Me and Dad Part 8

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Me and Dad

Ganre ::AU , Angst , Family , Romance

Rating : Teenager

Length :: Chaptered

Summary ::  Saranghae Appa ..

BackSound : Park Yoochun – The empty space for u , Kim Jaejoong – II’I Protect u , Kim Junsu –  You are so beautiful ,  A Pink – Hope you like us , Jung Yonghwa  – I Miss U ,Kang Minhyuk – Star  , JYJ – In Heaven , Kyuhyun – How to break up ..

Disclaimer :: FF ini hanya fiktif belaka , Semua cast milik pembaca anggap cast ocs itu diri kalian .. Cerita hanya milik saya dan murni dari otak saya .. Kekke~

Main Cast ::

  • Kim Jaejoong
  • Kim RaeMi ( YOU )
  • Kim Raeyeon
  • Choi Minho

Other Cast 

  • Park Yoochun
  • Lee Jinki
  • Lee Taemin
  • Lee Sueun
  • Park Hyeshi
Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4 , Part 5 , Part 6 , Part 7

“ YA , KIM RAEMI .. GHWENCANAYO ?” Teriak Jaejoong , Namun lagi – lagi tidak ada jawaban dari RaeMi “ Ya, Ya RAEMI .. Jawab aku , Neo Ghwencana “ Lagi – lagi Jaejoong setengah berteriak tepat di ponselnya ..

Sayangnya tidak ada jawaban sama sekali dari RaeMi , Jantung Jaejoong pun semakin berdetak kencang seolah rasa kekhawatirannya semakin bertambah “ Mianhae , Rapat ini di tutup “ Ujar Jaejoong yang tampak seperti orang kebingungan dan saat itu juga dia pergi dari ruang rapat dengan tergesa – gesa .

Melihat Jaejoong yang seperti itu , Semua staff tampak bingung dengan keadaan Jaejoong .. Tepat saat itu juga Yoochun pun mengikuti Jaejoong dari belakang ..

*****

Waktu menunjukkan pukul 15 : 00 tapi terlihat jelas oleh RaeMi dari arah jendela hujan deras dan awan gelap di luar sana .. RaeMi yang tengah menonton drama tiba – tiba saja

Cettaaarrrr

Sebuah petir terdengar jelas di telinga RaeMi , Sontak saat itu juga RaeMi langsung mematikan tv “ Omo suara petir ini sangat keras sekali .. Menyeramkan “ Pekik RaeMi

Kali ini terlihat jelas oleh RaeMi , Udara dingin seakan merasuki dirinya . . Sangat terasa olehnya kalau tubuhnya sudah merasakan kedinginan , RaeMi yang tengah duduk di ruang tengah hanya memeluk bantal kecil ..

“ Appa , Kapan kau pulang sih “ Gumam RaeMi penuh rasa takut , Entahlah tiba – tiba  dia merasakan ketakutan , Melihat awan gelap dari luar jendela benar – benar sangat menyeramkan baginya ..

Di putuskannya untuk menelpon Jaejoong , Namun sedari tadi tidak di angkat olehnya .. Tapi ketika Jaejoong mengangkat telpon dan RaeMi meminta agar dia pulang cepat tidak di gubris sama sekali oleh Jaejoong .

Setelah itu RaeMi hanya dapat terdiam dalam ketakutannya , Memperhatikan setiap luar jendela yang sangat menyeramkan baginya ..

“ Appa , Aku ingin kau pulang” Gumam RaeMi sambil memeluk bantalnya , Tapi rasa haus di tenggorokannya sangat terasa sekali , Alhasil RaeMi berjalan ke dapur memberanikan diri menghilangkan rasa takut akan kegelapan di awan dari arah jendela ..

Cettaarrrr

“ Uhukkk” RaeMi yang tengah minum sampai tersedak ketika mendengar suara petir , Sangat kentara sekali dari kasat mata RaeMi sebuah kilatan petir dari arah luar ..

“ Menyeramkan” Pekik RaeMi sambil memandangi arah luar dan menatap arah lampu apartement yang sudah berkedip – kedip seakan ingin padam “ Omo ini tidak akan mati lampu kan “ Dengan nada yang sedikit bergetar RaeMi memandangi sekelilingnya .

Saat itu juga di raih ponselnya untuk menghubungi Jaejoong , Namun cukup lama bagi RaeMi agar telpon tersebut di angkat oleh Jaejoong .

“ Wae? Apa lagi ?” akhirnya suara yang di harapkan RaeMi terdengar jelas di telinganya “ Appa , Jebal pulanglah .. Aku takut kalau mati lampu “ tedengar decakan kesal dari seberang sana “ RaeMi aku sedang rapat dan sangat sibuk , Kau menyuruhku pulang .. Micheo “

RaeMi semakin menatap kearah lampu yang sudah berkedap – kedip , Bahkan terlihat jelas olehnya kilatan demi kilatan .. Hal ini membuat RaeMi semakin ketakutan “ Appa , Je jebal pulang .. petir terus menyambar , Aku benar – benar takut gelap appa .. Je jebal “ Dengan terbata RaeMi mengucapkan kalimat tersebut , Bahkan matanya terus menjuru pada luar jendela yang sangat menyeramkan “ Aiishh bocah ini , Kau sudah besar RaeMi .. Untuk apa kau takut gelap .. Itu hal yang konyol Kim RaeMi “

Ucapan Jaejoong benar – benar bukan jawaban yang RaeMi inginkan “ App…” Belum sempat RaeMi melanjutkannya tiba – tiba

Klikk

Lampu apartement ini padam begitu saja , RaeMi yang menyadari kepadaman lampu langsung membulatkan matanya dan “ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”

Gelap sungguh dia sangat takut akan kegelapan , Tubuhnya begetar hebat bahkan dia merasakan tangannya seakan tidak kuat menahan ponsel yang dia pegang  dan terjatuh begitu saja  , Bahkan ponsel yang masih menyala tidak dia perdulikan sama sekali

“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” RaeMi menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya sambil memejamkan matanya seraya mengelengkan kepalanya “ AAAAAAAAAAAAA”

Tubuhnya semakin bergetar hebat , Bahkan tetesan air matanya mulai mengalir dari pelupuk matanya “EOMMA “Teriak RaeMi dengan nada begetar “ EOMMA ,TOLONG AKU EOMMA “RAeMi terus beteriak – teriak memanggil eommanya ..

“ EOMMA , AKU TAKUT .. TOLONG AKU EOMMA “ Teriak RaeMi semakin menangis menjadi – jadi , Tiba – tiba saja ..

_FlashBack _

“ Ahjjusi kau mau membawaku kemana ? Eommaku dimana ?” Tanya seorang anak kecil  yeoja dengan polosnya , Sekiranya yeoja kecil ini masih berumur 5 tahun ..

“ kau tenang saja ne anak kecil , Kami akan membawamu pada eommamu “ Ujar salah satu seorang namja paruh baya namun mempunyai rahang yang keras ..

Empat orang namja dan salah satunya menggendong yeoja kecil berwajah polos , Mereka menapaki sebuah gedung besar “ Ahjjusi eomma mana ? “ Tanya yeoja kecil  itu sambil menarik baju yang di kenakan namja tersebut ..

“ Ya , Anak kecil kau ini berisik sekali sih “ Ujar salah satu namja dengan ketusnya membuat yeoja kecil itu terkaget “ HUWAAAAA Eomma dimana ? “ yeoja kecil itu menangis meraung – raung “ Eomma dimana ??” Yaeoja kecil itu menangis sambil menarik – narik baju namja yang tengah menggendongnya .

“ Aiissh berisik sekali anak ini .. Kau kurung dia di gudang , Aku akan menghubungi orangtuanya dan meminta tebusan .. Palli “ Perintah salah satu namja dan membawa yeoja kecil itu ke gudang .

Sampai di gudang di turunkannya yeoja kecil itu dan ketika namja itu ingin pergi “ Ahjjusi oddiseo ? Kenapa aku di bawa ke tempat gelap seperti ini ” ujar yeoja kecil itu menahan namja yang ada di hadapannya , Tapi sayangnya namja itu tidak menjawab pertanyaan sang yeoja kecil .. Dia melepaskan dengan kasar dan belalu dari hadapan yeoja kecil itu ..

“ AHJJUSI , ODDISEO ??” Teriak yeoja kecil itu mengejar namja tersebut , Sayangnya pintu sudah di tutup bahkan yeoja kecil itu meraih knop pintu yang memang sulit di jangkau olehnya tetap tidak bisa di buka “ AHJJUSI BUKA PINTUNYA “ Teriak yeoja kecil itu , Namun tiba – tiba ..

Cetaaarrrr

Kilatan petir menggahambar sangat keras , Sangat terdengar jelas pada telinga yeoja kecil ini ..

Bug bug bug

“ AHJJUSI , BUKA PINTUNYA AKU TAKUT “ Yeoja kecil itu berteriak sambil menggedor – gedor pintu gudang ini , Sayangnya tidak ada yang menggubris ucapannya , Yeoja kecil itu menengadah kesegala arah memandangi ruangan yang sangat gelap ini penuh takut ..

Tubuh yeoja kecil ini bergetar hebat memandangi ruangan gelap ini “ EOMMA , AKU TAKUT HUWAAAAA, EOMMA “ TEriak yeoja kecil itu sambil menggedor – gedor pintu gudang ini “ EOMMA TOLONG AKU .. BUKA PINTUNYA “ Teriakan yeoja ini seakan angin lalu tidak di gubris sama sekali ..

“ HUWWAAAA , EOMMA , EOMMA “ Yeoja kecil ini menangis sejadi – jadinya sambil menggedor – gedor pintu gudang , Bahkan tubuhnya sudah melemas akibat kelelahan beteriak dan menggedor – gedor pintu “ Eomma aku takut , Eomma tolong aku “ Bahkan suara yeoja itu melemah begitu saja sambil menggedor – gedor pelan pada pintu ..

Sampai yeoja kecil itu duduk bertelungkup di antara kedua kakinya , Tubuhnya begetar hebat sambil memandangi ruangan gelap ini “ Hikkss, Hikkss Eomma tolong aku “yeoja kecil itu terus menangis sambil memanggil – manggil eommanya “ Eomma aku takut “

_End Flashback _

Masa lalu yang dia kubur bertahun – tahun , Seakan kembali dalam hitungan detik membuatnya merasakan kembali pada keadaan tersebut , Keadaan masa kecil ketika dia merasa ketakutan yang mendalam  ..

Bruggg

Tiba – tiba saja tubuh RaeMi melemas begitu saja tidak sanggup menopang kakinya yang bergetar hebat akan ketakutannya ini “ Hiikkss eomma , Jebal tolong aku “ Sambil menangis RaeMi memanggil eommanya ..

“ HIkkss , Hikkss eomma “ Bahkan kali ini dengan posisinya yang terduduk lemas di lantai , Dia meremas hoodie selututnya dengan keras , Bahunya naik turun akibat tangisannya yang meluap “ Eomma , Eomma hikss , Eomma “

RaeMi terus menangis sejadi – jadinya merasakan ketakutan yang pernah dia rasakan beberapa tahun yang lalu dan tak henti – hentinya memanggil eomma ..  Bahkan kali ini  dirasakan kepalanya terasa sangat pening tiba – tiba saja.

Bruggg

Tubuh RaeMi tergulai lemas di lantai menatap lurus keadaan ruangan yang gelap ini , Bahkan dirasakannya tubuhnya semakin melemas tidak bisa berbuat apa – apa  , Air matanya terus mengalir deras dari pelupuk matanya  , Hanya itu yang bisa dia lakukan saat ini menunggu sampai ada orang yang menolongnya ..

“ Eomma , Tolong aku “ Air matanya yang mengalir deras dan tatapan kosong yang dia rasakan , Kepalanya pun semakin pening dengan keadaan ini “ Appa , Aku benar – benar takut gelap ..Kenapa kau tidak mempercayainya “

Seperdetik kemudian RaeMi merasakan kepalanya amat sanga pening , Bahkan urat matanya seakan tidak bisa terus terbuka , Saat itu juga RaeMi tergulai lemas tidak berdaya sambil memejamkan matanya ..

Ya , Dia pingsan ..

******

Raeyeon baru saja pulang dari aktifitasnya mengajar , Belum sempat dia membuka knop pintu terlihat dari arah Lift Jaejoong setengah berlari menuju apartementnya , Tepat Jaejoong sudah ada di depan apartementnya sangat terlihat jelas wajah khawatir dari wajah Jaejoong ..

Begitu juga dengan Yoochun yang mengikuti Jaejoong dari belakang terlihat khawatir dan tergesa – gesa ..

Raeyeon yang melihat Jaejoong dengan tergesa – gesa membuka pintu , Dia mengerutkan alisnya “ YA , KIM RAEMI “ Teriak Jaejoong ketika baru memasuki apartementnya ..

Raeyeon yang sedari tadi memandang heran pada Jaejoong langsung terarah pada Yoochun yang ingin masuk juga ke dalam apartement tersebut namun dengan cepat di tahan oleh Raeyeon “ Wae? Ada apa ?”

“ Molla , Keunde sepertinya terjadi sesuatu pada RaeMi “ Ujar Yoochun membuat Raeyeon membulatkan matanya “ Mwo ? Terjadi sesuatu pada RaeMi ?” Yoochun hanya menganggukan kepalanya dan langsung memasuki apartement tersebut ..

Entah kenapa tiba – tiba Raeyeon merasa khawatir terhadap RaeMi , Saat itu pun dia memasuki apartement Jaejoong mengikuti Yoochun dari belakang . .

