Saranghae Chingu

ini ff udah saya publish di blog lain , tapi baru saya masukin di blog saya .haha

ya udah happy reading all

author : erma ( kim raemi )

genre : romance n sad

Rating : PG-15

Length :: OneShot

cast:

Kim RaeRa

Key (shinee)

Kevin ( u-kiss)

Aku terduduk di bangku taman yang memang biasa aku duduki , seperti biasa aku menunggu seseorang di bangku taman ini . menunggu dua orang namja yang sudah lama aku kenal .

“RaeRa -ah “ panggil dua orang namja yang memang aku kenal dia melambaikan tangannya ke arahku dan menghampiriku.

“ ya key-ah, Kevin-ah kalian lama sekali sih , kau tau aku sudah lama menunggu kalian disini “ kedua namja itu bernama key dan kevin . mereka kedua sahabatku , aku dan key sudah lama bersahabat sudah sejak di bangku kanak-kanak aku bersahabat dengannya . tapi kalau dengan kevin baru mengenalnya tiga bulan yang lalu itu juga key yang mengenalkannya padaku .

Memang kevin awalnya teman key yang di kenalkan padaku , tapi hatiku benar-benar berbeda terhadapnya tidak seperti terhadap key . key sudah ku anggap seperti saudaraku sendiri , tapi kevin aku menyukainya saat pertama kali kita bertemu dengannya perasaanku terhadapnya tidak seperti perasaanku terhadap Key yang menyayangi sebagai sahabat . ini lebih dari sahabat .

“ mianhae tadi dosen kami menambah sedikit pengajaran “ ujar kevin . memang Kevin dan key satu jurusan mereka jurusan sastra dan aku jurusan kesenian.

“ aigo tadi aku sudah suntuk sekali di kelas , tapi dosen itu tetap ngotot . ingin aku menjambak rambutnya “ ujar Key , ya Key memang selalu bertingkah lucu.

“ ghwencana , kajja “ aku menggandeng kedua namja itu untuk pergi dari taman ini .

“ kali ini kita mau kemana “ Tanya Kevin, memang kami selalu menghabiskan waktu bersama setiap pulang kuliah kami selalu ke sesuatu

tempat yang membuat kami nyaman untuk mengobrol.

“ kita makan kimbab , yang ada di sana bagaimana “ aku menunjuk ke sebuah kedai tidak jauh dari taman ini.

“ ne , perutku sudah lapar “ ujar Kevin yang memegang perutnya.

Kami bertigapun ke kedai dekat taman itu dan langsung duduk di dekat jendela , sambil menunggu pesanan kami mengobrol sampai tak sadar kalau pesanan sudah datang . akhirnya kami menyantap makanan itu dengan nikmat.

“ ternyata kimbab di sini lebih enak ,dibanding kemarin yang kita makan “ aku berusaha mencairkan suasana.

“ ne , memang kau tidak pernah kesini sebelumnya “ ujar Kevin

“ aniyo “

“ ahhh kau ini sudah tau dekat dengan kampus tapi tidak mencoba yang ini dulu “ ujar key

Tiba-tiba ada yeoja yang menghampiri kami , yeoja yang sudah tidak asing lagi bagiku .

“ chagiya , aku mencarimu “ ujar yeoja itu yang memeluk Kevin membuatku menjadi panas , ya yeoja itu bernama hyuna dan dia yeojachingunya Kevin .

Setiap dia ada di dekat Kevin selalu membuatku panas dan dia selalu memandangku dengan sinis karena aku terlalu dekat dengan Kevin . heii … aku tidak dekat dengan Kevin saja tapi juga dengan key..

“ mianhae tadi dosenku menambah pengajaran dan langsung kesini “ ujar Kevin tersenyum manis , senyuman yang selalu kudapatkan .

“ huh kau itu lebih mementingkan teman-temanmu itu sampai lupa denganku “ ujar hyuna dengan manja , membuat aku ingin menjambak rambutnya .

“ mereka kan sahabat ku jadi wajar aku mementingkan mereka “ ujar Kevin

“ jadi kau lebih mementingkan mereka di banding aku , apalagi yeoja ini kau lebih mementingkan dia di banding aku “ ujar hyuna dengan keras dan menunjuk ke arahku , membuatku semakin kesal dengan tingkah yeoja ini .

“ aniyo chagi “ Kevin mulai menenagkan hyuna

“ aniyo apa , memang benarkan kau lebih memntingkan yeoja ini “ lagi-lagi dia menunjuk kearahku .

Aku sudah mengepalkan tanganku ingin aku meremas bibirnya agar tidak berteriak seperti itu. Key yang memang tau keadaanku dia menggenggam erat tanganku berusaha menenagkanku yang sudah tak tahan lagi dengan yeoja yang ada di depanku ini .

“ lebih baik kalian selesaikan masalah kalian berdua , dari pada kami mengganggu “ ujar key angkat bicara dan menarik tanganku untuk pergi dari kedai itu. Kevin hanya melihat kami berdua heran dan melanjutkan pembicaraannya dengan hyuna.

Key membawaku pergi ke tempat yang biasa kami kunjungi , atap gedung ya tempat ini selalu kita kunjungi untuk berbagi hati satu sama lain . tempat dimana aku selalu mencurahkan isi hatiku kepada key di sini . hanya key yang bisa mengerti aku ,dia selalu memberiku semangat .

Bahkan Key yang memang tau kalau aku menyukai Kevin , dia selalu sabar mendengarkan ceritaku , dia memang sahabat terbaikku . dia tidak pernah mengeluh kalau aku terus bercerita tentang Kevin kepadanya .

“ aigo yeoja itu , ingin sekali aku mengunci mulutnya itu “ aku berbicara sambil mengepalkan tanganku yang memang kesal .

“ sudah lah kau kan tau dia memang seperti itu , Kevin mau saja punya yeojachingu seperti dia itu , ini “ ujar key yang berusaha menenangkanku dan memberikan coklat hangat padaku dan langsung ku teguk coklat hangat itu dengan kasar.

“ ya tapi kan yeoja itu menyebalkan sekali, aku tidak habis pikir Kevin tahan dengan yeoja sepertinya , kalau aku jadi dia sudah ku putuskan yeoja itu “

“ hya ~~ lebih baik dia bersamamu , maksudmu gitu kan “ ledek key dan berhasil membuat wajahku merah serta malu .

“ ya!! Kau ini apa-apaan sih “ aku berusaha mengelak

“ sudah jangan bohong lagi ,aku tau kau sangat menyukainya . aku tau kau ingin sekali berpacaran dengannya kan “ ujar key . kali ini benar – benar membuatku tidak bisa berkutik , aku hanya menganggukan kepalaku dan menunduk .

“ kau ini masih saja malu-malu , ya mulai sekarang kau harus berusaha mendapatkan hati Kevin ok “ ujar key menyemangatiku

“ tapi kan dia masih ada hyuna , bagaimana aku bisa mendapatkan hatinya “ aku menunduk lemas .

“ aiishh anak ini selalu bersikap seperti ini , kau jangan menyerah babo aku akan tetap mendukungmu “ key memegang bahuku dan tersenyum manis

“ ne gomawo , kau memang sahabatku yang paling baik “ aku memluk key sebentar dan melepaskannya lagi

“ fighting chingu “ key mengepalkan tangannya dan menyemangatiku ,aku hanya mengangguk mantap.

