ff My first sight of love part 1

My first sight of love

annyeonghaseyo chingu..
nuii ff k2 ku, mian kao gaje.

cast

jiyeon ( t-ara )
jeon boram (t-ara )
appa
umma

saeng-il chukahamnida.
Saeng-il chukahamnida. Tepat pukul 00.00 pagi

Kudengar suara oramg sedang bernyanyi selamat ualang tahun. Ku buka mata ku pelan-pelan. Ternyata sudah ada appa dan umma berdiri didepan tempat tidurku yang memegang kue tar dan bernyanyi.

“umma,appa” ujur jiyeon yang menghampiri appa dan ummanya.

“saeng-il chukaeyo sayang. Cepat tiup lilin’a ujur appa dan umma yang tersenyum.

Sebelum aku meniup lilin aku menutup mata dan berharap mendapatkan hadiah terbesar dan teindah dalam hidup ku. Semoga doaku terkabulkan. Lalu ku tiup lilin itu, appa dan umma bertepuk tanagn dan memeluk ku dengan erat.

“appa,umma gomawo, kalian memberikan kejutan yang paling indah, gomawa” ujar jiyeon yang tersenyum dan kembali memeluk appa dan umma’a.

“ne, sayang cheonmaneyo , asalkan kamu bahagia kamipun bahagia ini untuk kamu” ujar appa dan umma yang memberikan dua buah kado u/ kamu sayang.

“gomawo, atas kadonya appa, umma ini sangat membuatku senang” ujar jiyeon yang tersenyum manis pada appa dan umma

“emmm, masih ada kejutan lagi kok untuk kamu sayang” ujar appa

“wah, kejutan apa lagi, aku mau tau” ujar jiyeon

“tidak sekarang kami memberi tahumu nanti pagi saja saat kau sarapan atau kalau tidak ada waktu mukin nanti kalau kamu sudah pulang sekolah” ujar umma

“ hya~ lama sekalih aku suka denagan kejutan … hehe” ujar jiyeon

“hya~ kalau kau tau sekarang mana bias itu di bilang kejutan, lagi pula sekarang masih jam 00.30, kamu tidur saja lagi ok sayang” ujar umma

“ok appa ,umma aku tidur dulu ya” ujar jieyon, sedangkan appa, umma menyelimuti jieyon dan mengecup keningnya.

“ aku tidak sabar lagi bakal dapat kejutan apa lagi , sepertinya ulang tahun ku yang ke 17 ini memang penuh dengan kejutan “ ujar jiyeon dalam hati , yang memejamkan matanya yang sudah sangat ngantuk.

***********************

“ pagi ini benar-benar sangat cerah ya, jelas di hari ulang tahunku ini harus cerah dan bahagia ,hahahah “ ujar jiyeon yang berbicara sendiri pada dirinya sendiri dan menghampiri appa dan ummanya yang sedang sarapan.

“ sayang kamu sudah bangun “ ujar appa

“ ne, mana kejutannya appa “ ujar jiyeon

“ ya sudah sarapan saja dulu nanti appa dan umma kasih tau “ ujar appa dan umma

“ lama sekali sih , ya sudahlah “ ujar jiyeon yang melahap sandwitchnya dan minum susu yang sudah di sediakan.

“ sayang, appa gimana ya bilangnya sama kamu “ ujar appa bingung

“ kenapa appa ,, appa mau memberitahuku kejutan ini , katakan saja “ ujar jiyeon

“ ne, begini dulu appa mempunyai teman masa kecil yang benar – benar appa sudah anggap seperti saudara appa , dulu kita pernah berjanji , kalau nanati kita sudah besar dan menikah dengan yeoja yang kita cintai , lalu mempunyai anak yeoja ataupun namja , mereka akan kita jodohkan “ ujar appa yang menceritakan panjang lebar

“ mwo?? Tidak salah tu?? Kalau anak ajjusi itu wanita gimana, masa mau di nikahi denganku sih appa .hahha . ada-ada saja appa “ ujar jiyeon

“ anni, kemarin appa bertemu dengan sahabat appa itu , ternyata dia masih ingat dengan perjanjian kita dan tidak di sangka anaknya adalah seorang namja , kami pun bercerita banyak tentang anaknya dan kamu , karena ini sudah perjaian appa dan sahabat appa jadi kauharus menerima perjodohan ini , lagi pula kau sudah 17 tahun kamu sudah dewasa sayang “ ujar appa tersenyum