“ YA KIM RAEMI , ODDIGA ?” Ujar Jaejoong setengah berteriak , Karena sedari tadi dia memanggil nama RaeMi tidak ada jawaban dari RaeMi , Kebetulan lampu sudah menyala lagi ..

Jaejoong menulusir setiap sudut ruangan apartementnya yang terbilang luas ini , Mengecek kamar RaeMi namun tidak ada dirinya ..

Tapi ketika Jaejoong melangkahkan kakinya tepat di dapur , Terlihat RaeMi yang tergeletak lemas di lantai ..

Deg !

Detak jantung Jaejoong langsung berhenti seketika , Melihat RaeMi yang tergeletak lemas di lantai “ RAEMI-AH “ Teriak Jaejoong langsung menghampiri RaeMi .

Begitu juga dengan Raeyeon dan Yoochun yang terbelalak kaget dengan apa yang mereka lihat “ RaeMi” Pekik dua orang ini yang juga menghampiri RaeMi .

“RaeMi-ah irona” Ujar Jaejoong menepuk kedua pipi RaeMi , Namun RaeMi tidak bergeming sedikit pun “ RaeMi-ah .. Irona , Irona “ Entah kenapa Jaejoong benar – benar merasa khawatir dengan RaeMi yang sedari tadi tidak bergeming sedikit pun .

“ RaeMi irona “ Sekarang Yoochun lah yang menepuk kedua pipi RaeMi , Lagi – lagi percuma saja tidak ada jawaban dari RaeMi , Saat itu juga Jaejoong langsung meraih tubuh RaeMi “ Cepat panggilkan dokter .. Palli “ Ujar Jaejoong  dengan nada keras pada Yoochun sambil membopoh tubuh RaeMi memasuki kamarnya ..

Jaejoong berjalan tergesa – gesa membopoh RaeMi memasuki kamarnya di bantu dengan Raeyeon yang membuka pintu kamar , Sesaat kemudian Jaejoong membaringkan tubuh RaeMi di ranjang ..

Jaejoong PoV

Aku benar – benar tidak percaya dengan apa yang aku lihat saat ini , Setelah tadi aku mendengar teriakannya lewat ponsel jujur aku sangat takut sekali .. Dan yang lebih membuatku kaget melihat RaeMi yang sudah tergeletak lemas di lantai ..

Aku sama sekali tidak mengerti kenapa RaeMi bisa tegeletak begitu saja di lantai , Terakhir dia mengatakan takut gelap ? Jujur aku tidak percaya sama sekali , Tapi tadi ketika di lift aku mendengar kalau tadi lampu padam rasanya sangat sesak mengingat RaeMi yang berteriak ..

Apa anak ini benar – benar takut gelap ? Tapi apa alasannya ? Aku sama sekali tidak mengerti dengan keadaan ini , Tapi aku takut RaeMi kenapa – napa ..

“ RaeMi-ah irona ? Ya irona “ Entah kenapa kepanikan merasukiku melihat keadaan RaeMi seperti ini yang tidak sadarkan diri , Lagi – lagi RaeMi tidak bergeming sama sekali tapi tiba – tiba sebuah tangan memegang bahuku , Ku tatap Raeyeon tengah menatapku sendu “ Biar aku beri alcohol pada RaeMi agar dia sadar “

Tanpa mencurgainya , Aku langsung mundur ke belakang membiarkan Raeyeon menyadarkan RaeMi .. Terlihat Raeyeon dengan cermat memberikan satu buah kapas yang sudah di baluri alcohol tepat di hidung RaeMi ..

Terlihat RaeMi yang menggerakkan tangannya dan sedikit pelupuk matanya yang bergerak , Secara perlahan RaeMi membuka matanya” RaeMi-ah” Ucapku dan Raeyeon secara berbarengan ketika melihat RaeMi yang membuka matanya ..

Beberapa detik kami bertatapan satu sama lain , Namun sedetik kemudian kami terfocus kemabali pada RaeMi .. Tapi ada yang aneh tatapan RaeMi sangat kosong menatap atap kamarnya tiba – tiba saja

“ AAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak RaeMi tiba – tiba sambil terbangun membuatku dan Raeyeon terlonjak kaget “ AAAAAAAAAA , EOMMA TOLONG AKU .. EOMMA , EOMMA “ TErlihat RaeMi yang menutupi  kedua telingannya sambil mengelengkan kepalanya ..

“ RaeMi-ah “ Ujar Raeyeon ingin menenangkan RaeMi , Namun RaeMi menepis Raeyeon membuatnya hampir tersungkur tapi dengan cepat aku menopang tubuh Raeyeon agar tidak jatuh .. Sebenarnya ada apa dengan RaeMi ? Kenapa dia harus berteriak seperti itu ?

“ EOMMA , TOLONG AKU … AKU TAKUT EOMMA .. EOMMA “ RaeMi terlihat meraung – raung menyebut  –  nyebut Seora eommanya , Ku lihat Yoochun yang memasuki kamar RaeMi dengan dokter .. Terlihat sekali Yoochun sangat kaget dengan tindakan RaeMi yang berteriak seperti itu ..

“ EOMMA, EOMMAAA” Lagi – lagi terdengar suara RaeMi yang bergetar hebat “ kalian minggir lah aku akan memberi obat penenang padanya “ Ujar Sang dokter yang baru saja datang dan menghampiri RaeMi ..

Semenit setelah memberi obat penenang terlihat RaeMi sudah kembali berbaring tanpa teriakan dan raungan seperti tadi . Tanpa ragu setelah itu sang uisa memeriksa keadaan RaeMi .

Aku menatap kearah Yoochun dan Raeyeon yang sangat terlihat panic dengan keadaan RaeMi , Sedangkan aku sendiri hanya bisa mengigit ibu jariku tidak tahu harus melakukan apa , Tapi di dalam lubuk hatiku aku sangat mengkhawatirkan RaeMi ..

Tapi aku pun tidak tahu harus melakukan apa pada RaeMi , Apa aku pantas di panggil seorang ayah ?

“ Otte? Uisa bagaimana keadaan anak ini ?” Tanya Yoochun yang menyadarkanku dari lamunanku dan menatap penuh harap pada uisa itu agar RaeMi tidak apa – apa ..

Terlihat uisa itu menghela nafas beratnya “ Apa anak ini pernah mengalami hal yang tidak mengenakan saat masih kecil ? “ mendengar pertanyaan tersebut sontak aku dan Yoochun langsung bertatapan satu sama lain begitu juga dengan Raeyeon yang menatap kami berdua ..

“ Apa anak ini pernah mengalami sebuah trauma mendalam ?” Tanya uisa itu aku semakin tidak mengerti dengan ucapan uisa itu , Trauma ? Apa maksud ucapannya ..

“ NE, Dia mengalami trauma kegelapan “ Ujar Yoochun tiba – tiba membuatku membulatkan mataku begitu juga dengan Raeyeon , Aku tidak habis fikir bagaimana Yoochun tahu akan hal ini ? Sedangkan aku pun sama sekali tidak tahu dengan hal ini ..

“ Ternyata trauma pada gelap  , Sepertinya  trauma yang di alaminya dulu  mungkin tidak bisa dia lupakan seumur hidupnya” Ujar uisa itu

“Tapi kenapa dia berteriak seperti tadi ?” Tanyaku , Uisa itu hanya tersenyum “ Trauma ini bukan trauma biasa .. Terkadang apabila dia merasa sangat terancam dia akan terus berteriak sejadi – jadinya karena ketakutannya yang mendalam .. Sebaiknya anak ini jangan di tinggal pada suatu kondisi yang membuatnya akan merasa trancam akan trauma tersebut “ Jelas uisa itu membuatku dan yang lain cukup tercengang ..

Jadi RaeMi mengalami sebuah trauma ? Tapi kenapa Yoochun bisa mengetahui hal ini ?

“ Ya , Sudah berikan obat ini padanya .. Tadi aku pun sudah memberikan suntikan penenang untuknya “ Ujar Uisa itu ingin pamit dan di sambut oleh kami bertiga “ Ne, Gomawo uisa “ Secara serempak aku , Yoochun dan Raeyeon mengucapkan kalimat tersebut ..

Setelah Yoochun mengantarkan uisa itu dan kembali kedalam kamar RaeMi , Aku menatapnya tajam “ Wae?” Tanyanya heran mendapati tatapan tajamku ..

“ Bagaimana kau tahu RaeMi memiliki trauma kegelapan ?” Terlihat Yoochun hanya tersenyum sambil menunjukkan ponsel RaeMi yang ada di genggamannya “Tadi Junsu menelpon RaeMi , Ku bilang RaeMi pingsan saat itu juga Junsu bercerita kalau RaeMi memiliki sebuah trauma kegelapan “

Aku membulatkan kedua mataku mendengar ucapan Yoochun “ Junsu mengetahui hal ini ?” Yoochun menganggukan kepalanya dan kembali bercerita “Junsu mengatakan kalau saat RaeMi berumur 5 tahun dan menginjak bangku kanak – kanak , Dia di culik lalu di sekap di gudang yang memang gelap .. Semenjak itu dia tidak berani apabila berada di ruang gelap “

Aku sangat tecengang dengan penjelasan Yoochun , Terlihat Raeyeon pun membekap mulutnya tidak percaya akan ucapan Yoochun “ Jadi dia benar – benar takut gelap “ Kataku sambil menatap RaeMi yang terlelap dengan nyenyak .

Aku benar – benar merasa bersalah tidak mempercayainya dari awal , Aku fikir dia berbohong padaku .. Tapi aku tidak menyangka pada akhirnya RaeMi akan seperti ini , Entah kenapa mataku memanas menatap wajah RaeMi yang polos itu .. Ingin menangis namun ku tahan , Karena tidak mungkin bagiku untuk menangis di depan orang – orang ini ..

*****

 Author PoV

Raeyeon dia terus memandangi wajah RaeMi sambil sesekali membelai lembut wajah RaeMi .. Waktu memang sudah menunjukkan pukul 11 malam namun sedari tadi Raeyeon berada di apartement Jaejoong ..

“ Raeyeon-ssi apa kau tidak lelah dan tidak kembali ke apartementmu ?”  Tanya Yoochun , Raeyeon mengelengkan kepalanya sambil tersenyum “ Aniyo , Aku ingin menjaga RaeMi”

Mendengar ucapan Raeyeon , Jaejoong hanya menatapnya “ Ya, Kim Raeyeon lebih baik kau ke apartementmu saja .. Sudah ada aku dan Yoochun yang menjaganya “ Ujar Jaejoong sambil menunjuk pada RaeMi ..

“ Wae? Apa kau mengkhawatirkanku ?” Ledek Raeyeon membuat Jaejoong membulatkan matanya “ Aiissh yeoja ini , Di saat seperti ini harus bergurau .. Aniyo hanya saja kau akan menyusahkan kami “sangkal Jaejoong ..

Tapi ucapannya tersebut membuat Raeyeon kesal “ YA , KA…” Belum sempat Raeyeon ingin berteriak pada Jaejoong yang memang tengah duduk santai di dekat ranjang RaeMi , Ucapannya sudah di potong oleh Yoochun “Ingat ada yang tengah sakit .. Jangan membuat keributan disini “

Medengar hal tersebut membuat Raeyeon dan Jaejoong terdiam seketika sambil memandang RAeMi yang tertidur nyenyak “ Mianhae “ Ujar Raeyeon penuh penyesalan

“ Raeyeon-ssi .. Apa kau yakin ingin terus disini ? Aku takut kau kelelahan .. Ucapan Jaejoong ada benarnya juga RaeMi tidak sendirian ada aku dan dia yang menjaganya “ Ujar Yoochun yang memang mengkhawatirkan Raeyeon .

“ Ghwencana Yoochun-ssi aku ingin menjaga RaeMi “ Ujar Raeyeon dan Yoochun hanya dapat menuruti saja ucapan Raeyeon “ Ya sudah kalau kau lelah sebaiknya kau istirahat ne “

“ Arayo , Gomawo “ Ujar Raeyeon sangat senang menerima perhatian dari Yoochun ..

Di balik itu terlihat Jaejoong yang memandang sinis pada Yoochun “ Issh pada semua yeoja haruskah dia bersikap seperti itu “ Gumam Jaejoong , MEmang benar adanya kalau Yoochun selalu bersikap baik pada yeoja ..

“ Omo yeoppoda “ Ujar Raeyeon tiba – tiba sambil menatap satu bingkai foto yang berada tepat di rak ranjang RaeMi “ Ige Kim Seora? Eomma RaeMi ?” Raeyeon menunjukkan foto tersebut pada Jaejoong membuat Jaejoong membulatkan matanya entah apa yang di fikirkan Jaejoong saat itu ..

“ Ne, Itu Soera eomma RaeMi “ Yoochun membenarkan ucapan Raeyeon “ Jinja? Omo jeongmal yeoppoda “Raeyeon terus tersenyum memandangi foto seora yang memang terpampang jelas di dalam foto tersebut ..

Sedangkan Jaejoong hanya tersenyum kecut saja pada Raeyeon , Namun tiba – tiba terlihat RaeMi gelisah “ Hikkss , Eomma .. Eomma” Gumam RaeMi mengelengkan kepalanya , Matanya masih terpejam tapi terus memanggil eommanya seakan mengigau ..

Sontak saat itu ketiga orang yang menjaga RaeMi mendadak terarah padanya yang mengigau “ Eomma , Eomma” Gumam RaeMi sambil mengelengkan kepalanya bahkan keringat dingin keluar dari keningnya ..

