Bestfriend part 10

author :: Km Raemi

Genre :: Friendship n romance

Rating :: Teenager

LENGTH :: Chaptered

Theme Song :: 4 minute _ dream come true, secret – Friend , F. Cuz – Wanna Be Your Love , jiyeon – little by little, SM THE Ballad – Miss You , Hot Time, minah ( girls day) – just once

cast ::

Lee HaeRin

Shin HyoRa

Cho HyeBin

Kim Jonghyun ( SHInee )

Choi Minho ( SHInee)

Cho Kyuhyun (SUJU )

other cast ::

Lee Jinki ( SHInee )

Kwon Jiyong a.k.a G.Dragon ( BigBang )

Kim Kibum ( SUJU

Jonghyun PoV

Aku masih menatap yeoja yang berada di depanku , ya haerin aku disuruh jinki untuk mengantarkannya membeli bulgogi .. awal aku menolak tapi sepertinya moodnya sedang tidak enak , dia marah begitu saja padahala aku hanya berniat bercanda mengucapkan itu tapi dia terlelu membawanya dengan serius .. aku memang tidak bisa melihat yeoja harus pergi sendirian .

Saat membeli bulgogi kulihat dia hanya memakan beberapa suap saja lalu terdiam begitu saja , entah apa yang dia fikirkan apa dia masih memikirkan jiyong yang sudah menikah itu .. memang aku tahu haerin menyukai jiyong dan sempat berpacaran dengan jiyong .. ku lihat akhir-akhir ini dia lebih memelih diam saat aku ledeki kadang aku ajak bercanda dia sama sekali tidak menggubris ..

Apakah dia terlalu menyukai jiyong? Sampai-sampai dia berlaku seperti itu ??

Saat ku Tanya tentang jiyong tiba-tiba air matanya jatuh membuatku tidak tega saja , dia memintaku untuk tidak menyebut nama jiyong lagi , mungkin baginya mendengar nama jiyong terlalu sakit untuknya !!

Dia pun mengajakku untuk pulang , tapi saat ku sadar di luar sana sedang hujan deras kami memutuskan untuk berdiam dulu sampai hujan reda di kedai ini ..

Kulihat haerin mengusapkan tangannya yang dapat ku pastikan kalau dia kedinginan , memang dia hanya mengenakan dress putih untuk tidur .

“ghwencana?” tanyaku

“ne ghwencana” jawabnya sambil tersenyum dan mengusap kedua tangannya .. deg !! senyuman ini yang selalu ku inginkan , jujur harus ku akui selama ini aku menyukai yeoja yang berad di depanku ini ..

Sejak dia menginjak bangku smp dan aku sma kelas 3 aku sudah menyukainya , berawal aku memang suka meledekinya tapi lama kelamaan perasaan itu berubah menjadi sayang , dulu akupun mengangganya sebagai adik tapi kali ini lebih dari seorang adik , memag tidak seharusnya aku menyayanginya lebih dari seorang adik tapi  jujur hati yang berkata kalau aku memang menyayanginya ..

Semakin lamapun aku semakin menyayanginya tapi ternyata dia malah menyukai jiyong , sakit memang setelah menegetahui kenyataan itu , tapi aku yang sangat menyayanginya menerima itu semua .

Tapi entah kenapa saat haerin di tinggal menikah oleh jiyong aku merasa sakit melihatnya yang mendadak menjadi pendiam . kulihat di terus mengusap kedua tangannya , bahkan tangannya sudah sangat merah terlebih lagi wajahnya sangat pucat ..

Aku bingung harus melakukan apa , jaketku berada di mobil .. dengan hati-hati aku mendekata padanya dan perlahan merangkulnya .. haerin menatapku penuh dengan Tanya ..

“tenanglah aku tidak akan macam-macam , kulihat kau sangat kedinginan .. aku tidak tahan melihat yeoja yang menderita karena kedinginan” kataku yang sedikit mengerti fikirannya dan dia pun hanya mengangukan kepalanya sedangkanku merangkulnya sangat erat ..

Kurasakan tubuh haerin sangat dingin dan kulihat wajahnya sangat pucat sekali .. sesekali ku pegang tangannya keluar keringat dingin ..

“ kau sakit” aku langsung menatapnya

“ aniyo oppa” ujarnya yang sepertinya sedang menahan sesuatu sambil menegpalkan tangannya ..

“ lebih baik kita pulang sekarang , hujan sudah reda “ haerin menganggukan kepalanya tanda setuju ..

Langsung saja kami pergi dari kedai itu , memang sedikit rintik hujan aku menutupi kepala haerin dengan tangaku agar tidak terkena rintik hujan ..

Sampai di rumah jinki terlihat sangat khawatir tapi setelah ku jelaskan kalau kami meneduh dulu dia mengerti , memang jinki sangat sayang terhadap adiknya ini dia tidak mau teradi apa-apa pada adiknya ini …

“ haerin wajahmu sangat pucat sekali” ujar jinki tapi tidak di jawab oleh haerin “ omo tubuhmu sangat panas “ pekik jinki saat memegang kening haerin , aku pun sama seperti jinki yang langsung memegang kening haerin .