Tiba-tiba dari arah pintu atap terdengar ada yang membuka pintu , ternyata orang itu Kevin . Kevin pun memang sering keatap ini yang tau tempat ini hanya kami bertiga . kulihat wajah Kevin sangat kesal .

“ kau kenapa ?” Tanya key

“ aku benar-benar muak dengan sikap hyuna yang berlebihan “ ujar Kevin kesal

“ lalu kenapa kau kesal begitu “ aku mulai angkat bicara dan penasaran dengan sikap Kevin .

“ aku baru saja di putuskan olehnya “ ujar Kevin

“ mwo putus , kok bisa “ aku sangat kaget dengan ucapan Kevin ,sekali gus senang karena dia sudah putus dengan hyuna

“ mollayo , mungkin dia sudah tidak menyukaiku “ ujarnya lemas

“ sudah jangan bersedih seperti itu , aku yakin kau akan mendapatkan yang lebih baik darinya “ aku berusaha menyemangatinya

“ ne raera benar , masih banyak kok yeoja lain yang menyukaimu “ ujar key sambil melirikku dan menyenggol badanku . apa-apaan anak ini bertingkah seperti ini .

“ kau benar key “ ujar Kevin mulai sedkit semangat

“ sepertinya doamu terkabul , dia sudah putus dan ini kesempatanmu mendekatinya “ ujar key yang berbisik di telingaku

“ apaan sih kau ini “ aku menyenggol badan key

“ ga usah pura-pura lagi cepat kau harus menenagkannya , di saat seperti ini seorang namja memang membutuhkan hiburan , kau hibur dia aku pergi dulu ya “ ujar key yang langsung ingin bergegas pergi .

“ ya kau mau kemana “ teriakku dan membuat Kevin tersadar

“ kau mau kemana key “ Tanya Kevin

“ ahhh tadi eomma menelpon untuk pulang cepat , aku pulang dulu ya “ ujar key yang pergi dari hadapan kami

“ anak itu tumben sekali eommanya menelpon dan mneyuruhnya cepat-cepat pulang “ gerutu Kevin

Di atap ini hanya ada aku dan Kevin . saat seperti ini yang membuatku canggung kalau tidak ada key tidak ada topic pembicaraan dia antara aku dan Kevin.

Aku benar – benar canggung bersama Kevin berdua dan membuat jantungku berdegup kencang seperti di pompa. Key kenapa kau pergi begitu saja membuat aku menjadi canggung sepeti ini !! suasana di atap inipun menjadi hening sekali .

“RaeRa -ah apa kau pernah merasakan sakit hati yang mendalam “ ujar Kevin mencairkan suasana

“ pernah di saat aku menyukai seseorang tapi dia tidak mengetahuinya ,itu yang membuat dadaku semakin sesak “ entah mengapa aku mengatakan hal itu . seperti isi hatiku yang ingin aku luapkan .

“ mwo kau menyukai seseorang ?? nugu ?” Tanya Kevin yang membuatku kaget

“ ahhh aniyo “ aku berusaha menyangkal

“ ya !! kau tidak pernah cerita hal ini , nugu ? key ya ??” ujar Kevin yang tak kalah membuatku semakin kaget.

“ aniyo , mana mungkin aku menyukai key dia itu sahabatku , lagi pula aku mersakan hal itu sudah lama sekali saat aku masih sma “ kataku bohong. Babo kau Kevin orang yang aku maksud itu kau !! sampai kapan kau akan menyadari hal ini .

“ uhh aku kira kau menyukai key , padahal …. “ belum sempat kevin melanjutkan kata-kata nya sudah ku potong.

“ ahhh sudah-sudah jangan di bahas , hatimu masih panas kan aku punya sesuatu untuk mendinginkannya “ aku berusaha mengalihkan pembicaraan

“ mwo mendinginkan hati mana bisa ??” ujar Kevin bingung

“ tentu saja bisa , hatiku kalau sedang panas aku selalu memakan ice cream yang sangat banyak dan itu membuat hati sedikit tenang “

“ mwo kau ini ada-ada saja mana bisa ice cream bisa membuat hati dingin “ pekik Kevin

“ tentu saja bisa itu kan ice dan dingin “

“ haha kau benar juga sih “ ujarnya menggarukan kepalanya yang tidak gatal.

“ ya sudah kajja kita ke kedai ice cream “ tanpa persetujuannya aku menarik tangannya dan bergegas ke kedai ice cream.

Key PoV

Aku meninggalkan RaeRa berdua dengan Kevin , karena aku tau kalau RaeRa sangat menyukai Kevin . dia menyukai Kevin semenjak pertama kali aku kenalkan .

Kadang aku berpikir kenapa aku mengenalkan Kevin dan membuat RaeRa menjadi suka pada Kevin , aku menyesal telah mengenalkannya .

Ya kenapa karena aku pun menyukai RaeRa sudah lama , aku menyukainya semenjak aku dan RaeRa di bangku sd , dulu aku kira perasaan ini hanya perasaam suka yang biasa saja . tapi sampai saat sma perasaan itu semakin berlanjut dan mneyadariku .

Kalau aku memang mencintainya bukan sebagai sahabat tapi lebih dari sahabat . perasaan itupun berlanjut sampai sekarang . sempat aku ingin mengatakan perasaan ini tapi egoku berkata lain mulutku serasa di bungkam saat ingin menyatakan perasaan padanya . dan membuatku gagal untuk menyatakan perasaan ini padanya .

Sampai suatu saat aku mengenalkan Kevin padanya dan dia mengaku menyukai Kevin sejak awal berkenalan . membuat dadaku sesak mendengar ucapannya itu dan semenjak itu aku berusaha melupakan RaeRa tapi tidak bisa . mana mungkin aku melupakannya aku sadah lama menyukainya .

Sejak saat itu yang aku bisa hanya memendam perasaan ini dalam-dalam . aku juga sudah bererita tentang perasaanku terhadap RaeRa kepada Kevin jauh sebelum aku mengenalkan Kevin pada RaeRa. tapi hati berkata lain RaeRa lebih menyukai Kevin di bandingku .

Satu hal yang membuatku tetap bersahabat dengannya . aku hanya ingin melihatnya tersenyum dan melihatnya bahagia bagaimana caranyapun akan ku lakukan untuk membuatnya bahagia . tidak mungkin aku meninggalkannya dan melupakannya begitu saja …

******

RaeRa PoV

Seminggu sudah berlalu semenjak Kevin putus aku berusaha mendekatinya tapi di bantu dengan key . key memang baik selalu membantu ku . aku sangat beruntung memiliki sahabat seperti dia..

Hari ini aku ingin berangkat ke kampus , tapi badanku terasa lemas entah apa yang membuat badanku menjadi lemas seperti ini . apa hal ini kambuh lagi .

Aku merasa hari ini tidak enak badan , kepalaku pusing sekali untuk berjalanpun aku tidak kuat . tapi tetapku paksakan untuk berangkat ke kampus .

