Me and Dad Part 10

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Me and Dad

Ganre ::AU , Angst , Family , Romance

Rating : Teenager

Length :: Chaptered

Summary ::  Saranghae Appa ..

BackSound : Park Yoochun – The empty space for u , Kim Jaejoong – II’I Protect u , Kim Junsu –  You are so beautiful ,  A Pink – Hope you like us , Jung Yonghwa  – I Miss U ,Kang Minhyuk – Star  , JYJ – In Heaven , JYP – Falling .

Disclaimer :: FF ini hanya fiktif belaka , Semua cast milik pembaca anggap cast ocs itu diri kalian .. Cerita hanya milik saya dan murni dari otak saya .. Kekke~

Main Cast ::

  • Kim Jaejoong
  • Kim RaeMi ( YOU )
  • Kim Raeyeon
  • Choi Minho

Other Cast 

  • Park Yoochun
  • Lee Jinki
  • Lee Taemin
  • Lee Sueun
  • Park Hyeshi

Part 1Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9

Siang ini RaeMi tengah menikmati pekarangan taman di rumah Minho yang ternyata banyak berbagai bunga .. Dia terduduk tepat di rerumputan segar , Teringat semalam dimana dia menangis dalam diam dan kata – kata Minho masih tertekam jelas di otaknya ..

Ucapan Minho yang mengatakan kalau teman – temannya mencarinya , Bagitu juga Jaejoong yang mencarinya .. Apa itu benar adanya ? hanya itu pertanyaan yang terlintas dari otak RaeMi ..

“ RaeMi nona , Maaf menggaanggu .. ada yang mencarimu , dia berada di ruang tengah “ Uajr Seseorang mengangetkan lamunan RaeMi yang ternyata salah satu pelayan di rumah ini “ Nuguya ?”

“ Molla “ RaeMi mengangguk mengerti dan berkata “ Gomawo”

“ Siapa yang mencariku ? Minho ? tidak biasanya dia menyuruh pelayan lain memanggilku , biasanya dia berteriak tidak jelas” gumam RaeMi ketika berjalan melewati lorong – lorong kamar ..

Tepat di ruang tengah  RaeMi melangkahkan kakinya dengan riang  , Terlihat Minho berada di ruang tengah itu “ Sunbaenim siapa yang men…”

Ucapan RaeMi tiba – tiba tertahan begitu saja ketika dengan jelas mendapati orang – orang yang dia kenal sudah berada di ruang tengah itu , Bahkan orang yang sangat dia kenal tengah memegang kopernya “ A.. a.. appa” RaeMi membekap mulutnya tidak percaya dengan pemandangan di depannya ini ..

******

Pulang sekolah seperti biasa Minho selalu datang ke apartment Raeyeon , Lagi pula semenjak menghilangnya RaeMi , Raeyeon jadi pulang lebih dulu di banding biasanya .. Bahkan hari ini dia tidak masuk untuk mengajar .

Sayangnya ketika Minho sudah berada di apartment Raeyeon , Ternyata tidak ada dirinya ..

“ Nuna Oddiseo ? ” Ujar Minho yang tengah menelpon Raeyeon

“ Aku berada di apartment Jaejoong , Wae?” Tanya Raeyeon di seberang , Mendengar hal itu membuat Minho membulatkan matanya “ MWORAGO ? Nuna berada di apartment ahjjusi menyebalkan itu , Untuk apa nuna berada di situ ? hah “ Minho sama sekali tidak menggubris pertanyaan Raeyeon tadi , Justru dia balik bertanya ..

“ Aiiissh anak ini , Mengapa kau bertanya seperti ini ? pertanyaan tidak penting , Aku tutup”

Tuttt tutttt

“ YA , NUNA .. NUNA “ Di sadari oleh Minho kalau Raeyeon sudah menutup telponnya , Bahkan Minho hanya bisa berteriak- teriak seperti orang bodoh pada ponselnya.

“ Aiissh orang ini kenapa menutup telponku seenak jidat , Aku kan belum selesai berbicara , Pertanyaanku pun belum di jawab .. Menyebalkan “ Gerutu Minho kesal “ Baiklah aku akan ke apartment ahjjusi menyebalkan itu “ Minho mengerucutkan bibirnya sambil berjalan keluar .

Tepat sekarang Minho sudah berada di depan apartment Jaejoong …

Ting tong ting tong

Dengan kasar Minho menekan tombol bel apartment Jaejoong , Entah lah dia tidak suka apabila tahu kalau Raeyeon berada di apartment Jaejoong..

Ting tong

Lagi – lagi Minho menekan dengan kasar , Sampai akhirnya Yoochun yang membukakan pintu apartment Jaejoong ..

“ Ya , Tidak bisa kau memencet bel sekali saja .. Kami mendengarnya “Dengus Yoochun , Tapi Minho hanya menatap tajam Yoochun “ Minggir aku ingin bertemu dengan Raeyeon nuna” Minho sedikit mendorong tubuh Yoochun dan memasuki aprtement Jaejoong seenaknya  ..

“ Aiiissh anak ini tidak punya sopan santun sama sekali “ Yoochun mengelengkan kepalanya melihat tingkah Minho yang seenak jidat itu dan mengikutinya dari belakang .

“ NUNA , Raeyeon Nuna “ Minho berteriak – teriak tidak jelas sambil menelusuri ruang apartement ini “ Nuna , Kau dimana ? Nuna “ Tapi tidak ada sahutan sama sekali , Tepat di ruang tengah Minho melihat Jaejoong yang di sibukan dengan ponsel serta laptop di depannya .

“Ya , Ahjjusi meneyebalkan kau menyembunyikan nunaku dimana ?” Jaejoong menyadari keberadaan Minho namun dia tidak menggubris ucapan Minho sama sekali dia lebih focus dengan ponselnya “ Isssh orang bertanya seharusnya menjawab “

PLETAK

Satu pukulan hangat mendarat di kepala Minho “ Isssh appo” Minho meringis kesakitan sambil mengelus kepalanya.

“ YA , Tidak usah berteriak seperti babo .. Tadi aku di toilet “Ujar Raeyeon yang memang memukul kepala Minho “ Lagi dari tadi aku memanggil tidak ada yang menjawab , Lalu si ahjjusi menyebalkan itu tidak menjawab pertanyaanku sama sekali” Tunjuk Minho pada Jaejoong yang masih saja sibuk dengan ponselnya .

“ Yoochun , Raeyeon .. Aku sudah memutuskan untuk membuat iklan pencarian RaeMi “ Ujar Jaejoong yang tiba – tiba saja berbicara kepada mereka berdua “MWO ? MELALUI IKLAN ?” Pekik Raeyeon dan Yoochun tidak percaya dengan ucapan Jaejoong .

“ Gheure , Wae?”

“ Jaejoong-ssi apa itu tidak berlebihan , Mencari lewat iklan .. Siapa tahu RaeMi masih ada di sekitar kita , Kita cari lagi saja dia sampai ketemu dan sedikit bantuan polisi “ Ujar Raeyeon yang memang menganggap itu berlebihan .

“ Belebihan ? Kau bilang ini berlebihan ? Hey ! Tidak sadarkah kau kita sudah mencari RaeMi beberapa hari ini , Tapi hasil nihil . Meminta bantuan polisi pun tidak ada hasilnya sampai saat ini .. Hanya ini satu – satunya cara untuk menemui RaeMi , Kalau kau tidak mau membantu lebih baik dari awal tidak usah ikut mencari RaeMi ” Tekan Jaejoong sambil menatap Raeyeon

“Aniyo , Jaejoong-ssi aku tidak bermaksud seperti itu .. Keunde..”Raeyeon memotong ucapannya dan ingin melanjutkannya kembali namun sudah di potong oleh Yoochun “ Jaejoong , Kau serius dengan hal ini ? membuat iklan di public?”

“ Gheure ? Kenapa sekarang kau yang bertanya seperti itu ?”

“ Aku rasa ucapan Raeyeon benar ini terdengar belebihan .. RaeMi baru hilang sekiranya seminggu kurang “ Jaejoong menatap kesal Yoochun “ Jadi kau fikir aku berlebihan ? Hah , Mencari anak satu – satunya yang hilang itu berlebihan ? HAH “

Yoochun menarik nafas beratnya “Dengarkan aku baik – baik Jaejoong .. Kau ingin memasang iklan di tv tentang kehilangan RaeMi , Iklan public yang akan di tonton jutaan orang termasuk Junsu hyung .. Apa kau tidak berfikir sebelumnya bagaimana kalau Junsu tahu RaeMi yang di titipkan padamu , Sekarang hilang begitu saja .. Kau akan semakin di anggap buruk  sebagai seorang ayah , Kalau pun RaeMi sudah di temukan .. Aku yakin Junsu tidak akan menyerahkan RaeMi lagi padamu , Dia akan mengambil RaeMi kembali .. Memangnya kau siap menerima konsekuensi hal ini ? Kau siap RaeMi tidak akan kembali lagi padamu ? Sadarlah kau sudah benar-benar menyayangi anak itu , anakmu sendiri , anakmu dan seora “

Medengar kata – kata yang keluar dari mulut Yoochun membuat Jaejoong tidak bisa berkata apa – apa “ Pikirkan hal ini sebelum bertindak Jaejoong “ Yoochun menimpali ucapannya , Jaejoong semakin tidak bisa berkata apa – apa  tubuhnya seakan melemas begitu saja ..

“ Aniyo , Junsu tidak boleh mengambilnya kembali .. Keunde, Bagaimana aku harus mencarinya dan menemukannya ? Bocah itu tidak seharusnya menuruti ucapan eommaku yang harus meninggalkan apartment ini “ Jaejoong menghempaskan tubuhnya di kursi , Dia meremas kedua tangannya seakan frustasi .

“ Aku tidak tahu harus melakukan apalagi Yoochun , Anak itu terlalu polos dan mudah di bodohi .. Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya “Lagi – lagi Jaejoong hanya bisa meremas kedua tangannya , Bahkan matanya sudah berkaca – kaca seolah ingin menangis namun dia tahan ..

“ Aku akan mencarinya sampai ketemu Jaejoong” Ujar Yoochun sambil menepuk pundak Jaejoong “ Nado , aku pun akan terus membantumu “ Sambung Raeyeon menepuk pelan bahu Jaejoong .

