Me and Dad Part 7

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Me and Dad

Ganre ::AU , Angst , Family , Romance

Rating : Teenager

Length :: Chaptered

Summary ::  Saranghae Appa ..

BackSound : Park Yoochun – The empty space for u , Kim Jaejoong – II’I Protect u , Kim Junsu –  You are so beautiful ,  A Pink – Hope you like us , Jung Yonghwa  – I Miss U ,Kang Minhyuk – Star  , JYJ – In Heaven ..

Disclaimer :: FF ini hanya fiktif belaka , Semua cast milik pembaca anggap cast ocs itu diri kalian .. Cerita hanya milik saya dan murni dari otak saya .. Kekke~

Main Cast ::

  • Kim Jaejoong
  • Kim RaeMi ( YOU )
  • Kim Raeyeon
  • Choi Minho

Other Cast 

  • Park Yoochun
  • Lee Jinki
  • Lee Taemin
  • Lee Sueun
  • Park Hyeshi
Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4 , Part 5 , Part 6

Hari ini kebetulan sekali hari Minggu , RaeMi dapat merenggangkan otot – ototnya dan beristirahat sejenak dari kejenuhannya akan seorang pelajar .. Bahkan siang ini dia berada di balkon menghirup udara segar di balkon apartement sesekali menikmati pemandangan di sekitar apartement dari balkon ini ..

Krekkk

RaeMi mendengar dari arah apartement Raeyeon pintunya terbuka , Dapat di pastikan kalau Raeyeon pun keluar untuk ke balkon “ Raeyeon eon…” Sapaan RaeMi terpotong ketika melihat orang yang dia sapa bukan orang yang dia maksud melainkan namja yang sangat dia kenal “ Minho sunbaenim “Terlihat namja itu pun sangat kaget melihat RaeMi dan memekik “ RaeMi”

“ NEO “ Secara bersamaan mereka menunjuk satu sama lain tidak percaya dengan penglihatan mereka ..

****** 

RaeMi dan Minho saling berpandangan satu sama lain , Masih tidak percaya dengan penglihatan mereka ..

“ Sunbaenim bagaimana bisa kau berada di apartement Raeyeon eonni ?” Minho mengerutkan alisnya “ Kau sendiri bagaimana kau bisa berada di apartement ahjjusi menyebalkan itu ? “ Justru sekarang RaeMi lah yang mengerutkan alisnya …

Krekeekk

Secara bersamaan kedua pintu apartement itu terbuka keluarlah Raeyeon dan Jaejoong saat itu juga seraya bertatapan satu sama lain ..

“Cihh ..” Gumam kedua orang itu saling bertatapan dan langsung membuang muka mereka ..

“ Minho makan siang sudah siap “ ,“ RaeMi makan siang sudah siap “ Secara bersamaan Raeyeon dan Jaejoong mengucapkan kalimat tadi membuat mereka kembali betatapan .. Tidak dengan RaeMi dan Minho yang masih mengerutkan alisnya menatap kedua orang ini .

“ RaeMi-ah annyeong “ Sapa Raeyeon yang memang baru menyadari adanya RaeMi “ Ne eonni annyeong , Itu Minho sunbae” Tunjuk RaeMi pada Minho yang sedari tadi hanya diam saja , Dia benar – benar tidak mengerti dengan keadaan ini ..

“Ahhh aku belum memberitahu ne .. Minho keponakanku “ Ujar Raeyeon membuat RaeMi terkaget serta mengerutkan alisnya bagaimana bisa Minho keponakan Raeyeon sedangkan marga mereka berbeda “ Hampir lupa  kakakku , Eomma Minho yang menikah dengan namja bermaga choi jadi nama Minho di ambil dari marga appanya “ Jelas Raeyeon yang menyadari tatapan RaeMi .

“ Ohh aku mengerti sekarang “ Ujar RaeMi sambil tersenyum , Tidak dengan Jaejoong yang sedari tadi ucapannya di cueki oleh RaeMi langsung menarik tangan RaeMi “ Masuk .. Jangan banyak berbicara dengan orang – orang seperti mereka “ Ujar Jaejoong mengeggam tangan RaeMi ..Medengar hal itu RAeyeon hanya bisa menggelengkan kepalanya saja ..

“ YA , AHJJUSI “ Teriak seseorang membuat langkah Jaejoong dan RaeMi tertahan , Terlihat Minho lah yang berteriak dan menatap kedua orang yang ada di seberangnya “Kalau mau berpacaran tidak dengan anak di bawah umur . Memalukan saja , Sudah tua tidak sadar umur !” Ujar Minho sambil tersenyum kecut ..

RaeMi , Raeyeon dan Jaejoong mengerutkan alis mereka tidak mengerti dengan ucapan Minho saat ini “YA , Bocah tengik kau bicara apa ? Hah “

“Ahh aku baru tahu ternyata kau menyukai daun muda , Benar – benar tidak sadar umur “ Ujar Minho , Kali ini ketiga orang di dekatnya semakin tidak mengerti dengan ucapan yang terlontar dari mulut Minho “ BOCAH TENGIK “ TEriak Jaejoong tertahan dan melanjutkan kalimatnya “ Kau ini kalau berbicara yang jelas “

“ Minho , Kau ini berbicara apa sih ?” Ujar Raeyeon sama sekali tidak mengerti dengan ucapan Minho ..

“ Nuna , Kau harus tahu .. Jaejoong ahjjusi pernah berkencan dengan RaeMi di sebuah café , Aku tidak menyangka kalau RaeMi mempunyai hubungan special dengan ahjjusi seperti dia , Sampai sudah berani masuk ke dalam apartement segala “ Ujar Minho menggebu – gebu sambil menunjuk pada RaeMi ..

Mendenagr hal itu ketiga orang ini ingin tertawa , Ternyata Minho salah menafsirkan pengliahtannya ketika di café .. Dia pun beranggapan kalau RaeMi berpacaran dengan Jaejoong ..

“ Minho-ya .. Kau berfikiran mereka berpacaran ?” Ujar Raeyeon menahan tawanya “ Ne memang mereka berpacaran .. Nuna kau harus melaporkan pada kepala sekolah kalau RaeMi berpacaran dengan seorang ahjjusi “ UCapan Minho semakin membuat ketiga orang itu   ingin tertawa ..

“Ya , Bocah tengik .. Sepertinya kau salah menafsirkan hal ini “ Ujar Jaejoong  yang tertawa sambil menutupi  mulutnya ..

“ Mwo? Salah menafsirkan?” Justru sekarang Minho yang tidak mengerti apa – apa “ Minho sunbae .. Dia nae appa “ Ujar RaeMi

“ MWO ? NEO APPA ?” Minho mebelalakan matanya tidak percaya dengan ucapan RaeMi “ Ne, Dia nae appa “ RaeMi meyakinkan ucapannya itu sambil menggamit tangan Jaejoong ..

“ Bagaimana semua ini bisa ..” Minho benar – benar masih tidak percaya dengan ucapan RaeMi “ Ne , Dia memang appanya RaeMi.. Kenapa jadi ada kesalah fahaman seperti  ini “ Ujar Raeyeon sambil mengelengkan kepalanya tidak percaya ..

“ Ne , Dia nae appa .. Appa katakan pada sunbaenim kalau aku anakmu “ Ujar RaeMi sambil menarik – narik tangan Jaejoong , Tapi sedari tadi Jaejoong hanya diam saja menatap wajah RaeMi yang merengek seperti itu  ..

“Sudah jangan ada kesalahfahaman lagi .. RaeMi memang benar- benar anaknya “ Ujar Raeyeon sambil menunjuk Jaejoong , Sedari tadi entah apa yang ada di fikiran Jaejoong sampai dia tidak mengucapkan kalimat yang ingin sekali RaeMi dengar , Tapi di sisi lain RaeMi mengerti keadaan appanya itu ..

Sedang Minho hanya tersenyum kecut “ Jadi benar Kau appanya RaeMi? Tapi bukan kah kau belum menikah , Bagaimana bisa kau memiliki seorang anak .. YA .. Ahjjusi jangan bilang kau menghamili anak orang .. Ckckckck” Ujar Minho  meledek dan tertawa – tawa .

Saat itu juga tawaan Minho langsung terhenti ketika mulutnya di bekap oleh Raeyeon” Jangan berbicara seperti itu , Dia tersinggung “ Bisik Raeyeon tepat di telingat Minho , Terlihat Jaejoong menatap Minho tajam ..

“ Aiissh .. Kau dan keponakanmu sama saja menyebalkan ..Tidak punya sopan santun, aku tidak perduli dengan ucapanmu “ Ujar Jaejoong yang angkat bicara “ Ya , Bocah tengik .. Jangan bilang kau sunbae yang mengerjai RaeMi memakan saus sambal ?” Mendengar hal itu Minho langsung membulatkan matanya , Begitu juga dengan Raeyeon yang membulatkan matanya ..

Memang sedari tadi Jaejoong sudah curiga pada Minho , Bahkan RaeMi menatap Jaejoong yang berucap seperti  tadi “ Appa , Bukan Minho sunbae kok “ Di saat seperti ini RaeMi masih saja membela Minho ..

“ Ya , Kau tidak pandai berbohong RaeMi”Ujar Jaejoong dan langsung menatap Minho “ Gheure memang aku yang menyuruhnya memakan saus sambal , Tapi dia saja yang bodoh kenapa mau melakukan hal itu” Ujar Minho mengaku pada Jaejoong ..

Pleettaakk

Satu pukulan mendarat tepat di kepala Minho “ Nuna appo” Rintih Minho , Memang Raeyeon lah yang memukul kepala Minho “ Kau melakukan itu pada RaeMi babo “

“ Aiissh nuna dia yang mau saja melakukan itu , Padahal aku tidak memaksanya .. Lagi pula dia memang yeoja babo dan terlalu polos mau saja melakukan hal itu “ Ujar Minho membela dirinya ..

“ YAH .. KAU BILANG APA ? YEOJA BABO ?” Teriak Jaejoong , entahlah dia tidak suka sekali mendengar hal tersebut .. Sontak semua terarah padanya “Ne, Dia memang yeoja babo .. Menjadi budakku saja dia mau “ Ujar Minho yang keceplosan berbicara dan langsung menutup mulutnya ..

“ MWO ?? MENJADI BUDAKMU ?” Jaejoong benar – benar kaget dengan pernyataan Minho itu dan sekarang menatap tajam RaeMi , Saat itu juga RaeMi langsung menundukan kepalanya “ Omo RaeMi kenapa kau terlalu polos , Mau saja menjadi budak bocah tengik itu “ Jaejoong menguncang- guncang tubuh RaeMi ..

“ Waktu itu memang aku yang salah appa , Saat itu juga kan appa juga yang membuang seragam Minho sunbae “ Ujar RaeMi membuat Jaejoong terdiam seribu bahasa ..

“ Kau dengar itu kan ahjjusi , Memang dia yang salah “ Ujar Minho santai , Raeyeon dari tadi hanya mendengarkan celoteh kedua orang ini .

“ Aku tidak perduli . Kau tidak melakukan hal yang macam – macam kan pada RaeMi “ Ujar Jaejoong menatap Minho penuh curiga .

Gleg !

Saat itu juga Minho hanya dapat menelan ludahnya , Mengingat kejadian kemarin dia sudah merebut ciuman pertama RaeMi .. Saat itu juga Minho dan RaeMi saling betatapan ..

“ Tentu saja tidak , Mana mungkin aku tertarik dengan yeoja babo seperti dia “ Ujar Minho  dengan santainya , Tidak dengan Jaejoong menatap geram Minho “ YA , JANGAN MENYEBUT RAEMI BABO “ TEriak Jaejoong

Minho hanya tersenyum kecut “ Ahjjusi , anakmu memang babo dan terlalu polos “ Seakan kesabaran Jaejoong sudah habis “ YA BOCAH TENGIK .. Seenaknya saja kau berucap seperti itu pada RaeMi , Terima ini bocah “ Ujar Jaejoong yang sudah memberi ancang – ancang ingin melempar sandalnya ..

Buggggg

Tepat ketika Jaejoong melemparkan sandalnya Minho langsung menghindar di belakang Raeyeon . Alhasil sandal tersebut mengenai wajah Raeyeon .

“ YAH … KIM JAEJOONG “ Teriak Raeyeon menatap garang , Jaejoong langsung menelan ludah melihat dia salah melempar sandal “ Nuna ghwencana?” Ujar Minho yang memegang wajah Raeyeon “ Biar aku yang membalasnya” Minho langsung meraih sandal dan siap melemparkan kearah Jaejoong ..

Buuugggg

“ Auuuu” rintih RaeMi sambil mengelus keningnya yang sakit .

Ya ! Sekarang Minho salah sasaran sandal tersebut malah mengenai RaeMi bukan Jaejoong , Saat itu juga Minho langsung mengalihkan pandangannya “ Damn” Umpat Minho yang salah sasaran ..

“ RaeMi Ghwencanayo “Ujar Jaejoong mengusap kening RaeMi” Gwhencana appa “ Sekarang pandangan Jaejoong teralih kembali pada Minho “ Dasar bocah tengik kau harus menerima ini “ Jaejoong kembali melemparkan sandalnya kearah Minho …

Buggg

“ Auuu” Rintih Minho kesakitan .

Ternyata lemparan Jaejoong tepat mengenai Minho , Melihat Minho yang merintih kesakitan Raeyeon langsung membulatkan matanya “ Omo , Minho ghwencana? Biar nuna yang membalasnya “ Raeyeon mulai memberi ancang – ancang untuk melemparkan sandal tersebut ..