Saat aku membuka pintu kamar kepalaku semakin pusing , tiba-tiba tubuhku sudah tidak bisa menopang beban tubuhku , aku tergeletak jatuh mataku masih setengah sadar dan dari arah pintu eomma melihatku berusaha menyadarkanku .

“RaeRa -ah , RaeRa ghwencana “ eomma menepuk-nepuk pipiku , tapi pandangan itu semakin lama semakin kabur dan aku tak ingat apa-apa lagi.

Key PoV

Aku bergegas pergi ke rumah sakit , tadi eomma RaeRa bilang kalau RaeRa pingsan saat mau pergi ke kampus . tadinya akupun ingin berangkat ke kampus tapi eomma RaeRa menelpon dan tanpa basa-basi aku membelokan mobilku ke rumah sakit cheondok ..

Sampai di rumah sakit aku berusaha mencari ruangan dimana RaeRa di rawat . aku langsung masuk ke ruang 102 yang memang di tempati RaeRa..

Saat ku masuk ku lihat RaeRa yang masih tak sadarkan diri , ku lihat eomma RaeRa yang terus menangis sambil memandangi wajah anaknya .

“RaeRa -ah sadarlah “ kataku sambil mengenggam tangan RaeRa dengan erat , tapi sama sekali tidak ada jawaban apapun dari mulutnya .

“ ahjumma bagaimana ini bisa terjadi dengan RaeRa “ ahjumma yang masih menangis berhenti sejenak

“ aku juga tidak tau tadi ahjumma hanya melihat dia sudah jatuh pingsan “ ahjumma masih menangis , aku berharap agar RaeRa cepat sadar .

“ key-ah ada yang ingin ahjumma katakana padamu , bisa kita bicarakan di depan “ ujar ahjumma dan akhirnya aku menuruti apa kata ahjumma berbicara di luar , sepertinya pembicaraan yang sangat serius .

RaeRa PoV

Aku terbangun dari tidurku ,aku melihat sekelilingku dan menegaskan padanganku , ternyata sudah ada wajah-wajah yang menurutku sudah tidak asing lagi .

“RaeRa, kau sudah sadar” ujar key yang menghampiriku

“ dimana ini “ aku baru sadar kalau aku sudah tidak ada di rumah .

“ ini di rumah sakit , tadi kau pingsan jadi eomma bawa kau kesini “ ujar eomma, aku bangun dan duduk sambil menyadarkan tubuhku berusaha mengingat kejadian tadi saat aku pingsan , aku tidak ingat sama sekali kejadian tadi .

“ lebih baik kau istirahat saja “ ujar key

“ key-ah ,Kevin tidak tau kan kalau aku disini “ entah kenapa disaat seperti ini hanya Kevin yang ada di pikiranku .

“ aniyo , kau tenang saja “ ujar key tersenyum manis , setelah mendengar ucapan key hati ku lega , karena aku tak mau kalau Kevin tau aku ada di rumah sakit membuat kau semakin lemah di hadapannya.

######

Sudah tiga hari aku tidak melihat Kevin , semenjak aku di rumah sakit hanya key dan emma yang menemaniku , aku memohon kepada key untuk tidak memberi tahu Kevin kalau aku ada di rumah sakit .

Hari ini aku mulai kembali masuk ke kampus ,menjalani aktivitas seperti biasanya , kulihat key dan Kevin yang duduk di bangku taman sambil menatap danau di depannya .

“ haii.. annyeong “ sapaku pada kedua namja itu .mereka terlihat kaget karena kedatanganku.

“RaeRa “ ujar key

“ aigo kata key kau ke daegu , kenapa tidak memberitahuku sih “ timpal Kevin smbil tersenyum manis , sempat kaget dengan pernyataan

Kevin .tapi aku tahu ini ulah key untuk menyelamatkanku , kulihat key hanya tersenyum mengisyaratkatkan bahwa ini ulahnya.

“ itu , aku ada urusan “ aku berusaha berbohong

“ sudah lah ada yang ingin aku bicarakan padamu “ ujar Kevin .

Aku bingung dengan sikap Kevin yang berbeda dan kulihat dia melirik kearah key .

“sebaiknya aku pergi saja ya , kalian bicara saja di sini “ ujar key yang pergi begitu saja , sebenarnya ada apa semua ini sampai-sampai key harus pergi begitu saja .

“ kenapa kau pergi ke daegu hanya untuk memendam perasaanmu itu “ ujar Kevin dengan tatapan serius .

“ maksudmu ??” aku sama sekali tidak mengerti apa yang di ucapkan Kevin .

“RaeRa -ah kau mau menjadi yeojachinguku “ ujar Kevin menggengam tanganku erat , apa aku tidak salah dengar Kevin memintaku untuk jadi yeojachingunya .

“ ya cepat katakana atau aku akan menarik ucapanku tadi “ ujar Kevin mengerucutkan bibirnya, dengan cepat aku memeluknya erat dan tersenyum

“ saranghae Kevin “ ujarku lantang , tapi tidak ada jawaban dari Kevin dia hanya memelukku lebih erat . aku benar-benar senang karena impianku menjadi yeojachingu Kevin terkabulkan .

“ sekarang kita pacaran kan “ tanyaku ragu

“ tentu chagiya kau yeojachinguku “ uja Kevin tersenyum dan mengacak-acak rambutku .

*****

Key PoV

Kulihat Kevin menyatakan perasaannya pada RaeRa. bagiku ini pukulan berat ingin rasanya aku menangis tapi demi RaeRa aku tetap tersenyum dan melihatnya bahagia . memang berat rasanya menerima keadaan ini tapi mau tidak mau aku harus menerima semua ini .

Aku sudah tidak tahan lagi melihat RaeRa yang sudah lama menyukai Kevin , aku rasa cintanya terhadap Kevin sangat besar . aku hanya ingin melihat RaeRa tersenyum .

Yang aku bisa lakukan meninggalkan mereka berdua tanpa ada gangguan dariku .

Ku lihat langit di atap ini sudah semakin orange , tiba-tiba handphoneku berbunyi dan ku lihat ternyata RaeRa yang menelponku . ingin sekali aku tidak mengangkat telpon darinya , tapi hatiku berkata lain langsung ku angkat telpon itu.

“ key-ah kau ini mengangkat telpon lama sekali “ teriak RaeRa

“ mianhae tadi hpku di kamar , ini aku baru masuk kamar “ aku berbohong

“ huh kau ini kebiasaan sekali , ya sudah aku mau cerita . kau tau tadi Kevin memintaku untuk menjadi yeojachingunya “ ujar RaeRa. dari suaranya dia sangat bahagia , kau tidak tau RaeRa perasaanku kali ini sangat sakit .

“ gheureyo ?? lalu kau katakan apa ?” sebisa mungkin aku bersikap biasa saja , agar dia tidak tau kalau sebenarnya aku sangat sedih

“ tentu saja aku menerimanya , aigo aku sangat senang akhirnya aku bisa menjadi yeojachingunya “ ujar RaeRa. aku yakin sekarang dia sedang jingkrak-jingkrakan saking senangnya.

“ wahhh selamat ya akhirnya kau bisa bersamanya “ aku berusaha meriangkan suaraku dan itu hanya bertahan sebentar .