“ Bocah itu sebenarnya kau ada dimana ? “ Gusar Jaejoong semakin meremas – remas kedua tangannya “ Bocah babo , Jebal dorawa “

Sedari tadi Minho terus mendengarkan ucapan tiga orang dewasa di dekatnya ini , Bahkan dia merasa iba melihat kefrustasian Jaejoong .. Sebegitu frustasikah dia kehilangan RaeMi ? dan haruskan Minho memberi pernyataan kebenaran selama ini pada Jaejoong . fikir Minho

“ Ahjjusi , Sebenarnya …” Minho menggantungkan ucapannya membuat ketiga orang di hadapannya menatap bingung Minho “ Wae Minho-ya ?” Ujar Raeyeon

“ Sebenarnya selama ini RaeMi ada bersamaku “Akhirnya perkataan yang dia gantungkan tadi terucap pula da ketika orang di hadapannya mebelalakan matanya “ MWO ? RAEMI BERSAMAMU ?”

“ Minho-ya di saat seperti kau jangan bergurau “ Ujar Raeyeon yang belum mempercayai Minho “ Aniyo , aku tidak bergurau .. RaeMi benar – benar bersamaku , Selama ini dia tinggal di rumahku nuna “

Medengar hal ini semua semakin membelalakan matanya , Terutama Jaejoong yang langsung berdiri dan menatap tajam Minho , Sedangkan Yoochun berusaha medekati Minho  dia masih belum paham ucapan Minho “ Maksudmu selama ini RaeMi bersamamu ? Bisa kau jelaskan lebih detail”ujar Yoochun

“ Gheure , Saat malam di mana RaeMi kabur dari apartment ini , Aku tidak sengaja bertemu dengannya dan dia bilang ingin kembali ke pulau jeju .. Tapi dia bersikeras ingin ke jeju dan tidak ingin kembali ke apartementmu , alhasil aku memberikan penginapan di rumahku untuknya “ Jelas Minho

Jaejoong semakin menatap Minho tajam seolah geram dengan Minho “ Jadi selama ini RaeMi bersamamu , Kami mencari susah payah , berkeliling kota , menyebarkan gambar diri kehilangannya , Selama itu dia bersamamu ?” Minho mengangukan kepalanya

Jaejoong benar – benar geram dengan Minho yang ada di hadapannya “ WAE? Kenapa kau tidak memberitahu dari awal ? HAH “ Teriak Jaejoong sambil menatap tajam Minho , Tapi Yoochun memegang keras lengan Jaejoong takut terjadi hal tidak di inginkan .

Minho , Meski Jaejoong sudah menatapnya tajam .. dia sama sekali tidak takut dengan tatapan itu , Memang dirinya merasa bersalah tidak memberitahu tapi sepenuhnya dia sadar betul bukan salah dia “ Mianhae , Saat itu RaeMi tidak ingin aku memberitahu hal ini pada siapapun .. Saat itu aku benar – benar dalam posisi yang membingungkan “

“ Padaku juga kau masih menutup-nutupinya Minho” Ujar Raeyeon menatap tajam Minho “ Mianhae nuna , aku tidak bermaksud seperti itu .. Mianhae nuna “

“Sudahlah tidak seharusnya kalian menghakiminya , Sekarang yang terpenting kita sudah mengetahui RaeMi dimana . Sudah bagus Minho tidak membiarkan RaeMi pergi ke pulau Jeju malah memberi tempat tinggal padanya “ Ujar Yoochun yang memang kata – katanya selalu bijak

Jaejoong hanya menatap Yoochun yang memang ucapannya benar adanya .. Begitu juga dengan Raeyeon mengangguk mantap dengan ucapan Yoochun .

Jaejoong tidak berkata apa – apa lagi , Dia meraih kunci mobilnya yang berada di meja “ Tunjukkan arah rumahmu” Ujarnya sambil menatap Minho , Minho pun mengangguk mantap .. Sedangkan Raeyeon dan Yoochun cukup benafas lega seraya mengikuti Jaejoong yang berniat ke rumah Minho .

*****

Kali ini Jaejoong , Minho , Yoochun dan Raeyeon sudah sampai pada tujuan mereka , Yaitu ke rumah Minho .. Sampai disana Jaejoong meminta Minho untuk mengambilkan koper milik RaeMi agar dengan mudah Jaejoong membawa RaeMi pergi dari rumah ini ..

Sekarang empat orang ini tengah menunggu RaeMi yang memang berada di taman , Tidak menunggu lama karena saat ini RaeMi sudah ada di hadapan Jaejoong ..

Sungguh saat ini RaeMi tidak percaya kalau Jaejoong sudah ada di hadapannya “ aa.. appa” RaeMi masih saja terbata – bata dan membekap mulutnya , Matanya pun menangkap orang – orang yang dia kenal terutama Minho ..

“ Mianhae , Ini untuk kebaikanmu juga “ Ujar Minho  dan RaeMi mengerti akan ucapan Minho “ aa..appa..”RaeMi menatap Jaejoong yang sekarang memang tengah menatap tajam RaeMi , entah apa arti tatapan tajam Jaejoong itu ..

“ Kajja” Tiba – tiba saja Jaejoong langsung menarik tangan RaeMi , Namun RaeMi manahannya” Oddie?”

“ Pulang , Rumahmu bukan disini bocah” Jaejoong semakin menatap RaeMi tajam dan menarik kembali tangannya .. RaeMi sadar betul tatapan kesal Jaejoong itu , Lagi – lagi RaeMi menahan tangannya “ Shireo “

Tiga orang lainnya terbelalak kaget dengan ucapan RaeMi , Sedang Jaejoong terus menatap tajam RaeMi , Bagaimana bisa dia mengatakan ‘Shireo ‘ ..

“ Kajja” Seolah tidak perduli dengan ucapan RaeMi , Jaejoong kembali menarik tangan RaeMi “ Shireo , Appa Shireo “ Tahan RaeMi lagi

Kali ini Jaejoong semakin menatap tajam RaeMi dan

BRUKKKK

Jaejoong membanting koper milik RaeMi itu dan berteriak keras pada RaeMi “ WAE??? WAE SHIREO ??”

RaeMi langsung menunduk takut “ Appa jangan menatapku seperti itu , aku takut” Ujar RaeMi terbata – bata seraya menundukkan kepalanya dalam , Jaejoong menarik nafasnya seolah mengkontrol dirinya .

Melihat hal ini Raeyeon ingin menghampiri RaeMi namun Yoochun menahannya sambil menggelengkan kepalanya , Memberi kode ‘Biarkan mereka selesaikan masalahnya sendiri’.

“ Aku tahu ,aku salah sudah pergi begitu saja .. Mianhae appa”

“ Gheure kau salah bocah , Sangat salah “

“ Mianhae appa .. Keunde ini pun untuk kebaikan appa , Aku menyayangi appa , aku mencintai appa ,aku tidak ingin masa depan appa hancur karena aku “

“Kau bilang menyayangiku ,mencintaiku ? Tidak sadar kau sudah membuat orang khawatir ? Sedangkan sekarang kau tidak ingin pulang sama sekali “ RaeMi ingin menjawab ucapan Jaejoong tapi keburu di potong olehnya “ Puas kau membuat orang khawatir ? Puas membuat orang pusing mencarimu , Puas membuat orang menjadi frustasi karenamu .. Apa ini yang di bilang menyayangiku , mencintaiku ? hah “

“ aa appa” Lagi – lagi RaeMi hanya bisa terbata – bata dan kali ini air matanya mengalir begitu saja “ Cukup kau bertindak seperti ini RaeMi , Tidak kah kau tahu .. Semua mencarimu , mengkhawatirkanmu .. Setiap hari mencarimu dan menyebarkan selebaran , sampai lupa waktu .. Teman- temanmu pun melakukan hal itu , Apa kau tidak puas dengan hal itu RaeMi ? sedangkan kau tidak memikirkan betapa mekhawatirkannya mereka terhadapmu “

Jaejoong mengucapkan hal itu sambil mengigit bibir bawahnya menahan airmata yang ingin turun dari pelupuk matanya “ Appa mianhae , Jeongmal mianhae .. Aku melakukan ini untuk kebaikanmu appa “

“ Kau bilang kebaikan ? Kebaikan apa yang kau maksud , membuat orang khawatir karenamu ? Apa itu yang di katakan kebaikan ?”

“AKU ANAK HARAM “ Teriak RaeMi dengan lantai dan parau.

DEG !

Saat itu juga Jaejoong dan yang lain bungkam seribu bahasa .

“ Aku hanya anak haram yang masuk dalam kehidupanmu appa .. Semua orang menganggapku anak haram , Karena itu aku tidak ingin kehidupan appa hancur dengan kehadiranku .. Aku bukan anak yang di inginkan di dunia ini , Terutama di kehidupan appa .. Kalau aku bisa pun aku tidak ingin di lahirkan sebagai anak haram yang tanpa mempunyai appa “

Hening ~

Keadaan seakan terhipnotis dengan ucapan RaeMi , Bahkan semua menatap RaeMi penuh makna .. Air mata RaeMi pun tidak luput dari tiap kata yang terucap .. Begitu juga dengan Jaejoong yang menatap RaeMi sendu ingin sekali dirinya pun menangis saat itu namun dia tahan ..

“Dari dulu pun aku sudah di katai anak haram oleh teman – temanku dan saat itu pun hanya ucapan eomma yang dapat menenangkanku , Walau aku berusaha tegar .. Tapi tetap saja aku hanya haram yang tidak mempunyai seorang appa ,.. Betahun – tahun aku menerima perlakuan seperti itu dari teman – temanku .. Meski itu terasa sakit aku pun harus menerima kenyataannya .. kalau aku memang anak haram yang di lahirkan tanpa seorang ayah  .. Keunde eomma selalu mengatakan ‘ jadilah yeoja tegar , walau seberat apapun masalahmu , kau harus tegar’ itu lah kata – kata eomma yang membuatku seolah tidak terjadi apa – apa ..Karena itu appa ucapan halmoni pun benar , Lebih baik aku pergi dari kehidpanmu di banding aku tetap bersamamu yang akan menghancurkan kehidupanmu “

“ Lagi pula aku sadar appa tidak pernah menginginkanku ada bersamamu , aku sadar itu appa .. aku memang tidak pantas mempunyai seorang appa , Karena aku memang anak haram .. Gheure aku hanya anak haram .. Untuk apa aku hidup di dunia ini .. hikks .hiks” Tangisan RaeMi semakin meledak ketika semua kata – kata yang selama ini terpendam sudah di keluarkan , Dia menunduk  sambil terus menangis mengingat semua kejadian lalu.

