because I could

author : kim raemi / erma

genre: romance

cast:

Park Jiyeon (T-ara)

Choi Minho ( SHNee)

yoona (SNSD)

ff ini ff pertamaku yang di post di superffindo , sebelumnya ini ff udah aku post di fbku . ff ini juga terinfirasi dari lagunya agnes – karena ku sanggup , ga tau kenapa bisa kepikiran ini lagu .hehe

ya udah langsung saja , selamat membaca. hihi

****

Aku menunggu seseorang  di depan café dimana aku bekerja ,ya menuggu namja chinguku sebut saja namjachinguku minho , aku sudah 4 tahun berpacaran dengannya.

aku bekerja sebagai penyanyi di café ini walau banyak orang yang salah mengartikan dalam pekerjaan ini, tapi buatku pekerjaan ini halal dan aku hanya menjual suaraku saja , sering sekali minho menyuruhku untuk meninggalkan pekerjaan ku ini .  karena dia tidak suka aku bekerja di café ini, tapi aku selalu menolaknya alasannya aku sangat suka menyanyi dan hanya ini jalan untuk tetap bernyanyi minho selalu memandang remeh pekerjaanku ini ,bahkan sampai bertengkar karena pekerjaanku ini dan aku selalu berusaha meyakinkan minho, walaupun begitu tetap saja dia mengantar dan menjemputku ke café ini.

“ jiyeon-ah sudah lama menuggu “ ujar seorang namja yang menghampiriku , aku tersenyum puas melihat dia datang menghampiriku , ya dia minho namjachinguku orang yang sangat aku cintai  akhir-akhir ini dia memang sering telat menjemputku karena dia juga terlalu sibuk mengurus perusahaannya dan aku memaklumi itu.

“ aniyo oppa , aku baru saja keluar “ aku tersenyum manis

“ ya sudah kajja “ dia menarik tanganku dan menyuruhku masuk ke mobilnya

“ kenapa pulang selarut ini sih “ ujar minho , ya memang tidak seperti biasanya aku pulang pukukl 10.00  tapi sekarang aku pulang pukul 11.00.

“ ahh tadi banyak pengunjung dan terus memintaku untuk menyanyi “

“ selalu saja begitu , sudah ku bilang kan kau cari pekerjaan lain saja “

“ tapi oppa kau kan tau hanya itu yang bisa ku lakukan “

“ ya memangnya kau tidak ada keahlian lagi apa selain menyanyi , kalau di situ kau selalu pulang malam dan tetangga yang melihatmu pulang malam terus pasti akan berpikir yang macam-macam “

“ biarkan saja mereka berpikir yang macam-macam , yang penting aku tidak melakukan hal buruk , aku hanya menjual suaraku saja , lagipula banyak yang menikmati suaraku “ aku meyakinkan minho yangmemang kesal dengan pekerjaanku.

“ ya kau memang gampang berbicara begitu chagi , pikiran orang lainkan beda “

“ kenapa sih kau ini selalu saja memintaku untuk keluar dari pekerjaan itu “ aku sedikit kesal dengan ucapan minho

“ ya!! Karena aku tidak suka dengan pekerjaanmu itu, banyak namja-namja yang memperhatikanmu selain aku “ aku tercengang mendengar ucapan minho

“ hya~ kau tidak sedang cemburukan “ aku sedikit terkekeh dengan ucapannya

“ jelas aku cemburu masa yeojachinguku di pandangi namja lain ,,huh”

“ kau tenang saja aku akan selalu setia denganmu , mana pernah aku melirik namja-namja itu “ aku tersenyum manis padanya

“ ne aku percaya padamu , tapi tetap saja aku tidak suka dengan pekerjaanmu itu” timpalnya lagi

“ hah ya sudah kalau begitu aku bekerja di perusahaan kau saja “

“mwo??? “ minho terbelalakak kaget mendengar ucapanku itu

“ waeyo?? “

“ahhh ~ aniyo kau kan tidak bisa komputer , bagaimana kau akan masuk keperusahaan ku “

“ kau memang benar , ya tapi kan kau ini yang pemilik perusahaan itu jadi gampang saja kan , bukankah kau membutuhkan sekertaris “  ya aku memang tidak terlalu bisa menggunakan komputer , karena dulu saat di bangku sekolah aku sangat membenci pelajaran komputer jadi setiap pelajaran komputer aku selalu kabur alhasil aku jadi gaptek seperti ini.

“ ahhh tidak semudah itu chagiya , aku memang pemilik perusahaan itu tapi aku tidak bisa semudah itu memasukkan orang sembarangan dalam perusahaanku “

“ jadi kau kira aku orang sembarangan” aku mengembungkan pipiku.

“ aniyo chagi, lagi pula sekertaris sudah ada yang menempati “

“ gheureyo?? Yeoja??” aku bertanya penuh selidik

“ ne, yeoja masa ia namja sih “ minho sedikit terkekeh

“ sudah berapa lama?”

