Me and Dad Part 6

Author :: Kim RaeMi

Tittle :: Me and Dad

Ganre ::AU , Angst , Family , Romance

Rating : Teenager

Length :: Chaptered

Summary ::  Saranghae Appa ..

BackSound : Park Yoochun – The empty space for u , Kim Jaejoong – II’I Protect u , Kim Junsu –  You are so beautiful ,  A Pink – Hope you like us , Jung Yonghwa  – I Miss U ,Kang Minhyuk – Star  , JYJ – In Heaven ..

Disclaimer :: FF ini hanya fiktif belaka , Semua cast milik pembaca anggap cast ocs itu diri kalian .. Cerita hanya milik saya dan murni dari otak saya .. Kekke~

Main Cast ::

  • Kim Jaejoong
  • Kim RaeMi ( YOU )
  • Kim Raeyeon
  • Choi Minho

Other Cast 

  • Park Yoochun
  • Lee Jinki
  • Lee Taemin
  • Lee Sueun
  • Park Hyeshi

Brakkkk

Terlihat Yoochun lah yang membuka pintu dan menutupnya asal sampai mengeluarkan suara yang keras , Sambil tersenggal sengal dia mengatur nafasnya “ Jaejoong , Eommamu menuju ruanganmu “ Saat itu juga Jaejoong terbelalak kaget “ MWO ? EOMMA ?”

****

Yoochun yang berniat ingin mengambil berkas – berkas di lobi , Langkahnya terhenti ketika melihat orang yang sangat dia kenal .. Seorang yeoja paruh baya yang sudah dia anggap seperti ibunya sendiri ..

Tapi dia pun masih belum yakin apa matanya benar – benar melihat orang yang dia maksud , Yoochun pun menegaskan pandangannya dan betapa kagetnya dia ternyata yeoja tersebut adalah yeoja yang dia maksud “ MWO ? EOMMA JAEJOONG “ Pekik Yoochun

Saat itu juga dia meraih ponselnya berniat menghubungi Jaejoong , Tapi berkali – kali dia berusaha menghubungi Jaejoong tidak kunjung sapaan di seberang sana “  Tskk .. Babo keadaan sangat gawat “ Yoochun berdecak kesal sambil menatap eomma Jaejoong yang berada di lobi sambil mengobrol dengan asistantnya ..

Tanpa fikir panjang lagi Yoochun berlari menuju ruangan Jaejoong , Terlihat beberapa staf kantor memperhatikan tingkah Yoochun yang tiba – tiba saja berlari bahkan beberapa kali menyerobot segerombolan staf yang tengah berjalan ..

Sambil terus berusaha menghubungi Jaejoong agar dia segera menganggkatnya , Tapi usahanya sangat nihil .. Sampai akhirnya dia berhenti di lantai 23 tempat dimana ruangan Jaejoong berada , Dia berlari tanpa menghiraukan staf di ruangan tersebut memperhatikannya dengan terheran – heran ..

BRAKKKKKK

“ Jaejoong , Eommamu menuju ruanganmu “ Dengan nafas tersengal – sengal dia mengucapkan kalimat tersebut dan saat itu terlihat jaejoong terbelalak kaget“ MWO ? EOMMA ?”

“ Ne, Neo eomma .. Dari tadi aku menghubungimu tapi kau tidak mengangkatnya “  Jaejoong meraih ponselnya dan benar saja ternyata beberapa missed call dari Yoochun ..

Medengar ucapan yang terlontar dari mulut Yoochun , Saat itu juga Jaejoong dan Yoochun langsung menatap RaeMi yang berdiri terheran – heran ..

“ Kita harus menyembunyikannya “ Ujar Yoochun yang medekat pada RaeMi , Begitu juga dengan jaejoong yang mengangguk mantap dan menarik tangan RaeMi “ Keunde , Dimana kita harus menyembunyikan bocah ini “

Jaejoong dan Yoochun seperti orang bodoh mundar – mandir di dalam ruangan tersebut mencari celah untuk menyembunyikan RaeMi dan menarik – narik tangan RaeMi .. Di tirai jendela hal yang mustahil , Berbagai celah mereka coba namun tidak cocok  ..

Sedangkan RaeMi sangat bingung dengan tingkah mereka “ Ya , Sebenarnya ada apa ini appa ?” Jaejoong menatap RaeMi “ Kita dalam bahaya “ RaeMi membulatkan matanya “ MWO ??“

Tanpa menjawab ucapan RaeMi , Jaejoong langsung mendorong tubuh RaeMi kedalam kolong meja “ Appa bahaya , Maksudmu apa sih aku tidak mengerti ?” Jaejoong menatap tajam RaeMi “ Dengarkan aku untuk kali ini saja , Jangan keluar dari kolong meja ini ataupun mengeluarkan suara apapun “

Raemi mengerutkan alisnya “ Wae?” Jaejoong berdengus kesal pada RaeMi “ Turuti saja , Kalau kau ingin aku tetap menjadi appamu “ Sontak saat itu juga RaeMi bungkam seribu bahasa tanpa menjawab ucapan Jaejoong ..

Krekkkk

Terlihat seorang yeoja  paruh baya sudah menapakkan batang hidungnya di ruangan Jaejoong “ Eomma kau kah itu ?” Sapa Jaejoong dengan ramahnya dan menghampiri yeoja itu , Medengar hal tersebut RaeMi langsung membulatkan matanya dan menatap Yoochun yang masih berada di depan meja Jaejoong . Yoochun hanya memberikan isyarat dengan menaruh telunjuknya di bibirnya agar RaeMi tidak berisik .

“ Aissh kau fikir siapa lagi kalau bukan eommamu ?” Dengus Yeoja paruh baya itu sambil memukul pelan dada Jaejoong “ Hehe Eomma tentu saja kau eommaku “Kekeh Jaejoong sambil merangkul eommnya dan langsung menyuruhnya duduk ..

“ Eomma ada apa kau kesini ??” Tanya Jaejoong to the point

“ Ahh kau ini sudah lama kita tidak bertemu apa kau tidak merindukan eomma , Kau bertanya kenapa aku kesini tidak sopan sekali kau .. Tentu saja eomma ingin melihat anak eomma yang tampan ini “ JAejoong hanya tersenyum dan merangkul eommanya “ Hehe aku fikir ada hal yang lain “

“ Keunde memang benar ada hal lain , Jaejoong kau lihatlah tiga foto yeoja ini “ Eomma Jaejoong langsung menyodorkan tiga foto tepat di meja tamu Jaejoong , Medengar ucapan eommanya langsung saja Jaejoong membulatkan matanya “ Eomma kau berniat menjodohkanku lagi ?”

RaeMi sedari tadi medengar percakapan Jaejoong dan Eommanya , TErlebih lagi dia tersentak kaget medengar JAejoong mengatakan perjodohan ingin sekali RaeMi keluar dari kolong meja dan protes dengan hal tersebut , Namun ketika RaeMi ingin keluar kepalanya di tahan oleh tangan Yoochun dan berkata “ Jangan bertindak bodoh “Saat itu juga RaeMi langsung menurut saja.

“ Omo Yoochun kau dari tadi ada di situ ? Kau  tadi berbicara dengan siapa “Ujar Eomma Jaejoong yang baru menyadari keberadaan Yoochun , Sontak saat itu juga Yoochun duduk di kursi Jaejoong “ Ahh aniyo , Aku hanya ingin merasakan kursi kebanggaan Jaejoong “ Dusta Yoochun ..

Melihat Yoochun yang menduduki kursinya Jaejoong menatap kesal , Tapi apa boleh buat dia tahu betul kalau saat ini Yoochun berusaha menutupi keberadaan RaeMi .

“ Yoochun kesini lah , Lihat foto – foto yeoja yang ku bawa “ Ujar eomma Jaejoong , Yoochun hanya bisa menuruti saja dan menghampirinya “ Otthe ? Merurutmu bagaimana Yoochun cantik kan yeoja – yeoja ini “ Yoochun menatap Jaejoong yang menghela nafas kesal ..

“ Ahh ne Yeoppoda eomonim “ Yoochun mengancungkan kedua jempolnya , Jaejoong hanya berdesis saja melihat tingkah Yoochun yang berkata seperti tadi “ Jaejoong-ah tuh kan kata Yoochun saja mereka cantik , Ayo kau pilih di antara ketiga foto ini “ Ujar Yeoja paruh baya ini berusaha membujuk Jaejoong ..

“Eomma , Kau kesini hanya untuk berniat memberitahu foto – foto ini padaku ?” Tanya Jaejoong

“ Ne, Rekan kerja appamu memberitahu tentang anak – anaknya yang ternyata sangat cantik , Tapi aku sampai bingung mau memilih yang mana “ Jaejoong menghelakan nafasnya “ Eomma berhentilah menjodohkanku “ Medengar ucapan Jaejoong , Eommnya langsung menatap tajam ..

“ Ya , Sampai kapan kau mau melajang seperti ini terus ? Aku berusaha mencarikan yeoja untukmu ..  Jaejoong-ah Jangan bilang kau masih mengingat wanita lajang itu KIM SEORA “ Ujar Eomma Jaejoong setengah berteriak , Jaejoong membulatkan kedua matanya mendengar nama seora di sebut oleh eommanya , Dia sadar betul kalau ada RaeMi di ruangan ini ..

“ Eomma , Dia bukan wanita lajang “ Ujar Jaejoong yang memang tidak bisa menerima kalau seora di bilang lajang ..

“ Cihh , Dia memang wanita lajang kenapa kau terus membelanya ? Sampai kapan kau seperti ini terus mengingat wanita lajang itu ? Apa karena wanita lajang itu kau tidak ingin menikah ? Hah “Ujar Eomma Jaejoong dengan nada keras ..

“ Tidak seperti itu eomma “ Eomma Jaejoong hanya tersenyum kecut padanya “ Lalu apa ? Kalau bukan karena wanita lajang itu karena apa? “

Diam ~

Jaejoong hanya dapat diam seribu bahasa tidak menjawab ucapan eommnya , Tidak dapat di pungkiri beberapa persen hatinya berkata seperti itu ..

“ Aku heran padamu , Apa bagus – bagusnya yeoja itu .. Cantik tidak , Harta ? apalagi itu aku tahu keluarga mereka dalam kekurangan . Dia lebih pantas di sebut yeoja murahan Jaejoong-ah , Yeoja busuk yang nyaris menghancurkan masa depanmu “ Jetus Eomma Jaejoong , Sontak saat itu juga Jaejoong menatap geram eommanya “ EOMMA , BERHENTILAH BERKATA SEPERTI ITU “ TEriak JAejoong

“ Kau berani berteriak padaku , Demi membela yeoja itu ?” Jaejoong tertunduk merasa bersalah “ Mianhae eomma, Aku tidak bermaksud  berkata sekeras itu .. Tapi seora tidak seperti apa yang kau bilang “

“ Kenapa setiap kali membicarakan yeoja itu kau selalu bersikap seperti ini Jaejoong ? Apa pentingnya yeoja itu bagimu ? Hah .. Sudah kubilang dari awal lupakan yeoja jalang itu , Dia yeoja yang sudah nyaris menghancurkan masa depanmu .. Kalau tidak ku suruh untuk mengugurkan kandungannya , Mungkin kau tidak akan duduk di kursi itu Jaejoong “ Ujarnya

“ Eomma “ Yeoja paruh baya itu menatap Jaejoong “ Lupakan dia , Lupakan yeoja jalang dan murahan itu “ Jaejoong semakin tidak bisa berkata apa – apa ..

Yoochun yang dari tadi medengar dan memperhatikan kedua orang di hadapannya , Dia hanya dapat menghelakan nafasnya dan menatap meja JAejoong yang memang terdapat RaeMi disana , Begitu juga Jaejoong yang menatap meja tersebut ..

RaeMi pasti medengar ini semua , apa dia baik – baik saja .. Batin Yoochun terus menatap miris kearah meja ..

“ Eomma bisakah kita mengganti topic pembicaraan , Ini di kantorku “ Ujar Jaejoong , Seakan mengerti keadaan JAejoong yang tidak ingin membahas masalalu saat itu juga eomma Jaejoong langsung mengalihkan pembicaraan dan membicarakan perushaan ..

