You Are My Eveything Part 1

ANNYEONG ALL

SAYA BALIK LAGI

TAPI MIAN YA SAYA GA BAWA FF BF ..

saya iseng – iseng ajah buat ff , Kebetulan abis praktek programan bikin otak mumet .

jadi saya buat ff ajah .

mian nui saya lagi eror jadi buat ff gaje gini, Tadinya mau buat 1 shoot ajah tapi kebanyakan kayanya kalo 1shoot

ini ajah mpe ga muat.

hehe

DONT BE SILENT READER ..

HARAM BUAT SILENT READER !

MESKI INI CUMA FF ISENG SAYA . HARAP DI BACA !

CATATAN :: buat yessika mian dengan lancangnya aku pake nama korea kamu ! Jeongmal mianhae .

author :: Erma

Genre ::  Romance, Friendship N Family

Rating :: Mature

LENGTH :: 2 Shoot

BackSound :: The One Feat Taeyeon – Like A Star , Hyun Bin – That Man , Joo – BAd Guy .

Cast :

Park HyeShi

Choi Minho ( SHINee )

Lee Jinki ( SHINee )

Park Yoochun

Han Jisun ( Yeoja karangan saja )

Ku tatap yeoja yang memang dari tadi sedang  menatapku ! Ya , Yeoja di depanku ini dari tadi menatapku yang sedang manyantap makanan , Sudah kesekian kalinya dia menatapku  seperti ini . Padahal sudah sering aku menggertaknya agar tidak memperhatikanku makan ! Tapi sepertinya ucapanku tidak pernah dia dengar sama sekali .

“ Berhentilah menatapku seperti itu Park Hyeshi  !“ Kataku dengan ketus

“Waeyo? Aku hanya ingin menatapmu ! Aku ini kan istrimu !” Ujarnya sambil mengerucutkan bibirnya

“Cih ! Sudah ku bilang berapa kali jangan berbicara seperti itu , Membuatku geli saja dan tidak berselera makan “ Aku beranjak dari kursi sambil menatapnya , Lalu meninggalkannya sendiri di meja makan.

“Minho-sshi Saranghae “ Ujarnya yang melingkarkan tangannya di kepala dan berbentuk love . Aku sama sekali tidak peduli dengan apa yang dia lakukan , Hal ini memang sudah sering dia berikan padaku .

Emmm! Hampir saja lupa . Perkenalkan namaku Choi Minho , Umurku 23 tahun , Statusku Menikah . Ya aku sudah menikah dengan yeoja tadi yang bernama Park HyeShi . Yeoja yang masih berumur 20 tahun dan harus ku nikahi .

Sebenarnya pernikahan ini bukan keinginanku , Tapi semua ini keinginan orangtuaku ! Bisa di bilang pernikahan ini adalah sebuah perjodohan , Aku sudah menolak mentah-mentah perjodohan ini . Tapi kedua orangtuaku tidak memperdulikan ucapan anaknya ini , Al hasil membuatku menurut ucapannya saja dan menikahi yeoja yang bernama Park Hyeshi itu .

Saat mengenalnya aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun padanya , Tapi keluarganya sangat baik padaku ,Begitupun oppanya Park Yoochun kulihat dari kasat mataku Yoochun Hyung sangat menyayangi hye shi .

Pernikahan ini pun sudah berlanjut selama 2 tahun , Tapi aku sama sekali tidak mempunyai perasaan apapun padanya !

Justru sebaliknya dia malah makin mencintaiku , Entah apa yang ada di fikirannya sampai bisa mencintaiku seperti itu .

Satu hal yang tidak pernah dia lupa mengucapkan kata ‘saranghae’ padaku , Tapi aku tidak pernah membalas ucapannya itu . Malah aku sering bilang padanya ‘ Jangan pernah mengucapkan kata-kata itu lagi , Sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa mencintamu ‘ Tapi sayangnya ucapanku itu tidak dia dengar justru sampai saat ini dia selalu mengucapkan kata-kata itu .

Seperti halnya tadi dia mengucapkan kata-kata itu , Terselip rasa senang tapi itu hanya sesaat saja ! Selama dua tahun bersamanya ,Kami berbeda dengan lazimnya sepasang suami istri lainnya , Selama ini aku sama sekali belum pernah menyentuhnya , Bahkan kami tidur pun terpisah . Dirumah ini memang tersedia dua kamar , Dari awal pernikahan aku sudah bilang padanya aku sama sekali tidak mencintainya dan menyuruhnya untuk tidur di kamar berbeda yang memang berada tepat di depan  kamarku .

Layaknya ibu rumah tangga dia melakukan semua pekerjaan rumah , Membersihkan rumah dan memasak untukku . Tapi yang paling dia sering buat semuanya makanan kesukaanku , Entah dapat dari mana masakan kesukaanku itu . Dia selalu menungguku saat pulang kantor , Tapi anehnya saat ku Tanya ‘ Kau melakukan apa saja seharian  ‘ . Pasti dia menjawab ‘ Ke Taman dan Berkeliling kompleks perumahan ‘ Selama dua tahun ini dia hanya melakukan hal itu di saat aku bekerja ,

Sempat aku tidak percaya dengan ucapannya itu . Tapi saat aku buntuti benar saja selama tiga hari aku membututinya hanya hal itu yang dia lakukan . Sebenarnya aku yang menyuruhnya untuk tidak berpergian jauh dari perumahan , Pergi saja ke taman atau berjalan-jalan di sekitar kompleks . Ternyata hal itu dia turuti begitu saja , Benar-benar yeoja yang aneh .

Aku tidak mengerti apa yang ada di fikirannya , Dia tipe yeoja yang penurut . Kadang  Semua yang aku katakan dia selalu menurutinya , Pernah ku bilang padanya ‘ tunggu aku sampai pulang , kau jangan makan dulu’ Sebenarnya aku hanya ingin mengerjainya sejauh mana dia menurut ucapanku , Tapi saat aku pulang kulihat dia sedang menungguku di meja makan dan makanan itu sama sekali belum dia sentuh sedikitpun .

Selama pernikahan ini jujur aku menjadi tidak merasa kesepian , Kehidupanku saat ini seperti ada yang memperhatikan .

Tapi sampai sekarang aku sama sekali tidak menyukainya ! Bahkan saat dia meminta untuk memanggilku oppa atau yeobo selalu ku larang dan dia pun menurut begitu saja .

Selama ku tinggal sendirian di rumah , Yoochun hyung memang sering mengunjungi hyeshi adiknya itu . Sampai aku pulang yoochun hyung pun masih ada di rumahku , Hal itu membuatku harus berpura-pura mesra dan bersikap lembut pada hyeshi . Aku takut dia curiga karena sebelum pernikahan berlanggsung dia pernah mengatakan ‘ Jebal jaga adikku baik – baik dan lindungi dia ‘ Karena aku tidak mau di cap sebagai namja tidak punya perasaan jadi ku suruh hyeshi agar berpura – pura di depan oppanya begitu juga dengan keluaranya serta keluargaku .

Saat ini aku sudah duduk di kursi kerjaku , Aku menjabat sebagai President CEO .. Perusahaan yang didirikan appa dan di teruskan olehku !

Tok.. tok .. tok ..

Suara ketukan terdengar dari arah pintu , Muncullah yeoja cantik dari balik pintu .

“ Chagi ! Kenapa kau tidak menjemputku tadi hah “ Ujar yeoja itu yang menghampiriku “ Jangan bilang karena yeoja itu lagi yang memperlambat sarapanmu “ Sambungnya yang sudah berada di hadapanku .

“Mianhae Chagi ! Yeoja itu menatapku terus setiap pagi “ Aku berusaha membuatnya cemburu

“Aish ! Yeoja itu seenaknya saja memandangimu tiap pagi , Dia tidak tahu apa kau ini milikku “ Dia mengerucutkan bibirnya yang tipis itu membuatku semakin gemas padanya .

“Jisun-ah kau tidak sedang cemburu kan ?” Selidikku sambil menatapnya .

“ Baboya ! Tentu saja aku cemburu , Aku tidak terima kalau namjachinguku ini di pandangi yeoja lain “ Ujarnya , Aku beranjak dari tempat dudukku dan menghampirinya .

“Chagiya , Meskipun Hyeshi itu istriku  . Yang ada di hatiku hanya dirimu seoarng arrayo “ Aku mencubit pipinya yang mulus itu .

“Jinja “ Aku hanya menganggukan kepalaku seraya tersenyum padanya “ Gomawo” Lanjutnya yang langsung mengecup bibirku kilat .

“Hey ! Kau menciumku tanpa seizinku , Aku akan melakukan hal yang sama sepertimu .Tapi ini lebih dalam dan kau harus menerimanya “ Aku langsung menyambar bibirnya yang mungil itu .

Kalian harus tahu kenapa aku tidak bisa menyukai Hyeshi , Karena dia ! Ya Karena aku menyayangi yeoja yang bersamaku ini . Dia bernama Han Jisun yeoja yang sudah ku pacari sejak 2 tahun lebih .

Sebelum pernikahan aku sudah bilang pada Hyeshi kalau aku sudah ada yeoja yang aku sayangi dan kau harus menerima keadaan itu , Karena sampai kapanpun aku tidak akan mencintai hyeshi . Jisun memang sengaja ku suruh bekerja di perusahaan ku dan menjadi sekertaris pribadiku , Agar aku sering bertemu dengannya jadi aku melakukan hal ini .