“ nae ghwencana oppa” ucap haerin tanpa babibu ku lihat haerin nyelodong begitu saja kedalam kamarnya ..

“ aku akan buatkan coklat hangat untukmu , kau jangan tidur dulu” ujar jinki yang langsung membuatkan coklat hangat “ kau kekamar haerin dulu apa dia masih panas keningnya , aku takut dia sakit walau dia bilang dia tidak apa-apa aku tetap mengkhawatirkannya” ujar jinki , tanpa basa – basi lagi aku ke kamar haerin terlihat haerin yang terbaring lemas bahkan selimutnya nyaris menutupi wajahnya .

“haerin-ah no ghwencanayo?” aku langsung medekatinya dan memegang keningnya .

Kening haerin sangat panas wajahnya sangat pucat sekali , aku benar-benar tidak tega melihatnya seperti ini .. saat jinki masuk kedalam kamar haerin .

“ haerin demam “ kataku dengan nada panic

“ mwo?” jinki meletakan coklat hangat di mea kamar haerin dan langsung memegang kening haerin “ kau benar , aku akan segera menghubungi dokter park “ sambung jinki yang langsung menelpon seseorang , tapi setelah menelpon wajah jinki sangat lemas .

“wae?”

“ dokter park sedang di luar kota “ ujar jinki lemas

“ ya!! Kenapa mengandalkan dokter itu saja , cepat kita bawa ke rumah sakit sekarang juga “

“ tidak semudah itu jonghyun , dokter di keluarga kami dan kepercayaan kami hanya dokter park .. sedangkan haerin sangat cocok dengan dokter park , tidak mungkin aku membawanya ke dokter lain selain dokter park “ ujar jinki membuatku tidak bisa mengeluarkan kata-kata lagi ..

Aku benar-benar bingung dengan keadaan ini , di rumah ini hanya ada kami bertiga sedangkan pembantu di rumah ini sudah pada pulang, kedua orang tua jinki mereka masih berada di amerika , sekarangpun sudah pukul 12 malam . walau pun kerumah sakit pasti hanya ada dokter jaga ..

Aku yang tidak tega melihat keadaan haerin dengan langkah cepat aku mengambil air dingin untuk mengompres , terlihat jinki hanya terbengong-bengong melihatku yang bulak balik mengambil air dingin ..

“ nanti pagi dokter park akan langsung kesini , ku harap suhu badan haerin akan menurun “ ujar jinki

“ ne semoga saja , asal kita terus mengkompresnya “ aku masih sibuk menaruh handuk di kening haerin

“ jonghyun-ah lebih baik kau istirahat sekarang dari tadi kau sangat sibuk mengurusi adikku “ ujar jinki

“ ghwencana aku ingin menjaganya , kau saja yang tidur . aku tahu kau  sangat lelah , palli tidurlah “ jinki hanya tersenyum tipis ,dia beranjak ke bangku dekat tempat tidur untuk beristirahat, tapi kuyakin jinki tidak akan bisa tidur selama adiknya baik-baik saja , sedangkanku  masih mengkhawatirkan berharap panasnya turun ..

*****

Hyebin  PoV

Pagi ini sangat cerah seperti biasa kyuhyun selalu menjemputku , meski aku masih suka bersikap dingin padanya tapi sepertinya dia tidak menyerah begitu saja untuk mendapatkan hatiku , aku tidak mengerti apa yang ada di fikirannya sampai-sampai dia tidak menyerah begitu saja ..

Dia selalu tersenyum manis padaku seakan tidak memperdulikan ucapanku apabila aku melarangnya bersikap kekanak-kanakan di depanku .. jujur lama kelamaan perasaan ini sangat aneh terhadapnya , aku semakin nyaman berada di dekatnya .

“ kenapa memandangiku seperti itu “ ujar kyuhyun yang memang dari tadi ku pandangi , omo aku memandanginya tidak mungkin !! sepertinya aku salah makan tadi malam ..

“ aniyo , aku tidak memandangimu “ sanggahku bohong , tapi kyuhyun hanya tersenyum saja seakan mengerti .

Sampai di sekolah @

Saat kubuka pintu mobil terlihat seorang yeoja menghampriku tidak lain tidak bukan dia hyora .

“ annyeong hyebin , kyuhyun “ sapanya dengan riang ,aku dan kyuhyun hanya tersenyum saja “ haerin hari ini tidak masuk “ sambungnya membuatku kaget.

“wae??”

“ dia sakit , tadi pagi jinki oppa menelponku katanya haerin sakit dan tidak dapat masuk “ ujar hyora menjelaskan

“ sakit apa anak itu “ aku sedikit berfikir , terakhir kali ku melihatnya baik-baik saja.

“ molla , tapi akhir-akhir ini dia sering mengeluh perutnya sakit “ ujar hyora mengingatkanku dia sering bilang perutnya

sakit tapi sakit itu bisa hilang begitu saja ..

“ sepertinya dia harus di periksa kedokter kandungan “ bisik kyuhyun pada kami berdua membuat kami berdua menatapnya .