*****

Saat ini di ruangan Jaejoong hanya ada dirinya dan Yoochun , Setelah tadi di buat pusing oleh eommanya sekarang dia sedikit bernafas lega dengan kepulangan eommnya ..

“ RaeMi” Kedua orang ini langsung teringat keberadaan RaeMi dan mengeceknya di bawah kolong meja , Terlihat Raemi yang tertidur sambil menelungkup memegang kedua kakinya ..

“ Ahh bocah inii bagaimana bisa dia tertidur di tempat seperti ini “ Ujar Jaejoong sambil mengelengkan kepalanya “ Sepertinya dia menangis harus seperti ini “ Ujar Yoochun membuat Jaejoong membulatkan matanya ..

“ Mwo?” Yoochun menarik tangan Jaejoong agar berjongkok “ Lihatlah matanya yang sembab dan bekas linangan air mata yang ada di pipinya “ Jelas Yoochun sambil menunjuk pada wajah RaeMi ..

“ Eommamu sangat keterlaluan harus berbicara seperti itu , Kenapa dia dari dulu tidak berubah terhadap Seora “ Gumam Yoochun , Medengar hal itu tidak dapat di pungkiri Jaejoong merasa bersalah dengan perkataan eommnya tadi .

“ Babo kenapa kau harus mendengarnya ? KEnapa kau tidak menutup telingamu agar tidak medengarnya “ Ujar Jaejoong sedikit menyeka air mata RaeMi yang baru saja menetes dan saat itu juga langsung membopoh tubuh RaeMi dari kolong meja .

Ya, RaeMi yang sedari tadi mendengar tiap kata yang terlontar dari mulut eomma Jaejoong membuatnya sakit hati , Mengatai eommanya wanita jalang dan murahan sangat sesak didadanya , Ingin menangis namun dia teringat ucapan eommnya agar tegar , Namun percuma saja dia berusaha menahannya tidak bisa ..

Alhasil air matanya terus membasahi pipinya teringat akan eommanya yang sangat dia cintai harus terhina seperti itu , Dia pun menangis dalam diam dan terus medengar perkataan yang terlontar dari mulut eomma Jaejoong ..

****

 

From : Minho Sunbae

Bawakan aku segelas coklat hangat sekarang juga ..

Di atap  sekolah , PALLI ..

Raemi mengelus dadanya setelah membaca deretan pesan yang di berikan oleh Minho ..  Untuk kesekian kalinya Minho melakukan hal ini padanya menyuruhnya membawakan coklat hangat di waktu dia tengah belajar ..

“ Omo orang ini menyebalkan sekali kenapa harus di jam pelajaran dia meminta coklat hangat “ Gumam RaeMi dengan kesalnya dan menatap terus ponselnya ..

“ Wae? Minho oppa lagi ?” Sueun tahu betul kalau RaeMi sudah bergerutu sendirian di jam pelajaran , RaeMi menganggukan kepalanya “ Sepertinya aku harus berbohong lagi “

Sueun hanya tersenyum “ Ne, Berkat Minho oppa .Kau jadi berbakat berbohong “ RaeMi menatap tajam Sueun dan mengerucutkan bibirnya “ Diam kau “ Lagi – lagi Sueun hanya dapat tersenyum melihat tingkah RaeMi ..

“ Jung Sonsaengnim “ Panggil RaeMi ketika sudah ada di depan kelas , Sontak Jung sonsaengnim tengah sibuk dengan bukunya teralih pada RaeMi” Wae?”

Raemi hanya tersenyum polos “ Aku ingin ke toilet “ Jung sonsaengnim menatap tajam RaeMi “ Ya, Kau ini beser sekali sih .. Aku perhatikan akhir – akhir ini kau sangat sering ke toilet di tengah pelajaran , Apa kau benar – benar ke toilet ?” RaeMi menelan ludahnya dalam – dalam Karena Jung sonsaengnim sudah menatapnya dengan tatapan curiga ..

“Sonsaengnim , kau ini bicara apa tentu saja aku ke toilet .. Boleh ne ??” RaeMi memasang puppy eye andalannya agar Jung sonsaengnim percaya “ Isshh anak ini , Ya sudah sana “ RaeMi kali ini dapat bernafas lega karena kalau saja Jung sonsaengnim tahu apa alasan dia sebenarnya , Entah apa yang akan di lakukan Jung sonsaengnim .

******

Kali ini RaeMi sudah berada di atap dengan segelas coklat hangat yang dia bawa , Dia pun mencari sosok Minho . Terlihat jelas seorang namja tengah duduk di kursi sambil menatap lurus entah apa yang di fikirkan , Dapat di perkirakan kalau dia itu Minho ..

Tanpa ragu RaeMi menghampirinya dan ternyata benar dia Minho “ Ige coklat hangat pesananmu “ Ujar RaeMi yang langsung menaruh segelas coklat hangat itu tepat di samping Minho dan berbalik membelakangin Minho berniat ingin pergi ..

“ Omo .. Omo tidak sopan sekali kau . YA, ODDISEO ?” Ujar Minho setengah berteriak ketika melihat RaeMi ingin pergi , Langkah RaeMi pun tertahan mendengar ucapan Minho dan berbalik padanya seraya medekat lagi padanya ..

“Tentu saja aku ingin ke kelas “ Ujar RaeMi , Namun terlihat jelas senyuman licik Minho “ Andhwae .. Gajima temani aku “ Suruh Minho

“ Mwo ? Menemanimu lagi ? “ Pekik RaeMi tidak percaya “ Ne, Wae? Kau itu budakku .”Minho semakin tersenyum licik pada RaeMi ..

RaeMi menghebuskan nafas kesalnya “ Shireo “ Ujar RaeMi sontak membuat Minho membulatkan matanya “ Mwo ? Apa kau bilang ?”

“ Shireo , Kali ini aku tidak mau .. Aku ingin kembali ke kelas “ Jelas  RaeMi yang mungkin tingkat kesabarannya sudah habis , Minho semakin menatap tajam RaeMi “ YA, Sudah berani membantahku ? Hah .. Hei .. Sadar kau masa perbudakanmu belum habis , Kau harus menuruti kata – kataku “

“ Arayo , Keunde aku harus kembali ke kelas “ Ujar RaeMi , Sedang Minho seakan tidak menghiarukan ucapan RaeMi “ YA, GAjima “

Lagi – lagi RaeMi hanya menghelakan nafas kesalnya “ Sunbaenim , Aku harus kembali ke kelas “ Saat itu juga RaeMi ingin pergi dari hadapan Minho ..

“ GAJIMA “ Teriak Minho dan menarik tangan RaeMi

Sreekk Brugggg

Akibat ulah Minho yang asal menarik tangan RaeMi , Sekarang posisi mereka sangat tidak mengenakan “ Auuhh “ Rintih RaeMi sambil mengelus keningnya karena dia rasakan terbentur sesuatu ..

Tepat ketika RaeMi membuka matanya betapa kagetnya dia melihat wajah Minho yang sudah ada tepat di depan wajahnya , TErlihat wajah Minho pun sangat Shock ..

Ya , Posisi mereka memang sangat tidak mengenakan .. Karena sekarang RaeMi tepat berada di pangkuan Minho , Bahkan tadi kepalanya terbentur kepala Minho  .. TAnpa sadar kali ini dua orang tersebut saling berpandangan satu sama lain mata mereka bertemu dan menatap lurus bola mata satu sama lain ..

Entah kenapa RaeMi rasakan wajah Minho semakin mendekat padanya , Bahkan deru nafas Minho seakan menyapu wajahnya  dan Fikiran dari mana membuat RaeMi memejamkan matanya , Namun sebuah suara menganggetkannya

“ Ya , Kau fikir aku akan melakukan apa padamu , Jangan berfikir yang macam – macam ..  “ RaeMi tahu jelas suara itu adalah suara Minho , Saat itu juga RaeMi membuka matanya  dan benar saja Minho tengah mengalihkan pandangannya pada wajah RaeMi, Mereka rasakan pipi mereka seakan memanas  “Cepat turun dari pangkuanku” Suruh Minho ..

RaeMi yang baru tersadar akan posisinya langsung terbangun “ Mianhae , Lagi kenapa kau menarik tanganku “ Gumam RaeMi

“ Ya , Salah kau sendiri kenapa menolak keinginanku .. Kalau kau tidak bersikap seperti tadi aku tidak akan menarik tanganmu .. Sudah temani aku “ Ujar Minho yang tidak mau di salahkan dan mau tidak mau RaeMi menuruti keinginan Minho “ Ne”

Dengan terpaksa dia pun duduk di samping Minho , Sambil terus begumam tidak jelas “ Micheo “ Gumam RaeMi pelan , Namun dapat di dengar jelas oleh Minho “ Mwo ? apa kau bilang ?” ujar Minho membuat RaeMi menelan ludahnya ..

RaeMi tersenyum memaksakan pada Minho “ Aniyo , Cepat kau minum coklat hangatnya sunbaenim “ RaeMi menyodorkan coklat hangat itu tepat di tangan Minho , Sedang Minho hanya menatap tajam RaeMi dan menerima coklat hangat itu ..

Minho sangat menikmati coklat hangat yang tengah dia seruput , Namun matanya tiba – tiba saja terarah pada RaeMi yang ada di sampingnya terlihat RaeMi tengah memejamkan matanya seakan menikmati hembusan angin sejuk yang berada di atap ini .

Entah kenapa sebuah sunggiangan tergores dari bibirnya , Tapi itu hanya sesaat karena RaeMi membuka matanya sontak saat itu juga Minho menatap kearah depan “ Sunbaenim apa kau sering ke tempat ini ? “ Tanya RaeMi

“ Ne, Wae?” Ujar Minho , RaeMi menarik nafasnya menghirup udara segar di atap ini “ Aniyo , Tempat ini sangat nyaman “

“ Tentu saja tempat ini nyaman udara disini sangat sejuk , Aku lebih suka dengan keadaan tenang seperti ini “ Ujar Minho yang tersenyum dan menghirup udara segar , Namun tidak ada jawaban dari mulut RaeMi melainkan sekarang dia terus memandangi Minho “ Ya, Kenapa menatapku seperti itu ?” Lanjut Minho merasa risih di pandangi oleh RaeMi .

“ Aniyo , Kau terlihat tampan ketika tersenyum sunbaenim “ RaeMi tersenyum simpul dan memadang kembali kearah depan , Mendengar ucapan RaeMi sontak membuat Minho kaget sekaligus wajahnya merona “ Ya, Kau sedang merayuku dan menggombal agar aku tertarik padamu ? hah , Tidak bisa ”

Ucapan Minho spontan membuat RaeMi menahan tawa “ Sunbaenim , Aku tidak ada bakat untuk menggombal , Untuk apa juga aku menggombal dan merayumu .. Hanya saja senyummu lebih baik di banding dengan wajah dinginmu itu , Ketika kau tersenyum kau akan terlihat lebih manis di banding kau harus memberikan sifat dinginmu “ Jelas RaeMi

Mendengar hal itu Minho hanya terdiam dan berfikir apa benar dengan ucapan RaeMi tadi “ YA, Berhenti menggombal padaku “ Ujar Minho

RaeMi mengerutkan alisnya “ Aku tidak menggombal sunbaenim “ Minho menatap tajam RaeMi dan medekat padanya “ Ya , Kau tidak mulai menyukaiku kan ?”Ledek Minho , Sontak saat itu RaeMi terbelalak kaget “ Aniyo “ Sanggah RaeMi

Namun terlihat Minho hanya terdiam dan “ Hahahahaha “ Raemi mengerutkan alisnya ketika melihat Minho tertawa seperti itu “ Ya , Kenapa tertawa seperti itu ?” Ketus RaeMi

“ Haha , Aniyo hanya saja ekpresi wajahmu sangat lucu .. Padahal aku hanya bercanda , Tapi bagus kalau kau tidak menyukaiku , Lagi pula aku tidak tertarik dengan yeoja sepertimu .. Arayo “ Ujar Minho kembali dengan nada angkuhnya , Alhasil RaeMi hanya dapat mengerucutkan bibirnya saja melihat namja di sampingnya ini ..

*****

“ AAAAAAAAAAAAAAAAAA” Sebuah teriakan menggema dari apartement Jaejoong dan suara itu berasal dari kamar mandi , Medengar hal itu sontak Jaejoong menuju ke kamar mandi ..