Sampai sekarang aku masih menjalani hubunganku dengan jisun tanpa memperdulikan hyeshi . Sudah sering aku pun membawa jisun ke rumahku ini dan hyeshi tanpa pamrih mengijinkan . Walau aku tahu sebenarnya dia sangat sakit ! Tapi aku sudah sering berkali – kali padanya ‘ aku menyayangi yeoja ini jangan sekali-kali mengganggu kami ‘ Tanpa mengucapkan kalimat yang panjang pada hyeshi , Dia menurut saja .

Selama jisun kerumah pun aku selalu bersama jisun bahkan aku pernah berciuman tepat di depan wajah hyeshi . Tapi seakan ingat ucapanku dia tidak mengganggu kami sedikitpun , Walau terlihat rasa gugup saat melihatku dan jisun tengah berciuman . Anehnya saat ku keesokan hari ku  Tanya padanya ‘ kau melihat aku berciuman dengan jisun ‘ pasti dia hanya menjawab ‘hah ‘ seakan tidak ingat kejadian itu .

Kadang aku pun bingung dengan keadaan hyeshi , Aku sering melihatnya membawa buku kecil semacam notes . Tapi aku tidak tahu apa yang ada di dalam buku itu , Yang membuatku  lebih bingung setelah aku berbicara  padanya  untuk hal yang dia ingat , Seakan dia menulis sesuatu di buku kecil itu . Tapi jangan harap aku akan menghiraukannya .

Terlihat sangat kejam ! Tapi semua ini kenyataan , Entah sampai kapan seorang hyeshi akan bertahan denganku . Namja yang sama sekali tidak memiliki perasaan apa-apa padanya . Tapi sepertinya hyeshi bukan yeoja yang pantang menyerah , Meski aku sering membentaknya , Memarahinya yang dia lakukan hanya tersenyum manis padaku . Aku semakin tidak mengerti dengan jalan fikiran HyeShi .

Tapi anehnya setiap aku ada masalah di kantor ataupun dengan jisun . Justru hyeshi lah yang membuatku tenang ,

Entah gerakan apa yang membuatku langsung bercerita padanya dan tanpa mengucapkan sepatah katapun  dia selalu memelukku seraya memberikan ketenangan dengan hanya sebuah pelukan itu . Aku pun tidak mengerti dengan perasaanku ini , Saat di dekat hyeshi hanya kenyamanan saja walau aku muak dengan ucapannya yang mengucapkan ‘saranghae’ Tapi itu sudah membuatku terbiasa . Bagaimana tidak selama dua tahun pernikahan dia tidak pernah lupa mengucapkan kata-kata itu .

****

Author PoV

Seorang yeoja sedang duduk di sebuah taman yang di hiasai berbagai macam bunga , Dia menatapi air mancur yang berada di hadapannya . Entah apa yang ada di fikirannya saat ini , Yang jelas dia tengah tersenyum manis sambil menatapi air mancur ini .

Ya ! Yeoja ini Park Hyeshi , Dia sering sekali ke taman menghabiskan waktu di taman ini memandangi air mancur atau pun menatap bunga-bunga di sekitarnya ini . Baginya hal seperti ini pun sudah membuatnya merasa senang . Terlebih lagi yang ada di fikirannya hanya minho , Namja yang memang dia cintai . Meski namja itu tidak mencintainya dan memiliki yeojachingu , Namun hatinya tidak pernah goyah . Dia tetap teguh pada pendiriannya untuk tetap mencintai minho yang memang bernotebane suaminya .

Hyeshi terus tersenyum sambil memandangi air mancur yang ada di hadapannya , Yeoja ini memang selalu menebarkan senyumannya sekalipun dia merasakan sakit hati . Tapi diam-diam tanpa dia sadari dari jarak yang lumayan jauh , Ada seseorang yang memperhatikannya . Ya memperhatikannya setiap berada di taman itu , Memperhatikannya saat tersenyum dan memandang air mancur itu .

Sesaat kemudian dia melirik kearah kakinya , Sepasang kaki yang sudah di balut sepatu cats tapi talinya tidak dia ikat sama sekali . Karena percuma saja dia berusaha mengikatnya  pun itu mustahil dia lakukan . Kemudian hyeshi pun beranjak dari duduknya itu teringat kalau waktu sudah mulai sore .

“Mwo ? Langit sudah orange , Apa minho sudah pulang . Ahh Hyeshi kau jangan sampai terlambat ! “ Gerutunya dan berjalan meninggalkan taman ini  “Aku akan membuatkan makanan yang enak untukmu minho “ Gumamnya riang ..

Hyeshi dia selalu ingat suaminya akan pulang pukul berapa dan selalu membuatkan makan malam yang enak untuk suaminya .

****

Yoochun PoV

Seperti biasa aku ingin mengunjungi adikku Hyeshi  yang berada di jeju island . Memang dia sudah menikah dan sekarang dia tinggal bersama suaminya di jeju ..

Saat aku sampai di depan rumahnya , Terlihat rumahnya sangat sepi  . Aku tahu pasti dia sedang berjalan-jalan di sekitar kompleks , Hal yang sering hyeshi lakukan .. Sesaat kemudian ku lihat sosok yeoja yang ingin sekali ku temui itu tengah berjalan riang , Dia melihat ku sambil membulatkan kedua matanya .

“ Oppa “ Teriaknya sambil berlari kearahku dan memelukku , Aku hanya tersenyum mendapat perlakuan seperti ini olehnya “ Oppa Sudah lama kau datang ? Kenapa tidak bilang kalau kau akan datang hari ini “ Sambungnya yang melepaskan pelukannya

Pletaak

Aku memukul kepalanya pelan .

“ Ya ! Dari tadi aku sudah menghubungimu , Tapi kau tidak mengangkatnya “

“ Mwo? Handphoneku “ Hyeshi seakan bingung melihat tangannya

“ Ya ! Jangan bilang kau lupa membawa handphonemu itu “

“ Eh ? Ahhh Sepertinya kau benar oppa , Aku lupa “ Ujarnya yang menggarukkan kepalanya dan terkekeh , Aku hanya dapat mengelengkan kepalaku saja .

“ Dongsaeng-ah , Kau tidak menyuruh oppamu ini untuk masuk ?” Aku mulai menyadarinya kalau aku ingin segera masuk ke dalam rumahnya .

“ Aaah Ne oppa , Kajja “ Ajaknya yang menarik tanganku dan masuk kedalam rumahnya .

Saat memasuki rumahnya ku lihat hyeshi melepaskan sepatunya , Lagi – lagi dia tidak mengikat tali sepatunya .

“ Dongsaeng , Kau tidak mengikat tali sepatu mu lagi “

“ Anni , Kau kan tahu oppa , Aku “

“ Arayo ! Sudah cepat buatkan oppa segelas teh “ Aku sengaja memotong ucapannya agar dia tidak melanjutkan kata-katanya itu .

“ Ne , Kau tunggu saja di ruang tengah oppa “ Perintahnya dan aku turuti saja ucapannya .

Aku melihat keadaan rumahnya yang rapi ini , Sesekali ku lihat foto-foto penikahan adikku ini .. Kulihat di foto ini hyeshi tersenyum sangat lepas , Tapi ku lihat minho justru dia tersenyum agak memaksakan .

Aku tahu kalau minho sebenarnya tidak menginginkan pernikahan ini bersama adikku ..

“ Oppa ini minumanmu sudah jadi “ Ujar seseorang yang mengagetkanku dari belakang , Kulihat hyeshi  sedang meletakkan cangkir minuman untukku . Aku menghampirinya seraya duduk di sampingnya .

“ Gomawo dongsaeng-ah “ Aku meminum teh buatannya itu  “ Dongsaeng-ah kau sangat pintar membuat teh “ Lanjutku sambil mengacungkan jempolku

“ Jangan berlebihan seperti itu oppa “ Ujarnya sambil memukul lenganku .

“ Memang kenyataannya seperti itu , Sangat beruntung minho memiliki istri sepertimu “ Kulihat hyeshi hanya tersenyum saja saat aku mengucapkan kalimat itu .

Kringg kringg

Tiba-tiba telpon rumah ini berbunyi  dan langsung di angkat oleh hyeshi , Aku hanya memperhatikannya saja yang tengah menelpon itu .. Terdengar sedikit dia menyebutkan namaku .

Setelah menelpon dia menghampiriku lagi dengan sedikit lemas .

“ Nuguya ?”

“ Minho , Katanya dia mau ada klient jadi aku harus menyiapkan makanan yang enak dan oppa “

“ Ne , Arayo “ Lagi- lagi aku memotong ucapannya seakan tahu kalau dia akan menyuruhku pergi “ Kalau bergitu oppa pulang dulu , Jaga diri baik-baik “ lanjutku seraya mengacak lembut rambutnya

“ Ghwencanayo oppa ?” Ujarnya yang seakan tidak enak menyuruhku pulang .

“ Ghwencana , Aku mengerti minho akan membawa klient specialnya “ Tergurat wajah bingung dari wajah hyeshi saat

aku mengucapkan kata- kata itu

“ Maksud oppa ?” Benar saja dia akan menanyakan maksud dari ucapanku ini

“ Aniyo , Sudah lebih baik kau buat makanan yang banyak dan enak . Annyeong dongsaeng “  Aku berlaru kecil memasuki mobil seraya melambaikan tanganku kearahnya .

“ Ne , Hati – Hati oppa “ Ujarnya yang melambaikan tangannya .

Hyeshi baboya !

Sebenarnya aku tahu semua ! Kau menutupi dariku tentang keadaan minho yang memang sudah memiliki yeojachingu itu kan ! Aku tahu semuanya keburukan minho , Tapi sama hal nya seperti hyeshi yang hanya bisa menutupi itu semua .

Selama aku mengetahui ini semua aku hanya diam saja , Seolah tidak mengetahuinya .

