Make Me Your Lady

Author :: Kim RaeMi

Title :: Make me your lady

Length ::Oneshoot

Rating :: T

Genre :: AU , Romance

Summary :: I love u , Please make me your lady ..

BackSound :: Wonder Girl – Be My Baby , Kyuhyun – Late autumn

 

Cast ::

Lee Jieun ( IU )

KEY ( SHINee )

Park Jiyeon ( T-ara )

A/N :: Masih inget sama ficlet saya yang judulnya your eyes ?? nah bisa di bilang ini lanjutan dari ficlet tersebut .. tapi masih dari segi Jieun , yang jelas di baca ajah kalo mau tau ceritanya gimana ..  

 

Sebuah pandangan ??

Apa yang kalian tafsirkan dari sebuah pandangan atau lebih tepatnya sebuat tatapan ?

Benci ? Cinta ? atau sebuah ketertarikan ?

Tiga kemungkinan bisa terjadi dari sebuah tatapan tersebut , Bisa kemungkinan lain pun terjadi .. Terkadang manusia tidak bisa menafsirkan sebuah pandangan seseorang ..

Sama seperti yang di rasakan Lee Jieun saat ini , Sampai sekarang dia masih tidak mengerti dengan pandangan dari seorang sunbaenya tersebut ..

Seperti biasa setiap istirahat berlangsung Jieun dan Jiyeon menghabiskan waktunya di kantin , Meski terkadang mereka menghabiskan waktunya di taman .. Tapi kali ini mereka tengah berada di kantin menikmati hidangan kesukaan mereka .

“ Huwaaaaa pedas “ Jieun menguap – nguap bagaikan ikan yang kehabisan air , Dia pun mengibas – ngibaskan tangannya tepat di mulutnya “ Aiiisshh palli minum ini “ Jiyeon menyodorkan ari mineral pada Jieun dan tanpa ragu dia menyeruputnya habis ..

“ Sudah ku bilang kan jangan banyak – banyak memakan sambal , Sudah tahu tidak suka pedas kenapa harus memakai sambal sebanyak itu “ Ujar Jiyeon dengan kesal karena peringatannya tidak di dengar oleh Jieun ..

“ Hehe , Aku hanya mencoba saja memakan sambal .. TErnyata huwwaa sangat pedas .. Wueeekk”Jieun menjulurkan lidahnya merasakan tidak enaknya memakai sambal banyak – banyak “ Babo sudah tahu tidak suka sambal , Jangan sok kuat untuk memakai sambal di makananmu” Jiyeon ingin memukul Jieun namun dengan cepat Jieun menyingkir  , Alhasil tawaan keluar dari mulut mereka masing – masing ..

Di saat mereka tengah asik tertawa lepas , Tanpa sengaja mata Jieun menghadap pada seorang namja yang memang biasa dia tanggap tengah menatapnya , Dalam sekejap tawaan Jieun berhenti seketika . Dia menatap kembali namja yang sudah tidak asing baginya dan selalu seperti ini padanya ..

Ya , Key senior Jieun yang selalu tanpa sengaja tertangkap basah tengah menatapnya .. Meski dia tidak yakin dia menatap Jieun , Tapi perasaannya enta kenapa merasakan seperti itu .. Bisa jadi apa sebuah kebetulan saja ..

Jieun masih menatap Key yang juga tengah menatapnya , Tapi sesaat kemudian Key yang di ajak bicara oleh temannya langsung terfocus pada temannya mengalihkan padangan dari Jieun ..

Tanpa terasa sedari tadi Jieun memegang dadanya yang berdegup kencang , KEnapa selalu seperti ini ketika Key menatapnya jantungnya selalu berdegup kencang seolah mengisyaratkan sesuatu , Tapi dia belum paham dengan keadaan ini ..

“ Ya Jieun-ah , Ghwencanayo ? “ Ujar Jiyeon yang menyadari sedari tadi Jieun diam sambil memegangi dadanya , Seakan tersadar “ Ghwencanayo “

Jiyeon seolah tidak percaya dengan ucapan Jieun , Dia pun memutar bola matanya dan melihat apa yang tadi Jieun lihat “Key sunbae , apa dia menatapmu lagi ?”

Jieun membulatkan kedua matanya medengar ucapan Jiyeon , Tapi dia tidak bisa menepisnya itu memang nyata “ Ne , Aku semakin tidak mengerti dengan tatapannya dan jantung ini kenapa berdegup dengan cepat “ Jieun memegangi dadanya yang berdegup kencang ..

“ Sepertinya kau yang mulai tertarik padanya Jieun-ah ” Jieun membulatkan matanya medengar ucapan Jiyeon “ MWo ? Tertarik padanya ? Micheosseo “ Pekik Jieun tidak percaya

Mendapati ekpresi Jieun yang kaget Jiyeon hanya tertawa geli saja “ Ini kan hanya perkiraanku saja Jieun , Yang merasakannya kan hanya kau .. Hatimu “ Jiyeon menunjuk – nunjuk tepat di dada Jieun , Tapi Jieun hanya diam saja mencerna ucapan Jiyeon .. TErtarik ? Bagaimana bisa Jiyeon menafsirkan kata – kata tersebut padaku . Batin Jieun

****

Jieun seperti biasanya dia melewati lorong – lorong kelas dan lebih tepatnya di berada di koridor kelas 3 dimana kelas senior yang dia lewati ..

Dengan berjalan tertunduk Jieun melewati lorong – lorong tersebut , Bahkan terasa jelas dari anak matanya beberapa orang tengah menatapnya namun sama sekali tidak dia perdulikan ..

Fuihh ~

Akhirnya dia sudah melewati lorong kelas itu , Perasaan lega sudah di rasakannya .. Entahlah karena senior harus di hormati maka dari itu Jieun selalu menundukan kepalanya dan ingin cepat melewati lorong senior seolah tak menginginkan melewati lorong tersebut ..

Tapi belum sempat Jieun ingin menaiki anak tangga , Tiba – tiba saja ada yang menarik tangannya sontak membuatnya kaget dan terarah pada orang itu “ YA , Neo… “ Jieun memotong ucapannya , Karena betapa kaget pemandangan di hadapannya ..

“ Ke.. Key Sunbae “ Ujar Jieun terbata – bata tidak percaya dengan apa yang dia lihat , Bahkan dia memperhatikan lengannya yang di genggam erat oleh Key “ Ikut aku “ Ujar Key yang langsung menarik tangan Jieun dan berjalan menuju atap

“ Oddiga ?” Tidak ada jawaban, Key tetap focus menggenggam tangan Jieun dengan erat dan menariknya , entah Jieun mau di bawa kemana olehnya .. Tapi  mau tak mau Jieun mengikuti jejak langkah Key yang berjalan di depannya …

Jieun hanya bisa diam tanpa kata , Menatap lurus tangan yang tengah di genggam oleh Key ..

