Marry U .. (Part1)

 

Author :: Kim RaeMi

Tittle ::  Marry U

Length :: 2shoot

Genre :: Romance

Rating :: Teenager

Summary :: marry me? though too late.  I love you!

BackSound :: IU – Secret , Teacher , Last Fantasy . U-Kiss ~ Take Me Away ,

A/N :: Masih inget kan kisah cinta Jieun yang judulnya Your Eyes , Make Me Your Lady , Memories For You .. Bisa di bilang ini kelanjutan dari kisah cinta Jieun yang miris ..

Cast ::

  • Lee Jieun
  • KEY (SHINee)
  • Choi Minho (SHINee)

Seorang yeoja terlihat asik dengan pemandangan yang tengah dia lihat saat ini . Betapa indahnya berada di tengah – tengah sebuah danau favoritenya , Melihat hamparan air yang tenang nan damai itu .

Untuk kesekian kalianya dia ke danau ini ,Karena memang tidak ada tujuan baginya untuk berpergian ke tempat lain “Ahhh Yeoppoda “ Gumam yeoja itu dan sebut saja tidak lain tidak bukan dia Lee Jieun .

10 tahun sudah berlalu ! Setelah Jieun lulus Sma dia memasuki sebuah universitas ternama sebut saja kwanghee , Dia mengambil jurusan kesenian . Sekarang dia memang sudah lulus dari kuliahnya , bahkan sudah ada beberapa tahun dari kelulusannya .

Tapi dia sangat kesulitan dalam mencari pekerjaan ! Memang mencari pekerjaan saat ini sangatlah sulit , Tapi Jieun tidak pernah mengeluh dengan hal tersebut .. Telebih lagi dengan bakatnya menyanyi beberapa dari agensi pun menawarinya namun sayangnya dia tidak mempunyai cita – cita menjadi seorang artis .

Alhasil Jieun hanya bisa perpergian saja menelusuri kota Seoul , Menikmati pemandangan yang ada .. Karena apabila di rumahnya dia merasa suntuk , Terlebih lagi eomma Jieun selalu berbicara akan pekerjaan ataupun pernikahan . Hal itu yang sangat Jieun kesal !

Jiyeon memang satu universitas dengan Jieun , Namun dia berbeda fakultas Jiyeon mengambil jurusan manageman .. Lulus kuliah  Jiyeon bekerja di perusahaan Chunji , Setelah itu tanpa di ketahui Chunji memang menyukai Jiyeon dan melamar Jiyeon … Sungguh mulus perjalanan cinta Jiyeon yang pada akhirnya menikah dengan Chunji ..

Jieun dia sama sekali tidak memikirkan akan pernikahan , Bahkan kekasihpun dia tidak punya .. Bukan bukan berarti dia tidak laku hanya saja banyak segelincir namja yang menyatakan perasaannya pada Jieun , Sayangnya pernyataan cinta sang namja tidak pernah ada yang di terima oleh Jieun .. Karena memang dirinya tidak menyukai namja – namja yang menyatakan perasaannya padanya.

Meski 10 tahun sudah berlalu , Namun masa lalu saat sma masih melekat pada dirinya . Bahkan itulah kenang-kenangan yang tidak akan pernah dia lupakan .. Sebuah pandangan yang turun ke hati , Cinta pertama , Sebuah harapan cinta , Kenangan cinta ..

Mungkin masa itu tidak bisa dia lupakan dengan mudah , Terutama Key ! Setelah kelulusan Key , Jieun mendapat kabar kalau Key pergi ke amerika untuk kuliah dan meneruskan bisnis appanya yang berada disana .

Jieun berfikir dengan jarak Key sangat jauh , dia dapat melupakan Key .. Tapi sayangnya setahun sudah setelah kelulusan Key tetap saja bayangannya selalu melekat pada otak Jieun .. Dia sama sekali tidak mengerti kenapa dia tidak bayang key , Tapi dia sadar belum bisa melupakan Key saat itu .

Beberapa tahun berlalu Jieun tidak pernah mendapat kabar akan Key , Tapi saat dia menginjak bangku kuliah dan semester 4 .

_flashback_

Jieun baru saja keluar kelas kampusnya namun tiba – tiba saja seseorang mengagetkannya “ YA , Lee Jieun ! Kau membuatku lama menunggu “ Jieun memutarkan bola matanya dan tersenyum pada orang itu “ Jiyeon-ah mianhae tadi ada tambahan pelajaran “ Jieun langsung menggamit sahabatnya itu dengan manja ..

“ Kau yang mengajakku ke acara teater itu , aku pula yang harus menunggumu disini” Jiyeon memasang wajah kesalnya karena memang sudah menunggu lama , Sedangkan Jieun hanya tersenyum polos “ hehe Mianhae chinguya , Kajja sebagai gantinya akan ku teraktir makanan yang banyak “ Mendengar hal itu Jiyeon hanya dapat menghelakan nafasnya saja .

Tapi belum sempat Jieun dan Jiyeon keluar dari pintu gerbang kampus “ Jieun sunbaenim , Jiyeon sunbaenim “seseorang memangil mereka dan membuatnya terarah pada orang itu “ eoh sulli hoobae “ Ucap Jieun dan Jiyeon bersamaan

“ Ne, kalian masih mengingatku ?” Ucap yeoja itu yang bernama Sulli , Jieun menepuk pundak Sulli “ Bagaimana aku melupakan hoobae di sekolah kami , Kau untuk apa kesini ?”

“ aku kuliah disini “

“ JINJA ?” Jieun dan Jiyeon saling berpandangan “ Ne, aku jurusan informatika ! Tadi aku fikir aku salah lihat ternyata itu benar kalian sunbae .. Kalian berkuliah disini juga ne ?” Ucap Sulli

“ Tentu saja kau melihat kami disini kan “ Ucap Jiyeon

“ Hehe ne dunia sangat sempit !  Aku fikir setelah lulus kalian langsung menikah “ Jieun dan Jiyeon saling berpadangan satu sama lain “ Ya , sulli-ya bagaimana kau bisa berfikiran seperti itu .. Kami pun ingin duduk di bangku kuliah dulu “ Jieun tersenyum sambil mengelengkan kepalanya karena ucapan hoobaenya itu .

“ Aniyo , Hanya saja Krystal teman sekelasku setelah lulus dia langsung menikah dengan Key sunbae “ Ucap Sulli

DAMN !

Medengar hal itu senyuman Jieun seolah memudar begitu saja dalam sekejap “ Mwo ? apa kau bilang ? Krystal menikah dengan Key sunbae ?” Tanya Jiyeon

“ Ne , saat sekolah Krystal sudah bertunangan dengan Key sunbae .. Sampai Krystal memberi kabar kalau Key melamarnya untuk menikah ! aku pun datang ke acara pernikahannya itu , Omo mereka benar – benar sangat cantik dan tampan “

Bertunangan ? Melamar ? Pernikahan ?

Tiga kata itu terngiang jelas di otak Jieun saat itu , Dia diam membeku tidak ada kata yang terucap dari mulutnya. Mendengar hal ini dadanya sangat sesak dan terasa sakit .. Ingin sekali dia menangis saat itu namun dia tahan , alhasil dia hanya meremas kedua tangannya dengan keras ..

Jiyeon yang sadar hal itu langsung menggenggam tangan Jieun dan menatapnya penuh sendu ..

“ Jadi mereka sudah menikah ?” Ucap Jiyeon setengah ragu , Sulli menangguk mantap “ Ne doakan saja mereka langgeng sunbae .. Eoh sunbaenim aku harus ke kelas dulu ne , annyeong “ Sulli pergi begitu saja dari hadapan Jieun dan Jiyeon .