“ gomawo key kau memang sahabat ku yang baik , oiia sudah dulu ya aku mau menelpon Kevin “ ujar RaeRa

“ ne arayo “ aku menutup telpon dari RaeRa, aku tahu kali ini dia sangat senang sekali .walau hatiku sakit ,aku bahagia mendengar suaranya yang riang .

#######

RaeRa PoV

Sudah 3bulan lebih aku berpacaran dengan Kevin ,membuat hari-hariku semakin bahagia . walau tidak enak dengan key yang selalu terasingkan karena kami sering berduaan . tapi key tidak pernah mengeluh apa-apa.

Tapi ada sedikit yang aneh pada Kevin , sekalipun aku tak pernah mendengar di mengucapkan satu kalimat yang benar – benar aku ingin dengar “ saranghae “ setiap aku mengatakan itu dia tidak pernnah menjawab pertanyaanku .

Tapi bagiku itu tidak masalah , aku sudah beruntung bisa bersama Kevin . walau terlihat Kevin sangat memaksakan menjalani hubungan ini bersamaku . tapi dai tetap tersenyum padaku .

Hari ini aku ,Kevin dan key berencana untuk bertamasya di bukit hwanghyong , bukit itu sangat indah rumput hijau dan bunga-bunga disana membuat aku nyaman berada di bukit ini.

“ hya ~ jangan melamun saja , bantu aku buat makanan “ ujar key

“ ok , sini aku yang panggang dagingnya “ aku mengambil sumpit dari tangan key . ku lihat Kevin sedang asik menyiapkan tempat makan untuk kami bertiga.

“ sudah jadi “ teriakku kearah Kevin yang sudah duduk manis di meja tempat kita makan.

“ wahh asik chagi ini buatanmu ,pasti enak “ ujarnya yang langsung memakan daging itu .

“ ya!! Enak sekali kau asal makan , tidak tau apa yang membuat cape , kau malah enak-enakan di sini “ ujar key kesal

“ haha sekali-kali aku tidak membantu memangnya kenapa sih “ ujar Kevin mengerucutkan bibirnya.

“ ghwencanayo mungkin Kevin cape dari tadi dia kan yang menyetir “ aku membela Kevin , memang selalu begitu kalau ada perdebatan pasti aku selalu membela Kevin dan berhasil key cemberut.

“ahh kau ini selalu membelanya , sekali-kali kau bela aku “ ujar key

“ ya dia itu yeojachinguku “ ujar Kevin

“ ahh sudah-sudah kita makan saja daging ini “ ujar key mencairkan suasana

Kami bertiga dengan semangat menyantap makanan itu sampai habis tanpa sisa , kami memang sering menghabiskan waktu bersama seperti ini. Walaupun aku dan Kevin sudah berpacaran kami tidak pernah lupa pada key ,kemanapun kita pergi key pasti ikut .

“ chagi ini “ aku berusaha menyuapi Kevin dan mengisyaratkan untuk membuka mulutnya , tapi Kevin hanya menatapku

“ cepat buka “ Kevin membuka mulutnya dan memakannya sedikit senyuman simpul yang dia berikan padaku . ku lihat key jadi mendadak diam entah apa yang dia pikirkan .

Key PoV

Aku melihat keadaan ini sangat romatis ingin sekali aku berada di posisi Kevin , ku lihat Kevin melihat kearahku sedikit berkata “mianhae “ tapi aku mengisyaratkan kembali dengan senyuman “ ghwencanayo “ .

Walau mereka berpacaran tapi mereka tidak pernah lupa terhadapku , mereka sering mengajakku untuk berkencan . padahal itu kencan untuk mereka berdua .

Kadang aku merasa risih dengan keadaan ini ,merasa tidak enak terhadap Kevin dan RaeRa. tapi ini semua keinginan mereka dan membuatku tidak bisa berbuat apa-apa.

Author PoV

Mereka bertiga sedang asik makan sambil berbincang-bincang dan memandang air terjun yang memang ada di hadapan mereka .

Tiba-tiba datang seorang yeoja yang mereka kenal menghampiri mereka , entah dari mana yeoja itu datang .

“ Kevin-ah apa kabar “ ujar yeoja itu

“ hyuna ,kau “ Kevin menunjuk kearah hyuna , ya yeoja itu hyuna mantan Kevin . setelah hyuna meminta putus kepada Kevin dia memutuskan untuk pergi ke jepang untuk melanjutkan kuliahnya di sana .

“ bukankah kau melanjutkan di jepang ? kenapa balik lagi “ Tanya key

“ ohh aku hanya liburan untuk 2hari , besok juga aku kembali lagi ke jepang “ ujar hyuna

“ kenapa kebetulan kau ada di sini “ Tanya Kevin

“ tidak sengaja aku sedang berjalan-jalan di sini , aku kira aku salah orang tapi ternyata tidak “ ujarnya

Tapi RaeRa hanya diam saja dia tidak mengeluarkan satu patah katapun , entah apa yang sedang dia pikirkan sampai dia diam seperti itu.

RaeRa PoV

Aku lihat hyuna mantan Kevin menghampiri kami , yang bisa ku lakukan hanya diam saja . entah kenapa aku sebal sekali melihat yeoja satu ini . aku takut Kevin di rebut kembali olehnya .

Pikiran buruk melayang-layang di pikiranku , apa Kevin tidak bisa melupakan hyuna sampai sekarang saja dia tidak pernah mengatakan saranghae padaku .

Aigo RaeRa kau jangan berpikir yang macam-macam

“ oiia aku dengar kalian berdua sudah berpacaran ya “ ujar hyuna . dari mana dia tau kami sudah berpacaran.

“ ne kami berpacaran “ ujar Kevin , aku sedikit lega mendengar pernyataan Kevin mengakui aku kekasihnya .

“ owhh selamat ya untuk kalian , dan kau key tidak mencari yeoja “ sindir hyuna . aku rasa yeoja ini sudah sedikit dewasa ,walau Cuma 3bulan tapi perubahan yang bagus

“ kau ini selalu menyindirku , nanti aku mencari yeoja hah “ ujar key yang membuat kami bertiga terkekeh dengan ucapannya.

“ hyuna-ah “ ku dengar seorang namja memanggil nama hyuna .entah siapa namja itu .

“ aigo itu namjachinguku , dia sudah memanggilku ,aku kesana dulu ya “ ujar hyuna yang pergi dari hadapan kami . benar-benar lega setelah hyuna bilang kalau itu namjachingunya .

#######

RaeRa PoV

Aku berusaha memejamkan mataku tapi aku teringat pembicaraan antara kevin dan key dua bulan yang lalu , tepat aku dan kevin berpacaran 1bulan.

_Flashback_

Ku lihat kevin dan key sedang berbicara di ruangan basket , sepertinya pembicaraan mereka serius sekali . tapi tak sengaja ku dengar mereka menyebutkan namaku yang membuatku tertarik untuk mendengar pembicaraan mereka . dengan siap aku memasang kuping untuk mendengarkan mereka berbicara.

“ aku ingin memutuskan raera “ ujar kevin , membuatku tersentak kaget dengan ucapan kevin . apa tidak salah yang aku dengar ini ??