Tokk tokk tokk

Di ketuknya pintu kamar mandi itu oleh Jaejoong “ YA, BOCAH KAU KENAPA ?” Tidak ada jawaban dari dalam “ RAEMI ,GHWENCANA ?” Lagi – lagi Jaejoong berteriak tepat di depan kamar mandi . Ya, Memang di dalam kamar ini terdapat RaeMi ..

“ YA , BOCAH WAEYO ?” Jaejoong terus menggedor – gedor pintu kamar mandi itu “ Appa , Darah “ Akhirnya RaeMi menegluarkan suaranya juga namun membuat JAejoong terkaget “ MWO DARAH ? “Masih di depan pintu Jaejoong berteriak “ APA YANG BERDARAH BOCAH “ Entah kenapa Jaejoong merasa panic mendengar kata darah ..

Kreekkk

Tiba – tiba RaeMi keluar dari kamar mandi “Appa celanaku berdarah “ RaeMi memperlihatkan celana yang ada di tangannya , Jaejoong mengerutkan alisnya “ Padahal aku sudah mengganti celana tapi darahnya tetap ada appa , Lihat ini “ RaeMi menunjukkan bokongnya yang penuh darah ..

Sontak saat itu Jaejoong membulatkan matanya “ BOCAH KAU MENTRUASI BABO “ Jaejoong langsung mendorong RaeMi masuk kedalam kamar mandi “Mwo ? Maksud appa apa ? Aku tidak mengerti “ Ujar RaeMi

“ BABO , Apa kau belum pernah merasakan ini ? “ RaeMi menggelengkan kepalanya bertanda belum pernah , Namun sukses membuat Jaejoong frustasi “ Omo belum pernah , Bagaimana ya menjelaskannya pubertas “Jaejoong benar – benar sulit mengartikan maksudnya itu .

RaeMi semakin mengerutkan alisnya “ Omo masa kau tidak di mengerti juga  , apa kau tidak di ajari di sekolahmu masalah ini .. Hal ini di ajari ketika smp RaeMi “ RaeMi terlihat befikir dan saat itu juga dia langsung menyunggingkan senyuman “ Ahh arayo aku mentruasi , Aku mengerti sekarang “ RAeMi manggut – manggut mengerti ..

Sedangkan Jaejoong menepuk jidatnya frustasi “ Seora kenapa kau melahirkan anak sebabo bocah ini “ Runtuk Jaejoong

“ Ya sudah , Kau harus memakai pembalut .. Kau punya kan ?” Ujar Jaejoong , Sedangkan RaeMi dia terdiam “ Appa , Ini kan pertama kalinya untukku mentruasi “Jaejoong semakin mengacak – acak rambutnya frustasi .

“ Aaahhh ya sudah , ya sudah aku beli dulu “ Ujar Jaejoong akhirnya mengerti juga dan beranjak menuju supermarket “ Menyusahkan saja “ Gumam Jaejoong dengan kesal ..

*****

Jaejoong dia mengitari supermarket yang tengah di kunjunginya , Matanya terus menjuru mencari sebuah pembalut .. Tapi baru beberapa deretan yang dia sanggahi belum menemukan yang dia cari itu ..

“ Ahhhh “ Seru Jaejoong ketika melihat pembalut yang dia cari sudah ada di depan matanya , Langsung saja dia mengambilnya satu .. Tapi entah kenapa seperti ada yang memperhatikannya dan benar saja ketika dia melirik kearah sampingnya ternyata beberapa yeoja tengah berbisik – bisik ..

“ Omo namja itu membeli pembalut” Terdengar jelas oleh Jaejoong beberapa yeoja itu berbisik sambil melihat kearahnya , Namun dia hanya tersenyum dan langsung pergi menuju kasir saat itu juga ..

Jaejoong menyerahkan barang yang dia beli itu dengan ragu – ragu pada kasir , Tapi lagi – lagi pandangan orang – orang di sekitarnya seakan menatapnya tajam dan  terlihat berbisik – bisik ..

“ Omo tuan kau membeli pembalut ini untuk kekasihmu ne ?” Ujar sang kasir membuat Jaejoong membulatkan matanya “ Mwo ? Kekasih ?” Pekik Jaejoong

“ Ne, Memangnya pembalut ini untuk siapa lagi tuan kalau bukan untuk kekasihmu “ Jaejoong menatap miris sang kasir itu “ Ahh ne untuk kekasihku “

“ Omo , Kau anak muda yang baik ne .. Kalau saja anakku mempunyai namjachingu sepertimu “Ujar Salah satu ahjjuma yang menunggu antrian kasir dan menepuk – nepuk punggung Jaejoong , Lagi –lagi Jaejoong hanya tersenyum miris .

“ Ne, Beruntung yang menjadi kekasihmu , Sudah tampan , Baik hati pula .. Mana mau kekasihku bersikap seperti ini “ Ujar sang kasir terus berceloteh ..

“Gheure wajahmu sangat tampan anak muda “ salah satu ahjjuma pun mencubit pipi Jaejoong membuat Jaejoong risih  dan beberapa orang sekitarnya terus berbisik –bisik tentangnya , Semakin membuat Jaejoong tidak tahan berada di supermarket ini ..

“ Aggashi bisa kau memberikan barang yang aku beli ?” Ujar Jaejoong yang memang sedikit sudah kesal , Sang kasir yang baru tersadar kalau dari tadi dia memengang barang belanjaan Jaejoong “ Ahh ige “ Sang kasir menyodorkan barang yang di Jaejoong itu ..

“ Gomawo “ Tanpa babibu Jaejoong langsung keluar dari supermarket itu dan di sepanjang jalanan pun tak henti – hentinya dia bergerutu “ Dasar bocah itu menyusahkan saja “

***

Kali ini Jaejoong sudah sampai di depan pintu , Tapi ketika membuka knop pintu kenapa tidak terkunci “ Bukankah aku menguncinya tadi ?” Gumam Jaejoong sambil memasuki apartementnya ..

“ YA , BOCAH AKU SUDAH PULA… “ Teriak Jaejoong  terpotong  ketika melihat RaeMi yang berada di ruang tengah dengan seorang yeoja yang dia kenal dan asik menonton drama .

“ Appa kau sudah pulang” Seru RaeMi yang menyadari kehadiran Jaejoong dan menghampirinya “ YA , Bocah bukankah kau berdarah “ Jaejoong memutar – mutarkan tubuh RaeMi ..

“ Hehe , Appa ini semua berkat Raeyeon eonni “ Tunjuk RaeMi pada Yeoja yang kali ini tersenyum kearah Jaejoong , Tapi Jaejoong menatap datar dirinya “ KAU YEOJA CEROBOH BAGAIMANA BISA MASUK KEDALAM APARTEMENTKU ? “ Teriakan Jaejoong membuat Raeyeon dan RaeMi memejamkan matanya ..

“ Babo yang ceroboh itu kau “ Tukas Raeyeon menujuk pada Jaejoong ..

_FlashBack _

Raeyeon yang memang mendengar teriakan yang berasal dari apartement Jaejoong dan suara itu tiba – tiba hilang begitu saja . Tapi dia khawatir apa terjadi sesuatu dengan tetangganya itu .. Saat itu juga dia keluar dari apartementnya menuju apartement Jaejoong ..

Tapi ketika ia sudah ada di depan apartement terlihat dari jauh Jaejoong yang setengah berlari membuatnya mengerutkan alisnya , Tapi terlihat pula pintu apartement Jaejoong yang tidak dia tutup “ Babo Dia pun ceoboh “ Gumam Raeyeon yang mulai memasuki apartement Jaejoong ..

Namun terlihat keadaan apartement ini sepi , Sebenarnya ada apa dengan penghuni di apartement ini  “ Raemi-ah oddi ?”Tidak ada jawaban sama sekali , Raeyeon memang penasaran dan sedikit mengedap –edap mengitari apartement Jaejoong jujur untuk pertama kali baginya memasuki apartement Jaejoong dan baginya apartement untuk ukuran seorang namja ini sangat rapi  “ RaeMi-ah ghwencanayo ?”

Lagi – lagi tidak ada jawaban , Namun tiba – tiba sesosok yeoja yang dia kenal keluar dari kamar mandi “ Raeyeon eonni “ sontak saat itu Raeyeon mengelus dadanya seakan kaget dengan sosok yeoja di hadapannya “ Omo RaeMi kau mengangetkanku saja “ Raeyeon mengeluskan dadanya ..

“ Hehe , Tadi aku mendengar suara eonni yang memanggilku jadi aku langsung keluar saja “ Jelas RaeMi , Raeyeon menganggukkan kepalany “ Eonni ada apa kau kesini ?” Tanya RaeMi

“ Ne, Tadi aku mendengar teriakan dari apartementmu aku taku terjadi apa – apa denganmu .. Ketika aku keluar Jaejoong berlari keluar tanpa menutup kembali pintunya , Jadi aku masuk saja “ RAeyeon pun mejelaskan pada RaeMi .

“ Ahh ne , Tadi aku berteriak karena ada darah di celanaku , Tapi kata appa ini mentruasi dan sekarang appa sedang membeli pembalut “ RaeMi menjelaskan dengan nada polosnya , Tapi sukses membuat Raeyeon ingin tertawa medengarnya “ Ehhmm , Jadi sekarang appamu sedang membeli pembalut ?” Raeyeon sedikit menahan tawanya , RaeMi mengangguk mantap ..

“ RaeMi-ah apa ini pertama kalinya kau mentruasi sampai harus berteriak seperti itu ?” Ujar Raeyeon

“ Ne , Eonni .. Saat appa menjelaskan pun aku sedikit bingung “ Ujar RaeMi

“ Babo , MEnjelaskan hal sekecil itu saja tidak bisa pada anak sendiri “ Gumam Raeyon dan sekarang pandangannya kembali pada RaeMi “ Ya , Sudah RaeMi-ah dari pada kau menunggu lama appamu , Lebih baik aku ambilkan dulu pembalut milikku .. Nanti ku jelaskan padamu semua ini dan cara penggunaan pembalut “ Ujar Raeyeon

Mendengar ucapan Raeyeon , RaeMi tersenyum lebar “ Ne, Eonni gomawo “ Tanpa babibu Raeyeon pun kembali ke apartementnya untuk mengambil pembalut ..

_ End Flashback_

Mendengar penjelasan Raeyeon membuat Jaejoong terlemas dan menjatuhkan kantung yang memang tadi dia pegang ..

“Lalu kenapa kau masih disini ?” Ujar Jaejoong dengan nada yang cukup keras pada Raeyeon ..

“ Appa , Aku yang menyuruh Raeyeon eonni menemaniku sampai appa pulang “ Ujar RaeMi langsung membela Raeyeon , Jaejoong menatap tajam RaeMi “ BOCAH TIDAK SEMBARANGAN ORANG YANG MASUK KE DALAM APARTEMENTKU “ Teriak Jaejoong

“ Mwo ? Kau bilang apa ? orang sembarangan ? Jadi kau fikir aku ini orang sembarangan , Ya Kim Jaejoong kalau bukan karena mendengar suara RaeMi aku tidak akan kesini .. Lagi pula kau sangat ceroboh “ Ujar Raeyeon

“ Tidak perduli , Kembali ke apartementmu “ Ujar Jaejoong membuat Raeyeon semakin kesal ingin berteriak tidak mungkin karena ini memang apartement Jaejoong “ Appa jangan berbicara seperti itu , Bagaimana pun Raeyeon eonni yang menolongku tadi” RaeMi menarik – narik lengan Jaejoong ..

“ Tanpa kau suruh pun aku akan pulang , RaeMi-ah aku ke apartementku dulu .. Annyeong “ Ujar Raeyeon yang tersenyum pada RaeMi dan menatap ketus pada Jaejoong , Saat itu juga Raeyeon pergi dari hadapan dua orang ini .

“ Apa – apaan yeoja itu hanya tersenyum pada RaeMi , Tapi menatapku dengan ketus “ Gerutu Jaejoong kesal , Tapi terlihat RaeMi yang tengah menatap tajam Jaejoong “ Wae?”

“ Issh apa kau tidak tahu berterima kasih pada orang lain , Raeyeon eonni sudah menolongku “ Ujar RaeMi , Tapi Jaejoong hanya tersenyum picik dan memungut kembali kantung yang tadi di jatuhkannya “ Kau yang tidak tahu berterima kasih bocah , Tidak tahu kau betapa susahnya aku harus membeli pembalut ini di supermarket “ Jaejoong menaruh kantung itu di tangan RaeMi dan berlalu dari hadapannya ..