Karena aku tahu tatapan mata hyeshi yang sangat mencintai minho , Sampai dia rela di perlakukan seperti itu oleh minho . Sempat ingin rasanya aku memukul minho dan meminta pengakuannya semua pada keluargaku dan keluarganya . Tapi aku masih memikirkan hyeshi yang mencintai minho , Membuatku mengurungkan diri dalam hal itu .

Aku tahu minho tidak mencintai adikku , Seberusaha dia bersikap manis dan mesra di depanku . Tapi aku melihat dari matanya yang tidak tulus memeberikan kasih sayang itu pada hyeshi , Betapa malangnya nasib adikku itu . Apa tidak ada namja satu pun yang menerimanya apa adanya ? Keadaannya !! Sekalipun namja itu tidak mengetahui kebenaran tentang hyeshi .

Ya Tuhan sadarkan minho ! Kalau ada yeoja yang benar-benar mencintainya dengan sepenuh hati ini .

*****

Minho PoV

Dari tadi aku menghubungi hyeshi sangat sulit , Sepertinya dia tidak sedang memegang handphonenya . Terpaksa ku hubungi telpon rumah dan sukses di angkat olehnya ..

Langsung saja ku bilang pada intinya kalau jisun akan kerumah , Aku memintanya untuk menyiapkan makanan . Tapi dia bilang kalau yoochun hyung ada di rumah , Kusuruh agar dia segera menyuruh oppanya pulang , Awal dia menolak tapi aku membujuknya dan dia berkata ‘YA’ Bagus hyeshi itu jawaban yang aku inginkan ..

Sebenarnya aku membawa jisun kerumah untuk menginap semalaman , Karena besok kami akan ke seoul untuk mengadakan meeting bersama sahabatku Jonghyun , Dia berniat menaruh sahamnya di perusahaanku . Kebetulan dia berada di seoul dan aku di suruh kesana untuk membicarakan ini .

Sesampainya di rumah .

“ Chagi masuklah “ Kataku mendorongnya masuk kedalam rumah sambil memegang kopernya .

Kulihat hyeshi sudah menyiapkan makanan di meja makan , Sesuai keinginanku makanan kesukaanku .  Begitu juga dengan yoochun hyung yang sudah tidak terlihat batang hidungnya , Sepertinya dia menuruti keinginanku .

“ Ohh ! Sudah pulang , Annyeong “ Ujar hyeshi yang menyapa kedatanganku dan jisun , Kulihat hyeshi masih menggunakan celemeknya dan melihat koper yang aku bawa .

“ Malam ini jisun akan menginap disini dan besok kami akan ke seoul “ Aku seakan mengerti fikirannya memberitahu semua padanya .

“ Menginap ? Seoul ?” Hyeshi terlihat bingung dengan ucapanku

“ Ne , Besok kami akan ke seoul bersama . Aku ada meeting di seoul “ Jelasku

“ Lalu dia akan tidur dimana ?” Hyeshi menunjuk pada jisun

“ Dia tidur di kamarku “

“ Mwo ? Kamarmu ? “ Pekik Hyeshi

“ Ne, Dia tidur di kamarku dan aku akan tidur di kamarmu , Malam ini kau tidur di sofa saja ya “ Perintahku

“ Eh ? Sofa?”

“ Ne , Malam ini saja “

“ Chagi , Kenapa kau tidak tidur bersamaku saja “ Ujar jisun

“ Aniyo , Aku akan tidur denganmu , Kalau kita sudah menikah “ Kataku seraya mencium kening jisun dan membuat jisun tersenyum , Tapi tidak dengan hyeshi yang langsung terdiam mendengar ucapanku . Aku tahu kau sakit hati hyeshi tapi terimalah keadaan ini .

“ Chagi aku lapar sekali , Aku ingin makan “ Ujar jisun , Tanpa menghiraukan hyeshi yang masih terbengong dengan ucapanku tadi , Aku langsung menyantap hidangan buatan hyeshi itu .

“ Minho-ssi , Kau pergi ke seoul sampai kapan ?” Ujar hyeshi yang baru tersadar dan menanyakan padaku .

“ 5 hari , Aku akan berlibur disana bersama jisun “

“ Berlibur ?”

“ Ne, Sudah jangan banyak Tanya . Aku sedang makan “ Sergahku , Tapi sesaat kemudian dia seakan menulis sesuatu di notenya . Lagi-lagi dia melakukan hal yang seperti ini .

****

Aku sedang berada di kamar hyeshi , Memang seperti ucapanku tadi aku akan tidur di kamarnya dan hyeshi ku suruh tidur di sofa yang ada di kamarnya ..  Baru kali ini aku  memasuki kamar hyeshi , Terlihat banyak foto-foto pernikahan kami .. Padahal di kamarku sama sekali tidak ku pajang foto pernikahan itu ..  Kulihat ada beberapa obat yang tidak ku ketahui obat apa itu , Tapi aku tidak memperdulikannya .

Terkesan nae napeun namja , Membiarkan yeoja tidur di sofa . Sebenarnya aku hanya ingin mengerjainya , Tapi hyeshi terlalu menuruti kataku buktinya sekarang dia sudah tertidur pulas di sofa .

Aku beranjak dari tempat tidurku , Ku pandangi hyeshi yang sedang tertidur pulas ini ..  Di lihat-lihat sebenarnya hyeshi cantik juga , Bahkan lebih cantik dari jisun ! Aish !  Minho apa yang kau fikirkan .

“ Emmm “ dia mengerang sangat lucu sekali , Tapi dia memeluk dirinya sendiri seakan kedinginan . Jujur akupun tidak tega melihatnya dengan keadaan seperti ini , Dengan ragu aku menyelimutinya . Seraya kembali ke tempat tidur , Biasanya seorang namja akan membopoh yeoja yang tengah tertidur di sofa . Tapi tidak dengan aku , Aku tidak perduli orang akan bilang aku jahat .. Aku tidak bisa untuk tidur di sofa , Lagi pula tidak mungkin aku tidur bersama hyeshi .. Walau aku sadari hyeshi itu istriku , Tapi yang ingin aku nikahi itu sebenarnya jisun bukan hyeshi .

*****

Semburat matahari menyinari ruangan ini membuatku terbangun dari tidurku , Kulirik kearah sofa terlihat sudah tidak ada hyeshi di sofa, Dapat di pastikan hyeshi sudah bangun .. Dengan langkah gontai aku menuruni anak tangga , Ku lihat hyeshi dan jisun sedang ada di dapur .

“ Chagi , Kau sudah bangun “ Teriak jisun yang menghampiriku dan langsung menciumku hangat , Membuatku sangat kaget dengan perlakuannya , Tapi aku malah membalas ciuman itu . Jujur aku menyukai ciuman ini , Baru ku sadari ada sepasang mata yang memperhatikan aku dan jisun .

Kulirik kearah orang itu , Ya ! Hyeshi sedang memperhatikan kami . Tapi aku hanya tersenyum simpul dan semakin mengeratkan ciuman itu di depan hyeshi . Agar dia sadar sampai kapanpun aku tidak akan mencintainya , Kau harus menyadari hal ini Park Hyeshi !!

Sesaat kemudian aku melepaskan ciuman ini .

“ Morning kiss chagiya “ Ujar jisun sambil tersenyum manis

“ Gomawo “ Kataku

“ Kalau kita sudah menikah , Akan ku beri morning kiss setiap hari “ Ujar Jisun membuatku hanya bisa tersenyum “ Chagi ,

Aku mau mandi dulu ya . Kau juga harus rapi-rapi arayo “ Lanjutnya yang langsung meninggalkanku pergi .

Kulirik kearah hyeshi yang masih terbengong-bengong dengan penglihatannya tadi , Aku menghampirinya yang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat itu .

“ Kau dengar ucapan jisun tadi ? Apa kau tidak sakit hati melihat kami seperti tadi ? Apa kau sama sekali tidak berniat untuk meminta cerai padaku hah ! “ Aku menyadarkannya

“ Hah? “ Sekian kalinya aku berusaha menyadarkannya tapi dia hanya menjawab ‘hah ‘. Aku hanya dapat menghela nafas padanya .

“ YA ! Kau sama sekali tidak mengerti maksudku hah? PARK HYESHI , AKU CHOI MINHO HANYA MENYAYANGI HAN JISUN . Arayo ? “ Kataku seraya meninggalkannya , Kulirik kearahnya sebentar yang terdiam , Tapi kulihat butiran air mata jatuh begitu saja di pipinya pemadangan yang sering ku lihat . Membosankan !

“ Minho-ya Saranghae “  Ujarnya tiba-tiba dengan nada yang bergetar , Sudah ku duga hal itu akan dia ucapkan ! Setiap kali seperti ini dia sering mengucapkan kata-kata itu .

****

Author PoV

Hyeshi hanya diam terpaku medengar ucapan minho , Tidak Percaya ! Memang tidak percaya kalau minho mengeluarkan kata-kata yang menurutnya sangat menyesakkan hatinya . Sudah sering minho mengucapkan kata-kata kasar padanya , Tapi hyeshi berusaha bersabar dan kuat .  Seraya mengucapkan kata ‘saranghae ‘ Pada minho , Untuk memberi ketegaran di hatinya .

Namun ucapan minho kali ini benar-benar menyesakkan ,Membuatnya meneteskan airmatanya .  Sebenarnya selama minho mengeluarkan kata-kata kasarnya selama ini hyeshi sering sekali mengurung dirinya sendiri di kamar dan menangis sejadi-jadinya . Memang minho yang tidak terlalu perduli dengan hyeshi dia sama sekali tidak memperdulikan hyeshi .