Saat itu dengan sigap Raeyeon menghampiri RaeMi dan mengenggam erat tangannya seraya berbisik “ RaeMi-ah .. Eomma disini “Setelah Raeyeon mengucapkan kalimat tersebut RaeMi terlihat tenang kembali dan mengenggam erat tangan Raeyeon ..

Melihat hal ini Jaejoong dan Yoochun yang memang tadi terkaget dengan ucapan Raeyeon langsung terdiam begitu saja , Sepertinya mereka mengerti apa maksud Raeyeon mengucapkan kalimat itu . Entah kenapa Raeyeon mengucapkan kalimat tersebut , Melihat RaeMi yang mengigau seperti itu membuat Raeyeon tidak tega ..

“ Eomma disini “ Raeyeon kembali mengucapkan kalimatnya yang tadi sambil membelai lembut rambut RaeMi  dan tanpa terasa air matanya jatuh begitu saja , Entahlah perasaan apa ini dia pun sangat bingung kenapa dia merasa sangat sedih melihat RaeMi seperti ini ..

Tapi Yoochun yang memperhatikan hal ini , Dia pun menatap Jaejoong yang tengah menatap Raeyeon sendu .. Yoochun pun tidak mengerti apa yang di fikirkan oleh Jaejoong ..

*****

Pagi ini Raeyeon dan Jaejoong terlihat sibuk dengan bahan makanan yang ada di hadapan mereka , Tapi terlihat jelas sekali kalau Jaejoong sudah sangat terlatih dengan kebiasaannya membuat sarapan pagi ..

Begitu juga dengan Raeyeon yang membuatkan bubur untuk RaeMi .. Ya dari semalam Raeyeon belum kembali ke apartementnya , Sedangkan Yoochun sudah pulang ke rumahnya seraya ke kantor untuk menghandle pekerjaan Jaejoong , Memang Jaejoong memutuskan untuk tidak pergi ke kantor mengingat keadaan RaeMi yang sakit .

Sepanjang memasak Raeyeon benar – benar kagum dengan keahlian memasak Jaejoong .. Bahkan sedari tadi dia berceloteh pada Jaejoong namun jarang di tanggapi olehnya karena terlalu focus pada masakannya .

“ Omo Jaejoong-ssi , Kau sangat terampil sekali memotong bawangnya “ Ujar Raeyeon penuh kagum , Jaejoong tersenyum bangga “ Tentu saja , Dari pada kau memotong bawang besar – besar seperti tadi .. Babo “ Raeyeon hanya mengerucutkan bibirnya

“ Ya , KAu jangan meremehkanku .. Bubur buatanku ini sangat enak “ Jaejoong mengerutkan alisnya “ Jinja ?? Tapi sepertinya aku mencium bau gosong “ Mendengar hal tersebut RAeyeon membulatkan matanya dan langsung terarah pada bubur buatannya terlihat asap yang sudah menguap dari panci itu ..

“ Omo , Omo gosong .. Aiissh aku lupa mengaduk tadi “ Gumam Raeyeon dengan kesal mendapati bubur buatannya benar – benar tidak layak untuk di makan “ Yeoja ceroboh .. Sudah kubilang sedari tadi jangan mengajak ku mengobrol .. Ini yang kau bilang enak ? Aiissh yeoja ceroboh masa iya kau mau memberikan bubur tidak layak di makan ini pada RaeMi “

Raeyeon menghelakan nafas kesalnya , Sedari tadi memang JaeJoong seakan meremehkannya “Ya , Jangan memanggilku ceroboh “ Ujar Raeyeon setengah berteriak , Namun entah kenapa Jaejoong sedang enggan berdebat “ Aku malas berdebat .. Minggir , Biar aku saja yang buat buburnya “ujar Jaejoong dengan nada dingin dan sedikit mendorong tubuh Raeyeon ..

Raeyeon menatap kesal pada Jaejoong “ Ya kenapa kau hanya diam saja , Buang bubur tidak layak di makan ini “Ujar Jaejoong menyodokan panci panas yang berisi bubur gosong buatan Raeyeon seraya menengadah matanya pada tong sampah , Dengan rasa kesal Raeyeon menuruti saja seraya bergumam “ Namja menyebalkan “

“ Aku mendengarnya Kim Raeyeon” Ujar Jaejoong di sela saat dia memasak sambil melirik kearah Raeyeon dengan tatapan tajamnya , Sedang Raeyeon hanya menelan ludahnya saja ..

^^^

Setelah masakan sudah jadi Raeyeon dan Jaejoong menaruh semua masakan tersebut di meja makan , Tanpa sengaja Jaejoong melirik kearah Raeyeon “ Kau tidak ingin kembali ke apartementmu ?” Tanya Jaejoong

“ Wae? Kau ingin mengusirku ? Hah “ Ujar Raeyeon dengan nada kesalnya “ Aniyo , Hanya saja kau kan belum ganti baju , Kau masih memakai pakaian yang semalam .. Siapa tahu saja kau ingin kembali ke apartementmu dulu “Mendengar ucapan JAejoong membuat Raeyeon cukup tercengang tidak biasanya dia berkata selembut ini ..

“ Aniyo ,Aku ingin memberikan sarapan dulu pada RaeMi .. Apa kau mengkhwatirkanku ?” Ledek Raeyeon dengan selidik pada Jaejoong, Jaejoong membulatkan matanya “ Ahh yeoja ini terlalu pede sekali , Aku hanya tidak betah dekat – dekat dengan yeoja yang belum mengganti pakaiannya dari semalam “

“ Sudah ku duga akan seperti ini .. Mana mungkin orang sepertimu bisa mengkhawatirkan seorang yeoja , PAda anak saja acuh tak acuh “ Mendengar ucapan Raeyeon kali ini Jaejoong agak kesal dan ingin menimpalinya “ Ya Neo…” Belum sempat melanjutkan kata – katanya ..

“ Appa , Raeyeon eonni “ Sapa RaeMi yang memang sudah ada di dekat meja makan , Medengar suara yang tidak asing bagi mereka langsung terarah pada RaeMi “ Mwo ? RaeMi kenapa kau bangun , baru saja aku ingin ke kamarmu untuk memberi bubur “ Ujar Raeyeon setengah kaget ketika RaeMi sudah ada di dekatnya ..

“ Ghwencana eonni .. Aku sudah baikan , Aku ingin makan disini saja “Ujar RaeMi tersenyum dengan cirri khasnya yang polos , Raeyeon menganggukan kepalanya “ Ya sudah palli , Appamu sudah membuatkan bubur “

“ Jinja , Appa kau yang membuatnya .. Emm sepertinya enak “ Seru RaeMi sambil terarah pada Jaejoong “ Emmm , Duduklah “

Kali ini mereka bertiga menikmati sarapannya , Seolah seperti keluarga baru .. Selama sarapan tidak ada yang berucap sedikit pun mereka seakan sibuk dengan fikiran mereka masing – masing .

“ Semalam aku merasakan eomma seperti ada di dekatku dan mengatakan eomma disini “ Ujar RaeMi tiba – tiba di sela – sela makannya , Sontak saat itu juga Raeyeon dan Jaejoong saling perpandangan mengingat kejadian semalam Raeyeon lah yang mengucapkan kalimat tersebut “ Sepertinya aku bermimpi adanya eomma “ Lanjut RaeMi sambil memakan buburnya..

Namun terlihat jelas JAejoong yang menatap kearah Raeyeon “ Aniyo , Semalam kau tidak bermimpi “Mendengar ucapan yang terlontar dari bibir Jaejoong membuat RaeMi mengerutkan alisnya , Tidak dengan Raeyeon langsung membulatkan matanya pada Jaejoong seakan berkata jangan –mengatakan-apa-apa-pada-raemi..

“ Maksud appa ?”RaeMi semakin mengerutkan alisnya , Jaejoong seakan mengerti dengan tatapan Raeyeon hanya tersenyum “ Ghwencana cepat habiskan buburnya “ Ujar Jaejoong mengalihkan pembicaraan , RaeMi hanya menurut saja .

Namun di sisi lain Jaejoong teringat akan ketidak percayaannya pada RaeMi kemarin “ Mianhae  RaeMi-ah “ Ujar Jaejoong menatap RaeMi , Sontak saat itu kedua yeoja itu terarah pada Jaejoong “ Appa , Untuk apa meminta maaf padaku ?” Tanya RaeMi yang kebingungan ..

“Mianhae , Tidak mempercayaimu kalau kau takut kegelapan “Medengar hal itu RaeMi hanya tersenyum “Ghwencanayo appa , Lagi pula aku menelponmu tidak tepat waktu “

“ Aniyo .. Mungkin aku yang terlalu tidak mempercayaimu akan phobiamu itu “ RaeMi sedikit membulatkan matanya “ appa bagaimana kau tahu aku ..”Belum sempat melanjutkan Jaejoong sudah menimpalinya “ Kenapa dari awal kau tidak bilang , Pada saat umurmu 5 tahun kau di culik dan mengalami phobia kegelapan “

Raemi sepertinya tahu dari siapa kabar tesebut “ Junsu ahjjusi kau menyebalkan “ Gumam RaeMi sambil tersenyum dan melanjutkan kata – katanya “Aku hanya tidak ingin merepotkan orang lain dan aku tidak mau orang kasihan terhadapku hanya karena phobiaku ini”

Medengar hal tersebut Jaejoong hanya terdiam bagaimana bisa RaeMi yang terkesan polos dan bodoh mempunyai fikiran seperti ini ? Sedangkan Raeyeon yang medengar hal ini hanya tersenyum dia tahu betul kalau Jaejoong merasa bersalah “ Ahh kenapa suasananya jadi sedih seperti ini , Ya , Cepat habiskan dulu sarapannya “

Medengar ucapan Raeyeon kedua orang ini hanya tersenyum dan kembali memakan sarapan mereka .

^^^^^

Sueun , Hyeshi dan TaeMin sangat menikmati makan siang mereka , Tapi ketika mereka sadar ada dua orang menghampiri mereka yaitu Minho dan Jinki yang sudah ada di hadapan mereka ..

“ Minho oppa , Jinki oppa “ SEru Sueun yang menyadari keberadaan mereka berdua “ Aiissh kalian makan tidak mengajak kami “ Ujar Jinki yang langsung duduk di samping Hyeshi begitu juga dengan Minho yang duduk di bangku kosong .

“ Kalau oppa mau pesan saja sendiri “ Ujar Hyeshi membuat Jinki mengrucutkan bibirnya “ Arayo nae chagi “

“ Ehhmm , Si yeoja menyebalkan itu mana ?” Ujar Minho tiba – tiba sontak keempat lainnya menatap tajam Minho “Yang kau maksud siapa oppa ? RaeMi “ Tanya Sueun

Minho menganggukan kepalanya “ Gheure siapa lagi yeoja babo , Yeoja menyebalkan itu kan dia “ Minho berbicara dengan nada ketusnya , Tapi yang lain semakin menatap tajam Minho “ Omo Minho hyung , Ada angin apa tiba – tiba kau mencari RaeMi ? Apa kau sudah mulai menrindukannya ?” Ledek Taemin dengan selidik ..

“ YA , Merindukannya ? Wuueekk , Tidak akan dan tidak akan pernah .. Aku hanya aneh saja biasanya kalian bersama yeoja menyebalkan itu “Sangkal Minho dengan ketusnya  , Sedang yang lain hanya menghela nafasnya saja “ Jangan begitu hyung katakan saja sejujurnya pada kami , Kalau kau memang merindukannya .. Omo sehari saja tidak bertemu kau sudah menanyakannya “Ledek TAemin lagi

Namun dengan cepat Minho menatap Taemin dengan evilnya “ YA .. LEE TAEMIN .. Jangan berbicara sembarangan “Sontak saat itu juga TaeMin membekap mulutnya bertanda dia akan diam ..

“ RaeMi , Aku dengar dia sakit .. Tadi saat aku menelpon Raeyeon sonsaengnim ternyata dia berada di apartement RaeMi dan memberi tahu kalau RaeMi sakit “Jelas Sueun membuat Minho terkaget juga “ Sakit ? Raeyeon nuna ada di apartement RaeMi ? “ Tanya Minho bertubi – tubi

“ Ne , Waeyo oppa ?”Minho mengelengkan kepalanya dan sedikit bergumam “ Aiissh bagaimana bisa nuna menemani RaeMi , Pasti si ahjjusi tua itu membuat ulah pada Raeyeon nuna .. Tidak bisa di biarkan”

“ RaeMi sakit apa dia ?” Tanya Jinki yang sedari tadi mendengar hal tersebut namun di jawab dengan gelengan kepala Hyeshi “ Molla”

“ Kebetulan kami sepulang sekolah kami berencana untuk ke apartement RaeMi .. Jinki oppa , Minho oppa kalian ikut kan ? “ Ujar Sueun menatap dua namja yang tadi dia sebut , Jinki tersenyum riang “ Ne tentu saja aku ikut “ Tidak dengan Minho yang hanya diam saja

“ Minho oppa , Kau ikut kan ?” Ujar Hyeshi , Minho hanya melirik Hyeshi dan berkata “ Aniiyo “

“ Wae?” Seru keempat orang ini , Minho hanya menjawab “ Ahh aku malas bertemu dengan yeoja menyebalkan itu “

“ Kau yakin tidak ikut ? Bukan kah Raeyeon sonsaengnim ada di sana .. Biasanya juga kau selalu ke apartement Raeyeon sonsaengnim , Kalau sekarang dia ada di apartement Raemi bagaimana kau bisa bertemu dengan Raeyeon sonsaengnim” Ujar Jinki dengan liciknya membuat Minho membulatkan matanya “ YA , LEE JINKI JANGAN MEMBOCORKAN RAHASIAKU “Teriak Minho dengan kesal

“ Omo Oppa , Kau sering ke apartement Raeyeon sonsaengnim “ Ujar Ketiga hoobaenya dengan curiga “ Jangan berfikiran yang macam – macam aku keponakannya , Lagi pula hanya dia orang yang selalu ada untukku selain orangtuaku” Mereka memang mengerti betul orangtua Minho yang sering berbisnis ke luar negeri , Maka dari itu mereka hanya menganggukan kepala mereka saja ..

