong menatap tajam RaeMi “ Jebal appa aku kelelahan” Wajah polos itu membuat Jaejoong tidak tega “ Baiklah biar aku yang mengayuh “

Karena Jaejoong melaju sendirian membuatnya sedikit lebih lamban “ Ahjjusi menyebalkan , Sepertinya kemenangan ada di tanganku “ Ujar Minho sambil melajukan lebih cepat dari Jaejoong “ YA , Tidak akan ku biarkan kau menang bocah tengik “

Tepat di depan bendera merah ternyata Minho lah yang lebih dulu sampai , Karena Jaejoong melaju sendirian membuatnya terkalahkan dari Minho “ Kau lihatkan aku yang menang “

“Baru segitu saja sudah bangga sekali ! Kita putar balik RaeMi permainan ini tidak seru “ Ujar Jaejoong seolah tidak menghiraukan ucapan Minho dan memutar balik menuju tepian , Melihat reaksi tersebut membuat Minho kesal “ Dasar ahjjusi menyebalkan itu errrr”Raeyeon hanya dapat menghelakan nafasnya saja melihat tingkah keponakannya satu ini .

Kali ini Jaejoong, Minho , Raeyeon dan RaeMi tengah berada di pusat permainan Boom Boom Car , Sebenarnya RaeMi dan Raeyeon mereka tidak menginginkan untuk ke tempat ini , Namun sayangnya kedua namja ini menarik paksa mereka alhasil mau tidak mau mereka menuruti keinginan kedua namja ini .

“Appa “ Jaejoong hanya menatap tajam RaeMi yang sedari tadi bergerutu tidak jelas” Pegangan yang kuat” RaeMi membulatkan kedua matanya karena saat itu juga Jaejoong langsung melajukan permaianannya .

“ Ya bocah babo ! Kenapa kau membawaku ke tempat seperti ini ?” Raeyeon terus begerutu karena kebodohan Minho yang membawanya seenak jidat , Namun Minho hanya menaruh telunjuknya tepat di bibirnya “Ssstttt” saat itu pun tanpa persetujuan Raeyeon , Minho sudah melajukan permainannya “ YAK ! CHOI MINHO “

Seolah gumaman para yeoja ini angin lalu , Kedua namja ini terlihat sangat antusias dalam permaianannya .. Terlebih lagi Jaejoong menyenggol mobil Minho hal ini membuat Minho tidak mau kalah dan membalasnya ..

“ appa ,pelankan lajunya” RaeMi setengah ngeri berbicara seperti itu , Karena jaejoong memang sangat asik dengan permaianannya “ Diam kau bocah !”

Gleg !

Diam ~ itu yang hanya bisa di lakukan oleh RaeMi dan terus berpegangan erat pada sabuk pengaman yang dia kenakan ..

Plaaaakkk

Satu pukulan mendarat tepat di kepala Minho “ NUNA “ Raeyeon mengerucutkan bibirnya dan mendelik pada Minho “ Pelankan lajunya , Kau bisa membunuhku” Minho hanya memasang wajah polosnya “ Mianhae nuna kali ini aku tidak mau kalah dari ahjjusi menyebalkan itu”

Lagi – lagi aksi mereka berdua yang tidak mau kalah seolah tontonan seru untuk yang lain , Bahkan cemooh yang keluar dari mulut kedua namja ini benar- benar membuat mata yang lain teralih pada mereka ..

“ Ahjjusi menyebalkan sudah menyerah saja “ Jaejoong memasang wajah kecutnya “ Tidak akan bocah tengik !”

Tapi parahnya kedua orang ini semakin menjadi – jadi , Mereka menubrukan mobil mereka satu sama lain .. RaeMi dan Raeyeon yang sudah tidak tahan mereka berusaha menghentikan tindakan dua orang ini , sayangnya kedua orang ini tidak berkutik sama sekali ..

“ Appa , Sunbae jebal hentikan “ Setengah berteriak RaeMi mengucapkan kalimat tersebut , Namun “ BERISIK” RaeMi hanya dapat menelan ludahnya dan menatap pasrah pada Raeyeon

“Ya , Kalian berdua jebal hentikan ini “ Mohon Raeyeon , Namun tatapan tajam dari Minho dan Jaejoong membuatnya terdiam karena tatapan kedua orang ini sangat berbeda dari biasanya seperti orang ingin membunuh ..

Masih asik dengan permaianan mereka yang lama – kelamaan bisa membuat rusak mobil tersebut membuat petugas menatap kedua orang ini “ YA ! HENTIKAN .. KALIAN INGIN MERUSAK PERMAINAN INI HAH .. LIHAT PULA KELILING KALIAN “

Teriakan petugas tersebut seolah menyadarkan kedua orang ini ..

GLEG !

Betapa kagetnya mereka ketika mendapati semua orang menatap tajam mereka , Bahkan terlihat beberapa anak di bawah umur yang menangis karena tindakan mereka “ Ini bukan arena bertengkar , tapi permaianan” cibir beberapa orang pada mereka

“ Mianhae “ Mau tidak mau mereka menghentikan permaianan mereka , Parahnya Raemi dan Raeyeon harus meminta maaf pada orang banyak seraya membawa dua namja ini pergi dari arena tersebut ..

****

Setelah tadi pertengkaran antara Jaejoong dan Minho , Sekarang kedua yeoja ini seakan menenangkan meminta para namja tersebut menuruti keinginan dua yeoja ini yang menginginkan naik bianglala ..

“ Kenapa kita harus menaiki ini sih “Jaejoong terus memasang wajah sebalnya “ Appa ,ini sebagai ganti karena appa sudah mempermalukan kami berdua”

“ Ya, Kau fikir aku mempermalukanmu gitu bocah kecil “RaeMi mengangguk kecil namun sukses membuat Jaejoong kesal “ YA , Neo…”

“ sudahlah ahjjusi menyebalkan terimakan saja , aku pun menyadari kesalahanku tadi” cibir Minho membuat Jaejoong diam tanpa kata dan tetap menatap kesal pada Minho .

Keempat orang ini akhirnya siap mengantri untuk menaiki bianglala , Sesuai keinginan [para dua yeoja mereka hanya dapat menurutinya saja .

“ Silahkan masuk” Ujar penjaga yang mempersilahkan Raemi dan Minho masuk , Kebetulan dua orang ini ada di deretan depan , Di belakang terdapat Jaejoong yang memegang pundak RaeMi dan Raeyeon yang sepertinya menahan sesuatu ..

“ Omo .. Minho-ya palli antarkan aku ke toilet , aku kebelet .. Kyaaaa~” Ujar Raeyeon secara tiba – tiba langsung menarik lengan seseorang tanpa permisi dan sedikit berlari antrian bianglala ..

“ YA!” Teriak Seseorang yang di tarik oleh Raeyeon yang tidak lain tidak bukan adalah Jaejoong , Tapi Raeyeon tidak menyadari siapa yang dia tarik terus belari sambil mengenggam tangan Jaejoong ..

Sedangkan RaeMi dan Minho yang sudah berada di dalam bianglala , Mereka baru sadar kalau Raeyeon dan Jaejoong tidak ada “ YA! Raeyeon nuna , Ahjjusi menyebalkan .. Oddiseoyo ?? YA ! Nuna “ Teriak Minho yang melihat Raeyeon tengah berlari dengan Jaejoong ..

Minho ingin membuka knop bianglala tersebut , sayangnya sudah terkunci bahkan bianglala itu sudah bergerak ingin berputar “ Raeyeon eonni sepertinya dia salah menarik orang , Tadi kan dia mengajakmu “ Ujar Raemi melirik kearah Minho yang sudah terduduk pasrah ..

“Ne , Ini semua gara-gara mu dan appamu “ Raemi mengerutkan alisnya “ Ne? Salahku dan appa?”

“ Geure kalau saja appamu tidak ada di samping Raeyeon nuna , Tidak mungkin hal itu terjadi .. Kau juga kenapa berada di sampingku tadi saat antrian “ Minho menatap sebal pada Raemi yang duduk di depannya ..

“Aiissh sunbaenim , Tadikan desak – desakan bagaimana aku mau pindah yang ada aku akan kena amuk dari masa ,kalau aku tidak mau diam “

“ Isshh yeoja babo ini …” Minho ingin memukul RaeMi namun tidak jadi karena RaeMi sudah memejamkan matanya lebih dulu “ Assh sudahlah , nanti setelah turun dari permainan ini kita harus mencarinya “

“ Arayo”RaeMi mengerucutkan bibirnya , Namun tiba – tiba matanya berbinar – binar ketika dia melihat sekelilingnya , Pemandangan indah yang dia lihat dari ketingian membuatnya sangat takjub “Omo yeoppoda “ RaeMi memegangi kaca bianglala sambil tersenyum dan focus pada pemandangan .

Minho yang melihat hal ini tersenyum kecut “ Norak , Seperti baru pertama kali saja menaiki bianglala ini “

RaeMi menganggukan kepalanya membuat Minho tidak mengerti“Aku memang baru pertama kali menaiki ini , Bahkan ke taman bermain baru kali ini “Minho tak bisa menahan tawanya mendengar ucapan RaeMi “ Hahahahaha yeoja babo ! Jadi benar – benar kau belum pernah kesini , Pantas saja logat norakmu sangat kentara .. hahaha , apa orangtuamu tidak pernah mengajakmu kesini “

RaeMi tersenyum tipis pada Minho , namun kembali menatap pemandangan di hadapannya “ Waktu itu eomma pernah berjanji padaku untuk mengajakku ke Seoul , mengelilingi kota Seoul , Bersenang – senang dengannya , Tapi karena tuhan sudah mengambilnya ! Hal itu tidak akan terjadi “

Gleg !

Minho hanya dapat menelan ludahnya ‘sepertinya ucapanku salah’fikirnya .. Dia menatap RaeMi  yang terus memandangi kota Seoul dari ketinggian bianglala ini .. ‘apa kau semenderita itu yeoja babo ?’ Batinnya !

RaeMi tersenyum riang seolah – olah ucapan tadi angin lalu , Dia menikmati betul pemandangan di hadapannya .. Minho yang sedari tadi memperhatikan RaeMi , Tanpa di rasa senyum tipis tergores dari bibirnya.

*****

“ OMO ! Jaejoong-ssi kenapa kau berada disini ?” Raeyeon baru menyadari kalau Jaejoong ada di dekatnya “ SEHARUSNYA AKU YANG BERTANYA YEOJA CEROBOH ! Kau salah menarik orang”Jaejoong terlihat marah sekali pada Raeyeon .

Menyadari dirinya masih mengenggam tangan Jaejoong membuatnya teringat kejadian tadi “ Mianhae , Aku tidak sengaja “ Dengan perlahan – lahan Raeyeon melepaskan genggaman tangannya itu , Jaejoong semakin menatapnya tajam membuat Raeyeon menelan ludahnya “ Aku kedalam toilet dulu ne “ Raeyeon langsung berlari kecil memasuki toilet

Benar saja dugaan Raeyeon , Seketika Dia pergi ke dalam Toilet Jaejoong seperti orang bodoh berteriak “ AHHH YEOJA CEROBOH .. KAU BENAR – BENAR SUDAH GILA , KENAPA AKU YANG KAU TARIK BABO !”

Setelah cukup lama berada di dalam toilet , Raeyeon fikir Jaejoong sudah pergi ternyata dugaannya salah “ Michesseo , Lama sekali di dalam toilet. Hah “ Ujar Jaejoong yang sedari menunggu Raeyeon di depan toilet .

“ Ne..Neo kenapa masih berada disini ?”Jaejoong berdecak kesal “ siapa yang menarikku sampai sini ?” Raeyeon menelan ludahnya “ Kajja” Jaejoong langsung menarik tangan Raeyeon tanpa ijin “ Ya Oddi?”

“ Ke tempat bianglala tentunya , apa kau tidak ingat kau datang kesini dengan siapa .. Choi Minho keponakan kesayanganmu dan tentunya aku tidak datang denganmu , Melainkan RaeMi .. Ingatkan kau “ Raeyeon hanya dapat menepuk jidatnya dan baru ingat kalau dia sudah meninggalkan dua remaja itu ..

Sampai di permaianan bianglala , Mereka terus memperhatikan satu persatu bianglala itu namun tidak ada sosok dua remaja yang mereka cari .