Buggg

Buugg

Buggg

Saat itu juga terjadilah aksi lempar melempar sandal antara dua keluarga ini , Tapi sedari tadi yang melempar hanya Jaejoong  dan Raeyeon .. Tidak dengan RaeMi dan Minho yang sedari tadi berusaha menenangkan kedua orang ini  , Namun sayangnya tidak mereka hiraukan ..

“ YA , TETANGGA GILA .. KALIAN BERISIK SEKALI “ Ujar Salah satu tetangga mereka yang membuat aksi mereka berhenti seketika ..

Ketika mereka sadar ternyata semua tetangga tengah menatap mereka semua “ Kalian berisik sekali , Sehari saja tidak berisik .. Bisa tidak sih “ Beberapa gerutuan kesal dari tetangga membuat mereka terdiam dan saat itu juga mereka mengatakan “ Mianhae “

“ Mianhae , Kami tidak akan melakukan hal itu lagi “

Keadaan sudah menjadi hening kembali  “ Ya , Kalian kenapa bertindak seperti anak kecil sih .. Benar – benar kekanakan sekali” Gerutu RaeMi dan Minho dengan kesal di sambut teriakan oleh dua  orang ini” DIAM KAU BOCAH “

Damn !

Benar – benar sial ucapan RaeMi dan Minho malah di timpali dengan perkataan tadi “ Ya , Bocah masuk .. Lama – lama disini otak kita akan terganggu oleh mereka “ Tunjuk Jaejoong pada Minho dan Raeyeon ..

“ MWO ? apa kau bilang , Hey justru otak kami yang akan terganggu  apabila ada di dekatmu “ Ujar Raeyeon sangat kesal dengan ucapan Jaejoong tadi ..

“ Ya, Yeoja ceroboh kau yang akan membuat otak kita terganggu “ Lagi – lagi Jaejoong berceloteh seakan mencari kambing hitam dalam diri Raeyeon ..

“ Aiisshh neo ….” Ketika Raeyeon ingin membalas celoteh Jaejoong dengan cepat Minho membekap mulut Raeyeon “ Nuna sebaiknya kita masuk , aku sudah pusing di buat oleh kalian” dengan mulut yang masih di bekap oleh Minho , Minho menarik – narik Raeyeon masuk kedalam apartement sambil sesekali melirik kearah RaeMi dan Jaejoong ..

“ Appa , Aku juga sudah pusing dengan celoteh kalian .. MASUK “ Ujar RaeMi yang tak kalah kesalnya dan langsung menarik tangan Jaejoong dengan paksa “ Ya , YEOJA CEROBOH KAU MENYEBALKAN “ Teriak Jaejoong

Namun RaeMi terus menarik tangan Jaejoong bahkan sekarang mendorong tubuh Jaejoong masuk kedalam , Medengar hal itu di sela – sela bekapan Raeyeon pun berteriak “ KAU LEBIH MENYEBALKAN BABO “

Entah RaeMi dan Minho harus melakukan apa pada kedua orang ini , Sungguh tingkah mereka sangat kekanak – kanakan .. Awal mereka hanya membela RaeMi dan Minho tapi kesana justru malah mereka yang berdebat kedua orang ini benar – benar tidak bisa akur .. Bahkan berkali – kali Raemi dan Minho menepuk jidat mereka masing – masing melihat adegan seperti ini..

****

Raeyeon dan Minho tengah makan siang bersama , Dengan setengah tidak ikhlas Raeyeon memakan masakannya tersebut .. Bukan karena dia tidak suka makanan buatannya namun kejadian tadi benar – benar membuatnya kesal .. Tapi dia berusaha bersikap biasa saja .

“Nuna , Jadi Jaejoong ahjjusi itu appanya RaeMi ?” Tanya Minho di sela – sela makannya , Raeyeon hanya menatap tajam Minho “ Babo jangan menyebut namja menyebalkan itu “

Minho terlihat mengerucutkan bibirnya menerima ucapan Raeyeon itu “ Aku benar – benar tidak menyangka kalau RaeMi anak ahjjusi menyebalkan itu , Tapi sifat RaeMi dan ahjjusi sangat menyebalkan juga .. Wajar saja kalau mereka anak dan ayah sifatnya 1112 “Ujar Minho

“ Isshh si Jaejoong memang sangat menyebalkan , Sangat berbeda dengan RaeMi anaknya yang polos itu “ Ujar Raeyeon

“ RaeMi memang polos , Saking polosnya dia terkesan sangat babo dan sangat menyebalkan sama seperti appanya “Ujar Minho

“ Ya , Jangan berkata seperti itu tentang RaeMi .. Walau dia polos tapi betapa susah baginya mendapatkan hati Jaejoong appanya itu , Dia hanya gadis polos yang datang tiba – tiba ke rumah Jaejoong setelah kematian eommanya .. Bahkan aku sering melihatnya mencari perhatian dari Jaejoong namun apa yang dia dapat hanya cetusan saja yang terlontar dari mulut Jaejoong “Mendengar ucapan yang terlontar dari Raeyeon saat ini Minho hanya dapat terdiam saja ..

“ Jadi Eomma RaeMi sudah meninggal “ Raeyeon menganggukan kepalanya dan menceritakan awal pertama kali bertemu RaeMi seraya menceritakan meninggalkan eomma RaeMi .. Minho sangat mencermati cerita yang terlontar dari Raeyeon , Mendengar hal itu  jujur Minho merasa miris pada RaeMi ..

“ Huhh .. Dari awal aku bertemu RaeMi medengar cerita dan melihat sifat polosnya , Benar – benar membuatku merasa miris melihat dirinya yang sangat menyayangi eommanya . Huuhh kenapa nasib anak itu harus semiris ini” Gumam Raeyeon setelah menceritakan semuanya pada Minho ..

“ Issh , Tetap saja nuna dia yeoja yang menyebalkan “ Ujar Minho yang tetap pada pendiriannya mengatakan RaeMi menyebalkan ..

“ Aiissh bocah ini benar – benar egois , Tidak punya hati nurani sama sekali .. Ya , Memang benar kau pernah mengerjai RaeMi memakan saus sambal “ Raeyeon teringat ucapan Jaejoong tadi ketika memarahi Minho “ Kau juga menjadi kan budak RaeMi ? Itu benar adanya ??” Raeyeon pun teringat akan Minho yang keceplosan tadi ..

Mendengar ucapan Raeyeon , Minho hanya dapat menelan ludahnya saja “ Nuna .. Ini yang salah RaeMi , Dia sudah 2 kali menumpahkan juice di seragamku .. Pertama seragamku di buang oleh Jaejoong ahjjusi dan kedua kalinya aku tidak memberi maaf serta menjadikannya budakku , Bodohnya dia mau saja memakan saus sambal yang aku suruh .. Aku heran RaeMi polos atau memang bodoh sih “Ujar Minho menjelaskan

Pletakkkk

Sebuah pukulan mendarat tepat di kepala Minho “ Auuhh appo nuna” Rintihnya kesakitan

“ Bocah tengik kau benar – benar tidak berubah dari dulu hah .. Sudah berapa kali ku bilang jangan pernah mengerjai orang lain , Kau mau main hakim sendiri saja .. RaeMi itu terlalu polos , Karena kau memanfaatkan kepolosannya jadi kau beranggapan dia terkesan bodoh .. Padahal yang lebih bodoh itu kau “ Ujar Raeyeon dengan santai sukses membuat Minho mengerucutkan bibirnya ..

“Nuna , Kenapa kau lebih membela yeoja menyebalkan itu di banding aku keponakanmu sendiri “Gerutu Minho dengan kesal , Raeyeon menatap tajam Minho “ Babo , Eommamu dan appamu menitipkanmu padaku bukan untuk mengerjai banyak orang .. Bagaimana kalau mereka tahu akan hal ini , bisa – bisa mereka berfikir aku tidak mengajarimu dengan benar selama orangtuamu berbisnis  “Ujar Raeyeon ..

“ Huhh , Salah mereka sendiri kenapa tidak mengkontrol anaknya sendiri .. Padahal seminggu kemarin aku sengaja tidak ke apartement nuna agar bisa bersama – sama dengan mereka , Tapi sepertinya bisnis adalah kepentingan mereka “Ujar Minho membela dirinya .

Ya .. Raeyeon semenjak dia berumur 15 tahun dan Minho masih berumur 5 tahun , Saat itu Orangtua Minho selalu berpergian ke luar negeri untuk melakukan bisnis .. eomma Minho yang memang kakak Raeyeon menitipkan Minho pada eommanya alhasil Raeyeon lah yang sepenuhnya merawat Minho karena eommanya memang sudah terlihat tua ..

Lagi pula Raeyeon memang menyukai anak kecil , Sampai saat ini kakak Raeyeon terus mengandalkan Raeyeon untuk menjaga Minho ketika mereka berbisnis , Alhasil Minho selalu di tinggal sendiri di rumahnya dan selalu ke apartement Raeyeon ..

Kebetulan seminggu kemarin orangtua Minho kembali ke Seoul , Maka dari itu dia tidak ke apartement Raeyeon .. Padahal biasanya dia sangat sering ke apartement Raeyeon , Untuk makan ataupun menginap di apartement Raeyeon ..

Raeyeon benar – benar sudah menganggap Minho seperti adiknya sendiri , Terlebih lagi dia memang anak paling kecil di keluarganya mengharapkan seorang adik pun tidak mungkin .. Dengan adanya Minho saat itu keinginannya yang sangat menginginkan seorang adik seakan terbayarkan .

“ Minho-ya kau jangan berfikiran seperti itu , Biar bagaimanapun mereka berbisnis untukmu juga “ Ujar Raeyeon menasihati Minho ..

“ Sudahlah nuna jangan membahas orangtuaku .. Malam ini aku akan menginap di apartemenmu  ne ?“ Ujar Minho dengan santai , Raeyeon membulatkan matanya “ MWO ? Menginap ? Andhwae “

Minho mengerucutkan bibirnya “ Wae?” Raeyeon hanya tersenyum licik “ Aku tidak memiliki keponakan yang susah di atur dan suka mengerjai anak orang “ Saat itu juga Minho langsung berdiri dan menghampiri Raeyeon seakan ingin bersujud pada Raeyeon ..

“ Nuna , Jebal ijinkan aku menginap .. Eomma dan appa kembali ke amerika , Aku di tinggal lagi sendirian di rumah .. aku janji tidak akan melakukan hal itu lagi “ Ujar Minho memohon sambil menyatukan kedua tangannya bak menyembah Raeyeon ..

Melihat Minho merengek membuat Raeyeon tidak tega juga dengan keponakannya itu “ Baiklah ,Lain kali ku dengar kau bertingkah seperti itu .. Kau bukan keponakanku “ ancam Raeyeon langsung di sambut angkukan mantap Minho “ Gomawo nuna , Saranghae “ Minho langsung memeluk Raeyeon dengan erat ..

“ YAH .. SESAK BABO” Teriak Raeyeon sambil berusaha pelukan Minho , Minho melepaskan pelukanannya sambil cengengesan “ Hehe Mianhae “ Dengan santainya Minho berlalu dari hadapan Raeyeon menuju kamar yang biasa dia tiduri ..

Melihat tingkah Minho yang seperti itu memang sudah tidak asing lagi bagi Raeyeon , Minho memang terkesan dingin di sekolah namun seperti inilah dengan Raeyeon yang memang sudah dia kenal sangat lama ..

*****

“ MWO ? NEO APPA ?” Betapa kagetnya Sueun , Hyeshi dan Taemin mendengar kalau namja yang pernah mereka lihat saat di café itu adalah appa RaeMi ..

Ya , Di jam istirahat ini Sueun yang memang sudah tidak tahan menanyakan hal yang memang sudah lama dia ingin tanyakan pada RaeMi .. Sampai akhirnya dia memberanikan diri menanyakan hal tersebut dan bertapa kagetnya mereka setelah mengetahui semua itu  terlontar dari mulut RaeMi sendiri .

“ Lalu namja yang berwajah baby face itu ?” Tanya Hyeshi yang sama penasarannya dengan yang lain , RaeMi hanya cengengesan “ Yoochun ahjjusi , Teman appa ku .. Kalau bukan appa yang menjemput pasti dia yang menjemputku “

Ketiga orang di hadapan RaeMi langsung menepuk jidat mereka masing  – masing “ Ekperesi kalian sama seperti ekpresi Minho sunbae “ Mendengar perkataan RaeMi ketiga yang lain menatapnya tajam “ Minho ?” Pekik mereka bersamaan

“ Ne, Kemarin aku tidak sengaja melihat Minho sunbae berada di apartement  Raeyeon sonsaengnim .. Ternyata tanpa ku duga Minho sunbae keponakan Raeyeon sonsaengnim “ Jelas RaeMi

“ Kau bertetangga dengan Raeyeon sonsaengnim ? Memangnya kau baru tahu kalau Minho oppa itu keponakan Raeyeon sonsaengnim ?” Ujar Sueun membuat RaeMi mengerutkan alisnya “ Ne , aku bertetangga dengan Raeyeon sonsaengnim .. apa kalian sudah mengetahui kalau Minho sunbae keponakan Raeyeon sonseangnim ?”

“ Ahhh Raemi kau kemana saja , nyaris semua sudah tahu kalau Minho keponakan Raeyeon sonsaengnim .. Tapi mereka di sekolah ini selalu berlaku tidak layaknya seorang keponakan dan bibinya “ Ujar Taemin

“ Kenapa kalian tidak memberitahuku kalau mereka itu mempunyai sebuah hubungan keluarga “ Ujar RaeMi dengan kesal , Namun ketiga lainnya hanya tertawa “ Kau sendiri yang tidak memberitahu kalau kau bertetangga dengan Raeyeon sonsaengnim “

“ Heii , Hei kalian berbicara seru tidak mengajakku “ Ujar Seorang namja yang memang sudah tidak asing lagi bagi empat orang ini ..