Sudah 30 menit lebih hyeshi masih diam terpaku di dapur , Sampai minho sudah pergi dari rumah dia hanya memandang minho penuh harapan . Tapi sayangnya minho hanya menatapnya datar dan pergi begitu saja .

“ Minho-ya , Nampeun Namja “ Ucapnya di sela-sela tangisan , Kakinya benar-benar lemas menerima keadaan ini . Membuatnya terjatuh begitu saja ke lantai , Hyeshi terus terisak sambil bergerutu ..

Sendirian ! Tanpa ada yang menenangkan dirinya , Tidak ada yang menghibur sama sekali . YA ! Itu yang dia rasakan selama ini , Tangisan hyeshi seakan tidak berharga bagi minho , Tangisan hyeshi hanya lah alunan lagu yang membosankan bagi minho !

Hyeshi menangis sejadi-jadinya . sekeras apapun dia menangis tidak ada yang mendengarnya sama sekali , Bahkan tidak ada yang mau peduli dengannya !

Kalau saja yoochun oppanya ada di sini , Dapat di pastikan seorang minho tidak akan selamat ! tapi hyeshi yang sudah terlalu sayang pada minho , Selalu bilang pada yoochun ‘ Ghwencana’ Betapa tegarnya yeoja ini .

Yang dia harapkan dari suaminya hanya balasan cintanya ! Tapi apa hal itu akan terjadi?

*****

_  Keesokan harinya  _

Seperti biasa hyeshi sedang menatap air mancur sambil tersenyum manis . Setelah kemarin seharian menangis sejadi-jadinya sekarang dia seakan melupakan kejadian kemarin dan melakukan aktifitas sehari-harinya ketaman ini .

Dia terus tersenyum menatapi air mancur yang ada di depannya , Tanpa menyadari ada sepasang mata yang tengah manatapnya tersenyum , Lagi – lagi hyeshi melihat kearah kakinya yang sudah terbalut sepatu cats tanpa dia ikat .

Hyeshi berusaha mengikat tali sepatunya sambil sesekali bergerutu .

“ Aaah Kenapa aku tidak pernah bisa mengikat tali ini , Seperti ini kan , Ahh? “ Hyeshi bergeutu sendirian sambil berusaha mengikat tali sepatunya , Menyilangkan tali sepatu tapi dia tidak bisa-bisa . Sampai akhirnya ada sepasang tangan yang ingin mengikatkan tali sepatunya . Hyeshi mendongakan kepalanya  , Terlihat seorang namja tersenyum padanya sambil memegang tali sepatunya itu . Hyeshi langsung menyingkirkan kakinya seakan takut pada namja itu .

“Tenang saja aku tidak jahat , Biar ku bantu mengikatkan tali sepatumu “ Ujar namja itu sambil tersenyum , Hyeshi hanya diam saja menerima perlakuan namja itu . Dengan hati-hati namja itu mengikatkan tali sepatunya .

“ Selesai “ Ujar namja itu setelah melihat tali sepatu hyeshi sudah terikat rapi “ Nah kalau begini terlihat lebih rapi “ Lanjut namja itu sambil terbangun , Hyeshi hanya tersenyum melihat tali sepatunya sudah terikat rapi .

“ Gomawo “ Ujar hyeshi

“ Ne, Emm Boleh aku duduk di sampingmu “ Pinta namja itu , Hyeshi hanya menganggukan kepalanya saja , Tanpa ragu namja itu duduk di sampingnya “ Aku sering melihatmu di taman ini , Apa ini tempat favoritemu “ Sambungnya menanyakan hyeshi yang sering berada di taman ini .

“ Ne, Aku menyukai air mancur ini dan bunga-bunga ini “ Ucap Hyeshi “ Emm nuguya ?” Sambung hyeshi seakan penasaran pada namja di sampingnya itu.

“Hampr lupa , Jhoneun Lee Jinki  imnida , Neo ?” Tanya namja yang bernama jinki

“ Ahh Jinki-shi , Park HyeShi imnida “ Ujar hyeshi sambil tersenyum .

Jinki PoV

Kesekian kalinya aku melihat yeoja yang berada di taman seberang , Selamaa setahun pula aku memperhatikan yeoja itu berada di taman , Waktu yang cukup lama untuk memperhatikan seorang yeoja .

Awalnya setahun yang lalu saat aku pindah ke daerah ini jeju island , Aku memang membuka sebuah café tepat berada di seberang taman . Tanpa sengaja aku melihat sesosok yeoja tengah tersenyum manis memandangi air mancur , Entah apa yang ada di fikirannya !

Tapi sukses membuatku penasaran pada yeoja itu , Ternyata bukan hari itu saja aku melihatnya . Bahkan setiap hari aku melihatnya di taman itu , Hal yang menarik membuatku terus memperhatikannya ..

Sampai sekarang waktu sudah satu tahun benar-benar tidak terasa , Aku masih memandanginya yang sering datang ke taman itu .. Entah kenapa selama memandanginya ada sesuatu yang berbeda pada hatiku , Setiap melihat senyum aku ingin tersenyum terus – menerus .

Dapat di pastikan setiap memandangnya walau dari jauh , Sukses membuat jantungku berdegup kencang ! Apa itu semua perasaan suka ? Molla !

Tapi setelah ku mantapkan hatiku , Memang ada perasaan yang berbeda pada yeoja itu ..Berawal dari memandanginya bisa turun ke hatiku ! Hal yang tidak mustahil terjadikan ? Banyak orang yang merasakan hal seperti aku ini .

Selama aku memperhatikan yeoja itu sama sekali aku belum pernah menyapa atau menanyakannya , Saat aku memantapkan hatiku untuk berusaha medekatkan diri padanya , Tapi sayangnya saat itu dia tidak datang ke taman . Tumben sekali memang , Padahal nyaris setiap hari dia ke taman ini .

Membuat otakku banyak pertanyaan ! Tapi sepertinya kesempatan itu datang , Kali ini kulihat dia tengah berusaha mengikatkan tali sepatunya lagi , Memang pemandangan yang sering ku lihat .

Selama ini aku melihat gerak – gerik yeoja ini , Dia selalu membawa note kecil berwana birunya dan satu hal yang aku tahu dia tidak bisa mengikat tali sepatunya . Memang aku berfikir seperti ada yang berbeda dari yeoja ini ! YA !  Berbeda dari yeoja-yeoja lainnya .

Dengan hati-hati aku medekatinya , Tapi saat melihatku dia terlihat sangat ketakutan . Setelah aku mengucapkan beberapa dengan nada lembut dia terdiam saja dan menuruti kataku . Sampai akhirnya aku bisa melihat senyumnya yang manis itu dari dekat seraya mengucapkan terima kasih , Aku memintanya agar aku boleh duduk di sampingnya dan dia mengiyakan .

Membuatku senang ! Ku lontakan beberapa pertanyaan padanya , Ternyata ini tempat favoritenya .. Setelah ku tahu dia bernama Park Hyeshi aku sangat senang dapat mengenal yeoja ini !

Keadaan menjadi hening sesaat , Tapi aku masih sangat penasaran dengan yeoja yang ada di sampingku ini .

“ Hyeshi-ah aku sering melihatmu di taman ini “

“ Kau sering melihatku ?”

“ Ne, Kebetulan di depan cafeku dan aku sering melihatmu disini “ Aku menunjukkan kearah cafeku yang berada di seberang dan

“ Oo , Aku memang setiap hari ketaman ini “ Ucapnya membenarkan kalau dia ketaman tiap hari .

“ Memang kau tidak ada tempat lain untuk di kunjungi , Selain taman ini “ Tanyaku  yang memang sudah lama ingin ku tanyakan , Terdengar lancang memang tapi rasa penasaranku ini mengalahkan segalanya .

“ Aniyo ! Suami ku hanya menyuruhku untuk berkeliling kompleks Atau ke taman ini “ Ucapnya membuatku terbelalak kaget . Apa dia bilang suami ? Jadi dia sudah menikah ?

Sesak ! Entah kenapa saat mendengar hal itu dadaku terasa sesak ! Selama ini yeoja yang ku kagumi dan ku sukai istri orang !

“ Suami ?” Tanyaku masih tidak percaya

“ Ne , Aku sudah menikah selama dua tahun dan aku sangat mencintai suamiku “ Ujarnya tersenyum manis sambil memperlihatkan cincin yang  melingkar di jari manisnya itu .

Ternyata benar kalau dia mempunyai suami, Bahkan dia sudah menikah selama 2 tahun lamanya ! Pupus sudah harapanmu jinki . Tapi aku tidak menyesal berkenalan dengannya seperti ini , Ya mungkin memang yeoja ini bukan untukku ! Tidak mungkin aku mengusik rumah tangga orang lain .

Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja dengan hal ini , Dia bercerita semuanya tentang suaminya yang baik hati . Bahkan kebiasaanya yang menyiapkan makan untuk suaminya ! Setelah ku perhatikan lebih dalam lagi dari cara bericara dan menatap , Hyeshi benar-benar berbeda dari yeoja lain . Tatapan polosnya saat berbicara membuatku semakin memperhatikannya .

Sudah ku duga dari awal ku memperhatikannya dia memang yeoja yang polos . Tiba-tiba keadaan menjadi hening begitu saja .

“ Jinki-ssi ! Apa kau mau menjadi temanku “ Ujarnya yang membuatku lebih kaget dan membulatkan mataku .

“ Chingu ?”

“ Ne, Selama ini aku belum mempunyai seorang teman “

“ Kenapa harus aku ?”

“ Kau sudah mengikatkan tali sepatuku , Kau orang baik jinki-ssi “ Aku hanya tersenyum mendengar ucapannya .