“Ahjjusi , apa kau melihat dua remaja yang menaiki bianglal ini ?” Tanya Jaejoong pada penjaga bianglala ini “Tuan , banyak remaja yang menaiki bianglala ini , aku tidak tahu siapa yang kau maksud”

“mereka mengenakan seragam sekolah ? “

“ Itu remaja yang mengenakan seragam sekolah “ Ahjjusi itu menunjuk pada salah satu bianglala terdapat dua remaja yang tengah berciuman di dalamnya , Saat itu Jaejoong langsung membulatkan matanya geram “YA , KALIAN “

Jaejoong memukul – mukul pintu bianglala itu , dalam sekejap Jaejoong tertunduk malu karena dua remaja itu bukan RaeMi dan Minho “Mianhae “ Cukup lega juga karena dua remaja itu bukan mereka , Kalau saja sampai itu mereka mungkin saat itu Jaejoong akan berteriak tidak jelas memarahi Minho dan RaeMi .

Melihat kejadian itu Raeyeon menarik Jaejoong menghindari tatapan kesal dua remaja itu “ Ya Jaejoong-ssi , Kenapa kau bertindak seperti  itu , Memalukan sekali” Jaejoong menatap kesal Raeyeon “ YA ! Aku hanya takut kalau dua remaja itu RaeMi dan Minho “

“ Issh bagaimana kau bisa berfikiran seperti itu ?”

“ aku merasa tidak aman apabila RaeMi berada di dekat Minho “ Raeyeon membulatkan matanya kesal” YA , Kau fikir Minho itu otak yadong ? Hah “

“ Gheure , aku benar – benar khawatir dengan RaeMi apabila dekat Bocah tengik itu “ Jaejoong mebayangkan yang tidak – tidak dan bergidik ngeri “ YA ! Jangan memanggilnya BOCAH TENGIK “ Teriak Raeyeon kesal

Jaejoong hanya dapat menghelakan nafasnya saja “Sudahlah .. Lagi pula tidak sadar ini salah siapa , Kalau kau tidak menarikku tadi , kejadian ini tidak akan terjadi “ Seketika itu Raeyeon menundukkan kepalanya merasa bersalah, Membuat Jaejoong sedikit tidak tega melihat ekpresi Raeyeon yang berbuah itu  “ Aiissh jangan memasang wajah bersalahmu itu “

“ Wae? Apa kau tidak tega melihatnya “

“Ani , Justru aku ingin muntah melihatnya “ Dusta Jaejoong seraya meninggalkan Raeyeon , Sedang Raeyeon hanya tersenyum mendapati ucapan Jaejoong “ Chankamanyo , Kita cari mereka bersama – sama “ Raeyeon menyetarakan langkahnya dengan Jaejoong ..

****

Minho dan Raemi kali ini tengah mencari dua orang dewasa yang tidak lain tidak bukan Jaejoong dan Raeyeon .. Sedari tadi kedua orang ini berkeliling di sekitar taman bermain , Namun sama sekali tidak di temukan sosok yang mereka cari .

Tanpa sadar sedari tadi Minho terus mengenggam tangan RaeMi , sedangkan RaeMi dia memperhatikan genggaman tangan Minho entah kenapa dia merasa senang dengan genggaman ini , beberapa dia tersenyum seperti orang bodoh sambil mengikuti derap langkah Minho yang menggenggamnya .

Tiba – tiba saja RaeMi menghentikan langkahnya , Menyadari hal itu Minho langsung terarah padanya “ YA ! Kenapa berhenti mendadak , Yeoja babo ! Kajja” Minho menarik kembali tangan RaeMi namun dengan cepat dia menahan “ Wae? Kau ini ke…”

Ucapan Minho tertahan begitu saja mengikuti arah yang sedang RaeMi lihat. Ya, Memang RaeMi menghentikan langkahnya tepat di penjual penjepit ,Penjepit itu terlihat indah baginya ..

“ Neo , Jangan katakan menginginkan penjepit ini “ RaeMi mengangguk pelan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal “Ne , Keunde … Tasku ada di mobil appa ,dompet ,bahkan ponselpun ada disana “

Minho menghelakan nafas kesalnya “Kau benar – benar bodoh Kim RaeMi … Kau fikir kita sedang berjalan – jalan bersama .. Ingat sekarang kita mencari Raeyeon nuna dan appamu yang menyebalkan itu “ Mendengar ucapan Minho yang seperti itu RaeMi hanya tertunduk ..

“ Oppa , Lihat penjepit  ini , aku cantik tidak “ Ujar seorang yeoja yang tiba – tiba menggeser Raemi dari berdirinya “ Ne, Kau terlihat cantik chagi .. kau mau penjepit ini ?” yeoja itu mengangguk mantap pada sang namja di sampingnya “ Ahjjuma aku beli yang ini”

“omo kalian sangat serasi .. tetap seperti ini ne , jangan seperti pasangan di samping kalian  . dari tadi aku mendengar mereka bertengkar “cibir ahjjuma penjual penjepit itu membuat pasangan itu terarah pada RaeMi dan Minho “ Mwo ? ahjjuma kau bilang kami pasangan ? Kami bukan sepasang kekasih !” tekan Minho

“ omo anak muda , yeoja yang kau genggam erat tangannya seperti itu bukan kau bilang kekasih .. anak muda sekarang apa lebih dari satu mempunyai yeojachingu “Minho langsung terarah pada tangannya , dengan kikuk Minho melepaskan genggaman tangannya pada RaeMi ..

Sungguh RaeMi sangat kesal dengan ucapan Minho tadi , Tapi itu memang kenyataan “aniyo ahjjuma , kami memang bukan sepasang kekasih !” Sangkal RaeMi sukses membuat Minho menatapnya .

“ahh sayang sekali padahal kalian sangat serasi “ gumam ahjjuma itu

“ Gheure padahal kalian terlihat serasi “ Timpal yeoja yang tadi membeli penjepit , RaeMi dan Minho hanya mengerutkan alisnya “ Oppa aku ingin beli itu kajja” Lanjut yeoja itu berjalan mendahului namjachingunya yang masih saja menatap kedua orang di sampingnya ..

Namja itu melangkah melewati kedua orang itu , Namun tiba – tiba langkahnya terhenti tepat di samping Minho “ Ahh padahal yeoja itu terlihat indah apabila mengenakan penjepit di banding bando itu , Kalau saja aku tidak mempunyai yeojachingu . Mungkin aku sudah berkenalan dengan boneka manis yang kau bawa itu”cibir namja itu dan berlalu dari hadapan Minho.

“YA ! MICHESSEO “Entah kenapa Minho merasa kesal dengan ucapan namja tadi “ Sunbaenim kajja , kita mencari appa dan raeyeon eonni “ ujar RaeMi yang ingin melewati Minho .

Namun langkah RaeMi di tahan oleh Minho “ Wae?” RaeMi terlihat bingung dengan sikap Minho “cepat pilih kau mau penjepit yang mana “

“ Mwoya ? Kau ingin membelikannya untukku ?” RaeMi benar – benar kaget dengan sikap Minho “Cepat pilih sebelum aku berubah fikiran “ RaeMi hanya tersenyum dan menunjuk pada salah satu penjepit berwarna putih berbentuk pita sangat lucu “ Penjepit ini ?” Ujar Minho , RaeMi mengangguk mantap .

Saat itu Minho meraih penjepit itu , entah apa yang ingin dia lakukan sekarang dia membuka bando yang terkait pada kepala RaeMi dan memasangkan penjepit itu di rambut RaeMi .. sungguh hal yang langka untuk RaeMi ,Minho bagaimana bisa dia bersikap manis seperti ini ? fikirnya ..

“Sudahkan ! Itu kan yang kau mau .. Kajja “ Ujar Minho setelah membayar penjepit itu dan menarik tangan RaeMi .. Mendengar hal itu RaeMi hanya dapat tersenyum puas dan mengikuti langkah Minho ..

Tanpa di ketahui RaeMi , Sedari tadi Minho terus begerutu tidak jelas” apa-apaan namja itu mengatakan yeoja babo ini boneka manis ,, cihh boneka maniis dari mana ? jelas – jelas dia yeoja babo .. kenapa pula namja yang sudah mempunyai yeoja chingu mengatakan hal itu terlihat indah dengan pen….”

Ucapan Minho tertahan karena dia tengah menatap RaeMi yang tengah tersenyum sedari tadi “ Memang indah” Tanpa sengaja Minho mengucapkan kalimat itu , Bagusnya RaeMi tidak mendengar .. Dengan cepat Minho mengelengakn kepalanya ’Micheo ! apa yang kau fikirkan Minho , RaeMi hanya yeoja polos dan babo ! Dia bukan tipemu ‘ Minho tetap pada prinsipnya yang memang mempunyai kriteria yeoja yang dia sukai ..

****

Raeyeon dan Jaejoong sedari tadi berkeliling di sekitar taman bermain mencari dua remaja.. Sayangnya sama sekali mereka bertemu dengan orang yang di maksud ..

“YA ! Cepat kau hubungi bocah tengik itu “ Ujar Jaejoong benar – beanr sudah kesal “ YA ! Berhenti memanggilnya bocah tengik “ Dengus Raeyeon tak kalah kesalnya sambil mencoba menghubungi Minho

‘anda terhubung dengan mailbox’

Berkali – kali Raeyeon menelpon Minho tapi yang menganggkat operator “ Mailbox , Sepertinya batrainya low “ Raeyeon memberikan ponsel itu pada Jaejoong dan benar saja mailbox” YA ! Mungkin dia sengaja mematikan ponselnya agar bisa bersama bocah kecilku “Dengan kasar Jaejoong mengembalikan Ponsel Raeyeon .

“ YA ! Minho tidak seperti itu , Kalau pun dia ingin mendekati anakmu .. Dia akan memberitahuku “ Jaejoong mengerutkan alisnya “ Aiissh , Aku tidak akan mengijinkan bocah kecilku dengan bocah tengikmu itu”

Raeyeon menghelakan nafas kesalnya “ RaeMi kau anak yang baik , Tidak seharusnya kau mempunyai appa seperti namja gila ini “ Jaejoong langsung menatap tajam Raeyeon “ Kau bilang apa ? Tadi ? Hah”

Gleg !

Raeyeon menelan ludahnya mendapati Jaejoong yang sangat kesal “ Aniyo, kau salah dengar  “

“ Aku dengar Kim Raeyeon , akan ku cekik kau “ Tanpa ragu Jaejoong memegang leher Raeyeon , Hal ini membuat Raeyeon kesakitan “ YA ! .. App.. appo babo !” Raeyeon berusaha melepaskan cekikan Jaejoong

“ Omo namja itu kejam sekali pada yeojachingunya “ Saat itu juga aksi Jaejoong terhenti ketika melihat orang – orang yang menatapnya “ Uhukk uhukk”Raeyeon langsung terbatuk setelah Jaejoong melepas cekikan itu dan memegangi lehernya

“ Kau kejam sekali pada yeojachingumu itu “ Ketus beberapa yeoja menatap sinis Jaejoong ,Jaejoong tidak bisa berkata apa – apa namun dengan cepat dia meraih kembali leher Raeyeon “Kalian salah faham .. Yeojachinguku ini dia kedinginan jadi aku menggosok lehernya agar memberikan kehangatan “ Jaejoong menggosok – gosok leher Raeyeon

Hal ini memang membuat Raeyeon kaget , Tapi dia tahu betul sikap Jaejoong kali ini hanya untuk menjaga imagenya sebagai namja “ Omo , Chagiya .. apa tadi aku terlalu keras sampai – sampai kau terbatuk .. Mianhae chagiya “ dengan nada yang di buat – buat Jaejoong berkata seperti itu seraya memegangi wajah Raeyeon seolah bersalah ..

Raeyeon hanya dapat tersenyum kecut mendapati Jaejoong yang seperti itu “ Ahh ternyata dia namja yang romantis , Kita benar – benar salah faham .. Mianhae “ Ujar para yeoja itu berlalu meninggalkan kedua orang ini ..

“Cih ! Muka dua “ Saat itu juga Raeyeon meninggalkan Jaejoong , Tapi dengan cepat Jaejoong mengikuti langkah Raeyeon “ Wae? Apa kau menginginkan hal tadi itu sungguh – sungguh ?”Ledek Jaejoong

“ aniyo , aku tahu kau melakukan itu takut imagemu jelek kan “ Jaejoong tersenyum dengan manisnya dan mengangguk tapi membuat raeyeon geli .. Tapi di sisi lain sedari tadi Raeyeon memegangi lehernya seulas senyuman mengembang di bibirnya ..