“ Jinki oppa , Cepat duduk” Ujar Hyeshi yang memang menyadari kalau yang datang itu kekasihnya dan tanpa ragu Jinki duduk di sebelah Hyeshi ..

“ Kalian tidak menyuruhku duduk ?” Ujar  seorang namja dengan nada dingin cirri khasnya itu yang lain hanya menelan ludah mereka saja mendapat pandangan sinis dari namja tersebut “ Ne, Minho oppa tanpa di suruh pun kau harus duduk “ Ujar Sueun pada namja itu ..

Minho langsung saja duduk di samping RaeMi yang memang kursi kosong ada di sebelah RaeMi , RaeMi yang menyadari keberadaan Minho sontak dia langsung memalingkan wajahnya , Begitu juga dengan Minho yang memalingkan wajahnya ke lain arah ..

“ Oppa , apa kau sudah makan ?” Ujar Hyeshi yang memulai pembicaraan pada Jinki “ Ne tentu saja sudah , Kau tidak perlu khawatir chagiya “ Jinki menarik hidung mungil Hyeshi ..

“ Chagiya , Aku membawa lollipop milky couple .. Kau mau “ Ujar TaeMin yang menyodorkan lollipop milky couple itu pada Sueun “ Tentu saja chagi , Gomawo “ Sueun mencubit pipi Taemin ..

Melihat pemandangan ini RaeMi langsung meminum juicenya , Sedangkan Minho sesekali melirik kearah RaeMi dan tersenyum kecut seraya memalingkan kearah lain , Tidak dapat di pungkiri dia pun jengah dengan pemandangan ini ..

“ Heii .. Aku memiliki 6 tiket nonton film , Bagaimana pulang sekolah ini kita nonton bersama ?” Ujar Jinki sambil melambai – lambaikan 6 tiket menoton itu , Melihat hal itu sontak semua langsung berseru “ SETUJU “

Tapi tidak dengan RaeMi dan Minho yang diam saja memandangi empat orang itu yang bersua ..

“ Minho , RaeMi kalian ikut bersama kami juga kan ?” Tanya Jinki

“ Aniyo “ Jawab mereka berdua bersamaan dan saat itu juga keempat yang lainnya saling berpandang – pandangan ..

“ Yah , Kalian tidak kompak sekali .. Kapan lagi kita menonton bersama – sama “ Ujar TaeMin dengan sebalnya ..

“ Aku sibuk , Lagi pula aku tidak berminat menonton bersama kalian terlebih lagi dengan yeoja di sampingku “ Ujar Minho sambil melirik kearah RaeMi  ,Mendengar hal itu RaeMi hanya diam saja tidak ingin mencari keributan .

“ Sok sibuk kau … Aku tahu kau tidak sibuk Choi Minho , Pokoknya aku tidak mau tahu kau harus ikut .. Kalau tidak kita tidak akan berteman lagi” Ujar jinki dengan nada kekanak – kanakan , Minho membulatkan kedua matanya “ Aiissh , Kenapa ancamanmu selalu seperti itu.. Apa kau tidak memiliki ancaman yang lain ? Hah “

“ Ya , Choi Minho semua rahasiamu ada di tanganku .. Kau tidak ingin semua itu terbongkar kan ?” Jinki memasang wajah evilnya , Saat itu juga Minho langsung membelalakan matanya “ YAHH .. LEE JINKI” Melihat ekpresi kesal Minho, Jinki hanya tersenyum licik “ Kau harus ikut .. Ok “ Minho hanya bisa menghelakan nafasnya saja ..

Mendengar hal tersebut semua hanya tertawa melihat ekpresi kesal Minho yang pasrah “ Oppa , MEmangnya rahasia Minho oppa apa saja “ Ujar Sueun dengan tatapan curiga ..

“ YAH .. LEE SUEUN “ TEriak Minho berhasil membuat sueun membekap mulutnya sendiri , Begitu juga dengan tatapan yang lain yang kaget ..

Seakan tidak menghiraukan ucapan – ucapan dari teman – temannya , RaeMi dia asik saja menyuruput juicenya , Tanpa menyadari kalau mereka menatapnya tajam ..

“ Wae? Kenapa menatapku seperti itu ?” Ujar RaeMi dengan tatapan bingung .

“ YAH .. Kim RaeMi kau harus ikut dengan kami “ Seru Sueun dan Hyeshi bersamaan ..

“ Aniyo , Kalian saja yang pergi .. Aku tidak ikut “ Sueun dan Hyeshi semakin menatap tajam RaeMi “ Kau menolak permintaan kami?”

“ Aniyo , Bukan seperti itu “ RaeMi benar – benar bingung harus memberi penjelasan apa pada mereka “ Tidak perduli kau pun harus ikut , Kalau tidak Aku , Hyeshi dan Taemin tidak akan menjadi teman lagi “ Ujar Sueun membuat RaeMi membulatkan matanya ..

“ Dasar adik dan kakak sama saja “ Gumam Minho dengan sinis menatap Sueun dan Jinki ..

“ Kok Gitu sih “ Ujar RAeMi dengan wajah polosnya lagi , Sungguh ingin sekali mereka tertawa melihat wajah polosnya itu namun mereka tahan “ Tidak perduli , Kau harus ikut dengan kami  titik “ Seru Seuen , Hyeshi , Taemin dan Jinki bersamaan membuat RaeMi terdiam ..

*****

Kali ini Minho , RaeMi , Sueun , Taemin , Hyeshi dan Jinki sudah berada di sebuah perpusatan mall .. Mereka berada tepat di lantai atas bersiap mengantri untuk masuk ke dalam bioskop ..

RaeMi dan Minho mereka hanya dapat menuruti keinginan keempat orang ini , PAdahal batin mereka sama sekali tidak menginginkan hal ini ..

Selama menunggu antrian masuk sedari tadi RaeMi terlihat gelisah dan gugup “ RaeMi-ah waeyo ? “ Ujar Sueun yang menyadari hal itu , Begitu juga dengan yang lain sebenarnya mereka pun menyadari hal tersebut namun diam – diam saja ..

“ Ahh , aniyo .. Aku ingin ketoilet “ Ujar RaeMi sambil mengempitkan kedua pahanya “ Ya sudah kalau kau mau ke toilet biar aku yang temani “ Sueun menawarkan dirinya namun dengan cepat RaeMi menyilangkan kedua tangannya “ Aniyo , aku sendiri saja “

Semua menatap RaeMi biasanya kalau yeoja butuh di temani apabila ke toilet “ Ya sudah ini tiketnya , Nanti kau menyusul kami ke dalam ne “ Jinki menyodorkan satu tiket pada RaeMi “ Ne” RaeMi meraihnya sambil tersenyum dan berlalu dari hadapan teman – temannya menuju toilet ..

Setelah beberapa saat Minho dan yang lainnya masuk ke dalam bioskop , Film yang mereka pun sudah di mulai ..

Sudah beberapa menit film yang mereka  tonton di mulai , Namun sedari tadi RaeMi tidak kunjung datang .. Bahkan kelima orang ini sadar betul RaeMi yang belum datang ..

“ RaeMi lama sekali  ke toiletnya , Sebaiknya aku menyusulnya “ Ujar Hyeshi angkat bicara , Namun dengan cepat Minho menahan “ Biar aku saja , Kebetulan aku ingin ke toilet “ Sontak semua mengerutkan alis mereka heran ..

“ Omo tumben sekali , Ada angin apa ini ??” Ujar Taemin heran , Minho menatap tajam Taemin “ Jangan salah paham .. Ini hanya kebetulan aku mau ke toilet , Issh kalian jangan berfikir yang macam – macam sampai kapanpun aku tidak akan tertarik dengan yeoja macam RaeMi “ dengan nada ketus dan super  dingin khasnya Minho berlalu begitu saja dari hadapan empat orang di sampingnya ..

“Aiissh kenapa orang itu selalu bersikap dingin seperti itu sih “ Gerutu Taemin dengan nada kesalnya “ Sudahlah lagi pula ada bagusnya juga kalau dia mau ke toilet , Kita tidak perlu repot – repot menjemput RaeMi ke toilet “ Mendengar ucapan Jinki semua hanya mengaggukan kepala mereka saja ..

^^^^^

Minho baru saja keluar dari toilet , Dia berniat ingin menghampiri toilet wanita tapi itu tidak mungkin karena dapat di pastikan para yeoja itu akan salah paham .. Alhasil niatnya yang ingin menjemput RaeMi dia batalkan ..

“ Issh untuk apa aku menjemput yeoja itu , Kurang kerjaan saja .. Lebih baik aku masuk saja kembali dan bilang kalau yeoja itu sudah pulang “ Sepanjang perjalanan kembali ke dalam bioskop Minho bergerutu tidak jelas ..

Namun ketika Minho ingin masuk kedalam bioskop langkahnya terhenti begitu saja melihat seorang yeoja yang dia kenal tengah terduduk dekat studio 3  “ Bukankah itu RaeMi “ Minho memperjelas pandangannya dan ternyata benar saja itu RaeMi “ Aiis yeoja itu kenapa hanya duduk di situ dan tidak masuk “

Saat itu juga Minho menghampiri RaeMi yang tengah duduk sambil menengadah ke segala arah , Memandangi lalu lalang di sekitarnya .

“ Ya , Kim RaeMi” Mendengar namanya di panggil seseorang sontak dirinya terarah pada orang itu “ Sunbaenim “

“ Dari tadi kau ada disini ? “ RaeMi hanya menganggukan kepalanya pelan “ Babo kenapa tidak masuk kedalam ? Kajja “ Lanjut  Minho yang langsung menarik tangan RaeMi untuk masuk kedalam studio , Namun dengan cepat RaeMi menahannya ..

“ Shireo “ RaeMi mengelengkan kepalanya “ Mwo? Shireo ?? Wae? Apa kau tidak pernah masuk ke dalam studio bioskop ini hah “ tidak ada jawaban dari RaeMi entah apa yang dia fikirkan “ Aiiissh babo , Jangan banyak diam .. Temanmu sudah menunggu di dalam , Ka” Minho menarik kembali tangan RaeMi dan lagi – lagi RaeMi menahannya ..

“ Shireo sunbaenim “ Minho menatap heran pada RaeMi “ Wae? Wae?” Minho seakan sudah kesal dengan tingkah RaeMi “ Di dalam studio pasti sangat gelap “ Ujar RaeMi membuat Minho mengerutknan alisnya ..

“ Yeoja ini benar – benar babo .. Tentu saja gelap lampunya di matikan , Ya .. Apa kau takut gelap ? Hah “ Tanya Minho dengan nada meledek , RaeMi hanya menganggukan kepalanya saja “ Hahahaha , Tidak masuk akal sekali alasanmu itu .. Yeoja yang berusia 16 tahun takut kegelapan , Micheo .. Berbohong saja “

“ Terserah kau sunbaenim , Aku tetap tidak akan masuk ke dalam “ Ujar RaeMi yang melepaskan genggaman tangan Minho dan kembali duduk di tempat asalnya tadi

“ Aiissh yeoja ini benar – benar babo , Ya sudah kalau kau tidak mau masuk .. Aku pun sama tidak akan masuk “ Ujar Minho yang ingin pergi dari hadapan RaeMi , Namun keburu di tahan oleh RaeMi “ Oddiseo ? Kenapa kau tidak masuk kembali ke dalam studio ? Apa karena aku kau tidak masuk kembali ke dalam ?”

Minho tersenyum kecut “ Pede sekali kau yeoja babo .. Film di studio itu tidak seru , Dari pada aku menonton film yang tidak seru lebih baik aku mencari makan saja “ Saat itu juga Minho ingin pergi namun di tahan kembali oleh RaeMi “ Wae?”

“ Aku ikut ne … Nado lapar “ RaeMi mengelus perutnya yang memang sudah kelaparan “ Andhwae , Kau cari makan saja sendiri “ Minho memasang wajah kecutnya , RaeMi hanya dapat pasrah dan duduk kembali “ Baiklah , Aku menunggu mereka saja disini sampai film yang mereka tonton selesai”

Seakan tidak menghiraukan ucapan RaeMi , Saat itu juga Minho pergi dari hadapan RaeMi .. Sedang RaeMi hanya dapat memperhatikan orang – orang yang melewatinya ..

Belum ada setengah jalan Minho yang memperhatikan RaeMi dari jarak yang lumayan jauh , Entah gerakan apa yang membuatnya kembali menghampirinya lagi ..

“ Ya , Kajja “ Ujar Minho tiba – tiba yang sudah ada di hadapan RaeMi “ Mwo ?”Minho hanya mendengus kesal saja “ Kita cari makanbersama – sama “

Saat itu juga RaeMi langsung tersenyum “ Jinjayo ? Kau mengajakku “ Seru RaeMi langsung berdiri “ Ne, Tapi kau ikuti aku dari belakang saja jangan berjalan berdampingan denganku .. ara” RaeMi menganggukan kepalanya dan mengikuti Minho dari belakang .

^^^^^

Minho dan RaeMi sudah berada di sebuah café yang memang berada di dalam mall ini , Sepanjang perjalanan menuju café ini dan sampai sudah masuk terdengar beberapa orang sedikit bergunjing tentang mereka ..

