Memories For You

Author :: Kim RaeMi

Title :: Memories For You

Genre : Romance

Length :: OneShoot

Rating :: Teenager

BackSound :: Memories Of Love (Acoustic Piano ver.) – 김지수 [작곡편곡]

A/N :: Kalian masih inget kan sama ficlet saya yang judulnya YOUR EYES , Sama Fanfic Oneshoot yang judulnyaMAKE ME YOUR LADY ?? Mudah”an masih inget ne ? Cush bisa di bilang ini lanjutannya lagi dari cerita tersebut .. Tapi ….. Ada tapinya ni ..

Saya harap jangan kecewa ne , Cush disini masih dari segi JIEUN bukan si KEY .. Ghwencanayo ?? ^^

CAST ::

  • Lee Jieun ( IU )
  • KEY ( SHINee )
  • Park Jiyeon ( T-Ara )
  • Chunji ( TeenTop )

Seorang yeoja yang sibuk menatap lembaran demi lembaran foto yang berserakan di meja belajarnya , Di perhatikan satu persatu foto tersebut .. Tidak lain tidak bukan yeoja itu adalah Lee Jieun

Di ambilnya salah satu foto yang berserakan tersebut  “ Key Sunbae” Gumamnya pelan dan tersenyum sendu sambil terus memandangi foto itu .

Ya foto – foto yang berserakan di meja belajar Jieun adalah foto Key sudah 6 bulan terakhir ini Jieun melakukan yang sangat jarang seorang yeoja lakukan , Semua ini di karena hati Jieun yang tidak bisa melupakan Key ..

_Flashback _

Dua minggu sudah berlalu dimana saat pensi Jieun menyanyikan sebuah lagu dari Wonder Girl – Be My Baby . Di lagu tersebut menyiratkan keinginan Jieun yang sangat menginginkan agar key segera menjadikan kekasihnya ..

Bagaimana tidak ?

Semenjak mendapatkan sebuah tatapan dari Key dan itu sudah terjadi saat Jieun kelas 1 .. Hal ini memang membuat Jieun bertanya – Tanya .. Apa maksud tatapan Key ? Mengapa key menatapnya seperti itu ?

Beberapa pertanyaan selalu terbesit dalam otak Jieun , Semakin Jieun penasaran semakin larut pula dirinya memikirkan Key .. Dia pun menyadari kalau dirinya sudah menyukai Key ..

Banyak pepatah mengatakan dari mata turun kehati . Mungkin hal itu yang di rasakan Jieun ternyata matapun bisa berbicara walau memang tidak pasti , Hati pun yang merasakannya ..

Dua minggu yang lalu pun sesuatu terjadi padanya , Dia melihat Key tengah membonceng seorang yeoja dan hal itu membuatnya sangat sesak ..

Dapat di artikan kegalauan melanda dirinya , Di saat itu juga Jieun mengatakan pada Jiyeon kalau dia ingin melupakan Key ..

Saat itu pun ketika Jieun berpapasan dengan Key , Dia selalu mengalihkan pandangannya kearah lain .. Dia sama sekali tidak menatap key , Sekali pun dia bertemu dengan Key dia selalu berusaha menghindari key ..

Seperti sekarang Jieun tengah melewati lorong kelas 3 , Kalau dulu Jieun sangat antusias ingin melewati lorong ini , Namun berbeda dengan sekarang dia ingin sekali cepat – cepat sampai di lorong kelasnya kelas 2 .

Dari jauh terlihat jelas oleh Jieun seorang namja yang sangat dia kenal tengah duduk di tangga bersama teman – temannya “ Issshh kenapa Key oppa harus ada disitu sih “ Desis Jieun kesal

Seorang namja yang dulu sangat di harapkannya agar terus bertemu , Tapi sekarang justru dia sangat tidak ingin melihat namja tersebut ..

Tepat saat ini Jieun ingin menaiki anak tangga , Tapi …

Deg ! Deg !

Di rasakan jantungnya berdegup sangat kencang , Padahal itu baru satu anak tangga yang dia taiki .. Saat itu juga Jieun menaiki anak tangga dengan menundukkan kepalanya karena dia tidak ingin melihat Key .. Tapi dia memang sadar betul kalau dirinya ada yang memperhatikan .

Baru beberapa langkah Jieun menaiki anak tangga tiba – tiba saja “ Ya Jieun-ah “ Ujar Seseorang sambil merangkulnya dari belakang membuatnya terkaget , Ketika dia menengok kearah suara tersebut ternyata orang yang sangat dia kenal “ Ya , Jiyeon-ah bisa tidak kau , Tidak mengagetiku “

“ hehe habis kau memang sangat mudah untuk di kageti “ Jieun menatap garang sahabatnya itu “ Sial kau Park Jiyeon “Jieun siap ingin memukul Jiyeon namun dengan cepat Jiyeon meraih tangan Jieun “ Palliyo kita ke kelas , Bukan kah kau enggan melihat orang yang berada di tangga ini “ dengan seenak jidat Jiyeon menarik tangan Jieun dan berjalan cepat menuju kelas

Gleg !

Ucapan Jiyeon terngiang jelas di otak Jieun , Dia sadar betul ucapan Jiyeon tadi adalah isyarat menyindir “ Kau menyidirnya ?” Tanya Jieun ketika sudah menjauh dari Key .

“ Ne aku menyindirnya “

“ Kenapa kau harus menyindir dengan berkata seperti itu ?” Jiyeon menatap tajam Jieun “ Aku hanya menyadarkanmu saja babo , Kalau kau terus berada di ruang lingkupnya semakin sulit kau melupakannya “

Jieun hanya dapat menghela nafas mendengar perkataan Jiyeon “ Huhh~ kau tahu jantung ini terus berdegup kencang ketika bertemu dengannya .. Padahal aku tidak menginginkan hal ini “Jieun mengelus – elus dadanya .