“ sekitar 3minggu “

“ kenapa kau tidak bilang padaku “

“hehe aku lupa chagiya ,mian”

“ ingat kau jangan main mata ,,hehe “ aku takut kalau dia ada apa-apa dengan sekertarisnya , apalagi seorang yeoja ,, ahh pikiran buruk selalu mengahntuiku ,aku tak mau kehilangan minho ..  ahhh aku jangan berpikir macam-macam jiyeon,, minho tidak menjawab pertanyaanku

“ hya kenapa diam “ sepertinya dia sedang melamun

“ ahh ~ aniyo, kau jangan berpikiran yang macam-macam “ minho tersenyum

“ ne aku percaya kok padamu “aku membalas senyumannya.

***

Kesokan harinya

Seperti biasa kalau aku libur aku selalu membawa makanan untuk minho , tepatnya mengantarkan makanan ke perusahaan minho  dan karyawan-karyawan serta staf-stafnya disini sudah mengetahuiku . aku membuka pintu ruangan minho , karena aku sudah biasa membuka pintu tanpa mengetuk dulu .

“ annyeong “ sapaku , minho yang melihatku setengah kaget

“ jiyeon , ada apa “

“ hya~ kau lupa oppa hari ini hari sabtu dan aku libur “

“ ohh~ ne aku lupa kalau ini hari sabtu “ dia mengarukan kepalanya yang tidak gatal.

“ kau ini masih muda sudah pelupa ya , ini aku bawakan makan siang untukmu “ aku meberikan makanan itu pada minho

“ gomawo “ minho tersenyum manis padaku , tiba-tiba terdengar dari arah belakang

Krekekkk

ternyata ada orang yang masuk ke ruangan ini dan ku lihat seorang yeoja yang masuk dia memang sungguh cantik ,,

“ ohh~ ada tamu mian mengganggu “ ujar yeoja itu

“ ahh aniyo aku hanya memberikan makan siang saja pada minho “

“ ohh iya jiyeon-ah ini sekertaris baruku “ minho menunjuk pada yeoja itu

“ jiyeon imnida “ aku membungkukan badanku

“ yoona imnida “ dia pun membungkukan badannya dan tersenyum

“ jadi kau sekertaris minho oppa yang baru , yeoppo “ aku memujinya sedikit tidak ikhlas

“ gomawo , kau juga yeoppo “ dia tersenyum manis bahkan lebih manis dari yang tadi, aku membalas senyumannya itu

“ dan kau a…” yoona belum melanjutkan ucapannya minho sudah memotong ucapannya

“ ahhh~ sudah-sudah cukup kenalannya , jiyeon-ah mari oppa antar kau ke depan, bukan kau sudah mau pulang “ minho segera menarik tanganku . ada apa dengan orang ini aneh sekali , ya memang si kalau aku sudah memberikan makan sidang pada minho ,aku langsung pulang dan dia mengantar ku sampai depan pintu masuk perusahaan ini .

“ohh yoona-ah aku pulang dulu ya “

“ne” dia tersenyum padaku

“ sabar dikit dong oppa , sakit ni tanganku kalau kau menarik tanganku kasar begini “ aku protes karena sikap minho yang tiba-tiba seperti ini

sampai di depan pintu masuk

“ oppa aku pulang dulu ya , jaga diri baik-baik jangan lupa di makan ok”

“ ne chagiya pasti itu “

“ saranghae “tak tau kenapa aku ingin mengucapkan kata itu padanya .

“na do saranghae “ aku pun pergi dari hadapannya..

Minho PoV

Hari ini jiyeon mengantar kan makan siang ,ya itu kalau dia libur dan dia berkenalan dengan yoona sekertaris baruku.

“ minho-ah , adikmu sangat cantik ya , tapi tidak ada mirip-miripnya denganmu ,hehe” ujar seorang yeoja . ya dia yoona sebelumnya aku pernah bilang pada yoona kalau jiyeon itu adikku, karena jiyeon selalu menelponku dan tak tau kenapa tidak ingin kalau yoona tau jiyeon itu yeojachinguku  , semenjak kehadiran yoona disini aku sangat senang dan kalau aku bertatap muka dengan yoona pasti jantung ku berdegup dengan kencang seperti di pompa dan dapat ku pastikan kalau aku jatuh cinta pada yoona , aku pun memang sering jalan berdua dengan yoona. sampai-sampai aku melupakan jiyeon tapi dengan beberapa alasan jiyeon dapat mempercayai perkataanku.

“ ya !! kau melihat dia juga hanya sekilas ,heehe” aku meyakinkan yoona

“ ne kau benar juga sih , aku hanya melihatnya sebentar “

“ oiia yoona apa nanti malam kau sibuk “ aku bertanya dengan nada hati-hati

“ mwo ?? aniyo ,waeyo??”

“ahh itu aku mau mengajakmu makan malam , apa kau bisa “

“ ne tentu saja “ yoona tersenyum manis padaku

“ gomawo “aku membalas senyumannya itu

****

Malam ini aku menunggu yoona di depan rumahnya .  ya aku akan makan malam dengan yoona , agar jiyeon tidak menelponku terus dan mengganggu acaraku ini aku bilang kalau aku lembur dan ada rapat dengan klien dan menyuruhnya tidak menelponku untuk beberapa saat . karena klien aku ini sangat penting , walau alasanku tidak masuk akal tapi  dia mempercayaiku.