Degg !

Lagi – lagi jantung Jieun berdetak lebih cepat dari biasanya , Entah perasaan apa yang tengah dia rasakan tapi ini cukup membuatnya merasa senang ..

Tepat saat ini Jieun dan Key tengah berada di atap sekolah , Tapi Jieun seolah tidak mengerti mengapa dirinya di bawa ke atap “ Sunbaenim kenapa kau membawaku kesini ?” Tanya Jieun yang memang sudah penasaran sedari tadi .

Sayangnya Key tidak menjawab sama sekali ucapan Jieun , Justru sekarang Key membalikan tubuhnya agar behadapan dengan Jieun .. Di tatapnya Jieun sangat lekat , Bahkan di pegangnya pundak Jieun membuatnya sedikit terkaget dengan tindakan Key ..

“Jieun-ya “ Panggil Key yang semakin lekat menatap bola mata , Menatap lurus mata jernih Jieun .. Begitu juga dengan Jieun yang membalas perlakuan Key , Namun sukses membuat jantungnya berdegup kencang dua kali lipat dari sebelumnya..

“ Jieun-ah saranghae “ Ujar Key dengan nada yang sangat lembut dan tetap menatap lurus bola mata Jieun yang jernih .. Medengar hal tersebut membuat Jieun terbelalak kaget dan membulatkan kedua matanya “ M .. Mwo ? Apa yang kau katakan sunbae ?”

Jieun masih tidak percaya dengan ucapan Key tadi , Apa dia bermimpi ?

“ JIEUN-AH .. SARANGHAE , NAN JEONGMAL SARANGHAE LEE JIEUN-AH “TEriak key sambil menggerak – gerakan tangannya seolah ingin semua mendengar ucapannya , Sedang Jieun menganga tidak percaya dengan ucapan key dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya “ Sunbaenim , Ini apa kau tengah bergurau “

Medengar ucapan Jieun , Key langsung menatap lekat Jieun dan memegang pundak Jieun “ aniyo , aku tidak bergurau .. Saranghae “ tepat saat itu juga Jieun merasakan sebuah sentuhan hangat mendarat tepat di bibirnya.

Ya ,Key mengecup bibir Jieun dengan lembut .. Namun sukses membuat Jieun terkaget , Disisi lain pun dia merasa sangat senang ..

Di saat Jieun ingin membalas kecupan Key , Tiba – tiba saja …..

“ YA LEE JIEUN IRONAYO .. PALLI IRONAYO “ Suara menggemparkan dan sangat tidak asing lagi bagi Jieun seolah membangunkan , Jieun membuka matanya dan terlihat sesorang sudah ada di hadapannya namun samar – samar  “ Key Sunbae “ Entah kenapa nama itu yang keluar dari bibir Jieun ..

“ BABO .. Aku ini eommamu , Key sunbae siapa itu .. YA ! IRONAYO “ Teriak orang itu dan benar saja ketika Jieun mengucek matanya menejelaskan pandangannya ternyata eommanya yang berada di hadapannya “ Eomma , Kenapa berteriak seperti itu sihh “ Gerutu Jieun kesal dan terbangun ..

“ Omo Lee Jieun , Sedari tadi eomma membangunkanmu .. Tapi sedari tadi kau hanya bergumam key sunbae , Aiissh bocah ini memimpikan kekasihnya sampai seperti ini “ Ujar Eomma Jieun sedikit meledek , Jieun membulatkan matanya “ MWo ? Apa kau bilang aku bergumam key sunbae ?”

“ Aiissh anak ini kau yang bermimpi kenapa kau bertanya padaku , Seharunya aku yang bertanya siapa key sunbae itu .. Kekasihmu kah ?” Jieun langsung menyilangkan kedua tangannya “ Aniyo eomma , Aniyo” Sangkal Jieun

“ Sudahlah itu tidak penting , yang penting sekarang kau bangun dan berangkat ke sekolah .. Mumpung masih pukul 6 , Aku belum telat membangunkanmu .. Palli “ Suruhnya dan berlalu dari hadapan Jieun , Sedangkan Jieun hanya diam saja mencerna ucapan eommanya ..

Tapi sesaat kemudian dia teringat kejadiaan tadi dimana key menyatakan perasaan pada Jieun  bahkan menciumnya , Dia sadar itu hanya mimpi dan dia pun bersyukur untungnya hanya sebuah mimpi  . Di saat itu juga di pegang pipinya dengan kedua tangannya

“ Key sunbae kenapa aku harus memimpikanmu .. KYAAAAAAAAAAAAAAAA~” Pekik Jieun tidak percaya dengan mimpinya itu dan mengacak – acak rambutnya ..

******

“ HAHAHAHAHA” Sebuah tawaan meledak dari mulut Jiyeon , BAgaimana tidak setelah Jieun menceritakan akan mimpinya membuat Jiyeon tertawa terbahak – bahak “ YA , Babo kenapa kau harus tertawa seperti itu .. Kau fikir ada yang lucu ? Hah “ Gerutu Jieun kesal

“ HAhaha , Untuk pertama kalinya aku mendengar kau bermimpi namja .. TErlebih lagi namja yang selalu menatapmu dan bahkan kau belum tahu kpribadian namja tersebut .. Ini unik , Hahaha” Jiyeon masih saja tertawa terbahak – bahak tanpa menghiraukan teman sekelasnya yang memperhatikannya .

“ Jiyeon-ah , Sebenarnya aku ini kenapa ? Kenapa aku harus memimpikannya ? Huwwaaa” Jieun dengan frustasi mengacak – acak rambutnya sendiri “ Tertarik” Ujar Jiyeon tiba – tiba membuat Jieun mengerutkan alisnya “ MWo ?”

“ Babo , Kau tidak peka pada perasaan diri sendiri kah ? Dari cerita – ceritamau , Ketika jantungmu berdegup kencang saat dia menatapmu dan sekarang kau memimpikannya .. Sama saja kau sudah tertarik olehnya atau lebih dari itu ‘JOHA’” Jelas Jiyeon tepat di depan wajah Jieun ..

Jieun semakin membulatkan matanya “ MWO ? JOHA ? MICHEOSSEO ?” TEriakan Jieun tidak percaya kalau Jiyeon mengucapkan kalimat tadi “ Aiissh sudah tahu kau tertarik padanya , Tapi berpura – pura tidak menyadarinya .. Hanya hatimu yang bisa menjawab”

Jiyeon mengucapkan kalimat itu sambil menunjuk – nunjuk dada Jieun , Sedangkan Jieun lagi – lagi dia hanya dapat terdiam seraya memgang dadanya sendiri dan mecerna ucapan Jiyeon ..