“ mwo ?? waeyo ?” tanya key

“ kau kan tau aku tidak menyukainya , hal ini akan membuatnya tersiksa . kalau dia tau aku hanya berpura-pura menyukainya “ ujar kevin yang benar-benar membuatku kaget dengan pernyataannya

“ aku tau kau tidak menyukainya tapi aku mohon bertahan sebentar saja untuk menjadi namjachingunya “ ujar key yang membuatku bingung.

“ ya kenapa kau menyuruhku untuk menjadi namjachingunya , kenapa tidak kau saja . kau sangat mencintainya kan “ ujar kevin . aku hanya bisa menutup mulutku , air mataku mengalir begitu saja . jadi selama ini key menyukaiku dan yang menyuruh kevin adalah key .

“ ya karena aku mencintainya , aku menyuruhmu untuk menjadi namjachingunya . aku hanya ingin melihatnya bahagia . jebal bertahanlah sampai 3bulan saja “ ujar key yang memohon , kenapa dia berbuat seperti itu . apa maksud dari semua ini .

“ kau selalu bilang seperti itu key “ ujar kevin yang kesal

“ jebal kevin , aku benar-benar ingin melihatnya bahagia , jebal “ ujar key dengan nada memohon kulihat mata key yang ingin mengeluarkan air mata .

“ baiklah ,akan ku coba lagi “ ujar kevin yang mengiyakan ucapan key.

Hatiku terasa sesak setelah mendengar semua itu , kenapa key melakukan hal ini . kenapa ?? yang bisa ku lakukan hanya menangis .

_end flashback_

Semenjak itu aku sedikit kesal dengan key tapi sikapnya yang terlalu baik membuatku tidak bisa marah padanya dan kevin . walau aku tau dia tidak menyukaiku tapi aku bersikap biasa saja seakan-akan tidak pernah mendengar hal itu dari mulut kevin .

Walau seperti itu aku menikmati berpacaran dengan kevin , karena hanya kevin yang membuat hatiku nyaman . tapi disisi lain aku tau key menyukaiku dan bodohnya key tidak pernah mengutarakan isi hatinya kepadaku ..

########

Kevin PoV

Aku menatap langit-langit yang ada di kamarku , sambil memikirkan tiga bulan yang lalu saat key menyuruhku untuk menjadi namjachingunya RaeRa. jelas-jelas aku tahu kalau dia menyukai RaeRa kenapa dia menyuruhku untuk menjadi namjachingunya .

_Flashback_

Aku dan key sedang berdiri di tepi danau , ada yang ingin di bicarakan denganku .

“ apa yang ingin kau bicarakan key “

“ Kevin-ah aku minta tolong padamu , nyatakan perasaan pada RaeRa “ kata key yang membuatku kaget dan setengah melotot

“ kau sudah gila ya , aku sama sekali tidak menyukai RaeRa. lagi pula kau yang menyukai dia mana mungkin aku melakukan hal ini “

“ tapi yang dia sukai bukan aku tapi kau Kevin “ pernyataan key malah membuatku semakin kaget.

“ apa kau bilang dia menyukaiku “

“ ne, kau tau kan sekarang dia sedang di daegu . karena dia hanya ingin menenagkan pikirannya untuk sedikit melupakanmu , tapi aku rasa usahanya tidak akan berhasil . aku hanya ingin melihatnya bahagia meski dia bersama orang lain “ ujar key panjang lebar

“ tapi kan kau tau aku tidak menyukainya “ aku berusaha meyakinkan key

“ aku tahu aku menyukainya tapiaku ingin melihat dia bahagia , kau lakukan ini hanya tiga bulan saja “ ujarnya lagi

“ mwo tiga bulan ? maksudmu??” aku benar-benar bingung dengan ucapan key

“ne jebal , walau hanya untuk berpura-pura kau menyukainya tidak apa-apa aku hanya ingin melihatnya bahagia . yang dia inginkan hanya ingin menjadi yeojachingumu “ ujar key . yang benar saja berpura-pura . tapi kulihat wajah key yang memelas membutaku iba . aku tau key mencintai RaeRa tapi kenapa dia melakukan hal ini mengorbankan perasaannya demi melihat RaeRa bahagia . aku menarik nafas panjang .

“ baiklah ini hanya pura-pura ingat itu “ ku lihat wajah key sangat senang dengan jawabanku , tapi di hatiku benar-benar tidak yakin akan jawaban ini .

_End flashback_

Ucapan key waktu itu masih terngiang-ngiang di otakku , sudah tiga bulan lebih aku berpacaran dengan RaeRa yang awalnya hanya berpura-pura, sempat aku ingin memutuskan raera tapi key membujukku untuk bertahan lagi dan aku sangat tidak tega melihat key yang sungguh-sungguh memohon padaku . tapi kenapa aku menikmati sikap raera yang baik , perhatian dan selalu memberiku kejutan bagiku RaeRa itu yeoja yang sangat romantic .

Apa aku mulaimenyukai RaeRa, kalau aku menyukai RaeRa bagaimana dengan key yang awalnya aku bilang hanya pura-pura jadi benaran .

Aku benar-benar pusing dengan keadaan ini , di sisi lain RaeRa yang sudah menjadi yeojachinguku dan sisi lain key yang menyukai RaeRa sejak sd .

Aku juga tidak tega melihat key yang selalu mengikuti kami dari belakang , padahal aku tau perasaannya sangat sakit , tapi dia menahan rasa sakit itu untuk kebahagiaan RaeRa.

Entah apa yang ada di pikiran key sampai – sampai dia berbuat seperti itu .

Kadang aku kagum dengan sikap key yang seperti itu dan kadang aku kasihan melihat key yang sangat teluka hatinya ..

RaeRa selalu mengatakan “ saranghae “ padaku tapi aku tidak pernah menjawab pertanyaannya itu , karena aku masih bingung aku menyukai raera atau tidak , aku tidak mengerti perasaan apa yang ada di hatiku .

Ting … tong….

Bel rumah ku berbunyi dan langsung ku buka ,ternyata sudah ada RaeRa di depan kali ini dia hanya sendiri tanpa di temani key .

Biasanya dia ke rumahku bersama key , tumben sekali dia datang sendiri tanpa key . ku lihat dia membawa sesuatu di dalam keranjang yang dia bawa.

“ raera-ah , ayo masuk “ aku mempersilahkan masuk dan duduk

“ rumahmu sepi sekali “ tanyanya

“ ne appa dan eomma sedang tugas , tumben key mana biasanya dia ikut “

“ aniyo , aku ingin kesini sendiri saja , memang tidak boleh ini aku bawakan kue kesukaanmu “ ujarnya yang menunjukan keranjang yang dia bawa, raera memang sering membuatkan ku kue dan makanan kesukaanku . raera memang yeoja yang baik tapi aku masih belum yakin dengan perasaanku ini apa aku menyayanginya atau tidak .

Memang akhir-akhir ini setiap bertatap mata dengannya jantungku selalu berdegup kencang dan aku kagum terhadap sikapnya yang terlalu baik padaku …

Tapi aku masih sulit mengartikan perasaan ini terhadap raera.

“ ya sudah aku taruh di dapur dan di taruh di kotak kue ya “ ujar raera yang bergegas kedapur , aku hanya mengikuti dari belakang . aku pun duduk di meja makan dan melihatnya yang sedang sibuk menaruh kue di kotak kue.