Tak lama yoona keluar dari rumahnya ku lihat dia menggunakan dress berwarna hitam dan rambutnya dia biarkan tergerai , dia sangat cantik sekali aku sangat kagum dengannya.

“kau menunggu lama ya “ yoona menghampiriku

“ aniyo ,kajja kita pergi “ aku membukkan pintu untuk yoona seperti putri yang akan masuk ke mobil dan aku pun berputar untuk masuk ke mobil dan segera menggas ..

Sampai di restaurant

aku dan yoona memilih tempat duduk dekat jendela yang langsung bertatapan dengan bintang-bintang sangat indah sekali , langsung saja aku memesankan makanan untuk kami berdua , aku terus menatap yoona sampai-sampai di menyadari kalau dari tadi aku meatapnya terus.

“ ya!! Kau jangan menatap ku terus , nanti jatuh cinta bahaya “

“ kalau aku benar-benar jatuh cinta padamu bagaimana “ ya sebenarnya memang tujuanku kesini untuk menyatakan cinta padanya

“mwo ? kau ini bercanda saja “

“ aniyo aku sungguh-sungguh jatuh cinta padamu “

“gheureyo ? “ dia menatapku setengah kaget

“ ne, apa kau mau jadi yeojachingu ku “ aku benar-benar to the point , ya karena aku tak mau melepaskan kesempatan ini

“ hah “

“ kau mau jadi yeojachingu ku ?” aku mengulangi perkataanku tadi

“ne aku mau “ dia pun tersenyum manis

“ gomawo “ aku langsung berdiri dan ini membuatnya sedikit bingung dengan tingkahku .

“ kau mau kemana “ aku hanya tersenyum manis dan mengeluarkan kalung dan segera memakaikan kalung itu ke lehernya dan sedikit berbisik di telinganya .

“ saranghae “ dia hanya tersenyum manis

“ kalung ini indah sekali berbentuk bintang lagi “ ujarnya yang memegang kalung ini

“ ne aku ingin selalu menyinari hatimu dengan bintang itu “

“ gomawo “

“ ne” aku mencium keningnya lembut dan akupun duduk kembali di tempat duduk ku , hari ini aku benar-benar senang karena sudah resmi menjadi namja chingunya. mungkin aku bisa di bilang jahat pada jiyeon tapi aku tidak bisa membohongi perasaan ku ini aku mancintai jiyeon , tapi kau juga mencintai yoona ..

******

Jiyeon PoV

Malam ini minho bilang ada rapat dengan kliennya yang sangat penting walau alasannya tidak masuk akal masa malam-malam gini klien mau bertemu , tapi aku percaya dengan minho karena aku sangat mencintainya.

Padahal malam ini aku ingin mengajaknya ke restaurant dekat pusat kota karena teman sma ku ulang tahun , ya bisa di bilang teman minho juga karena memang kami pacaran sudah sejak sma , tapi minho tidak bisa!!  ku putuskan untuk pergi ke restaurant itu sendiri ..

Aku berjalan mengahampiri teman-temanku yang memang sudah banyak di sana .

“ eunjung-ah saeng-il chukaeyo “aku memeluknya dan memberikan kado untuknya, ya temanku yang berulang tahun itu bernama eunjung , akupun sudah lama bersahabat dengannya .

“ jiyeon-ah gomawo “ dia memelukku erat dan melepaskannya lagi

“ minho dimana “ tanya eunjung

“ ohh dia ada metting dengan kliennya “ aku menjelaskan pada eunjung

“ mwo selarut ini “

“ ne, aku percaya padanya “

“ hah kau ini sama sekali tidak curiga padanya , kalau aku jadi kau aku akan mencurigainya “

“ yee itu kan kau , kalau aku tidak “

“kau ini terlalu baik jiyeon “

“ ahh kau berlebihan ,hehe “ aku dan teman –teman asik bercanda-canda , ya karena memang sudah lama tek bertemu ,bisa di bilang acara ulang tahun  eunjung ini ajang dimana kita berreuni memang sedikit membosankan karena di sampingku tidak ada minho , aku putuskan untuk ke toilet sebentar .

“ kau mau kemna “ tanya eunjung

“ aku mau ke toilet “

“ aku ikut, hehe”

“ kajja” aku dan eunjung berjalan menuju toilet tapi tiba-tiba eunjung berhenti

“ waeyo eunjung-ah “

“ jiyeon bukan kah itu minho “

“ mana “

“ itu” dia menunjuk ke arah namja yang sedang berdiri , dan memang namja itu minho dan dia bersama yoona

“ dengan siapa si minho “ tanya eunjung

“ itu sekertaris minho “

“ mwo bukan kah dia dengan klien “ eunjung menimpali .  aku hanya terdiam mentap mereka berdua  ku lihat minho menghampiri yoona dan memakaikan kalung pada yoona dan sedikit berbisik pada yoona entah apa yang minho bisikkan pada minho . setelah itu yang benar-benar membuatku terkejut minho mencium keningnya yoona , rasa sakit ,kesal, semua itu menjadi satu , air mataku jatuh begitu saja .