******

Jieun yang tengah asik mendengarkan music tepat di taman sekolah  dengan sendirian , Tiba – tiba saja ada seseorang yang terduduk di sampingnya dan  menarik salah satu  headsetnya .

“ Ya , Seenak ka…” Jieun memotong cemoohnya ketika tahu orang yang di sampingnya adalah Key . Key ? Bagaimana bisa dia ada di samping Jieun saat ini “ Key sunbae “ Pekik Jieun tidak percaya

Senyuman hanya itu yang di berikan Key pada Jieun , sungguh senyumannya sangat indah sekali “ Sunbaenim bagaimana bisa kau berada disini ?” Tanya Jieun dengan hati – hati

“Aku melihatmu sendirian disini , Bolehkan aku menemanimu disini ?”Ujarnya sambil tersenyum manis membuat Jantung Jieun semakin berdegup kencang , alhasil Jieun hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya saja bertanda boleh ..

Jieun dan Key asik saja mendengarkan music yang berasal dari ipod Jieun , Mereka mendengarkan sebuah lagu dari Mc.mong – Letter to you .. Jieun teringat akan tatapan key yang sering dia rasakan  “ Key sunbae”

Mendapati namanya di panggil key langsung menatap Jieun “ Waeyo ?” Tadinya Jieun ingin menanyakan masalah tatapan itu padanya , Tapi sepertinya bagaimana bisa dia bertanya ‘kenapa kau menatapku ‘ mungkin itu terdengar terlalu percaya diri

“ Aniyo , Ghwencana “ Tepis Jieun karena tidak ingin di bilang telalu percaya diri , Key hanya mengerutkan alisnya saja mendapati tingkah Jieun yang mungkin terlihat aneh .

“ Omo Jieun-ah “ Ujar Key tiba – tiba ingin memegang pipi Jieun , Namun dengan cepat di tepis oleh Jieun dan berkata “ Waeyo ?”

Key tersenyum mendapati tingkah Jieun seolah takut di pegang Key “ Itu di pipimu , Ada coretan spidol “ Tunjuk Key pada pipi Jieun yang memang terdapat segores coretan dari spidol “ Jinjayo ? Omo ini semua gara – gar a Jiyeon “

Jieun ingin menghapus coretan tersebut , Tapi dari tadi tidak berhasil juga padahal key sudah mengarahkan letak coretan tersebut.. Medapati Jieun yang bertingkah lucu Key hanya cekikikan “ Sini biar aku yang menghapusnya “ Key menyodorkan jemarinya tepat di pipi Jieun ..

Seakan mengerti Jieun menurut saja membiarkan Key membersihkan coretan spidol yang berada di pipinya , Tapi entah kenapa di rasakannya semakin lama wajah key semakin mendekat padanya bahkan Key terlihat sudah memiringkan kepalanya dan yang semakin membuat Jieun kaget ..

Ketika Key memegang bibir bawah Jieun dengan lembut , Tepat saat itu juga Key mengangkat dagu Jieun dan memejamkan matanya siap untuk mengecup Jieun .

5 cm

4 cm

Seolah mengerti Jieun pun ikut memejamkan matanya ..

3 cm

2 cm

BRUGGGG

Dirasakan oleh Jieun tubuhnya terasa sakit sekali , Betapa kagetnya dia ketika tersadar kalau sekarang posisinya berada di bawah ranjang sambil mengusap – ngusap bokongnya yang kesakitan “ Aiissh hanya mimpi “ Gumam Jieun sedikit merintih kesakitan ..

“ Ya , Tidak seharusnya kau bermimpi sampai jatuh seperti itu , MEmonyongkan bibir segala lagi “ Ujar Seseorang yang tidak asing baginya “ Jinki oppa , KAu ..” Jieun sengaja memotong ucapannya sambil menunjuk Jinki yang sudah berjongkok di hadapannya ..

“ aku disuruh eomma membangunkamu , Tapi ku lihat kau sangat pulas membuatku tidak tega membangunkannya .. Tapi anehnya ku perhatikan kau seolah bermimpi berciuman , Ya benarkan itu ?” Ujar Jinki dengan wajah curiganya dan penasaran

Mendengar ucapan yang terlontar dari Jinki sontak wajah Jieun memanas “ tuh kan wajahmu sudah memerah , Berarti benar kan … Hahaha “ wajah Jieun semakin memanas dan tersipu malu ..

Pletaakk

Satu pukulan kecil mendarat tepat di kepala Jieun “ Aiissh appo” Rintih Jieun mengusap kepalanya “ Tidak  seharusnya anak kecil sepertimu bermimpi seperti itu , Belum saatnya .. Arayo” Ujar Jinki yang ingin pergi dari hadapan Jieun ..

“ Aniyo oppa , aku tidak bermimpi seperti itu” Sangkal Jieun tapi hanya senyuman tipis yang di berikan Jinki padanya dan berlalu meninggalkan Jieun yang masih terduduk di lantai ..

“ ARRRRRRRGGGTTTT kenapa aku harus memimpikanmu lagi Sunbae “ Teriak Jieun sambil mengacak – acak rambutnya dengan frustasi ..

Untuk kesekian kalinya dia bermimpi tentang key , Dia sama sekali tidak mengerti dengan hal tersebut .. Tapi jujur dari lubuk hatinya dia sangat senang apabila memimpikannya .. Tanpa dia sadari senyuman mengembang dari bibirnya .

*****

“ Jiyeon-ah ottokhe ?” Sedari tadi Jieun bertanya – Tanya pada Jiyeon setelah dia menceritakan mimpi – mimpinya tentang Key , Jiyeon menanggapi hal itu hanya dengan tawaan sesekali tersenyum puas ..

“ Jiyeon-ah , aku bingung kenapa aku terus memimpikannya .. Ottokhe ??” Jieun terus begerutu tidak jelas , Tapi Jiyeon hanya tersenyum saja melihat Jieun yang seperti ini ..

“ Kau sudah tertarik padanya Jieun , Bahkan kau sudah menyukainya “ Ujar Jiyeon membuat Jieun membelakakan matanya “ Kenapa kau selalu berkata seperti itu ?”

“ Kau tidak peka pada perasaan sendiri , Sadari hal itu Jieun .. Apa kau selalu menepis perasaan yang ada di hatimu ?” Mendengar ucapan Jiyeon , Jieun hanya dapat diam saja “ Kalau kau ingin meyakinkan perasaanmu .. Ikut aku “ Lanjut Jiyeon dan langsung menarik tangan Jieun ..