“ Lihat kasian sekali yeoja itu , Masa mau saja berjalan di belakang namjachingunya “

“ Omo kejam sekali namjachingunya itu membiarkan yeojachingunya berjalan mengikutinya tanpa menggenggam tangannya “

Sekilas beberapa ucapan orang – orang di sekitar mereka , Bahkan sampai saat ini mereka tengah menikmati hidangan terdengar dari arah samping beberapa yeoja memperhatikan Minho “ Namja itu tampan sekali , Sayang kenapa harus mempunyai yeojachingu “

Mendengar hal tersebut entah kenapa merasa Minho kesal dan sekarang dia menatap para yeoja tersebut “ YA , DIA BUKAN YEOJACHINGUKU “ Teriak Minho membuat orang di sekitarnya kaget .

RaeMi yang mendengar hal itu pun sangat kaget dan menatap Minho “ Gara – gara kau penggemarku jadi berkurang “ RaeMi mengerutkan alisnya “ Gara – gara aku ?”

“ Ne, Gara- gara kau yeoja babo “ Minho memicingkan mata sebalnya pada Minho , Seakan tidak menghiarukan ucapan Minho dengan santainya RaeMi menikmati makananya kembali ..

RaeMi yang memang asik makan tanpa sadar kalau Minho memperhatikan makan RaeMi “ Aiish yeoja babo ini makan saja belepotan seperti itu” Gumam Minho menatap jijik pada RaeMi “ Eoh ?” RaeMi hanya beroh ria tidak mengerti dengan ucapan Minho ..

“ Ya , Babo itu di sudut bibirmu banyak noda makanan “ Minho menunjuk – nunjuk pada sudut bibir RaeMi yang memang belepotan , Saat itu juga RaeMi ingin menghapus namun tidak kena – kena membuat Minho jengah “ Aiisshh yeoja babo ini”

Di ambilnya tissue oleh Minho dan tanpa ragu dia menghapus noda yang ada di sudut bibir RaeMi ..Tanpa sadar dia pun memperhatikan bibir mungil RaeMi dan saat itu juga

Gleg !!

Entah kenapa kejadian di toilet itu terekam kembali di otak Minho “ Ya , Hapus saja sendiri noda itu “ Minho langsung melemparkan tissue tersebut pada RaeMi , Melihat tingkah Minho yang seperti itu membuat RaeMi bingung dan menghapus noda itu dengan sendirinya.

“ Sunbaenim sifatmu benar – benar mirip appa “ Ujar RaeMi ,Namun di sambut tatapan tajam Minho “ Ya , Jangan samakan aku dengan appamu .. Kami berbeda babo” RaeMi hanya dapat mengelengkan kepalanya saja ..

Mereka sangat asik menikmati hidangan yang mereka makan , Sampai akhirnya ada suara yang mengagetkan mereka berdua “ Omo sedari tadi kami mencari kalian berdua , Sampai – sampai kami keluar dari studio mencari kalian , Tapi kalian berdua malah asik – asiknya makan di tempat ini “ Ujar Jinki yang memang sudah ada di hapan mereka berdua , Seraya meleparkan tas Minho yang memang tadi tertinggal di dalam studio .

“ Eoh , Jinki oppa , Sueun , Hyeshi , TaeMin kalian disini juga “ Ujar RaeMi lagi –lagi dengan cirri khasnya yang polos , Sedangkan Minho memasang wajah santainya pada empat orang di hadapannya ini ..

“ Ya , Tidak sadarkah kalian kami mengkhawatirkan kalian “ Ujar Sueun dengan kesal , Begitu juga dengan yang lain memasang wajah kesal mereka “ Keunde bagaimana kalian bisa bersama di tempat ini ? Jangan – jangan kalian mempunyai hubungan special tanpa memeritahu kami “ Timpal TaeMin menatap kedua orang ini dengan curiga ..

“ YA , Lee TaeMin jangan berfikiran yang macam – macam .. Kalian itu selalu menafsirkan Sesuatu dengan akal yang tidak sehat “ Ujar Minho dengan kesal ..

“ Lalu bagaimana kalian bisa berdua disini ? Sedangkan kami sedari tadi mencari kalian berdua “Ujar Hyeshi tak kalah kesalnya ..

“ Omo , Kalian kenapa jadi menghakimi ku sih ? Aku tidak sengaja bertemu dengan yeoja babo ini , Ketika aku ingin mencari makan tapi yeoja ini malah mengikutiku dari belakang “ Ujar Minho dengan kekesalannya dan menunjuk – nunjuk pada RaeMi ..

Keempat orang ini hanya bertatapan satu sama lain “ Kenapa dari tadi kebetulan terus sih hyung , Ketika mau ke toilet kebetulan , Sekarang kebetulan juga .. Ini memang kebetulan atau di sengaja olehmu hyung “ Mendengar ucapan Taemin sontak membuat Minho membulatkan matanya “ YAH .. LEE TAEMIN DIAM KAU “

Menerima teriakan dari Minho saat itu juga TaeMin membeku begitu saja tanpa menjawab ucapan Minho “ Sudah kalau seperti lebih baik kita makan bersama saja “ Ujar Jinki yang tersenyum licik pada Minho dan langsung duduk di sebelah Minho ..

“ Ne kita makan bersama “ Seru Hyeshi , Sueun  dan TaeMin langsung duduk di kursi yang kosong  .. RaeMi dengan senang hati dia melihat teman – temannya berseru seperti itu , Sedangkan Minho hanya tersenyum kecut saja pada mereka ..

****

Yoochun dan RaeMi sangat asik menonton drama kesukaan mereka , Nyaris setiap episode kedua orang ini tidak terlewatkan .. Sambil mengemil beberapa makanan mereka berdua terus focus pada drama sesekali bergurau hal yang tidak penting ..

Sedang Jaejoong , Di ruangan yang sama dengan RaeMi dan Yoochun .. Dia asik bermain game di laptopnya tidak memperhatikan apa yang di tonton oleh dua orang yang ada di dekatnya .. Mereka bertiga memiliki kesibukan mereka masing – masing , Walau sesekali mereka berselisih akan perebutan makanan ..

Ting tong ting tong

Sampai mereka menyadari ada yang memencet bel , Saat itu juga Jaejoong dan Yoochun menatap RaeMi yang masih focus dengan tv di depannya “ Ya , Bocah buka pintunya sana “ Jaejoong menedang kaki RaeMi agar dia cepat – cepat beranjak dari duduknya “ Palli”

Dengan wajah yang tidak ikhlas RaeMi terbangun dari duduknya dan melempar bantal kecilnya “ ara , ara” RaeMi segera ke depan untuk melihat siapa yang datang ..

Tak berapa lama RaeMi kembali ke ruang tv sambil membawa sebuah kotak kecil “ RaeMi-ah nugu” Tanya Yoochun

“ Ige , Orang tadi hanya memberikan bingkisan ini saja .. Katanya untuk appa “ RaeMi menyodorkan kotak kecil tersebut pada Jaejoong , Yoochun dan Jaejoong hanya mengerutkan alisnya saja sambil menatapi kotak kecil itu “ Ige mwoya ?” Jaejoong membolak – balikkan kotak kecil itu .

“ Molla , Kau buka saja appa .. Aku penasaran dengan isi kotak itu” Ujar RaeMi yang langsung berdiri di samping Jaejoong “ Nado .. aku pun penasaran , Palli buka kotak itu “ Yoochun pun mengambil tempat di sebelah kiri Jaejoong ..

Jaejoong menatap dua orang di sampingnya secara bergantian “ Shireo , Nanti saja ku bukanya “ Jaejoong menaruh kotak itu di meja , Yoochun menatap RaeMi seakan memberi aba – aba agar mengambil kotak itu “ Ya sudah kalau appa tidak mau membukanya , Biar aku yang membuka kotak itu “ RaeMi meraih kotak itu namun dengan cepat Jaejoong merebutnya

“ ANDHWAE .. Bocah ini , Sudah , Sudah biar aku yang buka “ Jaejoong memicingkan mata tajamnya pada RaeMi dan Yoochun , Sekarang tanpa ragu Jaejoong membuka kotak kecil itu ..

Ketiga orang ini mengerutkan alisnya ketika melihat isi kotak tersebut yang hanya ada tiga foto yeoja dan satu surat kecil yang terselip di antara tiga foto itu “ Foto yeoja ? Untuk apa ?” RaeMi semakin tidak mengerti dengan apa yang dia lihat , Sedang Yoochun hanya tersenyum seakan sudah bisa menebak apa maksud dari ini ..

Jaejoong , Dia tidak menghiraukan ucapan RaeMi .. Dia membuka surat kecil yang memang terselip di antara tiga foto yeoja tersebut ..

Tiga foto yeoja itu yang akan bertemu denganmu ..

Kalau sudah bertemu pilihlah salah satu dari mereka ..

_Eomma_

Setelah membaca surat ini Jaejoong menghelakan nafas kesalnya , Ternyata eommanya berniat untuk menjodohkannya lagi  .. Yoochun yang memang sudah bisa menebak semua itu , Dia hanya tersenyum saja tanpa berbicara sepatah kata pun … Sedang RaeMi mencerna setiap kata yang ada di surat tersebut , Bahkan dia teringat saat di kantor kalau Jaejoong ingin di jodohkan ..

“ Appa , Kau ingin di jodohkan lagi dengan para yeoja ini ?” Ujar RaeMi yang baru nalar , Jaejoong dan Yoochun langsung menatap RaeMi “ Telmi sekali kau bocah “ Jaejoong mendorong kening RaeMi dengan telunjuknya ..

“ Aiissh appa “ RaeMi memegang keningnya sambil mengerucutkan bibirnya “ Wahh sepertinya eommamu pantang menyerah ne “ Yoochun menepuk punggung Jaejoong seakan meledek dan kembali duduk di asalnya “ Diam Kau Park Yoochun “ Jaejoong memicingkan bibirnya pada Yoochun ..

“ Ya , Sudah berapa kali eommamu bersikap seperti ini … Aku pun yang melihatnya sudah bosan “ Ujar Yoochun santai sambil mantap layar kaca di hadapannya .

“ Appa , Kau tidak akan menemui para yeoja itu kan ?”Ujar RaeMi menatap Jaejoong , Yoochun yang memang mendengar ucapan RaeMi seakan tertarik dengan jawaban apa yang akan di berikan Jaejoong ikut menatap Jaejoong ..

Jaejoong memperhatikan tiap tatapan yang tersirat dari RaeMi dan Yoochun , Entah kenapa tiba – tiba dia memiliki sebuah ide “ Kata siapa , Sepertinya menarik “ Jawab Jaejoong dengan santainya ..

RaeMi membulatkan matanya ,Tidak dengan Yoochun yang hanya tersenyum dan bergumam “ Micheo”

“ Appa , Kau tidak  serius kan ? Bagaimana mungkin kau akan menemui para yeoja itu ?” Entah kenapa RaeMi merasa kesal dengan ucapan Jaejoong tadi “ Wae? Memangnya kenapa kalau aku menemui para yeoja itu ? “

“ Andhwae .. Pokoknya appa tidak boleh bertemu dengan  para yeoja itu “ Jaejoong mengerutkan alisnya “ Wae? Kenapa tidak boleh ? Memangnya kau ada hak apa melarangku ?”

“ Pokoknya kau tidak boleh bertemu dengan mereka .. Ada hak apa ? Aku anakmu tentu saja aku ada hak “ Jaejoong membulatkan matanya “ Wow , Bocah ini sudah bisa berbicara akan hak asasi .. Ya , Bagaimana pun ini hak ku juga memilih untuk bertemu atau tidak “

Diam ~

RaeMi hanya dapat dia terpaku medengar ucapan Jaejoong “ Appa , Jebal jangan bertemu .. Kau masih mencintai eomma kan ??” Jusrtu sekarang Jaejoong yang terdiam mendengar ucapan RaeMi “ Eommamu hanya masa lalu .. Jangan mengikut campuri urusanku “ Saat itu juga Jaejoong pergi dari hadapan RaeMi dan Yoochun yang terbengong – bengong ..

Damn !

Bagai hamparan petir mendengar ucapan Jaejoong , Namun RaeMi tidak mau menyerah akan ucapan Jaejoong tadi .. Dia sangat yakin kalau appanya itu tidak mungkin hanya menganggap eommanya masa lalu “ Gheotjimal .. Aku yakin kau sangat mencintai eomma .. Aku tidak akan menyerah , Aku tidak akan tinggal diam appa .. Aku akan mengagalkan pertemuanmu itu “

Jaejoong sama sekali tidak memperdulikan ucapan RaeMi , Dia langsung memasuki kamarnya dan menutupnya rapat – rapat ..

Saat ini pandangan RaeMi langsung terarah pada Yoochun , Melihat tatapan RaeMi yang mencurigakan Yoochun langsung focus kembali pada layar televise “ Ahjjusi bantu aku mengagalkan rencana appa untuk bertemu dengan para yeoja itu , Ne?” RaeMi merapatkan kedua tangannya seakan memohon pada Yoochun ..

“ Aku tidak ikut – ikutan dalam masalah ini “ Ujar Yoochun yang menolak , Namun RaeMi menarik – narik kemeja Yoochun “ Ahjjusi jebal , Jebal .. Bantu aku , Aku tidak ingin appa menikah dengan salah satu dari yeoja itu .. ahjjusi jebal “ Rengek RaeMi

Yoochun hanya menepuk jidatnya sudah menduga hal ini akan terjadi pada dirinya “ Baiklah aku akan membantumu .. Tapi tidak banyak “RaeMi langsung tersenyum sumringah “ Ahjjusi gomawo , Kau tenang saja ahjjusi .. Aku akan meminta bantuanmu kalau aku tidak bisa menangani appa “

“ Sudah ku duga akan seperti itu bocah “ Ujar Yoochun yang mengerucutkan bibirnya , Namun Raemi hanya tersenyum dan memeluk Yoochun “ Ahjjusi  kau bagai peri penolongku “ Menerima hal ini Yoochun hanya dapat menghelakan nafasnya saja ..