RaeMi yang mendengar ucapan Jaejoong membuat RaeMi merasa bersalah pada appanya “ Appa Kau marah padaku ?” Ujar RaeMi setengah berteriak , Terlihat langkah Jaejoong tertahan mendengar ucapan RaeMi “ Gheure , Aku sangat , sangat , sangat , sangat marah padamu bocah ..cih!”

Jaejoong ingin masuk ke kamarnya namun sudah di tahan duluan oleh RaeMi “ Mianhae appa “ Jaejoong tersenyum kecut pada RaeMi “ Tiada maaf bagimu “ RaeMi membulatkan matanya medengar ucapan Jaejoong “ Appa Mianhae “ RaeMi memasang puppy eye

“ Kau tidak tahu berterima kasih padaku bocah “ Ujar Jaejoong sambil menyingkirkan tangan RaeMi , Namun lagi – lagi RaeMi mengenggamnya erat “ Gomawo “ RaeMi mengayun –ayunkan kantung plastic yang tadi di berikan Jaejoong ..

“ Telat bocah .. Karena kau tidak mau berterima kasih padaku , Mulai saat ini kau tidak akan aku jemput ke sekolah “ Ujar Jaejoong membuat RaeMi membulatkan matanya “ Appa , Kau menghukumku dengan cara seperti ini ?”

“ Ne, Kau wajib di beri hukuman bocah .. Issh menyingkir dariku “ Ujar Jaejoong dengan jijik menyingkirkan tangan RaeMi dan memasuki kamarnya ..

“ Arayo , Aku akan menerima hukumanmu itu .. Ara , Ara “ Ujar RaeMi setengah berteriak di depan kamar Jaejoong , Sedangkan Jaejoong dia hanya tertawa – tawa saja di dalam kamar sebenarnya dia hanya berpura – pura bersikap seperti itu pada RaeMi , Tapi sepertinya RaeMi menganggap serius ..

******

RaeMi baru saja keluar dari toilet , Belum ada beberapa lama dia melewati lorong sekolah yang berada dekat dengan toilet .. Tiba – tiba saja segerombolan yeoja terlihat menuju kearahnya , Namun dia berfikir mungkin para yeoja itu ingin ke toilet ..

Tapi sayangnya ketika RaeMi sudah berjarak dekat dengan para yeoja itu , Sebuah tangan menahan bahu RaeMi agar langkahnya tertahan dan benar saja RaeMi menatap yeoja yang meremas bahunya “ Eonni , Waeyo ?”

“ Cih jangan berlagak polos kau “ Ujar  yeoja itu yang menarik tubuh RaeMi dan mendorongnya tepat di dinding koridor itu , Hal ini membuat RaeMi ngeri karena tatapan para yeoja ini sangat terlihat tajam “ Sebenarnya ada apa ini “ Ujar RaeMi

“ Ya , Ada hubungan apa kau dengan Minho oppa ?” Tanya yeoja itu , RaeMi mengerutkan alisnya “ Minho oppa ?” RaeMi tidak mengerti dengan apa yang di ucapan para yeoja ini ..

“ Tidak usah berpura – pura tidak tahu .. Kau dan Minho oppa kalian berpacaran kan ?”Mendengar hal tersebut membuat RaeMi terbelalak kaget , Sekarang dia mengerti maksud para yeoja ini .. apa mereka akan menghakimiku ? tapi apa – apaan mereka berfikir seperti itu.Batin RaeMi

“ Eonni , Aku dan Minho sunbaenim tidak ada hubungan apa – apa “ Ujar RaeMi , Tapi para yeoja itu seakan tidak percaya “ Jinjayo ? Kami sering melihatmu berdua dengan Minho oppa di taman , Bahkan istirahat kau menemaninya “

RaeMi tidak habis fikir mereka berfikiran sejauh ini , Kalau saja mereka tahu yang di lakukan Minho pada RaeMi bukan seperti bayangan indah yang mereka fikirkan melainkan kebalikan dari hal itu ..

“ Aniyo eonni , Aku dan Minho sunbaenim memang tidak ada hubungan apa – apa “ Ujar RaeMi , Lagi – lagi para yeoja itu semakin menatap curiga RaeMi “ Gheotjimal , Ya, Kim RaeMi kau itu tidak cantik bagaimana mungkin Minho oppa tertarik padamu .. Kau jangan berusaha mendekati Minho oppa “

“ Ne , Kau jang…” Belum sempat para yeoja itu berbicara , Suara seseorang mengangetkan mereka ..

“ Uhh kenapa kalian paling suka sekali menghakimi dan mencampuri urusan orang lain “ Ujar orang itu di sambut dengan tatapan takut dari para yeoja ini “ Minho oppa “ Seru para yeoja itu ..

“ Aku mendengar ucapan kalian semua “ Ujar Minho yang mendekat pada RaeMi dan berdiri di sampingnya .

“ Minho oppa , Kami hanya ingin memastikan saja hubunganmu dengan yeoja in i.. Banyak yang bilang kalian berpacaran “ Seru para yeoja itu dengan kesal , Minho hanya tersenyum licik dan kali ini dia meraih tangan RaeMi . Sontak RaeMi dan para yeoja itu menatap kaget tindakan Minho ..

“ AKU DAN YEOJA INI “ Seru Minho sambil mengacungkan tangannya yang memang menggengam tangan RaeMi , Para yeoja itu harap – harap cemas dengan jawaban Minho , Sedangkan RaeMi menatap tajam Minho tapi Minho hanya tersenyum saja “ AKU DAN YEOJA INI TIDAK ADA HUBUNGAN APA – APA “

Mendengar hal itu membuat para yeoja di hadapan mereka tersenyum riang “ Jinja Minho oppa tidak berpacaran dengannya “ Minho hanya tersenyum melihat para fans girlnya yang benafas lega itu , Tanpa merasakan tatapan kecut dari RaeMi ..

“ Oppa , Jadi kalian tidak berpacaran ?” Minho menganggukan kepalanya mantap “ Ne , Lagi pula mana mungkin aku tertarik dengan yeoja seperti dia “ Minho melirik kearah RaeMi

“ Arayo , Dia memang tidak pantas untukmu “ Ujar para yeoja itu , RaeMi hanya mengelus dadanya untuk bersabar “ Kalian boleh puas dengan ucapanku itu .. Keunde , Mulai dari sekarang jangan pernah lagi mencampuri urusan pribadiku dan jangan mengikutiku lagi .. arayo ?”

Sontak saat itu juga para yeoja yang tersenyum riang kian meredup dengan ucapan Minho “ Waeyo oppa?” Para yeoja itu memasang wajah melasnya “ Aku tidak suka ada yang mengikutcampuri urusan pribadiku” Ujar Minho yang langsung menarik tangan RaeMi dari kerubungan yeoja itu ..

Namun tertahan karena Minho menghentikan langkahnya dan menatap para yeoja itu “ satu lagi .. Kau “ Tunjuk Minho pada yeoja yang memang mengetuai pasukan fansgirl Minho “ Kau tidak seharusnya kau memanggilku oppa , Karena kau lebih tua dariku .. Arayo “ Kali ini Minho benar – benar berlalu dari hadapan para yeoja itu dengan tangan menggenggam tangan RaeMi ..

Sedangkan para yeoja tadi yang tadi memasang wajah sendunya pada Minho sekarang malah tertawa terbahak – bahak mendengar ucapan Minho tadi , Begitu juga dengan RaeMi yang menahan tawanya ..

“ Gomawo “ Ujar RaeMi di tengah – tengah lorong sekolah , Minho langsung terarah pada RaeMi “ Untuk apa ?”

“Tadi kau menolongku , Gomawo “ Ujar RaeMi dengan senyuman polosnya , Namun Minho hanya tersenyum kecut “ Aku tidak menolongmu “

“ Jinja ? Bukankah kau berbicara seperti tadi secara tidak langsung kau menolongku “ Ujar RaeMi

“ Ya , Kata siapa aku menolongmu .. Aniyo , Aku tidak menolongmu “ Sangkal Minho , Tapi RaeMi hanya tersenyum saja dengan menanggapi ucapan Minho ..

“ Ehhhm ehmm” Suara deheman membuat mereka kaget “ Genggaman tangannya sangat erat sekali ne “ Ujar seseorang sambil menunjuk – nunjuk pada tangan RaeMi dan Minho yang masih terpaut erat .

Minho yang tersadar langsung melepaskan genggamannya “ Raeyeon Nu.. Ahh Raeyeon sonsaengnim kau salah faham ini tidak seperti yang kau bayangkan “ Ujar Minho  dengan sedikit tergagap.

“ Raeyeon sonsaengnim , Fei Sonsaengnim “ Sapa RaeMi dengan malu – malu pada dua guru yang ada di hadapannya ..

“ Kau ini masih malu – malu saja Minho “ Ujar Fei sonsaengnim membuat Minho mengerutkan alisnya , Raeyeon hanya tersenyum pada dua orang di hadapannya “ Ya , dari tadi bel sudah berbunyi cepatlah kalian masuk “ Raeyeon menepuk – nepuk bahu Minho dan RaeMi sambil tersenyum khasnya ..

“ Ne” Minho dan RaeMi hanya bisa menurut saja dengan kedua guru yang ada di hadapannya ini dan berlalu dari hadapan mereka menuju kelas mereka ..

*****

Waktu sudah menunjukkan tepat pukul 5 sore , Jaejoong baru saja pulang dari kantornya dengan tanpa ragu dia membuka pintu apartementnya “ Aku pulang”  Seru Jaejoong ketika sudah memasuki apartementnya ..

Tapi sayang biasanya seruan Jaejoong di sambut oleh RaeMi , Kali ini tidak ada jawaban sama sekali “ Bocah itu kemana “ Gumam Jaejoong memasuki riang tengah , Tapi terdengar suara televise yang belum di matikan ..

Ketika Jaejoong mendekat keruang tv ternyata di sofa panjang terdapat RaeMi yang terlelap sambil terngkurap “ Omo bocah ini menonton tv tapi malah tertidur “ Jaejoong mematikan tv tersebut dan kali ini terarah pada RaeMi .

Terlihat RaeMi yang tidak mengenakan bantal , Entah fikiran dari mana Jaejoong meraih bantal dan berniat ingin menaruh bantal tersebut di kepala RaeMi ..

Namun baru saja Jaejoong menganggkat kepala RaeMi tiba – tiba “ engghh” Sebuah erangan terdengar dari mulut RaeMi , Terlihat RaeMi yang membuka matanya , Sontak membuat Jaejoong terkaget menghempaskan kembali kepala RaeMi ke sofa dan melempar bantal tersebut ke sembarang arah seraya berdiri tegak seolah tidak terjadi apa – apa ..

“Appa kau sudah pulang “ RaeMi mengucek matanya dan terbangun sambil tersenyum polos pada Jaejoong “ Ne , Aku baru saja pulang “ Sepertinya RaeMi tidak menyadari hal yang tadi ingin di lakukan oleh Jaejoong ..

“ Hooaamm , Aku ketiduran “ Gumam RaeMi yang masih menguap , Jaejoong hanya mengelelngkan kepalanya saja “ BAbo , Kalau mau tidur jangan di sofa depan tv .. Kau tidak sadar tv masih menyala membuang – buang listrik saja “ Ujar Jaejoong

“ Mianhae appa “ Ujar RaeMi namun tidak di tanggapi oleh Jaejoong “ Kau sudah makan ?”Entah kenapa Jaejoong ingin menanyakan hal tersebut pada RaeMi.

RaeMi hanya terdiam “ Bagaimana mau makan , Di lemari es saja tidak ada bahan makanan .. Appa aku lapar “ Ujar RaeMi yang memegangi perutnya , Sedangkan Jaejoong baru teringat kalau dia belum belanja bulanan .

“ Appa aku sangat lapar “ Rengek RaeMi yang terus mengusap perutnya , Melihat RaeMi yang seperti itu membuat Jaejoong tidak tega “ Ya sudah kita ke mall belanja bulanan , Setelah itu kita ke café untuk kau makan “Medengar ucapan Jaejoong membuat RaeMi tersenyum sumringah ..