Raeyeon dan Yoochun yang menyaksikan hal ini benar – benar tidak kuat , Mereka menangis dalam diam sambil terus menatapi RaeMi .. Minho pun yang mendengar hal ini diam – diam tanpa dia sadar air matanya jatuh begitu saja namun cepat – cepat dia seka .

Jaejoong ! Dia hanya dapat diam tanpa kata mencerna ucapan RaeMi , Dia menatap RaeMi dalam .. Dia sangat mencerna tiap kata yang keluar dari mulut RaeMi , Satu hal dia tidak bisa menahan tangisnya .. Air matanya jatuh bagitu saja ..

“Aku hanya anak haram … Hiks untuk apa aku hidup di dunia ini ..hiks” RaeMi terus begerutu tidak jelas sambil menangis sejadi – jadinya .

Menyaksikan hal ini Jaejoong benar – benar sudah tidak kuat lagi , Saat itu juga di raihnya tubuh RaeMi kedalam pelukannya “ Babo .. Bocah babo “ Gumam Jaejoong sambil memeluk erat RaeMi , Hal ini membuat RaeMi terdiam dan medongakan kepalanya menatap Jaejoong  ..

“ Babo , Mana ada di dunia ini anak haram “ RaeMi semakin menatap Jaejoong “ Semua orang menganggapku anak haram”

“Hanya orang bodoh yang beranggapan di dunia ini ada  anak haram .. Kau benar – benar babo mudah sekali percaya ucapan orang ,Kau bukan anak haram RaeMi-ah ! Bukan , Kau bukan anak haram .. Disini kau masih mempunyai aku neo appa “ Ucapan Jaejoong membuat RaeMi tercengang tidak mempercayainya ..

“ Kau masih mempunyaiku RaeMi , Kau masih mempunyaiku .. ara neo appa “Seolah tahu tatapan RaeMi yang masih belum mempercayai ucapan Jaejoong , Dia mengulangkan kalimat tadi “Appa”RaeMi benar – benar terharu dengan ucapan Jaejoong ..

“ Gheure ! Naega , Neo appa .. Jadi jangan pernah berfikiran kalau kau anak haram , Aku tidak suka hal itu ! Acuhkan orang yang mengataimu itu , Karena sesungguhnya kau mempunyai seorang appa “ RaeMi semakin tidak bisa berkata – apa dengan ucapan Jaejoong , Dia menatap bola mata Jaejoong penuh arti bahkan RaeMi menangis dengan ucapannya .

“Keunde bukankah appa tidak menginginkan kehadiranku ? Bahkan appa tidak menyayangiku kan ?” Jaejoong menghelakan nafas beratnya dan memegang kedua bahu RaeMi “Kata siapa aku tidak menginginkanmu ? Kata siapa pula aku tidak menyayangimu ?”

“Appa selalu marah – marah padaku , Bahkan selalu memanggil aku bocah .. Tapi bodohnya  kenapa aku menyukai hal itu “ Jujur RaeMi sambil mengingat saat bersama Jaejoong “ Babo , Sifat polosmu mengingatkanku pada eommamu Seora .. Kau benar – benar mirip sekali dengan Seora , Bagaimana bisa aku tidak menyayangimu “

Medengar hal itu RaeMi langsung tersenyum puas , Begitu juga dengan yang lain hanya bisa tersenyum mendengar perkataan Jaejoong “ Jinjayo? Appa menyayangiku ?” Jaejoong hanya tersenyum menjawab ucapan RaeMi “ Dorawa , Jebal dorawa “RaeMi menganguk mantap dan langsung memeluk Jaejoong erat “ Ne , appa “

“ Ahh kenapa suasananya menjadi sesedih ini sih “ Ujar Yoochun yang mendekati RaeMi dan Jaejoong “ Ya, Kim RaeMi memang sudah seharusnya kau kembali ke apartment namja babo ini “ Yoochun menepuk bahu RaeMi dan melirik Jaejoong ..

“ Gheure sudah seharusnya kau kembali RaeMi-ah , Membuat khawatir saja “ Ujar Raeyeon yang juga mendekati kedua orang ini , RaeMi menatap Raeyeon “ Mianhae eonni , Sudah merepotkan kalian semua “ Raeyeon mengegelengkan kepalanya

“ Gheure kalian sudah merepotkan , Ya ! Ahjjusi menyebalkan, Yeoja babo  tidak seharusnya kalian menjadikan rumahku tempat pencurahan hati “ Cibir Minho dengan sinis dan meledek

Pletaakkk

Satu pukulan mendarat tepat di kepala Minho “ NUNA “

“ YA , Bisa tidak kau bersikap manis di saat keadaan baru membaik “ Sekarang Raeyeon yang mencibir Minho dengan sinis “Issh kenapa semua membela dua orang ini sih “Dengus Minho

Melihat Minho yang kesal semua hanya tertawa saja , Sepertinya keadaan sudah membaik ..

“ Ya , Bocah tengik .. Gomawo” Ujar Jaejoong yang memang sedikit mau tidak mau berucap seperti itu “ Walau pun kau menyebalkan , Kali ini kau sudah menolongku .. Gomawo bocah tengik “ Lanjutnya sambil tersenyum pada Minho

Sedangkan Minho hanya tersenyum mendapati Jaejoong berkata seperti itu “ Sepertinya untuk mengucapkan terimakasih saja kau masih malu- malu ne , ahjusi menyebalkan “ Sindir Minho membuat yang lain tertawa

“ Issh sudah bagus aku berterimakasih , Dasar bocah tengik” yang lain hanya mengelengkan kepala saja mendapati Jaejoong yang seolah normal kembali .

“ Appa” Jaejoong langsung terarah pada RaeMi yang memanggil dirinya  “ Wae?”

“ Halmoni , Bagaimana dengan halmoni yang tidak menginginkanku “ sekarang RaeMi kembali memasang wajah sendunya , Jaejoong , Yoochun dan Raeyeon hanya bertatapan satu sama lain lalu mereka tersenyum “ Kau tidak perlu memikirkan itu RaeMi-ah “

“ Maksud appa ?” Lagi – lagi Jaejoong hanya tersenyum “Kau jangan memikirkan hal ini bocah , aku sudah mengatasinya “ Jaejoong menepuk – nepuk kepala RaeMi pelan

“ Jinjayo ?”anggukan kepala saja yang Jaejoong berikan “ Keunde .. Ucapan kau yang tadi bukan bermaksud untuk merayuku kembali ke apartementmu kan appa ?”

Medengar ucapan RaeMi yang terdengar polos membuat yang lain menahan tawa , Terkecuali Jaejoong yang menatap geram RaeMi “ Aiissh bocah ini , ucapan orang kau percaya .. Kenapa ucapan aku appamu sendiri sama sekali tidak kau percayai .. Ahhh aku benar – benar menyesal sudah berkata seperti tadi “

Seperti biasanya RaeMi memasang senyum polosnya , Hal ini semakin di tanggapi dengan tawaan yang lain .. Benar – benar keadaan sudah normal kembali ..

******

Hari ini Jaejoong dan RaeMi tengah berada di sebuah pemakaman orang yang sangat mereka cintai . Ya, Siapa lagi kalau bukan makam Seora .. Setelah kemarin kejadian mengharukan mereka lewati , Sekarang memang Jaejoong benar – benar ingin mengetahui makam Seora .

“ Seora-ah Mianhae , Selama ini aku tidak tahu kau menderita .. Keunde kenapa kau tidak mengatakan hal ini , Kenapa kau tidak memberitahu kalau kau melahirkan anak kita ? Wae? Seharusnya kau mengatakan dari awal akan hal ini Seora “ Air mata Jaejoong mengalir deras ketika mengucapkan kalimat itu tepat di depan makam Seora

“ Kau juga kenapa pergi begitu saja ? Secepat ini kah kau pergi dari dunia ? Aku belum meminta maaf padamu ,Aku merindukanmu Seora .. Jeongmal bogoshipo “ RaeMi hanya dapat memperhatikan Jaejoong dari samping , Mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Jaejoong membuatnya sedih dan menangis

“ Mianhae , aku sudah menjadi namja babo karena tidak mengetahui hal ini .. Mianhae karena aku hanya namja pecundang yang tidak bisa berbuat apa – apa untukmu , Mianhae karena aku tidak bisa membahagiakanmu saat itu .. Mianhae , Mianhae , Mianhae “ Saat itu juga RaeMi langsung mengenggam tangan Jaejoong menatap dalam dirinya “ Appa”

“ Ahh aku yakin kau tidak akan memaafkanku yang sudah terlalu banyak dosa padamu “ RaeMi mengelengkan kepalanya “ Aniyo appa , Eomma orang baik dan dia pasti memaafkanmu appa” Jaejoong malah menatap RaeMi “ Dari mana kau tahu hal itu ?”

“ Eomma selalu mengatakan padaku , Kalau appa orangnya sangat baik hati . Bahkan eomma sangat mencintai appa “ Tatapan polos RaeMi membuat Jaejoong percaya “ Seora-ya kenapa dia terlalu mirip denganmu , Polos , Babo ,dan juga baik hati .. Kau sengaja mengirimnya padaku agar aku selalu ingat padamu kah ? asal kau tahu selamanya kau di hatiku Seora  dan aku akan menjaga bocah kecil ini dengan baik .. Karena dia anakku juga“

“ appa “ RaeMi semakin menatap dalam Jaejoong , Namun Jaejoong tetap lurus pada pandangannya yaitu gudungan tanah yang di dalamnya teradapat jasad Seora ,orang yang sangat dia cintai .

“ Hey , Dia bukan hanya anakmu Jaejoong .. Dia cucuku juga “ Ujar seseorang dari belakang , Membuat Jaejoong dan RaeMi terkaget akan suara tersebut “ Eomma , Appa” Pekik Jaejoong tak percaya .

RaeMi yang melihat kehadiran Eomma dan appa Jaejoong , Dia mebelalakan matanya dan langsung menutupi dirinya di belakang tubuh Jaejoong ..

“ Eomma , appa bagaimana bisa kalian kesini ?”Eomma dan appa Jaejoong hanya tersenyum “ Yoochun yang memberitahu kami kalau kalian kesini “ Jaejoong hanya mengangguk saja .

“ Eoh ? RaeMi kenapa kau mengumpat di belakang appamu ?”Ujar Eomma Jaejoong yang menyadari RaeMi ada di belakang Jaejoong , Jaejoong melirik sebentar kearah RaeMi lalu tersenyum kecil.