“ mwo?? Hya~ appa itukan perjanjian appa dan ajjusi , kenapa aku yang kena , aku tidak mau “ ujar jiyeon

“ hya~ ini sudah jadi perjanjian appa dengan ajjusi dan janji harus ditepati , kau harus mau sayang tidak boleh menolak appa juga sudah melihat foto anaknya , namja itu begitu tampan dan dia kuliah di universitas shinwa fakultas seni sudah smester 6 “ ujar appa dengan nada keras.

“ aiissshh~ seenkanya saja mengambil keputusan ini tidak bilang – bilang aku dulu “ ujar jiyeon yang mulai kesal

“ sudah appa bilang mau tidak mau, harus mau arasseo ??
Nanti malam appa akan mengadakan acara ulang tahunmu dengan bertemunya kamu dan namja itu, ingat nanti malam kau harus berdandan cantik “ ujar appa yang makin keras dan mau tidak mau jiyeon harus menerimanya.

“ hya ~ umma tidak membelaku apa “ ujar iyeon semakin kesal

“ jiyeon ini sudah keputusan appa dan umma, kau harus menerima semua ini “ ujar umma dengan lembut

“ aiissh~ kenapa tidak ada yang membelaku , arrrgggttt , ya, ya baiklah aku turuti kemauan appa dan umma “ ujar jiyeon tidak ikhlas dan terpaksa harus menerima keputusan ini

“ ne, jiyeon-ah kau memang anak yang baik sayang “ ujar appa dan umma yang tersenyum

“ aiisshh~ sudah aku mau pergi kesekolah dulu “ ujar iyeon yang berpamitan pada orangtunya dan pergi kesekolah . akupun diantar oleh supir yang biasa mengantarku kesekolah

“ aigo~ appa,umma tuh giman sih , katanya mau memberikan keutan yang special , hahh ,, kalau sudah kaya gini sih bukan kejutan , tapi malapetaka bagiku , tepatnya hadiah terbesar yang membuatku sial . appa, umma seenaknya saja memberi keputusan tanpa memikirkan anaknya ini .huh~ benar- benar mimpi buruk dan sayangnya ini bukan mimpi “ ujarku sendirian yang sangat kesal.

Sampai di sekolah

Akupun beralan me;ewati lorong-lorong kelas, akhirnya sampai juga disalah stu kelas 3-b. ya itu kelasku , langsung duduk dibangku kesayanganku , bangku paling akhir dekat jendela dan masih memikirkan perodaohan ini, yang benar-benar tidak adil untukku.

“ jiyeon-ah , kau kenapa?? Jangan melamun saja “ ujarnya yang membuyarkan semua lamunan ku dan menatap dalam padanya , ya sahabatku dan teman sebangku ku

“ boram-ah , kau mengagetkanku saja “ ujar iyeon sedikit kesal

“ hya~ lagi pula kenapa kau melamun saja, ada yang kau pikirkan ya, jangan-jangan kau memikirkan aku ya .hahahaha “ ujar boram tertawa lepas

“ aiiisshh~ pede sekali kau , buang – buang waktu saja kalu aku memikirkan kau ,haha “ ujar jiyeon yang tertawa juga..

“ ya, lalu kau memikirkan apa, oohhh~ ya aku tau . kau pasti memikirkan nama itukan cinta pada pandangan pertamamu , sudah ku tebak kau benar-benar menyukai namja itu , padahalkan itu kan sudah satu bulan yang lalu , masih saja kau memikirkannya .haha “ ujar boram yang memojokan jiyeon

“ hah~ dasar anak ini benar-benar sok tau sekali , bukan itu bodoh ini masalah lain , ya walau aku masih memikirkan namja itu, istirahat aku ceritakan padamu, lihat tu sudah ada guru killer “ ujar jiyeon

“ ne , tapi kau harus menceritakan padaku ,hehe “ ujar boram yang tersenyum manis.

Teeeeetttttttt……….. bell istirahat pun berbunyi, semua murid pun berhamburan ada yang kekantin dan sebagainya, aku dan boram menuju kantin .