*****

Yoochun sedari tadi memperhatikan setiap gerak – gerik Jaejoong , Sepertinya dia sudah gila harus menuruti ucapan RaeMi agar mengawasi Jaejoong ..

“ Ya , Kenapa kau menatapku seperti itu ?”Jaejoong pun menyadari kalau sedari tadi Yoochun memperhatikannya , Namun Yoochun tidak menjawab dia semakinmenatap Jaejoong “ Aiissh orang ini , Kembali ke ruang kerjamu .. Dari pada kau disini menatapku seperti itu terus tidak ada kepentingan sekali”

“ YA , Jaejoong-ah kau yakin akan menemui para yeoja itu ?” Akhirnya Yoochun mengeluarkan suara juga yang memang sedari tadi ingin dia tanyakan pada Jaejoong “ Ya, Apa kau di suruh RaeMi untuk menanyakan hal ini padaku ? Hah “ Jaejoong memasang wajah curiganya pada Yoochun ..

“ Aniyo, Hanya saja aku heran tidak biasanya kau menerima untuk pertemuan .. Kau yakin dengan keputusanmu itu ? Apa ini hanya akal- akalanmu saja mengerjai RaeMi “ Sekarang  Yoochun lah yang menatap Jaejoong penuh curiga .

“Omo , Omo kenapa sekarang kau lebih memihak pada RaeMi “ Jaejoong seakan tidak terima dengan ucapan Yoochun yang menuduhnya “ Ahh , Sudah jawab saja kau yakin dengan semua ini ?” Yoochun sudah kesal karena sedari tadi orang yang di Tanya seakan mengalihkan pembicaraan ..

“ Tentu saja aku yakin , Memangnya bohongan .. Aku sudah janjian dengan salah satu yeoja itu sepulang dari kantor bertemu dengannya “ Yoochun membulatkan matanya tidak percaya kalau secepat itu pertemuannya “ MWO ? KAU SUDAH JANJIAN ?”

Melihat tatapan shock Yoochun membuat Jaejoong jengah “ Ne, Tadi para yeoja itu menghubungiku .. Mana mau aku menghubungi mereka duluan “ Ujar Jaejoong dengan angkuhnya ..

“ Omo ku fikir kau yang menghubunginya duluan , Jadi nanti pulang dari kantor kau akan bertemu dengan salah satu dari yeoja itu ??”Yoochun memastikan ucapan Jaejoong tadi “ Ne , Wae?”

Yoochun hanya tersenyum tipis “ Aniyo , Hanya memastikan saja “ Jaejoong semakin menatap Yoochun penuh curiga , Namun secepat mungkin dia menepisnya ..

Tanpa sepengetahuan Jaejoong , Yoochun mengirim pesan singkat pada RaeMi ..

To : RaeMi

Appamu akan bertemu dengan salah satu yeoja di foto kemarin ..

Nanti sore sepulang kerja ..

*****

RaeMi yang tengah menunggu kehadiran bus ,Sesuai dengan ucapan Jaejoong .. Sampai saat ini dia tidak pernah menjemput RaeMi lagi , Hanya mengantarkannya saja ..  Karena sekarang RaeMi sudah tahu arah jalan pulang jadi dia memutuskan pulang dengan bus ..

Namun di sela – sela menunggu bus , Dirinya di kagetkan oleh pesan singkat yang berasal dari Yoochun “ MWO ?? APA MAU BERTEMU DENGAN PARA YEOJA ITU “ Pekikan RaeMi sontak membuat orang sekitarnya terarah padanya .

Menyadari tatapan heran dari orang lain , RaeMi merasa malu dan mengucapkan sedikit kalimat “ Mianhae “

Masih terfocus dengan ponselnya tiba – tiba saja terbesit sebuah ide dari otak RaeMi , Tanpa ragu RaeMi mengetik beberapa kalimat membalas pesan Yoochun ..

To: Chun Ahjjusi

Kau tenang saja ahjjusi ..

Aku mempunyai ide yang cemerlang .. Okay

Saat itu juga RaeMi tertawa puas tersirat kelicikan dalam dirinya “Appa aku tidak akan membiarkan kau bertemu para yeoja itu “ RaeMi mengepalkan tangannya sangat antusias mengagalkan pertemuan Jaejoong ..

Brrmmm

Tiba – tiba terdengar sebuah motor tepat di depan halte bus tempat dimana RaeMi menunggu bus .. Terlihat jelas Sebuah motor besar berwarna hijau berhenti tepat di depan halte bus , RaeMi hanya mengerutkan alisnya saja ..

Orang yang membawa motor tersebut tiba – tiba membuka kaca helmnya , RaeMi semakin mengerutkan dahinya dan menatap tajam orang itu sepertinya dia kenal , Seperdetik kemudian seakan ingat siapa orang itu RaeMi membulatkan matanya “ Minho sunbae ?” Pekik RaeMi

Yah .. Namja itu memang Minho , Sebenarnya tanpa sengaja dia melihat RaeMi dihalte bus .. Entah dorongan apa yang membuat dirinya menghampiri RaeMi “ Menunggu bus ?” Tanya Minho tiba – tiba , RaeMi membulatkan matanya tidak biasanya Minho berkata seperti itu ..

“ Ne, Tentu saja aku menunggu bus “ Ujar RaeMi , Namun Minho hanya menganggukan kepalanya dan berkata “ Ohh , Arayo .. Kalau begitu aku pergi , annyeong “ Dengan nada datar dan super dinginnya Minho berlalu dari hadapan RaeMi ..

“ Aiissh , Apa – apaan namja itu .. Berhenti di depan halte bertanya pula , Dan pergi seenak jidatnya saja .. Micheo “ Dengus RaeMi dengan kesal melihat tindakan Minho seenak jidat itu ..

*****

Jaejoong terlihat tengah  membersekan beberapa map yang masih berada di meja .. Ya , Sekarang sudah pukul 5 sore , Jaejoong memang berniat untuk bertemu para yeoja itu ..

“ Kau yakin dengan keputusanmu itu Jaejoong “Ujar Yoochun yang sudah berkali – kali menanyakan hal tersebut pada Jaejoong “Aiissh orang ini .. Sudah ku bilang sangat yakin , Jangan berusaha menghalangiku .. Ara” Ketus Jaejoong pada Yoochun yang sedari tadi memperhatikan Jaejoong.

Jujur kali ini Yoochun tidak bisa berkata  apa – apa , Bahkan setelah menerima pesan singkat dari RaeMi sepertinya dia tidak perlu melakukan sesuatu hal pada Jaejoong .. Karena dia yakin RaeMi akan menanganinya ..Tapi apa yang akan di lakukan oleh RaeMi ? Batinnya

Kajima tteo najima

Nae gyeothe isseojul suneun eobtni

Geojitmal da geojitmal

Jeonhyeo deulijiga anha

Terdengar jelas ponsel Jaejoong berdering sangat keras “ Omo apa yeoja itu yang menelpon “ Gumam Jaejoong meraih ponselnya dan melihat nama yang tertera di ponsel tersebut bukan yeoja yang ingin dia temui melainkan RaeMi ..

“ Aiissh , Bocah ini untuk apa menelponku “ Mendengar gerutuan Jaejoong , Sontak Yoochun menatap kearah Jaejoong .. Saat itu juga di tekan tombol answer oleh Jaejoong “ YA , Wae Bocah ?”

“ Appa , Cepat pulang “ Terdengar suara RaeMi yang merengek meminta Jaejoong pulang “ MWO ? Ya , Bocah aku banyak pekerjaan ..  Aku tutup “ Belum sempat Jaejoong menutup telponnya dengan cepat RaeMi berkata “ Appa , Perutku sangat sekali .. Sepertinya aku usus buntu “

Deg !

Medengar hal itu entah kenapa membuat jantung Jaejoong berhenti berdetak “ MWO USUS BUNTU ??” Pekik Jaeejoong tidak percaya ..

“ Ne , Appa .. Sedari tadi perutku yang sebelah kanan sangat sakit sekali .. Sepertinya ini usu buntu , Auuu appo” Terdengar suara rintihan dari sebrang telpon , Jujur mendengar hal ini membuat Jaejoong sedikit khawatir “ Jinjayo . Kau merasakan sakit di sebelah kanan ?”

“ Ne , Appa .. Omo , Omo , Omo sakit sekali appa .. HUWAAAA appo , Appo “ Medengar RaeMi yang merintih kesakitan itu seakan membuat Jaejoong panic “ Ya .. Tetap berbaring aku akan segera pulang dan membawamu ke rumah sakit .. Chamkamanyo ara”

Jaejoong mengucapkan kalimat tadi dengan terbata – bata karena dirinya merasa khawatir dengan keadaan RaeMi , Setelah mengucapkan kalimat tadi Jaejoong langsung menutup telponnya dan terarah pada Yoochun “ Palli , RaeMi usus buntu .. Aku harus segera membawanya ke rumah sakit “

Dengan gerakan cepat Jaejoong meraih jasnya dan setengah berlari keluar ruangannya , Sedang Yoochun hanya mengikuti Jaejoong dari belakang dengan berjalan santai , Sebenarnya sedari tadi dia hanya tersenyum dan menahan tawa , Sepertinya dia tahu sesuatu yang tidak di ketahui oleh Jaejoong ..

*****

Seoul Hospital

Setelah tadi Jaejoong pulang ke apartementnya , Melihat RaeMi yang meringkuk kesakitan .. Saat itu juga dengan wajah khawatir Jaejoong membawa RaeMi ke rumah sakit bersama Yoochun ..

Setelah di periksa oleh dokter dan di beri obat oleh suster , Sekarang RaeMi masih meringkuk di ranjangnya ..

“ Uisa bagaimana keadaan anak ini ?” Tanya Jaejoong dengan nada khawatir , Sang uisa hanya menatap Jaejoong “ Nanti kau ke ruanganku ne , Aku ingin bericara serius denganmu “ Mendengar hal itu membuat Jaejoong benar – benar panic “ Wae? Kenapa tidak disini saja ? Apa anak ini mempunyai penyakit yang serius ?”

Lagi – lagi sang uisa hanya menatap Jaejoong “ Sudah lebih baik kau nanti keruanganku saja , Jagalah anak itu dulu “ Jaejoong menghelakan nafas beratnya dan menganggukan kepalanya ..

Di sisi lain ketika Jaejoong tengah berbicara dengan sang dokter , Yoochun sedikit berbisik pada RaeMi “ Ya , Kau tidak sakit kan ?” Yoochun menatap RaeMi curiga , Namun hanya senyuman yang tergores dari bibir RaeMi dan Yoochun sudah menduganya “ Aiissh anak ini .. Keunde , Kenapa uisa itu ingin berbicara serius pada Jaejoong .. apa kau mempunyai penyakit yang serius ?”

“ Molla , Tapi setahuku dulu aku tidak pernah mempunyai penyakit yang serius “Bisik RaeMi , Belum sempat Yoochun membalas ucapan RaeMi terlihat Jaejoong menghampiri dua orang ini membuat mereka langsung berpura – pura tidak berbicara ..

“ RaeMi-ah Ghwencana ?” Ujar Jaejoong yang duduk di samping ranjang RaeMi “ Ne, Ghwencana appa .. Kan tadi sudah di beri obat penahan sakit “ RaeMi tersenyum riang sambil mengusap perutnya ..

“ Baguslah , Kalau begitu “ Jaejoong menatap sendu kearah RaeMi , Namun tiba – tiba ponsel Jaejoong berdering kembali dan betapa kagetnya dirinya mendapati layar ponsel tersebut tertera nama yeoja yang memang harus dia temui sejam yang lalu ..

“Yeoboseyo ?”

“ Ya , Aku sudah menunggumu sejam di café kenapa kau tidak datang Jaejoong-ssi “ Terdengar teriakan dari seberang telpon membuat Jaejoong menjauhkan ponselnya “ Aiiisshh , Jangan berteriak seperti itu .. Mianhae aku tidak bisa bertemu denganmu , Ada urusan mendadak .. Aku tutup “

Jaejoong mengucapkan kalimat tadi dengan nada dinginnya , Dia tidak suka apabila orang berteriak – teriak di telpon “ Apa – apaan yeoja itu beraninya beteriak padaku” Gumam Jaejoong sambil menatap ponselnya ..

“ Waeyo , appa ?” Tanya RaeMi

“ Ahh aniyo .. Lebih baik aku ke ruang dokter dulu ne “ Ujar Jaejoong dan di jawab anggukan oleh RaeMi ..

Sesaat Jaejoong pergi , RaeMi dan Yoochun saling berpandangan satu sama lain “ YEAH .. Ahjjusi , Appa membatalkan pertemuannya dengan yeoja itu , Kita berhasil mengagalkannya ahjjusi “ Seru RaeMi langsung memeluk Yoochun ..

Melihat tingkah RaeMi seolah sehat – sehat saja , Bahkan kali ini RaeMi memeluk Yoochun dengan posisi berdiri , Sudah di pastikan Yoochun hanya tersenyum saja memperhatikan tingkah konyol RaeMi “ Ne , Kalau appamu tahu kau berpura – pura tamat riwayatmu Kim RaeMi” Ujar Yoochun , Namun RaeMi hanya mengembungkan kedua pipinya saja ..