“ Eomma , Sepertinya dia masih takut karena waktu itu kau memarahinya “  Medengar ucapan Jaejoong seolah hantaman untuk eommanya “ Jinja , Ucapanmu memang benar Jaejoong “

“ Ahhh apa kau cucuku ? RaeMi ? Kim RaeMi “ Ujar Appa Jaejoong yang menghampiri RaeMi dan mengenggam kedua tangannya membuat dirinya kaget namun hanya bisa menganggukan kepalanya saja “ Neomu yeoppoda, Sama seperti eommamu Seora .. Kau tahu aku tidak ? Haraboji , Naega ! Neo haraboji “

Kali ini appa Jaejoong mengacak lembut rambut RaeMi “ Neo .. Kau tidak perlu takut pada halmoni tua ini .. Dia sudah ku marahi habis – habisan karena sudah memarahimu .. Kalau aku  tahu dari awal akan hal ini ,  aku tidak akan membiarkannya memarahimu “

Mendengar ucapan appa Jaejoong membuat RaeMi dan Jaejoong menahan tawa , Tidak dengan eomma Jaejoong memandang kesal suaminya itu “Issh kau juga sudah tua babo , RaeMi-ah mianhae .. Sepertinya kau takut padaku , Tapi asal kau tahu aku sudah sadar .. Saat itu aku sama sekali tidak tahu kalau Seora sudah meninggal ..  sungguh aku sangat menyesal atas perlakuan dan perkataanku waktu itu padamu .. Mianhae , Mianhae RaeMi-ah , Mianhae Seora .. aku benar – benar menyesal , Mianhae“

RaeMi cukup kaget dengan ucapan halmoninya itu dan menggenggam erat tangannya , Bahkan pandangannya benar – benar tulus tidak seperti dimana dia di marahi waktu itu, Pandangan eomma Jaejoong pun sambil menatap makam Seora  “ Ghwencanayo nyonya .. Walau aku sedikit takut padamu , Keunde aku sudah memaafkanmu , aku yakin eommapun  sudah memaafkanmu“

Pelukan hangat menyambut ucapan RaeMi tadi “ Gomawo , Tapi jangan memanggil aku nyonya , Panggil aku halmoni … ara , Lupakan ucapanku waktu itu .. Mulai sekarang panggil aku halmoni “

“ Bukan hanya itu , Aku pun neo haraboji .. Arayo “ Lagi – lagi appa Jaejoong mengacak lembut Rambut RaeMi , Mendengar hal ini RaeMi hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya saja .. Begitu juga dengan Jaejoong yang cukup senang dengan permintamaafannya pada RaeMi begitu juga dengan Seora .

“ Halmoni , Haraboji .. apa kalian sudah benar – benar menerimaku ?” pertanyaan yang cukup mecengangkan , Namun di tanggapi dengan senyuman “ RaeMi-ya ,kami sadar kami salah !sudah membiarkan kalian berdua , mengacuhkan kalian .Bahkan membentak Seora “ eomma dan appa Jaejoong menatap makam Seora

“ Seora-ya , Aku harap kau mendengarnya .. Dengan segenap hati kami meminta maaf , Menyesali perbuatan kami selama ini .. Aku benar – benar menyesal saat itu .. Mianhae Seora-ya , Mianhae “ Ucap appa dan eomma Jaejoong bersamaan

“ Haraboji , Halmoni .. aku yakin eomma memaafkan kalian dan appa “ RaeMi memasang wajah polosnya “ Seora-ya kami akan menjaga dengan baik anakmu ini sekaligus cucu kami ini .. Kami akan menebus kesalahan kami yang lalu dengan merawat RaeMi “ air mata haru keluar dari pelupuk mata mereka ..

“ Ne , aku berjanji padamu Seora , Akan merawat bocah kecil ini “ Ujar Jaejoong sambil mengacak rambut RaeMi dan merangkulnya ..

“ Ahh aku kesini bukan untuk bersedih , melainkan mendoakan Seora “ Ledek appa Jaejoong membuat yang lain tekekeh “ Lebih baik kita berdoa bersama –sama untuk Seora “ Ucapan itu di tanggapi dengan senyuman dan anggukan dari yang lain ..

****

RaeMi yang sudah seperti biasa kembali ke sekolah menjalani aktivitasnya , Begitu juga dengan teman – teman dekat RaeMi yang sudah medengar kalau ternyata RaeMi tinggal di rumah Minho .. Itu cukup mengejutkan mereka , Namun bagusnya hal ini tidak menyebar ke siswa lainnya .. Kalau sampai tahu bisa habislah RaeMi di amuk oleh fansgirl Minho .

Seolah mengkhawatirkan RaeMi . Sueun , Hyeshi dan Taemin sekarang menatap Minho yang memang sudah duduk di hadapan mereka .. Sedangkan RaeMi dan Jinki terlihat bingung dengan reaksi ketiga orang yang mereka kenal ini ..

“ Oppa , Neo ? Kenapa tidak memberitahu dari awal RaeMi bersamamu selama ini “ Sueun mulai memberi pertanyaan pada Minho “ Issh kenapa yang lain selalu bertanya seperti ini , Aku malas membicarakan hal ini “ Minho menanggapi hal ini dengan santai namun cukup kesal juga .

“ Oppa, Kalau kau bilang dari awal kita tidak perlu repot- repot mencari RaeMi .. Kau tahu kan kami sangat mengkhawatirkan RaeMi “ Ujar Hyeshi

“ Mianhae , aku sudah merepotkan kalian .. Mianhae sudah membuat kalian khawatir “ RaeMi angkat bicara karena merasa bersalah “ Keunde kalian tidak perlu khawatir lagi , aku sudah disini .. Berkat Minho sunbae aku merasa aman “ medengar hal itu Minho hanya tersenyum puas dan menatap orang – orang di depannya

“ Kau dengar itu kan .. yang terpenting sekarang yeoja babo ini sudah ada di depan mata kalian “ cibir Minho sambil melirik pada RaeMi .

“ Arayo .. Keunde , RaeMi-ah .. Selama kau tinggal dengan Minho hyung , Kau tidak di apa – apakan ne ?”Ujar Taemin penuh curiga pada Minho “ YA LEE TAEMIN”

“ aku pun curiga , karena biasanya yeoja baik – baik yang dekat dengan Minho akan selalu merasa tidak aman “timpal Jinki penuh evil pada Minho “ YA LEE JINKI , NEO “ Minho terlihat seakan geram dengan ucapan Jinki .

Tapi RaeMi hanya diam saja , Mengingat kejadian dimana dia tinggal dengan Minho yang memang suka sekali mengerjainya ..

“ Ya , RaeMi kenapa kau diam saja ? Apa benar Minho oppa melakukan hal yang tidak – tidak padamu ?” sekarang Sueun yang mulai curiga menatapi RaeMi yang diam saja “RaeMi-ah jawab , aku semakin curiga pada Minho oppa “ timpal Hyeshi

Minho hanya menatap tajam RaeMi “ Yeoja babo jawab , Katakan pada mereka kalau aku tidak macam – macam padamu .. Lagi pula sudah aku bilang kan kalau aku tidak akan tertarik pada yeoja babo satu ini .. ara “

Deg !

Entah kenapa mendengar hal ini hati RaeMi merasa sakit , Sebenarnya ada apa dengannya .. Kenapa setiap kali melihat Minho jantungnya berdegup kencang ..

“ Ahh Gheure Minho sunbae tidak macam – macam padaku “ Akhirnya RaeMi membuka mulutnya dan membuat Minho puas “ Kalian dengar sendirikan ?” melihat ekpresi polos RaeMi membuat yang lain cukup percaya

“ Keunde….” RaeMi menggantungkan ucapannya dan membuat yang lain membulatkan matanya tidak mengerti “ Minho sunbae selalu mengerjaiku , Dia menjadikanku pelayan pribadinya ,Aku di suruh membuat sarapan sesuai dengan keinginannya tapi dia tidak memakannya sangat menyebalkan , Memakai baju badut jeruk .. La..”

Ucapan RaeMi terpotong begitu saja karena Minho membekap mulut RaeMi “ Yeoja Babo ! Apa yang kau katakan , Aniyo ini tidak seperti yang kalian fikirkan “ Minho terus membekap mulut RaeMi

“ ahhhh ,aku ingat saat mencari RaeMi ! Kau membeli sebuah baju badut , ternyata itu untuk RaeMi …  ahh Minho kau…” Jinki berbicara seperti seolah tidak percaya padahal dia hanya ingin meledek Minho “ Jinki . YA ! NEO”

“ aku sesak sunbae” RaeMi melepas kasar tangan Minho dari bekapannya dan membuat yang lain menatap tajam Minho “ Jadi , Kau mengerjai RaeMi … Oppa kenapa kau sekejam itu pada temanku ?” cibir Sueun dengan kesal

“ Oppa , Kau benar – benar kejam !”Hyeshi menatap sebal Minho

“ YA , Kenapa kalian jadi menghakimiku seperti ini ? HAH , Masih bagus aku hanya mengerjainya bukan mencium…….” Minho menggantungkan kalimat terakhirnya tersebut dan melirik RaeMi yang tengah tertunduk .. RaeMi semakin teringat saja kejadian itu dimana first kissnya di renggut Minho ..

Keempat orang di hadapan mereka semakin menatap Minho dengan curiga “ Ya , Apa jangan – jangan kalian pernah berciuman sebelumnya “ Ujar TaeMin asal , Namun sontak membuat Minho dan RaeMi terbelalak kaget ..

“ YA , LEE TAEMIN ! KAU JANGAN BERBICARA SEMBARANGAN “ Teriak Minho lantang” Sudah ku bilang mana mungkin aku tertarik dengan  yeoja seperti dia , Dia tidak masuk dalam kriteriaku ! Jadi mana mungkin aku mencium yeoja seperti dia “ Minho kembali berbicara namun sedikit pelan .

RaeMi yang mendengar hal ini hanya menatap Minho dan berdiri “ Gheure , Minho sunbae tidak pernah melakukan apa – apa padaku ! Selama aku tinggal dengannya dia pun sangat baik padaku , Buktinya dia memberiku tempat tinggal . kalau aku tidak di tampung olehnya aku tidak tahu nasib ku nanti .. Jadi kalian jangan berfikir yang macam – macam , Sunbaenim gomawo “ entah itu tulus atau tidak , Karena Minho melihat tatapan RaeMi yang sedikit berbeda.