“ heyy bagaimana kau bisa tahu tentang ini hah” kataku curiga

“ jangan menatapku seperti itu , dulu sering melihat ahjumma saat mengandung selalu memeriksa janinnya , saat  ku

Tanya kenapa ke rumah sakit terus tiap minggunya katanya untuk memeriksa janinya baik-baik saja atau tidak “ ujar

kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya .

“sepertinya ucapan kyuhyun benar, selama ini kita belum membawa haerin ke rumah sakit untuk memeriksa janinnya “ ujar hyora membenarkan , memang ada benarnya juga dengan ucapan kedua orang ini .

“ ya sudah nanti kita jenguk haerin dan kita bawa kabur dia untuk ke dokter kandungan “ kataku dengan semangat

“ aisshh ~ sepertinya ide gila keluar lagi dari otakmu “ ujar hyora yang terkekeh dengan tingkahku , begitu juga dengan kyuhyun yang mengacak lembut rambutku .. menyebalkan memang tapi aku menyukai itu ..

###

Jinki PoV

Semalaman aku tidak bisa tidur mengawasi haerin yang sakit , tapi beruntungnya aku memiliki sahabat yang seperti jonghyun .. selama semalaman dia merawat haerin tanpa istirahat sedikitpun ..

Aku tahu jonghyun mengkhawatirkan haerin , terlebih lagi aku pun tahu kalau dia memang menyukai adikku ini . terlihat dari matanya saat memandang haerin yang sangat bebeda , tapi sayangnya haerin malah menyukai jiyong padahal aku lebih setuju haerin dengan jonghyun ,,

Aku sering melarangnya berhubungan dengan jiyong karena dia memang playboy , terlebih lagi sekarang dia sudah menikah aku yakin hati haerin sangat sakit sekali , bahkan akhir-akhir ini dia lebih banyak diam tidak seperti dulu lagi yang sangat riang .

Pagi – pagi sekali aku menelpon hyora untuk memberi tahu pada gurunya hari ini haerin tidak masuk .. eomma dan appa yang sudah pulang dari amerika meraka sangat mengkhawatirkan haerin , dia segera menyuruh dokter park kerumah padahal dokter itu pun baru pulang tapi ternyata dokter park memenuhi janjinya tadi malam kalau dia akan langsung datang ke rumah ..memang dokter park itu sahabat appa jadi kami sangat memeprcayai pada ahjjusi .

Aku , eomma , appa dan jonghyun sedang di ruang keluarga menunggu dokter park memeriksa haerin ..sesaat dokter park keluar dari kamar haerin dengan sigap kami menghampirinya .

“ yoochun bagaimana keadaannya?” Tanya appa yang memang sudah bersahabat dengan dokter park yoochun .

“ya !! kau tidak memberitahuku kalau anakmu itu sudah menikah hah” ujar yoochun ahjussi membuat kami bingung dengan ucapan .

“ maksudmu??” ujar appa yang tidak mengerti

“ aiish kau ini berpura-pura saja , kau akan manjadi kakek seharusnya kau senang “ ujar yoochun ahjjusi membuat kami terbelalak kaget , maksudnya menjadi kakek berarti haerin sedang .

“ mwo? Manjadi kakek , maksudmu haerin sedang” appa memotong ucapannya sambil menatap yoochun ahjjusi

“ ne , dia sakit karena kandungannya yang melemah terlebih lagi dia masih muda . jadi wajar kalau perutnya sering sakit , asal rutin memeriksa kandungannya dia akan baik-baik saja “ ujar yoochun ahjjusi .

Duuarrrr

Hantaman besar menyelimuti keluargaku , shock ! sudah  pasti kami shock mendengar hal ini , bahkan tidak percaya dengan kata-katanya.

“ kalau begitu aku pamit dulu ya , chukae kau akan menjadi haraboji” ujar yoochun ahjjusi pergi dari rumah kami , tapi sama sekalli dari kami menjawab ucapannya membiarkannya pergi begitu saja ..

Sungguh ucapannya itu bagaikan petiir yang menyambar , aku tidak percaya dengan ucapannya itu . ku lihat eomma dan appa sangat shock nyaris eomma ingin pingsan tapi ku tahan .. jonghyun dia masih menatap lurus kebawah entah apa yang di fikirkannya , sepertinya ini pukulan berat untuknya , bukan untuknya saja tapi untuk keluargaku juga ..

Aku tidak tahu harus berkata apa lagi , kami semua hanya dapat diam di ruangan ini ,, yang ingin aku ketahui kenapa haerin sampai bisa berbuat seperti itu dan satu lagi siapa yang namja itu ??

“ appa ini tidak benarkan “ ujar eomma yang tidak percaya mendengar kenyataan ini , tapi appa hanya diam sambil memebelai lembut rambut eomma , sepertinya appa memikirkan sesuatu ..

Kami hanya seperti orang bodoh yang bergulat dengan fikiran kami masing-masing .. sampai sebuah suara menyadarkan kami ..

“ annyeong “ sapa seseorang yang sudah berada di depan kami , mereka hyebin dah  hyora tapi di samping hyebin terdapat namja tampan ..