^^^

Kali ini Jaejoong sudah berada di ruangan uisa “ Uisa seperti yang kau bilang tadi , Aku sekarang sudah ada di ruanganmu .. apa yang ingin kau bicarakan serius tadi ?”

Uisa itu menarik nafas beratnya “ Ne , Sepertinya  anak itu ada gangguan”

Deg !

Perasaan apa lagi ini , seolah nafas Jaejoong tersendat seketika “ Mwo ? Gangguan , Maksudmu ?”

Lagi –lagi sang uisa menarik nafas beratnya dan menghelakannya kembali “ Ne, Sepertinya anak itu gangguan .. Anak itu tidak mempunyai penyakit apa – apa kenapa mau di bawa ke rumah sakit “

Cettarrr

Seolah hantaman petir menyambarnya mendengar penyataan sang uisa “ MWO ? TIDAK SAKIT ?” Pekik Jaejoong dengan sekaget – kagetnya ..

“ Ne, Anak itu tidak sakit .. Tadi kau terlalu panic , Jadi ku berikan saja obat tidur padanya .. Aku bingung harus memberikan obat apa , Omo kenapa anak itu mengatakan sakit padahal dia tidak sakit “ Ujar Uisa itu membuat Jaejoong terdeiam seketika ..

Baru di sadarinya kalau dia tertipu oleh RaeMi “ YA … BOCAH BERANI – BERANINYA KAU MENIPUKU “Teriak Jaejoong dengan nada kesal membuat Sang dokter bergidik ngeri melihat keadaan kesal yang tersirat dari mata Jaejoong ..

*****

Setelah kejadian kemarin Jaejoong tertipu oleh RaeMi , Kemarin RaeMi di marahi habis – habisan oleh Jaejoong .. Tapi bagusnya Yoochun membela RaeMi , Bahkan sekarang Yoochun lagi – lagi mengawasi Jaejoong ..

Bahkan tadi dia mendengar kalau hari ini Jaejoong mau bertemu dengan yeoja keduanya saat makan sore , Tepatnya pukul 3 nanti .. Medengar hal itu Yoochun langsung memberitahu RaeMi , Bahkan Yoochun dengan liciknya ketika Jaejoong tengah rapat dan betapa bodohnya Jaejoong lupa membawa ponsel ..

Tepat saat itu , Yoochun mengirim pesan singkat yang bertulisan ..

Betemu lebih awal

Di café dekat kantorku pukul 1 .

Beberapa saat kemudian yeoja itu membalas

Ne , Nanti aku memakai gaun berwarna merah..

Kau sudah mengenalku di foto kan ..

Menerima balasan ini membuat Yoochun mengerutkan alisnya , Sungguh yeoja ini terlalu pede .. Tapi harus kalian ketahuai  Hal ini dia lakukan karena suruhan RaeMi “ Aiiissh , Yoochun sepertinya kau sudah gila menuruti bocah kecil itu “ Gumam Yoochun saat keluar dari ruangan Jaejoong ..

Tapi ketika dia keruang tengah , Terlihat RaeMi yang tengah berbicara dengan beberapa staff di ruangan tersebut “ Ahjjuma , Kau harus tahu kalau Jaejoong ahjjusi mau di jodohkan “ Terdengar RaeMi yang berbicara dengan para staff tersebut “ MWO DI JODOHKAN ?”

“ Ne, Bahkan dia di suruh untuk bertemu dengan 3 yeoja yang sudah di berikan fotonya oleh eommanya “ Lanjut RaeMi , Terlihat para staff itu seperti mengelluarkan tanduk kesalnya “ Issh ini tidak bisa di biarkan , Jaejoong sajangnim harus bertemu dengan yeoja yang tidak dia kenal , Bagaimana bisa eommanya melakukan itu”

Beberapa tanggapan dari staff tersebut , Melihat hal ini Yoochun hanya menggelengkan kepalanya saja “ Ya bocah , BErhenti bergossip “ Ujar Yoochun yang sudah ada di dekat RaeMi , Sontak para staff tersebut menunduk dan memberi salam pada Yoochun” Annyeong sajangnim” Hanya senyuman yang dia pancarkan pada para staff..

“ Cepat , Kita harus keluar jangan bergosip terus “ Ajak Yoochun sambil menarik tangan RaeMi , Namun terdengar jelas di telinga mereka teriakan para staff” RaeMi gomawo kau sudah memberitahu kami “

“ Keponakanmu daebak sajangnim”

Beberapa teriakan terdengar di telinga mereka , Namun mereka hanya cekikikan terutama RaeMi yang berkata “Issh ahjjuma itu , Sudah tahu aku tengah memanas – manasi mereka kenapa mereka malah beterima kasih padaku “

Plettaakk

Satu pukulan mendarat tepat di kepala RaeMi “ Auu appo ahjjusi” Rintih RaeMi kesakitan , Yoochun hanya tersenyum picik “ Itu pantas di dapatkan untuk anak kecil yang suka mengerjai orang yang lebih tua darinya “ Medengar hal itu RaeMi hanya mengerucutkan bibirnya kesal ..

“ Ahjjusi , Apa semua sudah beres ?” Tanya RaeMi, Yoochun hanya mengangukan kepalanya “ Bagus , Kita harus segera ke café .. “ Seru RaeMi yang menarik cepat tangan Yoochun ..

*****

RaeMi dan Yoochun sudah berada di sebuah café yang memang dekat dengan kantor Jaejoong , Kali ini mereka tengah memperhatikan seorang yeoja bergaun merah seakan menunggu seseorang ..

“ RaeMi-ah sebenarnya kita melakukan hal ini untuk apa ?” Ujar Yoochun pada RaeMi , Namun RaeMi hanya tersenyum “ Ahjjusi aku akan mengagalkan acara pertemuan appa hari ini , Kau tahu itu kan ?”

“ Arayo , Tapi maksud dari semua ini apa ?” Ujar Yoochun yang sedikit tidak mengerti dengan tingkah RaeMi “ Kau tenang saja ahjjusi aku sudah menyuruh tukang kebun sekolahku untuk menggantikan appa “

Saat itu juga Yoochun membulatkan matanya tidak percaya “ MWO ? TUKANG KEBUN “ TEriakan Yoochun membuat orang sekitarnya terarah padanya namun dengan cepat Yoochun membekap mulutnya sendiri ..

“ RaeMi-ah jangan bilang , Kau menyuruhku untuk memberi pesan agar yeoja itu datang lebih awal , Karena kau ingin menukar appamu dengan tukang kebun di sekolahanmu itu ?” RaeMi mengangukan kepalanya mantap “ Ne, Tadi aku meminta bantuan kang hodong ahjjusi untuk membantuku , Lalu ku berikan saja duplikat foto yeoja itu dan menyuruhnya menemu yeoja itu di café ini “

Mendengar penejelasan RaeMi membuat Yoochun geli , Sungguh dia tidak menyangka bagaimana RaeMi bisa mempunyai ide seperti ini , Bahkan sepertinya dia tidak menyerah walau kemarin dirinya di marahi habis – habisan oleh Jaejoong .

“ Ide yang bagus RaeMi-ah , Kau memang pintar “ Yoochun mengacak lembut rambut RaeMi , Namun sesaat mata RaeMi terarah pada seorang namja yang baru saja datang dan ingin menghampiri meja yeoja bergaun merah itu ..

“ Omo itu kang hodong ahjjusi “ Tunjuk Raemi pada namja berperawakan besar membuat Yoochun terarah pada orang tersebut “ Sepertinya yeoja itu akan merasa kesal” Gumam yoochun memandangi namja itu ..

Terlihat dari jarak yang lumayan dekat RaeMi dan Yoochun memperhatikan Kang hodong yang baru saja menapaki kakinya tepat di depan meja yeoja bergaun merah itu “ Annyeong sudah menunggu lama “ Ujar Kang hodong yang duduk di depan yeoja itu..

Melihat namja yang asing membuat yeoja itu mengerutkan alisnya “ Nuguya ?” Kang hodong hanya tersenyum ala shindong bonamana “ Ha ha ha siapa lagi kalau bukan Kim Jaejoong , Naega Kim Jaejoong “ Ujar Kang hodong berdusta karena ini suruhan RaeMi ..

Mendengar hal ini Yeoja ini langsung berdiri “ Bagaimana bisa Jaejoong adalah kau , Di dalam foto sangat terlihat jelas dia kurus “ Protes yeoja itu dan kang hodong menjawab “ Foto bisa menipu “ tepat saat itu juga

Bruugggggg

Sebuah lemparan tas mendarat tepat di wajah Kang Hodong membuatnya merintih kesakitan “ Ini pantas untuk namja yang sudah membohongiku “ Saat itu juga yeoja tersebut pergi dari hadapan Kang Hodong ..

“ Ya , Oddie ?” Ujar Kang hodong yang melihat yeoja itu pergi “ Pulang , Aku tidak tertarik pada namja sepertimu “ Kang hodong hanya diam terpaku mendengar ucapan yeoja tersebut ..

RaeMi dan Yoochun yang mendengar dan melihat hal itu langsung terawa bersama – sama , Bahkan mereka melakukan high five “ Yess , Rencana berhasil ahjjusi “ Lagi – lagi Yoochun dan RaeMi melakukan high five sambil tertawa puas ..

^^^^

Sedangkan Jaejoong yang baru saja selesai rapat dan kembali ke ruangannya .. di dapatinya ponsel tengah berdering keras dan ketika dia melihat kelayar ponsel ternyata eommanya , Tanpa ragu dia angkat pangilan tersebut ..

“ Yeo..” Belum sempat Jaejoong melanjutkan kata – katanya sudah terdengar suara nyaring di seberangnya “ YA , KIM JAEJOONG .. Kenapa kau melakukan penukaran orang untuk bertemu dengan yeoja itu “

“Eomma , Maksudmu apa?”Tanya Jaejoong tidak mengerti

“ Jangan pura – pura tidak tahu , Kau menyuruh orang lain yang bertubuh agak besa untuk bertemu dengan yeoja itu kan .. Ahh kau ini kenapa harus melakukan itu , sungguh mengecewakan”

Tuttt tuttt

“ EOMMA , YA EOMMA “ TEriak Jaejoong berusaha menjelaskan , Tapi sepertinya telpon itu sudah benar – benar di tutup oleh eommanya ..

Jaejoong terdiam sesaat mencerna tiap kata yang terlontar dari eommanya dan saat itu dia mengutak – atik ponselnya mendapati pesan singkat yang dia kirim meminta pertemuan lebih awal , Namun dia tidak merasakan pernah memberi pesan ini pada yeoja itu ..

Jaejoong yang baru tersadar kalau semua ini ulah RaeMi dan pasti dibantu oleh Yoochun , Dia sudah sangat yakin ini ulah mereka berdua “ YA , KALIAN BERDUA TAMAT RIWAYAT KALIAN HAH .. MENGAGALKAN PERTEMUANKU “ TEriak Jaejoong dengan kesal dan meremas – remas tangannya memasang wajah evil ..

****

Pukul 19 : 30 terlihat Jaejoong sudah mengenakan pakaian rapi , Sedari tadi RaeMi memandangi Jaejoong yang terlihat ingin pergi , Sedangkan Yoochun yang memang berada di apartement Jaejoong dia memilih menonton tv ketimbang memperhatikan dua orang yang membuat kepala pusing .

“ Appa oddiseo ?” Tanya RaeMi dengan tatapan penuh curiga dan merentangkan tangannya menahan Jaejoong , Namun Jaejoong hanya tersenyum licik “ Tentu saja aku ingin menemui yeoja ketiga dan kali ini kau tidak bisa mengagalkannya .. Minggir “ Jaejoong menyingkirkan tangan RaeMi dan berjalan menuju pintu utama ..

“ APPA … ANDHWAE “RaeMi dengan cepat merentangkan tangannya kembali di depan Jaejoong menahan Jaejoong agar tidak keluar “ Andhwae , Kau tidak boleh pergi appa . .ANDHWAE”

“ YA , Bocah apa – apaan kau .. Minggir aku ingin pergi , Kau tidak bisa menghalanginya “ Lagi –lagi Jaejoong menyingkirkan tangan RaeMi “ Appa jebal .. Gajima “ Rengek RaeMi

Namun Jaejoong hanya tersenyum licik dan berlalu pergi meninggalkan RaeMi yang diam mematung seperti orang bodoh , Yoochun yang memang mendengar berisik – berisik itu hanya cekikikan saja ..

Tidak dengan RaeMi yang langsung menghampiri Yoochun dan berkata “ Ahjjusi , Ottoke? Appa menemui yeoja ketiga itu .. Ahhh ottoke ahjjusi “ RaeMi menarik – narik tangan Yoochun membuatnya sedikit kesal juga ..

“ Sudah biarkan saja hanya kali ini saja menemui yeoja itu “ Mendengar ucapan Yoochun membuat RaeMi membulatkan matanya “ Mwo ? Biarkan ? Ini tidak bisa di biarkan .. Aku harus mencari ide untuk  mengagalkannya sekarang juga “ Ujar RaeMi menggebu – gebu ..

Yoochun hanya dapat menghelakan nafasnya saja “ Anak ini benar – benar keras kepala sekali , Sama seperti appanya “ Gumam Yoochun sambil mengegelngkan kepalanya.