“ Ahh sudahlah , Kalau RaeMi yang berbicara aku cukup percaya “ Ujar Jinki meledeki Minho karena dia sadar betul tatapan RaeMi yang sedikit berbeda , Namun hal ini sukses membuat yang lain terkekeh “ Issh kenapa hanya ucapan yeoja babo ini saja yang kalian percaya “ Gumam Minho sebal sambil melirik kearah RaeMi .

*****

_ Beberapa hari kemudian_

Kali ini RaeMi tengah menunggu bis , Dia duduk manis saja di halte bis .. Namun sedari tadi belum ada bis yang datang , Hal ini membuatnya harus menunggu sedikit lebih lama dari biasanya .

BREEEEMMMM

Tiba – tiba saja sebuah motor sport berhenti seketika tepat di depan halte bus , RaeMi memperhatikan cukup lama dan mengerutkan alisnya .. Namun mungkin saja orang yang memang sekedar berhenti di depan halte .

“ Ya , Yeoja babo ! Kau pulang naik bis ?” Ujar seseorang yang memang menaiki motor sport tersebut , RaeMi mengerutkan alisnya karena orang itu masih mengenakan helmnya “ Aiissh kau ini di tanya tidak menjawab , Jeongmal babo gateun !”

Orang tersebut membuka helmnya dan betapa kagetnya RaeMi kalau orang itu adalah Minho “ Minho sunbae” RaeMi baru menyadari kalau motor tersebut motor Minho “ Babo ! Baru sadar ini aku , Neo mau pulang bareng tidak ?”

Medengar ucapan Minho membuat RaeMi mengerjap – ngerjapkan matanya “ Pulang bersama ? apa aku tidak salah dengar  ?”

“ Ya , Kau jangan salah faham dulu ! Aku mengajak pulang bersama hanya karena memang satu tujuan kan .Aku ingin ke apartment Raeyeon nuna , Jangan salah faham kau ! Mau tidak ? Sebelum aku berubah fikiran “

RaeMi terdiam sejenak seakan berfikir “ Issh yeoja ini terlalu lama berfikir “ Minho akhirnya turun dari motornya dan menarik kasar tangan RaeMi “ Pakai ini “ Minho menyodorkan helm kecilnya pada RaeMi.

“ Keunde .. Sunbae…”Ucapan RaeMi terpotong begitu saja , Karena Minho sudah menstater motornya dan membuat RaeMi mau tidak mau menaiki motor Minho pulang bersamanya .

Baru setengah perjalanan tiba – tiba saja RaeMi meminta menstopkan laju Minho ,Hal ini membuat Minho  bingung “ Wae? Kenapa kau menyuruhku berhenti disini “Ucapan Minho bagaikan angin lalu untuk RaeMi .

RaeMi pergi begitu saja memasuki sebuah toko pernak – pernik yang memang berada di trotoar jalan Seoul “ Aiissh yeoja babo itu . Tidak menjawab pertanyaanku , Sekarang malah pergi ke toko itu “ Mau tidak mau Minho pun ikut memasuki toko tersebut .

RaeMi terlihat sibuk memilih beberapa pernak – pernik yang di jual pada toko ini “ Ya , Yeoja babo ! Jadi kau menyuruhku berhenti mendadak hanya untuk ke toko ini ? Dasar wanita tidak luput dari shopping !”cibir Minho sebal

“ Mianhae sunbae , Tadi sebenarnya aku tidak ingin pulang bersamamu ! Karena aku ingin ke toko ini , Keunde…” Belum melanjutkan Minho sudah memotongnya “ Ahh jadi kau fikir aku menganggu urusanmu yang ingin pergi kesini ! Sedangkan sekarang kau meminta berhenti disini ,Aiissh tidak tahu berterimakasih kau yeoja babo ! aku melihat kau di halte bis hanya teringat saat kau kabur dari apartmentmu saja , Makanya aku mengajak pulang bersama siapa tahu kau mau kabur lagi dari apartment “

Raemi mencerna ucapan Minho dan tersenyum manis “ apa kau menghkawatirkanku sunbae ?”Minho langsung mebelalakan matanya “ YA , Yeoja Micheo ! Tidak sudi aku mengkhawatirkanmu , Aku hanya teringat saja bagaimana Raeyeon nunaku mencarimu .. Memang kau mau kejadian itu terulang lagi , Sadar kau sudah merepotkan banyak orang “

RaeMi hanya menghelakan nafasnya saja “ Sudahlah aku sedang tidak ingin membahasnya “Minho mengerutkan alisnya karena tidak biasanya RaeMi tidak mencela kembali ucapannya “ Sunbae lihat ini bagus tidak ?”

RaeMi menunjukkan gantungan ponsel boneka beruang couple  pada Minho “ Ya , Kau fikir aku mau menggunakan gantungan couple itu denganmu ! Jangan bermimpi terlalu banyak yeoja yang mengejarku “

“Aniyo , Gantungan ini bukan untukmu sunbae “Minho cukup malu juga dengan ucapannya tadi , fikirnya RaeMi ingin membelikan gantungan itu untuknya dan di pakai oleh RaeMi juga “ Mwo bukan untukku ?”

“ Ne, Gantungan ini untuk aku , appa dan yoochun ahjjusi ! Aku berniat ingin membeli 3 gantungan yang sama .. hehe ^^ “ RaeMi cengengesan dengan gaya polos khasnya “ HAHAHAHAHA “ Hanya tawaan yang keluar dari mulut Minho

“ Wae Sunbaenim ? Kenapa kau malah tertawa seperti itu ?”RaeMi cukup bingung dengan reaksi Minho yang langsung tertawa “ HAHAHA ! Yeoja babo , Kau ingin memberikan gantungan ini untuk ahjjusi menyebalkan itu ?”

“ Ne, Wae?”

“ Ckckck ! Ghwencana , Ini memang cocok untuk ahjjusi menyebalkan itu . Cocok menjadi bahan tawaanku “ RaeMi hanya mengerucutkan bibirnya saja mendengar ucapan Minho yang seperti itu “ Bagaimana bisa kau ingin memberikan gantungan couple ini pada ahjjusi menyebalkan itu .. ckck aku yakin dia akan menolaknya “

“ Wae? Apa kau menginginkannya juga ? Makanya kau berbicara seperti itu ?” Mindo mendelikkan matanya pada RaeMi “ Weeekk ! Shireo , Tidak akan aku mau memakai hal bodoh seperti itu .. Nanti aku di kira kekasihmu .. andhwae andhwae ! Kau bukan tipe yeojaku .. ckck”

Lagi – lagi RaeMi hanya mengerucutkan bibirnya saja mendengar ucapan Minho yang seperti itu , Lalu tanpa menghiraukan kicauan Minho dia pergi menuju pernak – pernik lainnya ..

“ Sunbae , Aku butuh saranmu “ Minho hanya mengerutkan alisnya “ Mwo ?” Tapi RaeMi langsung menatap Minho “ Kali ini aku benar – benar meminta saran dari mu , Bukan cemooh darimu ! Kalau kau tidak ingin memberi saran , Kau bisa pulang duluan “

“ Issh yeoja babo ini ! Berniat mengancamku ? Hah “ Tanpa menghiraukan ucapan Minho , RaeMi menunjukkan dua buah gelang pada untuk ukuran seorang pria “Kau lihat gelang mana yang cocok untuk appa “

“ Ige “ Minho menunjuk pada sebuah gelang bermotif rantai namun sederhana “ Gelang ini aku sangat tertarik melihatnya , Tapi aku rasa gelang – gelang ini tidak ada yang cocok untuk ahjjusi menyebalkan itu .. Karena rata – rata gelang ini untuk anak muda , Kusarankan lebih baik kau membelikannya sebuah jam tangan untuknya “

RaeMi terdiam sedikit berifikir “ Ahh sepertinya kau benar sunbae , Tapi disini tidak ada jam “ Minho manatap kesal RaeMi “ Yeoja babo ! Ya kita cari toko penjualan arloji lah , Benar – benar ahjjusi menyebalkan itu kenapa harus mempunyai anak yang bodoh sepertimu “

“ Hehe” Raemi menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil cengengesan “ Sudah tunggu apalagi , Aku sedang baik ! akan ku antar kau , Puas “ RaeMi mengangguk mantap “ Baiklah , Keunde kau keluar saja dulu , aku ingin membayar ini dulu “ RaeMi menunjukkan barang yang tadi dia ambil

Minho hanya menurut saja keluar duluan dari toko tersebut ..

“ ahjjuma ini aku bayar dan tolong bungkus gelang itu juga untukku “

******

Baru saja Minho dan RaeMi sampai di depan gedung apartment ! Tapi tiba – tiba saja dari arah belakang terdengar sebuah teriakan yang bagi mereka suaranya sudah tidak asing lagi “ YA BOCAH ! KAU CHANKAMAN “

RaeMi dan Minho sontak terarah pada teriakan tersebut , Terlihat Jaejoong yang berjalan tergesa – gesa menghampiri mereka dan di belakang Jaejoong terdapat Yoochun yang berjalan santai bak tidak terjadi apa – apa .

“ YA BOCAH TENGIK ! Bagaimana bisa Bocah kecil ini pulang bersamamu ?” Jaejoong menatap tajam Minho dengan kesal “ Appa bagaimana kau bisa tahu …”RaeMi mengantungkan ucapannya

“ Babo ! Tadi saat aku ingin pulang tepat di lampu merah aku melihat kalian berdua berboncengan … YA ! Kalian tidak berpacaran kan ? “ Minho terlihat kesal dengan ucapan Jaejoong “ YA ahjjusi menye…” Belum melanjutkan kata – katanya sudah ada yang memotong

“ Ya , Ada apa ini ribut – ribut di depan gedung ?” Ujar Raeyeon yang baru saja datang dan tidak sengaja melihat hal ini

“ Ya , Masa RaeMi dan Minho pulang bersama! Tidak masuk di akal “ Jelas Jaejoong terlihat kekesalannya , Sedangkan Raeyeon hanya mengerutkan alisnya “ Jinja? Itu malah bagus , Berarti mereka berdua sudah akur “

“ Aiissh yeoja ceroboh ini ! Kau bilang bagus ? Bagaimana kalau mereka berdua berpacaran ? Ahh aniyo” Raeyeon cukup terkejut dengan ucapan Jaejoong “ Jinjayo kalian berpacaran ?” Ujar Raeyeon meyakinkan

Minho dan RaeMi saling beratatapan satu sama lain , Berbeda dengan RaeMi yang bertatapan malu sedangkan Minho menghelakan nafas kesalnya “ Aiissh kalian berdua jangan menuduh sembarangan ! Aku dan yeoja babo ini tidak berpacaran “

“ YA , JANGAN MEMANGGILNYA BABO ! BOCAH TENGIK “

“ KAU JUGA JANGAN MEMANGGIL MINHO BOCAH TENGIK !” Sepertinya peperangan Raeyeon dan Jaejoong akan terjadi , Tapi dengan cepat Yoochun berucap “ Hey , Kalian tidak akan memulai peperangan lagi kan ? Omo baru sebentar aku tenang karena kalian kemarin – kemarin terlihat akur . Sekarang kalian ingin beradu mulut lagi “

Raeyeon dan Jaejoong hanya bertatapan saja sedikit berdesis kesal “ YA , Jaejoong memangnya kenapa kalau mereka berpcaran ! aneh sekali kenapa kau yang jadi repot “ Ujar Yoochun mengelengkan kepalanya .