Saat itu juga air mata Jieun jatuh begitu saja , air mata yang sedari tadi dia tahan ! Dia tidak berharap pada key namun kenapa dia merasakan kepupusan , Rasanya benar – benar sangat sesak saat ini .

“ Jieun-ah “Jiyeon memegang pundak Jieun seolah memberi ketegaran “ Aku tidak mengharapkannya , tapi kenapa dada ini terasa sangat sesak .. aku sadar aku bukan siapa – siapa dia , jujur aku tidak ikhlas mendengar hal ini “ Gerutu Jieun dengan nada parau.

“ Kau harus tahu , Aku pun sangat lelah karena mencintainya Jiyeon ! Kenapa aku tidak bisa melupakannya “ Jieun menatap Jiyeon penuh arti namun setelah itu Jieun ingin pergi dari hadapan Jiyeon “ Jieun-ah “ tahan Jiyeon

“ Aku ingin sendiri dulu “ Mengerti dengan ucapan Jieun , Jiyeon hanya dapat menganggukan kepalanya membiarkan Jieun pergi begitu saja dari hadapannya , Jiyeon tahu betul Jieun dan mengerti perasaan Jieun saat ini ..

Mungkin ini pukulan berat untuk Jieun , Medengar orang yang di cintainya sudah menikah dengan yeoja lain .

_end flashback_

Mungkin itu pukulan berat untuk Jieun , Namun bagaimanapun dia harus menerimanya ! Karena memang Key dan dia bukan jodoh .. Jieun pun menanggapinya secara dewasa karena percuma saja baginya untuk tidak merelakan Key .. Toh dia sadar dia bukan siapa – siapa Key , Untuk sekedar berbicara saja tidak pernah .

Semenjak Jieun tahu kalau Key sudah menikah dengan Krystal , Dia terus berusaha melupakan Key .. Mengikhlaskan semua itu , Meski Key bukan dengannya. Tapi Jieun berharap Key bahagia dengan Krystal, Karena kebagiaan Key kebahagiaannya juga .. Benar adanya cinta butuh pengorbanan dan keikhlasan ! Merelakan orang itu bahagia dengan orang lain.

Baginya sekarang Key hanya cinta dalam angan , Mungkin bagi Key rasa cinta di dalam hati Jieun hanyalah sebuah kumpulan pasir pantai yang tidak pernah berharga untuknya. Karena itu untuk apa Jieun berharap sedangkan Key tidak pernah menyadarinya . Key hanya cinta dalam hatinya yang hanya bisa dia lihat namun tidak bisa genggam .

Jieun terus memandangi pemandangan indah di hadapannya , Udara segar yang membuatnya sangat nyaman ..

Baby don’t cry, tonight

eodumi geodhigo namyeon

Baby don’t cry, tonight

eobseotdeon il-i dwell geoya

Di sadari olehnya ponselnya berbunyi dan tanpa ragu lagi dia mengangkat telponnya ..

“ Eoh ? Jiyeon-ah waeyo ?”  Ya , Memang yang menelpon Jieun adalah Jiyeon

“ aniyo , hanya saja aku merindukanmu “

“ aku fikir ada apa , nado bogoshipoyo Jiyeon-ah .. Bagaimana keadaan Yeonji anakmu ?” Yeonji anak Jiyeon dan Chunji , Kebetulan Jiyeon dan Chunji setelah mereka menikah ! Mereka pindah ke Daegu membuat jarak Jieun dan Jiyeon cukup jauh .. Tapi Jiyeon pun sering menemui orangtuanya di Seoul sekaligus bertemu dengan Jieun sahabatnya itu.

“ Tentu saja baik ! Jieun-ah bagaimana kalau besok kita bertemu .. Kebetulan sekarang aku ada di seoul “ Jieun hanya dapat tersenyum mendengar ucapan temannya itu “ emmm jadi kau menelponku hanya untuk membuat janji seperti ini ? Hah”

“ Issh yeoja ini .. apa kau tidak merindukanku sahabatmu sendiri ? aku sengaja ke Seoul untuk bertemu denganmu , aku pun menelpon takut kau besok sibuk jadi aku membuat janji denganmu “ Jieun menahan tawanya medengar Jiyeon yang marah – marah , Padahal tadi dia berucap hanya bercanda.

“ Haha dasar ibu satu anak ini kerjaannya marah – marah terus .. Seharusnya kau tidak usah membuat janji , Karena aku selalu bisa bertemu denganmu sahabatku “ Jieun memasang senyum tulusnya “ Ahhh Jinja .. Ucapanmu membuatku terharu .. Baiklah besok kita bertemu di café Fantasy okay”

“ Baiklah , aku tutup “ Saat itu juga Jieun menutup telponnya dan kembali melihat pemandangan di hadapannya sambil tersenyum , Karena memang benar adanya kalau Jieun sangat merindukan sahabatnya Jiyeon .

*****

_Keesokan harinya_

Jieun baru saja menuruni anak tangganya bergegas untuk pergi ke café Fantasy , Namun langkahnya terhenti ketika eomma Jieun menghalangi jalannya “ Oddiseo ?” Tanya eommanya

“ Café Fantasy “ Jawab Jieun singkat dan ingin berlalu dari hadapan eommanya “ YA , Sampai kapan kau akan seperti ini terus , Berpergian tidak jelas “ Langkah Jieun terhenti begitu saja mendengar ucapan eommanya “ eomma , kali ini aku ada janji dengan Jiyeon “

“ Aku tidak perduli ! Aku tahu setelah kau janjian dengan Jiyeon pun , Kau akan berpergian tidak jelas .. sudah tidak bekerja kau malah berpegian seenak jidatmu saja “ Jieun hanya dapat menghelakan nafas kesalnya saja .

“ eomma ,aku berpegian pun seraya mencari kerja yang sesuai dengan bakatku eomma .. Kau tenang saja aku tidak tinggal diam dalam pekerjaan “

“ Sudah eomma bilang dari awal , Lebih baik kau bekerja di perusahaan appa membantu oppamu “ Jieun menatap tajam eommanya “ Eomma pekerjaan di perusahaan bukan bakatku , Aku ini lulusan kesenian tidak mungkin memasuki dunia perbisnisan , Lagi pula aku tidak berminat sama sekali”

Pletaakk

Satu pukulan mendarat tepat di kepala Jieun “ Appo eomma!”

“ anak ini sudah ku bilang susah sekali di atur .. Kalau kau tidak bekerja juga akan ku jodohkan kau dengan namja pilihanku “ Mendengar hal itu Jieun langsung membulatkan matanya “ EOMMA”

“ Wae? Wae? Menolak ? Aiissh tidak sadar umur sekali , Jiyeon saja sudah menikah masa kau…………” Saat itu juga Jieun langsung membekap telinganya dengan kedua tangannya seolah tidak ingin mendengar ucapan eommanya , Dia menutup telinga seraya pergi meninggalkan eommanya yang bergerutu.

BRUGGGGG

Jieun menutup pintu rumahnya dengan kasar dan berjalan dengan kesal menuju gerbang “ Aiisshh lama – lama aku bisa gila kalau eomma seperti ini terus aarrrrrrggtttt”

“Ya, Lee Jieun dengarkan aku baik – baik , Sudah waktunya kau menikah ! Aku akan mencarikan namja untukmu .. Lupakan cinta pertamamu itu “ Terlihat dari atas balkon eomma Jieun bergerutu sampai tetangga sebelah mendengarnya , Tapi dengan cepat Jieun pergi sambil mengacak – acak rambutnya kesal.