“ Jinjayo ? Appa kau mengajakku makan di luar ?” Seru RaeMi sambil tersenyum riang sambil menarik –narik tangan Jaejoong “ Ne, Cepat ganti baju sebelum aku berubah fikiran .. Aku pun ingin mandi dulu “ Ujar Jaejoong sambil melepaskan tangan RaeMi merasa risih ..

“ Ne appa .. Ini kesempatan langka bagiku “ Ujar RaeMi yang langsung berlari menuju kamarnya sambil bergumam “ Yeee , Appa mengajakku makan di luar “ Melihat tingkah RaeMi, Jaejoong hanya dapat tersenyum saja ..

****

Minho sedari tadi memasang wajah masamnya menatap dua pasangan yang ada di hadapannya “ YA kalian sebenarnya untuk apa kalian membawaku kesini hah ?” Ujar Minho pada dua pasangan itu ..

“ Ya , Minho sekali – kali kau ikut dengan kami merayakan setiap bulannya hari jadian kami “ Ujar Jinki sambil menggenggam tangan Hyeshi membuatnya malu – malu “ Aiishh , Aku disini hanya untuk menonton kalian berpacaran hah ? “ Minho menatap empat orang di hadapannya penuh emosi ..

“ Minho oppa , Sekali – kali saja kau merayakan ini bersama kami .. Hitung – hitung kau belajar kalau nanti sudah punya kekasih harus merayakan hal ini juga “ Ujar Sueun membuat tiga orang lainnya tertawa terbahak – bahak , Tapi tidak dengan Minho yang menatap garang orang – orang ini “ YAH .. Sudah ku bilang aku tidak akan pernah mau ikut hal – hal seperti ini “ Ujar Minho setengah berteriak ..

Ya , Sekarang Minho tengah di sebuah café Gangsta bersama Jinki , Taemin, Sueun dan Hyeshi .. Keempat orang ini memang terbiasa ke café ini untuk merayakan setiap bulannya hari jadian mereka , Tapi Minho yang setiap kali di ajak untuk makan bersama merayakannya , Selalu saja menolaknya mentah – mentah ..

Tapi kenapa kali ini dia berada di café ini ? Karena Jinki memaksanya dengan mengancam tidak akan berteman lagi dengannya , Entahlah baginya Jinki sahabat sejatinya terlebih lagi dia sudah menganggap Jinki seperti saudaranya ..

“ Coba RaeMi ada disini juga , Pasti seru “ Ujar Taemin dengan polosnya , Membuat semua mata terarah padanya terutama Minho “ Ya , Kalau yeoja itu ada disini jangan harap aku mau ikut paksaan Jinki” Ujar Minho membuat yang lain menatapnya ..

“ Issh , Kau ini kenapa oppa .. Sepertinya RaeMi sangat menyebalkan bagimu “ Ujar Hyeshi , Minho hanya tersenyum simpul “ Gheure yeoja itu sangat menyebalkan “

“ Oppa , Kau tenang saja lagi pula dia tidak bisa datang .. Karena tadi aku bilang ada kau ,Jadi dia tidak ingin ikut bersama kami “ Ujar Sueun , Membuat Minho membulatkan matanya “ Aiissh yeoja itu karena ada aku tidak ikut dengan kalian , apa yang ada di fikirannya “ Gerutu Minho dengan kesalnya ..

“ Ya , Minho hyung kalau kau tidak suka dengan orang jangan terlalu mencirikan seperti itu , Kalau kau menyukainya aku akan mensyukurinya “ Ujar Taemin dengan santai namun di hadang dengan tatapan sangar Minho yang tak termaafkan “ Tidak akan , Hal itu tidak akan terjadi “ Ujar Minho sedangkan yang lain hanya mengelengkan kepala mereka ..

“ Sueun-ah “ Panggil Jinki tiba – tiba membuat Sueun menatap Jinki “ Wae oppa ?”

“ Itu bukankah RaeMi , Ne?” Tunjuk Jinki pada seorang yeoja yang baru saja masuk ke dalam café ini , Saat itu juga semua mata terara pada yeoja tersebut dan menegaskan pandangan mereka “ MWO ? Ne itu RaeMi “ Ujar Sueun yang terbelalak kaget dengan apa yang dia lihat .

Saat ini terlihat RaeMi yang tengah menggamit tangan seorang namja di sampingnya dan duduk di jarak yang lumayan jauh dari mereka ..

“ Omo dengan siapa RaeMi ? Sepertinya namja itu sudah berumur ” Ujar Taemin terus memandang meja RaeMi..

“ Bagaimana bisa dia menggamit namja yang cocok menjadi ahjjusinya dengan semesra itu “ Ujar Jinki yang tak kalah kagetnya melihat pemandangan yang lumayan dari jarak mereka ..

“Terlihat tua tapi tampan “ Gumam Hyeshi membuat Jinki menatapnya tajam “Hehe , Kau lebih tampan oppa “ Hyeshi cengengesan tidak jelas pada Jinki ..

“ Sebenarnya siapa namja – namja itu  “ Ujar Sueun sontak yang lain menatap Sueun , Seakan mengerti dengan tatapan yang lain “ Waktu itu aku pernah melihat RaeMi di jemput dengan seorang namja  , Tapi terlihat tua walau tampan .. Tapi namja itu berbeda dengan namja yang aku lihat saat itu “ Jelas Sueun

“ Ne Sueun benar , Namja yang kemarin tampan juga baby face .. Kenapa sekarang namjanya berbeda lagi , Atau jangan – jangan RaeMi wanita penghibur “ Ujar Hyeshi membuat yang lain menatapnya “ Jangan berbicara sembarangan dulu “ Ujar Jinki

“ Aku rasa RaeMi tidak seperti itu , Wajahnya terlalu polos bagaimana bisa dia berbuat seperti itu “ Ujar Taemin yang mengelak ucapan Hyeshi ..

“ Sudah aku tidak ingin terjadi apa – apa pada RaeMi , Aku akan menghubunginya  “ Ujar  Sueun yang mengeluarkan ponselnya dan menghubungi RaeMi ..

“ Yeoboseyo sueun , waeyo ?” Ujar RaeMi yang terlihat mengangkat telpon Sueun , Terdengar jelas suara RaeMi di ponsel Sueun karena memang dia loudspeaker.

“ Aniyo , aku hanya ingin menghubungimu saja .. RaeMi oddiseyo ?” Ujar Sueun menanyakan keberadaan RaeMi ..

“ Aku dengan orang yang aku cintai “ Ujar RaeMi membuat yang lain terdiam dan menelan ludah mereka masing – masing ..

“ Orang yang kau cintai ?” Tanya Sueun

“ Euuhhmm , Sudah ne aku tutup .. Annyeong” Saat itu juga orang – orang ini hanya dapat terdiam dengan putusan sambungan RaeMi ..

Terlihat RaeMi menyuapi namja itu dengan tersenyum riang , Mereka hanya dapat terbengong –bengong dengan tindakan RaeMi.

“ Orang yang dia cintai , Masa iya RaeMi berpacaran dengan seorang ahjjusi , Tidak bisa ku biarkan” Seru Sueun langsung  berdiri yang lain hanya menatap Sueun heran “ Oddie?” Tanya Hyeshi melihat Sueun berdiri

“ Tentu saja menghampiri RaeMi dan membawa kaburnya , Siapa tahu ahjjusi itu mengancamnya “ Ujar Sueun di sambut dengan seruan Hyeshi “ Nado , Aku ingin menghampirinya juga .. aku tidak ingin RaeMi di apa – apakan oleh ahjjusi itu “

Kedua yeoja ini ingin menghampiri RaeMi , Namun dengan cepat kedua namja di sampingnya menghalangi mereka “ Andhwae “ Seru dua namja ini di sambut tatapan tajam para yeoja “ Wae?”

“ Jangan bersikap seperti itu dan jangan berfikiran negative dulu , Siapa tahu RaeMi memang tidak seperti apa yang kalian bayangkan ,Siapa tahu namja itu salah satu keluarga RaeMi “ Ujar Jinki  menasihati kedua yeoja ini ..

“ Ucapan Jinki hyung benar , Jangan asal menuduh seseorang .. Lagi pula kita tidak seharusnya mencampuri urusan orang lain “ Ujar Taemin yang juga angkat bicara , Akhirnya kedua yeoja ini hanya dapat menuruti saja ..

“ Sudahlah lagi pula sekarang sudah tidak asing lagi apabila yang muda menyukai yang lebih tua “ Ujar Jinki sambil menatap orang yang ada di depannya , Sedangkan yang orang yang di maksud hanya melirik tajam membuat yang lain hanya bisa terdiam saja ..

Minho seakan tidak mendengar ucapan orang – orang di sekitarnya , Entah kenapa dia menatap ke meja yang RaeMi duduki .. Sepertinya dia pernah melihat namja yang bersama RaeMi saat ini tapi dimana ?

*****

 

RaeMi PoV

Aku tidak menyangka appa mengajakku untuk makan di luar , Hal ini untuk pertama kalinya ku rasakan .. Sungguh aku sangat senang dengan tindakan appa saat ini , Dia mengajakku berberlanja bersama membeli beberapa barang bulanan sekarang kami berada di sebuah café ..

Tapi appa menyuruhku untuk membeli beberapa pembalut dan itu jumlahnya tidak sedikit .. Dia fikir aku akan memakan semua pembalut itu , Micheo ..

Tadi tiba – tiba saja Sueun menelponku , Sebenarnya ada apa dia menelponku ? Aku tidak tahu jelas tapi dia menanyakan keberadaanku , Aku menjawab bersama orang yang aku cinta , memang appa adalah orang yang kucintai .

“ appa , Kau coba makananku ini sangat lezat “ Aku menyodorkan sendok yang berisi steak sapi “ Shireo “ Tolak appa menjauhkan sendok yang kusodorkan .

“ Appa jebal makan ini , Jebal “ Rengekku memohon terlihat appa yang menghelakan nafas saja “ Baiklah palli “

“ Jinja? Kalau begitu   Aaaa” Aku membuka mulutku agar apa membuka mulutnya juga , Setelah itu aku langsung menyuapi appa “ Otte?? Mashita ?” Tanyaku

“ Ne, Mashita .. Kau ini bawel sekali bocah “ Ujarnya sambil terus bergerutu ..

Nan geudaeman

I love you

Geujeo

I want you

I need you

Ajik eoridan mal mayo

I love you

Kurasakan ponselku menyala lagi , Tanpa ragu ku lihat di layar ponselku terdapat sebuah panggilan namun ketika ku lihat nama yang tertera di ponselku , Aku langsung mengembangkan senyuman ..

“ Nugu ?” Ujar Appa memperhatikanku menatap layar ponsel .

“ Junsu ahjjusi “ Aku memperlihatkan layar ponselku pada appa , Terlihat dia membelalakan kedua matanya “ MWO ? Junsu ?” Pekik appa , Aku hanya menganggukan kepalaku dan langsung mengangkat telpon darinya yang memang sudah ku nantikan ..

“Ahjjusi bogoshipoyo “ Seruku ketika mengangkat telpon darinya ..

“ Nado RaeMi-ah , Nan jeongmal bogoshipo .. Bagaimana kabarmu baik – baik saja kan ?”

“ Ne, Ahjjusi baik – baik saja .. Aku merindukan keluarga disana “ Kudengar hanya kekehan yang terlontar dari mulut Junsu ahjjusi ..

“ Haha RaeMi-ah semua pun merindukanmu , Bahkan Jonghyun ingin sekali bertemu denganmu .. Bukankah dia sering menghubungimu ?” Memang benar adanya kalau Jonghyun  oppa suka menghubungiku ..

“ Ne ahjjusi “

“ RaeMi-ah bagaimana dengan appamu , Apa dia berlaku baik denganmu “

“ Tentu saja ahjjusi sekarang saja appa mengajakku makan di luar “ Mendengar dirinya yang di maksud appa langsung menatapku ..

“ Jinja?Berikan ponselnya pada appamu “

“ Ne”Aku langsung menyodorkan ponselku pada appa “ Ahjjusi ingin berbicara padamu appa” Sepertinya dia setengah tidak ikhlas menerimanya ..

“ Ne hyung , Waeyo ?”Ujar Appa sambil tersenyum , Tapi aku tahu sangat memaksakan ..

“…..”