Jiyeon hanya tersenyum “ Wae? Kenapa kau tersenyum seperti itu ?”

“ Sudah ku duga kau akan sulit melupakannya , Berusaha menghindar pun aku yakin kau akan sulit melupakannya .. Maka dari itu kenapa tadi aku langsung mengajakmu ke kelas dan sedikit menyindir agar kau ingat dengan prrinsip yang kau bilang 2 minggu lalu , Ahhh~ sepertinya tergoyahkan “

“Ya , Park Jiyeon .. Kau fikir aku ingin melepas prinsipku 2 minggu lalu yang ingin melupakannya ? Aniyo tidak akan tergoyahkan , Lagi pula tadi aku terus menunduk agar tidak melihatnya “ Bela Jieun pada dirinya sendiri

“ arayo , Tapi kau sadarkan kalau dia memperhatikanmu ? Itu yang membuat jantungmu berdegup kencang dan kau memang belum bisa melupakannya “

“ Park Jiyeon berhenti berbicara seperti itu , Aku yakin aku bisa melupakannya “ Dengus Jieun dan berlalu dari hadapan Jiyeon ..

Melihat Jieun bersikap seperti itu Jiyeon sangat mengerti akan sikap sahabatnya itu , Jiyeon berbicara seperti itu bukan berarti mau menghakimi Jieun melainkan menyadarkan Jieun kalau dia memang belum bisa melupakan Key .

****

Pulau jeju tepat di taman artapia Jieun tengah mengirup udara segar , Pemandangan indah yang tengah dia lihat saat ini terutama bunga – bunga yang bermekaran di taman ini begitu indah dan menyejukkan hatinya .

“uhhmm sudah lama aku tidak menghirup udara sesegar ini “ Jieun sangat menikmati udara segar ini dan tersenyum riang ketika memperhatikan bunga – bunga di sekitarnya ..

“Ehmm nado sudah lama tidak merasakan udara sesegar ini “ Tiba – tiba seseorang berbicara dan memeluknya dari belakang , Sontak hal ini membuatnya kaget “ Ke.. Key Sunbae , Neo ?” Jieun tidak bisa berkata apa – apa ketika mengetahui orang tersebut adalah Key

“ Su..Sunbae , Bagaimana bisa kau berada disini ?” Dirasakan jantungnya berdegup sangat kencang , Terlebih lagi Key tidak menjawab pertanyaannya melainkan mengeratkan pelukannya dan menengelamkan dagunya tepat di bahu Jieun , Seraya menghirup kembali udara segar .

Perlakuan Key membuat Jieun menelan ludahnya saja “ Su, Sunbaenim …”Belum sempat melanjutkan kata – katanya sudah di potong oleh key “Aku membuntutimu ke pulau jeju “Jieun membelalakan matanya mendengar pernyataan dari Key

“ Me, Membuntutiku ?”

“ Ne, aku tidak ingin jauh darimu Jieun … Tetap berada disisiku Jieun dan tetap mencintaiku Jieun , Jebal “

“ Su.Sunbae”

“saranghae , nado saranghae Jieun-ah” Key semakin mengeratkan pelukannya ,Sedangkan Jieun tidak bisa berkata apa – apa dia terhanyut oleh ucapan dan pelukan dari Key , Dia pun tidak percaya key bisa berkata sedemikian , Tapi tiba – tiba saja …..

“ LEE JIEUN PALLI IRONAYO , JANGAN BERMIMPI TERUS BABO “ Suara yang tidak asing lagi baginya terdengar nyaring di telinganya dan membuatnya terlonjak kaget “ OPPA !!!! KEnapa kau sering sekali berteriak padaku sih “

“ Babo sangat susah membangunkanmu .. Palli mandi atau aku tidak akan mengantarkanmu ke sekolah “ Jinki kakak Jieun mendorong kepala Jieun dengan telunjuknya , Membuat Jieun mendelik “ Aiissh menyebalkan , Arayo ,arayo “ Dengan malas Jieun beranjak dari ranjangnya..

“Makanya jangan kebanyakan mimpi “ Ujar Jinki yang melepar handuk tepat di wajah Jieun dan berlari kecil keluar kamar , Mendengar hal itu Jieun teringat hal tadi diamana dia berada di pulau Jeju “ ARRRRRGGGTTT jadi yang tadi mimpi lagi ..Errrrrr” Jieun mengacak –acak rambutnya sendiri dengan kesalnya ..

****

“HAHAHAHA” Jiyeon tertawa terbahak-bahak mendengar mimpi yang di ceriatkan Jieun “ Aiissh sepertinya kau senang sekali aku bermimpi tentang dia “

“ ahaha aniyo Jieun-ah , hanya saja…” Jiyeon memotong ucapannya dan menatap Jieun dalam “ Wae? “ Jieun mengerutkan alisnya tidak mengerti tatapan Jiyeon

“ HAnya saja ucapanku yang lalu – lalu itu benar , Kalau kau belum bisa melupakannya .. Buktinya untuk kesekian kalinya kau bermimpi tentangnya “

Jieun mencerna ucapan Jiyeon dan menghelakan nafasnya “Sepertinya kau benar aku belum bisa melupakannya , Keunde … Kenapa aku sulit untuk melupakannya ?”

“ Karena pada dasarnya di hatimu masih mengharapkannya ,Walau kau tahu dia sudah mempunyai kekasih , Tetapi hati kecilmu sangat mengharapkannya “Jieun tidak bisa berkata apa – apa mendengar perkataan Jiyeon memang benar adanya kalau dia masih mengharapkan ..