*****

“ Hahaha” Tawaan meledak dari mulut Jiyeon setelah Jieun menceritakan tentang eommanya. Ya,kali ini Jieun tengah bersama Jiyeon berserta anaknya di Café Fantasy , Dia tidak bersama Chunji karena Chunji terlalu sibuk dengan pekerjaannya “ Selalu saja kau seperti itu kalau aku bercerita .huhf”Jieun memasang wajah sebalnya.

“ Ya , Eommamu ternyata tidak berubah dari dulu .. Tapi apa yang di ucapkan eommamu itu memang benar ! Umurmu saja sudah 27 tahun , Aku saja menikah saat 25 tahun “Jieun semakin menatap tajam Jiyeon “ Ya , Jadi kau setuju dengan ucapan eommaku itu ?”

“ Aniyo ! Setidaknya eommamu berkata seperti itu untuk kebaikanmu , Pekerjaan atau perjodohan pilihan yang sangat sulit Jieun .. Tapi kalau aku jadi kau , aku lebih baik di jodohkan karena pilian orangtua selalu tepat “

“Kau memang benar Jiyeon pilihan orangtua itu tepat , Tapi eomma mengatakan aku harus melupakan cinta pertamaku “ Jiyeon membulatkan kedua matanya “ Jinja ? Eommamu berkata seperti itu” Jieun mengangguk mantap “ Tapi kau sudah melupakan Key kan ?” Pertanyaan yang cukup sulit di jawab bagi Jieun.

“ Molla , Tapi kau kan tahu kalau aku sudah terus berusaha melupakannya “ Jiyeon mengangguk mengerti “ Ara , Tapi kau sudah tidak memikirkannya lagi atau pun memimpikannya lagi kan ?”

“Aku tidak memikirkannya Jiyeon-ah .. aku lebih memikirkan hidupku saat ini .. Lagi pula aku sadar tidak akan ada harapan untukku untuk berada disisinya , Key sudah bahagia dengan krystal “ Jiyeon memandang miris nasib kisah cinta Jieun yang sangat rumit ..

“ Tapi aku tidak ingin perjodohan atau apapun yang bersifat terpaksa .. Aku hanya ingin mencintai orang lagi dengan ketulusan hatiku , aku selalu ingin membuka hatiku untuk orang lain tapi kenapa sulit “Jiyeon hanya dapat mengelengkan kepalanya melihat ekpresi sendu Jieun .

Jiyeon meraih tangan sahabatnya itu “ Jieun-ah sudah jangan terlalu di fikirkan , Kau jangan terlalu memikirkan ucapan eommamu .. Masalah jodoh hanya tuhan yang tahu begitu pula dengan pekerjaan , yakinlah ada jalan terbaik untukmu .. Tetap jalani hidupmu dengan biasanya Jieun-ah , Kau pasti bisa membuka hatimu untuk orang lain “

Mendengar hal itu membuat Jieun terharu , Ternyata Jiyeon sudah sangat dewasa “ Gomawo Jiyeon-ah , Kau sahabat terbaikku “

“ eomma “ Seorang anak kecil menarik – narik pakaian milik Jiyeon “ Ahh Yeonji-ah mian dari tadi aku mengabaikanmu chagi” Jiyeon meraih anaknya yang berumur 2 tahun itu ke pangkuannya ..

“ Yeonji-ah , Kau mau ini “ Jieun menyodorkan permen milky couple miliknya , Tanpa ragu Yeonji meraih milky couple tersebut “ Go..Ma..Wo” Yeonji mengucapkan kalimat itu dengan nada yang imut meski terdengar tidak jelas tapi Jieun mengerti ucapan Yeonji .

“ Omo , Kau benar – benar lucu sekali Yeonji-ah .. aku gemas sekali” Jieun dengan gemasnya mencubit lembut pipi Yeonji ..

Akhirnya kedua sahabat ini saling bercerita satu sama lain ,sama halnya seperti dulu saat sma yang selalu bercerita .. Meski sesekali Jieun menyapa Yeonji karena takut dirinya terasingkan ..

*****

“ Aku pulang “ Dengan lantang Jieun mengucapkan kalimat itu dan memasuki rumahnya , Tapi baru membuka pintu rumahnya terdapat yeoja kecil berumur 7 tahun menatap tajam Jieun “ Kau baru pulang ahjjuma “ sapa yeoja kecil itu

Jieun memperhatikan yeoja kecil itu dan baru dia sadari anak kecil itu adalah anak Jinki oppanya .. Ya memang Jinki sudah menikah dengan yeoja yang bernama Taeyeon “ Eoh? Hyejin neo “ Seolah baru sadar itu keponakannya Jieun menunjuk pada yeoja kecil di hadapannya.

“ Hyejin-ah , Bagaimana kau bisa berada disini ? apa kau datang dengan Jinki oppa dan Taeyeon eonni ?” Hyejin mengerutkan alisnya dengan pertanyaan Jieun “ Ahjjuma tentu saja aku datang dengan orangtuaku .. Omo kau benar – benar ketinggalan berita ya “ Hyejin mengelengkan kepalanya sambil memasang wajah tengilnya .

Melihat keponakannya yang memang sering bersikap seperti ini Jieun hanya dapat mengerucutkan bibirnya “ Ahhh anak ini .. Memang ada acara apa ?”

“ Ahjjuma , Hari ini kan hari kumpul keluarga .. Ahh factor umur memang dapat membuat seseorang lupa “ Dengan polos nan tengilnya Hyejin berlalu meninggalkan Jieun yang masih menganga dengan ucapan Hyejin “ YA .. JANGAN SEMBARANGAN BERBICARA KAU BOCAH “

Tapi memang ada benarnya juga kalau hari ini adalah hari kumpul keluarga , Karena Jinki sudah menikah dan sudah pindah rumah .. Membuat Jinki sulit bertemu dengan keluarganya , Jadi di adakan lah hari keluarga untuk melepas kerinduan ..

Jieun mengikuti langkah Hyejin dari belakang , TErnyata dia keruang makan dan memang terdapat keluarganya yang sudah berkumpul di ruangan itu “ Hyejin-ah kau lama sekali ke toiletnya , eoh  Jieun-ah “ Ujar Taeyeon mendapati anaknya yang baru saja tiba bersama Jieun.

“ Eoh ? Jieun kau baru datang ? Dari mana saja kau seharian ?” Ujar Jinki yang memang baru menyadari keberadaan adiknya ini “ Biasalah appa .. ahjjuma kan suka berpergian tidak jelas “ Hyejin menjulurkan lidahnya pada Jieun seolah meledek .

“Hyejin-ah jangan meledek ahjjumamu terus .. Cepat duduk ke tempatmu “suruh Taeyeon seolah mengerti dengan tingkah anaknya ini

“ Ahhh oppa , Kenapa anak kecil itu selalu suka meledekiku .. apa kau selalu mengajari anakmu bersikap tengil seperti itu “ Ujar Jieun yang menjulurkan lidahnya pada Hyejin “ YA .. Lee Jieun , Anakku tidak tengil .. Dia itu gadis kecil yang manis “ Jinki mencubit pipi anaknya , Memang anak ini sangat di sayang oleh Jinki .

“ Ahh kenapa kau selalu membelanya “ Jieun mengerucutkan bibirnya “ Dia anakku babo ! Lagi pula kau memang mudah untuk di ledeki “ Mendengar ucapan Jinki membuat yang lain menahan tawa.