“ jiyeon-ah “ eunjung langsung memelukku , aku melepaskan pelukan eunjung

“ ghwencana eunjung , ghwencana “ aku tersenyum penuh dengan paksaan

“ hya~ biar ku sampar mereka “

“ aniyo  eunjung , ghwencana jangan merusak acara mereka “ aku meyakinkan eunjung dan masih menangis

“ tapi “ aku menggelengkan kepala ku bertanda jangan melakukan hal bodoh itu

“ baik lah kalau itu mau mu” eunjung menyerah karena bujukanku. yang tadinya kami mau ke toilet tidak jadi dan masuk lagi ke ruangan ulang tahun itu , aku hanya duduk dan termenung mengingat kejadian tadi masih tidak percaya dengan apa yang aku lihat, tiba-tiba saja  eunjung menghampiriku.

“ jiyeon-ah ghwencana “aku tersenyum padanya tapi tersenyum miris dan eunjung hanya menghela napas..

“ eunjung-ah lebih baik aku pulang ya “

“ ya sudah , aku antar “

“ aniyo , aku bisa pulang sendiri “

“ baiklah kau hati-hati ya “

“ ne” aku pun segera pulang .  padahal percuma saja aku pulang yang aku lakukan hanya menangis dan menangis mengingat kejadian tadi.  apa minho sejahat itu tapi semua itu nyata aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri . ya tuhan kenapa minho melakukan itu padaku ? apa salahku ? apa aku tidak begitu baik pada minho ? makanya minho bisa berbuat setega itu padaku !! Di otakku penuh dengan pertanyaan-pertanyaan itu .

*******

Dua minggu sudah ku lalui semanjak aku melihat minho dengan yoona. semenjak itu aku memutuskan untuk membuntutinya dan semua benar dugaanku  mereka berpacaran dan parahnya lagi aku di bilang adikknya minho. aku benar-benar tidak habis pikir dengan pikiran minho , tapi bodohnya aku tidak pernah marah pada minho.  padahal semua sudah jelas dimataku dan bisa jadi bukti untuk memutuskannya , tapi aku tidak pernah melakukannya karena aku tidak mau putus dan tak mau kehilangan minho , aku akan tetap mempertahankan cinta ini walau hatiku yang sakit .

di depannya aku bersikap biasa saja tapi setelah dia tak aku yang aku bisa lakukan hanya menangis . hebatnya minho benar-benar bisa menutupi rahasia itu, aku tau setiap dia mengantar yoona pulang lalu dia bertemu denganku . minho di depanku seakan-akan tidak ada apa-apa dia bersikap biasa saja , padahal aku tau semua yang dia lakukan.

sempat ingin sekali mengatakan semua yang aku lihat.  tapi egoku berkata lain dan aku tetap mempertahankan hubungan ini, entah apa yang ada dipikiranku sampai-sampai aku tidak bisa melepas minho.

“ chagiya kenapa kau melamun saja “ minho menyadarkanku dari lamunanku

“ ahh aniyo “ jawab ku datar

“ chagi bagaimana kalau kita makan ice cream yang ada di sana “ minho menunjuk ke toko ice cream . tanpa persetujuanku dia menghentikan mobilnya dan membukakan pintu untukku hal yang jarang sekali ia lakukan padaku , setahu ku dia melakukan ini hanya untuk yoona.  apa dia sedang memikirkan yoona , mungkin di bayangannya aku ini yoona bukan jiyeon.

aku pun turun dari mobil dan masuk ke toko ice cream itu dan duduk di bangku paling ujung , langsung saja minho memesankan utukku.

“ sudah lama kita tidak kesini “ aku mecairkan suasana

“ ne kau benar aku kangen sekali dengan tempat ini “ ujar minho.  ya memang dulu kami sering kesini tapi semenjak minho berpacaran dengan yoona , untuk ke sini saja jarang bahkan waktu untukku saja kurang .

“ya kau kan selalu sibuk minho , jadi mana ada waktu untuk kesini lagi bahkan waktu untukku saja berkurang “ aku berusaha menyindirnya.

“ kau kan tau sekarang banyak sekali klien-klienku yang mengadakan metting mendadak “

“ ne arayo , aku mengeti kok “ aku tersenyum manis padanya.  manusia ini tidak menyadari apa kalau aku menyindirnya huh !! percuma saja kau jiyeon dia kan sudah jatuh hati pada yoona.

“ kau memang yeoja pengertian jagi “ minho membalas senyumanku, di tengah pembicaraan kita , pesananpun datang , langsung saja aku menyantapnya.