“ kalian “ kataku yang menyadari kedatangan mereka

“ kami ingin melihat haerin oppa” ujar hyora dengan sopan , belum aku menjawab appa sudah berdiri menghampiri mereka .

“ TIDAK BOLEH ! kalian tidak boleh menemui haerin “ ujar appa lantang membuat mereka kaget begitu juga denganku .

“ waeyo ahjjusi?” Tanya hyebin

“ ya !! karena haerin bergaul dengan kalian ,dia menjadi bebadan dua kan “ ujar appa membuat mereka bertiga diam serta kaget , sepertinya mereka sudah mengetahui hal ini terlebih dulu .

“ jadi kalian sudah mengetahuinya” ujar hyora tidak percaya dia hanya dapat menutup mulutnya .

“ kalian sudah mengetahui ini dari awal?” tanyaku penasaran, tidak ada jawaban dari mereka tapi hyora menanggukan kepalanya sambil menunduk ..

“ benar kan karena haerin bergaul dengan kalian dia menjadi seperti itu dan kau hyebin ! aku tahu kau yang mengajarinya hal itu kan .. aahh dasar anak liar bisa-bisa nya kau mengajari anakku hal yang tidak benar “ teriak appa di depan wajah hyebin .

Plakk

Satu tamparan mendarat di pipi hyebin , kami yang melihat hal ini sangat shock .. hyebin yang menadapat tamparan dia mengelus pipinya sendiri menahan sakit dan yang lain berusaha menanyakan tidak apa-apa . hyebin menatap appaku dengan tajam .

“ ahjjusi , aku sama sekali tidak pernah mengajari haerin hal seperti itu “ ujar hyebin

“ ya !! kau bisa berbicara seperti itu kenyataannya, memang aku tidak tahu kau ini sering ke bar dan mabuk – mabukan ..aku dengar kau pun yeoja panggilan , bagaimana mungkin kau tidak mengajari anakku tentang hal itu “ ujar appa membuatnya sangat kaget , terlihat hyebin sangat bergetar sepertinya dia ingin menangis , tapi dia tahan .

“ ahjjusi , aku bukan yeoja seperti itu” ujar hyebin

“ bukan yeoja seperti itu? Kehidupanmu itu sudah sangat rumit hyebin , di tinggal orang tua yang memang tidak memperdulikanmu di tambah tingkahmu yang sangat brandalan dan susah di atur bagaimana kau tidak di bilang yeoja seperti itu “ ujar appa , hyebin mengepalkan kedua tangannya seakan menahan amarah .

“ ahjjusi berhentilah menjelek-jelekan hyebin “ ujar hyora angkat bicara , aku dan yang lain hanya dapat menyaksikan hal ini tidak tahu harus berbuat apa.

“ hyora ahjjusi benar kehidupanku sangat rumit “ ujar hyebin yang menahan tangisnya

“ kau dengar itu kan dia mengakuinya , lebih baik kalian pergi dari sini sebelum aku menyuruh satpam untuk mengeluarkan kalian dari rumah ini .” teriak appa membuat mereka pasrah saja dan pergi dari rumahku .

Jujur aku tidak tega melihat sahabat haerin di perlakukan kasar seperti itu , ucapan appa sepertinya membuat hyebin sakit hati ..

“aboji  ucapanmu” belum sempat aku melanjutkan appa menatapku

“ diam kau jinki “ ujar appa penuh emosi , membuatku tidak bisa berkata apa-apa lagi ..

APPA KAU BENAR-BENAR KETERLALUAN ” teriak seorang yeoja yang sangat ku kenal dari arah kamarnya yang berada di atas .

Haerin PoV

Aku mendengar suara bising di luar , betapa kagetnya teman-temanku sudah ada di rumahku dan yang membuatku shock keluargaku sudah mengetahui semua itu . yang bisa kulakukan hanya pasrah saja , tapi aku tidak terima dengan ucapan appa yang tidak mengenakan pada hyebin .

Ingin sekali aku melawan ucapan appa , tapi tubuhku masih lemas. Sampai akhirnya teman-temanku pergi meninggalkan rumahku .. ku lihat jinki oppa berbicara tapi dipotong oleh appa ..

Aku turun dari tangga sambil berteriak

“ APPA KAU BENAR-BENAR KETERLALUAN “ sekuat tenaga aku menghampiri mereka , terlihat semua sangat kaget dengan teriakkanku .

“ haerin , kau “ pekik jinki oppa yang menyadari kedatanganku , terlihat jonghyun menatapku dalam entah apa arti tatapannya itu .

“ appa kenapa kau berkata seperti itu pada hyebin “ aku menatap appa yang sudah ada di depanku , terlihat appa menatapku geram tapi aku tidak perduli

“ ya !! karena kau bergaul dengan mereka kau “ appa menahan ucapannya

“ wae?? Berbadan dua  itu maksud appa?” aku meneruskan ucapan appa yang terpotong itu .