“ ini kau coba “ sambungnya lagi yang menyodorkan kue-kue itu dan aku langsung menyicipi kue buatannya .

“ bagaimana enak tidak “ tanyanya

“ ne tentu saja kue buatanmu selalu enak “ aku tersenyum manis padanya.

“ jinjja ?? kevin-ah ada yang ingin ku tanyakan “ ujarnya yang membuatku bingung , wajahnyaberubah menjadi serius .

“ katakan saja “ kataku yang masih penuh dengan kue .

“ apa kau benar-benar menyayangiku “ ujarnya yang berhasil membuatku tersedak dan terbatuk.

“ ghwencana , minum ini “ ujarnya yang memberikan air kepadaku dan langsung ku teguk .

“ ghwencana chagi , tentu saja aku menyayangimu , kenapa kau berpikir seperti itu ?” memang sulit untukku menjawab pertanyaannya ..

“ aniyo aku hanya ingin menyakan saja padamu “ ujar raera tersenyum manis

“ ohhh kau jangan berpikir yang macam-macam chagi “ aku mengacak-acak rambut raera dengan lembut.

“ saranghae “ ujar raera dan aku hanya diam saja tanpa menjawab ucapannya . ini memang kebiasaanku kenapa aku tidak bisa membalas ucapan raera .

“ ahh chagi kue mu sangat enak besok-besok buatkan aku lagi ya” aku berusaha mengalihkan pembicaraan . kulihat wajah raera yang murung tapi masih tetap memaksakan untuk tersenyum . aku tau perasaannya sangat sakit karena aku tidak pernah membalas ucapannya itu . mianhae bukan maksudku seperti itu , tapi aku masih sulit untuk meyakinkan kalau aku menyukaimu raera .

********

Raera PoV

Hari ini hari ulang tahun kevin . aku sudah merencanakan untuk memberikannya kejutan . tadi aku sudah bilang padanya agar ke atap tempat di mana kita sering berkumpul dan key juga ku ajak .

Key juga membantuku untuk memberi kejutan pada kevin . kejutan yang sudah kusiapakan sejak tiga hari yang lalu satelah aku ke ruamah

kevin.

Aku benar-benar ingin terlihat cantik hari ini .Aku menatap meja riasku dan mensisir rambutku dan ku dapati rambutku yang mulai rontok .saat ku pegang rambutku , tanpa di sisir rambutku sudah rontok.

“ ya tuhan tidak sekarangkan kau melakukan ini “ pekikku sambil menatapi rambutku yang rontok.

“ raera-ah kau mau kemana berdandan cantik seperti itu “ ujar eomma yang masuk ke dalam kamarku

“ hari ini kevin ulang tahun , aku ingin terlihat cantik di depannya “ aku tersenyum manis padanya

“ aigo , raera-ah wajahmu kenapa pucat sekali “ ujar eomma memegang wajahku

“ masa sih eomma ini hanya perasaan eomma saja , sudah ya eomma aku pergi dulu “ aku langsung bergegas pergi dan mencium pipi eomma.

saat ku di atap ternyata sudah ada key yang menyiapkan meja serta bangku . langsung ku letakan kue di meja itu .

“ bagaimana semuanya sudah siap “ tanyaku

“ tentu saja sudah , sesuai pesanan mu . sekarang mana uangnya berikan padaku “ ujar key yang menodongkan tangannya .

“ yee apaan sih kau ini , jadi kau meminta bayaran “ aku menyenggol badan key

“ ya kan ini kau yang meminta sama saja aku di bayar untuk melakukan ini “ ledek key

“ uhhh jadi kau seperti ini dengan sahabatmu “ aku mengerucutkan bibirku

“ haha aku hanya bercanda , aku ikhlas melakukan ini “ ujar key ,memang aku meminta bantuan key untuk melakukan semua ini . memberikan

kevin hadiah yang terindah , tapi aku sadar ini akan percuma saja , karena sampai kapanpun kevin tidak akan menyukaiku .

“ gomawo key “

“ ne , tapi kevin sudah kau hubungikan “ tanya key

“ tentu saja sudah kan aku bilang datang sebelum matahari terbenam di atap ini “

“ bagus , aku takut dia telat datang trus kejutannya gagal deh .huh “ ujar key

“ kau tenang saja kevin kan tepat waktu “ aku merasa kalau key benar-benar menyayangiku sampai-sampai dia mau menolongku untuk memberikan kejutan pada kevin , walau aku tahu dalam hatinya sangat tidak ikhlas.

Aku dan key menunggu berdua di bangku yang memang kami sudah sediakan untuk acara kecil-kecilan ini.

Aku sudah menunggu 1 jam tapi kevin tidak datang juga ,ada apa dengannya sampai-sampai belum datang . ku lihat matahari terbenam mulai

turun dan kejutan itu gagal di lihat oleh kevin , yang bisa ku lakukan hanya menghela napas panjang .

“ anak itu sebenarnya ingat tidak sih kalau kau menyuruhnya kesini “ ujar key kesal

“ sudah biar saja aku yakin dia datang” aku berusaha menennagkan key

“ tapi kan matahari sudah terbenam kau lihat kejutan ini gagal “ ujar key

“ ya ghwencana walau dia tidak melihat kejutan itu , kita masih bisa merayakan untuknya dengan kue ini “

“ tapi …” belum sempat key melanjutkan kata-katanya sudah ku potong.

“ sudah lah kita menunggunya lagi “

“ baiklah kita tunggu “ ujar key yang menghela napasnya.

Langit sudah berubah menjadi gelap , ku lihat di arlojiku waktu sudah menunjukan pukul 08.00 kevin masih belum datang . yang bisa kulakukan hanya menunggunya dan menunggunya . segitu parahkah kevin tidak menyukaiku sampai-sampai dia tidak mau datang kesini , ingin rasanya aku menangis tapi ku tahun takut membuat key khawatir .

Tiba-tiba hujan turun , entah mengapa aku sama sekali tidak bergerak untuk meneduh . aku masih duduk di bangku yang tadi sedang key yang sibuk memindah-mindahkan kue dan menyurhku meneduh . tapi semua itu tidak aku hiraukan aku hanya ingin menunggu kevin di sini .

Key PoV

Ku lihat raera yang masih duduk di tempat tadi , masih menunggu kedatangn kevin . entah apa yang dipikirkannya sampai-sampai tidak mau meneduh . aku yang memang sedang meneduh langsung menghampirinya karena tidak tahan melihat raera yang duduk menunggu sambil memluk lututnya . aku rasa dia sudah mengigil kedinginan.

“ cepat kita pulang “ aku menarik tanga raera sampai dia berdiri

“ aniyo ,aku tetap menunggunya di sini “ raera melepas gengamanku

“ kau ini lihat kau sudah mengigil seperti ini , wajahmu sudah pucat “ memang ku lihat wajah raera sudah pucat

“ aniyo aku mau menunggunya key “ teriak raera , aku hanya dapat menghela napas .

“ jangan membuat aku khawatir seperti ini , aku takut kau kenapa-napa “ aku sedikit membelai rambut raera yang sudah basah oleh hujan

“ sudah kau jangan pedulikan aku lagi “ teriaknya lagi , tiba-tiba raera jatuh pingsan begitu saja

“ raera-ah “ teriakku dan menahannya agar tidak jatuh serta mengendongnya .