“ aigo , ice cream ini sangat enak sekali “ ujarku

“ ne , kau benar jagi ,aku sudah lama tidak makan ice cream ini “

“ kau ingat minho saat kau menyatakan cinta padaku disini , kau memberikan aku ice cream berbentuk love “ aku senyum-senyum sendiri saat membayangkan kejadian dulu dan ku lihat minho hanya diam saja.

“ ya kenapa kau diam saja , kau tidak suka aku mengenang masa itu “ aku tersenyum manis , walau aku tau perasaannya itu bingung ingin menjawab apa .

Minho PoV

Jiyeon mengungkit saat aku menyatakan perasaan ku dulu di sini . saat itu aku masih kelas 2 sma  aku jatuh cinta pada jiyeon dan langsung menyatakannya disini dan  memberikannya ice cream berebentuk love yang memang sudah ku siapkan untukknya. tapi sekarang di hatiku ada dua orang yang aku cintai bukan hanya jiyeon tapi yoona juga.

kadang aku berpikir kenapa aku bisa sejahat itu pada jiyeon padahal dia tidak bersalah , jiyeon selalu memberikan senyuman terbaiknya padaku . kalau kau tau aku menduakanmu tak tau apa yang harus ku lakukan padamu . aku tak mau kehilangan jiyeon begitu juga dengan yoona . selama berpacaran dengan yoona aku selalu membagi waktu untuk jiyeon.

“ ya kenapa kau diam saja , kau tidak suka aku mengenang masa itu “ suara jiyeon membuyarkan lamunanku.

“ ahh aniyo , aku suka kok “ aku menjawab seadanya . aku tak tau harus menjawab apa pada jiyeon , dia selalu tersenyum manis padaku dan aku hanya membalas senyuman itu.

“ minho-ah kau ingat besokkan “ujar jiyeon. memangnya besok ada apa aku berusaha mencerna otakku , tapi sulit !

“ mwo “ hanya kata itu yang terlintas dari otakku

“ hah kau ini besok kan hari jadian kita yang ke 5 tahun , ahh kau melupakannya “

“ ahh ne tentu saja aku ingat , aku hanya menegtesmu saja “ sebenarnya aku lupa . ahh minho begitu babo kau melupakan hari itu , minhae jiyeon aku sedikit melupakannya.

“ uhh kau ini selalu begitu “ ya kalau aku lupa ada yang penting dari hubungan ini aku selalu bilang mengetesnya , padahal aku memang benar-benar lupa.

“  ya sudah besok kita betemu di temat biasa kita merayakannya , ok “ aku tersenyum padnya

“ ne ok “ dia membalas senyumannya padaku

******

Jiyeon PoV

Aku berjalan mengikuti jalan setapak ini , aku tak sabar ingin cepat-cepat sampai ke taman dekat perpusatan kota . ya kenapa karena hari ini hari dimana aku dan minho berpacaran dan umur pacaran kita sekarang sudah 5 tahun . aku sangat senang menyambut hari ini karena aku tau minho selalu memberi kejutan di taman itu , yang aku pikirkan kejutan apa yang akan dia berikan padaku ….

Sampai di taman

Aku duduk di bangku taman dekat air mancur dan menurutku sangat indah apalagi di sampingku tumbuh bunga-bunga mawar  tempat yang sangat romantic.

aku menuggu minho sangat lama sekali dan dia belum juga datang , aku berusaha menelponnya tapi tidak aktiv , pikiranku tertuju pada yoona apa minho sedang bersama yoona.  sampai-sampai dia melupakan janjinya padaku.  ku lihat di arloji ku pukul sudah menunjukkan pukul 05.00  dan minho biasa pulang pukul 04.00 dan berjanji akan datang pukul 04.00.

Aku terus menuggunya di sini sampai-sampai waktu menunjukkan pukul 06.00 dan tiba-tiba hujan jatuh tepat di ujung hidungku ku lihat ke langit memang sangat gelap dan hujan deras pun turun. aku mencari tempat berteduh untuk menugggu minho , tapi batinku ingin sekali menghampiri minho ke kantornya dan ku putuskan untuk ke kantornya ..

Sampai di kantor

Aku tidak peduli karyawan di sini terus menatapi aku yang basah kuyup seperti ini yang aku tuju hanya ingin bertemu dengan minho.  aku sudah ada di depan pintu ruang minho dan langsung saja aku membukanya sedikit pelan dan ku lihat minho sedang berciuman dengan yoona.  hati ku seperti di sambar petir air mataku mentes begitu saja.  untuk kali ini aku benar-benar tidak kuat , tidak bisa menerima perlakuan minho yang seperti ini.  minho menyadari keberadaanku yang menagis di depannya .

“ji .. jiyeon “ minho terbelalak kaget melihatku , yang bisa ku lakukan hanya berlari dari tempat ini aku tak mau berlama – lama ada di sini , aku berlari sekencang-kencangnya.

Minho PoV

Aku ada metting dengan klien sampai pukul 06.00.  sepertinya aku ada janji dengan seseorang tapi aku lupa dengan siapa , aku membuka pintu ruanganku begitu dengan yoona yang mengikutiku dari belakang .