“ Ya , Tidak baik berbicara sambil berdiri seperti itu .. Hargailah Minho yang baru saja datang “ Ujar eomma Jieun sambil melirik pada salah satu namja yang membelakangi Jieun , Medengar nama tersebut membuat Jieun membulatkan matanya “ Minho ?” Setengah tidak percaya dia samar – samar mendengar nama itu .

“ annyeong Lee Jieun nae dongsaeng “ Namja itu membalikkan arahnya pada Jieun seraya memberi senyuman terbaiknya “ Omo , Minho Oppa ! Choi Minho oppa neo “ Jieun pun langsung duduk di samping namja yang bernama Minho itu memastikan dia benar – benar orang yang dia kenal .

“ Wae? Apa kau tidak mengenaliku ?” Jieun mengelengkan kepalanya “ aniyo , hanya saja penampilanmu sangat berbeda sekarang “ Minho mengerutkan alisnya “ apa aku semakin terlihat tampan ?” Sepertinya Jieun sudah jelas sekali kalau orang di sampingnya memang orang yang dia kenal .

“ Issh kenapa sikapmu yang menyebalkan itu keluar lagi oppa “ Ucapan Jieun membuat yang lain tertawa.

Ya , Choi Minho adalah teman Jinki sejak sd ..  Dulu Minho sering sekali ke rumah Jinki , Hal ini membuat Jieun selalu bertemu dengan Minho bahkan dekat ! Bukan hanya itu Jieun sudah menganggap Minho seperti kakaknya sendiri , Dia pun selalu bercerita apapun pada Minho.

Setiap sedih ataupun senang Jieun selalu bercerita pada Minho. Meski Minho terkadang berisikap jahil , Tapi dia selalu siap medengarkan cerita dari Jieun. Bagusnya Minho memberi saran yang membangun untuk Jieun .. Karena itulah mereka menjadi dekat .

Tapi sayangnya di tengah perkuliahan Minho harus melanjutkan kuliahnya di amerika , Hal ini membuat perpisahan di antara Jieun dan Jinki .. Tapi bagusnya mereka tidak pernah lost contac walau sebulan atau beberapa bulan sekali mereka saling berhubungan mau via telpon atau pun jejaring social.

“ Oppa , Kapan kau kembali ke seoul ? “Minho hanya melirik kearah Jieun sebentar “ Seminggu yang lalu “

“ Mwo ? Seminggu yang lalu kau sudah ada di seoul ?”

“ Ehhmm , Wae?”

“ Oppa , Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau pulang ke seoul ! Kau kan berjanji padaku kalau akan ke seoul , Kau akan memberitahuku via Me2day……” Tiba – tiba saja ucapan Jieun tertahan seolah mengingat sesuatu ..

#####
Lee Jieun : “ Oppa kapan kau ke Seoul ?”

Choi Minho : “ Aku pulang tanggal  24 Feb”

Lee Jieun : “ Jinja ? Tanggal 24 ?”

Choi Minho : “ Ne, Tanggal 24 kita bertemu di Gunung namsan , jam 3 sore .. okay “

Lee Jieun : “ Ne”

#####

Seolah ingat sesuatu yang terlupakan oleh Jieun , Kali ini Jieun menatap penuh rasa bersalah pada Minho “ Wae? Apa kau baru ingat ?” Seakan tahu isi otak jieun “ Oppa Mianhae aku lupa datang ke tower namsan .. sungguh aku lupa saat itu , Mianhae oppa “

“ Tu kan factor umur dapat membuat orang lupa akan sesuatu “ Cibir Hyejin namun dengan cepat Jieun menatap Hyejin kesal “ Hyejin-ah jangan berkata seperti itu tidak sopan “ Ujar Taeyeon memberi nasihat , anaknya pun selalu menurut mendengar ucapan eommanya itu” Ne eomma”

“ Omo jadi kalian berdua tadinya sudah mau janjian di Gunung namsan ? Jangan – jangan kalian …” Jinki menggantungkan kalimatnya karena sekarang menatap curiga pada Jieun dan Minho , Begitu juga dengan yang lainnya tak kalah curiganya ..

“ Ya .. Jangan menatapku seperti itu .. Aku dan Minho oppa hanya sekedar bertemu saja tidak lebih .. Lagi pula Minho oppa itu sudah aku anggap seperti Jinki oppa , Tapi bedanya Minho oppa lebih baik dari Jinki oppa “ Mendengar hal itu Jinki langsung menatap tajam Jieun “ Ya jadi kau fikir aku tidak baik , Omo adik macam apa kau ini “

“Aku sedang enggan berdebat denganmu Jinki oppa .. Minho oppa Mianhae “ Jieun tidak menghiraukan ucapan Jinki melainkan beralih pada Minho karena dirinya memang merasa bersalah “ Ghwencanayo , Lagi pula aku tidak datang juga kesana “

“ Jinja kau tidak datang ? Syukurlah , aku fikir kau datang menungguku ! Membuatku merasa bersalah saja padamu ”

“ Ehmm , Keunde …”

“ Waeyo ?”

“ Sebagai gantinya kau harus mentraktirku , Makanan yang banyak .. ara”

“ Arayo “

“Ahjjuma kau kan belum bekerja .. Bagaimana bisa kau mentraktir Minho ahjjusi, Kau mempunyai uang untuk mentraktirnya ? “ Ujar Hyejin dengan polos sungguh kali ini dia memang berbicara polos tanpa mencibir Jieun ..

Medengar hal ini membuat Jieun dan yang lain terdiam” Hyejin-ah , Jangan berbicara sembarangan ne “ Kali ini Jinki angkat bicara karena ucapan anaknya itu ,Hyejin mengangguk dan membekap mulutnya erat – erat .

“ Tentu saja bisa , Aku akan mentraktir dia setelah aku berkerja ! Kau tenang saja oppa aku akan mentraktirmu “ Minho mengerti betul dengan ucapan Jieun “ Ne kau harus mentraktirku “ Minho tersenyum penuh ketulusan .

“ Sudah ku bilang kan Jieun sebaiknya kau bekerja di perusahaan appa bersama oppa mu itu “ Ujar Eomma Jieun seolah ingin memulai peperangan di anntara keduanya “ eomma sudah ku bilang kan , aku tidak cocok bekerja disana tidak nyambung dengan jurusan kuliah yang aku ambil “

“Ya sudah kalau begitu kau menikah saja dengan Minho “ Sontak semua tersedak mendengar ucapan eomma Jieun yang asal berbicara saja “ Uhukk , Uhukk” nyaris semua terbatuk dengan ucapan eomma Jieun , Terutama Minho dan Jieun yang sangat kaget .

“Eomma kau ini berbicara apa sih “ Jieun sangat kesal dengan ucapan eommanya yang asal  saja “ Wae? Minho terlihat anak yang baik .. Aku tidak pernah salah dalam menilai orang “ Lagi – lagi keadaan semakin memanas .

“ Yeobo kau jangan berbicara asal saja , Minho saja sampai terkaget mendengarnya .. Lagi pula Minho temannya Jinki .. Iya kan Jinki “Ujar appa Jieun ,  Jinki yang memang kaget tapi dia mempunyai fikiran lain “ Dia memang temanku , Tapi kalau mereka ingin menikah aku tidak melarang “

“ Uhukk , Uhukkk” Ucapan Jinki bukan menenangkan namun menimpali “ Oppa , Kau juga kenapa ikut-ikutan eomma sih “Jieun menatap kesal Jinki

“Yeobo aku berbicara seperti itu karena kita juga sudah kenal baik dengan orangtua Minho , Jadi aku tidak salah bicara .. Jinki pun sepertinya setuju “ Mendengar ucapan istirnya sang suami menganggukan kepalanya “ Sepertinya kau benar Yeobo”

Jieun merasa frustasi dengan ucapan yang terlontar dari keluarganya ini , Dia melirik kearah Minho yang masih sangat kaget dan sedikit menahan tawa karena ucapan keluarganya ini ..