“kau “ pekik appa tidak percaya aku bisa berbicara selantang itu di depannya

“ appa seharusnya kau tidak berbicara seperti itu padanya , kau tahu anakmu ini setelah mengetahui kalau aku memang berbadan dua , aku sempat ingin melakukan bunuh diri “ kataku dengan lantang membuat yang lain terbelalak kaget dengan pernyataanku ini “ tapi berkat mereka aku tidak jadi melakukan hal itu , sempat aku pun ingin melakukan hal yang sama tapi aku berbifikir betapa bodohnya aku melakukan hal itu karena aku memiliki sahabat yang baik , selama mereka mengetahui hal ini merekalah yang merawatku appa , disaat aku sedang terpuruk mereka yang menyemangatiku untuk bertahan .. berkat mereka aku bertahan appa , memikirkan kalian juga .semua ini bukan salah mereka appa ini salahku ” entah kenapa air mataku jatuh begitu saja , terlihat appa hanya terdiam memikirkan masalah ini sepertinya dia menyesal dengan ucapannya pada hyebin tadi .

“ tapi haerin kenapa kau membuat appa kecewa dengan hal ini “ ujar appa

“ aku memang bodoh appa , aku bodoh .. aku menyesal dengan semua ini appa . jeongmal mianhae sudah mengecewakan kalian “ kataku yang langsung memegangi kaki appa .

“ kau sudah mempermalukan appa haerin” ujar appa yang tidak bergeming, aku masih memeluk kaki appa , semua yang ada di sini hanya melihatku dengan tatapan nanar .

“ mianhae appa , jeongmal mianhae .. kalau kau memintaku untuk pergi dari rumah ini akan ku lakukan asal appa memaafkanku “ aku mendongak kearah appa yang masih diam .

“ dengan siapa kau melakukan itu “ Tanya appa membuatku lemas dan mengeluarkan airmata , mau tidak mau aku harus bekata jujur pada keluargaku

“ jiyong “ kataku pelan , membuat yang lain kaget tidak percaya .

“ mworago?? Jiyong, dia sudah menikah apa dia “ pekik jinki oppa yang tidak percaya dan memotong ucapannya .

“ awal dia ingin bertanggung jawab , tapi saat ku bilang aku sudah berbadan dua dia menyuruhku untuk menggugurkannya .. aku tidak ingin menggugurkannya appa , kalau kau menyuruhku keluar dari keluarga ini aku akan menurutinya asal aku bisa merawat anak ini “ kataku sambil memegangi perutku

“ dasar jiyong brengsek , kalau kau bilang dari awal aku akan menahannya agar tidak menikah .. haerin sudah ku bilang dari awal kau jangan terlalu dekat dengannya , jiyong itu memang playboy tapi kau tidak mempercayainya “ ujar jinki oppa yang kesal sekali .

“ appa, eomma , oppa .. mianhae aku sudah kotor , aku memang tidak layak menjadi bagian dari keluarga ini , aku sudah mempermalukan kalian karena kesalahanku .. kalau kalaian menginginkanku pergi dari sini aku akan pergi “ kataku sambil terisak

“ ya !! kenapa kau berbicara seperti itu sayang , kami tidak akan membiarkanmu pergi dari rumah ini “ ujar eomma yang menghampiriku sambil memelukku lembut “ appa katakana dia tetap tinggal di rumah ini “ sambung eomma pada appa yang masih diam .

“ appa tidak tahu harus berkata apa , kau sudah mempermalukan appa .. tapi biarbagaimanapun kau tetap anak appa yang appa sayang , seburuk-buruknya kau melakukan kesalahan kau tetap anak appa ..aku tidak bisa marah padamu haerin , bagiku kau anak terbaikku . tapi apa kau sanggup menjalani kehidupan barumu itu , kau akan keluar dari sekolah dan kau akan mengurusi anak mu sendiran tanpa adanya pendamping “ ujar appa yang membangunkanku untuk berdiri dan memelukku erat .

“ aku tahu appa ini semua akan berat , tapi sebisa mungkin aku akan melakukan ini sendiri merawat anak ini sendiri “ kataku dengan yakin

“ apa kau tidak memikirkan nanti setelah anakmu lahir saat dia menanyakan appanya siapa? Kau akan menjawab apa pada anakmu itu “ ujar appa , ucapan appa benar tapi biarbagaimanapun aku harus merawat anak ini .

“ appa benar haerin , aku takut kalau anakmu itu menanyakan appanya, hal ini sebaiknya kita bawa ke jalur hokum appa

“ ujar jinki oppa yang sudah sangat kesal dan membuatku kaget.

“ oppa , aku sudah mengikhlaskan semua ini .. aku tidak ingin membawa masalah ini ke jalur hukum , kau kan tau jiyong sekarang sudah menikah dan dia tinggal di jepang bersama istrinya .. kalau ke jalur hukum apa kau tega juga dengan istrinya itu yang akan di tinggal sendirian olehnya” kataku yang memang sudah ikhlas dengan semua ini .

“  tapi anakmu tidak memiliki seorang appa” ujar jinki oppa membuat yang aku , eomma, dan appa lemas .

“mungkin ini keputusan haerin, sebaiknya kita turuti saja keinginannya itu “ ujar appa yang sepertinya juga sudah mengikhlaskan walau berat baginya .