Jaejoong dari kejauhan terus memperhatikan kearah depan yang terlihat sangat ramai “ Ya , ada apa itu ramai – ramai … Kajja kita hampiri “ Lagi – lagi Jaejoong menarik tangan Raeyeon tanpa ijin “Yyaaa !”

Tepat sekarang Raeyeon dan Jaejoong berada di kerumunan , Jaejoong yang sangat antusias menyalip – nyalip dari kerumunan tersebut , tangannya pun tidak lepas dari tangan Raeyeon .. Dia mengenggam erat tangan Raeyeon .

“ akhirnya sampai depan juga “ ujar Jaejoong yang seakan puas mencapai tujuan , Raeyeon hanya diam saja dan memperhatikan genggaman tangan Jaejoong yang sangat erat .. Menyadari hal itu buru – buru Jaejoong melepas genggamannya “ Mianhae “ Jaejoong terlihat kikuk dan menelan ludahnya , Sedangkan Raeyeon layaknya seorang yeoja pipinya merona merah ..

Tapii….

Mereka di kagetkan dengan pemandangan di hadapan mereka ! Bagaimana tidak ? Sepasang kekasih tengah bercumu mesra tanpa memperdulikan orang – orang yang memperhatikannya saat ini ..

“ Omo jadi sedari tadi orang – orang berkerumunan karena hal ini “ Ujar Jaejoong tidak percaya dengan orang – orang di sekitarnya “ Ne , Mereka pasangan yang romantis .. Terlebih lagi sang namja , hanya untuk membuktikan cintanya sampai – sampai mencium yeoja itu di depan umum ini “ timpal seseorang dari belakang seolah memberitahu Jaejoong ..

“ omo tidak seharusnya hal ini di pertontonkan … Jaejoong-ssi lebih baik kita pergi dari sini” Raeyeon menarik tangan Jaejoong , namun dengan cepat Jaejoong menahan “ Wae?”

“ Ini tontonan yang menarik , aku ingin melihatnya “ Raeyeon membulatkan matanya dengan ucapan Jaejoong “ wae? Apa kau tidak nyaman dengan hal ini ?”

“ Tentu saja aku tidak nyaman dengan pemandangan dua orang ini “ tutur Raeyeon

“ Wae? Hal ini sudah biasa di lihat ,bahkan sudah banyak yang melakukannya .. wae? Apa kau belum pernah berciuman ?” Cetus Jaejoong asal , namun sukses membuat Raeyeon membekap mulutnya seolah menandakan dia belum pernah berciuman “ Hahahaha jadi belum .. omo jangan – jangan kau belum pernah berpacaran selama ini ?”

Gleg !

Jaejoong melihat jelas ekpresi Raeyeon yang menelan ludahnya itu “ Hahaha , jadi benar juga .. selama 25 tahun kau belum pernah berpacaran ? hahahaha “ Jaejoong tertawa terbahak – bahak melihat ekpresi Raeyeon yang kesal ..

“ Isssh puas kau membuatku kesal … Namja babo !!! BABO !” Dengus Raeyeon berlalu dari kerumunan itu meninggalkan Jaejoong yang masih tertawa , Menyadari kepergian  Raeyeon dengan cepat Jaejoong menyusul “ Ya ! Ya kau marah .. haha belum pernah berpacaran “

Raeyeon berjalan cepat seolah tidak mendengarkan ucapan Jaejoong , Tapi Jaejoong dengan cepat meraih tangan Raeyeon membuatnya berbalik kearah Jaejoong “ Haha kau marah ? wajahmu benar – benar jelek “ Jaejoong terus tertawa sambil memegangi wajah lembut Raeyeon ..

“Diam kau !” Seru Raeyeon kesal , Namun Jaejoong terus memegangi wajah Raeyeon yang kesal itu “ Seharusnya kau bercermin kau sangat jelek sekali Raeyeon .. hahaha “ Raeyeon tidak bisa berbuat apa – apa dia cukup kaget karena wajahnya di sentuh Jaejoong dengan kedua tangannya ..

Menyadari hal tersebut tanpa sengaja mata keduanya saling bertatapan satu sama lain , entah apa yang ada di fikiran mereka .. Bahkan tanpa sadar Jaejoong mengusap lembut pipi mulus milik Raeyeon ..

“ Ehhhmmmm “ tiba – tiba saja sebuah suara membuat mereka tersadar dengan apa yang mereka lakukan , Dengan cepat Jaejoong melepas tangannya dari kedua pipi lembut Raeyeon , Begitu juga dengan Raeyeon yang melihat kearah orang itu “ Omo Minho-ya , RaeMi-ya kalian “

“ Sepertinya kalian sangat menikmati nuansa di taman bermain ini “ Sindir Minho . Ya, Memang Minho dan RaeMi memperhatikan adegan yang kedua orang ini lakukan “ Kau ini berbicara apa Minho-ya “sangkal Raeyeon

“ appa “ Seru RaeMi sambil tersenyum puas pada Jaejoong dan memeluk Jaejoong “ Omo bocah kecil , dari mana saja kau .. aku dan yeoja ceroboh ini mencarimu sedari tadi “

“Justru aku dan Minho sunbae pun mencari kalian “Jaejoong mengerutkan alisnya , Namun dia terarah pada Minho yang sedari tadi menatap Jaejoong sangat tajam “ Wae? Kenapa menatapku seperti itu ? Neo ,,, Tidak apa – apakan bocah kecil ini kan ? tidak menyentuhnya kan ?”

Minho menghelakan nafas kesalnya “ Aiissh ahjjusi menyebalkan , tidak ada gunanya aku menyentuh yeoja babo itu ! Dia bukan tipeku .. Keunde … apa yang ingin kau lakukan tadi pada nunaku ? Hah “ Minho semakin menatap tajam Jaejoong

Jaejoong melirik sebentar kearah Raeyeon “ Isssh , Wajah ahjjumamu ini terlihat sangat jelek .. Aku memegang wajahnya hanya memastikan dia memakai BB Cream atau tidak .. dan ternyata dugaanku benar dia tidak menggunakannya , wajahnya terlihat keriput “

Ucapan Jaejoong sontak membuat RaeMi  dan Minho menahan tawa , Tidak dengan Raeyeon yang kesal “ YA ! KIM JAEJOONG “

“ Sudah nuna .. Bagiku kau tetap terlihat cantik , ahjjusi menyebalkan ini hanya bisa mengarang saja … Lebih baik kita tinggalkan mereka , aku malas berlama – lama berada di dekat mereka “Ujar Minho yang langsung menarik tangan Raeyeon pergi dari hadapan Jaejoong dan RaeMi ..

“ YA ! KAU FIKIR KAMI BETAH DEKAT – DEKAT DENGAN KALIAN “ Teriak Jaejoong tidak mau kalah sukses di lihati banyak orang “ appa kajja” RaeMi langsung menarik Jaejoong dari pandangan orang yang tidak mengenakan ..

*****

_Beberapa hari kemudian_

SNSD ~ Kissing U        

 

Doo doo roo~ doo doo doo

Kissing you baby~

Doo doo roo~ doo doo doo

Loving you baby~

                                      

Jangnan seuruhn nuheh kiseueh gibooni choa

Giyuhbge saechimhan pyojuhng jiuhdo

Uhneu saenga naneun soongnyuh chorom nae ibsooreun

Sageunsageun geudae ireum booreujyo

SNSD – OH!

Oh Oh Oh Oppareul saranghae

Ah ah ah ah manhi manhihae

sujubeuni jebal utji mayo

jinsim ini nollijido marayo

Tto babogateun mal ppunya

 

jeone aldeon naega anya

Brand New Sound

Saerowojin nawa hamkke

One More Round

Dance Dance Dance To Me Promise Town
APINK ~ I Dont Know

Eereoji mayo

Baby geudaeneun mollayo

Nae mameul ahjikdo geudaeneun mollayo

 

Meomchuji mayo

Ijen shigani eobseoyo

Jagguman keojineun nae maeumeul

Geudaen mureujyo

SNSD ~ Gee

Aha! Listen Boy My First Love Story

My Angel and My Girls

My sunshine

Oh! Oh! let’s go!

 

neomu neomu meotjyeo nooni nooni booshuh

soomeul moht shigettsuh ddeuleeneun gul

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby

 

Alunan lagu tersebut mengalun lembut tepat di apatement Jaejoong , Tepatnya di ruang tengah .. Tidak lain tidak bukan yang mengalunkan lagu – lagu tersebut adalah RaeMi ..

Jaejoong yang tengah memasak terus mendengar alunan musik yang sedari di dengar oleh anaknya “ Apa anak itu sudah gila mendengarkan lagu cinta sedari tadi “ Gumam Jaejoong masih focus dengan daging yang di cincangnya ..

“ apa bocah itu sedang jatuh cinta ? Ahhh aniya , aniya .. Jaejoong kau jangan berfikir yang macam – macam ! Bocah itu masih kecil mana mungkin mengerti cinta .. aniya “ Jaejoong terus bergerutu tidak jelas namun dia pun segera menepisnya berfikiran negative .

Sedangkan si pednengar lagu .. Seolah di mabuk cinta dia mengalunkan lagu – lagu cinta yang cukup terkenal , Meski lagu lama tetap terdengar enak di telinganya.. Bahkan sesekali dia menyanyikan lagu tersebut sambil tersenyum tidak jelas , Parahnya dia terus memperhatikan penjepit yang tengah di pegangnya ..

Sambil bernyanyi dan memperhatikan penjepit yang memang di belikan Minho di taman bermain itu RaeMi tersenyum – senyum tidak jelas … Ya , Dia memang sadar kalau dirinya jatuh cinta pada Minho , Mungkin perasaan itu sudah muncul sejak lama namun dia baru saja menyadarinya .. Benar – benar yeoja yang polos atau babo (?)

“ Ehhmmmm” Tiba – tiba saja sebuah deheman menyadarkan RaeMi yang terhanyut dalam alunan music  , sontak dia mengecilkan volumenya “ Eoh ? Yoochun ahjjusi “ RaeMi baru sadar kalau yang datang itu Yoochun dan menghampirinya  “Issh anak ini padahal aku dari tadi memencet bel apa kau tidak mendengar?”

RaeMi menggaruk kepalanya yang tidak gatal “ Hehe tidak , Mianhae ahjjusi “

“ Bocah!  Yoochun kah yang datang ?” Teriak Jaejoong dari arah dapur , dia sudah hafal betul suara Yoochun sahabatnya itu “ Ne, Appa “

“ Ya , Dari tadi aku menyadari kau mendengarkan music cinta … Jangan bilang kau sedang jatuh cinta ne ?” Tanya Yoochun dengan curiga , Saat itu juga RaeMi lagi tersenyum malu dan menggaruk kepalanya “ Benar kan kau sedang jatuh cinta ?”RaeMi mengangguk pelan bertanda (YA).

“ Hahaha benar kan ! Omo ternyata keponakanku sudah besar , Sudah bisa jatuh cinta “ Yoochun mengacak lembut rambut RaeMi “ Nugu ? siapa namja itu ?” Tanya Yoochun sukses membuat RaeMi semakin malu “ Katakan padaku , siapa namja itu ? apa satu sekolah denganmu ?” Yoochun sedikit meledek RaeMi .

Entah kenapa dia suka melihat keponakannya yang tersipu malu seperti ini , Tapi RaeMi dengan malu – malu menganggukan kepalanya “ ahh jinja ? cinta di jaman sma .. itu pengalaman yang tidak akan di lupakan RaeMi-ah” Seru Yoochun sangat antusias ..

“ YA BOCAH KECIL BELUM SAATNYA KAU CINTA – CINTAAN “ Teriak Jaejoong yang datang tiba – tiba keruang tengah , Sebenarnya Jaejoong terus mendengar perkataan yang terlontar dari mulut Yoochun tadi ..

“ Babo ! anakmu jatuh cinta itu perkembangan untuknya beranjak dewasa “ Ujar Yoochun seolah membela RaeMi “Tetap saja bocah ini masih kecil , 16 tahun belum cukup tahu apa itu cinta .. Ya , Bocah awas saja kalau namja yang membuatmu jatuh cinta itu si Bocah tengik itu Choi Minho “

Gleg !