“ MWo ? Oddiseo ?” Pekik Jieun , Tapi Jiyeon tidak memperdulikan pekikan Jieun .. Dia terus menarik tangan Jieun seolah ingin menunjukkan sesuatu padanya ..

Tapi yang membuat Jieun aneh , Jiyeon membawanya tepat di koridor kelas 3 “ Ya , Kenapa kau membawaku kesini ?”

Lagi – lagi ucapan Jieun tidak di dengar oleh Jiyeon “ Ya Park Jiyeon “ Tiba – tiba saja Jiyeon menghentikan langkahnya tepat di depan kelas 3 – B “ Ya , Jiyeon-ah ke ….” Ucapan Jieun terpotong begitu saja ..

Kenapa ucapan Jieun terpotong ? Karena dia menyadari ada Key yang tengah asik mengobrol dengan teman – temannya , Tanpa sadar Jieun memandangi Key yang asik mengobrol bahkan begitu juga Key yang menyadari keberadaan Jieun , Dia pun menatap Jieun .. Lagi – lagi untuk kesekian kalinya mata mereka saling bertemu ..

Jieun memegang dadanya yang berdegup sangat kencang , Tapi tiba – tiba saja Jiyeon menarik kembali tangan Jieun menjauh dari jangkauan Key .. Hal ini semakin membuat Jieun terkaget – kaget tindakan Jiyeon terlalu tiba – tiba ..

“ Ya Kenapa kau bertindak sesuka hatimu ini sih ?” Gerutu Jieun dengan kesal , Jiyeon menghentikan langkahnya tepat sudah berada di depan kelas mereka . Kali ini Jiyeon menatap tajam Jieun “ Kau bertanya padaku kenapa aku melakukan hal tadi ?” Jieun mengerutkan alisnya ..

“ Pegang ini “ Jiyeon meraih tangan Jieun agar di taruh tepat di dada Jieun sendiri “ Kau rasakan sendiri kan , Degup jantungmu itu sangat kencang “ Jieun menganggukan kepalanya “ Sadarlah kau memang menyukainya Jieun , Kenapa aku bersikap seperti ini ? Karena aku ingin kau sadar , Degup jantung akan berdetak 2 kali lipat apabila bertemu dengan orang yang kita suka .. Sadarlah itu, Jangan berusaha menepisnya “

Jieun lagi – lagi hanya dapat diam tanpa kata , Dia mencerna tiap kata yang terlontar dari mulut Jiyeon .. Dia pun merasakan perasaan yang memang belum pernah dia rasakan sebelumnya , Dia teringat bayangan Key tapi dia pun merasa senang melihat seorang Key bahkan dengan membayangkan wajahnya saja dia sudah sangat senang ..

“ Sepertinya kau benar Jiyeon , Nan Johae .. Nan Johae “ Ujar Jieun dengan tiba – tiba tapi sukses membuat Jiyeon tersenyum dan berkata “ Sudah ku kan kau menyukainya , Ahh ternyata mata itu bisa berbicara dan menarik perhatian seseorang ne “ Ujar Jiyeon sambil menengadah ke atap ..

“ Ne , Keunde .. Apa maksud dari tatapannya itu ?” Ujar Jieun yang ikut menengadah keatap , Jiyeon menatap Jieun dan tersenyum “ Kita harus mencari tahu “ Medengar ucapan Jiyeon , Jieun hanya menganggukan kepalanya saja ..

*****

 _dua minggu  Kemudian _

Keadaan masih sama saja seperti hari biasanya , Meski Jieun ingin mencari tahu tentang tatapan Key tapi tetap saja dia tidak mengerti .. KArena memang yang di lakukan oleh mereka hanya bertatapan saja tanpa mengerti arti tatapan tersebut ..

Telebih lagi seakan keadaan berbalik , Justru sekarang Jieun lah yang seakan mencari keberadaan Key .. Entahlah fikirannya seakan penuh dengan Key , Telebih lagi dia seakan terhipnotis untuk memikirkan Key .. Jujur dia sama sekali tidak menginginkan ini , Tapi hatinya lah yang berkata seperti itu ..

Jieun tengah berjalan di antara deretan kelas 3 yang memang harus dia lewati , Beda dengan biasanya yang dia enggan untuk melewatinya dan ingin cepat – cepat sampai di kelas , Tapi kali ini berbeda sudah dua minggu terakhir ketika Jieun menyadari kalau dia memang menyukai seorang Key ..

Dia selalu berjalan dengan pelan , Namun matanya menengadah kesegala arah mencari sosok Key yang akhir – akhir ini merasuki fikirannya  .. Sungguh sebenarnya dia bingung dengan keadaan ini , Tapi harus dia akui ini memang nyata ..

“ Aiissh kenapa aku harus mencari sosoknya terus sih “ Gerutu  Jieun sambil terus bejalan melewati deretan kelas 3 ini ..

Sesampainya di tangga yang biasa dia lewati ,Tepat di tangga tersebut terdapat Key yang tengah mengobrol dengan teman – temannya ..

Deg !

Baru satu langkah Jieun menaiki anak tangga jantungnya sudah berdegup dua kali lipat , Dia sadari Key menatapnya .. Jujur dalam lubuk hatinya dia merindukan wajah tampan Key , Hatinya lah yang tergerak untuk menatap kembali sosok Key ..

Lagi – lagi mata mereka saling bertemu , Hanya itu yang mereka lakukan bertatapan .. Jieun berusaha menerka apa tatapan Key , Tapi dia sama sekali tidak  mengerti dengan tatapan Key .. Semakin menatap Key semakin kencang pula degup jantung Jieun ..

Sesaat kemudian mereka terfocus dengan apa yang mereka lakukan , Key terarah pada temannya dan Jieun kembali berjalan menuju kelas “ Omo jantungku “ Gumam Jieun sambil memegang dadanya , Tapi sangat membuatnya senang bahkan tanpa sadar sebuah senyuman tergores dari bibirnya yang mungil ..

******

Pelajaran kesenian .. Ya , Sekarang jam pelajaran kesenian dimana Jieun harus ke ruang kesenian .. Dia suka dengan pelajaran kesenian , Tapi Jung sonsaengnim guru yang mengajarkan kesenian tersebut sangat cerewet .. Memang semua guru disini rata – rata cerewet tapi dialah yang paling cerewet tapi anak murid disini tahu dia cerewet untuk kebaikan semua juga ..

“ Ok anak – anak sekarang kita harus ke ruangan kesenian” Ujar Jung Sonsaengnim , Anak murid hanya berseru “ NE” mereka pun mengikuti Jung sonsaengnim dari belakang ..