“ Keunde , Oppa kau harus ikut .. Kau kan tahu apartement Raeyeon sonsaengnim , apalagi Raeyeon sonsaengnim dan Raemi bertetangga , JAdi kau juga sudah jelas tahu apartement RaEMi kan ?” Ujar Taemin memojokkan Minho , Saat itu juga ketiga orang lainnya pun menatap tajam Minho terutama Jinki menatapnya penuh evil ..

“ Ahh baiklah aku ikut “ Mau tidak mau Minho meruti apa  kata orang – orang ini , Sedangkan keempat orang lainnya tersenyum puas dengan jawaban Minho ..

^^^^^

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore , Dimana kali ini Raeyeon memang berada di apartement Jaejoong sebelumnya dia ke apartementnya hanya untuk mengganti pakaiannya saja .. Dia berada di apartement Jaejoong hanya karena seorang RaeMi ..

Terlebih lagi RaeMi adalah muridnya dan dia pun tahu tidak mungkin bagi Jaejoong merawat seorang anak yang sakit sendirian .. Padahal RaeMi sudah mengatakan kalau dia sudah membaik , Tapi Raeyeon yang entah dorongan apa membuatnya selalu tidak tega melihat RaeMi , Maka dari itu dia tidak tega untuk meninggalkan RaeMi .

Raeyeon terlihat sibuk dengan daging yang tengah dia potong .. Ya, Dia berniat untuk menyiapkan makan malam ..

“ Ya , Memangnya kau bisa membuat steak ? Hah yeoja ceroboh !” Ujar Jaejoong dengan angkuhnya , Raeyeon hanya tersenyum “ Tentu saja aku bisa”

Jaejoong sedikit berdengus “ Issh apa nanti tidak gosong lagi ? Seperti tadi “ Ledek Jaejoong meremehkan , Raeyeon menglengkan kepalanya “ Kali ini aku yakin tidak akan gosong , Sudah lebih baik kau temani RaeMi sa…”Ucapan Raeyeon terpotong ketika RaeMi berada di dapur

“ Bocah kenapa kau keluar dari kamar ?” Ujar Jaejoong menyadari keberadaan RaeMi , RaeMi mengaruk kepalanya yang tidak gatal “ Aku bosan di dalam kamar .. Aku mau menonton tv saja di ruang tengah .. Lagi juga aku sudah baikan  “ Ujar RaeMi yang memang suntuk di dalam kamar hanya tidur dan tanpa persetujuan dua orang di depannya dia sudah berlalu begitu saja ..

Melihat RaeMi yang sudah berlalu kedua orang ini hanya mengelengkang kepala mereka “ Aiissh bocah itu seenak jidat saja berlalu tanpa persetujuanku “ Dengus Jaejoong kesal

“ Sama seperti kau yang menyebalkan “ Ujar Raeyeon sambil menunjuk – nunjuk Jaejoong “ Kau juga menyebalkan yeoja ceroboh , Ya sudah aku tinggal .. Aaahh sepertinya enak seperti ini lumayan aku tidak perlu repot – repot memanggil pembatu untuk memasak “ Ujar Jaejoong dengan liciknya dan berlalu dari hadapan Raeyeon ..

Medengar hal tersebut terlontar dari mulut Jaejoong sontak Raeyeon membulatkan matanya dan berteriak “ YAHH ! KIM JAEJOONG “  Raeyeon meleparkan sandal apartement ini kearah Jaejoong sayangnya tidak kena ..

Kali ini RaeMi tengah menonton drama kesukaannya dengan asik , Ketika Jaejoong ingin duduk di samping RaeMi tiba – tiba saja ..

Ting tong ting tong

Terdengar dentingan bel dari arah luar , Sontak RaeMi menatap Jaejoong seolah berkata appa-kau-yang-membuka-pintu-ne ..

Seakan mengerti tatapan RaeMi “ Arayo , Kali ini aku sedang baik padamu “ Ujar Jaejoong sedikit berdengus namun dia tersenyum dan belalu menuju pintu utama ..

Ketika Jaejoong membuka pintu , Dia cukup tercengang melihat Minho yang sudah tersenyum kecut di depan pintu apartementnya “ YA , Bocah tengik  untuk apa kau kesini ?” saat itu juga Minho menggeser langkahnya ke kiri terlihat empat orang yang berseragam sama sepertinya tengah tersenyum manis “ Annyeong  ahjjusi“ sapa keempat orang ini dengan senyuman yang sulit di artikan ..

Saat itu juga Jaejoong mengerutkan alisnya , Setengah kesal juga di panggil ahjjusi “ Kau lihatkan ahjjusi , Mereka ingin bertemu RaeMi “Medengar ucapan Minho saat itu juga Jaejoong langsung tersenyum manis pada empat orang tersebut “ Ahh teman RaeMi .. Masuklah RaeMi ada di dalam , ayo “ Ajak Jaejoong dengan ramahnya ..

Melihat Jaejoong yang seperti itu Minho hanya bergumam “ Kenapa sikapnya menjadi ramah sekali .. Ahh wajah dusta “

Saat itu juga keempat teman RaeMi masuk kedalam apartement ini , Minho yang memang masuk kedalam agak belakangan tubuhnya tiba – tiba di tahan oleh tangan Jaejoong “Bocah tengik bagaimana bisa kau membawa teman – teman RaeMi keapartementku ini ? Hah”

Seakan mengerti Minho hanya menghelakan nafasnya “ Aishh, Mereka yang ingin sekali bertemu dengan RaeMi , Lagi pula aku hanya ingin bertemu dengan Raeyeon nuna .. Ya , Ahjjusi kau tidak apa – apakan nunaku kan ?” Tanya Minho penuh selidik pada Jaejoong ..

Jaejoong mendorong kepala Minho “ Bocah tengik jangan berfikiran yang macam – macam “Seakan prilaku Jaejoong di perhatikan keempat teman RaeMi yang memang sedari tadi mendengar ucapan Jaejoong , Sontak saat itu Jaejoong merangkul Minho “ ahhh Masuklah , RaeMi ada di ruang tengah “

Keempat orang ini hanya tersenyum dan kembali berjalan menuju ruang tengah , Tidak dengan Minho yang menatap tajam Jaejoong “ Dasar wajah dusta “ Ujar Minho yang melepaskan tangan Jaejoong dengan kasar dan menginjak kaki Jaejoong dengan sengaja “ Auuuu , YA BOCAH TENGIK .. KA…”Ucapan Jaejoong terpotong karena kakinya lebih sakit akibat di injak Minho ..

Sedangkan Minho berjalan santai menuju ruang tengah seolah tidak terjadi apapun ..

“ RAEMI-AH “ Teriak Sueun dan Hyeshi yang menyadari RaeMi asik menonton drama dan langsung duduk di samping RaeMi ,RaeMi pun menolah dan langsung tersenyum penuh bahagia “ Sueun-ah , Hyeshi-ah “

“ Ahhh bogoshipoyo “Ujar Hyeshi dan Sueun bersamaan sambil memeluk RaeMi , RaeMi semakin tersenyum riang “ Nado”

“ RaeMi-ah annyeong “ Sapa Taemin dan Jinki sambil melambaikan tangannya kearah RaeMi , Dia yang menyadari hal tersebut melepaskan pelukannya dan tersenyum “ Jinki oppa , TaeMinnie annyeong “

Namun mata RaeMi terarah pada namja jangkung yang berada di belakang Jinki dan TaeMin “ Minho sunbae kau “ RaeMi menggantungkan ucapannya sambil mengerutkan alisnya “ Jangan salah paham .. Aku hanya ingin bertemu Raeyeon nuna “ Ujar Minho dengan lantang ..

Tiba – tiba saja Raeyeon yang memang mendengar suara berisik dari ruang tengah dia pun keruang tengah dan mendapati orang – orang yang dia kenal sudah ada di ruangan itu “ Kalian menjenguk RaeMi “ Ujar Raeyeon membuat mereka kaget ..

“ Sonsaengnim .. Ne, Kebetulan Minho oppa tahu apartement RaeMi yang memang bersebelahan denganmu sonsaengnim” Jelas Sueun sedang Raeyeon hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya , Tidak dengan Minho yang mendekat pada Raeyeon “ Nuna kenapa kau harus menemani yeoja menyebalkan itu sih ?”

Raeyeon ingin memukul Minho namun dengan cepat Minho mengelak “ Babo, RaeMi sedang sakit .. apalagi aku bertetangga dengannya tidak mungkin aku tidak menemaninya “ Minho hanya menghelakan nafasnya saja “ Keunde ahjjusi itu tidak macam – macam pada nuna kan ?”

“ Otakmu yang selalu berfikiran yang macam – macam “ Ujar Raeyeon sambil mendorong kepala Minho dan mengundang tawa dari kelima orang yang memang memperhatikan kedua orang ini “ Nuna , Aku hanya mengkhawatirkanmu saja “

“Aku lebih dewasa darimu , Untuk apa kau mengkhwatirkanku .. anak ini , Ahh kalian kebetulan sekali datang tepat waktu .. aku sedang membuat makan malam , Jadi aku tinggal dulu ne takut masakanku gosong “Ujar Raeyeon

“ Aku bantu nuna “ Ujar Minho menggamit tangan Raeyeon , Tapi hanya dengusan yang keluar dari mulut Raeyeon “ Aniyo , Kau akan merusak masakanku .. Lebih baik kau disini saja bersama mereka “ Tunjuk Raeyeon pada lima orang yang sudah duduk manis ..

“ Nuna “ Rengek Minho , Tapi Raeyeon menatap tajam Minho “ Kau mau aku goreng Choi Minho “ Ujar Raeyeon dengan tatapan evilnya membuat Minho bergidik ngeri dan melepaskan gamitannya ..

“ Sudah jangan hiraukan bocah tengik ini .. Kita harus membuat masakan yang enak untuk teman RaeMi “ Ujar Jaejoong yang sudah ada di hadapan mereka “ Kalian disini saja ne temani RaeMi .. Aku dan yeoja ini akan membuat makan malam yang enak , tentunya masakan yang layak di makan “ Seakan tersindir dengan ucapan Jaejoong , Raeyeon menengok kearah Jaejoong dengan tatapan kesalnya ..

“ Ahh ne ahjjusi , Kami pun ingin mengobrol banyak dengan RaeMi “ Ujar Jinki , Jaejoong hanya tersenyum mendengar hal itu dan langsung menarik Raeyeon kearah dapur , Melihat hal tersebut sebenarnya Minho sangat sebal ..

“ RaeMi-ah tadi neo appa ?” Ujar Sueun ketika Raeyeon dan Jaejoong sudah berada di dapur , RaeMi menganggukan kepalanya “ Ne, Nae appa .. Wae?”

“ Aniyo , Hanya saja kami setengah tidak yakin .. JAdi kami pun bingung mau memanggilnya ahjjusi atau hyung “ Ujar Taemin sambil nyengir kuda ..

“ Babo , Kau lihat saja wajahnya sudah tua .. Bagaimana kau bisa berfikiran memanggilnya hyung “Gumam Minho dengan kesal ..

“ Kau sendiri memanggil Raeyeon sonsaengnim dengan sebutan nuna , Bukan ahjjuma “ Sindir Jinki membuat Minho mendelikkan matanya “ Diam kau, Lee Jinki “

“ Issh selalu seperti itu “ Gumam Jinki sebal

“ Keunde neo appa , Kalau dari dekat telihat tampan “ Ujar Hyeshi mendengar hal tersebut Jinki langsung terarah pada Hyeshi “Kau lebih tampan chagi “ Lanjut Hyeshi seolah mengerti tatapan Jinki , Namun sukses mengundang tawa dari keempat orang lainnya ..

^^^

Kali ini RaeMi , Minho dan keempat temannya mereka asik sekali mengobrol , RaeMi menceritakan phobianya pada teman – temannya ini .. Padahal dia tidak ingin bercerita namun karena paksaan teman – temannya ini mau tidak mau dia menceritakannya .

“ Jadi kau mengalami phobia kegelapan RaeMi “ Ujar Sueun yang sedari tadi sangat antusias dengan cerita RaeMi , RaeMi hanya menganggukan kepalanya saja ..

Minho pun yang sedari tadi memainkan pspnya , Sebenarnya dia mendengarkan cerita RaeMi bahkan kali ini Dia memandangi RaeMi yang masih bercerita .. Dia pun jadi teringat kejadian di bioskop pekan lalu dimana RaeMi tidak mau masuk kedalam studio karena takut gelap ..

Dia fikir RaeMi berbohong tapi ternyata tidak , Entah dia menatap RaeMi dengan miris dan cukup bersalah juga karena tidak mempercayainya ..