“ Bukan hanya mengharapkan tapi kau sudah mencintainya “ Lanjut Jiyeon semakin membuat Jieun kaget “ MWO ? SARANG?” Jiyeon menganggukan kepalanya

“ Bagaimana bisa kau menafsirkan kalau aku mencintainya ? Sedangkan aku belum mengenalnya ,Bahkan kita hanya saling bertatap – tatapan .. Wae Jiyeon-ah ?”

“bisa saja Jieun-ah Karena saat itu hatimu sedang kosong dan kebetulan Key menarik perhatianmu  .. Kau harus tahu Jieun-ah cinta datang dan terjadi ,bahkan saat orang itu tidak tahu ataupun tidak sadar kalau itu cinta “ Jieun hanya dapat diam terpaku mendengar ucapan Jiyeon ..

“ Sepertinya kau benar ,Aku mencintainya .. Lalu aku harus bagaimana ?” Jieun menundukkan kepalanya tidak tahu harus melakukan apa , Tapi Jiyeon seakan memberi ketegaran dia memegang kedua bahu Jieun “ Terserah padamu , Sekarang kau ingin mempertahankannya atau tetap ingin melupakannya ?”

Jieun terus mencerna ucapan Jiyeon dan berfikir matang , Seperdetik kemudian dia menatap dalam bola mata sahabatnya ini “ Jiyeon-ah apa aku boleh mempertahankannya ? Sedangkan dia sudah mempunyai kekasih ?”

Jiyeon hanya tersenyum dan berpegang erat pada bahu Jieun “ Selama kau tidak merusak hubungan mereka , Kau boleh tetap mempertahankan Key dan mencintainya “ Jieun semakin menatap Jiyeon lalu dia tersenyum “ Mencintai secara diam – diam maksudmu ?”

Jiyeon menganggukan kepalanya “ Ne , Secret admirer “

“ Keunde , Apa boleh aku mencintainya secara diam – diam ?”

“ Jieun-ah sudah ku bilang selagi kau tidak merusak hubungan mereka , Kenapa tidak .. Masalah hati apa bisa kau memaksakan dan menolak perasaan cintamu itu ? Tidak kan ?” Jieun menganggukan kepalanya “ Jadi  jangan pernah beranggapan ini salah kau Jieun , Karena tidak ada yang bisa menolak keinginan hati “ Ucapan Jiyeon benar – benar akan di ingat oleh Jieun .

****

Jieun dan Jiyeon berjalan melewati lorong kelas 3, Terlihat para kelas 3 sudah di sibukan dengan kegiatan belajarnya .. Sedangkan kedua yeoja ini berkeliaran di luar kelas karena memang di kelas mereka tidak ada guru ..

Tepat pada kelas 3-B Jieun berhenti seketika “ Wae? Kenapa kau berhenti tiba – tiba ?” Ujar Jiyeon dengan heran ..

“ Kau lihat Key sunbae tersenyum seperti itu , Aku ingin mengambil gambarnya “ Ujar Jieun sambil menunjuk pada Key yang tengah tersenyum riang sambil mengambil gambar Key dengan kameranya ..

Jiyeon hanya dapat mengelengkan kepalanya saja melihat tingkah temannya akhir- akhir ini , Kenapa ? Ya .. Semenjak Jiyeon berkata bijak Jieun mempunyai ide konyol yang dia beri judul “ Memories for u” , dia berkata kalau dirinya ingin memberi kenang – kenangan pada Key ..

Kebetulan Key yang memang kelas 3 dan tidak akan lama lagi dia akan lulus dari sekolah ini , Hal ini membuat Jieun berbuahkan satu ide , Dimana Jieun ingin mengambil foto – foto Key dan akan dia rangkai sedemikian rupa menjadi sebuah buku kenang – kenangan untuk Key..

Semenjak itu juga Jieun tidak pernah lepas dari sebuah kamera yang sekarang menggantung di lehernya .. Sudah berapa banyak foto pula yang dia ambil pada kamera tersebut dan Jiyeon tidak bisa berkata apa – apa kalau Jieun sudah seperti ini .

****

Jieun tengah mengamati pepohonan dan mencatat tentang pepohonan yang ada di halaman belakang sekolah , Karena hari ini pelajaran biologi di kelas Jieun bebas keluar untuk mengamati pohon – pohon dan dedauanan yang berada di sekitar sekolah ..

Kebetulan sekali Jieun tidak sekelompok dengan Jiyeon , Melainkan dia sekelompok dengan Chunji .. Mereka pun tengah meneliti dedaunan yang berada di belakang halaman ..

“ Ya , Ya apa yang mereka lakukan di pintu belakang itu “ Gerutu Chunji dengan nada sedikit kesal dan menunjuk – nunjuk pada arah tersebut , Jieun hanya mengerutkan alisnya saja dan memperhatikan yang di tunjuk chunji ..

Terlihat beberapa anak murid sekolah ini , Seakan ingin menyelinap ke luar “ Omo , Apa mereka ingin kabur dari sekolah ? Aiisshh apa dia adik kelas kita ? hah “ Chunji terus bergerutu tidak jelas bahkan ingin menghampiri segerombolan murid – murid tersebut , Tapi di tahan oleh Jieun “ Sudahlah jangan di hiraukan kita teruskan saja tugas kita”

“ Babo , Mereka ingin kabur .. Kita harus memberi tahu pada sonsaengnim “ Chunji terlihat kesal dengan tingkah murid – murid tersebut , Sedangkan Jieun hanya mengelengkan kepalanya .. Tapi matanya tanpa sengaja menangkap anak yang ingin memanjat pintu sekolah ini ..