“ Kita akan mempraktekkan apalagi ini” Ujar Jiyeon , Selain cereet  Jung sonsaengnim sering sekali ke ruang kesenian dan menyuruh anak – anak sebuah karya seni yang aneh – aneh “ Molla” Jieun mengangkat bahunya tanda tak tahu ..

Sampai di ruang kesenian , Terlihat deretan meja dan bangku yang memang sudah di sediakan “ Duduk lah di kursi yang sudah di sediakan , Jangan berebut .. Ara” Ujar Jung Sonsaengnim

Layaknya seorang pelajar yang suka sekali berisik dan membuat keributan , KEadaan Ruangan tersebut bising karena bisikan – bisakan para murid “ YA .. Perhatikan depan “ Dengan nada keras Jung Sonsaengnim mengucapkan kalimat itu .

“ Pasti kalian tidak tahu kali ini kita akan membuat apa kan ?” Ujar Jung Sonsaengnim

“ Memangnya kita akan membuat apa sonsaengnim ?” Tanya salah satu murid

“ Kita akan membuat karya seni dari tanah liat “ Sontak semua langsung membelalakan mata mereka tidak percaya “ MWO ? Karya seni dari tanah liat ?” Pekik semua

“ Ne, Kalian akan membuat sebuah karya seni dari tanah liat .. Tapi kalian akan membuat sesuai contoh yang di buat oleh para sunbae kalian , Hasil karya mereka yang mendapat nilai paling bagus “ Beberapa murid berbisik – bisik bahkan mereka banyak yang mengatakan bagaimana bisa jung sonsaengnim menyuruh membuat karya seni yang bisa di bilang rumit .

Prokk prokk prokk

“ Bawakan hasil karya kalian “ Dengan 3 kali terpukan Jung sonsaengnim memanggil para senior itu .. Terlihat beberapa sunbae yang keluar dari sebuah ruangan dengan mendorong troli yang memang ada salah satu karya seni mereka ..

“ Lihat itu “ Ujar Jiyeon tiba – tiba saja menyenggol lengan Jieun menyuruhnya agar melihat kearah depan .. Jieun benar – benar kaget dengan apa yang dia lihat  , Key berada di depan dengan satu karya seni yang dia pajang .

Deg !

Lagi – lagi perasaan itu muncul begitu saja , Terlebih lagi mata Key sekarang memperhatikan Jieun membuat pipi Jieun memanas ..

“ Kalian boleh memilih karya seni siapa yang kalian mau , Tapi karya seni yang yang di buat Key sunbae kalian ini terlihat sangat sulit ne ? Karena menyerupai wajah orang “ Ujar Jung sonsaengnim

“ Ne sonsaengnim , Kalau mencoba karya seni Key sunbae sepertinya aku akan fikir – fikir dulu deh “ Yang lain pun mengangguk mantap begitu juga dengan Jieun , Terlihat karya yang di buat memang sangat sulit tingkat pembuatannya.

“ Kau tidak penasaran dengan wajah yang ada di karya seninya itu , Sepertinya wajah yeoja “ Bisik Jiyeon pada Jieun “ Tentu saja penasaran , Keunde .. sudahlah “ Jiyeon hanya tersenyum saja mendapati wajah penasaran Jieun ..

“ Emm , Sunbaenim .. Memangnya itu wajah siapa ?” Ujar Jiyeon yang memberanikan dirinya bertanya , Membuat yang lain pun penasaran terutama para yeoja di kelas ini , Jieun hanya membulatkan matanya pada Jiyeon tapi yeoja satu ini hanya tersenyum meledek pada Jieun ..

“ Benar sunbae siapa patung tanah liat yang kau buat itu ?” Tanya beberapa yeoja seakan memojokkan Key ..

“ Ige , Nae eomma “ Ujar Key membuat yang lain terkagum – kagum dengan karyanya itu , Sekaligus puas dengan jawaban Key ..

Fuihh ~

Entahlah Jieun sangat senang mendengar hal tersebut , Saat itu juga Jieun dan Jiyeon saling bertatapan satu sama lain seraya tersenyum .. Tapi Jieun merasakan sebuah mata menatapnya kembali dan ternyata benar saja Key tengah menatap Jieun ..

“ Sudah kalian buat saja apa yang kalian ingin buat “ Ujar Jung sonsaengnim , Mau tidak mau mereka menuruti ucapan jung sonsaengnim ..

Setengah jam sudah berlalu , Tapi Jieun sama sekali tidak focus dengan tanah liat buatannya .. Karena sedari tadi dia menyadari ada yang menatapnya , Bahkan jantungnya terus berdegup kencang .

Dia memang tidak pandai membuat karya seni dari tanah liat , Awal dia ingin membuat gelas unik seperti yang di buat seohyun sunbae tapi dia sadar kenapa bentuknya berbeda sekali ..

“ Ckck Jieun-ah , Kau ini mau membuat apa sih ? KEnapa bentuknya seperti mangkuk “ Ujar Chunji sambil menunjuk – nunjuk karya seni Jieun yang memang belum jadi “Diam kau “ Ketus Jieun pada Chunji

Mendengar ucapan Chunji Sontak yang lain pun terarah pada karya milik Jieun .

“ Haha ne Jieun karya mu terlihat aneh sekali “ Ujar yang lain

“ Jieun-ah kenapa karyamu seperti itu” Ujar Jiyeon yang ikut – ikutan , Jieun hanya menatap kesal yang lain tengah tertawa terbahak – bahak memperhatikan karyanya ..

“ Jieun-ah memangnya kau mau membuat karya milik siapa ?” Tanya Jung sonsaengnim menahan tawa  , Jieun hanya dapat menggaruk kepalanya yang tidak gatal “ aku ingin membuat gelas unik seperti Seohyun sunbae “

“ haha sama sekali tidak mirip , itu seperti mangkuk “ Ujar Chunji lagi setengah tertawa , Begitu juga dengan yang lain ikut tertawa .. Terlihat Key pun yang sedari tadi memperhatikan Jieun menahan tawanya ..

Sedangkan Jieun hanya dapat menundukkan kepalanya dengan malu dan menatap Chunji yang duduk di sampingnya dengan kesal “ Sial kau chunji “Gumam Jieun dengan nada kesal sambil menatap kesal pada chunji .

*****

_ seminggu kemudian_

Seminggu sudah berlalu , KEadaan masih saja seperti biasa .. Tatapan hanya itu yang di lakukan Key dan Jieun .. Sama sekali tidak ada perkembangan , Hanya saja yang berkembang …

Perasaan Jieun lah yang semakin berkembang .. Ya, Semakin hari yang Jieun fikirkan hanya Key .. Dia pun bingung kenapa hanya key yang ada di fikirkannya , Hal ini benar – benar membuatnya gila ..