“ ahjjusi biarkan aku yang bertanggung jawab “ ujar seseorang yang dari tadi diam saja dan sekarang angkat bicara . kulihat dia adalah jonghyun . semua mata tertuju padanya tidak percaya dengan ucapannya itu

“ jonghyun kau ini berbicara apa “ujar appa pada jonghyun yang kini sudah menghampiri kami.

“ ahjjusi biarkan aku yang mempertanggung jawabkan ini semua , aku akan menjadi appa dari anak haerin “ ujar jonghyun ,benar-benar ucapan jonghyun membuat kami tersentak kaget , apa orang ini tidak salah makan ya !

“ jonghyun kau jangan bercanda , lagi pula ini semua bukan kau yang harus mempertanggung jawabkannya “ ujar appa tidak percaya

“ aniyo ahjjusi , aku benar-benar ingin menjadi appa dari anak haerin “ ujar jonghyun

“ jonghyun-ah “ pekik jinki oppa yang juga tidak percaya

“ jebal , biar aku yang bertanggung jawab “ ujar jonghyun dengan keyakinannya

“apa alasanmu untuk mempertanggung jawabkan ini semua ? “ ujar appa

“ karena aku tidak ingin melihat haerin menderita dengan semua ini, aku akan menikahinya  “ ujar jonghyun , ucapannya membuatku tercengang dia bilang ingin menikahiku . yang dapat ku lakukan hanya diam karena aku tak tahu harus berkata apa .

“kau yakin dengan ucapanmu itu jonghyun , kau melakukan ini tidak ingin melihat haerin menderita , tapi apakah mneyukai haerin? Kau harus tahu orang yang menikah itu tidak sembarangan , terlebih lagi harus mencintai orang itu “ ujar appa dengan pertanyaan yang dapat di pastikan memusingkannya .

“ nae neomu saranghae haerin , sejak aku sma aku menyukai haerin ahjjusi dan itu alasanku mengapa aku ingin memepertanggungjawabkan semua ini , karena aku tidak ingin melihat orang yang aku sayangi menderita “ ujar jongyun ,aku sangat terkejut dengan pengakuannya itu . memang terlihat dari wajahnya yang sangat serius baru kali ini aku melihat seorang kim jonghyun berbicara serius ini , tapi kulihat jinki oppa malah tersenyum begitu saja saat mendengar pengakuannya .

“ oppa” aku hanya tidak percaya dengan ucapannya itu, aku menatapnya dan dia pun menatapku berusaha meyakinkanku , apa benar selama ini dia menyukaiku ??

“ jadi kau menyukai anakku ? baiklah akan ku restui .. tapi orangtuamu” ujar appa terpotong

“ nanti pulang dari sini aku akan berbicara dengan aboji “ ujar jonghyun meyakinkan , bagiku dia benar-benar namja yang gentle tidak seperti jiyong yang lari dari masalahnya ini ..

“ baiklah, gomawo jonghyun kau sudah menyelamatkan keluarga kami “ ujar appa menepuk punggung jonghyun , jinki oppa pun menepuk punggung jonghyun seraya tersenyum ,

Eomma masih di sampingku sambil mengelus pundakku , sedangkanku hanya bisa diam sambil menatap jonghyun oppa , karena aku sama sekali belum percaya dengan ucapannya itu ..

Kenapa dia semudah itu bilang ingin mempertanggung jawabkan ini semua yang jelas-jelas ini bukan salahnya !!

Apa jonghyun sudah gila? Sesukanya namja pada yeoja tidak akan seperti ini mempertanggung jawabkan yang bukan kesalahannya !!

Apa benar dia menyukaiku ??

Pertanyaan bertubi-tubi mengelilingi otakku ..

***

Hyora PoV

Aku benar-benar tidak percaya appa haerin sangat marah terhadap kami , begitu pula sekarang keadaan haerin sudah terungkap .. tapi yang tidak aku habis fikir kenapa appa haerin menyalahkan kami dan dia lebih meojokan pada hyebin .

Sekarang aku berada di apartement hyebin terlihat hyebin menadadak berdiam diri , dari tadi saat ku Tanya dia hanya diam saja , begitu juga dengan kyuhyun yang mengkhawatirkan keadaan hyebin , sepertinya dia sangat sakit hati terhadap ucapan appa haerin tadi ..

“ hyebin-ah” panggilku saat hyebin tengah duduk di ruang tengah , tapi hyebin sama sekali tidak bergeming “ hyebin” panggilku lagi , lagi-lagi dia hanya diam saja . aku menatap kyuhyun yang sama bingungnya denganku .

Kulihat heybin mengepalkan tangannya seperti menahan sesuatu .

“ kalian pulanglah , aku ingin sendiri “ ujarnya yang akhirnya mengeluarkan suara.

“waeyo?”

“ tinggalkan aku sendiri “ bentaknya membuatku kaget , aku tahu dia sedang menahan amarah dan aku tahu kalau dia sangat kesal dengan ucapan appa haerin tadi .