Betapa kagetnya setelah dia menjelaskan pandangannya ternyata itu adalah Key “ Key sunbae ? “ Pekik Jieun dan tepat saat itu juga Jieun menyiapkan kameranya , Mengambil beberapa foto Key ini adalah kesempatan emas bagi Jieun bahkan sangat langka baginya .. Dia baru tahu kalau Key suka membolos ..

“ Ya , Kalian mau kabur dari sekolah ? Hah “ Ujar Chunji yang sudah berada dekat dengan mereka yang ingin kabur , Ketika para murid – murid tersebut membalikkan arah mereka pada Chunji , Terlihat Chunji menelan ludahnya “ Jonghyun Sunbae , Key sunbae”

“ Wae? Kami memang ingin kabur ? Apa kau ingin melaporkannya pada sonsaengnim ?” Ujar Jonghyun yang memang mudah terbawa emosi “ Aahh aku fikir kalian para hoobae yang ingin kabur .. Keunde Kenapa kalian ingin kabur ?” Ujar Chunji

“Eoh Chunji-ah…” Belum sempat Key melanjutkan kata – katanya sudah di potong oleh Jonghyun “ Wae? MEmangnya kenapa kalau kami kabur ? Kau pasti ingin melaporkannya juga kan ? Apa kau cari mati denganku ? Hah !” Chunji hanya dapat menelan ludahnya saja melihat ekpresi Jonghyun yang sangat kesal..

“ Jonghyun-ah sudahlah “ Key menahan Jonghyun agar tidak marah – marah lagi “ Mianhae sunbaenim , Kalian tenang saja kami tidak akan melaporkan kalian “ Ujar Jieun tiba – tiba , Sedari tadi dia sadar betul kalau Chunji di marahi para sunbae ini tapi dia terlalu asik memfoto Key ..

“ Baguslah , Ingat jangan melaporkan kami , Ara “ Ujar Jonghyun , Jieun hanya mengangguk pelan “ Palli ka , Key “ Ajak Jonghyun sambil menepuk pungung Key , Key hanya menurut saja mengikuti Jonghyun dari belakang .

Tapi Jieun sadar betul kalau sebelumnya Key memperhatikannya , Lagi – lagi Jieun mengambil beberapa foto Key walau itu hanya sebuah pungung Key ..

“ Babo , Kalau suka nyatakan saja “ Gerutu Chunji dan berlalu meninggalkan Jieun , Tapi dia cukup tercengang Chunji mengetahui hal ini “Ya , BAgaimana kau mengetahui  hal ini ?” TEriak Jieun sambil mengejar Chunji tapi tidak ada jawaban “ YA .. CHUNJI “ Jieun berteriak lagi jujur dia sangat takut kalau ada orang yang mengetahui kalau dia menyukai Key .

Chunji membalikkan tubuhnya “ Babo , Tatapan kau padanya berbeda .. Kau tenang saja aku tidak akan memberitahu pada siapapun “ Jieun tersenyum puas dengan pernyataan Chunji “ Gomawo”

“ Hey , Itu sebagai balas budi tadi kau sudah menyelamatkanku di depan Jonghyun sunbae tidak lebih , Ara “ Chunji langsung berjalan kembali seolah tidak memperdulikan Jieun , Sedangkan Jieun hanya tersenyum saja mendengar ucapan Chunji ..

****

“ Gomawo oppa , Nanti pulang sekolah kau bisa menjemputku kan ?” Ujar Jieun ketika turun dari mobilnya “ Aniyo , Kau pulang saja naik bis” Tolak Jinki

“ Aiissh oppa macam apa kau ini , aku itu adikmu masa menjemput saja tidak bisa “ Jieun mengerucutkan bibirnya “ Aku kuliah sampai sore jadi tidak bisa menjemputmu , Sudah aku pergi .. Masuk sana “ Jinki memberikan isyarat agar Jieun segera masuk kedalam sekolah , Seakan mengerti Jieun hanya menganggukan kepalanya .

Jieun sudah memasuki gerbang sekolah , Tapi satu pemandangan yang membuatnya terkaget .. Terlihat key tengah shit up dengan beberapa teman – temannya ..

“ Makanya jangan pernah kabur dari sekolah lagi , Palli “Ujar salah satu Sonsaengnim yang berada di depan mereka ..

Hal ini pun dapat Jieun tafsirkan kalau Key dan teman – temannya ketahuan kabur , Alhasil akibatnya mereka harus di hukum ..

Lagi – lagi di saat seperti ini Jieun mengabadikannya dengan kamera miliknya , Dimana key tengah di hukum dia mengambil gambarnya ..

******

Jieun dan Jiyeon sangat asik menikmati makanannya , Kali ini mereka di temani oleh Chunji yang lagi – lagi tidak mendapatkan kursi untuk makan .. Memang akhir – akhir ini kantin selalu di padati oleh para murid .

Tapi di sela – sela makannya tanpa sengaja mata Jieun melihat pemandangan yang tidak mengenakan baginya , Sambil melihat pemandangan itu Jieun mengigit – gigit bibir bawahnya seolah tidak suka dengan pemandangan tersebut .

“ Ya Jieun-ah , Kenapa kau berhenti makan ? Memang apa yang kau li…” Ucpaan Jiyeon terhenti begitu saja , Ketika melihat pemandangan yang tengah di lihat oleh Jieun saat ini “Jieun-ah “ Jiyeon menatap sendu Jieun , Namun Jieun tetap lurus pada pandangannya .