Ekor matanya pun selalu mencari sosok Key , Seperti saat ini Jieun yang berada di kantin bersama Jiyeon .. Sedari  tadi Jiyeon berbicara tidak dia tanggapi sama sekali , Matanya focus mencari Key ..

“ Aiissh Lee Jieun sedari tadi kau tidak mendengarkan ucapanku ? Kau ini mencari siapa sih ?” Ujar Jiyeon dengan kesal karena ucapanya tidak di dengar oleh Jieun “ Hehe , aku mencari …” Ucapan Jieun terpotong begitu saja setelah mendapati Key yang baru saja datang ke kantin ..

Jieun menatap Key yang baru saja datang , Begitu juga dengan Key yang menatap Jieun yang memang berada di kantin .. Ketika Key melewati Jieun pun mata mereka seakan tidak bisa lepas satu sama lain , Setelah Key melewati Jieun yang bisa di lakukan Jieun hanya tersenyum sendiri ..

“ Ahh pantas saja , Jadi kau menunggu dia” Lagi – lagi ucapan Jiyeon tidak di dengar sama sekali , Jieun masih senyum – senyum sendiri seperti orang gila “ Aiissh micheo , Kenapa kau senyum – senyum sendiri seperti orang bodoh .. Apa karena dia ? hah “

Seolah tersadar dengan ucapan Jiyeon , Jieun langsung menatapnya tapi dia tidak mengerti dengan ucapan Jiyeon tadi “ Eoh ?” Hanya itu yang terlontar dari bibir Jieun , Saat itu juga Jiyeon menepuk jidatnya sendiri “ Ahh sudah lupakan , Namja itu membuatmu menjadi gila “

“ Ne, Dia membuatku gila “ Ujar Jieun sekenanya membuat Jiyeon ingin tertawa tapi dia tahan “ YA , Kau sudah terlalu menyukainya ?” Jieun menganggukan kepalanya “ Apa kau berharap menjadi kekasihnya ?” Jieun langusng menatap Jiyeon ..

“BErharap mungkin saja , Tapi apa itu akan terjadi ?” Ujar Jieun sambil menundukan kepalanya , Tapi justru semakin membuat Jiyeon ingin tertawa “ Kau bersikap seperti ini membuatku yakin kalau kau memang berharap untuk kau menjadi yeojachingunya “

“ Jiyeon-ah “ Gumam Jieun dengan nada malu , Memang dia berharap tapi sampai saat ini saja dia tidak mengerti apa arti dari tatapan Key “ Sesekali berilah kode padanya dengan senyuman  apabila dia menatapmu “

Jieun membulatkan matanya “ Mwo ? aniyo .. Masa yeoja yang memulai , aku takut di kira terlalu percaya diri “Jiyeon menghelakan nafasnya saja “ Kalau seperti ini bagaimana mau ada perkembangan , Sedangkan salah satu dari kalian tidak ada yang memulai “

“ Ahh sudahlah biar aku memendamnya saja di dalam sini “ Jieun menunjuk – nunjuk pada hatinya “ MEmangnya kau fikir enak memendam perasaan seperti itu di dalam hati ? Kau juga memendam rasa penasaranmu akan tatapan dia padamu itu kan ?”

Jieun hanya dapat menundukan kepalanya “ Ne, Ottokhe ?”

“ Ahh sebentar lagi kan aka nada pensi , Bagaimana kalau kau menyanyikan lagu yang secara tidak langsung dari lagu tersebut seakan menyindir kalau kau ingin di jadikan kekasihnya “ Jieun mebelalakan matanya “ Mwo ? Menyanyikan lagu yang sedikit menyindir ?”

“ Ne, Dari pada kau seperti ini terus akupun tak tega melihatnya .. Mengagumi tanpa tahu perasaan namja itu “

“ aniyo , aku tidak ingin kesannya aku terlalu mengharapkannya “

“ Memang kau mengharapkan itu terjadi kan ? Dari mimpi – mimpimu saja sudah menandakan harapan besarmu menjadi kekasihnya “

“ Yah ! Park Jiyeon”

“ Haha , Fikirkan saja dulu baik – baik ucapanku .. ara”

Jieun tidak bisa berkata apa – apa lagi , Kalau dia sudah di pojokkan oleh Jiyeon dia bingung harus menjawab apa , Terlebih lagi ucapan Jiyeon tadi ..

****

Tepat hari ini acara pentas seni di sekolah Jieun berlangsung , Ada beberapa murid undangan dari sekolahnnya yang datang .. beberapa mini drama yang di hadirkan oleh murid – murid sekolah ini , sorak – sorai pun menggema di ruangan ini ..

Jieun yang berada di belakang panggung terus mengepalkan kedua tangannya menahan kegugupannya “ Jiyeon-ah apa ini tidak apa – apa aku bernyanyi lagu hanya untuk menyindirnya ?”

“ Ghwencana , L:agi pula kau melakukan ini untuk memeriahkan pentas seni juga , Bukan untuk sekedar mengharapkannya menyadari lagu itu  .. Jangan perdulikan dia menyadari atau tidak , Tapi secara tidak langsung kau pun lega dengan menyanyikan lagu itu “ Ujar Jiyeon sambil menepuk bahu Jieun ..

“ Bukan hanya itu kau pun mempunyai suara indah yang di nantikan banyak orang , Palli ini sudah waktunya “ Lanjut Jiyeon memberi semangat

“ Gomawo “

“ Emmm “ Jiyeon menganggukan kepalanya , Saat itu juga Jieun menaiki panggung namun sebelumnya tersenyum pada sahabat terbaiknya itu ..

“ Lee Jieun , Lee Jieun “ Tepat di atas panggung nama Jieun sudah di panggil – panggil , Terlihat banyak penonton bahkan yang paling keras berteriak yaitu Chunji “ AYO LEE JIEUN” TEriak teman sekelasnya menyemangati Jieun ..

Tanpa ragu Jieun meraih microfon , Tapi sesaat dia menengadah kesegala arah mencari sosok Key .. Tepat di depan tengah – tengah terlihat Key yang memperhatikan Jieun , Hal biasa terjadi lagi mata mereka saling bertemu ..