“ eomma , appa ,jinki oppa berhentilah berbicara seperti itu .. Taeyeon eonni , Hyejin kalian tidak ingin menimpali kan .. awas “ Seolah mengerti Taeyeon hanya tersenyum sambil membekap mulut anaknya “Omo bagaimana bisa kalian berbicara seperti itu membuatku malu saja , Kesannya aku tidak laku saja .. Tidak kah kalian berfikir kalau Minho oppa sudah menikah “

“ Aku belum menikah “ Ujar Minho tiba – tiba membuat yang lain terarah padanya , Terutama Jieun yang tidak percaya “BElum menikah ?”

“ Ne, Aku memang belum menikah “ Terang Minho lagi meyakinkan keluarga Jieun “ Oppa , Umurmu dan Jinki oppa kan sama ! Seharusnya kau sudah menikah ?” Jieun benar – benar tidak percaya dengan pernyataan Minho .

“Ya, Umur tidak menjamin Jieun-ah .. Kau pun tidak sadar umurmu kan , Jiyeon saja sudah menikah “ Sindir Jinki sambil melirik kearah Jieun dan Minho “ OPPA”Jieun hanya dapat menatap sebal Jinki .

“ Jinki benar umur tidak menjamin .. Lagi pula aku sudah berjanji pada seorang yeoja untuk menikahinya apabila kembali ke Seoul “ Jieun langsung membulatkan matanya karena ucapan Minho “ Omo Jinjayo ? Kau tidak pernah bercerita hal ini padaku oppa , Jadi kau kembali untuk menikahi seorang yeoja .. Siapa yeoja itu oppa?”

Minho hanya terdiam , entah apa yang dia fikirkan “ Ahh sepertinya kau gagal menikah dengan Minho , Dia sudah mempunyai yeoja yang di cintai .. Kenapa nasib jodohmu sangat rumit Jieun-ah “ Ujar Eomma Jieun yang lagi – lagi asal berbicara ..

“ Halmoni .. Lagi pula Jieun ahjjuma tidak cocok dengan Minho ahjjusi .. Jodohkan saja dia halmoni “Ledek Hyejin sambil menjulurkan lidahnya pada Jieun “ YA , Lee HYEJIN NEO…” Melihat Jieun yang sudah marah besar Hyejin langsung bangkit dari kursinya dan Jieun pun mengejar Hyejin yang berusaha menghindar ..

Melihat aksi Jieun dan Keponakannya itu yang kejar – kejaran membuat yang lain tertawa melihatnya , Tapi pemandangan ini memang tidak asing lagi bagi keluarga Jieun , Karena Hyejin memang suka sekali meledeki Jieun ..

“ Ahh kapan dia bisa melupakan cinta pertamanya itu “ Gumam eomma Jieun sambil menatap anaknya dengan miris , Mendengar hal itu semua hanya dapat diam saja .. Minho pun hanya dapat menatapi Jieun penuh sendu .

****

Di tatap sebuah gembok berwarna kuning oleh Jieun , Gembok di mana terdapat sepucuk kertas kecil pengharapan yang dulu pernah dia buat dan dia taruh di gunung namsan tempat dimana banyaknya gembok terkait pada pagar – pagar ..

Pengharapan itu di buat ketika Jieun sma , Ternyata memang terpaut rapi di antara gembok lainnya.

“ Sadarlah aku mencintaimu sunbae !

Aku berharap kau bahagia meski bersamanya..

Karena bahagiamu , bahagiaku juga

Cinta pun tak harus memiliki ”

Segurat senyuman tergores dari bibir Jieun “ apa aku terlalu mencintaimu ? sampai – sampai aku membuat permohonan agar kau bahagia meski bersamanya ? sungguh aku sangat naïf saat itu“

“ Begitu sulitkah kau melupakan namja itu , Padahal 10 tahun sudah berlalu “ Jieun langsung menoleh ke sumber suara “ Minho oppa “ Minho memang sedari tadi berada di belakang Jieun , Dia hanya tersenyum dan berdiri di samping Jieun ..

“ Bagaimana kau bisa ada disini oppa “

“ Tidak ingatkah ini tempat favoriteku juga “ Jieun tersenyum . Dia tahu betul Minho memang menyukai tempat ini “ Pertanyaanku tadi tidak kau ingin menjawab ?” Jieun hanya dapat menghelakan nafasnya saja mengingat ucapan Minho tadi “ Ahh sepertinya kau benar – benar sulit melupakan namja itu “

“ Aniyo , aku sudah melupakannya “ Minho mengerutkan alisnya dan menatap Jieun “ aku tidak yakin kau sudah melupakannya , Ucapanmu berbeda dengan sorot matamu “

“ Oppa” Minho hanya tersenyum “ Aku tahu betul sikap kau Lee Jieun , Benarkan apa yang ku bilang tadi ?” Jieun menghelakan nafas beratnya “ aku sudah tidak pernah memikirkannya , Tapi bayangnya selalu ada oppa “

Pletaak

Pukulan kecil mendarat di kepala Jieun “ Issh appo” Jieun mengelus kepalanya “ Babo itu sama saja kau memikirkannya ! apa kau sudah mencoba untuk membuka hatimu untuk orang lain ?” Jieun mengelengkan kepalanya .

“ Pantas saja .. Cobalah buka hatimu untuk orang lain , Mencoba menerima namja lain memasuki relung hatimu Jieun .. aku yakin kau bisa melupakannya “ Jieun sadar betul ucapan Minho sangat bermakna sekali , Bahkan Minho menatap Jieun penuh arti.

“ Tapi aku tidak sedang dekat dengan namja saat ini “ Pernyataan polos Jieun membuat Minho menahan tawa “ Babo ! Aku akan membantumu” Jieun mengerutkan alisnya “ Membantuku ?”

“ Geure ! Aku akan membantumu melupakannya “

“ Oppa , kau dan keluargaku tidak sedang sekongkol akan menjodohkanku kan ? Mengenalkan ku dengan para namja yang tak akan ku kenal ?” Minho tertawa terbahak – bahak “ Hahaha ternyata sikap polosmu itu tidak berubah Jieun , Geure aku bersekongkol dengan kerluargamu.. Wae?“ Minho menahan tawanya melihat ekpresi Jieun .

“ahh sepertinya takdirku memang pada perjodohan .. Keunde, apa tidak merepotkanmu apabila kau mencarikan namja untukku ? Bagaimana kisah cintamu oppa , Bukan kah kau akan menikahi seorang yeoja .. Persiapan pernikahan kan tidak mudah oppa , Kau sangat mencintai yeoja itu oppa ?”

Minho hanya tersenyum mendapati pertanyaan seperti itu “ Jieun-ah bukan kau butuh pekerjaan ? Kebetulan di TK milik appaku,Guru kesenian mereka sedang cuti melahirkan ! Jadi di TK itu membutuhkan guru pengganti sementara untuk mengajar kesenian , Apa kau berminat ?”

Setelah perusahaan appa Minho sekarang di tangani oleh Minho , appa Minho membuka beberapa cabang sekolah di Seoul ..