“ Tentu saja aku merawatnya dengan baik , Dia kan anakku hyung .. Ne kan chagi aku merawatmu dengan baik “ Ujar Appa sambil tersenyum padaku dan mencubit pipiku dengan kasar , MEmbuatku meringis kesakitan .

“…..”

“ Ohh tentu saja , Aku selalu membawa RaeMi makan di luar seperti sekarang ini .. TEnanglah aku selalu bersikap manis padanya , Omo bocah ini sangat menggemaskan ne “ Appa lagi – lagi mencubit pipiku dengan seenak jidat , Dia berusaha bersikap manis tapi sangat memaksakan ..

“….”

“ Ne hyung tentu saja aku akan menjaganya dengan baik , Ne …” TErlihat appa mengakhiri pembicaraanya dengan ahjjusi ..

“ YA , Appa apo “ Aku mengusap pipiku yang kesakitan akibat cubitannya

“ Tidak perduli , Wew .. Aku kan selalu bersikap manis padamu RaeMi-ah “ Ujar appa yang tersenyum sangat memaksakan  “ Cih apa – apaan ahjjusimu itu , aku harus selalu bersikap manis padamu “ Aku terus mendengar gumaman appa yang tidak jelas itu ..

“ Appa , Memangnya appa tidak bisa sekali saja bersikap manis padaku ?” Kulihat dia membulatkan matanya setelah ku lontarkan pertanyaan seperti itu “ Aniyo , Tidak bisa .. Aku tidak bisa bersikap manis padamu .. Isshh” Aku hanya dapat menghelakan nafasku karena sudah ku pastikan appa akan berlaku seperti ini , Tidak mungkin bagiku menerima perlakuan manis darinya itu sangat mustahil ..

*****

Sedari tadi senyuman terus mengembang dari bibir RaaeMi , Dari awal masuk kelas sampai pelajaran sudah berlangsung  entah lah hari ini dia sangat bahagia sekali ..

“ Ya , Waeyo ? Sepertinya kau sangat bahagia sekali “ Tanya Sueun melihat tingkah  RaeMi yang aneh ““ Ne, Aku sangat bahagia .. Wae? Kau tahu kan hari ini hari terakhirku menjadi budak Minho sunbaenim , Aku akan terbebas darinya “ Ujar RaeMi dengan senyum sumringah

Melihat RaeMi yang tersenyum seperti itu membuat Sueun yang tadinya memang berniat bertanya  tentang apa yang kemarin dia lihat dengan teman – temannya , Seolah senyuman RaeMi mengisrayatkan kepolosannya dari situ pun sueun berfikir tidak mungkin juga baginya berfikiran negative pada RaeMi terlebih lagi menganggapnya wanita penghibur , Lebi baik di urungkan saja niatnya untuk bertanya hal kemarin . Batin Sueun!

“ Ne ini hari terakhirmu , Keunde kau harus tetap semangat menerima perbudakan terakhir kalinya oleh Minho oppa “ Ujar Sueun cengengesan , RaeMi hanya mengangguk mantap mendengar ucapan Sueun ..

Drrtt drrttt

Dirasakannya ponsel RaeMi bergetar , Tanpa Ragu dia meraih dan membanca 1 pesan singkat dari orang yang dia kenal ,Bahkan senyuman yang mengembang tadi memudar begitu saja ketika membaca nama yang tertera di ponselnya.

From : Minho Sunbae

Ke perpustakaan sekarang ..

Jangan lupa bawakan coklat hangat untukku ..

PALLI

“Baru saja di bicarakan , Lihat ini “ RaeMi memberitahu pesan singkat dari Minho pada Sueun , Membaca pesan itu membuat Sueun menahan tawa “ Ne , Penderitaan terakhirmu akan di mulai .. PErgi sana anggap saja ini pertemuan terakhirmu denganya “ RaeMi hanya tersenyum mendengar ucapan Sueun , MEmang benar adanya ini hari terakhirnya menjadi budak Minho dan dia akan menganggap pertemuan terakhirnya dengan Minho .. Tanpa ragu RaeMi berbohong kembali pada gurunya untuk ke toilet ..

Tidak membutuhkan waktu lama bagi RaeMi untuk membeli coklat hangat , Bahkan sekarang dia sudah berada di perpustakaan seraya mencari sosok Minho .. Di lihatnya Minho tengah terduduk tepat di pojok jendela dengan tumpukan buku di hadapannya tanpa ragu RaeMi menghampirinya ..

“ Ige coklat hangatmu “ RaeMi langsung menaruh coklat hangat itu di meja , Menyadari kehadiran RaeMi membuat Minho terarah padanya “ Duduk di depanku , Temani aku “ Suruh Minho sambil menunjuk bangku di depannya ..

RaeMi yang sudah mengerti tanpa menolak langsung duduk di depan Minho “ Ige “ Minho menyodorkan sebuah buku dan pulpen pada RaeMi “ Ige Mwoya ?” RaeMi mengerutkan alisnya tidak mengerti ..

“ Kau tidak lihat itu apa ? Itu buku dan pulpen babo “ Ujar Minho menunjuk – nunjuk pada benda – benda itu “ Arayo , Keunde untuk apa ?” Tanya RaeMi

“ Pertanyaa yang bagus , Hari ini aku lupa merangkum pelajaran bahasa korea .. Jadi aku ingin kau yang merangkum buku – buku sejarah korea ini di buku ku .. Ok “ RaeMi langsung membulatkan matanya medengar ucapan Minho “ Mwo ? aku yang merangkum tugasmu ?”

“ Ne, Wae? Mau menolak , Tidak ingat kau masih budakku “Ujar Minho dengan nada sinisnya ..

“ Tapi ini kan hari terakhirku “ RaeMi membela dirinya “ Maka dari itu , Sekarang hari terakhirmu kau harus menerima ini dariku .. Palli kerjakan , Setelah istirahat aku ada pelajarannya “Suruh Minho sambil menujuk – nunjuk bukunya ..

Mau tidak mau RaeMi harus menuruti keinginan Minho .. Dengan keterpaksaan RaeMi meraih pulpen dan mengerjakan tugas Minho .. Melihat hal ini Minho hanya tersenyum puas ..

Beberapa menit sudah berlalu , RaeMi dengan rapi merangkum beberapa buku yang harus dia rangkum .. Sedangkan Minho dia sangat asik mendengarkan music di ipodnya sambil memandang kearah luar jendela menunggu pekerjaan RaeMi selesai , Sesekali dirinya tanpa sadar memperhatikan RaeMi yang tengah menulis hanya senyum simpul yang terpapar dari bibir Minho ..

Tanpa terasa pun RaeMi sudah selesai merangkum semua buku tersebut “ Sunbaenim , Ige aku sudah selesai “ RaeMi menyodorkan buku itu pada Minho “ Sudah selesai bagus “ Minho langsung meraih buku itu dari tangan RaeMi dan langsung berdiri ..

“ Sunbaenim oddie?” Tanya RaeMi yang melihat Minho sudah berdiri seakan ingin pergi “ Tentu saja ke kelasku .. Oiia bereskan buku – buku itu pada tempatnya ne “ Jawab Minho enteng sambil menunjuk beberapa buku yang berserakan di meja seraya meninggalkan RaeMi yang masih duduk terpaku memandangi punggung Minho ..

“ Micheo , Selalu seperti ini .. Kenapa orang itu selalu bertindak seenak jidat “ Gumam RaeMi setengah tidak ikhlas membersihkan beberapa tumpukan buku yang ada di hadapannya ..

^^^^

Minho kali ini tengah berada di kelasnya sambil memperhatikan beberapa penerangan dari  Jung Sonsaengnim .. Sebenarnya dia sangat tidak mood untuk menerima pengajaran , Tapi dia pun membutuhkan  nilai dari guru ini terlebih lagi dia harus mengumpulkan tugas yang di berikan olehnya ..

“ ok  anak – anak kumpulkan tugas kalian .. Kalian sudah mengerjakannya kan ?”Ujar Jung Sonsaengnim  di sambut teriakan para murid “ Ne”

“ Ya sudah berikan tugas kalian padaku sekarang “ Terlihat beberapa murid mengeluarkan tugas merangkum mereka , Terutama Minho yang juga mengeluarkan tugasnya “ Kau mengerjakan juga Minho ?” Tanya Jinki yang memang duduk sebangku dengannya ..

“ TEntu saja , Aku kan pintar “ Jawab Minho santai dan berjalan menghampiri Jung sonsaengnim “ Omo sombong sekali bocah itu “ Gumam Jinki kesal ..

Selang beberapa saat Jung sonsaengnim memeriksa tugas para Muridnya , Sedangkan si murid di haruskan membaca buku mereka menunggu gurunya selesai memeriksa ..

“ Minho , Buku ini milikmu ?” Ujar Jung sonsaengnim tiba – tiba sambil mengacungkan buku Minho , Menyadari hal itu Minho langsung mengangguk “ Ne, Wae sonsaengnim ?”

“ Aniyo , Rangkumanmu sangat rapi sekali Minho” Puji Jung sonsaengnim , Mendengar hal itu membuat yang lain terperangah dan “ Wow “ beberapa teman Minho menatap kagum dirinya ..

“ Tentu saja tulisanku memang rapi “ Ujar Minho dengan angkuhnya , Hal ini membuat Jung Sonsaengnim tersenyum “ Keunde saking rapinya tulisan ini seperti tulisan yeoja .. Bahkan lihatlah ini ada beberapa pariasi gambar di rangkuman Minho. Ada gambar kupu – kupu , Kelinci , Bintang benar – benar menggemaskan rangkuman milik Minho ini “ Ujar Jung Sonsaengnim ..

Mendengar hal itu sontak Minho langsung membulatkan matanya , Tidak dengan teman – temannya yang sekarang menertawakannya “ hahahaha Ya Minho kenapa tulisanmu seperti yeoja “ Tawaan terus menggema di kelas ini ..

Sama dengan yang lain Jinki menertawakannya dan menatapnya “ Ya, Jangan bilang kau menyuruh RaeMi yang merangkum tugasmu ini “ Minho menatap tajam Jinki agar diam “ Brengsek ,Sepertinya yeoja itu sengaja menggambarkan beberapa animasi di buku rangkumannya , sial “ Gumam Minho dengan kesal sambil meremas – remas tangannya sendiri ..

“ Ya , Choi Minho .. Pulang sekolah kau harus ke ruanganku , Arayo “Ujar Jung Sonsaengnim membuat Minho semakin geram membayangkan wajah RaeMi .

^^^^

RaeMi yang tidak tahu apa – apa tiba – tiba di panggil oleh Jung sonsaengnim untuk keruangannya , Bahkan yang membuatnya kaget melihta Minho yang sudah ada di ruangan tersebut ..

“ RaeMi ini tulisanmu kan ?” Ujar Jung sonsaengnim , RaeMi membulatkan matanya dan menatap Minho yang ada di sampingnya tapi di sambut tatapan tajam oleh Minho “ Ne sonsaengnim “

“ Minho kau ini , Bagaimana bisa rangkuman ini RaeMi yang menulisnya ?” Tanya Jung Sonsaengnim , Minho hanya tersenyum simpul “ Dia yang menginginkannya “ Minho menunjuk pada RaeMi , Hal ini membuat RaeMi kaget bagaimana bisa Minho mengatakan Raemi yang menginginkannya berdusta saja ..

“ RaeMi benar kau yang menginginkannya merangkum ini semua ?” Tanya Jung Sonsaengnim , RaeMi bingung harus menjawab apa tapi Minho menatap tajam RaeMi menandakan agar RaeMi menjawab ya ..

RaeMi menghelakan nafas beratnya “ Ne” Jung sonsaengnim menatap Minho dan RaeMi “ Kalian berdua berapacaran ?” Sontak saat itu juga RaeMi dan Minho terbelalak kaget dengan ucapan Jung Sonsaengnim..

“ ANIYO “ Bantah mereka berdua , Jung Sonsaengnim mengerutkan alisnya “ Ya , Aku sudah mendengar dari yang lain kalau kalian berpacaran .. RaeMi tidak seharusnya kau menuliskan tugas Minho walau kau menyukai Minho , Ini tetap tugasnya “ RaeMi membulatkan matanya ..

“ Sonsaengnim , Kami tidak berpacaran “ Ujar RaeMi dan Minho secara bersamaan ..