“ Omo rame sekali ruangan ini “ tiba – tiba saja terdengar seseorang berseru , Sontak keenam orang ini terarah pada suara tersebut “ Yoochun ahjjusi “ Seru RaeMi ketika mendapati Yoochun yang memang sudah ada di ruangan tengah ini ..

Yoochun memperhatikan satu persatu orang yang ada di hadapanny a kali ini dan matanya tertuju pada Minho yang memang menatapnya “ Ahh teman – teman RaeMi “ Ujar Yoochun sambil tersenyum cirri khasnya

“ Ne , Kami teman RaeMi .. Annyeong ahjjusi “ Sapa Jinki dan Taemin , Tidak dengan Sueun dan Hyeshi yang memandang kagum Yoochun “ Omo kyeopta “ Gumam Sueun

“ Ne, Jeongmal kyeopta “ Timpal Hyeshi , Kedua orang ini menatap Yoochun tanpa berkedip sedikit pun , Namun dengan cepat RaeMi menyenggol lengan kedua orang ini membuat mereka tersadar “ Ne, Annyeong” Sapa kedua orang ini ..

Terlihat jelas Jinki dan Taemin memandang kesal pada dua yeoja ini yang tidak menyadari keberadaan para kekasihnya ..

“ Kalian sungguh lucu sekali , RaeMi-ah ige coklat kesukaanmu “Yoochun menyodokan coklat itu pada RaeMi membuatnya tersenyum riang “ Gomawo ahjjusi “ Yoochun menganggukan kepalanya sambil mengacak lembut rambut RaeMi “ Ne, Aku tahu kau sangat menyukai coklat “ kali ini Yoochun mencubit pipi RaeMi ..

Melihat hal tersebut keempat orang yang ada disini beranggapan kalau Yoochun sangat baik pada RaeMi , Tapi Minho menatap tajam Yoochun tajam entah apa yang ada di fikirannya ..

“ Omo Yoochun oppa , Kau sangat baik sekali “ Seru Sueun dan Hyeshi namun sukses membuat yang lain membelalakan mata mereka “ MWO ? OPPA ?” Pekik RaeMi, Minho, Jinki dan Taemin secara berbarengan tidak percaya dengan ucapan kedua yeoja ini . Sedangkan Yoochun hanya mengerutkan alisnya saja ..

“ Ne, Wajah Yoochun oppa masih baby face .. Dia terkesan cocok dengan sebutan oppa “Ujar Sueun sambil menatap Yoochun ..

“ YA .. Bukankah waktu itu kalian mengatakan RaeMi di jemput dengan seorang namja yang sudah berumur seperti Yoochun ahjjusi “ Protes TaeMin dengan kesal “ Gheure , Bagaimana kalian bisa memanggilnya oppa .. Dia paman RaeMi “ Timpal Jinki

Mendengar hal tersebut membuat Minho tertawa terbahak – bahak , Begitu juga dengan RaeMi dan Yoochun yang tertawa “Sepertinya mereka benar , Aku ini pamannya RaeMi .. Kalian memanggilku ahjjusi saja , Sepertinya mereka cemburu “ Ujar Yoochun sambil cekikikan

“ ANIYO .. Kau lebih cocok di panggil oppa “Seru Sueun dan Hyeshi di sambut dengan tatapan tajam dari dua namja ..

“ Omo , Kalian memanggilnya oppa .. Kenapa memanggilku ahjjusi “ Ujar Jaejoong yang datang tiba – tiba sambil menatap tajam dua yeoja ini ..

“Wajah Yoochun oppa sangat baby face dan imut , Dia lebih cocok di panggil oppa” Ujar Hyeshi

“ Mwo? Ya aku pun tidak kalah tampannya dengan Yoochun .. Lihat wajahku” Jaejoong memerkan wajah tampannya pada kedua yeoja ini , Membuat kedua yeoj a ini bertatapan “ Arayo , Tetap saja kau ini kan appanya RaeMi .. Tidak mungkin bagi kami memanggil kau oppa , Kau cocok di panggil ahjjusi “ Ujar Sueun dan Hyeshi bersamaan di sambut dengan senyuman gaje mereka ..

“ Ckckck .. Ya, Ahjjusi menyebalkan terimalah kenyataan kalau kau sudah tua “ Ujar Minho sambil tertawa terbahak – bahak , Tidak dengan Jaejoong yang menatap Minho dengan tajam “ YA .. DIAM KAU BOCAH TENGIK “

Mendengar teriakan Jaejoong sukses membuat yang lain tertawa dengan tingkah Jaejoong yang terkesan konyol ini ..

*****

_ Beberapa hari kemudian_

Beberapa hari sudah berlalu , RaeMi sudah kembali normal memasuki sekolah dengan biasanya .. bahkan mala mini RaeMi terlihat asik mendengarkan music di ruang tengah sambil sedikit mengemil ..

Yoochun yang memang sedari tadi berada di apartement ini langsung ke ruang tengah mendekati RaeMi “ Omo , Aku juga ingin mendengar “ Ujar Yoochun sambil menarik satu headset dari telinga RaeMi , RaeMi hanya tersenyum saja mendapati Yoochun yang seperti ini .

Terdengar jelas sebuah lagu dari JYJ – In Heaven menlantun dengan indahnya “ Lagu ini maknanya sangat mendalam” Ujar Yoochun , RaeMi menjawab dengan anggukan seraya tersenyum .. Tapi tiba – tiba saja Jaejoong sudah ada di depan mereka “ Kajja , Kita harus pergi sekarang”Ujar Jaejoong

Menyadari hal tersebut Yoochun langsung melepaskan headsetnya “ Ahh ne , Kajja “ Ujar Yoochun , Namun dia melirik pada Jaejoong agar mengatakan sesuatu pada RaeMi , Seakan mengerti Jaejoong langsung berkata “ Bocah ..  Aku ingin ke night club dengan Yoochun .. Kau tidak bisa melarangku .. Ara”

Mendengar hal tersebut RaeMi hanya menatap Jaejoong “ Arayo “ Hanya satu kata itu yang terlontar dari bibir RaeMi , Namun sukses membuat JAejoong dan Yoochun bertatapan satu sama lain .. Karena tidak biasanya RaeMi langsung membolehkan Jaejoong ke night club ..

“ Ya , Sudah kalau begitu kami pergi .. Palli Yoochun” Ujar Jaejoong yang merangkul Yoochun agar segera pergi dari hadapan RaeMi ..

“ anak itu ada angin apa ? Tiba – tiba bersikap seperti itu “ Ujar  yoochun , Namun Jaejoong segera mengangkat bahunya menandakan dirinya tidak tahu apa – apa” Bagus kalau dia bersikap seperti itu tandanya dia mengerti kita “Ujar Jaejoong dengan riang..

Di sisi lain ketika Jaejoong dan Yoochun pergi , RaeMi cengengsan penuh evil ..

^^^^

Kali ini Jaejoong sudah ada di parkiran , Mereka berniat memakai Mobil Yoochun saja untuk ke night club .

“ Aku masih tidak menyangka RaeMi langsung mengijinkan kita “ Ujar Yoochun ingin membuka pintu mobilnya “ Mungkin otak anak itu sedang konslet jadi dia seperti itu , Ahh kalau saja dia terus seperti itu enak di kita ne “ Ujar Jaejoong

Terlihat Yoochun yang tidak jadi masuk kedalam mobil , Dia memperhatikan mobilnya yang sedikit aneh di bagian belakang “ Wae?” Tanya Jaejoong , Tapi Yoochun tidak menjawab dia malah menghampiri bagian belakang mobilnya

“ Omo kenapa mobilku ?” pekik  Yoochun yang sadar kalau ban mobilnya terlihat mengempis ..

“ Babo , Lihat ini “ Ujar Jaejoong yang menunjukkan sebuah paku yang tertancap di ban mobil Yoochun “ Bagimana bisa ini tertancap di ban mobilku , Padahal tadi baik – baik saja “

“ MODUS .. Sekarang banyak kejahatan , Sudah lebih baik ke bagasiku .. Pakai mobilku” Ujar Jaejoong yang melangkahkan kakinya menuju bagasi milik pribadinya di ikuti Yoochun dari belakang ..

Ketika Jaejoong membuka bagasinya dan menghampiri mobil kesayangannya , Dia pun merasakan ada keganjalan pada mobilnya “ MWO ? KENAPA SEMUA BAN MOBILKU KEMPIS “ TEriak JAejoong dengan shocknya ..

“ Ahh sepertinya aku tahu ini ulah siapa “ Gumam Yoochun santai , Namun Jaejoong menatap tajam Yoochun seakan mereka satu fikiran “ YA .. KIM RAEMI TAMAT RIWAYATMU “ TEriak Jaejoong dengan kesal karena dia sadar betul kalau bukan RaeMi siapa lagi yang nekat melakukan ini .

Ya , Sebenarnya dari awal RaeMi sudah mendengar pembicaraan Jaejoong dan Yoochun yang ingin ke night club dengan gerakan cepat RaeMi mengempiskan ban mobil Jaejoong dan Yoochun untuk mengagalkan rencena mereka ke night club ..

****

_2 hari kemudian_

RaeMi , Hyeshi dan Sueun berjalan bersama menuju parkiran . Ya, Memang waktu sudah menujukan pukul 1 siang dan sebagain dari sekolah ini sudah pulang ..Sebenarnya RaeMi hanya mengantar Hyeshi dan Sueun saja ke parkiran karena memang para namja chingu mereka tengah menunggu di sana ..

Ketika sampai di parkiran , Terlihat Jinki , TaeMin dan Minho yang sepertinya menunggu para yeoja ini ..

“ RaeMi-ah , Kau pulang dengan Minho sunbae saja “ Ujar Sueun tiba – tiba membuat RaeMi dan Minho bertatapan tajam “ ANIYO “ Seru Minho menolak mentah – mentah ..

“Kau tenang saja sunbae aku pun tidak ingin pulang bersamamu” Ujar RaeMi membela diri , Namun hanya di sambut dengan tatapan sinis Minho “ Kau naik bus lagi ?” Tanya Sueun

RaeMi mengelengkan kepalanya “ Lalu dengan siapa kau pulang ?” RaeMi terdiam sejenak dan langsung tersenyum “ Appa bilang Yoochun ahjjusi yang menjemputku “

“ Ahhh Jinja Yoochun oppa ? Kalau begitu kami akan menemanimu menunggunya “ Seru Sueun dan Hyeshi bersamaan dengan riangnya , Namun di sambut tatapan tajam oleh Taemin dan Jinki “ Kenapa yeoja sekarang lebih menyukai namja lebih sih” Gumam dua orang namja yang di mabuk api cemburu .

“ Kalian ingin menemaniku ?” Tanya RaeMi di jawab dengan anggukan kepala mereka “ Gomawo “

“ RaeMi-ah “ Panggil seseorang yeoja yang memang teman sekelas RaeMi , Sontak yang lain terarah padanya “ Wae? Sulli-ah ?”

“ Itu , Ada seseorang yang mencarimu “ membuat RaeMi dan yang lainnya mengerutkan alis “ Nugu ?”

“ Molla , Tapi dia bilang hanya ingin bertemu dengan Kim RaeMi .. Itu orangnya “ Tunjuk sulli pada seorang yeoja sepertinya sudah berumur dan berdiri tepat di dekat mobil mewah , RaeMi mengerutkan alisnya menegaskan pandangannya pada yeoja tersebut sepertinya dia pernah  melihat yeoja tersebut tapi dimana .

“ RaeMi , Nuguya ?” Ujar Hyeshi sambil menyenggol lengan RaeMi “ Molla , Tapi aku akan kesana .. Sulli-ya gomawo “ Hanya senyuman yang dib alas oleh yeoja tersebut ..

“ Kau yakin akan kesana ? Siapa yeoja paruh baya itu berniat jahat “ Ujar Sueun yang penuh kecurigaan , Tapi dengan cepat di sangkal RaeMi” Jangan berfikir seperti itu .. Aku menghampirinya dulu ne , Kalau kalian ingin pulang duluan ghwencanayo “

“ Arayo , Tapi kami akan menunggumu dulu .. Kalau terlalu lama ya kami pulang “ Ujar Taemin yang angkat bicara , Hanya senyuman yang RaeMi berikan sesaat kemudian dia berlalu dari hadapan teman –temannya ..

Sekarang RaeMi sudah berada di dekat yeoja tersebut , Sayangnya yeoja tersebut mengenakan kacamata membuatnya sedikit sulit mengenalinya “ Silyehamnida , Aku dengar kau mencariku ?”Ujar RaeMi menyapa yeoja tersebut ..

Yeoja tersebut melepaskan kacamatanya dan menatap RaeMi , Tapi RaeMi sangat terkejut melihat yeoja yang memang sudah paruh baya ini .. RaeMi semakin menegaskan tatapannya dan semakin terkejut ketika dia mengingat kalau di kamar Jaejoong terdapat foto yeoja ini , Bahkan ada beberapa foto Jaejoong dengan yeoja ini serta yang lainnya ..

Ya , Tidak lain tidak bukan dia eomma Jaejoong “ Ya , Neo Kim RaeMi .. Anak Kim Seora ?” Tanya yeoja paruh baya itu ..

RaeMi tidak bisa berkata apa – apa  yang dia fikirkan bagaimana bisa eomma Jaejoong berada di hadapannya saat ini “ Ne, Halmoni “ Ujar RaeMi namun terlihat jelas wajah kecut dari yeoja paruh baya itu ..