“ Sebuah TK ? Omo anak kecil semua” Jieun membayangkan bagaimana apabila dia berada di tengah – tengah anak kecil yang masih berumur 5 tahun dan di bawah itu “ Ne, Wae? “

“ aniyo , hanya saja aku takut tidak bisa mengajar anak TK “ Minho mengangguk mengerti “ Arayo , Keunde Di smp dan Sma milik appa belum menerima guru kesenian lagi .. yang ada hanya di TK , Itu pun kau hanya menggantikan guru kesenian itu selama sebulan “

“ Oppa , Seharusnya kau tidak perlu repot – repot mencari perkerjaan untukku !  Tapi mengajar anak TK akan menjadi pengalaman baruku , Aku akan mencobanya “

“ Jinja , Jadi kau mau mengajar sementara di TK itu ?” Jieun tersenyum dan menganggukan kepalanya “ Walau aku yakin akan mendapat banyak kesulitan mengajari anak kecil , Tapi itu hal yang menarik .. Telebih lagi pekerjaan ini memasuki criteria bidang keahlianku , aku pun sudah lelah menganggur dan berpergian tidak jelas seperti ini “

“Baiklah kalau begitu aku akan bilang pada appa .. Anggap saja pengalaman sebulan ini bersama anak – anak kecil “ Ledek Minho sambil mengacak lembut rambut Jieun “ Arayo .. Gomawo oppa “

“ Tapi ini tidak gratis “ Jieun membulatkan matanya “ Sekarang kau harus mentraktirku coklat hangat , ahh apa kau tidak sadar cuaca semakin larut semakin dingin “ Jieun tersenyum  melihat tingkah Minho seperti ini .

“ arayo , Hanya coklat hangat saja kan .. Kajja” Tanpa persetujuan Minho tangannya sudah di tarik Jieun , Mendapati hal ini Minho hanya dapat tersenyum saja ..

****

“ Eomma kenapa kau membelikan pakaian sedewasa ini sih “ Jieun baru saja turun dari tangga sambil begerutu karena pakaian yang di beli oleh eommanya terkesan dewasa ..

eomma Jieun yang tengah berbicara dengan Minho sontak terarah pada Jieun , Begitu  juga dengan Minho yang memang berada di rumah Jieun langsung terarah padanya . Ya, Minho sengaja menjemput Jieun untuk menemaninya ke TK milik appanya . Dimana hari ini hari pertama Jieun bekerja di TK tersebut walau hanya sebulan saja .

Eomma Jieun dan Minho hanya terdiam membeku sambil menatap Jieun dari atas sampai bawah “ Tuh kan kalian menatapku seperti itu , eomma pakaian ini terlalu dewasa “ Jieun merasa risih di padangi seperti itu .

“ Aniyo .. Neo jeongmal yeoppo ! eommamu tidak salah memilih pakaian “ Ucap Minho membuat Jieun sangat kaget begitu juga dengan eomma Jieun terarah pada Minho lalu tersenyum puas “ Aku menatap seperti itu karena kau terlalu cantik chagi “ Ujar eomma

“ Jinja ? aku takut tidak cocok eomma .. Aku takut terlihat terlalu dewasa eomma “Minho mengelengkan kepalanya sambil menatap Jieun “ Kau cocok memakai itu , Justru terlihat dewasa kau sangat cantik “Jieun mengerutkan alisnya dan menatap curiga pada Minho

“ Oppa , kau tidak sedang meledekiku kan ?” Minho mendengus “ Ya , sudah bagus ku puji .. jarang – jarang aku memuji seorang yeoja “ Memang benar adanya Minho biasanya meledek Jieun dan untuk pertama kalinya dia memuji Jieun .

“ Kajja , Kau tidak ingin hari pertamamu terlambat kan ?”Minho langsung menarik tangan Jieun namun sebelumnya dia menyapa eomma “ Annyeong ahjjuma aku membawa anakmu dulu ne ..” Mau tidak mau Jieun hanya dapat diam karena genggaman tangan Minho sangat erat .

****

Kali ini Jieun sudah berada di TK yang bernamakan Nollawa , Bahkan kali ini Jieun dan Minho tengah berbicara banyak dengan kepala sekolah disini Tiffany ..

“Minho-ya aku fikir dia yeojachingumu “ Medengar hal itu Jieun membulatkan matanya “ Aniyo nuna , dia adiknya temanku ! Dia memang membutuhkan pekerjaan “ Pernyataan Minho cukup membuat Jieun tenang .

“ ahh sayang sekali , padahal kalian sangat serasi .. Jieun-si , tidak apa – apa aku memperkejakanmu hanya sebulan ?” Jieun menganggukan kepalanya “ Ghewencana eonni , Aku pun ingin mencari pengalaman saja “

“ Keunde .. KAu harus bersabar menghadapi anak kecil disini “ Jieun hanya tersenyum “ Arayo , Aku akan berusaha bersosialisasi dengan mereka “ Minho tersenyum dengan jawaban Jieun .

“ Baguslah , Kalau begitu akan ku antar kau ke kelas B “Jieun hanya dapat menuruti saja seraya mengikuti tiffany dari belakang , Tapi sebenarnya Jieun sangat tegang .

Sampai di depan kelas Minho memang sedari tadi menatap canggung Jieun “ Jieun-ah , Tiffany nuna sepertinya aku harus pergi .. Aku tidak ingin menganggu Jieun yang mengajar “ Ujar Minho

“ Ahh ne Minho , aku akan menjaga Jieun mu ini “ Ujar Tiffany , Minho tersenyum saja mendengarnya “ Geure kau harus menjaganya , Jieun-ah rileks lah sedikit tidak perlu memasang wajah tegang seperti itu .. aku yakin kau pasti bisa menaklukan hati mereka “ Jieun cukup kaget karena Minho mengetahui keadaannya saat ini ..

“ Ne, Oppa doakan saja “ Jieun menghelakan nafasnya “ Tentu saja aku akan mendoakanmu ! Nanti aku akan menjemputmu “ Jieun mengerutkan alisnya “ Oppa , aku bisa pulang sendiri ..kau tidak perlu menjemputku “

Minho mengelengkan kepalanya “ Aku yang mengantarkanmu kesini .. Aku juga yang akan menjemputmu untuk pulang , tidak boleh menolak “

“ Arayo “ Akhirnya kata itu yang terlontar dari mulut Jieun , Minho hanya tersenyum puas lalu pergi dari hadapan mereka berdua . Namun dari kejauhan Minho berbalik lagi kearah Jieun dan berteriak “ LEE JIEUN FIGHTING , KAU PASTI BISA “

“ Omo sepertinya dia sangat  antusias menyemangatimu Jieun-ah “

“ Minho oppa memang seperti itu eonni “ Jieun menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan di balas dengan senyuman tiffany yang penuh makna .

“ Masuklah “ Tiffany membukakan pintu untuk Jieun agar masuk ke kelas “ anak – anak kita kedatangan guru pengganti Hara Sonsaengnim “ Ujar Tiffany dengan lembutnya dan menyuruh Jieun memperkenalkan diri “ Annyeonghaseyo , Lee Jieun imnida “ sapa Jieun dengan lembut

“ Hara Sonsaengnim kenapa di gantikan sonsaengnim ?”Tanya salah satu murid kecil yang berada disini

“ Hara sonsaengnim tengah cuti melahirkan , Jadi untuk sementara guru Jieun sonsaengnim yang akan mengajar kalian “ Semua murid mengangguk saja “ Apa Jieun sonsaengnim bisa berdongeng juga seperti hara sonsaengnim “ Tiffany melirik pada Jieun

“ ahh ne nanti aku akan berdongeng untuk kalian “

“ Jinja?” ucap para murid

“ Ne “ Jieun meyakinkan para murid itu , Tiffany tersenyum puas “Baiklah kau mulai saja ne mendongengnya “ Jieun menganggukan kepalanya dan Tiffany meninggalkan Jieun begitu saja di dalam kelas ..