“Ohh Key sunbae dengan kekasihnya krystal adik kelas kita “Ujar Chunji santai sambil memperhatikan pemandangan yang tengah di lihat mereka , Memang terlihat jelas  Key yang makan bersama – sama temannya tapi di sampingnya terdapat seorang yeoja manis tengah menyuapinya makan “Kau cemburu melihat hal itu ?”Lanjut Chunji

Mendengar hal itu Jieun menatap tajam Chunji “ Ya, Chunji kau jangan berkata apa – apa “ Ujar Jiyeon sambil memukul kepala Chunji “ Aiissh aku hanya bertanya padanya saja cemburu apa tidak , Lagi pula tidak ada guna baginya cemburu , Toh Jieun bukan siapa – siapa Key sunbae .. Jadi Jieun itu sebenarnya tidak ada hak untuk cemburu melihat pemandangan itu “

Jieun semakin menatap Chunji tajam “ YA , CHUNJI .. Apa yang kau bicarakan babo “ Lagi – lagi Jiyeon memukul – mukul Chunji

“ Babo , Aku hanya menyadarkan dia saja .. Akhir – akhir ini dia terlihat bodoh dengan kameranya , Memotret Key sunbae … Dia itu mengharapkan sesuatu yang sudah pasti tidak akan dia dapat , Tapi dia tetap memaksakan kehendaknya .. Seharusnya kau mencari kebagaiaan dirimu sendiri Jieun ,Buka hatimu untuk orang lain .. Jangan mengharapkan yang tidak pasti untukmu , Belum tentu Key sunbae menyukaimu .. Ahh lihat saja dia sudah mempunyai kekasih , Omo mengharapkan seseorang yang sudah mempunyai ke…” Ucapan Chunji terpotong begitu saja karena Jiyeon langsung membekap mulutnya ..

“ Babo , Kau ini semakin menjadi – jadi ya berbicara .. Kalau berbicara di saring “ Kesal Jiyeon tapi dengan cepat Chunji melepaskan bekapan tangan Jiyeon “ Aku hanya memberitahu di…” Lagi – lagi ucapan Chunji terpotong ..

Tapi kali ini ucapannya terpotong bukan karena di bekap melainkan melihat Jieun yang mengeluarkan air mata tanpa henti “ Jieun-ah uljimayo “ Ujar Jiyeon yang ingin menghapus air mata Jieun namun dengan cepat di tepis olehnya “ Ghwencanayo Jiyeon-ah “ Sedari tadi Jieun memang mencerna ucapan Chunji , Bahkan memang benar adanya ucapan Chunji dan hal itu membuatnya menangis ..

“Chunji memang benar aku mengharapkan hal yang sudah pasti tidak akan ku dapat .. Tapi kau harus Chunji melupakan seseorang tidak semudah yang kau bayangkan , Aku tidak perduli dengan ucapanmu .. Aku hanya menjadi pengagum rahasianya tidak lebih , Bahkan aku tidak berniat menghancurkan hubungan mereka .. Aku tidak akan melupakannya Chunji “

Setelah berbicara seperti itu sambil menangis Jieun berlalu meninggalkan Chunji dan Jiyeon yang masih terbengong dengan pernyataan Jieun .. “ Seharusnya kau tidak berbicara seperti itu “ Jiyeon menatap Chunji dengan kesal dan berlalu mengejar Jieun, Sedangkan Chunji terlihat merasa bersalah sudah berkata yang berlebihan ..

_End Flashback _

Semenjak itulah kamar Jieun di penuhi oleh foto-foto Key yang sudah dia cetak , Bahkan sudah dia rangkai sedemikian rupa menjadi sebuah buku yang berisikan foto – foto Key .. Meski sempat hatinya tergoyahkan karena ucapan Chunji beberapa bulan silam , Tapi Jieun terus berusaha tegar dan tanpa henti memotret Key ..

Dia benar – benar berniat untuk memberikan kenang-kenangan pada Key , Walau baginya sangat menyesakan hatinya karena akan berpisah oleh Key , Tapi setidaknya dia memberikan sebuah kenangan untuk key ..

Mungkin orang berfikir kalau dia sudah gila harus mengambil gambar Key , Tapi tidak ada cara lain baginya .. Tidak mungkin baginya untuk menyatakan perasaannya pada Key , Bahkan untuk menyapa saja tidak bisa dia berikan .. Dia terlalu takut dan malu .

Walau masih ada pertanyaan mengenai tatapan Key yang sekarang sudah jarang di berikan oleh Key pada Jieun . Tapi hal itu lah yang sukses membuat Jieun menjadi seperti saat ini ..

“ Babo , Aku benar – benar bodoh karenamu sunbae “ Ujar Jieun dengan nada parau sambil menatapi salah satu foto Key , Tapi kali ini Jieun menatap satu buku berbwarna putih yang ada di hadapannya .. Secara perlahan di buka halaman utama buku tersebut yang berjudul “ Memories For You” , Tepat di lembaran kedua terdapat foto Key sekaligus tulisan yang di tulis oleh Jieun ..

_LEE JIEUN _

Di buku tersebut terdapat foto yang sudah di susun rapi dan beberapa kata – kata yang di berikan Jieun .. Tepat di bagian akhir halaman terdapat nama Jieun di buku tersebut ..

Memandangi buku tersebut air mata Jieun pun tidak bisa tetahan lagi “ Sunbaenim , aku benar – benar bodoh harus membuat hal seperti ini untukmu” runtuk Jieun terus menangis sesugukan “ Tidak sadarkah kau kalau aku mencintaimu ? KEnapa dulu kau memberikan tatapan itu padaku ? Wae?? Wae??”