“ ahh aku cape sekali “ keluhnya

“ ne kau benar mettng dengan mereka butuh sedikit perdebatan “

“ ya sudah aku buatkan teh untukmu” yoona tersenyum manis

“ tunggu “ aku menahannya dan mendekat padanya.  tak tau kenapa hasrat ku ingin sekali menciumnya.  tanpa banyak pikir aku langsung mencium bibirnya dan ku sadari ada orang yang memperhatikan kami berdua , aku melihat ke arahnya dan terbelalak kaget .

“ ji..jiyeon “ ucapku terbata-bata dan kaget.  aku baru ingat kalau aku berjanji padanya agar datang ke taman itu , ku lihat jiyeon basah kuyup dan kulihat dia menangis pergi dari hadapanku. langsung saja aku mengejarnya tanpa menghiraukan yoona yang memanggilku.  aku memang babo sekarang semua rahasiaku sudah terbongkar oleh jiyeon.  yang bisa ku lakukan mengejarnya terus mengejarnya.  ku lihat jiyeon berhenti sejenak mungkin kerena terlalu cape berlari.  aku menghampirinya , jiyeon siap-siap untuk berlari lagi dengan sigap aku menarik tangannya dan menjatuhkannya ke pelukkanku .

“ lepaskan aku minho “ keluhnya

“ minhae jiyeon jeongmal mianhea ,”

“ lepaskan aku minho “ bentaknya.  aku pun melepaskan pelukannya tak tau saat melihatnya air mataku jatuh begitu saja

“ mianhae jiyeon aku telah menduakanmu , mianhae “ aku mengakui kesalahanku itu pada jiyeon

“ aku sudah tau semua minho dari awal kau berbohong denganku untuk menemui klien padahal kau bertemu dengan yoona , aku sudah tau semua minho “ ujar jiyeon dengan nada keras

“ ja.. jadi kau sudah mengetahuinya “ aku benar-benar kaget dengan pernyataan jiyeon.   bahkan dia sudah tau saat aku pertama kali jadian dengan yoona .

“ne “ jawabnya datar

“ kenapa kau tidak bilang dari awal “

“ ya!! Aku hanya ingin kau yang mengaku dan keluar dari mulutmu.  kau tau apa yang membuatku bertahan.  karena aku mencintaimu , aku hanya ingin mempertahankan hubungan ini . karena aku ga mau kehilanganmu minho , semenjak itu aku berpura-pura tidak tau kalau kau menduakanku yang aku pikirkan hanya mempertahankan hubungan ini , kau tau kan kita sudah 5 tahun berpacaran.  lagi pula aku sadar aku memang tidak baik untukmu sampai-sampai kau menduakanku dan aku tau kau pasti bosan bersama ku terus “ ujar jiyeon panjang lebar aku tak tau harus berbuat apa. aku benar –benar bodoh karena sikapku yang seperti ini pada jiyeon

“ aniyo aku tidak bosan padamu “

“ ya!! Minho kau tidak usah berbohong lagi “ memang benar sih aku memang suntuk dengan jiyeon . mungkin karena terlalu lama berpacaran jadi seperti ini .

“ mianhae jiyeon , jebal mianhae “ hanya kata-kata itu yang ingin ku ucapkan , maaf, maaf dan maaf.

“ memang gampang berkata maaf “

“ kau benar.  jiyeon-ah berikan aku kesempatan lagi , aku akan memutuskan yoona, kita pertahankan hubungan ini “aku menggenggam tangan jiyeon

“ dari awal aku mempertahankan hubungan ini.  tapi untuk kali ini rasa sakit ku melebihi rasa cintaku , mianhae kita sampai di sini saja “ aku tesentak kaget mendengar kata terakhir yang jiyeon ucapkan . aku benar-benar menyakiti hati jiyeon

“ tapi “ belum sempat melanjutkan kata-kataku

“ walau aku tak sanggup dengan semua ini.  tapi ini keputusanku , aku yakin yoona itu yang terbaik untukmu “ jiyeon tersenyum dan pergi dari hadapanku.  ya walau aku tau itu senyuman yang di paksakan  ingin aku menahannya tapi percuma saja aku tau itu akan sia-sia.  aku benar-benar tidak terima dengan keputusan jiyeon ini , tapi ini memang pantas aku dapatkan karena aku sudah menyakiti perasaannya sampai-sampai dia tidak mau memaafkanku . yang bisa ku lakukan hanya menangis.  minho-ah kau memang babo kau sudah menyia-nyiakan seorang yeoja yang sangat baik. dia tau kau selingkuh dia diam saja dan terus tersenyum manis.  aku menyesal dengan peruatanku ini , mungkin tidak ada yeoja sepertimu lagi jiyeon.  kenapa aku baru menyadarinya sekarang kalau kau benar-benar berarti dalam hidupku….