“Dia memang aneh , anaknya yang berpacaran dia yang repot !” Cibir Raeyeon , Namun Jaejoong hanya menatap tajam Raeyeon “ Aiishh aku hanya takut saja kalau mereka berpacaran ! Nanti RaeMi di apa – apakan olehnya bagaimana ? Aku merasa berbahaya RaeMi berpacaran dengannya , Lagi pula bocah ini masih kecil tidak boleh berpacaran ! ANDHWAE “

Medengar ucapan Jaejoong yang lain hanya mengelengkan kepala mereka “ YA , Ahjjusi menyebalkan ! Aku dan anakmu tidak pernah berpacaran , Bahkan tidak akan pernah aku menjadi kekasihnya karena anakmu bukan tipe yeojaku .. Dan kau nuna jangan salah faham padaku , Aku tidak menyukai RaeMi

Minho terlihat mengerjapkan sebelah matanya pada Raeyeon namun Raeyeon mendorong kepala Minho pelan “ Babo ! Hal tidak penting , tidak perlu kau bicarakan padaku”

“  Appa kau tenang saja ! aku memang tidak berpacaran dengan Minho sunbae kok “ akhirnya RaEMi pun angkat bicara juga “ Jinjayo ? Ahh syukurlah kalau begitu ! Lebih baik kita masuk ke apartment “ Ajak Jaejoong sambil merangkul RaeMi

“ Chankaman appa” Tahan RaeMi membuat yang lain kebingungan , Saat itu juga RaeMi menghampiri Minho dan menyodorkan bingkisan kecil berwarna putih “ wae ?” Tanya Minho kebingungan

“ Ige untukmu “ Minho menerima bingkisan tersebut “ Ige Mwoya ?” RaeMi sedikit menggarukan kepalanya “ Kau buka saja sendiri sunbae , Anggap itu tanda terima kasihku karena kau sudah menolongku waktu itu “

“Kau berniat menyogokku ? Hah “ Ujar Minho sambil mengerutkan alisnya namun

PLETAAAKK

Raeyeon memukul kepala Minho karena dia berkata seperti itu “ NUNA “

“ Babo , Dia hanya ingin menyampaikan rasa terima kasihnya padamu ! Bukan menyogokmu babo “

“ Arayo , Gomawo “ Ujar Minho setengah tidak ikhlas , Tapi RaeMi hanya mengagguk pelan dan tersenyum polos .

“ YA , Bocah kecil ! Kau membelikan hadiah untuk bocah tengik itu ? apa kau sudah mulai menyukainya ? Hah “ Ujar Jaejoong tiba – tiba membuat yang lain terarah padanya “ Appa “ RaeMi terlihat malu ketika Jaejoong berkata seperti itu

“ Appa kau cemburu ne ? Aku memberikan hadiah untuk Minho sunbae ?” Ledek RaeMi membuat yang lain sedikit terkekeh “ Aniya “ sangkal Jaejoong

“ Kau tenang saja aku sudah membelikan ini , taraaa” RaeMi menunjukkan gantungan couple yang dia beli tadi “ Ini untukku , Ini untuk Yoochun ahjjusi dan ini untuk appa “ RaeMi memberikan satu persatu gantungan tersebut pada Yoochun dan Jaejoong

“ Kita mempunyai gantungan yang sama appa , ahjjusi “ RaeMi benar – benar telihat polos .

Minho yang melihat hal ini hanya menahan tawanya , Sedangkan Raeyeon dan Yoochun hanya tersenyum mereka tahu betul fikiran RaeMi yang mungkin masih terkesan polos itu .. Jaejoong terus memperhatikan gantungan beruang itu ..

“ Ya tidak salah kau memberikan ini padaku ? Lalu kau juga memberikan ini pada Yoochun ?”Ujar Jaejoong , RaeMi mengangguk pelan “ Ne , Aku ingin gantungan kita bertiga couple appa .. Karena kalian orang yang aku sayangi “

“ RaeMi-ya , aku ini appamu dan aku seorang namja ! Omo bagaimana kata staf kantorku kalau aku menggunakan gantungan beruang seperti yeoja ini ?” RaeMi terlihat sedikit kecewa dengan ucapan Jaejoong “ Wae? Appa tidak menyukainya ?”

Melihat tatapan kecewa RaeMi membuat Jaejoong tidak tega “ Aniyo , Hanya sa…”

“ RaeMi-ah gomawo gantungannya ! Kau memang keponakan yang paling baik , aku sangat menyukainya dan lihat ini aku sudah menggantungkannya di ponselku , Taraaaa” Yoochun menunjukkan gantungan tersebut yang sudah ada di ponselnya , RaeMi hanya dapat tersenyum .

Sedang Jaejoong menatap kesal Yoochun yang sudah memotong ucapannya “ Dan kau Jaejoong ! Kalau kau tidak menyukai gantungan ini , Buatku saja lagi “ Lanjut  Yoochun  langsung merebut gantungan beruang yang di pegang Jaejoong dan berlari kecil meninggalkan empat orang di hadapannya tadi .

“ YA PARK YOOCHUN  SEENAK JIDAT KAU MEREBUT GANTUNGAN ITU DARIKU  ! KEMBALIKAN “ Teriak Jaejoong dan langsung mengejar Yoochun yang memang sudah menjauh dari Jaejoong .

RaeMi hanya dapat menepuk jidatnya saja melihat kejadian ini , Sedangkan Minho dan Raeyeon mengelengkan kepala mereka .

****

“Annyeong sajangnim “ sapa para staf kantor ketika Jaejoong baru saja menginjakkan kakinya di lobby perusahaannya “ Annyeong sajangnim” Sapaan demi sapaan hanya di balas dengan senyuman oleh Jaejoong ..

“ annyeong sajangnim “ Sapa seseorang ketika Jaejoong memasuki lift dan di lihatnya ternyata Yoochun yang mengucapkan kalimat itu “ Aiish kau jangan berlagak resmi denganku “ Ujar Jaejoong membuat Yoochun sedikit tertawa .

“ Kau datang agak telat , Wae?” Ujar Yoochun memang tidak biasanya Jaejoong datang telat sekiranya 30 menit “ Bocah kecil itu berangkat kesiangan ! Membuat aku harus mengantarnya lebih dulu , alhasil aku pun telat “

“ Ckck anak itu ada – ada saja tingkahnya “Tanpa sadar Yoochun memperhatikan jam tangan yang di pakai Jaejoong dan gantungan beruang yang tidak sengaja berada di luar sakunya “ Neo ternyata memakai juga arloji dan gantungan beruang yang di berikan RaeMi itu , Aku fikir tidak .. ckckck”

Menyadari hal itu Jaejoong buru – buru memasukan gantungan beruangnya kedalam saku “ Aiissh sebenarnya aku malas menggunakan ini “ Yoochun mengangguk meledek “ Sudah bilang saja kalau kau pun menginginkan memakai barang yang di berikan anakmu itu “

“ Issh sudah ku bilang ak….”

Ting

Belum melanjutkan ucapannya ternyata pintu lift sudah terbuka dan di depan banyak staf yang memperhatikan kedua atasan ini ..

“ Annyeong sajangnim “ sapa staf tersebut, Mau tidak mau Jaejoong mengabaikan ucapannya tadi  dan keluar dari lift tersebut seraya tersenyum pada para staf itu ..

Tepat di ruang tengah “ Annyeong sajangnim “ sapa para staf yeoja yang memang dapat di bilang cukup mengagumi ketampanan Jaejoong

Drrt drrrrtttt

Tiba – tiba saja ponsel Jaejoong berbunyi dan ketika dia melihatnya 1 pesan

From : Little Seora

Appa aku di hukum . huhf >.<

Jaejoong tersenyum evil mendapati pesan singkat dari RaeMi dan tanpa ragu membalasnya ..

To : Little Seora

Hahaha ! Rasakan , Kau pun membuatku terlambat >,<

“ Haha rasakan kau bocah “ Jaejoong benar – benar puas mengirim pesan seperti itu pada RaeMi , Tapi tanpa dia sadari sedari tadi ke empat yeoja yang memang staf kantornya tengah menatapinya , Bukan ! Tapi mereka menatapi gantungan beruang pada ponsel Jaejoong .

“ Sajangnim itu “ Tunjuk salah satu staf pada gantungan milik Jaejoong , Baru menyadari hal itu Jaejoong sedikit menepuk jidatnya pelan “ Ahh ini .. ini … ahhh “ Jaejoong benar – benar bingung harus menjawab apa dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“Ini gantungan persahabatan kami berdua , Lihat ini “ Ujar Yoochun yang datang tiba –tiba dan menunjukkan gantungan miliknya seolah menyelamatkan Jaejoong “ Gheure gantungan persahabatan “ Jaejoong menepk – nepuk punggung Yoochun sambil tersenyum memaksakan ..

“ Omo kalian so sweet sekali , sungguh persahabatan yang membuat iri “ para staf ini sepertinya percaya saja dengan ucapan Yoochun , Buktinya mereka sangat terkagum dengan gantungan itu “ Pertahankan persahabatan kalian , Fighting sajangnim”

Yoochun dan Jaejoong hanya bertatapan masam ! Bahkan mereka seolah tidak menghiraukan ucapan para staf , Mereka berlalu begitu saja dari hadapan staf .

****

“ Kau bawa buku – buku itu dan rapikan pada tempatnya … itu hukuman untukmu sama dengan yang lain “ Ujar Park Sonsaengnim

“ Ne” Jawab RaeMi sambil membawa tumpukan buku itu , Memang karena keterlambatannya dia mendapatkan hukuman , Tapi ternyata bukan hanya dia yang terlambat terlihat beberapa dari siswa yang terlambat terkena hukuman sama sepertinya ..