“ baiklah “ aku tak tahu harus berkata apa-apa lagi , aku mengerti keadaanya dan dia pasti sangat terpukul seraya ingin sendiri dulu ..

Saat di depan pintu apartement .

“ kau pulang saja , aku ingin menemani hyebin disini “ ujar kyuhyun angkat bicara , aku mengerti maksud kyuhyun , memang sudah ku pastikan kyuhyun memang namja yang baik .

“ baiklah , jaga dia baik-baik .. kalau ada apa-apa telpon aku “  kataku sambil memegang pundak kyuhyun dan kyuhyun hanya tersenyum simpul …

Sudah satu jam lebih aku berjalan, aku berniatan untuk ke café memang jarak café dari apartement hyebin apabila berjalan membutuhkan 1 jam , masih teringat di memori otakku kejadian tadi .. entah semua itu teringat kembali di otakku , aku memikirkan kedua sahabatku haerin pasti dia akan di marahi habis-habisan oleh appanya dan hyebin setelah aku pergi pasti dia akan menangis sejadi-jadinya .. aku tahu hyebin seperti apa , dia memang sering menutupi kesedihannya tapi saat dia sendiri ,justru tangisanlah yang mengelilinginya .

Aku berjalan gontai memasuki café , entah apa yang aku fikirkan saat ini rasa pening sudah pasti karena memikirkan kedua sahabatku .

Bruggg

Tanpa ku sadari aku menubruk seseorang di depanku .

“ mianhae , mianhae” kataku berkali-kali sambil menundukan kepalaku pada orang yang kutabrak itu .

“ ghwencana hyora-ah” ujar orang itu yang mengetahui namaku , kudongakkan kepalaku .. seorang namja tengah tersenyum manis tepat di depanku .

“ minho oppa” pekikku pada orang itu

“ aku fikir kau tidak akan bekerja , dari tadi aku menunggumu disini “ ujarnya sambil mengacak rambutku .. memang aku dan minho sering bertemu di café ini , bahkan minho sering sekali menungguku pulang .

“ mianhae oppa” kataku menyesal

“ sudah , lebih baik kau minum dulu .. aku yang terktir “ ujarnya menarik tanganku untuk duduk , minho memang sering seperti ini menyuruhku untuk minum coklat hangat bersamanya , alhasil waktu bekerjaku sering di pakai bersamanya .. tapi dia selalu bilang pada pemilik café ini ‘aku akan membayar semua ini , sebagai ganti hyora menemaniku di café ini’ ya dia memang sering bertindak  seenak jidatnya  , tapi anehnya pemilik café ini tidak marah justru dia memakluminya , dapat diakui pemilik café ini sangat baik ..

“ coklat hangat dua” ujar minho pada pelayan disini yang jelas-jelas teman kerjaku .. mereka pun sudah mengerti dengan keadaan ini jadi mereka hanya tersenyum saja saat melihat kami .

“ oppa jangan bersikap seperti ini terus , tidak enak dengan yang lain “ kataku

“ waeyo? Tidak ada yang melarang kan mereka justru sangat welcome “ ujarnya seenak jidat tapi aku hanya menghela nafas , tak membutuhkan waktu lama coklat hangatpun datang seperti biasa mereka meledekiku dengan sebutan ‘ ini minuman untuk sepasang kekasih’ itulah yang di ucapkan teman-teman kerjaku membuatku malu saja . tapi kali ini fikiranku sedang kacau mengingat semua kejadian tadi .

“ ada masalah?” Tanya minho yang seakan tahu fikiranku , aku menghela nafas panjang tanpa ragu-ragu aku menceritakan kejadian tadi pada minho , dia pun sangat antusias mendengar ceritaku ..

“ hyebin pasti sangat terpukul dan haerin aku yakin dia pasti bisa mengatasi itu semua “ ujar minho bijaksana

“ semoga saja begitu “ kataku pasrah

“ aku tahu kau memikirkan mereka , tapi kau juga harus memikirkan penyakitmu itu “ ujar minho yang mengingatkanku pada penyakitku , ya tuhan kenapa masalah di anatara persahabatan kami selalu datang bertubi-tubi , tidak bisakah kau memberikan kebahagian sejenak pada kami “ ini obat untukmu , yang minggu kemarin sudah habiskan “ sambung minho sambil memberikan kotak obat .

“ oppa , kau dan keluargamu terlalu baik padaku .. aku tidak tahu harus membalas apa pada kalian , sedangkan umurku” belum sempat aku melanjutkan telunjuk minho sudah ada di bibirku .

“ jangan memikirkan yang macam-macam hyora , aku hanya ingin kau sembuh dan aku akan terus mecari orang yang mau mendonorkan hati untukmu , percayalah” ujar minho sambil mengenggam tanganku seraya menatapku dalam, entah kenapa air mata jatuh begitu saja saat minho mengatakan hal itu , bagiku minho terlalu baik

***

Kyuhyun PoV

Jujur aku tidak tega dengan hyebin , terlihat dia sangat terpukul dengan ucapan appa haerin .. aku pun sangat shock saat appa haerin mengatakan hal itu , saat hyora memanggil namanya dia sama sekali tidak menjawab yang dia lakukan hanya diam dan menatap kosong .