“ Tentu saja , Kita berteman “ Aku mengulurkan tanganku padanya , Tapi dia tidak membalas hanya senyuman saja yang terpancar dari wajahnya .  Sesaat kemudian ku lihat hyeshi seperti menulis sesuatu di note birunya itu “ Kau menulis apa?

“ Aku sedikit penasaran dengannya .

“ Emm , Aku menulis ini” Ujarnya yang menunjukkan note yang baru saja dia tulis itu , Kulihat di note itu tertulis ‘ Jinki-ssi

Temanku yang mengikatkan tali sepatuku ‘ Aku hanya tersenyum melihat note yang dia buat itu . Kenapa dia menulis seperti ini seakan hal penting saja .

Sikapnya ini membuatku teringat pada seseorang saja ! Chamkaman ! Sikapnya ?

Aku teringat sesuatu tentang hal ini , Benar-benar sikapnya mirip sekali dengan seseorang yang aku sayangi . Tidak

mungkin kalau hyeshi ! Aniyo ! Aniyo . Pasti aku salah menafsirkan semua ini .

“ Kau selalu membawa note itu untuk apa ?” Aku berusaha memastikannya

“ Aku selalu mencatat hal yang penting – penting di dalam note ini “ Ujarnya yang tesenyum

“ Kau tidak pulang ? Nanti kalau suamimu mencarimu ! “

“ Suamiku sedang ke seoul , Bersama … Aniyo “ Ujarnya sedikit terpotong dan langsung menyanggahnya , Aku mengerti pasti ada hal yang tidak ingin dia ceritakan “Aaah sudah sore , Aku pulang dulu ya “ Lanjutnya yang sudah berdiri .

“ Biar ku antar pulang “ Tawarku

“ Aniyo , Aku bisa sendiri .. Anyeong jinki-ssi  “ UJarnya riang sambil melambaikan tangannya padaku .

Aku yang masih penasaran dengan sikap hyeshi dan takut terjadi apa-apa dengan yeoja ini . Tanpa sepengetahuannya aku membuntutinya  . Sampai di depan rumahnya dia tetap tersenyum riang , Selama perjalananpun ku lihat dia membuka notenya terus . Ternyata benar sikap hyeshi sangat mirip dengan orang yang ku sayangi .

*****

Tiga hari kemudian @

Author PoV

Sudah tiga hari hyeshi bertemu dengan jinki di taman , Semenjak pertemuan itu mereka menjadi semakin akrab dan sering bertemu di taman . Hyeshi pun merasakan kesenangan tersendiri sudah mengenal Jinki , Sekarang hyeshi bukan hanya berada di taman saja . Tapi jinki mengajaknya ke café miliknya itu sekedar untuk meminum coklat hangat dan berbicang bersama ! Bahkan jinki sering mengikatkan tali sepatu hyeshi .

Hyeshi yang sudah merasa nyaman pada jinki , Dia bercerita tentang keluarganya . Begitu juga hyeshi menceritakan tentang teman barunya jinki pada oppanya yoochun .  Hyeshi pun bercerita kalau dia mempunyai teman baru pada minho, Tapi dia tidak menyebutkan temannya itu namja atau yeoja , Terlebih lagi minho seakan tidak peduli.

Satu hal yang membuat jinki bingung , Perasaannya yang memang sudah menerima kalau dia istri orang dan sekarang dia sudah menjadi temannya itu . Justru dengan berjalan seiringnya waktu perasaan jinki semakin bertambah !

Dia merasakan sesuatu yang hebat dan bergetar di dadanya saat bertemu dengan hyeshi ! Jinki fikir perasaan sukanya pada hyeshi akan hilang karena dia sudah mempunyai suami . Namun itu semua malah kebalikannya .

Meski dia tidak mengerti , Tapi dia menjalani semua itu dengan nyaman ! Di benaknya hanya ingin melihat hyeshi tersenyum seraya melidunginya .

Walaupun begitu di benak hyeshi tetap ada minho . Dua hari kemarin minho memang sangat susah di hubungi , Tapi setelah itu hyeshi mencoba untuk menghubunginya . Minho menjawabnya pun hanya sekenanya saja tidak lebih .

Sekarang hyeshi tengah menatap bintang-bintang yang bertebaran malam hari . Hal ini lah moment yang paling hyeshi suka melihat bintang di malam hari , Terlebih lagi hyeshi sangat menyukai bintang yang paling terang . Disaaat minho tidak ada di sisinya dia menganggap bintang yang paling terang itu adalah minho .

“ Minho-ya Saranghae ! Nae Bogoshipoyo “ Hyeshi melambaikan tangannya tepat pada bintang yang paling terang itu . Selama minho tidak ada setiap malam dia selalu mengucapkan ‘saranghae’ pada bintang itu , Mengutarakan isi hatinya pada bintang itu .

You’re my everything to me

You’re my everything to me

haneul ui byeolcheoreom hwanhageh bichwojuri

geudaeneun naman ui sarang

Tiba – tiba handphone hyeshi berbunyi , Ternyata yoochun oppanya menelpon . Tanpa ragu lagi dia mengangkat telpon dari oppanya itu .

“  yeoboseyo “

“Yeoboseyo , Dongsaeng-ah “

“ Ne, Waeyo oppa ?”

“ Lusa eomma mengajak makan malam bersama , Jadi lusa kau harus datang berasama minho ke rumah arayao “

“Mwo? Lusa ? Oppa , Minho masih di seoul “

“ Suruh dia pulang , Masa urusan keluarga dia tidak mau pulang ! Kau harus menyurunya pulang , Kau ini istrinya hyeshi  . Masa meeting selama itu di seoul . Sudah ya oppa tutup , Annyeong chagi “ Tanpa menunggu jawaban hyeshi telpon pun sudah di tutup oleh yoochun .

Sekarang hyeshi benar-benar bingung harus berbuat apa , Tidak mungkin dia menyuruh minho pulang . Pasti minho akan menolaknya mentah-mentah . Tapi kalau tidak menyuruh minho pulang , Bagaimana lusa nanti . Dengan ragu hyeshi ingin menelpon minho , Tapi tiba-tiba handphonenya berbunyi kembali .Tertulis jelas di layar handphonenya ‘yeobo’ ,

Senyuman mengembang dari bibir hyeshi dan segera dia angkat telpon itu .

****

Minho PoV

Dua hari sebelumnya aku memang sangat sibuk , Selama dua hari itu jonghyun terus mengadakan pertemuan untuk membicarakan perusahaan . Selama itu pun aku tidak pernah mengangkat telpon dari hyeshi , Tapi saat aku pulang meeting hyeshi menelpon lagi dan aku angkat itupun aku menjawab sekenanya saja .

Entah kenapa malam ini tiba-tiba aku memikirkan yeoja itu . Ya ! Hyeshi , Jujur selama di seoul ini sebenarnya aku berniat untuk berlibur dan sengaja menjauhi hyeshi . Tapi kenapa aku sering kali memikirkannya , Aku merasakan ada sesuatu yang hilang dalam diriku .

Dia pernah bercerita mempunyai teman baru yang menemaninya di taman , Tapi aku yang tidak perduli tidak berusaha menyakan siapa teman barunya itu .

Kali ini aku sedang makan di restaurant hotel sendirian . Tadinya malam ini aku berniat untuk pergi jalan-jalan bersama jisun . Tapi jisun menolak dia hanya ingin berada di hotel saja , Sekarang jisun pun pergi ke supermarket ada hal yang ingin dia beli , Saat aku menawarkan mau mengantarnya dia menolak .

Ku perhatikan handphoneku , Terbesit ingin menghubungi hyeshi . Tanpa ragu aku menelpon hyeshi , tidak membutuhkan waktu lama dia langsung mengangkatnya .

“ Yeboseyo “ Kataku

“ Yeoboseyo , Minho-ya Nae bogoshipoyo “ Ujar hyeshi , Mendengar ucapan hyeshi aku hanya tersenyum sendiri . Jujur aku kangen dengan suara yeoja ini , Padahal aku berniat untuk menjauhi suara ini tapi sekarang malah aku yang merindukan suara ini .

“ Sedang apa?”

“ Aku sedang menatap bintang yang paling terang , Minho-ya ! Ada yang ingin ku bicarakan “ Ujarnya dengan nada serius

“ Mwo ? Katakan saja “

“ Tadi oppa menelpon , Dia bilang eomma mau makan malam bersama lusa nanti dan kau harus di ajak . Apa kau bisa

pulang secepatnya “ Ujarnya

“ Mwo? Kau menyuruhku pulang ? Hey ! Meski aku pulang lusa tidak mungkin aku akan ke rumah eommamu . Aku pasti akan lelah sekali , Shiro “ Tolakku , Memang aku pulang lusa tapi , Tidak mungkin aku akan kerumah keluarganya seoul – jeju cukup memakan banyak waktu .

“ Kalau kau tidak kesana , aku akan kesana dengan siapa ?”

“ Ya ! Kau kan bisa sendiri kesana , Memangnya kau tidak tahu apa rumah orangtuamu sendiri . Jangan mengandalkanku “

“ Ne Arayo “ Ujarnya terdengar lemas , Membuatku tidak enak ! Omo minho kenapa kau jadi lemah seperti ini pada hyeshi , Sekarang kau seakan iba dengan yeoja ini ! Andhwae !

“ Lain kali saja kita kesana bersamanya “

“Ne , Minho-ya Saranghae “ Ujarnya dari seberang , kata-kata ini lagi yang keluar dari mulutnya , Apa dia tidak pegal dengan kata-kata ini .

“ Aku tutup “ Tanpa menunggu jawabannya ku tutup telpon itu .