RaeMi pun sedikit kesal karena balasan pesan Jaejoong yang merasa sangat bahagia karena RaeMi di hukum.. Tapi dia tahu betul sifat ayahnya satu itu .

Tumpukan buku yang cukup banyak membuat RaeMi kesulitan berjalan , Bahkan wajahnya sedikit tertutupi oleh buku tersebut ..

BRUKKKK

Tanpa sengaja RaeMi menubruk seseorang membuatnya tidak bisa mengendalikan buku yang dia pegang itu dan membuatnya terjatuh begitu saja “ Auu “ Rintihnya

“ Dasar babo “ RaeMi sadar betul dengan ketidak sengajaannya itu “ Mianhae , Aku tidak senga..” RaeMi menggantungkan ucapannya ketika dia mendongakan kepalanya dan mendapati Minho yang ternyata dia tabrak ..

“ Sunbaenim “

DEG !

RaeMi memegang dadanya yang berdetak 2 kali lipat dari biasanya “ Ya , Yeoja babo ! Makanya kalau berjalan lihat – lihat “

“ Mianhae sunbae , aku tidak sengaja . Lagi pula apa kau pun tidak melihat aku membawa tumpukan buku “Minho menatap tajam RaeMi “ Jadi kau menuduhku ? Ahh jinja ! Untuk apa aku sengaja menabrakmu yeoja babo “

“ aniyo , aku tidak bermaksud seperti itu .. ahhh sudahlah tidak usah di bahas “ Minho hanya mengerutkan alisnya saja memperhatikan RaeMi yang langsung membereskan bukunya yang terjatuh itu ..

Entah kenapa Minho merasa iba pada yeoja yang di anggapnya bodoh ini dan membantunya membereskan buku itu “ Mwo ? sunbaenim” RaeMi cukup kaget dengan tindakan Minho ini “ Wae? Aku hanya ingin menolong saja babo “

RaeMi hanya dapat mengangguk dan tersenyum mendapati Minho yang cukup baik dengannya , Tanpa sengaja RaeMi memeperhatikan tangan kanan Minho yang sudah terbalut dengan sebuah gelang di kenalnya .

“ Itu “ RaeMi menunjuk pada gelang yang memang di berikannya , Gelang dimana Minho mengatakan dia lebih suka gelang tersebut “ YA , Kau jangan salah faham dulu ! Aku memakai ini karena Raeyeon nuna yang membujukku dan mengatakan hal bijak padaku .. Jangan salah faham”

Mendengar hal itu RaeMi tersenyum ,  dia merasa senang melihat Minho mengenakan gelang pemberiannya “ Sudah ku bilang jangan salah faham ! Aku terpaksa memakai gelang ini , ara”

Seakan malu Minho langsung memberikan tumpukan buku tepat di telapak tangan RaeMi “ arayo sunbae “ Entah kenapa RaeMi tidak percaya dengan ucapan Minho itu

Geuriweo geuriweoseo

Geudaega geuriweoseo

Maeil nan honjaseoman

Geudareul bureugo bulleobwayo

Tiba – tiba saja ponsel RaeMi berbunyi , Karena tumpukan buku di tangannya membuatnya sulit untuk meraih ponsel di saku almamaternya “ Sunbaenim tolong kau pegang dulu ne “ RaeMi  langsung menyerahkan buku – buku tersebut tepat di telapak tangan Minho .

Minho hanya dapat mengerucutkan bibirnya saja mendapati perlakukan dari hoobaenya .

“ Appa , Wae?”

“…..” Minho tidak tahu apa yang di bicarakan RaeMi dengan Jaejoong , Namun dia memperhatikan RaeMi .

“ Kau mau menjemputku ?”

“……..”

“ Mwo ? Taman bermain ? “

“……..”

“ Jinjayo ? Nanti siang appa mau mengajakku ke taman bermain ? Tentu saja aku mau “

“………..”

“ ehhhmmm”

Saat itu RaeMi menutup telponnya , Meski Minho tidak tahu apa yang mereka bicarakan ! Tapi Minho bisa menanggap kalau Jaejoong mengajak RaeMi  ke taman bermain ..

“ Yeoja babo ! Kau fikir aku babumu , Terima ini” Minho menaruhkan kembali buku tersebut tepat di tangan RaeMi “ Aku kan tadi sudah mengatakan minta tolong padamu sunbae “

“ Kau itu sudah menyusahkan banyak orang yeoja babo ! “

“ KIM RAEMI , CHOI MINHO … Jangan berisik ! Lanjutkan hukuman kalian “ Ujar Park Sonsaengnim yang memperhatikan kedua orang ini ..

“ ckck jadi ternyata kau kena hukuman  juga sunbaenim” RaeMi menahan tawanya karena baru menyadari hal ini “ Diam kau yeoja babo !” Dengan kesal Minho meninggalkan RaeMi . Namun seolah tidak memperdulikan kekesalan Minho justru RaeMi mengikutinya dari belakang .

“ Kau di hukum karena terlambat juga sunbae ?” Tanya RaeMi yang memang ada di belakang Minho , Tidak ada jawaban dari Minho “ Ahh apa kau melakukan kesalahan lain “ Minho sama sekali tidak menjawab , Namun RaeMi terus begerutu tidak jelas mengikuti langkah Minho .. Sepertinya dia mulai suka menganggui Minho dengan pertanyaan konyolnya .

****

Seperti apa kata Jaejoong di telpon tadi , Sekarang RaeMi dan Jaejoong sudah berada di taman bermain .. Tapi sedari tadi mata RaeMi tidak lebas dari Jaejoong ..

“ Wae? Kenapa menatapku seperti itu ?”

“ Aniyo , Hanya saja pakaian appa “ Jaejoong memperhatikan pakaian yang tengah dia kenakan saat ini “ Wae? Memang ada yang salah dengan gaya pakaianku ? Jelas – jelad aku terlihat tampan seperti ini “

“ Hehe , Justru itu yang ingin aku bilang .. Appa benar – benar terlihat seperti anak muda , Kyeopta “ RaeMi mengacungkan ibu jarinya pada Jaejoong membuatnya tersipu malu , Jaejoong mengenakan t-shit berwarna putih dengan balutan jaket jeans membuatnya terlihat sangat tampan ..

 

“ Sudah jangan banyak berbicara kita masuk ke taman bermain .. Kajja “ Jaejoong berjalan membelakangi RaeMi , Namun ketika dia menghadap ke belakang RaeMi tidak berkutik dari tempatnya “ Arayo , Aku mengerti yang ada di otakmu anak kecil “ Kali ini Jaejoong langsung menarik lengan RaeMi memasuki taman bermain ini . Ya , Ini hal yang RaeMi inginkan berjalan bersama – sama dengan Jaejoong ..

“ Appa kenapa tiba – tiba kau mengajakku ke taman bermain ?” Tanya RaeMi membuat Jaejoong sedikit terdiam dan meliriknya “ Wae? Kau tidak suka ?”

“ Aniya , Hanya saja tidak biasanya kau mengajakku ke taman bermain “ Jaejoong mengerucutkan bibirnya saja “ Aku sedang baik hati saja “ RaeMi mengerutkan alisnya ,Alasan yang tidak masuk akal “ Berhenti menatapku seperti itu , Aku hanya ingin membuatmu senang hari ini saja .. Puas kau “

Medengar hal itu RaeMi hanya dapat tersenyum puas “ Appa kita naik permainan itu kajja” Ajak RaeMi yang langsung terarah pada sebuah permainan yang cukup ektrim . Jaejoong tidak bisa berkutik karena memang dia berniat ingin melihat RaeMi bahagia .

“ Appa kita naik itu “ RaeMi menarik Jaejoong ke pusat permainan halilintar “ Appa yang itu juga “ Lagi – lagi Jaejoong hanya dapat pasrah menerima perlakuan RaeMi yang menariknya seenak jidat .

“ Appa aku mau sekali lagi naik histeria ini “ Jaejoong membulatkan kedua matanya tidak percaya “ MWO ? LAGI ?” RaeMi mengangguk mantap , Jaejoong hanya dapat menelan ludahnya “ ahjjusi kami satu kali lagi ne “ Dengan tidak ikhlas Jaejoong mengucapkan kalimat itu .

Sudah 2 jam mereka berdua berkeliling di taman bermain , sudah ada beberapa permainan yang mereka mainkan ! bahkan rata – rata mereka menaikinya 2 kali ..

“ Appa lihatlah kacamata disana sepertinya unik “ RaeMi kembali menarik Jaejoong tanpa syarat dan dia mengambil satu buah kacamata berbentuk love “ Lihat ini appa “ RaeMi berpose layaknya remaja narsis biasanya

“ Omo kau ini …” Belum melanjutkan kata – katanya sudah di potong RaeMi “ Appa pakai yang ini .. Omo benar – benar terlihat cocok sekali appa “ Jaejoong hanya dapat diam terpaku karena RaeMi langsung memakaikan kacamata happy brithday padanya “ appa beli ini ne ?”

Jaejoong hanya tersenyum masam “ Ne, asal kau senang Bocah !” Mau tidak mau Jaejoong membeli kacamata tersebut sesuai dengan keinginan anaknya ini “ Appa kita berpose bersama ne oke ! Hana dul set “

RaeMi dan Jaejoong mengambil beberapa foto narsisnya tanpa menghiraukan orang – orang sekitarnya yang memperhatikan mereka !

“ Appa , Lihat bando couple itu sangat lucu “ Tunjuk RaeMi pada stand bando yang di jual di taman bermain ini “ YA BOCAH ! Kau tidak berniat untuk membelinya kan ?” Sepertinya Jaejoong cukup kesal dengan tingkah RaeMi yang seenak jidat ..