“ Baiklah aku akan berdongeng , Kalian ingin cerita apa ?”Jieun mengambil beberapa buku cerita dari lemari dan duduk di antara mereka “ aku ingin snow white , Cinderella , peperangan “ Secara bersamaan anak murid itu berbicara membuat Jieun kebingungan .

“ ahh bagaimana kalau aku berdongeng Snow White “Akhirnya Jieun mengambil keputusan tersebut “ Horree ne snow white saja”Para murid yeoja sajalah yang berseru tidak dengan namja mereka menghelakan nafas saja ..

“ Ya sudah kalian dengarkan baik – baik ne , Pada suatu hari..” Jieun mulai bercerita , Di awal semua memperhatikan Jieun bercerita .. Namun tepat pertengahan semua murid hanya diam saja entah mendengarkan , entah mereka suntuk mendengarkan cerita Jieun ..

Jieun terus saja bercerita dengan asiknya tanpa menyadari di hadapannya saat ini , Menyadari suara bising Jieun teralih pada anak didiknya saat ini .. Ternyata mereka disibukan dengan aktivitas mereka , Ada yang berlari mengelilingi ruangan , Ada yang bermain dengan bonekanya sendiri , Ada yang memainkan rubik , ada yang memainkan permainan yang ada di kelas ini ..

“ Kalian masih mau mendengarkan aku bercerita tidak ? Baiklah aku akan terus bercerita sampai selesai ne “ Jieun seperti orang bodoh yang terus berceloteh namun tidak di dengarkan oleh anak kecil di hadapannya , Di sadari olehnya sama sekali tidak ada yang mendengarkan dia bercerita ..

Mata Jieun menelusuri tingkah satu persatu anak muridnya , Tapi sedari tadi dia menyadari kalau ada seorang anak yang memperhatikanya bercerita dari tadi , Dia duduk sambil menaruh keduatangannya tepat di dagunya ..

Karena itu Jieun menyelesaikan ceritanya sampai tuntas dan menghampiri anak murid itu “ Sedari tadi kau memperhatikan aku bercerita ?” Tanya Jieun pada anak itu , anak itu menganggukan kepalanya ! Anak ini terlihat sangat tampan matanya yang bulat membuatnya terlihat lucu ..

“ Tapi yang lain tidak memperhatikan aku berdongeng , Sedangkan kau memperhatikanku sejak tadi  ” Anak itu melipat kedua tangannya di meja lalu menatap Jieun “ Kata appa , aku harus memperhatikan sonsaengnim berbicara .. walau dongengnya membosankan “ Jawabnya polos

Jieun menggaruk kepalanya sendiri karena malu “ ahh jadi ceritaku membosankan “ Anak itu mengangguk polos “ Mianhae , aku membuatmu merasa bosan dengan ceritaku “ anak itu hanya menatap Jieun datar “ Emm Nuguya ?”

“ Kim Daniel Imnida” Jawab anak itu dengan suara yang lucu , wajar suara anak yang memang masih berumur 5 tahun masih terdengar sangat lucu “ Kim Daniel ? Nama yang bagus .. Daniel-ah apa kita bisa menjadi teman ?” anak yang bernama Daniel itu lagi – lagi menatap datar Jieun dan meninggalkan Jieun begitu saja tanpa sepatah katapun .

Hal ini membuat Jieun terdiam “ Omo apa anak kecil sekarang sering berlaku seperti itu pada orang yang lebih tua “ Jieun menglengkan kepalanya memaklumi sikap anak kecil .. Tapi kenapa Jieun merasa berbeda seolah Daniel enggan berteman .. Dia lihat juga Daniel pergi ke pojok sambil menatap keluar jendela “ada apa dengan anak itu ?” hanya itu pertanyaan yang ada di otak Jieun saat ini .

****

“ HAHAHAHA “ Tawaan meledak tepat di ruang makan “ Kau benar – benar tidak berbakat menjadi guru TK Jieun .. Sampai – sampai tidak di perhatikan seperti itu “ Jinki semakin terpingkal mednengar cerita Jieun adiknya itu .

Memang saat ini semua keluarga Jieun tengah berkumpul , Bahkan Minho pun yang memang tadi mengantarkan Jieun pulang alhasil dia di haruskan makan bersama terlebih dahulu oleh eomma dan appa Jieun .

“ Oppa , Jangan meledekku seperti itu “

“ ahjjuma ,padaku saja kau sering berteriak – teriak .. bagaimana muridmu bisa tahan bersamamu “cibir Hyejin membuat Jieun semakin kesal “ Kau saja suka meledekiku dan menyebalkan , maka dari itu aku sering berteriak padamu “

“ Ahh hari pertama saja sudah gagal .. Ottokhe “ Jieun mengacak – acak rambutnya frustasi “ Jangan menyerah , terus berusaha mendapatkan hati mereka “ Ujar Minho sambil mengunyah makananya.

“ Jieun-ah menghadapi anak kecil itu bukan bersabar satu kali atau dua kali , Kita harus terus bersabar menghadapinya secara dewasa .. Nanti juga kau akan mendapatkan hasilnya , turuti keinginan mereka dan cari celah kesukaan mereka “ Ujar Taeyeon memberi saran pada Jieun , Membuat yang lain terkagum dengan ucapannya .

“ Kau dengar kan istriku berbicara , Bersabar itu kuncinya “ Jieun menganggukan kepalanya seolah mendapat penyemangat baru “ emm arayo .. Gomawo “ yang lain hanya tersenyum dan kembali melanjutkan makan mereka ..

****

_Dua hari kemudian_

Sudah dua hari tidak ada perkembangan sama sekali untuk Jieun , Keadaan tetap sama .. Setiap Jieun bercerita atau berbicara tidak ada yang memperhatikan kecuali anak yang bernama Daniel , Dia mendengarkan Jieun berbicara namun setelah Jieun selesai berbicara dia kembali dengan kesibukannya ..

Padahal dia sudah memakai cara yang di katakan Taeyeon , tetap saja nihil hasilnya .. Dia sudah berusaha dan bersabar , Tapi mau tidak mau dia tidak boleh menyerah begitu saja ..

“ Kau masih bersabarkan mengajar anak – anak disini ?” Tanya Tiffany yang tahu Jieun terus berusaha bersabar “ Ne, Kau tenang saja eonni .. aku tidak akan menyerah “

“ Baguslah , menarik perhatian seorang anak kecil memang sulit .. Tapi aku yakin kau bisa Jieun “ Jieun tersenyum saja , Tapi matanya menangkap seseorang di belakang balkon sekolah ini tengah memandangi teman – temannya yang bermain sambil menopang dagunya di pagar .

“Eonni , aku perhatikan anak itu jarang bermain dengan teman – temannya “Tiffany tersenyum miris memandangi anak itu “ aku juga tidak mengerti dengan anak itu , Daniel dia terlalu sulit di ajak bicara .. Tapi sepertinya dia memang tidak berminat bermain dengan teman – temannya “

“ Emm pantas saja , Aku mengajaknya untuk berteman . Tapi dia malah meninggalkanku “ Tiffany tertawa kecil mendengarkannya “ anak itu memang bersikap seperti itu . Eoh Jieun-ah aku harus pergi dulu keruanganku ne , Masih ada pekerjaan yang harus ku kerjakan “ Jieun hanya mengangguk dan tiffany pergi begitu saja .