Medengar ucapan Jaejoong , RaeMi langsung menelan ludahnya dalam – dalam ‘bagaimana bisa appa menebak itu ‘batin RaeMi .. Memperhatikan ekpresi RaeMi , Yoochun langsung berkata “ Wae? Memangnya kenapa kalau namja yang di maksud RaeMi itu Minho .. Bocah tengik !”

“ YA PARK YOOCHUN .. Neo…. Awas saja kalau benar bocah tengik itu , aku tidak akan merestuimu bocah kecil … TIDAK AKAN “ Ketus Jaejoong dengan lantang sukses membuat RaeMi tidak bisa berkutik ..

“ Wae? Kenapa kau tidak meresetuinya ?” Ujar Yoochun

“Aku tidak menyukai bocah itu”

“ Isshh , Kau yang tidak menyukai bocah itu .. Tapi kenapa anakmu yang menyukainya manjadi korban atas ketidaksukaanmu padanya ? “

“ Omo yoochun-ah , sepertinya kau menyetujui hubungan mereka berdua ? hah “

“ Tentu saja dia keponakanku ,asal dia senang kenapa tidak .. seharusnya kau sebagai appanya menyetujuinya juga … Ahhh ayah macam apa kau , anakmu tengah jatuh cinta .. kau malah mengatakan seperti itu , RaeMi-ah kau harus tetap mempertahankan cintamu .. ada aku yang mendukungmu ara “ Yoochun mengepalkan tangannya memberi semangat pada RaeMi , RaeMi pun ikut mengepalkan tangannya dan mengangguk mantap “ Ne”

RaeMi memang sempat kecewa dengan ucapan Jaejoong namun mendengar ucapan Yoochun membuatnya semangat kembali ..

“ YA PARK YOOCHUN .. KAU MENGAJARI ANAKKU TIDAK BENAR ? HAH “ Geram Jaejoong sambil melemparkan sandalnya tepat kearah wajah Yoochun

BUGGGG

“ YA , KIM JAEJOONG AKU TIDAK PERNAH MENGAJARIMU SEPERTI INI “ Suara ini Jaejoong sangat mengenalnya , Karena Yoochun dengan cepat menghindar alhasil sandal yang di lempar Jaejoong tidak mengenainya , Melainkan mengenai namja paruh baya yang baru saja datang ke apartmentnya “ aboji”

“ Halmoni , Haraboji “ RaeMi dan Yoochun pun tak kalah kagetnya dengan kehadiran dua orang ini secara tiba – tiba ..

“Anak bodoh .. siapa yang mengajari kau bertindak seenak jidat seperti ini” Appa Jaejoong langsung meraih sandal tersebut dan siap memukul anaknya .. Namun dengan cepat Jaejoong berlari menghindari appanya “ YA anak bocoh kemari kau “

Melihat kejadian itu membuat yang lain tertawa terbahak – bahak , Hal ini sudah biasa di lihat oleh eomma Jaejoong dan Yoochun “ Halmoni , ada apa kau kesini ?” Tanya RaeMi

“ Tentu saja ingin bertemu denganmu , sekalian makan malam bersama “ eomma Jaejoong merangkul cucunya itu , Yoochun hanya tersenyum melihat pemandangan ini .

***

“ Ya , Sebenarnya kalian mau ngapain kesini ? “ Ujar Jaejoong di sela – sela makannya

Pletaakk

Pukulan hangat tepat di kepala Jaejoong “ Aboji”

“ Babo ! Memang kenapa kalau kami kesini .. Dari tadi eommamu mengajakku untuk bertemu denganmu dan RaeMi .. Tapi sama sekali tidak berniat dengan kau bocah bodoh , aku hanya ingin bertemu dengan cucuku “

Mendengar hal itu Jaejoong menatap appanya dengan kesal “ Hahaha abonim .. aku pun sekarang untuk ke apartement ini tidak untuk menemui Jaejoong , melainkan keponakanku “ Timpal Yoochun membuat Jaejoong semakin kesal “ YA Park Yoochun neo ….” Potong Jaejoong karena terlihat appanya ingin memukulnya kembali dengan cepat dia berdiam diri secepat kilat ..

“ Jejoong-ah sebenarnya eomma memang ada maksud lain kesini juga “ Mendengar hal itu Jaejoong ,Yoochun dan RaeMi langsung membulatkan mata mereka “ Maksud eomma ?”

Kali eomma Jaejoong mengeluarkan beberapa lembar foto dan ini sukses membuat Jaejoong menatap tajam Nyonya Kim tidak lain tidak bukan eommanya sendiri “ Eomma jangan bilang itu foto yeoja yang ingin kau jodohkan padaku “

“ Ne , Tapi sekarang aku tidak berniat untuk memberikan padamu “ Nyonya Kim beralihpada RaeMi yang memang cukup kaget dengan ucapan halmoninya itu dan Jaejoong tadi “ RaeMi-ah .. aku ingin memberikan beberapa foto yeoja , calon eommamu yang baru .. aku ingin kau yang memilihkan yeoja untuk appamu .. Mereka baik – baik semua “

Semua yang ada disini cukup tercengang dengan pernyataan Nyonya Kim , Terutama RaeMi yang hanya dapat diam membeku namun sesaat kemudian dia tersenyum “ Halmoni .. Aku tidak ingin salah satu dari mereka “

Semakin kaget dengan ucapan RaeMi “ Mwo ? Waeyo Raemi –ya ? Nyonya Kim benar – benar tidak percaya dengan ucapan RaeMi ..

“ Aku hanya ingin yeoja yang di pilih appa untuk menjadi eommaku .. aku hanya ingin orang yang di cintai appa , bukan sebuah perjodohan tanpa cinta halmoni “ semua cukup tercengang dengan ucapan RaeMi yang terkesan dewasa  , Nyonya Kim yang tadi sedikit kecewa namun dia berfikir ucapan cucunya memang ada benarnya juga “ Kau benar RaeMi-ya .. Aku menyetujui ucapanmu “

“Aku tidak menyangka anak sekecil ini dapat berbicara dengan baik tantang percintaan “ ujar Tn.Kim cukup kagum dengan ucapan RaeMi “ abonim tandanya Jaejoong tidak gagal mengurus anaknya “ Ujar Yoochun meledeki sontak menjadi bahan tawaan bagi mereka ..

Jaejoong sedari tadi menatap RaeMi penuh arti , Dia cukup berterima kasih dengan ucapan RaeMi yang dapat menyadarkan eommanya itu .. Setidaknya tidak akan ada perjodohan lagi untuknya , Tapi dia pun berfikir ‘dari mana bocah ini mendapatkan kata – kata itu ? apa efek dari jatuh cinta ?’ .. itu seolah tidak di perdulikannya karena dia senang mendengar hal tersebut terlontar dari mulut anaknya ..

****

Sudah setengah pelajaran RaeMi mendengarkan penerangan dari jung sonsaengnim , Tapi fikirannya sama sekali tidak focus pada pelajaran melainkan pada Minho , Benar – benar pemikiran bodoh ! Di saat seperti ini dia memikirkan namja …

Namun tiba – tiba saja RaeMi tersenyum sendiri membuat Sueun bingung “ Kau ini kenapa sih ? di saat seperti jangan bilang tengah memikirkan seorang Minho “ Bisik Sueun. Ya, teman – teman RaeMi memang sudah mengetahui hal ini , kalau RaeMi menyukai Minho .. Bagusnya salah satu dari mereka tidak ada yang ember satu pun .. Walau Taemin yang memang terkesan asal berbicara dia masih bisa menjaga rahasia , RaeMi memang meminta untuk merahasiakannya dari siapapun ..

“ aku rasa aku sudah gila sueun-ah memikirkannya di saat seperti ini”

“ ne , memang kau sudah gila “ RaeMi hanya dapat mengerucutkan bibirnya saja mednengar ucapan temannya itu “ Sueun-ah , aku ingin menemui Minho sunbae sekarang “ Sueun langsung membulatkan matanya “ Mwo ….” Ucapan Sueun terpotong karena RaeMi membekap mulutnya …

“stttt jangan berisik , aku hanya sebentar … memberinya coklat hangat seperti dulu “ RaeMi melepaskan bekapannya itu dan Sueun hanya dapat diam saja kalau RaeMi sudah berkata seperti itu “ Doakan aku ne” RaeMi pergi begitu saja dari kelas dengan alasan ingin ke toilet ..

Sueun hanya dapat mengelengkan kepalanya saja melihat tingkah RaeMi “ Mau kemana dia ?” Tanya Hyeshi

“Ahh apa seseorang yang jatuh cinta selalu bertindak seenak jidat ?” Sueun justru bertanya balik membuat Hyeshi cukup bingung …

######

RaeMi sekarang berada di atap , Setelah tadi  dia mencari Minho di sekitar sekolah .. Benar saja dugaannya Minho berada di atap sekolah , Terlihat Minho tengah duduk sambil memainkan pspnya ..

“ Ige “ RaeMi menyodorkan coklat hangatnya pada Minho , Kehadiran RaeMi cukup membuatnya kaget “ Neo ? Kenapa ada disini “ RaeMi hanya tersenyum manis kembali menyodorkan coklat hangatnya “ Untukmu sunbae “ RaeMi langsung menaruh coklat hangat itu tepat di tangan Minho dan dia duduk di samping Minho ..

“ Ya , apa aku tidak salah dengar ini untuk aku ? “Minho memicingkan matanya dengan ragu “ Ne, Tentu saja .. Cepat minumlah “ Minho mengangguk sedikit ragu namun meneguk coklat hangat itu ..

Tapi tiba – tiba saja dia berfikir , yeoja babo ini kenapa bisa berada disini ? sedangkan sekarang jam ?

Saat itu juga Minho langsung melihat arlojinya dan membulatkan matanya “ YA YEOJA BABO .. SEKARANG MASIH JAM PELAJARAN , BAGAIMANA KAU ADA DISINI ? JANGAN BILANG KAU ….”

Medengar teriakan Minho , RaeMi hanya dapat terdiam dan tersenyum polos “ Ne, aku kabur dari pelajaran “

“ MWO ? KABUR ?”

Pletaakkk

Minho mendaratkan pukulan tepat di kepala RaeMi membuatnya meringis “ Aiishh wae? Kenapa kau memukulku “

“ YEOJA BABO ! SIAPA YANG MENGAJARI KAU MENJADI PEMBOLOS ? KAU INI YEOJA BABO DAN POLOS “ RaeMi menggaruk kepalanya tidak gatal “ hanya saja aku teringat waktu kau sering menyuruhku membawakan coklat hangat untukmu”

“ Jadi kau mau bilang aku yang mengajarimu ? Omo benar – benar bodoh ! Kau itu bukan budakku lagi , Jadi untuk apa kau kesini ? “ RaeMi tidak bisa berkutik dengan pertanyaan Minho , Masa iya dia bilang ‘ ingin menemui sunbae’ ahh itu tidak mungkin baginya dan belum saatnya untuk menyatakan cinta ..

“ Hehe , Aku hanya … hanya ….” RaeMi memutar otaknya sekeras mungkin namun tidak dapat kata yang tepat untuk alasannya “ Wae? Apa kau ingin menemuiku ? “ Kali ini Minho mendekatkan wajahnya pada RaeMi seolah menatapnya curiga

“ Aa , Aa , Aniya sunbae “ Minho mengerutkan alisnya “ Ahhh Yeoja babo … sebaiknya kau lanjutkan belajarmu .. ka “ RaeMi mengelengkan kepalanya bertanda tidak mau “ Ka “ Lagi – lagi RaeMi mengeleng ..

Minho menghelakan nafas kesalnya , Saat itu juga dia menarik tangan RaeMi “ Yeoja babo ! Kau harus kembali ke kelas bodoh … Ka” Minho mendorong tubuh RaeMi untuk keluar dari atap ini “ Shireo “

“ Masa bodo ! kau harus kembali , kau akan semakin bodoh apabila kau membolos .. Ka “ Minho terus mendorong tubuh RaeMi , namun lagi – lagi RaeMi menahannya “ Shireo , aku bosan di dalam kelas “

Minho terdiam sejenak mendengar ucapan RaeMi “ Bosan ? Yeoja polos dan bodoh sepertimu bosan belajar ? aahhh iya kau kan memang yeoja babo , mana mungkin ingin belajar .. apa kau ingin terus bersamaku disini , berduaan “

Minho mendekatkan diri pada RaeMi , Membelai lembut pipi RaeMi . Hal ini membuatnya tersentak kaget dengan perlakuan Minho “ Kau ingin berduaan denganku kan ?” senyuman Minho benar – benar tidak biasanya sangat evil .