Sampai akhirnya dia menyuruh kami untuk meninggalkannya sendirian , tapi tidak denganku aku masih ingin menemaninya .. di saat seperti ini aku yakin dia pun membutuhkan seseorang untuk menenangkannya , aku yakin hyora mengerti maksudku ini ..

Saat hyora pulang ,aku pun kembali masuk kedalam apartement hyebin .. kulihat hyebin masih diam sesaat kemudian dia terbangun menatapku garang ..

“ kenapa masih disini” ujarnya dengan nada keras

“ a, aa, aku hanya ingin menemanimu“ ucapku terbata-bata sambil menghampirinya

“ sudah ku bilang , aku sedang ingin sendiri .. kau senangkan melihatku seperti ini “ ujarnya sedikit parau telihat air matanya jatuh begitu saja , memang dari tadi kulihat dia seperti menahan tangisannya .. kali ini tangisannya tidak bisa di bendung lagi , dengan cepat aku meraihnya kedalam pelukanku ..

“ menangislah sepuasnya , justru aku sangat sedih melihat kau seperti ini “ kataku sambil memeluknya , tapi hyebin berusaha berontak .

“jangan sok mengerti diriku , memang kau tahu apa tentangku hah” teriaknya seraya melapaskan pelukanku “ ya!! Kau tidak tahu apa-apa tentangku , sudah dengar tadi kan appa haerin mengatakan apa , aku ini hanya yeoja liar dan kehidupanku sangat rumit .. jadi tidak sepantasnya namja sepertimu menyukai yeoja sepertiku “sambungnya , aku mengerti ucapannya itu .. secara tidak langsung dia menyuruhku untuk tidak menyukainya , tapi hati ini tidak bisa ..aku hanya diam mendengar ucapannya itu tidak tahu harus berkata apa..

“ benarkan kau tidak tahu apa-apa tentangku , apa kau menyadari hal itu semua .. kalau ya lebih baik kau pergi sekarang juga “ teriaknya .

“ ya !! aku tahu kau . kau yeoja brandalan , pemabuk , sering bolos sekolah dan aku tahu kalau kedua orangtuamu meninggalkanmu sendiri kan. berkat sahabatmu juga kau berubah secara perlahan dari kemabukanmu , kebolosanmu .. aku tahu di balik sikapmu yang seperti itu semua hanya untuk menutupi kesedihanmu saja , di balik itu semua kau hanya yeoja rapuh yang membutuhkan perlidungan seseorang  hyebin “ teriakku tepat di depannya sungguh emosiku tidak bisa terkontrol ,airmata jatuh begitu saja saat mengucapkan kata-kata itu , sebenarnya aku tidak tega untuk mengucapkan kalimat itu tapi ini semua untuk menyadarinya.

Kulihat hyebin hanya diam tanpa kata, dia menatapku dalam seraya mengeluarkan airmatanya ..

“gheure , aku hanya yeoja rapuh .. kau tahu aku tidak kuat dengan kehidupanku yang seperti ini , tanpa kasih sayang dari orang tua, mereka sama sekali tidak memikirkanku yang hidup sendiri , tidak menanyakan keadaanku seperti apa ,, mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri , aku bosan dengan kehidupan seperti ini kyuhyun “ ujarnya sambil menutup wajahnya , tanpa ragu ku raih dirinya kedalam pelukanku .

“ menangislah sepuasnya jika itu membuatmu tenang , kau harus tahu aku akan selalu disampingmu dan menyayangimu .. aku tidak peduli kau seorang yeoja brandalan , aku tetap menyayangimu “ aku memelukknya erat dan  tangisannya pun semakin meledak , kubiarkan bajuku basah karena tangisannya ..

Kau harus tahu hyebin , aku sangat menyayangimu .. dari awal aku mengenalmu , kau ini sebenarnya yeoja yang baik , yeoja yang selalu mengerti sahabat-sahabatmu .. aku hanya berharap kau bisa membalas perasaanku ini ..

***

_Tbc_

5 thoughts on “Bestfriend part 10

  1. sumpah,
    si jjong baik amat ya Tuhan.
    Kayanya gak ada namja d dunia ini kaya dy.
    Just like him, kyu juga sabar amat ama hyebin.
    Aku brhrap hyebin bsa mmbuka hatinya buat kyu.
    Good job eonnie.🙂

  2. omo, akhirnya si jjong dan haerin bersatu =)
    ye sepertinya hyebin udah mulai luluh nih, udah mulai suka ya sama kyu *sotoy*
    kasian hyora, semoga ntar ada orang yang mendonorkan hatinya
    saya tunggu part selanjutnya ya chingu =)

  3. Hmmmmm,,,mulia sekali drimu jjong,,,semoga haerin n jjong bahagia,,,,takutnya ortu jjong g setuju,,,hufffftttt,,,akhirnya hyebin ngaku jg dy rapuh,,,oh kyu so sweet,,,semoga minho ketemu pendoonr hati buat hyora,,,part ini penuh emosi,,,,good job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s