“ jiyeon-ah , saeng-il chukaeyo “ ujar boram yang langsung memelukku dengan erat

“ mian baru ngucapin abis tadi pagi aku penasaran dengan lamunanmu itu , oiiia ini untukmu “ ujar boram tersenyum manis.

“ apa ini ? “ Tanya jiyeon

“ hya~ hadiah untukmu lah bodoh !! hehe “ ujar boram

“ ne, gomawo chingu “ ujar jiyeon memeluk erat boram

“ aiissh~ sudah lepaskan pelukan ini, kita kan sama-sama wanita dan aku masih normal” ujar boram

“ hya~kau kira aku tidak normal , dasar kau “ ujar jiyeon yang langsung melepaskan pelukannya.

“ jiyeon-ah ,kita duduk disana , kau mau pesan apa “ ujar boram

“ ne spagetty dan lemon tea “ ujar jiyeon

“ ok , pelayan spagetty dan lemon tea 2 ya “ ujar boram

“ baik “ jawab pelayan

Tak lama kemudian makanan yang kami pesan pun datang dan kami langsung menyantapnya.

“ jiyeon-ah , cepat katakanya kau mau menceritakan padaku “ ujar boram menatap jiyeon penasaran.

“ ne, gini orang tuaku menjodohkanku dengan anak teman masa kecil appaku , dan aku harus menerima keputusan orang tuaku ini” ujar iyeon serius

“hahahahhahahahahaha…….” Boram tertawa terbahak-bahak mendengar cerita jiyeon sampai disekitarnya melihatnya.

“ hya~ kau kenapa tertawa ,apa yang lucu hah?? , bukan membantu aku yang sedang bingung ini malah tertawa seperti orang kesurupan “ ujar jiyeon kesal

“ abis orangtuamu lucu sekali masih jaman perjodohan atau biasa dibilang siti nurbaya” (mana ada siti nurbaya dikorea.haha) ujar boram yang masih tertawa.

“ ne,maka dari itu aku juga bingung ,karena appaku sudah beranji pada temannya itu dan harus ditepati “ ujar iyeon

“ trus kau menerima perjodohan ini? “ Tanya boram

“ne, mau tidak mau harus menerimanya “ ujar jiyeoon tidak ikhlas

“ ne, jiyeon kau memang anak yang baik ,kau selalu menuruti kata orangtuamu, wah bakal ada pengantin muda ,hahahaha” ujar boram meledek

” hya~ kau malah meledekku” ujar jiyeon

“ haha trus kau sudah melihat jodohmu itu ? “ Tanya boram

“anio, nanti malam baru aku akan bertemu dengannya “ jawab jiyeon

“wah dinner bareng, sekaligus merayakan ulang tahunmu bersama namja pilihan orang tuamu.hahaha” ujar boram meledek lagi

“ aiiisshh~ kau ini paling suka meledekku , kau tidak memikirkan apa perasaanku gimana, coba kalau kau adik aku, semudah inikah kau akan menerima keputusan itu, padahal disaat ini aku memikirkan cinta pandangan pertamaku “ ujar jiyeon murung

“ hya ~ mianhae chingu. Aku mengerti perasaanmu, tetapikan kau sudah tidak pernah melihat namja itu lagi , bertemu saja baru sekali , bahkan namanya saja kau tidak tau , ujar boram

“ne, tapi semenjak hari itu sampai sekarang aku selalu memimpikannya, padahal sudah satu bulan lebih atas kejadian itu, aku selalu memikirkannya cinta pandangan pertamaku “ ujar jiyeon yang memikirkan namja itu

FlashBack

segini dulu ea,
mian klo gg sesuai amah judul ,cushh masihh bingung nyri judul’a,
klo aad pndapat ttg jdul ksih tw ea,,
mian uga pke jiyeon lagi cush ak suka bgd amh jiyeon
hehe

7 thoughts on “ff My first sight of love part 1

  1. Cieee..cie…
    Jiyeon…
    Spa tuh Love First Sight nya.xD
    Kekekekekekkk~

    Jiyeeooooonnnn-ah ~xD

    Great,onn..xD
    Bguuuuus!
    Ehehehehe..
    Skrg mau ke yg Part” yg lain.xD
    Muahahha….xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s