Lagi – lagi Minho membelai lembut pipi RaeMi sambil ternyum evil khasnya , Hal ini membuat jantung RaeMi berdegup lebih kencang dari biasanya dan seidikit rasa takut “ aa , aniyo … sunbae aku harus pergi “ Dengan gugup RaeMi meninggalkan Minho begitu saja ..

Seketika RaeMi sudah pergi saat itu Minho langsung tertawa terbahak – bahak “ Hahahahahahaha dasar yeoja babo ! kenapa kau begitu mudah di bodohi , babo ! babo ! babo!” Minho terus bergerutu tidak jelas sambil tertawa terbahak – bahak , Entahlah dia sangat suka untuk menjahili RaeMi ..

*****

RaeMi berjalan di koridor kelas , Luntang – lantung tidak kelas … Karena kebetulan Lee sonsaengnim tidak dapat mengajar alhasil tidak ada pelajaran di jam tersebut ,Murid di kelas itu pun pergi entah kemana , selebihnya para yeoja tengah bergosip ..

Sueun dan Taemin sibuk dengan pembicaraan mereka , Sedangkan Hyeshi sibuk dengan ponselnya .. RaeMi memutuskan keluar untuk menghirup udara segar ..

Teringat kejadian kemarin , RaeMi menceritakan pada teman – temannya tentang Minho .. Teman – temannya hanya menertawakannya dan berkata ‘ kau yang tidak tahu dia saja , kan paling suka mengerjaimu ‘ .. Ya , RaeMi sadar saat itu Minho mengerjainya lagi (?) meski dia kesal tapi dia bukan tipe orang yang cepat marah begitu saja tanpa alasan ..

Tiba – tiba langkah RaeMi terhenti , Dia memicingkan matanya memperhatikan seorang namja yang terduduk di bawah pohon rindang dekat taman “ Minho sunbae ?” Entah kenapa menyebut nama itu kesenangan untuknya ,Tanpa ragu dia setengah berlari menghampiri Minho ..

Benar saja Minho tengah duduk di bawah pohon rindang , bukan duduk melainkan tertidur di bawah pohon karena terlihat jelas mata Minho yang terpejam damai , sambil mendengarkan musik dari ipodnya .

Raemi yang tidak mau menganggu dengan pelan – pelan duduk di sampingnya , Dia memperhatikan Minho yang tengah tertidur damai membuatnya tersenyum sendirian .. seketika itu dia memperhatikan kepala Minho yang manggut – manggut (?) , Namun dengan cepat RaeMi meraih kepalanya pelahan  dan menyandarkan tepat di bahu RaeMi ..

Hal ini semakin membuat RaeMi  senang ,  Dapat di pastikan wajahnya sekarang merona merah … cukup lama adegan ini terjadi , sampai bahu RaeMi pegal namun di abaikannya …

“errrggg “Minho yang terbangun dari tidur sontak terkaget melihat RaeMi yang sudah ada di sampingnya , Bahkan lebih kaget ketika dia sadar kepalanya bersandar di bahu RaeMi , Sontak saat itu dia terlonjat sambil melepas headsetnya “ NEO ….. Bagaimana bisa ada disini ?”

RaeMi lagi – lagi mengaruk kepalanya yang tidak gatale dengan polosnya “ Neo , Kenapa datang tiba – tiba seperti ini ? Jangan bilang kau kabur lagi dari pelajaran ?” Minho menatap curiga pada RaeMi “ Aniyo , di kelasku tidak ada guru .. Jadi aku mencari udara segar “

“ Jinja ?” RaeMi menganggukan kepalanya “ Lalu kenapa kau kesini , tidak ada tempat lain ? hah “ RaeMi memutar bola matanya “ hehe aku rasa disini terlihat nyaman , jadi aku kesini”Dustanya

Minho menyandarkan kembali tubuhnya di bawah pohon “ sudahlah .. lebih baik kau belikan orange jus untuk ku “ Dalam sekejap RaeMi berkata “ Ne “

“ Mwo ?” Minho cukup kaget dengan ucapan RaeMi yang mengatakan ‘Ne’

“ wae?” Minho menggelangkan kepalanya “ Aniya , Cepat belikan untukku “ RaeMi mengangguk mantap dan bergegas membeli orange jus .

Minho semakin mengerutkan alisnya melihat tingkah RaeMi ‘”Kenapa yeoja babo itu mau saja ku suruh ? Padahal kan ini bukan masa perbudakanku .. ahh sudahlah memang dasar babo “ Gumam Minho mengelengkan kepalanya .

Tidak membutuhkan waktu yang lama Raemi sudah kembali dengan satu kaleng orange jus ,Dia ebrlari menghampiri Minho dan dengan napas tersengal – sengal dia memberikan jus itu pada Minho “ Ige”

Minho langsung menerimanya dan meneguk jus tersebut , tidak lama dia memberikan kembali jus itu pada RaeMi “ Gomawo “ Ujar Minho yang berdiri bergegas pergi , Namun di tahan oleh RaeMi “ Kenapa tidak habis ?” memang Minho tidak meminum jus itu habis ..

“Babo ! Lain kali membeli dua , Jangan membeli satu ! irit sekali , Aku tahu kau haus “ Minho mendorong kepala RaeMi “ Kalau kau tidak ingin meminum bekasku , kau buang saja .. annyeong “ Dengan santai Minho berlenggang pergi meninggalkan RaeMi yang diam membeku ..

Segores senyuman dari bibir RaeMi dan tanpa ragu dia meminum jus tersebut meski bekas , Tapi itu membuatnya senang setidaknya Minho memperhatikannya .

****

RaeMi dan teman – temannya sangat asik menikmati makan mereka … Tapi tiba – tiba datang seorang namja yang sudah tidak asing lagi bagi mereka “ Annyeong “

“ Annyeong Jinki oppa , Jinki  hyung” Tapi kali ini Jinki terlihat sendirian , Dia langsung duduk di samping Hyeshi .

“ Oppa ? Minho sunbae , Oddie?” Tanya RaeMi yang menyadari tidak ada Minho , Mendengar hal itu Jinki mengerutkan alisnya tidak percaya dengan pertanyaan RaeMi “ahh dia masih di kelas , nanti juga kesini , Wae?”

“ Aniyo “ RaeMi mengelengkan kepalanya , Tapi Jinki masih menatap curiga RaeMi .. Sedangkan ketiga temannya hanya tersenyum tidak jelas “ Chinguya .. aku ingin membeli orange jus dulu ne “ yang lain hanya menganggukan kepalanya membiarkan RaeMi pergi ..

“ Ya , ada yang aneh dengan anak itu “ Ujar Jinki tiba – tiba yang memang sedari tadi menatap curiga RaeMi “ wae oppa ? RaeMi aneh kenapa ?”Hyeshi dan yang lain mengerutkan alisnya tidak mengerti .

“ Aniyo , akhir – akhir ini aku merasa kenapa dia mencari Minho .. aku pun sering melihat dia menghampiri RaeMi … Tidak mungkin kan dia menyukai Minho “ mendengar ucapan Jinki yang lain hanya tertawa karena mereka bertiga memang sudah tahu kebenarannya “ Semoga ini hanya perasaanku saja “

Ketiga orang ini tidak mengerti dengan ucapan Jinki “ Memangnya kenapa hyung ?” Tanya Taemin

“ Aku khawatir RaeMi menyukai Minho , aku harap RaeMi tidak menyukainya “ Semua semakin mengerutkan alisnya keadaan sontak menjadi serius “ Oppa kenapa kau berbicara seperti itu ?” Ujar Sueun

Jinki tidak menjawab ucapan Sueun sama sekali “Hyung kau ini kenapa sih ? RaeMi memang menyukai Minho Hyung .. Dia mengatakan pada kita kalau dia ja….” Ucapan Taemin terpotong begitu saja karena dia teringat kalau dia tidak akan memberitahu pada siapapun hal ini , Terlihat pula dua yeoja menatapnya garang ..

Sedangkan Jinki membulatkan kedua matanya “Jadi benar dia menyukai Minho ,Miris sekali kisah hidup anak itu “

“ Oppa , Kalau bicara yang jelas dong .. Jangan berbicara seperti itu membuat kami penasaran saja , Memang kenapa kalau dia menyukai Minho oppa? Jangan bilang kau menyukai RaeMi “ Ujar Hyeshi dengan kesal

Jinki menahan tawanya mendengar itu “ Issh jangan negative thingking chagi .. Hanya saja kalian kan tahu kalau Minho itu bukan tipikal namja yang mudah di dekati .. Kalian tidak tahu kan Minho itu sangat sulit untuk mencintai seseorang , aku hanya khawatir kalau cintanya bertepuk sebelah tangan “

Ketiga orang ini menganggukan kepalanya , Ucapan jinki memang sudah benar karena dia memang  dekat sekali dengan Minho “ Tapi yang aku heran kenapa dia sangat suka mengerjai RaeMi , bisa saja dia mengerjai RaeMi karena dia menyukai RaeMi “ Ujar Sueun asal

“ Sueun babo , kadang kau terkesan bodoh ! Perasaan orang mana bisa di tebak . aku tidak tahu masalah itu ,lebih baik kau tanyakan pada orangnya langsung“ ujar Jinki membuat yang lain tertawa tidak dengan Sueun yang menatap kesal oppanya “ OPPA”

****

Raeyeon terlihat asik memasak menyiapkan makan malam untuknya sendiri , Hal ini biasa dia lakukan sendirian ..

Ting tong ting tong

Terdengar jelas di telinga suara bel apartmentnya berbunyi , Tanpa ragu dia menuju arah pintu “ eoh , RaeMi .. Neo ?” Betapa kagetnya Raeyeon mendapati RaeMi yang sudah ada di depan apartmentnya , Yoeja polos ini hanya tersenyum khasnya “ Bolehkah aku masuk eonni ?”

“ Tentu saja , Masuklah “ Tanpa ragu RaeMi memasuki apartment Raeyeon “ ada apa RaeMi-ah ? tidak biasanya kau ke apartmentku “

“ Aku bosan di rumah sendirian “ Raeyeon mengerutkan alisnya “ Memang appamu kemana ?” Raemi terlihat menghelakan nafas kesalnya “ Aku dari tadi sudah menelpon appa , Tapi katanya ada rapat dengan direksi penting .. Yoochun ahjjusi pun ikut rapat jadi aku bosan sendirian di rumah “

“ arayo .. lagi pula ini sudah menjelang makan malam , kebetulan aku sedang memasak makan malam .. kau mau membantuku ?” RaeMi mengangguk mantap “ Tentu saja eonni “

Saat ini RaeMi membantu memotong beberapa bahan sayuran yang akan di masak , Begitu juga dengan Raeyeon yang sibuk mengaduk masakannya “ eonni , Minho sunbae apa dia tidak kesini ?” Tanya RaeMi memulai pembicaraan

“ Ahhh anak itu , di rumahnya ada orangtuanya .. jadi dia ada di rumah saat ini , wae? Kenapa tiba – tiba menanyakan anak itu ?”

“ aniyo , biasanya kan dia suka ke apartment eonni”

“ anak itu tidak tentu ke apartmentku , dia datang dan pergi ke apartment ini sesuka hatinya “ Raemi mengangguk mengerti “ Eonni kita mau membuat apa ?”

“ Kita membuat sup ayam gingseng “RaeMi kembali mengangguk “ Ige masakan kesukaan Minho sunbae ?”

“ Ne , Minho menyukai ini “

“ Lalu makanan apa lagi yang dia suka ?”

Raeyeon terlihat berfikir “ ehhhhmm, Kimbab , kimchi ,bibimbap .. masih banyak lagi “

“ Jinja ? Dia sangat menyukai makanan apapun ?” melihat ekpresi antusias RaeMi membuat Raeyeon menatapnya“ Ya , RaeMi-ah dari tadi kau menanyakan tentang Minho … Kau menyukai Minho ne ?” ucap Raeyeon asal

Hal ini membuat RaeMi tersipu malu  “ Sebenarnya ne , nan Johahae Minho sunbae “aku RaeMi  dengan segenap hatinya ..

Raeyeon yang tadi mengaduk masakannya , tiba – tiba saja menghentikannya ! Entah kenapa RaeMi melihat ekpresi  Raeyeon berubah seketika “ Wae? Eonni ? “

“ Eoh ? Aniyo , Kau tahu sudah lama aku berharap ada orang yang benar – benar menyukai Minho .. aku lihat dari kau mengatakan menyukainya itu sangat tulus .. Kau benar – benar tulus menyukainya kan ? Sejak kapan kau menyukainya ?”