“ Ada yang ingin ku bicarakan padamu , Tapi tidak disini .. Terlalu ramai “ Ujar Yeoja ini dengan nada dinginnya “ Ne, Keunde aku pamitan pada temanku dulu halmoni “

“ Aku tidak mempunyai waktu banyak , Lebih baik sekarang kau masuk kedalam mobilku .. Palli “ Lagi –  lagi RaeMi tidak bisa berkata apa – apa , Dia menurut saja tapi pandangan RaeMi sesekali memandang temannya yang terlihat kaget karena dirinya masuk ke dalam mobil yeoja ini ..

*****

Mobil mewah berwarna hitam ini melaju dengan pelan , Namun tepat di sebuah jalanan sepi yang berada tepat di samping sekolahan Ansan ini mobil tersebut berhenti begitu saja , Bahkan kali ini RaeMi dan yeoja paruh baya itu sudah keluar dari mobil tersebut  ..

“ YA , Apa kau mengenal aku ?” Tanya eomma Jaejoong menatap tajam RaeMi  , RaeMi menganggukan kepalanya pelan dan sedikit berkata “ Halmoni “

“ Issh anak bodoh .. Siapa bilang aku halmonimu “ Gumamnya namun masih terdengar jelas di telinga RaeMi “ Ya , Apa benar kau anak Kim Seora ?” Tanyanya lagi mata elangnya seakan tidak ingin lepas pada RaeMi ..

“ Ne, Kim Seora Nae Eomma “ Ujar RaeMi

“ Sejak kapan kau tinggal dengan anakku Jaejoong ? apa eommamu yang membawamu pada Jaejoong ? Hah “ Mata yeoja ini seakan  mendelik pada RaeMi , Membuat perasaan RaeMi tidak enak melihat tatapan tajam itu “ Aniyo , ahjjusi yang membawaku pada appa “

Mendengar RaeMi menyebut Jaejoong appa membuat yeoja ini merasa jijik “ Kau bilang appa ? Kau memanggil anakku appa ? Hal konyol sekali , Memangnya kau fikir kau anaknya ? Hah “

“ Ne, Memangnya dia nae appa “ Ujar RaeMi dengan polosnya “ Aiish aku tidak perduli sekarang aku Tanya apa eomamu yang membawamu pada JaeJoong ?”

“ Aniyo halmoni , Bukan eomma yang membawaku .. Keunde Junsu ahjjusi “Entah lah jawaban RaeMi tidak memuaskan yeoja ini tiba – tiba saja

Plaakkkkkk

Tamparan hangat menyambar pipi RaeMi , Menerima hal tersebut sontak membuatnya kaget dan meringis kesakitan “ Halmoni” Pekik RaeMi sambil memegang pipinya

“ Aku bukan Neo halmoni .. Katakan padaku sebenarnya kau datang ke seoul karena suruhan Seora kan  wanita jalang itu .. KATAKAN” Teriak yeoja itu di akhir kalimat membuat RaeMi terkaget “ Eomma memang menyuruhku untuk datang pada appa , agar appa yang merawatku .. Karena eomma… “ BElum sempat RaeMi melanjutkan kata – katanya sudah di potong olehnya .

“Benar kan kau disuruh olehnya .. Aiissh yeoja jalang itu benar – benar tidak tahu diri sampai harus mengirim anak yang belum tentu anak Jaejoong datang pada JaeJoong “ Gumam eomma JaeJoong dengan penuh kekesalan , Kali ini pandangannya kembali terarah pada RaeMi “ Apa yeoja itu kehabisan uang sampai harus mengirim anak sepertimu , Dia mengirim mu hanya untuk memeras uang Jaejoong kan ?”

“ Halmoni , Eomma tidak seperti itu “

“ Ya , Aku tahu betul yeoja seperti Kim Seora .. Dia ingin memeras uang Jaejoong saja dengan cara mengirimmu .. Ahh yeoja itu dari dulu membuat ulah saja , Setelah mengaku – ngaku kalau dia hamil karena Jaejoong , Sekarang mengirim anak yang mengaku – ngaku anak Jaejoong .. Ahh lagi pula memangnya kau benar yakin kalau kau anaknya JAejoong ?”

“ Halmoni , Di test DNA menyatakan aku anak appa “ Yeoja itu hanya berdengus kesal “ Babo , Bisa saja itu terjadi kesalahan .. Tidak mungkin kau anak Jaejoong “ Seru yeoja itu tidak bisa menerima kenyataan ..

“ Halmoni , Aku benar – benar anak Jaejoong appa “ Yeoja itu menghelakan nafas kesalnya “ Lagi pula kalau kau memang anak Jaejoong kau hanya anak HARAM “

Deg !

Saat itu juga RaeMi diam terpaku tidak bisa berkata apa – apa , Perkataan yang sangat dia benci kenapa harus terlontar dari mulut halmoninya sendiri “ Halmoni , Aku bukan anak haram”

Pllaaakkk

Lagi – lagi tamparan panas mendarat di pipi mulus RaeMi “ SEKALI ANAK HARAM TETAP ANAK HARAM “ TEriak Yeoja itu dan kembali melanjutkan kata – katanya “ Kau dan eommamu sama saja wanita jalang yang tidak tahu diri .. Selalu merusak kehidupan orang lain , Tidak puas akan apa yang kalian miliki ..  Bahkan eommamu  itu sangat murahan, Selalu menghalalkan segala cara agar mendapatkan apa yang diinginkannya .. AKU BENAR – BENAR MEMBENCINYA.. SANGAT BENCI “

Mendengar hal tersebut membuat RaeMi semakin sesak, Dia meremas kedua tangannya seakan menahan rasa kesal tersebut , Bahkan genangan air sudah berada tepat di pelupuk matanya “Halmoni , Eomma tidak seperti itu “

“ DIAM KAU ANAK HARAM .. Sudah ku bilang eommamu sangat murahan termasuk kau juga sama sepertinya .. Aku peringatkan sebaiknya kau pergi dari apartement Jaejoong sebelum aku yang akan melemparmu dengan paksa , Jangan menganggu kehidupan anakku atau pun merusak reputasi anakku “

“ Halmoni , Aku sama sekali tidak berfikiran seperti itu” RaeMi mengelengkan kepalanya sambil memegang tangan eomma Jaejoong namun dengan cepat di tepis kasar olehnya “ YA , ANAK HARAM SEBAIKNYA KAU PERGI DARI KEHIDUPAN JAEJOONG , Aku tidak suka akan hal ini “

Tubuh RaeMi seakan bergetar menerima ucapan yang terlontar dari bibir eomma Jaejoong “ Halmoni , Aku sangat menyayangi appa .. Bahkan aku baru merasakan berkehidupan dengan seorang appa “

“ Aku tidak perduli , Kau bilang kau menyayangi appamu .. Kalau memang kau menyayangi appamu , Kau pasti ingin melihatnya bahagia kan ? Kalau iya , Dia akan bahagia apabila kau pergi dari kehidupannya “

“ Halmoni “ Mata RaeMi memandang lurus bola mata eomma Jaejoong , Bahkan genangan air mata semakin menumpuk di kelopak mata RaeMi siap tertumpah begitu saja “ AKU BUKAN NEO HALMONI ,, DASAR ANAK HARAM .. Sebaiknya kau camkan ucapanku , Melihat Jaejoong bahagia dengan cara kau pergi dari kehidupannya “

Setelah mengucapkan kalimat tersebut eomma Jaejoong langsung pergi begitu saja dengan mobil mewahnya meninggalkan RaeMi yang diam terpaku , Bahkan air matanya sekarang sudah jatuh begitu saja “ Aku bukan anak haram” Ujar RaeMi lirih tidak bisa menahan air matanya yang memang sudah tergenang di pelupuk matanya ..

^^^^

Minho yang memang tadi penasaran dengan RaeMi masuk ke dalam mobil mewah , Dengan motor besarnya dia mengikuti dari belakang .. Bahkan tanpa sengaja dia mendengar semua yang terlontar dari mulut eomma Jaejoong ..Dia cukup tercengang dengan tamparan dari yeoja paruh baya itu ..

Dia ingin menolong tapi sepertinya tidak mungkin baginya mengikut campur urusan orang lain , Dia melihat RaeMi yang diam terpaku seperti patung , Dia pun ingin pergi tapi entah kenapa rasanya tidak tega alhasil membuatnya harus menghampiri RaeMi ..

“ Ige” Minho menyodorkan sapu tangan miliknya pada RaeMi , Menyadari ada orang yang datang sontak RaeMi menatapnya dan saat itu juga dia langsung menyeka air matanya dengan jemarinya “ Ahh Minho sunbae , Bagimana kau bisa ada disini ?” Ujar RaeMi tersenyum namun memaksakan ..

“Minahae , Aku mendengar semuanya “ Ujar Minho penuh penyesalan , Sedangkan RaeMi hanya tersenyum memaksakan “ Jinja kau mendengar semuanya ?” RaeMi tertawa garing sesekali menyeka air matanya yang jatuh

“ TErnyata kau sudah mendengarnya sunbaenim .. Hehe kau mendengarnya ini sangat konyolkan sunbaenim” RaeMi menepuk – nepuk dada Minho sambil tertawa garing berusaha setegar mungkin “ Nae ghwencana sunbaenim “ Kali ini RaeMi menepuk dadanya sambil tersenyum tapi lagi – lagi menyeka air matanya yang terjatuh begitu saja .

Sedangkan Minho dia hanya menatap miris RaeMi , Dia tahu betul RaeMi berusaha menegarkan dirinya sendiri , Tapi hal ini terkesan bodoh bagi Minho .. Bagaimana bisa setelah mendapat celoteh tidak enak seperti tadi dapat kembali tegar itu sangat mustahil .

“ Annyeong aku pulang dulu sunbaenim” Dengan tersenyum berusaha tegar RaeMi berlalu dari hadapan Minho , Sayangnya tangannya di tahan oleh Minho “ Biar ku antar kau pulang “ Tanpa persetujuan RaeMi tangannya sudah di tarik oleh Minho ..

“ Aku bisa pulang sendiri sunbaenim , Ghwencanayo “Tapi Minho tidak menghiraukan ucapan RaeMi dia memberikan helm pada RaeMi “ Cepatlah naik sebelum aku berubah fikiran “ Ujar Minho

“ Aku tidak ingin di kasihani “ Ujar RaeMi di sambut tatapan tajam Minho “ Aku tidak mengasihanimu , Hanya saja arah yang kita tuju sama .. Aku ingin ke apartement nuna “ Mendengar hal tersebut membuat RaeMi menurut saja dan pulang bersama Minho ..

^^^^

Kali ini RaeMi berjalan gontai menuju pintu apartementnya , Sedari tadi ketika Minho mengajak pulang bersama tidak ada satu kata pun yang terlontar dari mulut RaeMi maupun Minho ..

“ Gomawo atas tumpangannya “ Ujar RaeMi dengan nada datarnya dan berusaha tersenyum pada Minho , Minho hanya mengangukan kepalanya saja ..

Setelah itu RaeMi memasuki apartementnnya , Tidak dengan Minho yang menatap punggung RaeMi sampai memasuki apartementnya entah apa yang ada di fikiran Minho.

Raemi menutup rapat – rapat pintu kamarnya ,RaeMi menghelakan nafas beratnya dan  tepat di belakang pintu kamarnya RaeMi melorotkan tubuhnya begitu saja , Terduduk sambil memegang kedua kakinya ..

Dirasakannya air matanya tidak bisa tetahankan , Sedari tadi RaeMi berusaha tegar namun di balik itu hatinya sangat terasa perih .. Ucapan yang terlontar dari mulut eomma Jaejoong seakan terngiang – ngiang dari otaknya ..

“ Aku bukan anak haram , Aniyo” Ujar RaeMi lirih , Bahkan air matanya mengalir deras “ Eomma aku bukan anak haram , Hikss , Hikss”

“ SEKALI ANAK HARAM TETAP ANAK HARAM “

Ucapan itu benar – benar tengiang di memori otaknya , Tangisannya pun semakin meledak mengingat ucapan yang sangat dia benci .. Dimana ketika dia masih kecil pernah mendengar kata – kata tersebut terlontar dari beberapa temannya ..

_Falshback_

“ Eomma , Appa “ Teriak seorang yeoja kecil menghampiri dua orang paruh baya dan memeluknya , TErlihat guratan kebagaiaan dari wajah kecil itu ..

Tidak dengan yeoja kecil yang memandang iri keluarga tersebut , Dia memandang keluarga tersebut dengan tatapan sendunya ..

“ RaeMi-ah , Eomma dan appamu belum menjemputmu ? “ Sapa Yeoja paruh baya yang menggendong yeoja kecil kesayangannya , Tapi yeoja kecil yang di gendongnya berkata “ Eomma , RaeMi tidak mempunyai appa .. Dia anak haram”

Medengar hal tersebut buru – buru si eomma membekap mulut anaknya “ Hana-ah jangan bericara sembarangan chagi “ Ujar namja paruh baya pada anaknya “ Keunde bukankah kata eomma kalau anak yang tidak mempunyai appa anak haram” Ujar anak kecil itu dengan polosnya

Sontak namja paruh baya itu menatap istrinya “ Aku akan mengajarinya lebih baik “ Namja itu hanya menghela nafas saja dan menyetarakan dirinya dengan RaeMi “ RaeMi-ah jangan dengar ucapan hana ne ? “ RaeMi kecil hanya menganggukan kepalanya saja dan tersenyum polos

“ Kalau begitu ahjjusi dan ahjjuma pergi dulu ne , Annyeong RaeMi” Sapa yeoja dan namja paruh baya itu , Sedangkan RaeMi hanya membalas dengan lambaian tangan seraya mengucapkan “ Annyeong”

Yeoja kecil ini menyadari kalau ada seorang yeoja yang sangat dia cintai “ Eomma “ Teriaknya dan menghampiri yeoja cantik itu “ RaeMi-ah “ Sahut yeoja cantik itu sambil mengendong anak kesayangannya itu “ Menunggu lama ?” Yeoja kecil itu mengelengkan kepalanya ..