Langsung saja raera ku bawa kerumah sakit yang biasa dia kunjungi dan raera langsung di bawa keruang icu . aku menunggu di depan ruang icu sambil mengepal-negpalkan tanganku dan mondar-mandir di depan pintu .

Kulihat eomma raera datang dan menghampiriku.

“ bagaimana ini bisa terjadi “ tanyanya yang langsung menangis dan aku menceritakan kejadian tadi padanya . ku lihat air mata deras keluar dari matanya .

“ apa tuhan akan mengambilnya sekarang ? “ ujar eomma raera yang masih terisak dengan tangisannya.

“ ahjumma kau jangan berpikir seperti itu , kita berdoa dia akan baik-baik saja “ aku berusaha menenangkan padahal batinku sangat sedih .

Sebenarnya raera mengidap penyakit leukimia , penyakit itu sudah di deritanya semanjak dia smp . aku sudah mengetahui hal ini dari eomma raera dan raera menyuruhku untuk tidak memberi tahu pada kevin .

saat raera pingsan ahjumma memberitahuku tentang penyakitnya yang sudah parah , dokter bilang waktu hidupnya hanya 3 bulan saja . karena dari itu aku manyuruh kevin untuk menyatakan perasaan pada raera , tanpa memberi tahu kalau raera memang hidupnya tidak lama lagi . aku membujuk kevin untuk menjadi namjachingunya dan itu berhasil.

Walau hatiku sangat sakit tapi aku ingin melihat raera bahagia selama 3bulan ini yang waktunya hanya sebentar , dan benar saja dugaanku raera sangat senang menjadi yeojachingu kevin . kulihat kevin yang sedikit tidak ikhlas sampai-sampai ingin memutuskannya tapi ku bujuk dan dia percaya begitu saja .

Mungkin ini sangat kejam untuk raera tapi hanya ini yang bisa ku lakukan untuk melihantnya bahagia , seiring berjalannya waktu ku lihat kevin menikmati juga berpacaran dengan raera . membuat hati ini terasa panas tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa ini semua keputusanku untuk melihatnya bahagia walau sesaat .

Tapi hari ini aku benar-benar kesal dengan kevin yang tidak menepati janjinya pada raera dan membuat raera seperti ini.

Ku lihat dua dokter yang menangani raera keluar .

“ dokter bagaimana keadaan anak saya “ ujar ahjumma

“ mianhae , kami tidak bisa menyelamatkannya “ ujar dokter itu. Tak tau kenapa air mata ini jatuh begitu saja saat mendengar ucapan dokter itu

“ kau bohong kan dok “ tanyaku sambil terisak

“mianhae “ ujarnya lagi dan pergi dari hadapanku. Tanpa basa basi lagi aku langsung masuk ke ruang icu itu dan ku dapati raera yang sudah memjamkan matanya . wajahnya sangat pucat aku benar-benar tidak tega melihatnya .

“ raera-ah ini tidak benarkan , kau tidak meninggalkanku kan “ aku mennggenggam tangan raera dan menguncang-guncangkan tubuhnya . tapi percuma saja ku lihat raera hanya diam saja dan tetap menutup matanya . tangisanku semakin meledak aku tidak bisa menahan rasa sedihku ini .

Aku terus menggenggam tangan raera sambil bergumam tak karuan , yang ku harapkan dia kembali lagi . tapi itu hal yang sangat mustahil terjadi , aku terus memandangi wajah raera yang sudah tidak bernyawa itu dan sesaat aku mencium bibirnya lembut .

****

Setelah raera di makamkan , yang bisa kulakukan hanya menangis dan batu nisan itu . sesaat aku teringat kevin yang tidak tau hal ini , sampai sekarang aku tidak tau dia berada dimana.

Aku yakin kevin tidak akan perduli dengan hal ini … masih ku pandangi batu nisan ini dan masih dengan tangisan . raera sahabatku sekaligus orang yang kucintai harus pergi begitu saja.

“ sudah key mungkin ini sudah waktunya , seperti yang di katakan dokter sebelumnya “ ujar ahjumma , sepertinya dia sudah ikhlas dengan semua ini . aku hanya menatap dalam ahjumma.

“ aku juga sangat sedih , tapi aku harus menerima semua ini . sebelumnya dia pernah menitipkan ini pada ahjumma” dia mneyodorkan dua amplop berwarna biru padaku.

“ untuk siapa “ tanyaku yang memgang kedua amplop itu

“ untuk kau dan kevin “ ujarnya yang pergi dari hadapanku . tanpa ragu aku membuka amplop yang tertuju untukku .

To : Key

Annyeong key ..

Mungkin saat kau membaca ini , disaat tuhan sudah memanggiku ..

Gomawo key selama ini kau sudah terlalu baik dengan ku .

Sampai-sampai kau mengorbankan hatimu untuk kebahagianku .

Sebenarnya aku sudah mnegetahui semua .

Dari kau menyuruh kevin untuk menjadi namjachinguku sampai kau menyukaiku .

Aku sudah mengetahui itu semua key, .

Aku baru sadar orang yang selama ini aku cintai tidak mencitaiku , orang yang mencintaiku aku tidak menyadarinya sama sekali .

Satu hal key kau itu bodoh ..

Kenapa kau tidak pernah jujur dengan perasaanmu terhadapku .

Padahal kalau kau bilang ,mungkin aku akan menerimamu .

aku berpikir lebih baik aku di cintai dari pada mencintai .

karena kalau aku di cintai aku masih bisa mencoba untuk mencintai orang itu , tapi kalau kita mencintai seseorang dan orang itu sama sekali tidak mencintai kita benar-benar membuat hati sakit dan sesak .

satu hal key jangan pernah takut untuk menyataan perasaan pada orang yang kau cintai .

saranghae chingu

by.raera

setelah membaca ini mataku terasa meleleh , selama ini raera mengetahuinya .

aku benar-benar babo kenapa aku tidak pernah mengatakan perasaanku ini kepadanya , satuhal yang membuatku sangat menyesal selama hidupku ini ya tidak mengungkapkan perasaanku terhadapnya ..

“ saranghae raera “ ujarku yang menatap batu nisan dan meneteskan air mata..

######

Sudah tiga hari semenjak raera tiada , yang bisa ku lakukan hanya menangis dan menyesali semuanya .

Ku dengar kevin sudah kembali ke seoul ,aku tidak tahu kevin darimana yang ku rasakan hanya rasa kesal dengan tingkah kevin yang keterlaluan itu .tapi percuma saja aku kesal dengan kevin karena itu hanya akan sia-sia dan tidak membuat raera kembali , tanpa basa basi aku menelpon kevin dan mneyuruhnya untuk ke atap aku ingin memberitahu padanya semua ..

Kevin PoV

Aku berjalan menuju atap , tadi aku di telpon oleh key . sudah tiga hari aku tidak bertemu dengan key begitu juga dengan raera . tapi kenapa ada yang berbeda kali ini aku sangat merindukan raera dan baru ku sadari kalau aku benar-benar menyukainya .