“ Tentu saja eonni , untuk pertama kalinya aku menyukai seorang namja .. Aku pun tidak tahu sejak kapan , tapi setiap berada di dekatnya membuat jantungku berdegup kencang “ Raeyeon menatap RaeMi yang berbicara dengan tulusnya dan riang ..

“ Kenapa kau menyukai Minho ? anak itu kan sering membuat ulah , aku dengar dia pun sering menjahilimu “ RaeMi menggarukan kepalanya yang tidak gatal “ Molla , eonni .. aku pun bingung kenapa bisa menyukainya , padahal dia sering mejahilinya tapi aku merasa senang berada di dekatnya “

Lagi – lagi Raeyeon terus memandangi RaeMi , entah kenapa dia merasakan ucapan RaeMi benar – benar tulus , Saat itu senyuman mengembang dari bibir manis Raeyeon memperhatikan RaeMi yang berbicara ..

“Eonni kenapa kau menatapku seperti itu ?” Raeyeon mengeleng dan tersenyum “ aniyo , sepertinya kau cocok untuk Minho .. keponakanku yang tengil itu “

“ Jinja ? apa kau merestuiku ?” Raeyeon mengerutkan alisnya lalu tersenyum “ Tentu saja , aku tahu kau anak yang baik .. bagusnya sikapmu berpihak pada eommamu bukan appamu yang menyebalkan itu “

“ Appa , Justru appa mengatakan kalau dia tahu aku jatuh cinta pada Minho sunbae , dia tidak akan merestuiku “ Seolah seperti anak yang mengadu RaeMi berbicara dengan polosnya “ Jinja ? Aiissh appa macam apa si Jaejoong itu , RaeMi-ah kau tidak perlu mendengarkan ucapan appamu … Masih ada aku yang mendukung kau dengan Minho “

Medengar ucapan Raeyeon , RaeMi menganggukan kepalanya senang “ Gomawo , Kalau saja eomma masih ada , aku yakin eomma akan mengatakan hal yang sama sepertimu eonni “ Seketika Raeyeon terdiam menatap RaeMi miris “ Ghwencana , kalau kau ingin bercerita , cerita saja padaku .. ara aku akan membantumu sebisa ku” Ujar Raeyeon sambil memegang lebut pipi RaeMi “ Arayo”

Kali ini Raeyeon dan RaeMi tengah menyiapkan makan malam yang tadi mereka buat , Tapi tiba – tiba saja bel apartement Raeyeon berbunyi lagi , alhasil Raeyeon kembali menuju depan ..

“ YA , Kau sembunyikan dimana bocah kecil itu ? “ Dengan tiba – tiba Jaejoong berkata seperti itu dan menerobos masuk ke dalam apartment Raeyeon “ Ya , aku tidak menyembunyikan anakmu namja menyebalkan”

Jaejoong menatap tajam Raeyeon “ Lalu dimana bocah itu ? “

“ Kau benar – benar mengkhawatirkan anakmu Jaejoong-ah .. Kajja ikut aku “ Memang benar adanya setelah Jaejoong pulang dia tidak melihat RaeMi sama sekali , Dia mencari di sekitar taman tapi RaeMi tidak ada , Tapi dia yakin RaeMi tidak akan bisa pergi jauh dan tujuan terakhir Jaejoong hanya apartment Raeyeon ..

“ Appa” Seru RaeMi setelah mengetahui Jaejoong yang datang dan langsung memeluknya

Plettaakkk

Jaejoong mendaratkan pukulan tepat di kepala RaeMi “ Appa kenapa memukulku ?” Raeyeon yang melihat ini pun cukup tercengang “ YA ! Kenapa kau memukul anakmu sendiri babo “ Raeyeon langsung menarik RaeMi dari pelukan Jaejoong ..

“ Kenapa meninggalkan ponsel di kamar ? aku susah menghubungimu ! Seharusnya kau beritahu aku dari awal kalau kau ada disini “ Raeyeon sangat mengerti dengan ucapan Jaejoong , Dia mengkhawatirkan RaeMi , Terlihat RaeMi hanya menundukan kepalanya “ Mianhae appa membuatmu khawatir “

“ Sudahlah , Lebih baik kita pulang .. Kajja “ Jaejoong menarik tangan RaeMi dengan paksa , Namun Raeyeon menahannya “ Ya , Kau tidak bisa membawanya pulang “ Jaejoong membulatkan matanya “ Mwo ?”

“RaeMi akan makan malam disini , Kami sudah memask bersama tadi .. Dia tidak boleh pulang sebelum makan malam bersamaku “ Raeyeon dan Jaejoong saling bertatap sengit , Sedang RaeMi yang berada di tengah – tengah dan kedua tangannya di pegang oleh dua orang ini bergidik ngeri memandanginya “ Punya hak apa kau atas RaeMi “

Raeyeon memutar otaknya “ Dia muridku “ Jaejoong tersenyum kecut “ Babo ! Hey ini luar sekolah , Aku berhak membawa dia pulang , dia anakku “

“ iissh kenapa kau keras kepala sekali Jaejoong , aku hanya ingin mengajak dia makan malam disini bersama “ Jaejoong kembali tersenyum kecut “ Masakanmu itu tidak enak yeoja ceroboh , aku tidak ingin keracunan akibat memakan masakanmu  itu “

“ YA , KIM JAEJOONG NEO….”

“ CUKUPPPP” Teriak RaeMi sukses memotong ucapan Raeyeon dan menghentikan perdebatan kedua orang ini , RaeMi melepas kasar kedua tangannya “ Berhenti seperti anak kecil” Kedua orang ini justru membulatkan matanya mednengar ucapan RaeMi ..

“ Eonni kau duduk disini “ RaeMi mendorong tubuh Raeyeon agar teduduk “ Dan kau appa , kau duduk disini “ RaeMi pun mendorong Jaejoong agar terduduk “ Kita makan bersama “ Ujar RaeMi yang sudah menduduki kursinya

“ MWO ?” Ujar Raeyeon dan Jaejoong bersamaan

“ RaeMi-ah “ Ujar Raeyeon seakan menolak dan menatap Jaejoong sinis

“ Ghwencana eonni , appaku akan jinak “ Kali ini Jaejoong menatap RaeMi “ YA BOCAH KECIL “

“ Appa , kau coba dulu masakan eonni , Aku jamin kau tidak akan menyesal .. aku tahu kau lapar setelah pulang kerja “

“ aniyo , aku tidak lapar “ sangkal Jaejoong , Namun tiba – tiba

Kruuuukukkkk

Terdengar jelas suara tersebut dari perut Jaejoong, Mendengar itu Raeyeon dan RaeMi langsung menahan tawa “ Ya , Jaejoong sepertinya kau harus membuang gengsimu saat ini .. cepatlah makan” Jaejoong menatap tajam Raeyeon yang menertawakannya

“ Appa , benar apa kata Raeyeon eonni sebaiknya cepat di makan “ Sepertinya kali ini Jejoong harus membuang gengsinya saat ini , Dia memang sudah kelaparan sekali “ Baiklah ini permintaan bocah kecil ini , Arayo “

Terlihat Jejoong makan dengan lahapnya , Raeyeon dan RaeMi hanya tersenyum mendapati hal ini ..

Di sela – sela makan tiba – tiba saja RaeMi menyodorkan sup ayam gingseng pada Jejoong “ Appa aaaaaaa” RaeMi meminta Jaejoong untuk membuka mulutnya dan Jaejoong menurut saja menerima suapan dari RaeMi …

“ eomm ……” ucapan RaeMi terpotong begitu saja tersadar kalau di sampingnya saat ini bukan eommanya  melainkan Raeyeon , Mendengar hal itu Raeyeon dan Jaejoong saling bertatapan “ ahhh mianhae aku teringat eomma “ dua orang ini semakin bertatapan satu sama lain medengar ucapan RaeMi ..

“ Ghwencana RaeMi-ah , Cepat suapkan untukku “ Pinta Raeyeon mengerti perasaan RaeMi “ Tentu saja  eonni , coba kau buka mulutmu aaaaa” RaeMi membenarkan ucapanya

Tanpa ragu Raeyeon menerima suapan dari RaeMi , Mereka tersenyum satu sama lain .. Tidak dengan Jaejoong yang menatap Raeyeon penuh arti ..

***

RaeMi terlihat sibuk mengemaskan sebuah bekal makanan , Sebenarnya bekal ini bukan untuknya melainkan untuk Minho .. Setelah semalam dia bekerja keras membuat kimbab secara diam – diam tanpa sepengetahuan Jaejoong , akhirnya dia berhasil juga membuat kimbab yang resepnya di berikan oleh Raeyeon.

“ Ya , Bocah kecil ! Kau lama sekali sih , Cepat mau berangkat sekolah tidak “ Ujar Jaejoong yang sudah menunggu RaeMi sedari tadi “ Tentu saja , Kajja “ RaeMi dengan cepat memasukan bekalnya kedalam tas dan mengamit tangan Jaejoong ..

“ Untuk siapa bekal yang kau bawa itu ?” Jaejoong memicingkan matanya dengan curiga pada RaeMi “ Tentu saja untukku” dusta RaeMi

“ Jinja ? tidak biasanya kau membawa bekal untukmu sendiri ” entah kenapa Jaejoong tidak percaya dengan ucapan RaeMi “ Tentu saja appa .. Percayalah “ RaeMi meyakinkan Jaejoong , Mau tidak mau Jaejoong menganggukan kepalanya saja .

Jaejoong dan RaeMi baru saja ingin menaiki mobilnya , Tapi mata RaeMi melihat orang yang sangat dia kenal “ Raeyeon eonni “ Teriak RaeMi , Saat itu juga Raeyeon langsung melambaikan tangannya “ Ya bocah kecil kenapa  kau memanggilnya “

RaeMi tidak membalas ucapan Jaejoong , Justru dia menghampiri Raeyeon “ Bocah itu kenapa bersikap tengil padaku apabila di dekat Raeyeon “ Gerutu Jaejoong kesal

“ Eonni , berangkat dengan kami ne , kali ini kau tidak boleh menolaknya “ RaeMi langsung menarik tangan Raeyeon dan menyuruhnya segera masuk ke dalam mobil “ Appa tidak apa – apa kan Raeyeon eonni berangkat bersama kita ?”

“ Tentu saja “ Jaejoong tersenyum seakan memaksakan , Tapi mau bagaimana lagi dia sudah bisa menebak RaeMi akan mengajak Raeyeon untuk berangkat bersama “ Kau dengar itu eonni ,  kajja “ RaeMi memasuki pintu belakang dan Raeyeon hanya dapat menurut saja permintaan RaeMi ..

@ Di sekolah ( KANTIN )

“ aku ingin memberikan ini pada Minho sunbae , tapi aku takut dia menolaknya “ Ujar RaeMi sambil menatap bekal yang dia buat itu

“ Percaya diri saja” Ujar Hyeshi

“ Kalau mau kau hanya memberikannya saja , lalu kau pergi begitu saja “ Saran Taemin , RaeMi langsung tersenyum “ Ide yang bagus , aku kesana dulu ne “

“ Fighting “ Ucap tiga teman RaeMi memberi semangat ..

RaeMi berjalan menghampiri Minho yang duduk di paling pojok bersama Jinki , Terlihat jelas dia tengah berbicara dengan Jinki sambil tertawa – tawa …

“ Sunbaenim “

“ Ne? “Minho terlihat kaget dengan kehadiran RaeMi yang tiba – tiba “ Yeoja babo ! Ada apa kau kesini ?”

“ Ige untukmu “ RaeMi menyodorkan sekotak bekalnya pada Minho , Namun Minho mengerutkan alisnya “ Ige mwoya ?”

“ Bekal makanan untukmu “ Ujar RaeMi dengan polos membuat Minho menahan tawa “ Wae sunbaenim ?”

“Ya , apa kau sudah gila memberiku bekal makanan ?”

“ Aniyo , Sudah kau cicipi saja masakan buatanku ini .. permisi “ RaeMi langsung menaruh bekal makanan itu tepat di Minho , Lalu dia pergi begitu saja dari hadapan Minho ..