Jieun menatap Daniel dari luar jendela , entah kenapa kata hatinya harus menghampiri anak kecil yang asik berpangku dagu dipagar .

“ Kau tidak bermain dengan temanmu yang lain “ Ujar Jieun yang ikut berpangku dagu , Daniel menyadari kehadiran Jieun , Dia menatap sebentar pada Jieun lalu kembali memperhatikan kembali teman – temannya bermain dan ada beberapa anak yang tengah di suapi makan oleh eommanya  “ Aniyo “ Jawab Daniel

“wae?” Daniel tidak menjawab ucapan Jieun sama sekali , Jieun mengikuti penglihatan Daniel .. Terlihat jelas Daniel tengah memperhatikan beberapa temannya yang tengah di suapi oleh eommanya dan beberapa dari mereka di pangku .

“ Wae? Apa kau merindukan eommamu ? atau kau sedih karena eommamu tidak datang kesekolah untuk menyuapimu ? “ Daniel langsung menatap tajam Jieun dan berlalu bergitu saja namun

Brugggg

Bekal yang terselip dari tangan Daniel terjatuh berserta isinya , Daniel hanya menatap sebentar bekal itu dan berlalu meninggalkan Jieun berserta bekalnya itu” Daniel bekalmu “

Jieun sama sekali tidak mengerti dengan sikap Daniel saat ini “ apa aku salah berbicara .. omo kenapa anak kecil sulit sekali di mengerti “ Jieun memperhatikan apa yang di lihat Daniel tadi , pemandangan dimana para orang tua sibuk memberi makan anaknya , memberi kasih sayang mereka terhadap anaknya ..

Sepertinya Jieun mengerti mengapa Daniel bersikap seperti ini” Omo tidak seharusnya seorang eomma tidak datang di saat anaknya tengah istirahat dan butuh di suapi “ sungguh Jieun jadi merasa bersalah pada Daniel , Secara perlahan dia membersihkan bekal Daniel ..

*****

Jieun tersenyum riang seolah mendapatkan sesuatu yang berharga .. Tidak justru dia mendapat sebuah ide yang cemerlang untuk menghadapi anak didiknya saat ini .. Tangan kananya terdapat sebuah bekal yang dia buat kemarin dan di sebelah kirinya terdapat sebuah bok besar berbentuk gitar ..

“ aku tidak ingin membuat anak kecil kecewa .. aku ingin membuat mereka tersenyum” Gumam Jieun dan secara perlahan dia membuka pintu kelasnya “ Pagi anak – anak “ Jieun tersenyum riang membuat para murid itu terdiam dengan bawaan Jieun tidak mengerti apa yang akan di lakukan Jieun saat ini ..

****

Review

” Daniel-ah mianhae waktu itu sudah berucap yang salah padamu”

” Bisa kah kau mengajari aku bermain gitar sonsaengnim ?”

****

” Kau tidak pulang daniel-ah ?”

” Sonsaengnim bisa kah kau mengantarku pulang ?”

****

” Key Sunbae “

” Appa , Aku menunggumu terlalu jadi aku meminta antar sonsaengnim”

***

“Mampirlah dulu ke dalam kau sudah mengantarnya”

****

” Kenapa di saat aku membuka hati untuk orang lain , Kau malah muncul kembali .. WAE????”

****

Mungkin itu Review buat selanjutnya ..

Gaje ya FFnya , Mianhae .. aku juga belum munculin Key disini mianhae mungkin di part 2 aku munculin dia .. Menurut kalian ini jadi 2 shoot atau chapter ? tapi masih bingung deng . hahaha *author odong*

disini kenapa aku milih Cast Minho .. Kalian inget kan di salamander guru IU jadi cameo di situ , ga tau kenapa liat Minho sama IU cocok aja . hahaha *di amuk Key * Jadi aku milih dia deh .. Kenapa Minho baru muncul disini ?

sebenarnya di part sebelumnya Minho juga ada tapi lebih di latar belakang , kan lebih ngisahin percintaan dan perasaan Jieun ..

aku harap kalian ga kecewa ne .. Oiia mian aku ga post FF Me and Dad cush emang belum aku lanjutin .. maklum ne waktu itu sempet sakit n di rawat jadi baru sempet trus dapet ide kaya gini *author curcol gpp ya * hehe

Gomawo bagi yang udah baca .. Hug buat reader setia saya .. Muuuaaaccchh bareng SHINee .. *najoosss*hahahaha

21 thoughts on “Marry U .. (Part1)

  1. Ya tuhan jieun masih bertahan dgn 1 cinta selama 10 tahun….
    Daniel anaknya key ma krystal, trus kemana kystralnya?????
    Minho kyknya suka ma jieun… Kalo jodoh tak kan lari kemana…

  2. ceritanya bagus bgt. Kasian jieun, selama 10thn masih belum bisa ngelupain key. Aku sih berharapnya jieun sm minho coz aku suka mereka b2 cocok apalagi pas di salamander..keke Ditunggu kelanjutannya ya (:

  3. Thor daebak! Di lanjutin lg crita’a#hati berseri-seri, kegirangan#*cium author*
    Aku sukaaaaaaa banget ma eunkey(jieun key) couple dlm crt eonie! Sempet kecewa pas tau key dah nikah.. Hiks hiks. Tp gak papa… 2shot aj deh thor biar gak panjang#ketahuan ngebet baca# cepetan ya, q janji deh bakal jd orang pertama yg comment🙂

  4. EONNI BAGUS BANGET …. lanjutkan yaaaa plisssss
    daniel anak siapa
    key sma kristal apa bener menikah
    huftttttt
    im riskamaya reader barumu
    gomawo

  5. yeyeyeyeye.. Akhirnya di bikin juga lanjutannya . Dibikin chapter aja cingu, soalnya takut gantung ceritanya kalo dibikin 2shoot. Takut kecepetan gitu ceritanya.. Hehehe #bilang aja suka FFnya makanya gak pengen end# kayanya minho suka sama IU yah? *soktau*cepet next yah cingu.. HWAITING..

  6. Sumpahhhhh,,,,ini keren bgttttt,,,,kasian sih sm jieun,,,,tp kayaknya minho suka ya sama jieun,,,pastilah dy dtg ke namsan waktu itu,,,,kasian jg klo g jd sm jieun,,,,krystal meninggalkah!!!???kasain daniel,,,,ommmmoooo itu anak cocok bgt jd anak key,,,,,dtggu lanjutannya saeng,,,,

  7. eoniiiii lanjutannya dunk penasaran niy..
    mndng bikin chapter aj byar ga gantung..
    *padahal siy pngn baca ampe detail
    haha…
    hwaiting eoniiii…

  8. Kyyaaaaa Erma mianhae aku ketinggalan bacanya,aku baca part yg part 3,disitu aku mikir aku dah baca yg part 1 ama 2 apa blom soalnya aku lupaa udah lama bgt yaa -____- dan kayaknya aku blom baca,klo udah baca juga lupa jadi gak salah juga klo baca lagi..hehe

    Soalnya udah lama bgt gak buka2 blog kamu😀 jadi ini ceritanya nyambung2 ama cerita yg cast nya IU sebelumnya?? Rada2 lupa2 ingat :p

    Ehhhmmm gak banyak komentar deh,stiap baca ff kamu mah kerasa banget ama hati,dari dulu ff kamu bagus2 apalagi klo castnya si Minho waahh aku tambah girang hehe..

    Yoowiiss aku langsung baca part 2 deh😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s