Sesaat kemudian seakan sebuah lampu terang tiba – tiba muncul dari otak RaeMi “ Ahjjusi , Aku punya ide “ Seru RaeMi

“ Mwo?” Yoochun benar – benar bingung dengan ucapan Raemi , Namun RaeMi hanya tersenyum dan berkata “ Aku punya ide yang bagus ahjjusi , Kau harus ikut aku .. Ka “ Tanpa persetujuan Yoochun tangannya sudah di tarik lebih dulu oleh RaeMi membuatnya tidak bisa berkutik .

*****

Kali ini RaeMi dan Yoochun berada di apartement Raeyeon tetangga sebelahnya , Sungguh Yoochun tidak mengerti kenapa RaeMi membawanya kesini .. Bahkan terlihat Minho yang memang ada di apartement ini tengah menatap RaeMi dan Yoochun tajam ..

“ RaeMi-ah sebenarnya ada apa kau kesini ? Apa appamu tidak memberimu makan malam ?” Tanya Raeyeon ..

“ Ne yeoja babo , Ada urusan apa kau pada nuna ku ? hah “ Timpal Minho dengan ketusnya membuat Raeyeon menatapnya agar diam ..

Namun RaeMi hanya tersenyum “ Sunbaenim , aku tidak ada urusan denganmu .. Aku ada urusan dengan nuna mu ini , Raeyeon eonni” Ujar RaeMi membuat Raeyeon dan Yoochun ingin tertawa karena sekarang wajah Minho sangat kesal “ YA.. Kau yeoja babo …” Belum sempat Minho melanjutkan kata – katanya ..

“Dia ada urusan dengan ku , Kau diam saja “ Ujar Raeyeon membuat Minho terdiam membeku dan kembali menatap RaeMi” RaeMi kau bilang ada urusan denganku , Urusan apa ?”

Sesaat RaeMi menatap Yoochun yang duduk di sampingnya dan kembali menatap Raeyeon “ Eonni , Bisa kah kau menolongku malam ini , Berpura – pura menjadi tunangan appa , Mengakui di depan yeoja yang sekarang dia ingin temui “

Mendengar ucapan RaeMi membuat ketiga orang di sekitarnya membelalakan matanya “ MWO ? BERPURA – PURA MENJADI TUNANGAN JAEJOONG ?” Pekik Raeyeon sangat shock ..

“ Ya , RaeMi .. Apa – apaan kau menyuruh nuna ku untuk berpura – pura menjadi tunangan ahjjusi menyebalkan itu .. Andhwae andhwae “ Protes Minho dengan nada kesalnya

“ RaeMi-ah , Ini yang kau maksud ide bagus tadi ?” Ujar Yoochun yang tak kalah shocknya , RaeMi mengangguk mantap pada Yoochun dan kembali terarah pada Raeyeon “ Ne, Eonni jebal tolong aku .. Sekarang appa bertemu dengan yeoja ketiga yang ingin di jodohkan padanya , Tapi aku tidak ingin apabila appa menikah dari salah satu yeoja itu .. Sedangkan eommaku belum lama meninggal , Aku takut dia melupakan eomma “

Dengan nada memohon RaeMi berucap kata itu dan sebenarnya apabila mengucap nama eomma ingin sekali dia menangis , Melihat RaeMi yang seperti itu Raeyeon sangat Shock dan iba pada RaeMi namun tidak mungkin baginya juga untuk menerima keinginan RaeMi itu .

“ Nuna , Jangan percaya .. Ini hanya akal – akalannya saja “ Ujar Minho sambil menatap ketus pada RaeMi ..

“ Eonni , Jebal .. Hanya kau harapanku , Aku tidak ingin appa menikah .. JEbal eonni “ Kali ini RaeMi memohon dan berlutut di depan Raeyeon sontak membuat tiga orang di sekitarnya terkaget – kaget melihat adegan ini “ Eonni , Aku sangat mencintai eomma .. Aku tidak ingin appa menikah , Aku tidak ingin mempunyai ibu tiri .. Jebal bantu aku eonni”

Terlihat mata RaeMi yang berkaca – kaca membuat Raeyeon semakin iba , Bahkan sekarang Raemi mengenggam erat tangan Raeyeon “ Eonni “

“ Nuna jangan percaya pada ucapannya “ Lagi –lagi si kepala batu Minho berprotes , Raeyeon tidak bisa menjawab apa – apa dia bingung harus berucap apa pada RaeMi , Haruskan dia menerima permintaan RaeMi ini” Eonni jebal “ Lagi –lagi RaeMi memohon pada Raeyeon namun sedari tadi dia tidak bergeming sedikit pun ..

Yoochun yang memang mendengar semua itu langsung memegang pundak RaeMi “ Irona , Biarkan kalau dia tidak ingin membantumu .. Orang tidak bisa di paksakan RaeMi , Biar aku saja yang mengagalkan semuanya “ Ujar Yoochun membuat RaeMi tertegun dengan ucapannya “ Ahjjusi  “

“ Irona , Biar aku beri peringatan pada Jaejoong sekarang juga “ Ujar Yoochun yang membantu RaeMi agar bangun , RaeMi hanya dapat menganggukan kepalanya pada Yoochun ..

“ Mianhae sudah menganggu , Kami sebenarnya tidak ingin melibatkanmu dalam masalah ini .. Mianhae , Kami permisi dulu “ Ujar Yoochun yang membimbing RaeMi untuk keluar apartement Raeyeon , Namun belum sempat mereka pergi sebuah suara mengangetkannya “ Baiklah , Aku akan membantumu RaeMi” Entah lah dia merasa bersalah apabila tidak menolong RaeMi dan kata hatinya mengatakan untuk menolong RaeMi .

Saat itu juga RaeMi dan Yoochun membalikkan badannya terlihat Raeyeon yang tersenyum pada kedua orang ini “ Jinja eonni kau mau menolongku ?” Seru RaeMi dengan riang , Namun Raeyeon hanya menganggukan kepalanya saja “ Eonni gomawo “ RaeMi langsung menerobos memeluk Raeyeon dengan erat ..

Terlihat Minho yang sangat kaget dengan ucapan Raeyeon “ Nuna , Kau menerima keinginan yeoja babo ini ?” Raeyeon hanya tersenyum pada Minho “ Aiissh , Bagaimana ini bisa terjadi .. Kalau begitu aku akan ikut dengan kalian mengawasi raeyeon nuna ku “

Medengar ucapan Minho yang lain hanya tertawa saja , BEgitu juga Yoochun yang awal memang sedikit kesal dengan Raeyeon tapi hal itu seakan memudar begitu saja .

*****

Jaejoong terlihat sangat menikmati makan malamnya dengan yeoja yang memang dia temui di sebuah café yang cukup mewah ..

“ Jaejoong-ssi , Apa makananya enak ?” Ujar yeoja itu , Jaejoong hanya tersenyum padanya “Ne, Eunji-ssi mashita “

Sedari tadi tidak banyak yang di tanyakan Jaejoong melainkan yeoja tersebutlah yang terus bertanya pada Jaejoong ..

“ Jaejoong-ssi , Menurutmu aku cantik tidak ?” Ujar Eunji sambil tersenyum malu , Lagi – lagi Jaejoong hanya tersenyum tipis “ Ne, Neo Yeoppoda “ Mendengar ucapan Jaejoong membuat yeoja itu semakin tersipu malu ..

“ Omo , Omo siapa yang kau bilang yeoppo ? Gadis ini ? iissh yeoppo dari mana “ Ujar seseorang membuat kedua orang ini terarah pada orang tersebut dan saat itu juga Jaejoong membulatkan matanya melihat orang yang memang dia kenal “ Raeyeon ?” Pekik Jaejoong

“ Untuk apa kau disini ?” Jaejoong semakin tidak percaya ada Raeyeon di café ini dan langsung menimpali ucapannya tadi “ Nuguya ?” Tanya Eunji sambil menunjuk Raeyeon .

“ Ahh , Dia …” Belum sempat Jaejoong melanjutkan ucapannya sudah di potong oleh Raeyeon “ Aku tunangannya , Aku Kim Raeyeon tunangannya Kim Jaejoong “ Sebenarnya Raeyeon setengah tidak ikhlas mengucapkan kalimat itu ..

Mendengar hal tersebut membuat eunji kaget , Terutama Jaejoong yang terbelalak kaget tidak percaya Raeyeon mengucapkan kalimat itu “ MWO ? TUNANGAN JAEJOONG ?” Pekik Eunji tidak percaya

“ Ne, Aku tunangannya “ Ulang Raeyeon , Jaejoong menatap tajam Raeyeon dengan tatapan ingin membunuh “ YA .. KIM RAEYEON BAGAIMANA BISA KAU BERKATA SEPERTI ITU ? HAH “ Teriak Jaejoong yang sangat kesal dengan ucapan Raeyeon ..

“ Ya , Benar kah kau tunangan Jaejoong ? Apa buktinya “Ujar Eunji setengah tidak mempercayainya , Dan kali ini Jaejoong terarah pada eunji “ Eunji-ssi , Aniyo dia buka…” Lagi – lagi ucapan Jaejoong terpotong

Betapa kaget dirinya mendapati Raeyeon yang mengecup lembut pipinya , Sungguh Raeyeon pun tidak mengerti kenapa dia melakukan hal ini ..

“ YA.. KIM RAEYEON “ Teriak Jaejoong sambil memegang pipinya yang di kecup tadi , TErlihat Raeyeon hanya menelan ludahnya dan tidak dapat di pungkiri wajah Raeyeon merah padam ..

Bahkan sedari tadi dalam hatinya dia terus meruntuki dirinya sendiri , Aiissh Raeyeon  babo kenapa kau melakukan hal tadi .. Batin Raeyeon !

“ Semuanya sudah jelas JAejoong-ssi .. Aku tidak ingin menganggu hubungan orang lain .. Permisi “ Ujar Eunji yang pergi dari hadapan Jaejoong dan Raeyeon ..

Setelah Eunji pergi , Sekarang mata Jaejoong menatap tajam pada Raeyeon “ YA , BABO .. KENAPA KAU MELAKUKAN HAL TADI ? Hah “ Teriakan Jaejoong membuat Raeyeon menutup telinganya ..

“ Ya , Aku melakukan semua ini karena suruhan RaeMi .. Aku di suruh berpura – pura menjadi tunanganmu “ Ujar Raeyeon membela dirinya ,Namun Jaejoong semakin menatap tajam pada Raeyeon “ Tapi kenapa kau mencium pipi ku ? Hah “

Mendapati pertanyaan Jaejoong membuat Raeyeon tidak bisa berkutik , Entah dia harus berkata apa .. Karena dia melakukan hal itu pun seakan bukan dia yang menginginkannya ..

“ Appa , Kau jangan memarahinya .. Tadi hanya ackting Raeyeon eonni “ Ujar RaeMi yang tiba – tiba sudah ada di samping Raeyeon begitu juga dengan Minho dan Yoochun “ Kalian” Pekik Jaejoong tidak percaya dengan penglihatannya ..

“ Raeyeon eonni , Actingmu tadi sangat keren sekali .. Daebak “ RaeMi mengangkat kedua ibu jarinya pada Raeyeon “ Gheure tadi aku hanya acting “ Ujar Raeyeon yang tersenyum ..

“ Tetap saja kau sudah menciumku seenak jidatmu babo “ Ujar Jaejoong dengan kesal pada Raeyeon ..

“ Appa jangan salahkan Raeyeon eonni , Salahkan aku saja “ Ujar RaeMi yang membela Raeyeon , Sekarang Pandangan Jaejoong terarah pada satu persatu orang di sekitarnya ini “ KALIAN SEMUA SALAH “ Mendengar teriakan Jaejoong membuat mereka semua menelan ludah ..

“Mianhae appa , Mereka tidak salah tapi aku yang salah sudah melibatkan mereka “ Ujar RaeMi seakan bersalah “ Kau memang salah bocah , Berapa banyak orang yang libatkan dalam masalah ini ? Aku sudah yakin semua kegagalan ini ulahmu “ Jaejoong sedikit menjitak kepala RaeMi ..

“ Dia hanya tidak ingin kau menikah Jaejoong “ Ujar Yoochun yang angkat bicara “ Aiissh kalian berdua memang biang keroknya .. Kau Yoochun kenapa mau membantu bocah kecil ini “ Ujar Jaejoong dengan nada kesalnya ..

“ Appa , Halmoni sangat membenci eomma ne ?” Tanya RaeMi tiba – tiba membuat  yang lain terarah pada RaeMi , Terutama Jaejoong yang diam terpaku dengan pertanyaan RaeMi “ Itu .. saat di kantor aku mendengar halmoni…” Belum sempat RaeMi melanjutkan kata – katanya telunjuk Jaejoong sudah berada tepat di bibir RaeMi ..

“ Jangan dengar ucapannya , Eomma mu orang baik .. Bagiku dia orang yang paling baik yang pernah aku kenal  “ Ujar Jaejoong membuat RaeMi terdiam “ Appa “ Entah kenapa RaeMi sangat terharu dengan ucapan Jaejoong bahkan baru kali ini mendengar Jaejoong berbicara selembut ini ..

“ Ahh ini sudah larut .. Bocah kau harus pulang , Besok kau harus  sekolah .. Memangnya kau mau terlambat ?”Ujar Jaejoong seakan mengalihkan pembicaraan , Sedang RaeMi hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya “ Ka .. Kita pulang “ Seru Jaejoong langsung menarik tangan RaeMi tanpa menghiraukan tiga orang yang masih memperhatikan mereka ..

Ketiga orang ini memang sedari tadi mendengarkan kata – kata yang terlontar dari mulut RaeMi dan Jaejoong , Raeyeon baru kali ini juga dia melihat Jaejoong berbicara selembut itu ..