Medapati hal itu membuat Minho terbengong dan bingung “ Apa – apaan yeoja babo itu “ gerutu Minho sedikit kesal … Sedari tadi Jinki memperhatikan hal tersebut hanya bisa tersenyum saja “ Sudahlah terima saja , tidak baik menolak pemberian orang .. siapa tahu makanannya enak “

Minho hanya dapat menurut saja lalu membuka bekal tersebut dan betapa kagetnya dia mendapati kimbab kesukaannya “Bagaimana dia bisa tahu ? Isssh yeoja babo” Gumam Minho memperhatikan bekal yang di beri RaeMi ..

“ Omo kimbab kesukaanmu Minho “ Seru Jinki

“ Isshh , Aku tidak suka kimbab “ Dengan gengsi Minho mendorong bekal tersebut jauh – jauh “ Jinja ? bukankah kau sangat , sangat , sangat menyukai kimbab ? kau yakin dengan ucapanmu itu ?”

“ Ne, Aku sedang tidak ingin makan kimbab .. Lagi pula aku takut di racuni olehnya “

“ Babo ! Kalau begitu bekal ini boleh untukku , Ne ?” Seru  Jinki sangat antusias “ Kau makan saja , Kalau perlu kau habiskan “ Jinki tersenyum puas lalu meraih bekal tersebut ..

1suap

“ Omo enak sekali kimbab ini” Ujar Jinki yang mulutnya masih penuh dengan kimbab

2 suap

3 suap terlihat Jinki sangat menikmati tiap suap dari kimbab itu , Minho yang memperhatikan Jinki memakan bekalnya dengan sangat nikmat membuatnya mengigit bibir bawahnya , Dia memang sangat menyukai kimbab …

Jinki ingin menikmati suapan ke empatnya , Namun dengan cepat Minho menepak tangan Jinki “ YA , Ini bekal untukku , bukan untukmu “ Minho meraih bekal tersebut dari Jinki “ Ya bukankah kau bilang kau tidak suka kimbab dan takut di racuni oleh RaeMi “

“ Kata siapa , aku berubah pikiran” Minho langsung melahap satu persatu kimbab itu , tidak dapat di pungkiri kimbab buatan RaeMi memang enak … Jinki hanya dapat tersenyum mendapati Minho yang bersikap seperti ini ..

****

Pulang sekolah kebetulan RaeMi memang tidak di jemput oleh Jaejoong ataupun Yoochun , Tapi dia melihat Minho di parkiran siap mengeluarkan motornya , Tanpa ragu dia pun menghampiri Minho ..

“ Sunbaenim “

“ Wae?”

“ Boleh aku menumpang padamu “ Minho membulatkan kedua matanya “ Mwo ? Kita pulang bersama itu maksudmu ?” RaeMi menganggukan kepalanya “ Kita bisa pulang bersama kan ?”

Minho tersenyum kecut “ Shireo , aku tidak ingin pulang bersamamu “RaeMi mengerucutkan bibirnya “ Wae? Kita kan satu arah “ Minho semakin tersenyum kecut “ kata siapa kita satu arah , tidak tuh”

“ Loh , Bukankah sunbae ingin ke apartment Raeyeon sonsaengnim “ Minho mengelengkan kepalanya “ Jangan sok tahu yeoja babo ! aku langsung pulang ke rumah “

“ Jinja ?” Minho mengagguk mantap “ Ne, Kau pulang naik bis saja .. memang ahjjusi menyebalkan itu tidak menjemputmu ?”

“ aniyo , appa terlalu sibuk dengan pekerjaannya “

“ya sudah salamat menikmati di dalam bis , kau sudah terbiasakan “ Minho semakin tersenyum kecut dan evil “ Arayo , aku naik bis saja .. annyeong sunbae”

Baru beberapa langkah RaeMi meninggalkan Minho tiba – tiba saja tiga buah motor besar berhenti di depannya “ Mwo Kyuhyun sunbae, Donghae sunbae , Siwon sunbae “ Pekik RaeMi mendapati tiga namja yang menghampirinya , Tiga namja ini teman sekelas Minho ..

“ Kalau tidak keberatan kau bisa pulang bersamaku “Tawar Kyuhyun

“ Bersama ku juga bisa “ Ujar Donghae menepuk – nepuk jok belakangnya

“ Kau juga bisa menumpang bersamaku RaeMi-ah” Timpal Siwon

RaeMi terlihat bingung dengan tawaran tiga namja ini yang secara tiba – tiba , RaeMi menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena kebingungan..

Brrrmmmm

Tiba – tiba saja motor besar berwarna hijau milik Minho berhenti tepat di depan tiga motor teman sekelasnya itu “ Yeoja babo terima ini “ Minho melemparkan sebuah helm pada RaeMi dan di tangkap dengan mulus “ cepat naik” suruhnya

“ Mwo ?” RaeMi terlihat bingung dengan ucapan Minho “ Babo , tadi kan kau ingin pulang bersamaku .. cepat naik “ RaeMi mengangguk mengerti namun sebelumnya “ Mianhae sunbae “ Sesaat itu RaeMi langsung menaiki motor Minho ..

Tanpa babibu Minho langsung menggas dengan tiba – tiba membuat RaeMi kaget dan reflek memeluk Minho .. Tapi hal ini sukses membuat RaeMi senang .

Sedari tadi Minho memperhatikan tiga teman sekelasnya memberi tumpangan untuk RaeMi .. Entah kenapa dia jengah mendengar hal itu ….

Setelah Minho pergi Kyuhyun, Donghae dan Siwon hanya tersenyum satu sama lain , lalu mereka menatap namja yang ada di seberangnya yang tidak lain tidak bukan Jinki , Dia mengacungkan kedua ibu jarinya dan memberi isyarat pada ketiga namja ini ‘Kerja yang bagus kawan’ ..

Meski Jinki terkadang sangtae , tapi dia cukup peka dengan perasaan orang ..

***

_ Seminggu Kemudian_

Selama seminggu lalu pun RaeMi masih saja seperti orang bodoh mendekati Minho , Sepertinya Raemi benar – benar menyukai Minho .. Terlebih lagi dari awal yang merebut ciuman pertamanya adalah Minho dan baru kali ini juga dia menyukai seorang namja ..

Tapi kali ini RaeMi sudah tidak bisa memendam perasaanya lebih lama “ Sueun-ah apa lebih baik aku mengungkapkan perasaanku pada Minho sunbae ne ?” Ketiga teman RaeMi langsung terbelalak kaget dengan ucapan RaeMi “ Mwo ? Michesseo ?” Ujar Sueun

“ Gheure michesseo ! aku tidak tahan memendamnya lagi , lama kelamaan terasa sangat sakit memendamnya “ ketiga temannya saling bertatapan satu sama lain , mereka tidak tega dengan RaeMi .. Memang akhir – akhir ini percuma RaeMi berusaha medekati Minho , namun Minho tetap seperti dulu suka mengerjainya ..