“ Aiissh remaja sekarang kenapa harus menutupi hubungan mereka , Aku tidak perduli kalian berpacaran atau tidak yang jelas ini semua salah kalian berdua “ Ujar Jung sonsaengnim

“ Sonsaengnim , aku tidak salah .. Dia yang menginginkan menulis rangkumanku , Jadi aku tidak bersalah dengan hal ini “ Ujar Minho tersenyum licik pada RaeMi ..

“ Kata siapa kau tidak bersalah , Kalian sama – sama salah .. RaeMi salah mengerjakan tugasmu dan kau juga salah kenapa harus yeojachingumu yang mengerjakan tugasmu “ Ujar Jung sonsaengnim membuat Minho kesal “ Sonsaengnim dia bukan yeojachinguku “ Minho sedikit mengeraskan suaranya ..

“Sudah sekarang kalian bersihkan kamar mandi dekat gudang , Arayo “ Ujar Jung sonsaengnim

“ Sonsaengnim kau menghukum kami membersihkan kamar mandi ?”Ujar Minho yang tidak terima

“ Ne, Wae? Mau ku tambah hukumannya ? hah “ Ujar Jung Sonsaengnim

“ Aniyo sonsaengnim nanti kami akan membersihkan kamar mandi itu “ sangkal RaeMi agar hukumannya tidak di tambah sambil memonyongkan bibirnya pada Minho agar menurut saja ..

“ Ya sudah cepat kalian bersihkan kamar mandi itu “ Ujar Jung  Sonsaengnim , Mau tidak mau RaeMi dan Minho hanya dapat berkata “ Ne”

^^^^

Kali ini RaeMi dan Minho sudah berada di toilet , Beberapa barang – barang untuk membersihkan toilet ini sudah ada di hadapan mereka ..

“ Kau yang membersihkan toilet ini “ Ujar Minho dengan santainya , RaeMi membulatkan matanya tidak percaya “ Subaenim hukuman ini di serahkan untuk kita berdua”

Minho menatap tajam RaeMi “ Kau yang salah bukan aku “ RaeMi memegang dadanya yang sesak akan kesal dengan ucapan Minho “ Mwo ? salahku ? “

“ Babo , Tentu saja salahmu .. Apa –apaan di rangkumanku ada gambar bintang , kupu – kupu dan kelinci .. Kau mau mengerjaiku ? Hah “ Minho sedikit mengeraskan suaranya tepat di depan RaeMi “ Lagi pula bukan aku yang menginginkan menuliskan rangkumanmu itu, Kau yang menyuruhku .. Jadi bukan sepenuhnya ini salahku “ RaeMi membela dirinya sendiri ..

“ Issh , Jadi kau ingin menyalahkanku juga ? Hah .. Cepat bersihkan toilet ini kau ini masih budakku jadi turuti saja ucapanku .. ara “ RaeMi menghebuskan nafas kesalnya dan menatap Minho , Dengan tidak ikhlas tanpa menjawab ucapan Minho , RaeMi langsung meraih sebuah alat pel dan langsung mengalihkan pandangannya dari Minho ..

Sedangkan Minho hanya tersenyum licik dan berjongkok memperhatikan RaeMi tengah bersih – bersih ..

15 menit berlalu sedari tadi RaeMi terus membersihkan toilet sendirian , Sedikit gumaman yang dia lontarkan karena dia melihat Minho yang sangat asik berjongkok sambil mendengarkan ipodnya .. Gondok ?  Jelas saja RaeMi sangat gondok selama 15 menit berlangsung Minho tidak membantunya sama sekali ..

Terus membersihkan toilet mata RaeMi menatap Minho yang asik mendengarkan music , Tatapan RaeMi sangat tajam sungguh kentara sekali kalau RaeMi sudah sangat muak dengan namja yang berada di dekatnya ini .

BRAAKKK

Di lemparkannya alat pel-an itu oleh RaeMi dan matanya semakin menatap tajam Minho , Sungguh kesabarannya sudah sangat habis saat ini .. Melihat RaeMi yang bertindak seperti itu dan menatapnya tajam Minho langsung melepaskan headphonenya “ Wae? Kenapa menatapku seperti itu ? “

Tidak ada jawaban justru RaeMi semakin menatap tajam Minho “ YA, NEO “ Teriak RaeMi sambil menunjuk pada Minho berhasil membuatnya terkaget dengan teriakan RaeMi .

“KAU BERANI BERTERIAK PADAKU “ Balas Minho tak kalah hebatnya , Alhasil membuat RaeMi ciut kembali “ Wae? Wae? Kenapa berteriak seperti itu ? Hah “ Lanjut Minho menatap tajam RaeMi dan kali ini berdiri mendekatinya ..

“ CUKUP .. Tidak sadarkah dari tadi aku yang mengerjakan semua ini , apa kau sebagai seorang namja tidak mempunyai hati nurani sedikit pun ?  Kau enak – enakan mendengarkan ipod sedangkan aku membersihkan ini semua “ Ujar RaeMi yang akhirnya bisa mengeluarkan kata – kata tersebut

“ Ya , Neo Nappeun namja .. apa kau selalu berlaku seperti ini pada hoobaemu ? aku tahu aku masih budakmu , Tapi haruskah aku membersihkan ini semua ? Sunbaenim semua ini bukan sepenuhnya salahku , Ini pun salahmu “ RaeMi menarik nafasnya dan melanjutkannya kembali.

“ Kau yang menyuruhku untuk merangkum tugasmu itu , Tapi kau malah bilang aku yang menginginkannya .. Aniyo , aku sama sekali tidak menginginkan hal itu .. Sekarang kau menyuruhku mengerjakan ini hanya sendirian , Ini sangat keterlaluan sunbaenim .. Kau fikir aku tidak lelah melakukan ini sendirian ? Aku sangat le….” Belum sempat RaeMi melanjutkan kata – katanya mulutnya sudah di bungkam dengan mulut Minho ..

Lebih tepatnya bibir hangat  Minho yang menyentuh bibir mungil RaeMi .. Sontak hal ini membuat RaeMi membelalakan matanya , Jantungnya berdetak sangat cepat melihat wajah Minho yang sekarang ada di depannya .

Memang sedari tadi Minho tidak berkata apa – apa saat RaeMi berceloteh seperti itu , entah gerakan apa yang membuatnya melakukan hal tersebut .. seperdetik kemudian Minho pun melepaskan bibirnya dari bibir RaeMi ..

“Kau ini sangat berisik sekali “ Ujar Minho dengan santai sambil menyentuh bibirnya dengan ibu jarinya dan langsung kearah lain seakan tidak terjadi apa – apa ..

Tapi tidak dengan RaeMi yang sangat shock dengan tindakan seenak jidat Minho , Sedari tadi dia hanya diam tiba – tiba saja “ Hikss , Hikkss “ Tetesan air mata jatuh begitu saja dari pelupuk mata RaeMi ..

“ Ya , Wae??” Ujar Minho yang menyadari kalau RaeMi menangis , Sungguh dia sangat kaget ketika melihat RaeMi mengeluarkan air matanya “ Hikks , Hiks Cheot Kiseu “Ujar RaeMi yang tidak berhenti mengeluarkan air matanya ..

Mendengar hal itu Minho semakin membelalakan matanya tidak percaya “ MWO ? CHEOT KISEU ?”RaeMi menganggukan kepalanya pelan “ Ja .. Jadi ini benar – benar ciuman pertamamu ?” lagi – lagi Minho menanyakan pertanyaan tadi seakan meyakinkan RaeMi ..

RaeMi lagi – lagi menganggukan kepalanya pelan “ Ini hanya ciuman pertama kenapa kau harus menangis ?” Ujar Minho dengan entengnya , Sedang RaeMi menatap Minho tajam “ HUUUWAAAAAA, Masalahnya kenapa ciuman pertamaku  di rebut oleh namja sepertimu “ RaeMi menangis semakin meraung – raung ..

“ Padahal ciuman pertamaku untuk orang yang aku cinta , Tapi kenapa harus kau yang merebutnya .. HUWAAAAAAAA” RaeMi semakin meraung – raung , Sungguh dia tidak meyangka hal ini terjadi pada dirinya ..

Melihat RaeMi yang semakin menjadi – jadi menangisnya membuat Minho kalang kabut “ YA ULJIMAYO “ Minho berusaha menenangkan RaeMi tapi dia tidak tahu bagaimana caranya , Dia hanya seperti orang bodoh yang mengibas – ngibaskan tangannya di depan wajah RaeMi “ Ya , Mana aku tahu itu ciuman pertamamu , Tadi aku melakukan itu karena kau berisik sekali “ Bela Minho

RaeMi hanya menatap Minho sebentar lalu “ HUUUWAAA Nappeun namja “ RaeMi sekarang memukul – mukul tubuh Minho membuatnya meringis “ YA , KENAPA MEMUKULKU “ Tapi sepertinya ucapan Minho tidak RaeMi hiraukan karena sekarang RAeMi terus memukul – mukul dada Minho ..

“ Nappeun , Neo Jeongmal nappeun namja “ Lagi – lagi RaeMi memukul – mukul dada bidang Minho “ Kenapa harus kau yang merebutnya , Babo .. Kenapa harus kau nappeun namja “ Melihat RaeMi yang menangis sambil memukul – mukul dadanya membuat Minho terdiam ..

Dia tidak bisa berkata apa – apa , TErlihat dari wajah RaeMi yang sangat kesal karena ciuman pertamanya harus di renggut oleh Minho , Minho jadi merasa bersalah pada RaeMi maka dari itu dia hanya diam saja “Mianhae aku tidak tahu , Pukul saja jika membuatmu tenang “ Hanya itu ucapan yang terlontar dari mulut Minho , Sedang RaeMi semakin keras memukul dada bidang Minho dan terus menangis ..

30 menit kemudian

Setelah kejadian tadi akhirnya untuk menebus kesalahannya Minho lah yang membersihkan toilet itu ,Padahal sebenarnya tubuhnya sangat sakit akibat pukulan RaeMi yang bertubi –tubi di dadanya , Tapi dia pun jadi merasa bersalah dengan RaeMi ..

Saat ini kedua orang ini sudah berada di luar Toilet “ Puas kan kau memukul diriku “ Ujar Minho dengan ketus , Baru beberapa menit tadi Minho bersikap manis pada RAeMi membiarkan dirinya memukul Minho , Sekarang keadaan kembali seperti semula Minho tetep dingin ..

“ Itu karena kau sunbaenim , Kau suda…” Ucapan RaeMi terpotong karena tangan Minho sudah membekap mulut RaeMi “ Jangan mengatakan hal tadi disini , Bagaimana kalau ada yang dengar .. Anggap kejadian tadi tidak pernah terjadi .. Ara”

“ Bagaimana menganggap kejadian tadi tidak terjadi ? Kau ..” RaeMi pun enggan meneruskan kalimatnya “ Kita tidak saling menyukai , Jadi kau  tinggal melupakan kejadian tadi .. Mudahkan “ Ujar Minho dengan entengnya ..

“ ARAYO , AKU AKAN MELUPAKANNYA .. LAGI PULA AKU TIDAK MENYUKAI KAU .. Wew”Teriak RaeMi tepat di depan wajah Minho dan langsung pergi dari hadapan Minho saat ini  “ Issh apa – apaan yeoja itu sekarang sudah berani berteriak di depanku seperti itu “Gumam Minho dengan kesal tapi setelah itu dia pun berteriak kembali” BAGUS YEOJA TENGIL , KAU HARUS MELUPAKANNYA .. AKU JUGA TIDAK AKAN PERNAH MENYUKAIMU “

******

_ Malam harinya_

RaeMi tengah menonton tv namun fikirannya tidak focus pada film yang dia tonton , Entah kenapa kejadian itu teringat kembali sangat terekam  di otaknya ..

“RaeMi-ah lihatlah aku membawa apa ?” Ujar seseorang yang duduk di sampingnya sambil menyodorkan beberapa coklat kesukaan RaeMi , Ketika melihat orang tersebut dia tersenyum sumringah “ Yoochun ahjjusi gomawoyo “ Seru Raemi langsung mengambil coklat tersebut ..

Yoochun memang sering memberikan coklat atau ice cream untuk RaeMi , Bahkan orang yang di harapkan RaeMi untuk memberikan makanan tersebut adalah Jaejoong tapi hal itu tidak pernah tejadi dalam dirinya ..