“ Hehe , Ne Jebal “Rengek RaeMi memohon sambil memasang wajah polosnya “ Aiissh jangan menunjukkan wajah polosmu itu “ Tapi RaeMi tetap memberi wajah memohon polosnya seperti wajah kucing “ ahh baiklah – baiklah akan ku belikan”

Yes ! RaeMi berhasil membelinya , Bahkan menyuruh Jaejoong memakai bando couple mickey mouse yang mereka beli ini “ Ya bocah aku malu memakainya “ Bisik Jaejoong pada RaeMi

“ Wae? Appa terlihat kyeopta dengan bando itu “  RaeMi kembali mengangkat kedua ibu jarinya pada Jaejoong “ Issh sepertinya otakmu sudah terbalik bocah ! yang seperti ini kau bilang kyeopta “

“ Tentu saja kau kyeopta appa , Lihat saja orang – orang memperhatikanmu “ Lagi – lagi RaeMi memasang wajah polos “ Bocah babo ! Apa dia tidak sadar mereka memperhatikanku karena aku aneh di mata mereka “Batin Jaejoong memperhatikan orang di sekitarnya

“ Sudah appa lebih baik kita naik permainan yang lain kajja “ RaeMi kembali menarik tangan Jaejoong , Jaejoong hanya bisa pasrah saja namun dia pun tersenyum kecil mendapati tingkah RaeMi yang seperti ini .

“Appa kita naik perahu bebek itu ne “ Ajak RaeMi , Jaejoong tersenyum sok manis “ Ne, Bocah tengil ! Kajja “ RaeMi langsung berjalan menuju pusat permainan itu sambil mengayun – ayunkan genggaman tangannya pada Jaejoong ..

“ Nuna kita naik perahu bebek itu saja , Okay “ Sepertinya suara itu RaEMi mengenalnya dan langsung menoleh kearah yang memang berada di sampingnya “ Ya , Choi Minho micheosso . Kita menaiki perahu itu “ Suara tersebutpun sepertinya Jaejoong mengenalnya

DAMN !

Pandangan Jaejoong berubah seketika melihat orang di sampingnya orang yang dia kenal , Begitu juga RaeMi sangat kaget dengan pemandangan yang dia lihat ini

“ Minho sunbae , Raeyeon eonni “

“ Bocah tengik , Yeoja ceroboh “ Secara bersamaan Jaejoong dan RaeMi mengucapkan kalimat tersebut , Sepertinya orang yang di panggil mereka pun  cukup kaget ..

Secara bersamaan pula mereka mengucapkan ..

“ Jaejoong~si , RaeMi “

“ Yeoja babo , Ahjjusi menyebalkan “

 

******

 _tbc_

Review Next part 

” Neo , bagaimana bisa berada disini ?”

***

” Hahaha ! Bandomu “

*** 

“Ahjjusi apa kalian melihat dua anak remaja yang tadi menaiki bianglala ?”

**** 

” Omo kemana perginya mereka ??”

***

” Wae? Kau menginginkan penjepit itu ?”

*****

” KYAAAA Siapa namja itu ? Omo tampan sekali”

****

” RaeMi benarkah itu appamu ?”

***** 

“Eonni sepertinya aku menyukai Minho sunbae “

****

” aku khawatir RaeMi menyukai Minho  , aku berharap RaeMi tidak menyukainya “

” Oppa kenapa kau berbicara seperti itu ?”

****

” Sunbaenim nan Johahae “

” Mwo ? Kau menyukaiku ?”

****

” Mianhae aku tidak menyukaimu !”

*****

okeh sekarang aku mau cuap – cuap …

aku yakin banget udah banyak yang lupa sama ini cerita dan fanfic ini udah lama ga aku lanjutin ne , sekiranya dua bulan bener ga ??

mohon maklum ya , kemarin semeter 3 aku banyak bangat tugas .. sampe ga ada waktu luang buat lanjutin ff ini , udah gitu aku nyaris lupa sama ceritanya .

setiap mau lanjutin ga mood mulu , padahal udah ada di otak idenya tapi males ngetiknya . haha yang jelas waktu itu lagi sulit merangkai kata ..

mohon maklum ya para reader …

udah bosen juga ya sama ff gajeku ini ?? pastinya 

tapi klo kalian mau tetep lanjut ini ff tolong di komen ya 

jadilah good reader no sider .. okayyy 

komen kalian semangatku juga loh .. hahaha *lebay *

 

kalo kalian mau berpendapat buat kelanjutan ff ini gmn boleh aja .

aku mah terima saran dari kalian .. hehe 

 

MEMBUKA , BACA , KOMEN !!!!

19 thoughts on “Me and Dad Part 10

  1. Annyeongggg,,,

    Huwaaaa critax bner2 bikin ĄƘųω nangiss bombayyy di awal apalg pas raemix blang klo dia ank harammm,,critax tambah bgus chingu,,,ĄƘųω sukaaa bngetttttttt,.critax lengkap Άϑά sedih, lucu,,bner2 bkin greget,,chinguu berhasil membawa hati pembaca terjun ke dlm critaa,,,

    Mengenai penulisan ĄƘųω dah Ğǟ akan komen dah bgus sichh,,,Heee:D«»:DHeee:D«»:DHeeeee…!! ,,,

    O ўά klo bleh ĄƘųω ksh saran entar datengin murid bru disekolahx raemi #klo bsa sich kyuppa#,,truz raemix jd deket sama kyuppa,, kmana2 sma kyuppa yg ternyata ank temenx jaejong,,truzz jaejongx critax cemburu krena seolah2 dia Ğǟ dibutuhin lg teruz akhirx jaejongx jd kesel ma kyuppa and bersikap lbh overprotective ma raemi,,tp critax diselingi sma crita2 yg kocak2 biar seruu,,

    Pkokx untuk krya chingu yg ini bner2 daebakkk,,

    ĄƘųω tunggu ўά episode selanjutx,,,gomawoo,,\(`▽´)/

  2. bocah tengik itulah yg nantinya akan menjadi menantumu ahjusi menyebalkan lol
    wkakaka
    cieee gak sengaja double date di taman hiburan niyee…….
    cocok kok cocok🙂
    penasaran kira2 nanti Yoochun dpt pasangan gak ya di ff ini
    dapet gak author?

  3. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa unniiieeeeeeeeeeeeeeeeeeee.. gomawoo udahh publis lagiii,, hohoohoh.. sudahh nungguin lama akuu,, wkwkkww,,, waahhh waahh kemarin pas publish langsung aku baca pengennya siih langsung dicomment tapii aku baca di HP kagag aol di kompiee,,
    dari pada aku commentnya lewat sms aku tak langsung comment di WP..

    unnniee adaa typoo tuu,, kekeke.,, hadduutp yang mana ya unn lupa akuuu,. hooohoho,hh tp cuman 1 doank kok.. takapa2 laahh.. hadduu sapa yang gag mau punyaa appa kayag abang JJ..

    tapii unn kyagnnyaa kurang dapet feelnyaa akuu,, tp ggag tw lg samaa para readers yg lainnyaa.. kurang greget,, miann *boww*

    tapii aku cukup terharu juga kok..

    sukses buat istrinya key tercintaaaa

  4. Huah.. akhirnya setelah sekian lama.
    Ff ini berlanjut lagi..
    pas jaejoong ketemu ama raemi aku nangis loh..
    sedih banget ceritanya…
    Hiks hiks..
    Nice ff chingu ^^

  5. Wahh akhir’a part ni udh d’post,aku dah nungguin lama banget gak d’post2in..jd baca’a telat,mianhae Erma🙂

    Pas baca bag Raemi nangis d’rumah Minho ketemu sm Jae sedih,aku udh tahan2 tp pas Eomma n Appa’a Jae ketemu d’pemakaman Seora banjir deh,gak bisa nahan..T.T tp seneng deh Eomma Jae udh mau nerima,trnyata Appa’a Jae juga baik yaa..hehe

    Si Minho bener2 keterlaluan dah,blagu’a gak ilang2 tp itu yg aku suka,hehe
    penasaran deh si Minho tu sbener’a suka sm Raemi gak sih?
    Klo Raemi sih kyk’a emg suka sm Minho *mulai sok tau

    Penasaran gimana jd’a mereka ber 4 ketemu d’tman bermain,tu pasti Minho yg ngajak Raeyeon deh supaya mau ikut biar bsa ketemu Raemi n Jae..hehe
    kira2 next part’a apa yg terjadi sm Raemi n Minho? Beneran tu Minho blg gak suka sm Raemi? Jahat bgt sih Minho *getok pala Minho #kabbur

    Gak tau hrs ngmong apa lg,pokok’a FF’a Daebak deh..lanjutan’a jgn lama2 ya Er,hehe

  6. Wahh akhir’a part ni udh d’post,aku dah nungguin lama banget gak d’post2in..tp baca’a telat,mianhae Erma🙂

    Pas baca bag Raemi nangis d’rumah Minho ketemu sm Jae sedih,aku udh tahan2 tp pas Eomma n Appa’a Jae ketemu d’pemakaman Seora banjir deh,gak bisa nahan..T.T tp seneng deh Eomma Jae udh mau nerima,trnyata Appa’a Jae juga baik yaa..hehe

    Si Minho bener2 keterlaluan dah,blagu’a gak ilang2 tp itu yg aku suka,hehe
    penasaran deh si Minho tu sbener’a suka sm Raemi gak sih?
    Klo Raemi sih kyk’a emg suka sm Minho *mulai sok tau

    Penasaran gimana jd’a mereka ber 4 ketemu d’tman bermain,tu pasti Minho yg ngajak Raeyeon deh supaya mau ikut biar bsa ketemu Raemi n Jae..hehe
    kira2 next part’a apa yg terjadi sm Raemi n Minho? Beneran tu Minho blg gak suka sm Raemi? Jahat bgt sih Minho *getok pala Minho #kabbur

    Gak tau hrs ngmong apa lg,pokok’a FF’a Daebak deh..lanjutan’a jgn lama2 ya Er,hehe

  7. Akhirnya mereka berbahagia juga..
    Wah.. Aku agak pusing nih sm minho!! Dia ga suka sm ahjummanya kan?
    Aigoo.. Aku hny curiga klo liat gerak gerikny
    Hehe
    Penasaran dr cuplikan tuk part selanjutnya!!
    Ditunggu

  8. Akhirnya mereka berbahagia juga..
    Wah.. Aku agak pusing nih sm minho!! Dia ga suka sm ahjummanya kan?
    Aigoo.. Aku hny curiga klo liat dr gerak gerikny
    Hehe
    Penasaran dr cuplikan tuk part selanjutnya!!
    Ditunggu

  9. yeaahhhhhhhhhhhh akhirnya ketemu , ketemu , ketemu lagi
    aishhh lagi lagi bersambung eonni bkin penasaran aja ni aku
    eonni aku reader baru mu salam kenal

    wahhh kutunggu ya lanjutannya

  10. mengharukan sekali akhir’y raemi punya keluarga yg lengkap ex umma,hihihi
    lucu ni berempat apa g cape yg dua ngotot2an mulu,kkkkk
    lanjut ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s