Ketiga teman RaeMi secara bersamaan tersenyum dan berkata “ Apabila itu membuatmu tenang , kami tidak bisa berkata apa  -apa … yang jelas kami selalu memberimu semangat .. fighting “ RaeMi tersenyum puas dengan ucapan temannya itu “ Gomawo hari ini aku akan menyatakan cintaku padanya “

~~~

Kali ini sudah berada di bawah pohon dekat taman , Dimana Minho sering berada di bawah pohon … Benar saja dugaan RaeMi , Minho memang berada di bawah pohon tengah terduduk ..

“sunbaenim “ Panggil RaeMi , Minho menoleh kearah RaeMi “ Neo ? Wae? Ingin memberiku jus ? apa coklat hangat ? atau Kimbab “ Ledek Minho menahan tawa

“ aniyo , ada yang ingin ku katakan padamu sunbae “ Minho mengerutkan alisnya “ Katakan saja sekarang , apa yang ingin kau bicarakan “

“Sunbaenim ,aku ingin bicara serius padamu “ Melihat ekpresi seirus RaeMi , Minho langsung bangkit dan berdiri tepat di depan RaeMi “ Cepat katakan ? Jangan berlagak sok serius kau yeoja babo “

“ Sunbaenim , Naega…” RaeMi merasa sulit untuk mengatakannya , dia mengepalkan kedua tangannya agar kuat untuk mengatakannya “ Kau ini ingin bicara apa sih ?”dengus Minho

“Minho Sunbae , Saranghae .. Jeongmal saranghae “ Secepat kilat RaeMi mengucapkan kalimat itu dan dengan cepat pula dia mengecup pipi kanan Minho “ Saranghae”

Hal ini membuat Minho terkaget , Dia sangat kaget dengan ucapan RaeMi dan tindakan RaeMi yang langsung mengecup pipinya lembut … Minho memegang pipi kanannya dan tersenyum “ Arayo “

“ Eoh ?” RaeMi mengerutkan alisnya mendengar ucapan Minho “ Sebenarnya aku sudah tahu kalau kau menyukaiku , aku tidak bodoh sepertimu “

“eoh ?” RaeMi masih saja beroh ria , namun dia cukup kaget Minho menagtakan sudah tahu kalau dia menyukai Minho “ Tapi tidak seharusnya kecupan ini kau berikan padaku “

“Maksud sunbae ?” Minho menatap dalam mata RaeMi “ Kau harus tahu , selama ini aku tidak memiliki perasaan apapun padamu .. aku tidak menyukaimu , bahkan tidak terbesit rasa tertarik padamu sedikit pun , mengertilah “

Cetarrrrr

Bagai pertir yang menghambar , tapi RaeMi paham dengan ucapan Minho saat ini “ Ja .. Jadi  kau tidak menyukaiku ? Kau menolakku ?” RaeMi sebenarnya ingin menangis namun dia menahannya begitu saja tidak ingin menangis di depan Minho ..

“ Gheure , aku sama sekali tidak menyukaimu .. karena sudah ada yeoja sangat aku cintai , hanya yeoja itu yang ada di dalam hatiku dan tidak akan bisa di gantikan oleh siapapun .. aku tidak menyukaimu , lupakan aku “ Saat itu Minho memegang pundak RaeMi  dan berlalu meninggalkan RaeMi sendirian ..

Air mata yang sedari tadi dia tahan , sekarang tidak bisa di bendung lagi .. air mata itu jatuh begitu saja “ Hikss kenapa ini terasa sesak “ RaeMi memegang dadanya yang terasa sesak dan perih , Air matanya semakin mengalir deras ..

Namun tiba – tiba beberapa tangan memegang pundak RaeMi “ Ghwencana RaeMi-ah , Aku tahu ini sangat terasa sakit .. Tapi kami akan menghiburmu dan membuatmu terus tersenyum “ Ujar Sueun

Sebenarnya ketiga teman RaeMi beserta Jinki , Mereka mengintip pernyataan cinta RaeMi di semak – semak … Tapi ternyata hasilnya sangat menyedihkan ..

RaeMi menatap sahabatnya itu “ Sueun-ah ini benar – benar sakit “ saat itu juga sueun dan hyeshi langsung memeluk RaeMi “ Ada kami RaeMi-ah , ini bukan akhir segalanya RaeMi .. kau tidak boleh sedih kau yeoja yang ceria RaeMi-ah , ada kami di sampingmu .. uljimayo “  Sueun dan Hyeshi menghapus air mata RaeMi ,RaeMi cukup tenang dengan ucapan temannya ini ..

“ RaeMi-ah kami akan menghiburmu , menghilangkan rasa sakit itu “ Seru Taemin membuat RaeMi menatapnya “ Kau tahu tidak menghilangkan rasa sakit hati itu bagaimana ?” RaeMi mengelengkan kepalanya “ Berkaraoke , dengan berkaraoke kau dapat melupakan isi hatimu , berteriak – teriak melepas kekesalanmu “

Semua terbengong mendengar ucapan Taemin , Namun sesaat kemudian semua tertawa “ Hahaha ucapan Taemin ada benarnya RaeMi-ah .. Taemin akan menyanyikan lagu dan bergaya lucu untukmu “ Ujar Jinki sambil menepuk – nepuk pundak Taemin , Saat itu wajah ceria Taemin langsung berubah perasaannya tidak enak kalau Jinki sudah berbicara seperti ini “ Benarkan Taemin-ah ?”

“ Haha ne hyung .. Tentu saja aku akan menghibur sahabatku yang sedang sedih .. Kau tenang juga RaeMi , Jinki hyung pun akan melakukan hal yang sama sepertiku .. iya kan hyung ?” Kali ini mimik wajah Jinki yang berubah “ Tentu saja dongsaeng-ah “

“ Kau lihat kan RaeMi banyak yang menyayangimu termasuk kami juga “ Ujar Hyeshi dan Sueun bersamaan , RaeMi hanya dapat tersenyum mendapati teman – temannya yang mencoba menghibur .

*****

 @malam harinya

Setelah tadi RaeMi dan teman – temannya berkaraoke bersama , mencoba menghibur RaeMi … Semua hiburan yang di berikan temannya cukup menghibur , bahkan Taemin dan Jinki tadi mengenakan pakaian badut sambil bernyanyi ..

Seuen dan Hyeshi tak kalah dengan dua namja itu , dia pun bernyanyi lagu yang membuat RaeMi semangat kembali … Begitu juga dengan RaeMi yang bernyanyi lagi Rock melepaskan kekesalannya ..  Meski sedikit melupakan kejadian tadi , Tapi tidak sepenuhnya hal tadi terlupakan olehnya .. Tapi setidaknya itu bisa meluapkan apa yang di rasakannya saat ini ..

Setelah tadi mengantar Taemin dan Hyeshi , Kali ini Jinki dan Sueun mengantar RaeMi pulang ..

“ Kami antar sampai pintu apartmentmu ,agar appamu percaya kau pergi dengan kami “ Ujar Jinki

“ Ghwencana oppa , aku bisa sendiri “ Sueun menglengkan kepalanya “ Aniyo , kami akan mengantarkanmu sampai depan apartmentmu ..

RaeMi hanya bisa menurut saja , Kali ini mereka bertiga berjalan berdampingan menuju apartment RaeMi …

Namun tiba – tiba saja langkah RaeMi berhenti seketika , Dia memperhatikan kearah taman dekat apartmentnya ini terlihat sepasang kekasih tengah bercumbu , Dia menegaskan pandangannya memperhatikan kedua orang itu ..

Setelah RaeMi menegaskan pandangannya , Tubuh RaeMi seakan lemas seketika menyaksikan pemandangan ini “ Kau ini melihat apa sih Rae….” Ucapan Sueun terpotong seketika melihat pemandangan di depannya , Begitu juga dengan Jinki yang tak kalah kagetnya ..

“ Minho sunbae , Raeyeon eonni “ Pekik RaeMi pelan dan tidak percaya dengan pemandangan yang tengah dia lihat saat ini , air matanya jatuh begitu saja .. dadanya 2 kali lipat lebih sakit dari yang tadi …

Jinki yang melihat pemandangan ini menghelakan nafasnya “ Minho memang sangat mencintai Raeyeon Sonsaengnim “ terang Jinki membuat Sueun menatap oppanya tidak percaya …

“ Ja .. jadi orang yang di maksud adalah dia “ Air mata RaeMi semakin mengalir deras , Tubuhnya bergetar hebat …

“YA ! RAEMI-AH “ Tiba – tiba saja ada seseorang yang memanggilnya dengan lantang , Membuat kedua orang yang tengah bercumbu itu tersadar dan terarah pada suara tersebut serta kaget , Begitu juga RaeMi yang langsung menatap orang itu “ appa”

*******

 Next Priview (sebenernya aku belum buat lanjutannya ini hanya perkiraanku aja buat next part .. hehe)

” RaeMi-ah”

” Cepat masuk kedalam”

**** 

” Nuna pahamilah aku “

” Minho-ya aku hanya menganggapmu sebagai keponakanku saja tidak lebih”

” Nuna”

****

” Cihhhh , bercumbu dengan anak di bawah umur … benar – benar tidak masuk akal “

” Wae? apa kau cemburu ? hah”

**** 

” RaeMi-ah Mianhae “

” Ghwencana , dia sangat mencintaimu”

**** 

” Appa ige”

” MWO ? AKU HARUS MENGHADIRI RAPAT DI SEKOLAHMU ?”

*** 

” Raeyeon , apa kau benar – benar berpacaran dengan Minho?”

” Aniyo”

” Gossipnya biasanya benar”

*** 

” Dia calon istriku “

**** 

 Gimana ? 

Part ini terlalu panjang ga ??

abis aku ngerasa pas aja tbcnya di bagian itu … 

maaf ya aku baru bisa post ini sekarang , maaf juga kalo banyak typo di ff ini … aku udah buat semaksimal mungkin walau belum maksimal sebenernya , aku kan belum jago dalam menulis juga . hehe harap maklum ya 

ada yang nanya ini mau sampe part berapa … sumpah dah aku juga ga tau ini mau buat sampe part berepa , tapi ….. tenang aja beberapa part lagi kemungkinan udah selesai ini FF … udah pada bosen ya?? maaf ya …

tapi aku mohon bangat sama sider , ato siapapun yang udah baca trus ga komen  .. aku buat ini juga butuh perjuangan *halah bahasanya * kalo udah ngebuka , baca trus di komen … masih mau lanjut ga ini FF ?? hehe 

satu komen itu berharga bangat buat saya .. gomawo buat GOOD READER SARANGHAE ….

Saya mau tanya disini siapa yang SHAWOL BOGOR ???

27 thoughts on “Me and Dad Part 11

  1. Akhirnya stln lumutan mnggu klnjutn part 11 nya kluar juga..

    hahahaaa.. sumpah ku gakaak trus bcnya
    ciyee… jaepa udh ada hati sama reayeon eonnei..
    reime di tolk minho?
    Ommo.. thor ku tdk myngka klo minho cinta ma reayeon onnei??
    Lanjuttt thorrr !!
    ffnya bnr2 keren bngt..
    daebk thor imijnsinya,
    aku brsa nntn drma sungguhan… !!
    semoga aja prt 12 di postnya ngga lama2?

    hawaiting author !!

  2. Annyeong author…
    Aku suka bangeetttt sama Ff kamu.. Maaf bru komen disini… Ukhh daebak bgt deehh… Ceritanya ringan, masalahnya gak bertumpuk, lucu dan bikin irii.. Aigooo… Daebak buat author dan ff-nya..
    Hemm… Part ini mlai puncak ya thoor.. Msalah sdah mlai klimaks.. Oke thor.. Aku tunggu next partnya.. Cepat publish yaa.. Can’t waaaiiiiitttt…
    Fighting author🙂

  3. kerenn,
    apalagi pas di taman bermain pas jaejong nyekek raeyeon,,
    haha
    tapi kasian ma raemi udah cinta’a di tolak trus ngeliat si minho kissu ma raeyeon lagy…
    ywdah dh w kga bisa komen bnyak” pkok’a lanjutt eonn^^

  4. akhirnya keluar lanjutannya….
    aduh bner2 kekanak2an deh minho dan jaejoong itu. tpi fun, bacanya..
    daebak deh!!
    wuaa nangis mode on… sedihnya raemi cintanya bertepuk sebelah tangan, trz liat minho mencium raeyeon..
    aigoooo
    sungguh tak disangka2…

  5. ehm chingu haruz truzin ya!
    Aq akan slalu menunggu updatean’y!
    Dr awal aq dah yakin minho suka ma raeyeon,tp ttp ja kasian raemi’y T.T

  6. Anyeong aku reader bru dblog ini…
    Tp aku udh pernah bca bbrapa part ff ini di blog ffindo
    aah sumpah ini part dalem bgt
    jd slama ini prhatian minho diem2 ke raemi bkn krna dia suka ama raemi??galau bgt itu raemi pasti #SokTau
    bharap next part jaejoong bisa ngilangin sedihny raemi
    aku nunggu jae appa dpart slanjutnya #HugJaeJae

  7. Anyeong…aku reader bru dsini
    tp ku udh prnah bca bbrapa part ff ini dffindo
    huaa sumpah yg x ini dlem bgt…ku kira slama ini minho jg suka ama raemi cuma blom sdar aj..eh trnyata sukany mlah sma raeyeon onn
    barap next part jae appa bsa ngilangin ksedihan raemi
    aku tunggu next action dri jae appa *bhs.yg aneh*
    #HugJaeJaeAppa

  8. Wah akhir’a d’post juga ff’a,aku dah nungguin lama bgt🙂

    Omo! Ternyata Minho suka sm Raeyeon,keterlaluan bgt Minho suka sm Tante’a sendiri..hoalah

    kesian Raemi,hidup’a slalu sdih #plakk *d’tabok Erma
    seneng bgt pas adegan Raemi d’twarin tumpangan sm 3 cwok ganteng2,wah klo aku sih udh pasti gak nolak,biar Minho tau rasa aja huh *nakol Minho pake sendal om Jae

    Tapi klo emang Minho gak ada rasa sama Raemi,kok dia bisa baik sm Raemi,apa mungkin Minho sbener’a jg udah suka tp gak nyadar aja karena di ngerasa klo dia cinta sama Raeyeon? *sok tau dah saya

    Pokok’a Raemi harus tetep semangat trus cepet punya cwok biar Minho rasain deh gimana rasa’a d’sakitin,haha *evil laugh smbil nyiksa Minho (aduh gak tau deh jadi kesel sm Minho) hehe😛

    Penasaran sm lanjutan’a,kira2 apa reaksi Om Jae ya,trus gimana jd’a Raemi sm Raeyeon? Trus itu calon istrinya siapa? Wahh lanjutan’a jgn lama2 ya Er,tenang aja aku gak bosen kok ama ni FF,aku slalu nungguin kelanjutan’a walaupun cerita’a sampe gak abis2,hehe

    ok deh,pkk’a daebak..

    LIKE THIS🙂

  9. Daebakk!!!! Ceritanya menarik banget! Uwaa~ kasihan Raeminya ditolak
    Semoga endingnya Raemi sama Minho~~~
    Untuk part selanjutnya panjangnya segini juga ya thor kalau lebih juga boleh kok! Ini ceritanya udah lumayan panjang!
    Next, jangan lama-lama thor!!! Di tunggu ya

  10. Unnie-yaaaa aku nunggu ff ini lama banget dan akhirnya pas ff ini udh diPost aku bener2 suka!!! Ganyesel sama sekali! Lanjut ya unnie!

  11. huwaaa eonniii…
    aku udh nebak kalo minho itu suka raeyeon. haduuuh, poor raemi..
    tapi kayaknya si minho juga suka sama si raemi tuh, dy cuma memastikan perasaannya aja. cepatlah sadar minhoo!!

    aku mau punya appa kayak jaejooong… changmin : hwapaaa??!! jadi kau lebih suka jae daripada aku???!!! appaamuu???!!! *digetok changmin*
    hahhaha
    nggak ding, aku udah bahagia sama changmin appa *gila

    previewnya bikin penasaraan. kayaknya jaejoong bakalan nolong raeyeon dgn bilang kalo dia calon suaminya raeyeon, biar gosip raeyeon-minho hilang. haduuh.

    next partnya ditunggu, eoonn

    keep writing n fighting!! ҉~(˘.˘҉)(҉˘.˘)~҉

  12. unnie part ini panjang dan aku sukaaaaaaaaaa ;_;
    minho kok gitu sih ;____;
    kenapa harus poppoan di taman
    kenapa raemi harus ngeliat
    kenapa minho harus cemburu pas ada 3 sunbaes yg mau ngajak balik
    kenapa minho harus ngejailin raemi terusssss
    kenapaaaaa jeje harus teriak -___-
    AAAAA unnie comeback ppalliwaaaaaaaaaaaa😀

  13. Wahhh… aq baru baca ni FF,,, bener2 dech, keren, seru, lucu… gak ngebosenin. bikin penasaran ama kisah mereka.. berharap akan happy ending.
    Lanjut yah Thor… ^^
    _maaf lancang baca_

  14. newbie__

    wah, baca FF ini berasa nonton drama bneran eonn..

    sumpah authornya daebak bgd !!

    buruan lanjut donk eon, aq udah gak sabar nunggu next partnya..
    scene jeje ma raemi lbh dibanyakin yah eon, cz aq sneng bgd baca pas scene couple bapak sama anak ini..

    cepet lanjut yah eon🙂

  15. waaahh q baru nemu ff ini sekarang,,
    sumpah daebak banget,,
    buat aku nangis bombay sekaligus ketawa,,
    tapi q lihat ff ini d post maret 2012 dan sekarng udh setahun tp belom ada lanjutannya…
    jebaaalll,,, lanjutin lagi dong oen..

  16. sebener’y minho itu suka ma raemi v blum sadar aja begitupun jae ma raeyeon sama2 cinta v gengsi menguasai,
    huah minho ciuman ma raeyeon,
    makin seru^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s