Melihat RaeMi dan Jaejoong yang sudah pergi , Ketiga orang ini hanya tersenyum saja “ Pintar sekali dia mengalikan pembicaraan dan meninggalkan kita disini “ Ujar Raeyeon sambil tersenyum dan menatap punggung dua orang itu ..

“ Ne, Jaejoong babo .. Padahal dia mengkhawatirkan dan menyayangi anak itu , Tapi selalu dia tutupi “ Timpal Yoochun yang sama seperti Raeyeon tersenyum , Dia memang tahu betul kalau Jaejoong sebenarnya khawatir dengan RaeMi , Dia tidak ingin RaeMi sedih karena mengingat ucapan eommanya waktu itu jadi dia langsung mengunci mulut RaeMi dengan telunjuknya seraya memberikan kata – kata yang membuat hati RaeMi tenang ..

“ Ahhh , Ahjjusi itu enak sekali mendapati kecupan darimu nuna .. Aku saja yang keponakanmu jarang sekali mendapati  kecupan itu , Nuna aku pun  ingin mendapat kecupan itu ” Ujar Minho sambil menunjuk – nunjuk pada pipinya  membuat yang lain terarah padanya

Pletaakkk

Satu pukulan mendarat mulus di kepala Minho “ Auu , Appo nuna “ Rintih Minho kesakitan “ YA , Kecupan – kecupan kau masih kecil babo .. Jangan berharap mendapat kecupan dariku “ Ujar Raeyeon kesal ..

“ Lalu kenapa tadi kau mengecup ahjjusi itu ?” Protes Minho , Raeyeon menatap tajam Minho “ ITU HANYA ACTING “ Teriak Raeyeon langsung berlalu dari hadapan Minho , Mendapati Raeyeon yang pergi tiba – tiba membuat Minho menaikan alisnya dan tersenyum ..

“ Ya nuna ,  Chamkaman kita pulang bersama “Ujar Minho yang mengejar Raeyeon seraya menggamit tangan Raeyeon dengan manja “ Nuna kau marah dengan ucapanku .. Omo aku hanya bercanda , Aku juga kan ingin di berikan kecupan oleh nuna “

Raeyeon kembali menatap tajam Minho dan berteriak “ YA .. CHOI MINHO “ Tapi teriakan itu hanya di sambut senyuman dan gamitan manja dari Minho seraya menarik tangan Raeyeon keluar dari café ini ..

Sedangkan Yoochun yang baru menyadari kalau dirinya sudah di tinggal sendirian  dengan orang – orang itu , Saat itu juga dia berteriak “ AIIISSHH , YA .. KALIAN SEENAK JIDAT MENINGGALKANKU SENDIRIAN “

******

Jaejoong terlihat masih asik berkutat dengan map – mapnya yang berserakan di mejanya , Memang seharian ini waktu dia sangat padat.. Tapi sesaat matanya tertuju pada luar jendela hujan deras dan awan gelap ..

Padahal ini masih pukul 15:00 siang tapi hujan deras dan awan gelap sangat terlihat jelas oleh matanya , Entah kenapa fikirannya tertuju pada RaeMi sedang apa bocah itu ..

Cetarrrrr

Beberapa kilatan seram membuat Jaejoong terkaget , Namun bagaimanapun dia harus kembali terfocus pada perkerjaannya terlebih lagi sekarang dia tengah rapat direksi ..

Drrttt

Terlihat jelas oleh Jaejoong ponsel yang memang berada di atas meja itu bergetar , Namun dia yang terfocus dengan persentasi dari beberapa staff seakan tidak memperdulikannya , Bahkan sudah beberapa kali ponsel tersebut begertar tapi dia enggan mengangkat telponnya ataupun melihat siapa yang menelpon ..

Drrttt

Lagi – lagi ponsel Jaejoong menyala “ Sajangnim ponselmu bergetar “ Ujar Yoseob yang memang bernotebane sekertaris Jaejoong “ Biarkan saja “ Ujar Jaejoong ..

“ Sepertinya penting , Sedari tadi aku melihatnya menyala “ Ujar Yoseob , Jaejoong menatap Yoseob dengan kesal dan meraih ponselnya terlihat jelas Little Seora terpampang jelas di ponselnya “ Mianhae , Aku menerima telpon dulu “ Ujar Jaejoong membuat yang lain terdiam dan memberikan ijin pada atasannya itu untuk menerima telpon .

Saat di luar ruangan Jaejoong langsung mengangkatnya “ Ya , Bocah waeyo ?”Tanpa basa – basi lagi Jaejoong menanyakan hal tersebut ..

“ Appa cepat pulang “ Ujar RaeMi di seberang sana , Membuat Jaejoong mengerutkan alisnya “ Aiissh , Bocah aku banyak pekerjaan kantor , aku akan pulang terlambat “

“Appa bisa kau menunda pekerjaanmu itu , Di luar hujan deras , Awan terlihat sangat gelap ,Bahkan petir sudah menyambar .. Aku takut mati lampu appa “Jaejoong semakin mengerutkan alisnya dan langsung tertawa “ Hahaha , Bocah babo .. Kalau mati lampu ya kau calakan saja lilin atau emergenci “

“ Appa , Jebal pulanglah .. Aku takut gelap “ Rengek RaeMi namun Jaejoong semakin tertawa “ Ya , Jangan berusaha membohongiku .. sudah cukup kebohonganmu saat kau bilang sakit perut dan mengatakan usus buntu , Sekarang kau bilang kau takut kegelapan .. Jangan bergurau RaeMi kau sudah besar , Sudah aku tutup .. Aku sedang rapat “

Tut tut tut

Tanpa menunggu jawaban RaeMi , Jaejoong sudah menutup telponnya dan kembali pada ruang rapat itu seraya kembali terpfocus dengan presentasi yang tengah di terangkan oleh staffnya ..

Belum ada beberapa menit tadi Jaejoong menerima telpon , Kali ini ponselnya bergetar kembali dan terlihat jelas RaeMi yang menelponnya lagi (?)

“ Aiish , Bocah ini menganggu saja .. Kenapa harus menghubungiku  di saat rapat seperti ini “ Dengan malas Jaejoong kembali mengangkat telpon tersebut tanpa keluar ruangan , Tapi sepertinya yang ada diruangan ini mengerti akan bossnya itu , Tapi terlihat Yoochun yang memperhatikan Jaejoong sedari tadi ..

“ Wae? Apa lagi ?” Ujar Jaejoong dengan sedikit berbisik ..

“ Appa , Jebal pulanglah .. Aku takut kalau mati lampu “ Ujar RaeMi dari seberang , Jaejoong hanya menghelakan nafasnya “ RaeMi aku sedang rapat dan sangat sibuk , Kau menyuruhku pulang .. Micheo “

“ Appa , Je jebal pulang .. petir terus menyambar , Aku benar – benar takut gelap appa .. Je jebal “ Terdengar suara RaeMi yang terbata – bata “ Aiishh bocah ini , Kau sudah besar RaeMi .. Untuk apa kau takut gelap .. Itu hal yang konyol Kim RaeMi “

“ App….” Terdengar ucapan RaeMi terpotong , Jaejoong benar – benar kesal dengan sikap RaeMi yang seenak jidat ini , Saat itu juga tanpa ragu Jaejoong ingin menutup ponselnya namun belum sempat dia munutupnya tiba – tiba “ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Sebuah jeritan membuat Jaejoong membelalakan matanya ..

Deg !

Entah kenapa saat itu juga jantungnya berdegup kencang , Perasaan khawatir terselimut dalam benaknya “ RaeMi-ah Ghwencanayo ?” Dengan nada yang cukup keras Jaejoong lontarkan membuat seisi ruangan ini terarah padanya terutama Yoochun yang memandang kaget Jaejoong , Sayangnya di sebrang sana tidak ada jawaban sama sekali dari RaeMi ..

“ YA , KIM RAEMI .. GHWENCANAYO ?” Teriak Jaejoong , Namun lagi – lagi tidak ada jawaban dari RaeMi “ Ya, Ya RAEMI .. Jawab aku , Neo Ghwencana “ Lagi – lagi Jaejoong setengah berteriak tepat di ponselnya ..

Sayangnya tidak ada jawaban sama sekali dari RaeMi , Jantung Jaejoong pun semakin berdetak kencang seolah rasa kekhawatirannya semakin bertambah “ Mianhae , Rapat ini di tutup “ Ujar Jaejoong yang tampak seperti orang kebingungan dan saat itu juga dia pergi dari ruang rapat dengan tergesa – gesa .

Melihat Jaejoong yang seperti itu , Semua staff tampak bingung dengan keadaan Jaejoong .. Tepat saat itu juga Yoochun pun mengikuti Jaejoong dari belakang ..

*****

Review next chap … ( tapi aku belum buat ne ) hehe hanya planing ajah …

” Omo RaeMi Ghwencana “

**** 

” Bagaimana keadaannya ?”

” Apa anak ini mengalami hal yang tidak mengenakan saat masih kecil ?”

**** 

” RaeMi tidak sekolah , Dia sakit “

” Lebih baik kita ke apartement RaeMi “

**** 

” Ya , Neo Kim RaeMi ? Anak Kim Seora ?”

Plakkkkk

**** 

” Ya, Kim Jaejoong .. Eomma sudah tau semuanya , Sejak kapan kau tinggal dengan anak jalang itu ? Hah “

**** 

ottokhe ? masih berminat kah membaca fanfic saya ini ?? hehe 

kemungkinan juga nanti aku telat lagi post part 8 , cush aku ada banyak tugas kampus semua mengenai programing n makalah … * curcol * 

harap maklum ne , tapi masih setia nunggu ff ini ga ? hehehe

ya udah segitu ajah .. tolong di komen ya bagi yang udah baca ..okay 

13 thoughts on “Me and Dad Part 7

  1. Wiuhhhh semakin seruu ceritanyaaa,,,appax kelihatannyaa sayang bnget sama raemi,,ayoo aninn critaanyaa dilanjutinnn ĄƘųω tunggu kelanjutannyaa,,Ğǟ papa ĸ☺ĸ telat,,,

    Gomawooo^^

  2. banyak juga idenya raemi😀
    waktu jj ngomong klo sora itu orang baik bikin terharu deh
    minho udah suka sama raemi ya?
    ponakan sama tante 11 12, tanpa permisi cium2 orang🙂

  3. kyaa —– eonni mianhae baru comment..
    ini aja aku barusan baca part 6 ma 7..
    lagii sibuk soalnyaa. hehehhehe,,,,
    mwoyaa perang sandal ituu bapaknyaa. wahhh..wahh..
    eonnie sumpaahhh konfliknya semakin keren…
    n gag sabar nunggu part selanjutnyaa cz kayaknyaa part besok itu eommanya si jaejong sudah tau raemii donkk?
    trus gimana nasib raemii.. semoga jaejoong memihak sama raemiii.. kgagg malah ngikutin raemii,,,
    trus bagaimaana nasib selanjutnya sii raemmii? wahhhh kasiiihann

  4. Akhir’a d’post jg lanjutan’a.. #lompat-lompat

    makin lama cerita’a bikin dag dig dug,seneng bgt d’part ni si Raemi gagalin pertemuan Jae sm 3 yeoja itu..haha ghokil bgt sampe blg usus buntu sgala,truz Kang Hodong pura2 jd Jae,parah..udh gtu Raeyeon pake cium2 Jae sgala,haduuh ampe ketawa baca’a..😀

    gak nyangka trnyata Minho manja bgt sm Raeyeon,pdahal d’sekolah sok cool n sok galak tp ternyata..hoho jd pnasaran apa yg d’blg sm Jinki ttg rahasia’a Minho sm dia smua..

    Ehm d’part slanjut’a,Eomma Jae tau klo Raemi anak’a Jae n Seora? Omo,gmn nanti’a? Pasti bakalan sedih deh,kesian Raemi..

    Pokok’a aku tunggu part selanjut’a #gak sabar
    hayo semangat!

    DAEBAK😀

  5. wakakakak…
    gokiiiiiiil pisan euy… XDD
    aku ngakak parah waktu baca adegan lempar melempar sandal..
    sumpah ya..dpt ide dari mana pula adegan spt itu wakakakak XDDD

    Raemi itu lugu dan polos, tapi kalo menyangkut penggagalan kencan butanya si jeje otaknya langsung encer wakakakak..
    tengil juga ya diam2 si Raemi..apalagi ada yoochun yang seorang malaikat sekaligus devil..
    ckckck Raemi ama Yoochun malah kompak..

    uwooo Raeyeon maen cium2 pipi Jeje ajah…
    untung tuh si Raeyeon bisa ngecup pipi namja sekece Jeje *aku jg mau dong, tapi ama Yoochun* XDDD

    waduh, gara2 prnah ngebohongin Jeje, si Raemi jadi nggak dipercaya lagi ama jeje..
    padahal itu Raemi bneran takut gelap..
    kalo gak salah Raemi itu fobia gelap ya..aigoo

    waduh waduh itu kenapa si Raemi?
    pingsan ya?
    kyaaa ayo jeje cepetan tolong anakmu..

    kyaaa teasernya capcus..

    apakah eommanya jeje bakal tau keberadaan Raemi di apartemen jeje?
    soalnya itu kok kayak ada adegan tampar menampar gitu..

    auuuuuuuuu*lolongan serigala*
    aku penasaran chagi…
    cepetan ya updatenya..

    nyahahaha XDDD

    NB: saya semakin suka ama cerita ini🙂

  6. Ping-balik: Me and Dad Part 8 | Kimraemi's Blog

  7. Ping-balik: Me and Dad Part 9 | Kimraemi's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s