Cukup lama aku menelpon hyeshi , Saat aku ingin beranjak dari restaurant itu tanpa sengaja aku melihat sosok yeoja yang aku kenal  bersama seorang namja yang aku kenal ingin menaiki lift.

Tidak lain tidak bukan itu jisun bersama dengan jonghyun , Habis dari mana mereka berdua ? Jisun terlihat sangat senang berbicara dengan jonghyun .

Memang akhir-akhir iini aku sering melihat jisun bersama jonghyun , Tapi itupun hanya membicarakan tentang perusahaan .

“Chagiya “ Teriakku menghampiri jisun yang bersama jonghyun , Dia seakan kaget dengan kehadiranku .

Jujur aku cemburu melihat yeojachinguku bersama namja lain dan terlihat sangat senang .

“ Chagiya , Bukan kau bilang tadi kesupermarket ?” Aku memang langsung to the point saja .

“ Ahh minho-ya jangan salah paham , Kebetulan tadi tidak sengaja aku bertemu jisun di supermarket . Jadi pulang pun kami bareng “ Ujar jonghyun menjelaskan, Seakan lega dengan penjelasan jonghyun aku tersenyum

“ oo, Gomawo sudah mengantar yeojachinguku “ Kataku , Entah ini hanya perasaan saja atau apa ! Aku merasa kalau jonghyun menyukai jisun , Karena pandangan jonghyun pun berbeda terhadap jisun ! Molla mungkin ini hanya perasangka buruk saja ! “ Chagi aku bantu kau membawa barang ke kamarmu , Kajja “ Aku mengambil barang yang di bawa jisun dan merangkul jisun memasuki lift “ Jonghyun-ya kami duluan “ Lanjutku seraya melambaikan tanganku .

Jonghyun hanya tersenyum saja .

****

Jinki PoV

Sudah beberapa hari ini aku sering menemui hyeshi di taman , Namun perasaan yang aku takuti itu benar terjadi . Aku makin menyukai hyeshi yang sudah berstatus istri orang ! Tapi apa salah aku menyukai seseorang meski dia sudah berstatus istri orang ?

Kian hari perasaan itu semakin bertambah saja , Melihat sikap hyeshi yang memang benar-benar mirip dengan orang yang aku sayang . Semuanya sama persis , Dari tingkah laku , Cara berbicara , Kepolosannya mengingatkanku pada orang yang aku sayang itu .

Sekarang ku lihat hyeshi sedang duduk di bangku taman , Tapi dia hanya menunduk seperti memikirkan sesuatu . Dengan hati aku –aku menghampirinya dan duduk di sampingnya .

“ Minum ini , Siapa tahu bisa menenangkan hatimu “ Aku menyodorkan coklat hangat padanya .

“ Gomawo “ Dia melihat kearahku sambil tersenyum dan mengambil coklat hangat itu “ Jinki-ya “ Panggilnya dengan wajah yang lesu .

“Waeyo ? Ada masalah ?”  Dia menganggukan kepalanya seakan membenarkan ucapanku “ Berceritalah , Aku akan mendengarnya “ Aku tersenyum padanya ! Meski aku baru beberapa hari kenal dengannya , Tapi aku merasa kenal sudah lama ! Hyeshi pun sering bercerita tentang suaminya yang baik , Dia selalu membanggakan suaminya yang tampan dan dia cintai . Jujur  membuatku iri , Tapi hal ini semestinya tidak harus membuatku iri . Aku senang meski hanya menjadi teman hyeshi , Memang benar ‘ Cinta itu tidak harus memiliki ‘ Jadi aku menjalani semua ini dengan senang hati .

“ Eomma menyuruhku ke rumah , Aku harus bersama minho . Tapi minho tidak bisa karena masih di seoul “ Ujarnya

“ Kenapa kau tidak suruh dia pulang saja “

“ Sebenarnya dia pulang besok malam hari , Tapi dia akan sangat lelah . Dia menyuruhku untuk kerumah eomma sendiri “ Ujarnya , Membuatku kaget kalau suaminya menyuruhnya untuk pergi sendirian , Aku pun sering berfikir . Sepertinya hyeshi seakan menutupi sesuatu tentang suaminya , Memang dia bercerita yang baik-baik tentang suaminya . Tapi saat ku lihat dari raut wajahnya yang membanggakan suaminya itu seakan tidak tulus , Begitu juga saat ku Tanya ‘ Apa kau sering minum coklat hangat bersama suamimu ‘ Dia menjawab ‘ Ani , Suamiku sangat sibuk ‘.

Terselip rasa ganjal dalam diri hyeshi ! YA ! Walau aku tahu tidak mungkin dia menceritakan semuanya padaku .

“ Dia menyuruhmu untuk pergi sendirian ?”  Dia hanya menganggukan kepalanya .

“ Aku bingung , Eomma pasti ingin bertemu dengan kami . Aku pun sudah rindu dengan eomma dan appa . Tapi  aku “ Ucapnya terpotong , Aku hanya tersenyum seakan mengerti ucapannya yang terpotong itu .

“ Apa kau menyimpan alamat orang tuamu ?” Dia membelalak kaget karena aku mengerti maksud ucapannya itu .

“ Jinki-ya “

“ Sudah , Besok aku akan mengantarmu ke rumah orangtuamu . Yang penting berikan saja alamatnya padaku . Ok “ Aku mengacungkan kedua jempolku padanya . Dia hanya tersenyum padaku seraya mengucapkan “ Gomawo “ Aku hanya menganggukan kepalaku saja .

****

Yoochun PoV

Aku sedang duduk di pekarangan rumah sambil meminum teh hangat , Sekaligus menunggu kehadiran hyeshi . Karena hari ini eomma dan appa  memang mengajak hyeshi bersama minho untuk makan bersama .

Kulihat dari arah luar ada sebuah mobil berwana silver sudah berada di gerbang depan rumahku . Mobil itu terasa asing bagiku , Apa itu hyeshi ? Tapi mobil minho bukan berwana silver melainkan hitam ! Tapi kenapa tepat berada di depan gerbang rumah ? Apa hanya sekedar memarkir saja !

Aniyo ! Kulihat hyeshi keluar dari mobil itu , Tapi anehnya dia tidak dengan minho melainkan dengan namja asing yang tidak aku kenal . Apa dia selingkuh dari minho ? Aniyo ! Adikku tidak seburuk minho yang seenak jidat menduakannya !

Mereka memasuki gerbang dan pekarangan rumahku .

“ Oppa “ Teriak hyeshi dari kejauhan , Hal yang biasa dia lakukan .

Mereka menghampiriku yang masih terbengong melihat namja di samping hyeshi .

“ Oppa , Aku datang “ Ujar hyeshi yang langsung memelukku , Aku hanya tersenyum menerima pelukannya .

“Ya ! Dongsaeng , Kau memelukku terlalu erat “

“ Biarkan saja , Bogoshipoyo oppa “ UJarnya yang semakin mengeratkan pelukannya.

“Ne, Nado Bogoshipoyo dongsaeng “ Aku membalas pelukan hangatnya itu , Kulihat namja yang bersama hyeshi itu hanya tersenyum melihat tingkah hyeshi seperti ini padaku . Namja ini memang tampan melebihi minho suaminya .

Hyeshi yang menyadari aku memperhatikan namja di belakangnya dengan cepat dia melepaskan pelukannya .

“ Oppa , Kenalkan ini temanku yang mengikatkan tali sepatu . Yang aku ceritakan pada oppa “ Ujarnya sambil menunjuk pada namja itu , Hyeshi memang sering bercerita teman barunya yang baik hati yang mengikatkan tali sepatunya .

“ Annyeong , Jinki imnida” Ujar namja itu menundukkan kepalanya

“ Ne, Yoochun imnida . Jadi kau teman baru hyeshi yang sering dia ceritakan “ Kataku sambil tersenyum

“ Mwo?” Namja itu terlihat bingung dengan ucapanku

“ Hyeshi sering bercerita tentangmu , Dia bilang kau itu orangnya baik dan juga ramah  “

“ Oppa “ Seakan malu kalau aku bilang dirinya sering menceritakan namja itu dia berteriak padaku , Membuat kami terkekeh .

“ Ada yang malu rupanya , Kajja lebih baik masuk ke dalam “ Aku mengajak mereka masuk kedalam rumah , Di sambut meriah oleh kedua orang tuaku . Begitu juga dengan jinki yang si sambut hangat oleh orangtuaku .

Akhirnya kami langsung makan bersama , Karena memang hal yang ingin kami lakukan makan bersama .

“ Chagi ? Minho dimana?” Ujar eomma , Pertanyaan yang lupa ku tanyakan pada hyeshi ..

“ Minho tidak bisa datang dan masih berada di seoul, Nanti malam baru pulang . Pasti dia sangat lelah “ Ujar hyeshi

“ Mwo? Masih di seoul ? Memang kau tidak menyuruhnya pulang ?” Ujar appa

“ Dia masih sibuk dengan pekerjaannya appa “ Ujar hyeshi

“ Pekerjaannya ? sampai sesibuk itukah dia dalam bekerja ? Dia pergi bersama sekertarisnya kah ? “ Aku berusaha menanyakan pada hyeshi

“ Ne” Jawaba hyeshi singkat , Aku hanya menatap hyeshi miris dan terlihat jinki menatapku penuh Tanya .

“ Sudah yoochun kau jangan terlalu mengintrogasi adikmu , Cepat di makan lagi “ Ujar eomma yang menyuruh melanjutkan makan bersama kami . Sebenarnya ingin sekali aku bertanya lebih lanjut pada hyeshi tentang hal itu , Tapi aku takut membuatnya teringat akan kesedihannya .