“ Eomma , anak haram itu apa ?” Tanya yeoja kecil itu dengan polosnya , Tapi sukses membuat yeoja cantik ini terdiam “ Dari mana kau mengetahui kata – kata itu ?”

“ Hana bilang kalau aku anak haram” Yeoja cantik itu membulatkan matanya “ RaeMi-ah kau jangan mengingat kata – kata itu ne .. Ahh apa kau mau ice cream ?” Ujarnya mengalihkan pembicaraan, Berhasil membuat sang anak tersenyum riang “ Ne , MAU “

Yeoja ini hanya dapat memandang miris anak semata wayangnya ..

***

“ Ahjjuma , RaeMi oddiseo ?” Tanya seorang namja kecil berparas tampan yang tidak lain tidak bukan Jonghyun , Dia masih berumur 7 tahun ..

Ya kali ini Keluarga Junsu tengah bertamu ke rumah  Seora , Tapi sedari tadi dia tidak melihat RaeMi berada “ Ahh Jonghyun-ah , Sepertinya RaeMi ada di belakang bersama teman – temannya .. Kau hampiri saja dia ne “

“ Ne, aku kebelakang halaman dulu “ Seru Jonghyun sambil berlari kecil membuat Junsu mengelengkan kepalanya dengan tingkah anaknya tersebut ..

Jonghyun sudah berada di belakang halaman , Namun tidak ada RaeMi di pekarangan tersebut tapi tiba – tiba “ Hiikkss , Hikss “ Suara tangisan terdengar jelas dari telinga Jonghyun

Ketika Jonghyun mencari arah suara tersebut betapa kagetnya dia melihat RaeMi yang berjongkok sambil menutup kepalanya dengan kedua kakinya dan beberapa anak tengah mengelilinginya sambil mengatakan “ RaeMi anak haram, RaeMi tidak punya appa ”

“ hiikkss hikss” Saat itu juga Jonghyun langsung menghampiri kerumunan tersebut “ Ya , Kalian apakan adikku ? Hah “ Teriak Jonghyun sambil bertelak pinggang , Melihat Jonghyun yang menatap tajam sontak anak – anak itu pergi takut pada Jonghyun ..

Setelah anak itu pergi Jonghyun menyetarakan dirinya dengan RaeMi “ Ghwencanayo , Mereka sudah pergi “ Medengar suara Jonghyun , RaeMi langsung terarah pada Jonghyun “ Jonghyun oppa , Aku tidak mempunyai appa .. Mereka meledekiku terus “ Mata RaeMi semakin berkaca – kaca menatap Jonghyun ..

“ Kata siapa , Kau masih punya aku .. Neo oppa , Mulai sekarang aku yang akan melindungimu arayo “ Ujar Jonghyun sambil membelai lembut rambut RaeMi “ Yakseo?” RaeMi mejulurkan kelingkingnya agar Jonghyun berjanji dan saat itu juga Jonghyun membalasnya dan berkata “ Yakseo “

“ Cepat , Naik ke pungungku .. Eommamu sudah menunggu “ Ujar Jonghyun yang menyuruh RaeMi agar naik ke punggungnya , Saat itu juga RaeMi menaiki pungunggung Jonghyun ..

“ RaeMi-ah .. Anggap saja appaku itu appamu “ Ujar Jonghyun sambilsesekali membenarkan posisi RaeMi yang ada dI pungunggungnya “ Junsu ahjjusi neo appa .. Tidak mungkin aku memanggilnya appa “

“ Ya , Sudah kalau begitu panggil aku appa “ Ujar Jonghyun membuat RaeMi terkekeh , Begitulah Jonghyun setiap kali RaeMi bersedih dia selalu membuat bualan yang konyol dan sukses membuat RaeMi tersenyum kembali ..

****

RaeMi sudah menginjak bangku smp , Ketika RaeMi pulang ada beberapa yeoja yang mencegahnya ..

“ Apa benar kau tidak mempunyai appa ?” Ujar yeoja itu membuat RaeMi terdiam

“ Memangnya kenapa kalau aku tidak mempunyai appa ?” Tanya RaeMi

“ Hahaha , Berarati kau anak haram ne .. Hahaha” Ledek para yeoja itu tertawa terbahak – bahak , Tapi saat itu juga RaeMi berlari dari hadapan mereka sambil menyeka air matanya yang mengalir deras ..

Sampai di rumah , RaeMi masuk begitu saja ke dalam kamarnya .. Mendapati anaknya yang bersikap seperti itu Seora langsung menghampiri kamar RaeMi ..

“ RaeMi waeyo ??” Tanya Seora dari depan pintu kamar

“ Aku benci di katai anak haram , AKU BENCI ITU EOMMA “ TEriak RaeMi dari arah kamarnya “ Siapa yang berbicara seperti padamu ?” Tanya Seora

“ Nyaris semua temanku mengataiku seperti itu eomma .. Wae ? Kenapa aku tidak di lahirkan dengan seorang appa di sampingku .. Wae?” Teriak RaeMi dengan nada bergetar , Medengar hal itu rasanya Seora tidak bisa menahan air matanya “ RaeMi-ah , Bukan kau saja yang menderita tapi eomma pun sangat menderita dengan cemooh orang lain yang mengatakan eomma ini yeoja murahan … Setelah kematian appamu , Eomma tidak ingin menikah lagi karena eomma sangat menyayangi appamu .. Jadi jangan pernah beranggapan kalau kau anak haram RaeMi-ah “

Mendengar hal tersebut RaeMi langsung membuka pintunya menatap eommanya yang tengah menangis , Saat itu juga RaeMi langsung memeluknya “ Mianhae eomma .. Kau pasti lebih menderita .. Minhae “

“ RaeMi-ah dalam keadaan sesedih apapun , Jangan pernah menangis di depan orang lain .. Karena kita tidak butuh belas kasiahan , Kita yeoja tegar .. arayo .. Kau pun harus menjadi yeoja yang tegar RaeMi-ah “ Ujar Seora dengan nada bergetar dan membelai lembut rambut RaeMi

“ Ne, Eomma .. Arayo , Asal eomma tetap di sampingku aku akan selalu menjadi anak yang tegar “ RaeMi mengeratkan pelukan , Seolah tidak ingin lepas dari eommanya ..

***

_End Flashback_

Teringat masa lalunya semakin membuat RaeMi menangis  sejadi – jadinya , Kalau dulu mungkin ada yang bisa menenangkannya seperti Jonghyun atau pun eommanya , Tapi kali ini tidak ada satu orang pun yang bisa membuat hatinya tenang ..

“ Mianhae eomma .. Kali ini aku  tidak bisa tegar .. Hikkss , Hikss” RaeMi semakin menangis sejadi – jadinya “ Appo eomma , Nae appo “ RaeMi terus menangis sambil memukul dadanya yang terasa sangat perih ini ..

^^^^

Yoochun terlihat berjalan dengan tergesa – gesa , Entah apa yang ada di fikirannya dia langsung menekan lantai 19 .. Tepat sampai di gedung tersebut , Dia pun masih berjalan dengan tegesa – gesa menuju ruang Jaejoong ..

“ Wae?” Tanya Jaejoong ketika melihat Yoochun yang sudah ada di hadapannya “ Bagaimana bocah itu sudah kau jemput kan ?”Lanjut Jaejoong

“ Ban mobilku bocor jadi aku telat menjemput RaeMi , Tapi setelah selesai memperbaikinya aku langsung ke sekolah RaeMi “Ucapan Yoochun terpotong karena Jaejoong langsung menyambarnya “ YA .. Kau ingin laporan aktivitasmu di luar padaku ? Aiissh tidak penting “

“Dengarkan aku dulu , Saat aku ke sekolah RaeMi ternyata kata temannya ada yeoja paruh baya membawa RaeMi pergi “ Mendengar hal tersebut membuat Jaejoong membulatkan matanya “ MWO ? WANITA PARUH BAYA ?”Entah kenapa fikiran Jaejoong langsung terarah pada eommanya ..

“ Ne, Saat ku tanyakan cirri – cirri seperti eommamu , Ternyata benar cirri – cirri yeoja tersebut memang terlihat mirip dengan eommamu “ Jaejoong semakin membulatkan matanya tidak percaya “ Jeongmal Jinjayo ? Eomma …” Jaejoong menggantung ucapannya sekarang fikirannya malah tertuju pada RaeMi ..

“ RaeMi “ Dengan sedikit tergugup dan menutup berkas – berkas yang ada Jaejoong segera keluar dari ruangannya yang di ikuti oleh Yoochun “ Oddiseo “ Yoochun terlihat kebingungan melihat ekpresi Jaejoong yang mendadak berubah menjadi panic

“ Tentu saja menemui eomma “ Jaejoong semakin mempercepat langkahnya , Yoochun hanya dapat menghelakan nafasnya saja mendapati sikap Jaejoong yang mendadak berubah  ..

Jaejoong melajukan mobil ferarinya dengan kecepatan tinggi , Seolah dirinya ingin cepat sampai pada tempat tujuannya .. Tapi memang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di rumahnya yang dulu pernah dia singgahi sebelum pindah ke apartement saat ini ..

Jaejoong berjalan dengan cepat melewati setiap ruangan yang ada , Rumah ini terlalu besar bahkan banyak pelayan yang menuduk memberi salam pada Jaejoong tapi dia tidak menghiraukan karena dia focus mencari eommanya ..

“ Nae eomma , Oddiga ?” Tanya JAejoong pada salah satu pelayan rumah ini “ Di taman tuan “ Tanpa menghiraukan tatapan penuh Tanya dari pelayan tersebut Jaejoong berjalan menuju taman ..

Saat di taman terlihat eomma Jaejoong tengah memetik beberapa bunga di taman “ Eohh ?JAejoong-ah kau datang , Tumben sekali” Serunya ketika menyadari keberadaan Jaejoong dan menghampiri Jaejoong “ Apa kau sudah makan ? “ Lanjutnya sambil menepuk – nepuk jas anaknya , Namun Jaejoong sedari tadi tidak bergeming sedikit pun ..

“ Kau menemui RaeMi ?” Tanya Jaejoong dengan nada dinginnya , Sukses membuat yeoja paruh baya itu terdiam dan tersenyum kecut “ Apa anak itu yang bercerita padamu ? Hah “

“ Aniya , Aku tahu sendiri  eomma .. Untuk apa eomma menemuinya ? Hah “ Ujar Jaejoong penuh penekanan di akhir kalimat ..

“ YA , Kim Jaejoong .. Eomma pun sudah tahu semua tentang anak itu , Anak itu juga yang mengagalkan acara kencanmu itu kan ? Ya,  Sejak kapan kau tinggal dengan anak jalang itu ? Hah , Kau sudah memohongi eomma “ Ujar Eomma sedikit berteriak

“ Eomma , Aku bertanya kenapa kau menemui RaeMi ? Aku sudah lama tinggal dengan anak itu wae?” Tersirat kekesalan dari wajah eomma Jaejoong “ Kau mau tahu kenapa aku menemuinya ? Karena aku peduli padamu , Aku tahu anak itu pasti suruhan Seora agar merebut hartamu “

“ Eomma Seora tidak seperti itu “ Ujar Jaejoong dengan lirih

“ Babo , Bagaimana kau berfikiran Seora yeoja baik – baik .. Dia mengirim anak itu untuk menghancurkan hidupmu , Merebut hartamu .. Mungkin yeoja itu sudah kehabisan harta jadi dia menyuruh anak itu untuk berpura – pura menjadi anakmu “

“ Eomma , Aku sudah test DNA dan semua benar adanya .. Dia anakku “Jaejoong tidak percaya eommanya dapat berfikiran seperti itu “ Aku tidak perduli , Sekarang kau  tenang saja karena aku sudah mengatakan padanya agar segera pergi dari seoul , Agar dia tidak merusak kehidupanmu dan masa depanmu “

Jaejoong terbelalak kaget mendengar ucapan eommanya “ MWO ?Micheosseo .. Kau menyuruhnya pergi dari kota Seoul ?” Eomma hanya menganggukan kepalanya saja “ Ne, Anak jalang itu tidak pantas untuk tinggal denganmu .. TErlebih lagi dia suruhan Seora wanita jalang yang tidak tahu diri “

“ Eomma , Kenapa kau tidak berubah .. Berhentilah membenci Seora atau pun RaeMi , Bagaimana pun juga RaeMi adalah anakku dan dia cucu mu “ Ujar Jaejoong terlihat jelas genangan air yang sudah berada di kelopak matanya , Bahkan untuk pertama kalinya dia mengakui RaeMi sebagai anaknya .