######

6 bulan kemudian

Jiyeon PoV

Aku bersiap-siap untuk bernyanyi di café.  tapi kali ini cafenya berbeda aku tidak bekerja di tempat dulu , aku pindah ke café lain ya walau tidak ada perubahan dengan pekerjaanku. tapi aku tetap senang  yang penting aku tetap bisa bernyanyi.

semanjak kejadian itu aku pindah rumah dan pindah tempat kerja karena aku takut minho mencariku dan aku ingin sekali melupakannya.  tapi percuma saja walau aku sudah pindah bayangan minho tetap saja membayangi di mataku.  hah kau ini benar babo jiyeon ..

“ ya !! jiyeon sampai kapan kau akan di situ cepat itu penonton sudah tak sabar mendengar suaramu , cepat naik ke panggung “ ujar tuan kim.  ya dia pemilik café ini dia sangat baik denganku begitu juga dengan karyawan yang lain. semenjak ada aku café ini menjadi ramai pengunjung ..

“ ne “ aku langsung menaiki panggung itu.  langsung saja alunan music berbunyi aku menaynyikan lagu agnes monica – karena ku sanggup.  lagu ini mengingatku pada minho dan kisah cintaku karena kisah cintaku sama seperti lagu ini .

Agnes – karena ku sanggup

Biarlah ku sentuhmu

Berikanku rasa itu

Pelukmu yang dulu

Pernah buatku

Ku tak bisa paksamu

‘tuk tinggal disisiku

Walau kau yang selalu sakiti

Aku dengan perbuatanmu

Namun sudah kau pergilah

Jangan kau sesali

Reff:

Karena ku sanggup walau ku tak mau

Berdiri sendiri tanpamu

Ku mau kau tak usah ragu

Tinggalkan aku

Huuu.. kalau memang harus begitu

Tak yakin ku kan mampu

Hapus rasa sakitku

Ku ‘kan selalu perjuangkan cinta kita

Namun apa salahku

Hingga ku tak layak dapatkan kesungguhanmu

Back to Reff:

Tak perlu kau buatku mengerti

Tersenyumlah karena ku sanggup

Minho PoV

Sudah 6 bulan aku mencari jiyeon tapi tidak ketemu. semanjak kejadian itu dia menghilang begitu saja kata tentanggany adia pindah rumah.  sesakit itu kah jiyeon sampai-sampai harus pindah rumah dan pindah bekerja.  aku pun sudah memutuskan yoona dan bilang yang sebenarnya pada yoona meski yoona sangat berat tapi dia menerimanya dan memafkanku. itu membuatku sedkit lega tapi yang ada di pikiranku hanya jiyeon aku tidak bisa melupakannya  aku tak tau harus mencarinya kemana ..

Aku menyetir dengan pandangan kosong.  tapi ku lihat sebuah café penuh dengan pengunjung membuat ku tertarik untuk memasuki café itu.  tanpa pikir panjang aku langsung masuk ke café itu dan memesan coklat hangat . ku lihat seorang yeoja menaiki panggung  aku jadi teringat jiyeon dia bekerja sebagai penyanyi café dan aku selalu saja menyuruhnya keluar dari pekerjaannya itu.  ya memang pekerjaan itu tidak hina , kenapa aku baru menyadarinya sekarang setelah jiyeon pegi dari kehidupankku.  ya penyesalan memang datang belakangan.

Alunan musik berbunyi ku dengar suara yeoja itu aku sedikit terkaget mendengar suara yeoja itu . suaranya mirip dengan jiyeon, ku pandangi yeoja itu dan ku tegaskan pandanganku ternyata itu memang jiyeon.  ya itu jiyeon dia sangat terlihat cantik dengan gaun warna birunya itu  menurut ku dia jauh lebih cantik . Ku dengar lagu ini begitu dalam maknannya dan jiyeon benar-benar menghayati lagu ini ..

Aku menunggunya sampai keluar dari café  dan tak lama jiyeon pun keluar dari café itu.  langsung saja aku menghampirinya .

“ jiyeon-ah “ sapaku ,dia pun menengok ke arahku

“ mi minho “ ujarnya terbata-bata dan setengah kaget

“ jiyeon-ah kau tau aku mencarimu terus tapi kau sudah pindah “

“ untuk apa kau mencariku , bukan kah kau sudah ada yoona “ sindirnya sengan nada dingin

“yoona sudah ku putuskan , aku mencarimu karena aku masih mencintaimu “

“ cihh!! Setelah kau memutuskan yoona kau mau kembali lagi denganku “

“ ne “ aku menunduk lemas

“ lupakan saja aku “ jiyeon pergi begitu saja

“ aniyo aku tidak akn melupakanmu “ teriakku.  tetap saja jiyeon tidak memperdulikanku..

****

Jiyeon PoV

Ahhh benar-benar sial di saat aku mau melupakanmu kau malah muncul kembali.  yaa !! choi minho mau mu apa sih membuatku kesal saja.  walau sedkit senang di hatiku karena aku memang sangat merindukanmu.

Aku berjalan menuju taman dekat rumah ku.  tadi eunjung menelpon ku untuk menemuinya di taman itu,  sebenarnya ada apa malam-malam seperti ini ingin bertemu  kan bisa berbicara di rumahku , ahhh….