Sesaat kemudian Jieun terfocus dengan alunan music , Namun sebelumnya dia tersenyum karena keberadaan Key yang tengah menatapnya ..  di nyanyikannya lagu dari Wonder Girl – Be my Baby ( oiia dengerin lagu wonder girl – Be My Baby (Ra.D Mix) )

Watching, gyesok bara bomyeo nan

Waiting, niga daga ogi ma

neul barae, eoseo naege

wa nal deryeo ga jebal

 

Dreaming, ni mamdo na gat gireul

Praying, gaseum jo imyeo

nan gidohae, jeo haneure

ireohke du soneul mo aseo

 

ireon jeogi eobtneunde, nae gaseumi dugeun dugeun dugeun daego

myeotbeon bonjeok eobtneunde, ni moseubi jakku kkume nawa

chabun haryeo haneunde, niga tto nae ape man nata namyeon

sarang handago, malhae beoril geotman gata

 

Please be my baby, Please be my baby

neoman saenggak hamyeon michigesseo, niga neomu neomu gatgo shipeoseo, Ohh

Make me your lady, Make me your lady

naye sarangeul neo ege julge, jeoldae huhwe haji anhge hae julge, No

 

Tepat di bagian itu Jieun menatap Key , TErnyata Key juga tengah menatapnya .. Sungguh ini perasaan Jieun sebenarnya dia berharap menjadi kekasih Key ..

 

Crazy, naega michyeot neunji wae

Lately, haru jongil nan meol

ha deunji, neoye sajin

i meorit soge bakhyeosseo

 

Perfect, modeunge wanbyeokhae

Terrific, gyeot gwasok modu da

eojjeom neoneun, mojara neun ge

hana do eobtneun geonji

 

chabun haryeo haneunde, niga tto nae ape man nata namyeon

sarang handago, malhae beoril geotman gata

 

Please be my baby, Please be my baby

neoman saenggak hamyeon michigesseo, niga neomu neomu gatgo shipeoseo, Ohh

Make me your lady, Make me your lady

naye sarangeul neo ege julge, jeoldae huhwe haji anhge hae julge, No

 

jadeo isang ije mang seorijima

nae mareul ye shim hajima

nae mareul midgo nareul ttarawa

nan ni insaeng ye majimak

 

yeoja ga dwego neon nae majimak

namja ga dwel georan geol aljiman

neon ajik molla, wae nolla

ja eoseo bballi nareul golla

 

mal hal, pilyo do eobseo geunyang nae maldaero

jal hal, saenggakman hamyeon dwae geureoni ni ape

nal jal, bogo pandaneul haebwa

eottae pal pal, na ido ttak maja modu da maja

 

Please be my baby, Please be my baby

neoman saenggak hamyeon michigesseo, niga neomu neomu gatgo shipeoseo, Ohh

Make me your lady, Make me your lady

naye sarangeul neo ege julge, jeoldae huhwe haji anhge hae julge, No

 

Tepat lagu ini berakhir dengan alunan yang indah , Suara khas Jieun sangat terasa sekali .. Bahkan banyak yang di buat kagum dengan suara Jieun yang memang sangat indah ..

Jieun sama sekali tidak perduli Key menyadari lagu ini atau tidak , Tapi Jieun merasa lega sudah menyanyikan lagu ini .. Seakan perasaannya tertumpahkan begitu saja lewat lagu ini ..

Sebelum Jieun pergi dari atas panggung , Dia pun menatap Key yang memang juga menatapnya .. Sebuah senyuman mengembang dari bibir Key , Membuat Jieun terkaget begitu saja dengan senyuman tersebut .. Terlalu kaget dengan senyuman key , Jieun tersenyum agak memaksakan ..

“ Ya , Kulihat tadi dia tersenyum padamu “ Ujar Jiyeon ketika Jieun sudah ada di belakang panggung “ Kau melihatnya tersenyum padaku ? Mungkin saja dia tersenyum pada yang lain “

“ Babo , dari tadi aku memperhatikan gerak – geriknya yang memperhatikanmu , Jelas  – jelas tadi aku lihat dia tersenyum padamu .. Apa dia menyadari dari lagu tersebut ?” Ujar Jiyeon

Jieun mengangkat bahunya “ Molla , Bisa saja dia hanya menghormatiku yang menatapnya .. Maka dari itu dia tersenyum “

“ Sungguh bodoh , apabila namja yang tidak menyadari hal itu .. LAgi pula tatapan itu berawal dari dirinya “ Jieun hanya menatap Jiyeon “ Sudahlah yang penting aku sudah lega dengan menyanyikan lagu itu “ Senyuman miris itu yang di berikan Jiyeon pada Jieun ..

****

_ Beberapa hari Kemudian _

Lagi – lagi seperti biasa , semenjak Jieun bernyanyi sampai saat ini sama sekali tidak ada perkembangan .. Key hanya menatap Jieun saja tanpa tersenyum , Berbeda dengan hal yang waktu itu dia lakukan setelah Jieun bernyanyi ..

Padahal itu untuk pertama kalinya Jieun melihat Key tersenyum , sungguh sangat manis .. Tapia pa yang di harapkan Jieun pada lirik lagu tersebut , sama sekali tidak terjadi padanya ..

Sepertinya dia tidak menyadarinya .. Fikir Jieun

“ Sama sekali tidak ada perkembangan ?” Ujar Jiyeon ketika mereka berdua keluar kelas , Jieun hanya mengelengkan kepalanya saja “ Omo dasar namja aneh , seenaknya saja dia menatap orang dan membuat orang itu jatuh cinta padanya .. Tapi dia tidak merasakan tatapan berharapmu itu padanya “

“ Sudahlah , Ghwencana .. aku tidak terlalu memikirkan hal ini “ Ujar Jieun berbohong , Jiyeon tahu betul sikap Jieun ketika berbohong “ Gheotjimalyo , aku tahu kau memikirkannya “

“ Aniyo , Sudah lebih baik kita pulang .. aku takut Jinki oppa lama menungguku “ Ujar Jieun sambil menarik tangan Jiyeon , Jiyeon hanya dapat mengelengkan kepalanya saja dengan sikap Jieun ..

Jieun dan Jiyeon mereka berjalan sambil bergamitan tangan , Terkadang banyak yang iri melihat kearaban mereka .. Persahabatan mereka memang sangat dekat sekali , Bahkan mereka sudah saling menganggap saudara satu sama lain ..

Tapi ketika mereka sudah sampai tepat di depan gerbang sekolah , Tiba – tiba saja langkah Jiyeon terhenti dan langsung menghadap kearah Jieun “ Jangan melihat “ Jieun mengerutkan alisnya “ Mwo ?”

“ Pokoknya jangan melihat kearah depan gerbang “ Ujar Jiyeon yang menutupi arah depan dengan tubuhnya “ Aiisshh kau ini kenapa sih ? Aku kan ingin lewat ” Ujar Jieun yang menyingkirkan tubuh Jiyeon dari hadapannya ..

“ Aniyo , Kau tidak boleh melihat kearah depan “ Jiyeon lagi – lagi berusaha menghalangi jalan Jieun , Tapi dengan cepat Jieun menepis tangan Jiyeon “ Memangnya ada apa sih di de…” Ucapan Jieun terputus begitu saja dengan pemandangan yang dia lihat saat ini ..