“ apa sebenarnya tatapanmu itu padaku ? apa kau tidak bisa bericara padaku sekali saja , memberitahu akan tatapanmu itu ? ahhh arayo aku yang terlalu kepedean dan mensalahartikan tatapanmu , tidak mungkin bagimu menyukai yeoja sepertiku ini .. aniyo “

“Sunbaenim ,Jeongmal saranghae ! Harujog-il dangsin saenggageul haeyo , arayo ?”

Jieun terus bergumam tidak jelas dan terus menangis , Bahkan dia membenamkan wajahnya tepat di buku tersebut dan terus menangis sejadi-jadinya meruntuki nasibnya yang malang akan cinta .

*****

Hari ini adalah hari dimana para kelas 3 mengadakan acara perpisahan , Setelah mereka berjuang untuk ujian akhirnya saat kelulusan dan perpisahan ini tiba juga .. Bahkan bagi mereka ini adalah sebuah kebahagian yang tidak akan di lupakan ..

Tapi tidak dengan Jieun yang tengah berdiri tepat di depan aula , Dia merasa sedih karena akan kehilangan orang yang sangat dia kagumi serta di cintainya .. Tapi ini memang sudah jalannya dia harus berpisah dengan Key ..

Mata Jieun sedari tadi terus tertuju pada Key yang memang tengah berbicara dengan beberapa temannya , Mungkin sebagaian dari itu tengah mengucapkan selamat atas kelulusannya ..

Jieun masih saja berdiri di ambang pintu sambil menggenggam erat bingkisan yang dia bawa , Ingin sekali dia masuk tapi kenapa rasanya sangat sulit sekali , Padahal dia sudah mempersiapkan kata – kata untuk key bahkan dia bertekad kuat untuk memberikan bingkisan itu sendirian .. Lagi – lagi setiap melihat Key , Jieun selalu tidak bisa berkata – kata ..

“ Ya kenapa kau masih disini babo , Tunggu apa lagi cepat masuk “ Ujar Jiyeon yang memang memperhatikan Jieun dari jauh , Dia mendorong tubuh Jieun untuk memasuki aula tersebut namun di tahan oleh Jieun “ Shireo aku malu Jiyeon-ah “

“ Babo , Bukan kah kau bilang sudah siap dan bertekad kuat ! Kenapa sekarang nyali kau seakan menciut begitu saja ketika melihat Key sunbae”

“ Aku takut Jiyeon-ah , Sekaligus malu “ Jieun menundukkan kepalanya “ Kalau kau malu pakai ini saja “ Ujar Chunji yang tiba – tiba saja datang dan menutupi kepala Jieun dengan sweaternya

“ Aiissh kau fikir aku harus menghampiri Key sunbae menggunakan ini “ Jieun meleparkan sweater Chunji tepat kearah wajahnya dengan wajah yang masam “ Sepertinya ide Chunji ada benarnya juga kalau kau malu gunakan itu saja , Dari pada kau tidak ada keberanian sama sekali seperti ini “ Timpal Jiyeon

“ Jiyeon-ah “

“ Palliyo hampiri dia dan beri kenang – kenangan itu padanya “ Ujar Jiyeon yang melirik kearah Key , Jieun hanya menatap Jiyeon dan menghelakan nafas beratnya “Palli ka , Aku akan menemenimu menghampirinya  “ Ujar Chunji yang langsung menarik tangan Jieun tanpa seijinnya ..

“ MWO ? Kau mau apa Chunji “ Jieun menahan Chunji “ Babo , Aku hanya membantumu sebentar menghampirinya , Setelah itu akan aku kasih kau celah untuk berbicara dengannya , Kalau perlu kau ungkapkan isi hatimu itu .. Arayo “

Pernyataan Chunji membuat Jieun tidak bisa berkata apa – apa , Dia hanya bisa menuruti saja yang di ucapkan oleh Chunji .. Sedangkan Jiyeon dari Jauh mengepalkan kedua tangannya seraya memberi isyarat “Fighting”

“ Key sunbae “ Ujar Chunji ketika mereka sudah berada di dekat Key , Sedangkan Jieun detak jantungnya berdetak 3 kali lipat dari biasanya membuatnya tidak mampu untuk melihat Key , alhasih dia hanya bisa bersembunyi di balik Chunji “ Mwo Chunji , Neo ?” Ujar Key yang menyadari keberadaan Chunji

“ Sunbae , Chukaeyo atas kelulusanmu ,Chukae “ Chunji memeluk sebentar sambil menepuk – nepuk pungung Key “ Gomawo Chunji-ya , aku fikir kau tidak akan mengucapkan hal ini padaku “

“aiissh mana mungkin aku melupakanmu sunbae , Seharusnya aku yang berbicara seperti itu .. Setelah lulus kau tidak akan melupakanku kan ? “

“ Tentu tidak Chunji-ah , Kau sudah ku anggap seperti adikku sendiri “ Ujar Key yang menepuk – nepuk pundak Chunji

“ Ahh Gheure , Sunbae ada seseorang yang ingin mengucapkan sesuatu padamu “ Ujar Chunji seolah tidak ingin banyak basa- basi lagi memberi kesempatan pada Jieun “ Mwo ? Maksudmu ?” Key terlihat kebingungan dengan ucapan Chunji

Namun dengan cepat Chunji terarah pada Jieun , Chunji langsung pindah kearah belakang Jieun dan mendorong tubuh Jieun “ Palli ini kesempatanmu , Jangan menyia-nyiakannya “ Bisik Chunji pada Jieun ,Jieun hanya menganggukan kepalanya saja .