Kami pun melanjutkan makan kami , Tapi ku lihat jinki menaruh beberapa daging ke mangkuk hyeshi . Seraya memberikan beberapa makanan ke mangkuk hyeshi , Perlakuan jinki ! Kenapa aku merasa melihat hyeshi dan jinki sangat cocok sekali . Aku pun merasa kalau jinki menyukai hyeshi .

Seakan disini jinkilah suami hyeshi , Karena belum pernah aku melihat ada namja yang memperlakukan hyeshi seperti jinki

, Bahkan minho suaminya belum pernah aku melihatnya seperti itu pada hyeshi .

Saat ku sadari kedua orangtuaku pun memperhatikan jinki , Membuat kami saling berpadangan . Sesaat tersenyum bersamaan , Tak lama kami pun berbincang-bincang menanyakan awal perkenalan jinki dah hyeshi , Café yang didirikan jinki , Sampai jinki bercerita sering melihat hyeshi sudah selama satu tahun . Apa dia memperhatikan hyeshi sejauh itu ?

Dari cara bicaranya yang sangat senang saat menceritakan pertemuan mereka ..

Kami seakan menjadi satu karena dari tadi jinki bercerita dengan seru , Begitu juga dengan aku sesekali kami bercerita lucu . Membuat ruang makan ini menjadi riang ., Ku lihat hyeshi pun tertawa dengan lepas tanpa beban .

*****

Sekarang aku dan jinki sedang berada di balkon sambil meminum copi , Seraya melihat bintang yang sudah bermunculan . Memang waktu sudah malam , Dari tadi kami berseda gurau sampai melupakan waktu , Sedangkan hyeshi dia di dalam sedang bersama eomma .

“ Wuaah , Minum cofe di saat udara dingin seperti ini sangat pas “ Aku berusaha mencairkan suasana , Karena dari tadi hanya ada keheningan saja .

“ Ne, Hyung kau benar “ Ujar jinki

“ Mwo ? Hyung ?”

“ Ne, Boleh aku memanggil kau hyung ? Hehe” Ujarnya terkekeh

“ Tentu saja , Aku sangat senang kau memanggilku hyung . Akan terasa sangat akrab “ Aku menepuk pelan pundaknya  dan dia hanya tersenyum “ Jinki-ah “ Panggilku

“ Ne?”

“ Emm , Apa kau menyukai hyeshi ? “Ku lihat dia terbelalak kaget dengan ucapanku dan sukses membuatnya tersedak

“ Uhuk ,Uhuk “

“ Ghwencana ?” Jinki hanya menganggukan kepalanya “ Mianhae , Kalau aku berbicara telalu to the point . Tapi aku melihat dari matamu yang berkata seperti itu “

“ Ghwencana Hyung , Emm Aku dan hyeshi hanya berteman . Lagi pula dia sudah mempunyai suami ” Ujar jinki seakan menutupi perasaannya itu

“ Tapi kau menyukai adikku itu kan ?” Kulihat jinki hanya terdiam, Sesaat kemudian dia menganggukan kepalanya dan tersenyum padaku . Benar saja kan kalau dia menyukai hyeshi .

“ Jinki-ah , Apa kau akan tetap menyukai hyeshi , Apabila kau mengetahui kenyataan tentang keadaan hyeshi yang berbeda dengan yeoja lain “

“ Maksud hyung ?”

“ Baiklah aku akan menceritakan tentang hyeshi “ Aku menarik nafas panjang dan mengeluarkannya kembali “ Hyeshi berbeda dari  yeoja lain karena dia mengidap penyakit syndrome temporary memory , Sejenis penyakit otak yang belum di temui obatnya , Penyakit itu menyebabkan si penderita lupa . Dia hanya akan mengingat hal – hal yang menurutnya penting dalam hidupnya , Apabila dia merasakan kesedihan di dalam dirinya , Dia akan teringat masa-masa kesedihannya itu . Tapi orang yang memiliki penyakit itu cenderung melupakan kesedihannya , Kadang keesokan harinya dia lupa begitu saja hal kesedihannya itu . Si penderitapun tidak bisa mengikat tali sepatunya sendiri , Bahkan dia hanya pergi ke satu tempat yang sudah dia catat di dalam note . Untuk mengetahui rumah orangtuanya saja dia lupa , Makanya dia sering membawa note kecilnya itu untuk mencatat hal yang penting “ Aku menceritakan semua tentang hyeshi yang memang berbeda dengan yeoja lainnya . Jujur menceritakan hal ini membuat dadaku sesak , Menerima kenyataan adikku ini .

*All masalah penyakit , Semata-mata hanya karangan saya . Saya ga tau ada apa ga ini penyakit ! Ini hanya ada di fanfic saya ajah kok . Harap maklum ya ! *

“Aku tahu hal itu “ Ujar jinki tiba-tiba membuatku terarah padanya

“ Mwo?”

“ Dari awal aku mengenal hyeshi , Aku sudah tahu hyeshi memiliki penyakit itu “ Ujarnya yang membuatku kaget tidak percaya dengan ucapannya

Jinki PoV

Sesuai ucapanku kemarin ingin mengantarkan hyeshi ke rumahnya , Awal aku pun tidak yakin untuk ke rumahnya .

Terlebih lagi aku hanya ingin mengantarkannya saja , Tapi hyeshi menyuruhku ikut masuk bersama .. Ternyata keluarga hyeshi sangat baik sekali mereka menyambutku dengan hangat .. Di sela-sela makan pun aku menaruh beberapa makanan di mangkuk hyeshi , Entah kenapa aku hanya ingin melakukan itu .

Aku pun di ajak yoochun hyung ke balkon , Tapi dia menanyakan hal yang membuatku sangat kaget ! Dia menanyakan kalau aku menyukai hyeshi , Awal aku ragu akan memberitahunya atau tidak . Tapi akhirnya aku mengakui semua itu ‘ aku menyukai hyeshi ‘ . Lalu yoochun hyung mengucapkan kata-kata yang sulit aku mengerti , Sesaat kemudian dia menceritakan tentang keadaan hyeshi .

Dia menceritakan penyakit hyeshi syndrome temporary memory, Setelah dia menceritakan semua itu . Terlihat wajahnya yang langsung sedih .

“Aku tahu hal itu “ Kataku tiba-tiba membuatnya kaget

“ Mwo?”

“ Dari awal aku mengenal hyeshi , Aku sudah tahu hyeshi memiliki penyakit itu “ yoochun hyung mentapku penuh Tanya “

Aku tahu dari sikapnya , Cara berbicaranya dan padangannya yang polos . Aku tahu penyakit itu hyung , Karena dulu orang yang ku sayang  nunaku pun mengidap penyakit itu . Di saat dia masih menginjak bangku smp , Dia menderita penyakit itu . Jadi aku tahu ciri – ciri penderita penyakit itu . Dia pun sudah melakukan operasi otak , Tapi sayangnya gagal dan dia meninggal “ Aku jadi teringat nunaku dulu , Dimana dia menderita penyakit itu .

Memang dari awal aku memperhatikan hyeshi , Dia terlihat berbeda ! Setiap kali aku memperhatikannya berusaha mengikatkan tali sepatunya itu , Mengingatkanku pada nuna yang sangat sulit mengikatkan tali sepatunya , Bahkan dulu aku sering mengikatkan tali sepatu untuk nunaku . Dari dia memegang catatan kecil sama sekali seperti nuna .

Orang yang mengidap penyakit ini memang bersikap normal layaknya manusia biasa , Tapi memory otak yang dia miliki terbatas , Kadang dia bisa ingat kejadian- kejadian peting dalam hidupnya . Kadang tidak !

“ Miahae , Aku tidak tahu “ Ujar yoochun

“ Ghwencana itu sudah lama terjadi hyung , Tapi kenapa hyung berkata apa aku masih akan menyukai hyeshi kalau dia mempunyai penyakit itu ?”

“ Aniyo , Hanya saja dulu saat hyeshi masih sma . Banyak namja yang menyukainya . Tapi setelah mengetahui penyakitnya itu , Namja –namja itu malah pergi meninggalkan hyeshi .. Sampai akhirnya hyeshi di jodohkan oleh minho ,

Kebetulan keluarga kami dan minho bersahabat . Jadi orangtuaku sengaja menjodohkannya . Lagi pula sepertinya hyeshi menyukai minho dari awal pertemuan dengannya “ Ujar yoochun

“ Tapi apa minho tahu tentang keadaan hyeshi ?” Aku benar-benar penasaran

“ Keluarga minho memang sudah tahu tentang keadaan hyeshi , Tapi minho sama sekali tidak tahu tentang hal ini . Lagi pula kalau dia tahu , Dia tidak akan memperdulikan hyeshi sedikitpun “ Ujar yoochun

“ Maksud hyung tidak memperdulikan ?”

“ Dari awal pernikahan hyeshi dan minho , Aku lihat minho sama sekali tidak mencintai hyeshi . Padahal hyeshi sangat mencintai minho , Lebih parahnya aku tahu selama ini minho menutupi sebuah hubungan special dengan sekertarisnya “

Aku terbelalak kaget mendengar ucapan yoochun hyung

“ Maksud hyung , Minho berpacaran dengan sekertarisnya ? “ Aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar ini .

“ Ne, Aku tahu mereka berpacaran secara terang-terangan di depan hyeshi .. Tapi bodohnya hyeshi dia hanya diam saja dengan perlakuan minho itu , Aku sempat geram tapi aku pun tahu hyeshi sangat mencintai minho “  Aku hanya dapat menutup mulutku seakan tidak percaya , Jadi keganjalanku terhadap hyeshi yang menceritakan suaminya sangat baik itu adalah ini , Tatapan matanya yang sedih apabila menceritakan minho suaminya .