Terlihat Key tengah berbicara dengan seorang yeoja dan beberapa saat yeoja tersebut menaiki motor yang tengah di kemudikannya ..

Sesak ~

Dada Jieun terasa sangat sesak melihat pemandangan ini , Kecewa , Penyesalan , Sedih , Kesal , Semua rasa tercampur jadi satu .. Cemburu mungkin itu yang sekarang dia rasakan , Tapi tidak mungkin baginya juga harus cemburu sedangkan dia sadar betul kalau dia bukan siapa – siapa dari key ..

“ Jadi dia sudah mempunyai yeojachingu” Gumam Jieun pelan , Matanya terasa panas menyaksikan hal ini “ Mungkin saja itu temannya “ Ujar Jiyeon seolah memberi semangat kembali pada Jieun ..

Jieun mengelengkan kepalanya “ Aniyo , Ini sudah jelas Jiyeon-ah .. Mungkin aku yang terlalu percaya diri dengan tatapannya itu , Tidak mungkin dia menyukai yeoja sepertiku .. ini pun sudah jelas kalau dia tidak menyadari lagu yang kunyanyikan itu .. aniyo , Seharusnya tadi kau tidak perlu menghalangi langkahku “

“ Jieun-ah , aku menghalangimu karena aku tidak ingin melihatmu sakit hati    “ Ujar Jiyeon yang memegang pundak Jieun ..

“ Lebih baik aku tahu sendiri di banding aku tahu dari orang lain , walau rasanya sangat sakit “ Air mata yang sudah tergenang dari pelupuk mata Jieun tumpah begitu saja “ Jieun-ah “ Jiyeon semakin keras meremas bahu Jieun

Jieun hanya dapat memandangi Key yang tengah bersama yeoja itu meninggalkan sekolah ini , Hanya kehampaan yang ada pada dirinya ..

Harapan yang selama ini dia tanam dalam hati , Seolah pupus begitu saja benar – benar sudah tidak berarti lagi baginya ..  Seperti ini kah sakit hati ? sangat sesak sekali dan baru pertama kali dia rasakan saat ini ..

Jadikan aku yeojachingumu ? Mungkin itu hanya harapan kosong yang tidak bermakna lagi bagi Jieun , Mengharapkan sesuatu yang tidak pasti apa itu patut di pertahankan ?

Tidak mungkin lebih baik tidak di pertahankan .. Melupakan apa itu keputusan yang tepat untuknya ? Setelah apa yang dia rasakan selama ini , Memikirkan key membuatnya merasa senang .. Tapi melihat Key bersama yeoja lain membuatnya terasa sakit dan pedih ..

“ Aku akan melupakannya , Jika itu yang terbaik “ ucapan Jieun membuat Jiyeon terkaget dengan keputusannya , Tapi dia tidak bisa berbuat apa – apa ini sudah menjadi keputusan Jieun ..

Melupakan ?

Mungkin itu keputusan yang terbaik dalam hidupnya , Meski dia sadar melupakan seseorang itu sangat sulit bahkan lebih sulit di banding mencintai yang dalam sekecap timbul begitu saja ..

Tatapan Key ?

Mungkin itu juga yang menjadi pertanyaan Jieun sampai saat ini , Kenapa key menatapnya seperti itu sehingga dia bisa menarik pertahatian Jieun bahkan lebih dari itu ..

Namun percuma saja dia bertanya – Tanya , Dia pun tidak akan tahu jawabannya apa ? Karena yang tahu hanya Key , Melihat hal itu pun jieun tidak bisa berbuat apa – apa selain melupakannya ..

Ya , satu – satunya hanya itu melupakan Key , Melupakan tatapannya yang selama ini di berikan oleh Key .. Tatapan yang sama sekali tidak di mengerti oleh Jieun , Tatapan yang sudah membuat JIeun menyukai key , Mungkin juga tatapan yang menyebabkan luka di hatinya ..

Satu harapannya .. Melupakan !

Mungkin itu jalan yang terbaik untuknya walau memang berat , Dia hanya berharap bisa melupakan seorang key …

Fin~

Gimana ? fanficnya gaje kan ?

Tadinya mau buat ficlet ajah , Tapi kayanya kelebihan jadi ini aku tulis di lengthnya itu oneshoot ..

Tapi ini gantung ga ?? *reader:gantung thor* hehe sotau bangat ya saya ..

Tapi disini belum terungkap perasaan Key yang sebenarnya ya ??  hehehe

Udah deh aku ga mau terlalu banyak tanya sama reader , Aku ucapin makasih bagi yang udah baca fanfic super gaje aku ..

Gomawo ..

MEMBUKA , MEMBACA , KOMEN …

15 thoughts on “Make Me Your Lady

  1. Yeay… Finally lanjutan your eyes di publish juga.
    Huahahaha si jieun kebanyakan mimpi, mimpi di cium lagi..
    Apa tatapan key ke jieun mengingatkan pada umma nya?
    Hiks.. Unnie, kenapa endingnya gini? Ini gantung. Jangan bilang itu pacarnya key, andwaeeee… Kasian jieun😥 jieun harus sama key! Unnie, sequelnya plis.. Tolonglah biarkan keyU bersatu.. sumpah aku gatega liat kembaran aku nangis patah hati gitu, jadi ikut nyesek juga #plak #lebay

  2. jiaaaah,,,,,ngGantung ceritanya –a padahal udh t’buai.Ini crt jaman2 SMA bgt (‘ ‘ )a jd inget si itu
    hahahaha #gapen

    lanjutkan dong chingu #narik2

  3. hyaaaa.. aku kirain disini udah saling jadi kekasih ..
    tapi ??
    uuh,, kasian ..
    mimpi udah 2 kali,, juga udah nyanyi bwt key ..
    tapi si key malah gitu(?) ??
    gantung endingnya..
    ditunggu sequelnya ..
    suka sukaaa

  4. Ping-balik: Memories For You | Kimraemi's Blog

  5. Yah.. Belum ketebak tatapan key bermakna apa?
    Aduh pdahal td udah seneng2 nya key ma jieun tp ternyata cm mimpi smpe 2x lgi..
    Author keren bs bkin reader tmbah penasarannnn..

  6. Seneng bgt baca sequel your eyes ini …
    Kyyaaa ji eun eonnie bener” jatuh cinta ya ma key oppa ??? Jd tmbah suka ma lagu WG yg Be My Baby … Nih lagu Ji eun Bgt … Nyesek pas bagian ending … Key oppa ma krystal …????? Andwae

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s