“Sunbae ,ige Lee Jieun temanku ingin mengucapkan selamat padamu “ Ujar Chunji sambil menepuk – nepuk kedua pundak Jieun , Key membulatkan kedua matanya ketika melihat Jieun yang sudah ada di hadapannya entah apa yang ada di fikiran Key saat itu .

Tapi sedari tadi Jieun tidak berkata apa – apa karena dia tertunduk malu dan detak jantungnya semakin menjadi – jadi “ Babo tunggu apa lagi , Kau pasti bisa” Bisik Chunji lagi

“Kau ingin memberi selamat padaku ?” Ujar Key yang angkat bicara  Karena sedari tadi Jieun hanya diam saja , Mendengar suara Key seolah memberi kekuatan untuk Jieun akhirnya dia memberanikan diri untuk melihat wajah Key ..

Deg !

Tepat saat ini Jieun melihat Key dengan jelas, Baru kali ini Jieun melihat Key dari dekat , Tapi dia tidak berani menatap mata Key yang tajam .. Sambil meremas –remas bingkisan yang dia pegang , Dia menghelakan nafas beratnya memberanikan diri menatap mata Key “ Su .. Sunbaenim Chukaeyo “ Dengan terbata – bata Jieun mengucapkan kalimat itu dan menundukkan kepalanya ..

Key hanya tersenyum melihat Jieun yang seperti itu “ Gomawo atas ucapannya “ Ujar Key yang menyodorkan tangannya seolah ingin berjabatan tangan dengan Jieun , Namun Jieun hanya membulatkan kedua matanya melihat tangan Key yang sudah di sodorkan ke arahnya ..

“ Ahhh Ige untukmu sunbae “ Bukan membalas jabatan tangan Key , Jieun malah menyodorkan bingkisan yang dia bawa pada Key “ Ige mwoya? “ Sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal Key memandangi bingkisan yang di sodorkan Jieun

“Jebal terimalah kenang-kenangan ini” Jieun kembali menyodorkan bingkisan itu pada Key , Sungguh Jieun tidak mampu berlama – lama dengan Key karena jantung Jieun semakin berdetak cepat , Hal inilah yang membuatnya menjadi gila terlebih lagi dia bisa berada di hadapan Key saat ini “ Gomawo” Akhirnya Key menerima bingkisan tersebut ..

Jieun menanggapinya dengan senyuman , Begitu juga dengan Chunji yang memeberi isyarat pada Jiyeon kalau dia berhasil membantu Jieun ..

“ Oppa , Chukaeyo “ Ujar Seorang yeoja yang tiba – tiba saja datang dan mencium lembut pipi Key serta menggamit tangan Key ..

Jieun dan Chunji cukup tercengang dengan perlakuan yeoja itu secara tiba – tiba , Melihat hal ini memang membuat Jieun sakit hati tapi mau di apakan lagi dia tahu betul siapa yeoja yang tengah menggamit tangan Key saat ini ..

“Kau jangan bersikap seperti tadi , Tidak malu di lihat mereka “Ujar Key seolah ingin melepaskan gamitan tangan yeoja itu , Tapi yeoja cantik yang bernama krystal itu hanya menggelengkan kepalanya dan mengeratkan gamitan tangannya pada Key..

Chunji memperhatikan sikap Jieun yang hanya diam saja dan sedikit tersenyum masam “ Sunbaenim ,Kekasihmu ?” Ujar Chunji seolah pura – pura tidak tahu sambil menunjuk pada yeoja itu ..

“Krystal ..” Belum sempat Key melanjutkan kata – katanya sudah di potong oleh Krystal “ Aniyo , Dia bukan kekasihku , Tetapi kami sudah bertunangan .. Lihat ini “ Krystal memamerkan cincin yang berada di jari manisnya dan menunjukkan cincin yang ada di jari manis Key , Key terlihat menatap Krystal ..

Sedangkan Jieun dan Chunji semakin terbelalak kaget , Terutama Jieun yang sangat kaget dengan pernyataan Krystal , Dadanya sangat sesak sungguh dia tidak ingin mendengar pernyataan ini , Benar – benar tidak ada harapan bagi Jieun lagi karena Key sudah terikat oleh krystal ..

Ingin sekali dia menangis saat itu namun tidak mungkin baginya menangis di depan Key . Sedangkan Chunji terus menatap Jieun seolah mengerti perasaan Jieun “ Ahhhh kalian bertunangan , Sungguh kalian pasangan yang cocok , Sangat cocok “ Ujar Jieun tiba – tiba sedikit dengan nada yang bergetar

Chunji cukup tercengang dengan ucapan Jieun , Key dia hanya membulatkan kedua matanya tidak mengerti apa yang dia fikirkan “ Jinjayo eonni ? Kau bilang kami sangat cocok ?” Ujar Krystal dengan wajah yang berseri – seri

“Ne, Aku doakan kalian langgeng dan sampai pernikahan ne “ Ujar Jieun menepuk pundak Krystal..

“ Ahh gomawo eonni , oppa kau dengar kan katanya kita cocok .. Omo sepertinya orang tua kita harus cepat – cepat melangsungkan pernikahan kita setelah aku lulus nanti”Krystal terus bergerutu riang pada Key ..

Tepat saat itu Jieun tidak bertakata apa – apa lagi , Dia pergi dari hadapan Key dan Krystal .. Ketika Jieun membelakangi Key airmatanya jatuh begitu saja , Dadanya terasa sangat sesak .. Sebenarnya dia sangat tidak ikhlas mengucapkan kalimat tersebut , Tapi mungkin ini yang terbaik mendoakan Key bahagia meski dengan orang lain ..