*****

Sekarang aku sudah perjalanan pulang , Tapi di otakku masih mengingat semua ucapan yoochun yang benar-benar terekam jelas di otakku .  Sampai akhirnya sebuah suara menyadarkan lamunanku .

“ Jinki-ah “ Panggil hyeshi

“ Ne?”

“ Apa yoochun oppa menceritakan sesuatu padamu “ Ujar hyeshi membuatku kaget .

“ Kau mendengar pembicaraan kami ?” Omo bagaimana kalau dia tahu aku menyukainya ! Andhwae , Andhwae !

“ Aniyo , Oppa memang seperti itu dia akan memberitahu penyakitku pada orang yang ku kenal , Alasannya untuk mengetahui ketulusan orang itu terhadapku “ Ujarnya seolah mengingat sesuatu , Fuih ~ Aku fikir dia mendengarkan pembicaraanku itu “ Aku ingat orang-orang yang dekat denganku meninggalkanku karena penyakitku in, Aku takut apabila minho mengetahui hal ini dia akan pergi meninggalkanku “ Ujarnya yang sedikit menitikan air matanya , Ku hentikan laju kendaraanku tepat di pinggir jalan .

“ Tapi , Percuma saja tanpa mengetahui penyakitku pun minho akan meninggalkanku , Minho tidak mencintaiku . Dia hanya mencintai yeoja lain  “ Air mata mengalir deras di pipinya seakan mengingatkan kepedihannya , Memang pengidap penyakit ini apabila mengingat kesedihannya yang tidak bisa di lupakan , Memory yang dia alami tentang kepedihannya itu seakan teringat kembali .

Orang yang mengidap penyakit ini cenderung memedam rasa sedihnya , Apabila dia mengingat satu kesedihan . Semua ingatan kepedihan akan teringat .. Itu yang aku ketahui saat nuna menderita penyakit ini . Tapi sebenarnya orang seperti  ini ingin bercerita banyak , Namun otaknya yang masih sulit mencerna seakan ingatan kepedihan itu menghilang begitu saja .

“ Aku tahu kau ingin bercerita , Ceritakan semuanya perlahan saja . Seingat kau saja ! Bercerita akan membuat hati lebih tenang hyeshi “ Aku berbicara selembut mungkin padanya , Semakin bersikap lembut padanya justru dia akan lebih terbuka . Itulah yang kurasakan saat nuna menderita penyakit ini , Meski saat itu masih menginjak bangku sd tapi aku mengerti perasaannya .

“ Minho selalu bilang tidak akan pernah mencintaiku , Dia ingin bercerai dariku dan menikahi yeoja itu . Me, Mereka berciuman di depanku , Sakit  ! Dada ini sangat sesak “ Ujar Hyeshi di tengah isak tangisnya dan terbata –bata “ Aaaaa” Pekiknya sambil memegang kepalanya , Membuatku panic melihat keadaanya .

“ Ghwencana ? “ Hyeshi hanya menganggukan kepalanya saja “ Jangan terlalu berusaha untuk mengingat hyeshi , Nanti kepala kau akan semakin sakit “ Aku berusaha menenangkan hyeshi yang masih terisak .

“ Arayo ! Tapi semakin kau mengingat kepala kau akan semakin sakit hyeshi . Jangan memaksakan hal ini , Kau bisa bercerita padaku kapan saja “ Kataku sambil membelai lembut rambutnya “ Lebih baik kita lanjutkan perjalanan, Kau harus istirahat “ Sambungku dan  hyeshi hanya menganggukan kepalanya saja.

Jujur aku tidak tega melihat yeoja seperti hyeshi ! Aku tahu hatinya sakit . Tapi dia hanya bisa memendamnya sendirian , Aku mengerti dia ingin bercerita tapi memang rasanya sangat sulit .

Masih teringat jelas ucapannya tadi , Suaminya bilang seperti itu ! Apa tidak salah ? Selama dua tahun itu apa suaminya sama sekali tidak merasakan cinta ? Sulit di mengerti memang !!

Tidak lama kemudian kami sampai di depan rumah hyeshi ..

“ Gomawo “

“ Ne “

“ Jinki-ah “ Panggilnya “ Kau tetap menjadi temanku kan ? “ Sambungnya

“ Tentu saja ! Jangan berfikir yang macam-macam “ Aku mengacak lembut rambutnya , Sampai tiba-tiba pintu rumah hyeshi terbuka sendiri dan keluarlah sosok namja jangkung keluar dari rumah itu . Apa itu yang bernama minho ?

*****

_ Tbc_

28 thoughts on “You Are My Eveything Part 1

  1. annyeong chingu~
    salam kenal yaah..
    wuaa~ ga kebyng yah kasian bgt hyeshi..
    waduhh minho jahat bgt ih..
    kurang peka bgt dia..
    ckckck~

  2. 1 kata untuk Minho “KEJAM”..

    waaaaaaa tolooooooong..
    *di kejar-kejae fans nya Minho..

    Hyeshi sabar yaa..
    _______________________________

    nyupa care bgt sihhh..
    waa’ pngen deh d’perhatiin kya’ gtu am nyupa..

    _______________________________

    author keren tuk ide penyakit nya..
    dpt inspirasi dr mana tuh..’?!

    hhehehe..

  3. ahhhhhhh sudah kuduga hyesi menderita suatu penyakit =;=
    minho juahat buanget… rasain tuch,,q yakin jisun selingkuh ma jonghyun kekekekekekek
    lanjut k part 2 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> kekekekek

  4. Aigo, wae?
    minho oppa kok jaht bgt sich?//

    kan kasian si hyesi….

    ffnya bgs dan mengharukan…..
    jadi suka dehh…

    jinki oppa love you…..🙂

  5. Iehhhhh
    Minho oppa kugh jhat bngt , , , , , , , , , ,
    Kn ksihan hyeshi eonnie’x, , , , ,

    Kyk’x minho oppa sdh mlai mnydri rs cmbrukr’x nie ma hyesi, , ,hehehehehehehhehehe

    Eonnie lnjut yax, , , ,eonnie hwaiting, , , ,

  6. Ping-balik: FANFIC Aku di Plagiat | Kimraemi's Blog

  7. Baru baca ff ini..
    Ceritanya kereen…
    Minho jahat banget sih, kasian kan hyesi. Jinki kayak malaikat..
    Walaupun penjelasan penyakit.a karangan author, tapi seakan kek beneran haha..
    Lanjut deh baca part 2..

  8. aku readr br dan lgsg trtrk dgn ff ini krn kt.a ff.a d plgiat ya..
    aku trut prihtn coz aku jg pny blog tp bkn ngulas ff mlainkan fiksi biasa#readr kbykn cincong

    dan aku akui ff ini bgus dan dalem bget, feel.a dpt…salut bget bs jd istri yg sabar,
    udh ah kbykn basa basi, aku mw lnjt bc🙂

  9. sepekeles aq bacanya, bener2 nyengsek
    apa lgi bacanya sambil dengar lagu nya kyuhyun 7 years of love sama The One Feat Taeyeon – Like A Star, huwaaaaaaaaaa………air mataku langsung sak ember (lebaydeeeh T_T)

    tapi bener2 kereeeeen author
    daebakk…..daebakk

  10. si minho badboy~
    jahat bgd sih dia, tapi kayaknya dia udah cinta th sama si hyeshi.
    kkk.
    keren chingu, tapi kadang bingung juga, soalnya kalo ganti POV, pasti di ulang dari awal lagi ceritanya.
    kkk.

  11. Yaaaaa authoorrr..
    Ceritanya bener” nyesekk.. Gmna mungkin Minho memiliki sikap kayak gtu ke istrinya? Hiksss.. Benar” sediihhh….

  12. minho gak punya perasaan,, dasar badboy
    klau aku pasti lebih milih ama jinki dripda ama minho yg nyebelin itu
    emosi baca’y nih,,, minho ingin ku cekik aja dirimu itu (mian pra flames) soal’y sebel banget ama krakter minho dsini

  13. Huahhhhhhhhhh … Hiks hiks …
    Awal cerità :
    Aq terharu ma kegigihan hyeshi yg setiap hari mengucapkan saranghae ke minho …
    Selalu menurut apa yg di katakan minho
    Selalu diam saat minho bermesraan dgn kekasihnya di depan mata hyeshi
    Selalu membela minho di depan yoochun
    Selain itu aq kesellllllllll bgt sama minho … Ga punya perasaan bgt … Semena mena sama hyeshi ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶) …
    Ditengah & akhir cerità
    Aq mulai nyesek bahkan nangis …
    Ngebayangin keadaan hyeshi … Yg mati matian berusaha mengingat semua hal yg dialami nya ..
    Bahkan untuk mengikat sepatu pun dia ga ßišª …
    😥
    /♊\ ♓üªäªåªäªªªªª…
    _/ \_ ••••• Ħϊks •••••
    Ternyata jinki noona jg menderita penyakit yg sama dgn hyeshi … Makanya dia semakin perhatian sama hyeshi … Setidaknya selain keluarga nya bertambah 1 orang yg peduli pd nya
    Setidaknya hyeshi punya tempat tuk mengadu saat minho menyakiti nya ….
    ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶) mau ngapain minho keluar rumah saat jinki nganter hyeshi pulang ? Urusin Aja chagi mu tuh … Kan ga peduli sama hyeshi …..

  14. wuaaa
    ini beneran daebak. .
    malang skali kau hye. . hikz. .kasihan

    minho,knpa kau sejahat itu. .

    sm0ga jinki selalu brada d dkat hye untk menemani.nx di tengah kepedihan nx . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s