“ Ya , Yoochun kau jangan terlalu baik pada bocah itu “ Ujar Jaejoong melewati ruang tengah itu menuju dapur ..

“ Biar saja aku ini yang memberi coklat untuknya “ Ujar Yoochun sambil mengacak lembut rambut RaeMi .

“ Bocah itu akan kebiasaan kalau kau memberikan hal itu “ Lagi – lagi Jaejoong setengah berteriak dari arah dapur , Namun tidak di hiraukan oleh Yoochun karena sekarang dia tengah menatap RaeMi yang menonton tv tapi tatapannya berbeda “ Ya , Ada apa denganmu RaeMi-ah ?”

“ Eoh?” RaeMi benar – benar seperti orang bodoh yang beroh ria “ Aiissh anak ini , Kau ada masalah? Jika iya ceriatkan saja padaku “

“ Aniyo , Aku tidak ada masalah apa – apa “ RaeMi tersenyum simpul pada Yoochun ,tidak mungkin juga apabila dia menceritakan kejadian tadi sungguh membuatnya malu ..

“ Aku fikir kau ada masalah “ Yoochun pun langsung menatap televise , Tapi tiba – tiba RaeMi mempunyai sebuah ide “ Ahjjusi boleh aku bertanya ?” Ujar RaeMi

“ Tentu saja apa yang ingin kau tanyakan ?”RaeMi menarik nafasnya dan menghembuskannya kembali “ Ige , Ciuman pertama ahjjusi seperti apa ?” Tanya RaeMi dengan nada polosnya .

Mendengar hal itu membuat Yoochun membulatkan matanya , Terutama Jaejoong yang mendengar dari dapur langsung berteriak “ YA , BOCAH APA – APAAN KAU BERTANYA HAL SEPERTI ITU “ Jaejoong langsung menghampiri RaeMi dengan wajah yang sulit di artikan .

“ RaeMi-ah appamu benar kenapa kau bertanya seperti itu ?” Ujar Yoochun ..

“ Aku hanya ingin tahu saja , Memang tidak boleh “ Dusta RaeMi ..

“ ANDHWAE , KAU MASIH KECIL BOCAH .. APA – APAAN KAU BERTANYA SEPERTI TADI ?”Ujar Jaejoong semakin kesal “ Ya , Apa kau melakukan hal itu dengan seseorang ? Hah ? NUGU “ Lanjut Jaejoong dengan wajah penuh kecurigaan ..

RaeMi hanya dapat menelan ludahnya saja “ Aniyo appa .. Mana mungkin aku melakukan hal itu , Aku kan masih 16 tahun “ Ujar RaeMi tersenyum memaksakan

“ Jaejoong-ah jangan menuduh yang tidak – tidak .. RaeMi terlalu polos mana mungkin dia melakukan hal itu , Wajar saja dia menanyakan hal seperti tadi dia kan masih tahap pubertas“ Ujar Yoochun yang membela RaeMi ..

“ Karena dia polos , Bisa saja dia di bodohi namja .. Apa kau mempunyai kekasih di sekolahmu ? Hah “Tanya Jaejoong dengan penuh kecurigaan

“ Aniyo , Mana mungkin aku mempunyai kekasih .. Appa kenapa jadi kau yang bertanya – Tanya padaku ?”RaeMi menatap kesal Jaejoong ..

“ Ya, Jaejoong-ah memangnya kenapa kalau dia mempunyai kekasih di sekolah ? Apa kau mengkhawatirkannya ?” Tanya Yoochun yang sekarang menatap curiga pada Jaejoong “ Aiishh bocah ini terlalu polos dan babo .. Aku bukan mengkhawatirkannya , siapa tahu saja dia memang di bodohi oleh para namja “ Sangkal Jaejoong

“ Ishh kau yang babo , Itu sama saja mengkhawatirkannya “ Cetus Yoochun tapi Jaejoong menatap tajam Yoochun “ ANIYO .. Aku tidak mengkhawatirkannya , ANIYO “ Jaejoong terus menyangkalnya  ..

“ Babo kau mengkhawatirkannya “ KEdua orang namja ini berdebat hal yang seharusnya tidak mereka perdebatkan “ ANIYO .. Sudah aku tidak ingin berdebat denganmu Park Yoochun dan Kau Kim RaeMi awas kalau kau berpacaran .. Kau ini masih kecil dan belum pantas untuk itu .. Ara” Setelah mengucapkan perkataan itu Jaejoong langsung pergi meninggalkan RaeMi dan Yoochun ..

Sedangkan RaeMi dan Yoochun hanya terbengong – bengong dengan ucapan Jaejoong tadi “ Omo kenapa appa berrucap seperti itu “ Gumam RaeMi tidak percaya , Sedang Yoochun hanya berkata “ Sudah jelas sangat mengkhawatirkannya tapi tidak mau mengakuinya , Dasar babo”

****

Hari ini kebetulan sekali hari Minggu , RaeMi dapat merenggangkan otot – ototnya dan beristirahat sejenak dari kejenuhannya akan seorang pelajar .. Bahkan siang ini dia berada di balkon menghirup udara segar di balkon apartement sesekali menikmati pemandangan di sekitar apartement dari balkon ini ..

Krekkk

RaeMi mendengar dari arah apartement Raeyeon pintunya terbuka , Dapat di pastikan kalau Raeyeon pun keluar untuk ke balkon “ Raeyeon eon…” Sapaan RaeMi terpotong ketika melihat orang yang dia sapa bukan orang yang dia maksud melainkan namja yang sangat dia kenal “ Minho sunbaenim “Terlihat namja itu pun sangat kaget melihat RaeMi dan memekik “ RaeMi”

“ NEO “ Secara bersamaan mereka menunjuk satu sama lain tidak percaya dengan penglihatan mereka ..

*****

aku belum buat lanjutannya lagi *babo* hihi

ini hanya planning lagi ne .. hehe

” Minho keponakanku “

” Kalau mau berpacaran tidak dengan anak di bawah umur memalukan saja , Sudah tua tidak sadar umur”

” BOCAH TENGIK “

” Dia appaku”

” Jangan bilang kau sunbae yang mengerjai RaeMi memakan sambal “

****

” Bingkisan”

tiga foto yeoja itu yang akan bertemu denganmu ..

kalau sudah bertemu kau pilihlah dari salah satu mereka ..

” Appa , kau tidak akan menemui para yeoja itu kan?”

” Kata siapa ,, Sepertinya menarik “

****

” ahjjusi bantu aku mengagalkan rencana appa untuk bertemu para yeoja itu”

****

” Kau tenang saja ahjjusi , Aku sudah menyuruh tukang kebunku untuk menukarkan appa “

****

” Appa cepat pulang”

” Aku banyak pekerjaan kantor , Aku akan pulang terlambat”

” Jebal pulanglah , Aku takut kegelapan”

*****

itu priview dari ff ini , Tapi bisa ajah saya recap ulang n adegan ini ga ada di part ini ato di part selanjutnya . hehe ..

mian ne aku rada telat postnya , kenapa ? aku udah mulai perkuliahan dan selama 6 hari itu ada jadwal ngampus libur cuma hari minggu menyedihkan .. jadi untuk sekarang aku rada telat post cush aku juga nyolong” waktu buat lanjutin FF ..

kemarin juga aku melanda kegalauan karena Fanfic aku yang judulnya You are my everything n i love my wife itu di plagiat , bikin aku ga mood nerusin FF n kecewa .. Tapi untungnya itu udah clear , Aku ga mau berlarut” kegalauan*lebay* ..

fanfic saya ga laku disini ne ?? yang komen dikit , kalo mau tetep lanjut di komen ya .. komen kalian semangat buatku .. okok

buat Raeyeon eomma , Mian di part ini aku overdosis jadi yang aku bilang di part ini ada hal yang mengejutkan jadi ga ada .. mian .. hihi

13 thoughts on “Me and Dad Part 6

  1. Pas pertama baca sedih. Gimana eomma jaejong tau di punya cucu dr wanita yg dibenci? Minho mulai da rasa sm raemi. Gak nyangka juga minho ponakan raeyeon. Pokoknya top abiez. Moga ff ni gak dibajak…. Yg bajak perlu digampar. PLAKKK!!!

  2. Wahh critax lucuu,,appax raemi walaupun dingin ternyata perhatian jg bahkan dia ♍ªǚ.. Bliin pembalut buat raemi,,pdhal kan jarang bnget Άϑά ƔάϞƍ sprti ituu,,minho tegaa bner sma raemi,,tp kykx minhox mulai ska dechh ma raemiii..jd pnasaran ma klanjutannyaaa ,,ditunggu klanjutannyaaaa,,eon,,gomawoooo

  3. aigoo..kasian bgt pas raemi smbunyi di kolong meja..
    ampe ketiduran gitu gara2 capek nangis..
    ish, aq kok ngebayangin eommanya jeje oppa kayak leily sagita ya? judes2 gimanaa gitu wakakaak#plakk

    hahaha yg paling lucu pas jeje beli pembalut..
    wkwkwkwk..
    jangankan jeje yg seorang cowok, dulu aq aja pas pertama kali dapet..aq juga malu bgt mau beli pembalut *curcol ga pnting*

    aq suka adegan pas raemi makan malem ama jeje..
    apalagi sueun cs berpikir yg enggak2 ama dia hahaha
    lucu bgt..

    aigoo, minong sarap ih..maen nyosor aja..
    kasian kan si raemi jadi ga polos lagi..ckckck
    nappeun namja :O

    hahaha raemi raemi..
    polos bgt jadi yeoja, masa tanya first kiss ama yoochun?
    lagian, jeje juga..bilang aja khawatir..jaim banget sih..
    malah yoochun yg lebih sayang ama raemi drpda jeje..
    si yoochun uda kayak appanya sendiri..ckck kapan ya jeje bakal bisa bersikap manis ama raemi? hanya author dan Tuhan yang tau (???)

    omoo aq curiga deh pas minong manggil raeyeon nun.. –> pasti minong ada hubungan apa gitu ama raeyeon, terlebih minong muncul dari apartemen raeyeon..

    hadeeh penasaran bgt aq pngen baca lanjutannya..
    kayaknya bakal ada ‘perang’ nih antara Raeyeon, Minong, ama Jeje..
    hyaaaa ga sabar pngen baca next part..

    chagi, ntar kasi tau lagi ya klo uda posting..
    maklum lah..aq jarang brkunjung ke WP-mu hehehe *nyengir watados ala Raemi*

    bagus chagi, LANJOOOODDD *ala bang Ariel*

  4. Akhir’a d’post jg lanjutan’a,karena baru punya pulsa,jd baru bisa baca..T.T *nangis kejer gara2 telat baca’a.

    Bener deh nyakitin bgt ya Eomma’a Jaejoong..pantes Raemi nangis gtu,tp td yg d’mksud buat ngatain Seora tu wanita jalang ya? Coz pas pertama’a Eomma’a Jaejoong blg’a wanita lajang,tp akhir’a jd wanita jalang..ya gak? *mulai sok tau

    ehm,lucu’a pas Jaejoong panik waktu Raemi baru mulai dapet,haha kesian bgt si Jae😀

    Tp tega bgt temen2’a Raemi nuduh n mikir yg gak2 ttg Raemi pas d’cafe,tp untung’a temen2’a bisa ngertiin..

    Fuiih,lega’a udh bebas jd budak’a si Minho,kesian liat’a,udh mana first kiss’a d’rebut jg,dasar Minho kurang ajar.. #getokpalaMinhopakepalu *d’pelotototin flames

    jd si Minho tu keponakan Jae? Atau keponakan Yoochun? Trus si Jae mau ketemu sm slh stu 3 org tu kah? Jd Penasaran,lanjutan’a jgn lama2 ya Er..hehe

    LIKE THIS🙂

  5. raemi bner” plos mens ajh ga twu dsar hehe,,
    omo..ciuman prtama raemi d rbut minho,,
    aku jga mauu
    #plaakk
    eonn d tunggu klanjutan’a ok??

  6. Ping-balik: Me and Dad Part 7 | Kimraemi's Blog

  7. Ping-balik: Me and Dad Part 8 | Kimraemi's Blog

  8. Ping-balik: Me and Dad Part 9 | Kimraemi's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s