Jieun berjalan dengan gontai dan terus mengeluarkan air mata , Perasaanya bercampur aduk menjadi satu  sampai tidak menyadari sedari tadi Jiyeon memanggilnya .. Tetapi ketika Jiyeon ingin mengejar Jieun tangannya di cegah oleh Chunji “ Biarkan dia menenangkan dirinya sendiri dulu , PErnyataan krystal kalau dia bertungan dengan Key membuat Jieun sangat shock “

Mendengar ucapan Chunji , Jiyeon membulatkan matanya tidak percaya kalau Key ternyata sudah bertunangan “ Kenapa kisah cintamu menjadi sangat menyedihkan seperti ini Jieun-ah “ Tanpa terasa Jiyeon menitikan air matanya sambil menatap pungung Jieun dari jauh .

****

Saat ini Jiyeon dan Chunji berniat menyusul Jieun , Setelah tadi mereka membiarkan Jieun menenangkan dirinya sendiri .. Tapi mereka pun berfikir kalau Jieun butuh teman yang menemaninya , Jieun butuh topangan kepedihannya saat ini ..

Jiyeon dan Chunji berada di sungai han , Karena Jiyeon tahu betul tempat favorite Jieun di sungai han … Benar saja terlihat Jieun yang tengah berdiri di pohon rindang sambil menatap lurus sungai han , Tanpa basa – basi lagi Jiyeon dan Chunji menghampirinya ..

“Jieun-ah” Panggil Jiyeon

“Jiyeon-ah “Ujar Jieun yang menyadari keberadaan sahabatnya itu , Terlihat mata Jieun sangat sembab . Bahkan air matanya mengalir lagi , Melihat keadaan Jieun yang sulit di artikan membuat Jiyeon merasa iba dan langsung meraih Jieun kepelukannya .

“Jiyeon-ah hikkss hikkss” Jieun menumpahkan tangisannya di pelukan Jiyeon , Memang yang dia butuhkan saat ini adalah pelukan hangat dari seorang sahabat , Jiyeon pun tahu betul keadaan Jieun saat ini dan terus memeluk erat Jieun “ Menangislah sepuasnya “

“Hikkss , Hiks” Melihat hal ini Chunji pun merasa iba dan berfikir sebegitu mencintainya Jieun pada Key .. Untuk pertama kalinya dia melihat seorang yeoja menangis demi namja yang di cintainya …

“ Ghwencanayo Jiyeon-ah , Aku sudah merelakannya walau hatiku sangat sakit “ Ujar Jieun yang melepaskan pelukannya dan menyeka air matanya sendiri seraya tersenyum memaksakan ..

“ Jeongmal Ghwencanayo ?” Jiyeon memastikan ucapan Jieun tadi , Dia mengangguk mantap “ Ne Ghwencanayo , Walau hati ini sangat sakit .. Sudah seharusnya aku merelakan Key pada tunangannya itu , Aku tidak akan menganggu kehidupan mereka .. Dari awal aku hanya sekedar pengagum rahasianya saja , Dengan memberikan kenang-kenangan itu pun aku sudah merasa cukup , Setidaknya itu mewakili perasaanku padanya “

Jiyeon dan Chunji cukup tercengang dengan pernyataan Jieun yang sangat bijak itu “ Keunde …. Aku tidak akan melupakannya ,Dia cinta pertamaku .. Karena cinta pertama akan terkenang di hati “ Ucapan terakhir Jieun itu membuat kedua temannya tersenyum .

“ Arayo , Tapi kau yakinlah .. suatu saat nanti kau akan mendapatkan yang terbaik untukmu “ Ujar Jiyeon sambil merangkul Jieun ..

“ Gheure ucapan Jiyeon sangat benar , Walau kisah cintamu saat ini sangat miris tapi aku yakin kau akan mendapatkan yang terbaik .. Terkadang cinta yang kita inginkan tidak sesuai dengan keadaan , Keunde kita harus mengambil hikmahnya dari hal tersebut “ Ujar Chunji yang juga merangkul Jieun dan menerawang lurus sungai han ..

Jieun dan Jiyeon sangat kaget dengan ucapan Chunji yang bijak ini , Mereka hanya dapat tersenyum satu sama lain membenarkan ucapan Chunji ..

Memang terkadang Perjalanan cinta tidak semulus dengan apa yang kita inginkan ..

Tapi di balik itu semua akan ada terselip sebuah cinta tulus yang menanti dan akan ada sebuah akhir kisah cinta yang indah ..

Cinta pertama pun tidak perlu di lupakan melainkan di kenang ..

Karena kenangan bisa menjadi pelengkap hidup dan pelengkap hidup akan mengingatkan kita di masa lalu pada masa yang akan datang .

Fin~

Ottokhe ? FF Gaje ni ..

GAJE bangat kan ceritanya ?? hahaha

Udah lama akunya ga buat ff jadi kaya gini dah buat ff gaje bener , udah gitu nyesuain sama perasaan juga … makanya saya blm lanjut ff me and dad .. hihi

Tapi , tapi … Menurut kalian masih gantung ga ini cerita ?

Emmmmmmmm??????  >.<

Yang udah buka wajib komen ne , okayyyyy

11 thoughts on “Memories For You

  1. Terharu baca ceritanya..
    Knp tiba2 key bertunangan.. Aduh msh penasaran arti tatapan key, ayo dunk ksh tau, hehe
    Msh mengantung crita knp key bs memberi tatapan itu utk jieun!

  2. annyeong cingu.. aku suka FF ini. Tapi kayanya jangan end disini yah? Kayanya masih nanggung gitu kalo end dsini. msh banyak misteri key yg blm terungkap. Hehehe *sotoy bgt dah*
    Please.. Gomawo.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s