Memang waktu itu raera menyuruhku untuk bertemu di atap ini , tapi sayangnya aku tidak bisa datang . eommaku menyuruhku untuk ke busan karena nenekku sakit . tanpa memberitahu raera aku pergi kebusan dan saat aku ingin menelponnya handphoneku low dan membuatku tidak bisa memberitahui raera.

Mungkin hari ini dia sangat kesal padaku karena tidak memberitahu padanya , makanya aku membawakan bunga mawar cantik untuknya , aku tahu pasti di atap ada raera karena kalau ada key pasti sudah ada raera.

Aku membuka pintu atap dan ku dapati key sedang berdiri . tapi dia datang sendiri tanpa raera , apa raera masih marah denganku sampai-sampai dia tidak mau bertemu denganku .

“ key-ah annyeong “ aku menyapa key , key menatapku dengan rasa kesal dan ..

BUGGGG satu pukulan mendarat di pipiku

“ apa yang kau lakukan key “ aku memegang pipiku yang sakit setelah di pukul key, entah apa yang di pikirkan key sampai dia bisa memukulku

“ itu balasan orang yang tidak menepati janji “ ujar key

“ jadi kau masih marah denganku karena itu , kau dengar baik-baik . helmoni sakit dan aku di suruh ke busan saat itu juga “ aku menjelaskan pada key

“ tapi kenapa kau tidak menghubunginya babo “ teriak key

“ handphoneku low dan aku tidak bisa menelponnya “

“ kau tidak tau dia sudah menyiapkan kejutan untuk mu , tapi kau tidak datang . dia tetap menunggumu di sini sampai kehujanan . kau tau dia itu sangat mencintaimu babo “ teriak key . aku hanya terdiam saat mendengar ucapan key . aku tak bisa berkata-kata lagi .

“ kau mau lihat kejutan apa yang ingin dia berikan padamu , lihat gedung di sebelah selatan . sebentar lagi matahari tenggelam dan kau lihat baik-baik gedung itu “ ujar key yang menunjuk ke arah gedung di depan kami dan tak lama matahari tenggelam , aku tersentak kaget melihat apa hal itu . digedung itu tertulis tulisan yang sangat besar yang bertulisan “ SARANGHAE KEVIN chukaeyo “ .

Entah mengapa air mataku jatuh begitu saja saat melihat ini , raera sangat romatis dan aku baru menyadari kalau dia benar-benar mencintaiku .

“ key-ah aku ingin bertemu dengan raera , dimana dia “ ujarku sambil menahan tangisanku

“ baru menyadari kalau raera sangat mencintamu , aku benar-benar menyesal sudah menyuruhmu menyatakan perasaan padanya “ ujar key yang semakin membuatku sedih

“ kau , sudah key dimana raera sekarang , aku ingin menemuinya “ aku berteriak di depan key dan membuatnya kaget.

“ lebih baik kau melupakannya sekarang “ ujar key, aku tidak habis pikir key bilang seperti itu.

“ apa kau bilang melupakannya , tidak akan karena sekarang aku memang mneyadari kalau aku menyayanginya . aku tau kau menyukainya dan kau ingin merebutnya dariku , kali ini aku tidak akan membiarkannya “ ku lihat key hanya menghela napas dan terlihat sedih

“ aku tidak akan merebutnya karena tuhan sudah merebutnya dariku “ ujar key yang membuatku kaget tak percaya

“ maksud mu raera sudah “ air mataku semakin deras entah apa yang bisa ku lakukan .

“ ne dia sudah tiada dan aku rasa kau terlambat menyadari hal ini , sebelum dia tiada dia menitipkan ini “ key memberiku amplop berwarna biru padaku dan pergi dari hadapanku . kali ini bukan hanya aku yang sedih tapi key juga sangat sedih . ku buka surat itu .

To. Kevin

Kevin annyeong

Aku tidak mau banyak kata terhadapmu

Terima kasih kau sudah mau menjadi namjachinguku

Walau sebenarnya aku tahu kalau kau sama sekali tidak menyukaiku

Aku tau kau di suruh key , tapi aku sangat berterima kasih padamu yang sudah mau menjadi namjachingu dengan setengah hati .

Aku tahu sampai kapanpun kau tidak akan pernah menyukaiku

Tapi satu hal yang ingin ku dengar dari mulutmu “ saranghae “ tapi itu hal yang tidak mungkin.

Kevin-ah hargailah orang yang pernah mencintaimu ini .

Aku akan selalu menyayangimu ..

By . raera

Tangisanku semakin meledak , aku sangat menyesal dengan sikapku selama ini . raera sangat mencintaiku tapi aku malah menyia-nyiakannya .

Namja macam apa kau kevin sampai-sampai seorang yeoja kau buat sakit hati , dan aku pun baru menyadarinya kalau aku juga mencintainya . aku sadar kalau aku memang bodoh aku baru menyadari hal ini setelah dia pergi jauh dan tak akan terlihat lagi . tapi satuhal yang harus kau tau raera akupun mencintaimu .

“ RAERA-AH SARANGHAEYO “ aku berteiak-teiak di atap sambil menangis menyesali semua ini , walau aku tau semua ini akan sia-sia saja dan tidak akan membuat raera kembali , aku sangat menyesali ini ..

-end-

Buat kalian jangan pernah takut buat ngungkapin isi hati kalian

Tidak apa-apa kalau hasilnya tidak memuaskan

Tapi setidaknya hal itu tidak membuat kalian menyesal di kemudian hari ..

14 thoughts on “Saranghae Chingu

  1. OMO!! O.O
    OMO!! O.O
    Mengharukaaaan skliii FF ini (T^T)
    Nggak nyangka klo si Raera bakalan Dead(T-T)
    Kirain bakalan sama Key ..
    Hoalaaahh,,
    Kevin sungguh ter-la-lu (T^T)
    Aiigoo,, ksian si Raera sm Key ;'(

    Awesome ♥ ♥ ♥

    Good Job, Onnie (ToT)b

  2. Hehhehehe

    Cheonmaneyooo ^0^

    ngo yg FF Cintapucino itu saeng mau baca nya.. tpii tunggu part 2 kluar.xp biar gak mati penasaran nanti.
    muahahaha.
    cpet di post yah,oonn ^^

  3. cerita.a sedih bngt eoonie
    raera.a kesian bngt trs key.a jga kasian dia rela ngorbanin perasaan.a sendiri buat raera bahagia sma kevin cerita.a sanagat mengharukan T.T

  4. huaa, nyesek banget itu jadi key, omoo~ key sabar banget si, ckck

    aku suka banget ama kata kata yg ini “lebih baik aku di cintai dari pada mencintai . karena kalau aku di cintai aku masih bisa mencoba untuk mencintai orang itu , tapi kalau kita mencintai seseorang dan orang itu sama sekali tidak mencintai kita benar-benar membuat hati sakit dan sesak.” bener banget itu kata2nya.

    Daebak😀

  5. Eoniee kalo ga ingat diri lagi di mall nungguin tanteku belanja baju, air mataku hampir jebol sampe megang kedua kantung mata eon supaya ga tumpah -____- mana lagu K.will yang please don’t ikut-ikut manasin supaya nyuruh nangis *ireojimma jebal, tteonajima jebal..*

    SUPER daebaaaakkk eonnieee ya~ tissu mana tissu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s