“ Kau bilang apa ? Cucuku ? Kau juga kenapa lebih membela wanita murahan itu , Apa kau lebih memihaknya di bandingku ? Seharusnya kau berterima kasih padaku , Untuk  kedua kalinya aku menolong masa depanmu dari incaran yeoja jalang itu “

“ Eomma , Jebal jangan membencinya lagi .. Apa kau tidak lelah dengan keadaan seperti ini , Aku tahu kau pun masih mempunyai hati nuranimu eomma “

“ Wae? Kenapa aku tidak boleh membencinya ? Hah, Yeoja jalang itu ingin menghancurkan kehidupan mu  “ Teriak Eomma Jaejoong membuat Jaejoong kesal “ EOMMA .. BERHENTILAH MEMBENCI ORANG YANG SUDAH TIDAK ADA DI DUNIA INI LAGI “

Mendengar pekataan Jaejoong sontak saat itu juga Eomma Jaejoong terdiam begitu saja “Maksudmu Seora sudah …” Eomma Jaejoong mengantungkan ucapannya

“ Gheure beberapa bulan yang lalu Seora meninggal karena penyakit yang di deritanya .. Kenapa dia membawa RaeMi padaku , dia meminta ku untuk merawat RaeMi  .. Karena memang aku lah yang serharusnya bertanggung jawab atas anak itu saat ini , Mungkin kalau eomma ada di posisi Seora kau akan mempunyai fikiran sama sepertinya meminta appanya untuk merawat anaknya “ Air mata Jaejoong jatuh begitu saja ketika mengingat Seora ..

Sedangkan Eomma Jaejoong membekap mulutnya , Air matanya pun tidak dapat di tahan olehnya “ Eomma berhentilah membenci Seora , Biarkan dia tenang di alam sana .. Dia memberikan RaeMi padaku mungkin untuk balasan baginya yang dulu kesulitan merawat anak sendirian .. Cukup bagiku kau memisahkanku dengan Seora dengan cara licikmu eomma .. Sekarang kau menyuruh RaeMi untuk pergi , Apa yang ada di fikiranmu eomma .. RaeMi tidak punya siapa – siapa lagi selain aku , Bahkan kota Seoul saja dia tidak tahu jalan .. Untuk kali ini biar aku memilih jalanku sendiri eomma , aku sudah dewasa , Aku sudah tahu jalan yang terbaik untuk  diriku sendiri .. Aku mohon berhentilah bersikap seperti ini eomma “ Ujar Jaejoong dengan lirih

Saat itu juga air mata eomma Jaejoong mengalir deras mendengar setiap kata yang terlontar dari anaknya , Sedangkan Jaejoong memilih untuk meninggalkan eommanya sendiri  agar merenungi ucapannya tadi ..

Benar saja ucapan JAejoong masih terngiang di kepala yeoja paruh baya ini , Tubuhnya amburk begitu saja terduduk di anatara rerumputan taman seraya menangis “ Mianhae , Eomma memang nappeun .. Mianhae Seora” Yeoja ini seakan meruntuki dirinya sendiri dengan penyesalan yang terlambat ..

****

Dengan langkah gontai Jaejoong memasuki apartementnya , Setelah mengucapkan isi hatinya sedikit kepuasan dari benaknya .. Tapi matanya tertuju pada kamar RaeMi “ Apa dia tengah menangis saat ini “ Gumam Jaejoong lirih menatap pintu kamar RaeMi ..

Tapi secara perlahan Jaejoong membuka knop pintu kamar RaeMi , Ternyata tidak di kunci dan ketika dia sudah berada di dalam kamar ternyata RaeMi tidak ada di dalam “ RaeMi-ah oddiega ?” Panggil Jaejoong mencari RaeMi

Tapi sayangnya tidak ada jawaban dari RaeMi sudah di setiap sudut apartement , Bahkan sekarang Jaejoong kembali ke kamar RaeMi tapi ketika dia mencek meja belajar RaeMi terdapat sebuah kertas ..

Appa ..

Mianhae , Aku harus pergi …

Minhae aku datang di kehidupanmu secara tiba – tiba dan pergi tidak memberi pamit padamu dulu ..

Sepertinya aku harus kembali ke pulau Jeju , Aku merasa selama ini sudah merepotkanmu ..

Tapi tahu kah kau , Seiring berjalannya waktu aku menjadi sangat menyayangimu appa ..

Meski kau tidak mau mengakuiku sebagai anakmu , Tapi hatiku berkata kau menganggapku sebagai anakmu ..

Sudah lama aku ingin merasakan kasih sayang seorang appa dan aku merasakannya karena kau ada di dekatku .. Meski kau tidak menunjukkan kasih sayangmu tapi aku merasakannya appa ..

Aku tidak perduli kau sering bersikap acuh tak acuh padaku , Terkadang kau menyebalkan , TErkadang kau berteriak tidak jelas memanggilku bocah .. Tapi aku suka mendengarnya , Aku tetap menganggapmu sebagai appa ..

Keunde , Bisa kah kau mengatakan sekali saja padaku kalau aku anakmu  .. Ahh tapi seperti itu tidak mungkin ..

Aku sangat senang tinggal bersamamu dan benar – benar beruntung bisa tinggal bersamamu .. Tapi sepertinya aku harus kembali di dunia nyataku si RaeMi yang tidak mempunyai appa dan anak haram .. Ahh kata – kata yang aku benci , Keunde aku tidak pernah menyesal sedikit pun sudah mengenalmu appa ..

Saranghae appa ~

_Kim RaeMi _

Setelah membaca deretan kata yang tertulis dari pena tersebut , Membuat Jaejoong meneteskan air matanya “ Babo , Kenapa kau harus pergi .. Anak bodoh , Kata siapa aku tidak menyayangimu , Benar – benar bodoh memangnya kau tahu arah jalan di kota ini “ Gumam Jaejoong sambil menangis dan meremas kertas tersebut ..

“ Arrrrggggtttt “ Jaejoong melemparkan kertas tersebut kesembarang arah dan langsung berlari ke luar apartement berniat mencari RaeMi ..

****

Malam ini Minho tengah menikmati angin malam , Seperti biasa kalau dia suntuk dia akan pergi menghirup udara segar sendirian dengan motor kesayangannya ini .. Bahkan yang pada akhirnya acara menghirup udara malam akan berakhir ke apartement Raeyeon ..

Tapi ketika Minho melajukan motor dengan kecepatan  rendah , Matanya tanpa sengaja memperhatikan sekitarnya memperhatikan orang – orang yang berlalu lalang .. Tapi Minho mengerutkan alisnya saat mendapati yeoja yang dia kenal tengah duduk di halte bus dengan sebuah koper yang berada di sampingnya ..

Minho ingin menghampirinya tapi ragu , Lagi pula untuk apa dia menghampiri yeoja tersebut .. Namun ingatan tadi siang seakan terekam olehnya dimana dia melihat yeoja tersebut di tampar oleh yeoja paruh baya ..

Saat itu juga Minho langsung memutar balikkan arahnya menuju halte bus tersebut  berniat menghampiri yeoja tersebut , Dia pun berfikir apa dia sudah gila harus menghampiri yeoja tersebut ..

“ Ya Kim RaeMi “ Ujar Minho yang sudah ada di hadapan yeoja tersebut , Menyadari namanya di panggil yeoja tersebut terarah pada Minho .. Matanya pun langsung membulat ketika melihat Minho berada di depan matanya “ Minho sunbae “ Pekik Yeoja itu ..

****

Next Priview ( Belum aku buat hanya planning )

 

” Aku ingin kembali ke jeju”

“Wae? Apa kau di usir dari apartement mu oleh ahjjusi menyebalkan itu ?”

*** 

” Minho sunbae , Bisakah kau memberiku tempat penginapan malam ini saja”

” SHIREO “

*** 

” Kamarmu disini , Jangan membuat ulah “

**** 

“RaeMi kabur “

” RaeMi-ah Oddiseo ?”

**** 

” Sunbaenim irona , Ya palli irona “

**** 

” Otte apa kau sudah menemui RaeMi ?”

” Molla hasilnya nihil Jaejoong”

**** 

itu sekilas aja reviewnya , Belum aku buat ini hanya sebuah planning .. hehe 

otte ? makin gajebo ya ceritanya ? apalagi Reviewnya juga makin gaje .. part ini aku buat dengan dadakan , Cush dari kemarin aku sibuk bangat sama tugas .. ada tiga makalah yang harus di kelarin udah gitu buat web sama makalah lagi , huwwaaa pusing itu belum selesai semua baru setengah ..huhu mian jadi curcol begini .. hehe

 tapi menurut kalian gimana part ini seru apa gaje ? gaje ya ? hihi  niatan aku ini angst bangat tapi berhubung aku buatnya rada ngebut , aku ga tau dapet feelnya apa ga ini part .. mian ya kalo feelnya ga dapet .. hihihi

aku juga rada telat lagi nanti postnya ghwencana ? masih ada yang mau nunggu ff gajeku ini ga ? hihi 

ayo dong buat sider saya harap kalian sadar ne , hargain usaha saya buat ngelanjut ff ini sampe bengkalain tugas dulu *lebay modeon*

sebuah komen jadi semangat saya juga loh …  mian juga klo ada typo ..

gomawo 

17 thoughts on “Me and Dad Part 8

  1. Huwwwaaaa Daebak d’part ni udh bikin aku nangis T.T *Teriak-teriak manggil Eomma (¿)

    padahal drtd udh nahan2 nangis pas Eomma Jae bentak2+nampar Raemi,truz d’tambah Raemi d’ledekin temen2’a,hadduh anak kecil kok udh tau2an gtu ya? Untung ada si Jong yg baik hati,tidak sombong,rajin menabung dan rajin mengaji *lho? Kok jd lebeh? Hehe

    Eomma’a Raemi sabar bgt ya,aku za mau nangis stlah d’tahan2 pas baca nasehat dr Seora,abiz aku inget sm Eomma aku T.T *curhat dikit

    tp pas baca surat Raemi bwt Jae,deng deng air mata aku lgsung banjir,udh gak kuat nahan nangis *bener dah ju2r ini mah

    tp lega jg si Minho udh mulai bae sm Raemi,jd next part Raemi tinggal sm Minho? Wah wah ntar jd kyk Seora n Jae deh,hehe #plakk *d’tabok Raemi *d’pelototin Minho

    jd penasaran sm lanjutan’a,klo d’pikir2 nanti Jae bakalan sm Raeyeon gak ya? Truz Raemi sm Minho? Huaaaaa gak sabar,aku SeSUJU bgt deh klo emg mereka jadian,jd keluarga super konyol nanti’a,hehe

    ok deh met ngerjain tugas za buat Erma n mudah2an gak capek buat ff’a krna masih d’tunggu lho lanjutan’a..hehe Fighting!!

  2. Critax bikin ĄƘųω nangis (˘̩̩̩.˘̩ƪ),, eommax Jaejoong jahat bnget sich,,kacian raemix hidupx ngenesss bru sebentar bhagia eh menderita lg,,gr2 eommax Jaejoong,,,ditampar 2 kali udh gitu disuruh pergi lg dr apartemen appax,,,

    Eommax raemi sabar bnget,,,sampe dia ikhlas ngejalanin hidupx yg seperti ituu,,,

    Ayooo temukan raemi dunk Jaejoon *inijugalaginyari*,,,

    Untung minho ƔάϞƍ mulai bersikap baek itu nemuin raemi di halte,,jd dia bsa nampung raemi sementara,,

    Ayooo anin critax lanjut,,untuk part ini anin berhasil bikin orang nangiss,,,apalagi kata2 dalam surat raemi,,bikin nangis bombay *tepuktangan*,,,hehehe,,,ditunggu selalu ўά anin kelanjutanx dan karya2 anin ƔάϞƍ laen,,and smoga tugas anin cpet slese jd bisa lanjutin bikin part selanjutnya,,hehehe,,*maksabnget* *pletakkk*,,

    Mian komenx jd kepanjangan gini,,
    Gomawoooooo ^o^

  3. sudah mendekati endingkah?tapi kan appa jae blm nikah ma rayeon onnie jd msh aga lama kan? Minho jg blm jadi ma raemi trus yoochun blm ktmu aku?brti msh lama kan ya? Asyik..

  4. whaaa jahat bgt sih eommanya jeje itu?
    dsar nenek lampir..

    aigoo nangis aku baca pas bagian eomma jeje ngelabrak Raemi..
    pas jeje marah-marahin eommanya n bilang kalo Sora itu uda meninggal..aku juga nangis..
    paling nyesek waktu baca sura dari raemi..
    aigoooo mirisnya hatiku…sesek bo’..
    bikin rumpik aja deh ff ini…

    huweee aku suka aku suka..minong kayak uda mulai naruh perhatian gitu ya ama raemi mskipun masih gengsi mw ngakuin..

    trus trus, aku terharu bgt waktu Raeyeon pura2 jadi eommanya Raemi..
    auuuu Raeyeon so sweeeet bgt..

    ini kayak uda mau deket ending ya?
    aigooo ayo ayo lanjut! yg semangat ngetiknya yah..
    aku pembaca setia ff ini lho kekeke..

    mian ne chagi aq cuma komen dikit..
    abisnya uda ga sanggup berkata2 lagi, terbius ama ff ini XDD

  5. baru bc dr part 1..part ini bner2 mnguras air mata T.T senengny liat jaejoong yg prhatian k raemi..smg jaejoong bs cpt ktmu raemi..ff ny keeeereeen,daebak!
    d tunggu next partny🙂

  6. story nya buat aku nangis,,
    huaaaaaaaaaaaaa,,,
    tapi keren jalan ceritanya,,
    aku tunggu lanjutannya ya,,
    tapi jangan lama2 ya,,
    hahaha.,,
    gomao

  7. Ping-balik: Me and Dad Part 9 | Kimraemi's Blog

  8. Konflik udah muncul disini!!
    Wah makin seruuuuuu
    Eomma jaejoong jhat bgt sih!!
    Author sungguh aku bersedih skli disini, critanya menyentuh hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s