Sampai di taman tidak ada tanda seorangpun di taman ini sepi sekali.  aku berusaha menelpon eunjung tapi tidak di angkat.  ahh anak ini mau mengerjaiku ya sialan !!

Duuuaarrrrrr

Aku tersentak kaget karena ledakan kembang api yang tiba-tiba.

“siapa yang menyalakan kembang api ini” pikirku.  ku lihat kembang api itu di langit lama-kelamaan kembang api itu berubah jadi sebuah tulisan yang membuatku kaget serta kagum “ I love Jiyeon “ aku tidak habis pikir siapa yang melakukan hal ini.  masa ia eunjung itu tidak mungkin untuk apa dia melakukan hal ini.  aku masih memandangi kembang api itu tiba-tiba saja tersengar suara .

“ begitu kagum kah kau dengan hal ini “ seorang namja yang mendongakan juga kepalanya ke langit ku lihat namja itu ternyata minho .

“ kau ngapain disini “

“ kau tau itu siapa yang membuat “

“ aniyo “

“ aku “ minho menatapku dalam

“ mwo , untuk apa kau melakukan hal ini “

“ aku ingin kau kembali padaku jiyeon , jebal berikan aku kesempatan kedua( dengern kesmpatan kedua ya ,ckck author stress)  aku tau aku memang bersalah padamu , tapi aku menyesali semua ini jiyeon “

“ kau yakin dengan perkataanmu itu “ apa benar dia menyesali ini semua.  tapi aku lihat dari matanya yang sangat meyakinkan

“ ne , oiia ada satu lagi yang belum kau lihat “

Prokk….

dia menepukkan tangannya sekali langsung saja lampu-lampu di sampingku menyala  dan lampu-lampu itu berbentuk love.  sedangkan aku dan minho ada di tengah-tengah di antara lampu-lampu itu . memang sungguh romantis den membuatku terkagum-kagum , minho memang orang yang romantis tapi kali ini dia jauh lebih romantis ..

“ apa kau kagum dengan hal ini “ tanyanya

“ hah “ aku sedikit bigung .

“ ada hal yang membuatmu kaget lagi “ ahhh hal apa lagi yang akan dia lakukan saat ini.  dia mengeluarkan sesuatu dari jaketnya dan dia langsung menurunkan badannya bak menyembahku.  ya apa yang akan dia lakukan saat ini , hah membuatku bingung saja.

“ jiyeon-ah mau kah kau menikah denganku “ aku tersentak kaget mendengar ucapannya tadi , apa aku tidak salah dengar minho melamarku .

“ya kenapa diam saja , kau mau menikah denganku , aku berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi “ minho meyakinkanku tatapannya kali ini mneunjukan keseriusannya yang benar-benar membuatku yakin padanya.  aku pun tersenyum padanya .

“ ne “ aku menjawab sesuai keinginan hatiku.  tidak dapat dibohongi kalau aku memang masih mencintai minho dan aku memang sudah memaafkan kesalahannya waktu itu ..

“ gheureyo?” dia bertanya sedikit tidak percaya dengan jawabanku dan aku mengangguk mantap .

“ ahh gomawo jiyeon aku janji tidak akan menyakitimu lagi dan menjagamu sepenuh hatiku “ minho langsung memelukku erat dan sedikit berbisik.

“ saranghae jiyeon “ aku tersenyum bahagia

“ na do saranghae minho “

_End_

24 thoughts on “because I could

  1. Slm knal author..
    Ieh so sweet..
    Ak bcny nymp nangis..
    Prtmnya minho jht bgd..
    Ksian c Jiyeon..
    Tpi akhrny hppy ending..
    Ak suka bgd klo ff yg cast ny MinJi(MinhoJiyeon)..
    Wah author bkin FF yg castny mrk gy dund..

  2. Jiyeon gampang banget maafin Minho
    udah selingkuh masak di maafin gitu aja,
    bener2 dah cinta mati (apa.cimta.buta?) ni Jiyeon ma minho
    keren cingu ceritanya^_^_________________

  3. tadaaaaaa,,,udah pernah baca ff ini di blog *lupa*
    oooo..bikinan chingu yak *baru ngeh* #plak
    kereennn..minho-nya nyadar dan balikan lg trus ngajak nikah pulaa…gezzzzzz sapa yg bakal nolak..hehe

  4. Eonnie ini ff pertama onnie ya, bagus banget bagus banget bagussss eon cuma tanda baca aja sama miss typo yang nongol..

    Untuk feel dapet banget eon, karena dulu juga aku pernah ngalamin hal kaya gini, bahkan sama cowoku yang sekarang juga pernah cheatin.. Pas ditengah jalan waktu baca Jiyeon uda liat minho selingkuh, aku langsung ‘deg’ eon, mengingat kejadian dulu..

    Ini komen pertamaku eon ^^ aku bakal sering-sering komen walaupun maaf aku ga bisa like karena aku ga ngerti bikin wordpress dari hape, eonnie termasuk author ff daebak yang pernah aku baca dan aku kagum sama erma eonnie. Makasih aku suka banget sama karya eonnie🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s